KASKUS

Poll: Trit legend sudah bangkit, kembali ke sana atau tetap disini.....???

This poll is closed View Polling Result
Kembali ke trit legend, bawa semua update kesana. 38% (68 votes)
Tetap bertahan di trit ini, mengingat banyak update baru. 46% (83 votes)
Momod ganteng... 16% (29 votes)
Smoga pelatih argentina yg baru ba mmbawa kita juara asia
Hidup pssi
Quote:Original Posted By hipmad


sedikit dari gue,

Orang Cerdas membicarakan Ide
Orang Biasa membicarakan Peristiwa
Orang Bodoh membicarakan keburukan dan bersaing karenanya...

jadi mulai sekarang kita ingin jadi orang seperti apa???



kalo ente apa gan? hayo menilai diri sendiri paling susah lho..

eh ikutan gerakan save timnas yuk...Kalo Timnas mo diacak2 ama Djohar
Gaji pelatih dan staff belum dibayar, udah nyewa orang lain, Yang bayarin dedengkot ParPol lagi...
2014 kami datang !!!!!

Quote:Original Posted By Riza.Fahdli
BTN adalah antisipasi dari rencana pengambil alihan pengelolaan timnas oleh menpora dan kpsi and the gank! Jika suporter saja tidak setuju timnas diambil alih oleh BTN apalagi dengan diambil alih menpora!
_
Sedikit kutipan dari "Halim Mahfudz @IimMahfudz1 hari

"Di dunia persilatan PR banyak jurus menangkis angin antara lain: jurus konspirasi - tangan kiri menolak angin tangan kanan mengepal"


Berarti ini termasuk harus ditangkis juga ya gan.
Quote:
TRIBUNNEWS.COM – Penunjukan Luis Manuel Blanco menjadi pelatih timnas Indonesia, berbuntut panjang. Beberapa anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, ternyata belum mengetahui proses penunjukan pelatih asal Argentina tersebut.

Salah seorang anggota Komite Eksekutif PSSI, Bob Hippy, mengatakan, ia sama sekali tidak mengetahui maksud didatangkannya Blanco menjadi pelatih timnas Indonesia. Bob Hippy juga mengaku belum bertemu dengan Blanco untuk membahas teknis pengelolaan timnas.

“Saya tidak tahu bagaimana posisi si Blanco itu di PSSI dan timnas. Saya belum bertemu dengan dia. Pertanyaannya adalah, mau ditaruh di posisi mana pelatih ini?" ujar Bob Hippy saat dihubungi TRIBUNnews.com, Kamis (7/2/2013).

Bob Hippy mengakui bahwa sebelumnya memang ada pembicaraan tentang upaya peningkatan prestasi sepakbola di Indonesia, antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Presiden Argentina. Namun menurut Bob, saat itu tidak ada pembahasan mengenai penunjukan Luis Manuel Blanco sebagai pelatih timnas.

“Kami tidak pernah menerima surat dari federasi sepakbola Argentina. Kalau mau tunjuk pelatih, harus ada prosedurnya. Tapi ini hanya sepihak saja,” ujarnya.

Bob Hippy mengatakan bahwa penunjukan Luis Manuel Blanco sebagai pelatih timnas Indonesia, oleh Djohar Arifin Husin, adalah keputusan sepihak. Pasalnya kata Bob Hippy, di dalam statuta PSSI pasal 37, dijelaskan bahwa Komite Eksekutif memiliki salah satu kekuasaan, di antaranya menunjuk pelatih untuk tim nasional dan staf teknis lainnya.

Sebelumnya Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, mengakui bahwa memang belum ada pembicaraan kepada Komite Eksekutif (Exco) PSSI tentang penunjukan Luis Manuel Blanco. Tetapi menurutnya hal itu sudah menjadi urusannya sebagai Ketua Umum PSSI. “Untuk pembicaraan di Komite Eksekutif PSSI itu urusan kami,” jelasnya.
]http://www.tribunnews.com/2013/02/07/blanco-jadi-pelatih-timnas-bob-hippy-tuding-djohar-arifin-offside


Quote:Original Posted By dablo1
yg blm dikirimin cendol sabar ya.... antri dulu....

ane pantau... kalo banyak posting Keren, ane kasih...

maaf oot.... biar semangat memperbaiki sepakbola...


kalo ini ingpoh keren gak gan??
Welcome IPL!!!
Quote:Original Posted By hipmad


sedikit dari gue,

Orang Cerdas membicarakan Ide
Orang Biasa membicarakan Peristiwa
Orang Bodoh membicarakan keburukan dan bersaing karenanya...

jadi mulai sekarang kita ingin jadi orang seperti apa???



Namanya hidup saling berkesinambungan gan ....

Ada yg kaya ada yg miskin ... ada yg tinggi ada yg rendah ..... ada yg cerdas ada yg kurang cerdas ..... Klo semua orang cerdas di dunia ini, bsa2 ga ada yg bangun rumah kita, bersihin rumah kita, menyapu jalanan dll. Sebaiknya orang yg lebih cerdas membantu n memberi pencerahan ke orang yg kurang cerdas agar tercipta hidup yg indah .....

-----> Demikian kesimpulan dari Mario Bros ....
Quote:Original Posted By Riza.Fahdli


Terima kasih Maman dan Hamka, kalian membuat Hamdi dan Wahyu sadar seorang bek tidak boleh melakukan blunder dan disiplin saat bertahan



ckck
maaf gan analoginya rada lucu nih, bukannya 2 itu kemaren bikin blunder yah


kl boleh komen nih, kl ntar liga udah satu lagi (amin) gw rasa pemain2 yg sekarang akan hilang dgn sendirinya karena hukum alam udah berlaku lg, paling yg bertahan cuma beberapa ky andik, bachdim, maitimo

gw masih dukung timnas 100% loh ya
Timnas maennya udah rapi (IMO), resiko maen parkir bus adalah rasa deg2an ketika diserang, sama kayak chelsea lawan munchen di FInal

Tapi apa2 an lagi ini tiba2 uda NM mau di ganti.. gua pasrah aja lah.. IMO, NM udah tau gimana ngeracik sebuah komposisi timnas dengan kekuatan seadanya. Kalo assisting seh boleh2 aja si argentino, tapi kalo jadi coach, gua gak redho dunia akhirat....

save NM from our National Football team
Quote:Original Posted By dablo1
yg blm dikirimin cendol sabar ya.... antri dulu....

ane pantau... kalo banyak posting Keren, ane kasih...

maaf oot.... biar semangat memperbaiki sepakbola...


Nih liputan ane langsung dari Dubai gan.



Sekedar reminding gol kemarin :


atau di sini

Gol Iraq bermula kesalahan dari Hamdi Ramdan yang memberi back pass ceroboh pada Wahyu Wiji.
Kata orang betawi umpan begitu "nyusahin temen"

Kalau saja yang diajak balapan Younis itu si Andik atau Octo bolehlah berimbang.
Lah Wahyu ?
[QUOTE=ptambu;511285bae474b4e402000012]

Permainan Timnas semalem mengingatkan gw sama pertandingan Inter vs Barca di leg kedua ECL dulu...bertahan total, sambil coba counter attack..dalam sepakbola, strategi bertahan dan mencoba serangan balik udah biasa. Apalagi tim lawan punya materi yang lebih baik dengan penguasaan bola yang ajib, kayak Barca. Justru kalau dilawan frontal itu yang ditunggu lawan.

Keliatan Iran setelah unggul mencoba narik para pemain Timnas untuk keluar menyerang..tetapi, timnas disiplin nggak kepancing...gol Irak pun berawal dari serangan Indonesia lewat tendangan pojok..pemain naik ke depan...bek maju setengah lapangan. Memang seperti itu seharusnya. Jika, bola sepak pojok cuman "rebound" saja, bola rebound bisa dikuasai kembali oleh para pemain yang tidak berada di kotak penalti. Bola memang rebound, dapat dikuasi pemain, sayang memang doi bikin blunder dengan mengumpan terlalu kencang. Tapi, doi juga udah maksimal mainnya sebelum gol itu terjadi.

Siap-siap aja lawan macan Asia kawakan semua, Arab Saudi dan China, Timnas akan menerapkan strategi lawan Irak ini. Realistis aja, materi pemain lawan-lawan timnas jauh lebih baik. Apalagi kisruh di dalam negeri juga langsung maupun tidak langsung, mempengaruhi psikis pemain. Ditambah banyak pemain yang jam terbang internasionalnya minim, bahkan banyak yang baru. Tapi, jujur gw salut sama para pemain timnas, dengan kondisi itu, mereka berjuang luar biasa kerasnya..

Menurut gw, nggak mudah bermain bertahan, karena harus berjuang menutup dan merebut penguasaan bola. Fisik, fokus, dan mental harus benar-benar baik dengan permainan bertahan, dibandingkan tim yang lebih banyak memegang bola. Mereka (yang lebih banyak memegang bola) hanya perlu fokus untuk mencari jalan bagaimana caranya mencetak gol.

Bertahan saja memang sama dengan bunuh diri. Cepat atau lambat pasti akan kebobolan juga. Gw cukup terkejut hanya kebobolan satu gol. Itupun dari blunder pemain sendiri. Bahkan, sempat ada sedikit serangan balik yang bagus.

Gw rasa, cukup baik dengan menempatkan Okto,Andik, dan Irfan Bachdim, sedikit lebih ke depan untuk merancang serangan balik. Walau mereka juga membantu pertahanan (Salut gw buat Okto). Mereka berdua punya kecepatan. Tinggal mengasah agar serangan balik efektif dan tajam. Para pemain juga mesti berhati-hati saat mentackle lawan atau mencoba merebut bola.

Stevie keliatan fisiknya drop. Kontribusinya kurang maksimal, karena memang Timnas dicecar habis-habisan. Tapi umpan lambungnya cukup akurat. Mudah-mudahan ia bisa berkembang ke depan.

Untuk lini belakang, center back satunya lamban jika beradu sprint dengan penyerang. Tapi, ia bagus dalam memotong serangan crossing lawan. Butuh tandem yang punya cukup kecepatan untuk menutupi kelemahannya.

Kiper si Endra juga terlihat tidak panik walau terus diserang. Emang kiper perlu ketenangan jika timnya terus-menerus dibombardir. Dengan ketenangan ia bisa memutuskan dengan baik kapan saatnya ia keluar dari gawang kapan tetap di gawang; kapan dia memotong umpang crossing, kapan tidak. Busyet, sambil loncat dengan tangan saja, masih kalah tinggi ama sundulan pemain Irak!

tadi malam lawan iraq lumayan keren tu pertahanannya, mantaaappp
coba disetiap pertandingan kayak gitu, tapi agak ngenes juga ngliatnya selalu di bully.. walaupun begitu cuma 1-0
kalo lawan negara lain pertahanan harus tetap kek gitu, pertahanannya udah bagus, nyerang nya sekali2 aja, tapi harus punya penyerang yg hebat biar serangan baliknya mematikan
Saya nonton timnas ketika lawan Irak dan juga SKJ (Senam Kesegaran Jasmani) ala Coach Nil

Komentar saya cm satu:

Lebih bangga punya timnas 'kampung' yg diisi anak2 yg berani bela Garuda daripada diisi pemain2 elit yg saat ini tdk tahu di mana keberadaannya pada saat Garuda membutuhkan.

-

Sejarah akan mencatat bahwa ketika Garuda membutuhkan bantuan, ada:

Segelintir anak2 bangsa yg mau berjuang demi Garuda ' meskipun resikonya dihujat dan dicerca oleh sesama bangsa sendiri dengan sebutan 'timnas kampungan' , 'ga bisa nyetak gol', 'pemain kelas Pra Pon', dan pernyataan2 lainnya yg menyakitkan, seolah2 si penghujat ini merupakan orang yg paling berjasa dlm pertandingan kemarin malam ini.

(kalau mau contoh hujatan2, silakan lihat beberapa postingan di bawah postingan ini

-

Saya salut pada timnas 'kampungan' ini - kalau ukuran 'kampungan' ini adalah tingkat nasionalisme yang kalian (timnas Garuda) punya, maka saya akan ikut kampungan bersama-sama dengan anda.

Salam
Boden
Quote:Original Posted By Perboden
S

Lebih bangga punya timnas 'kampung' yg diisi anak2 yg berani bela Garuda daripada diisi pemain2 elit yg saat ini tdk tahu di mana keberadaannya pada saat Garuda membutuhkan.



Saya juga bangga akan pemain2 Timnas yang dulu membela timnas segenap jiwa raga tetapi sekarang dicaci maki habis2an..
Saatnya akan tiba, ketika mereka akan dihargai kembali.
akhirnya Luis Manuel Blanco, resmi diangkat menjadi pelatih
Quote:Original Posted By traps2000


Saya juga bangga akan pemain2 Timnas yang dulu membela timnas segenap jiwa raga tetapi sekarang dicaci maki habis2an..
Saatnya akan tiba, ketika mereka akan dihargai kembali.


Kita tentunya tidak boleh lupa jasa pemain2 yg terdahulu.

Kejadian yg sekarang ini sangat unik, di mana, hanya segelintir anak bangsa yg diijinkan dan mau untuk berjuang demi Garuda.

Lebih sedikit lagi yg mau berprinsip bahwa kepentingan Garuda diatas kepentingan klub, dan rela mempertahankan prinsipnya walaupun tantangannya dan akibatnya kehilangan periuk nasi mereka.

Prinsip2 nasionalisme di situasi yg TDK NORMAL ini yg membuat pemain2 timnas sekarang mempunyai nilai lebih dengan tanpa meragukan nasionalisme pemain2 timnas yg dahulu (dimana situasinya NORMAL dan KONDUSIF).

-

Do you wanna know who your true friends are? Screw up and see who's still there.

bagi saya, anak2 yg kemarin maen lawan Irak itu adalah mereka yg 'still there'.

-

Salam
Boden

Quote:Original Posted By traps2000


Saya juga bangga akan pemain2 Timnas yang dulu membela timnas segenap jiwa raga tetapi sekarang dicaci maki habis2an..
Saatnya akan tiba, ketika mereka akan dihargai kembali.


jadi timnas yang sekarang ga bangga ya?
"jangan bicarain yang dulu, kita bicarain yang sekarang dan masa depan, sekarang saya adalah ketua PSSI menggantikan pak Djohar...."nyamuk

Dulu membela timnas dengan segenap jiwa raga, sekarang ketakutan memenuhi panggilan negara karena takut dipecat, bandingin ama Stevie Bonsapia, oktovianus maniani gan, bela negara resikonya dipecat dan udah terbukti. Ente bela mana nih?
Berimbang dong kasih perbandingannya, dan jangan cuman masa lalu, kita bicara sekarang dan masa depan. "Saya adalah ketua PSSI menggantikan pak Djohar...." nyamuk

Uda Nil diganti karena sponsor?? Coach Nil, kami mendukungmu!!
Djohar djohar.... kok jadi begono? Ga bener kau ini....!
1,5 tahun pakai 3 Pelatih??

Djohar udah kayak Mauro Zamparini aja
coach baru timnas orang argentina yang udah nangani beberapa klub di amerika latin,moga uda nil nggak di pecat
moga bisa bawa timnas lebih baik aja(positif thinking)
Quote:Original Posted By Perboden
Saya nonton timnas ketika lawan Irak dan juga SKJ (Senam Kesegaran Jasmani) ala Coach Nil

Komentar saya cm satu:

Lebih bangga punya timnas 'kampung' yg diisi anak2 yg berani bela Garuda daripada diisi pemain2 elit yg saat ini tdk tahu di mana keberadaannya pada saat Garuda membutuhkan.

-

Sejarah akan mencatat bahwa ketika Garuda membutuhkan bantuan, ada:

Segelintir anak2 bangsa yg mau berjuang demi Garuda ' meskipun resikonya dihujat dan dicerca oleh sesama bangsa sendiri dengan sebutan 'timnas kampungan' , 'ga bisa nyetak gol', 'pemain kelas Pra Pon', dan pernyataan2 lainnya yg menyakitkan, seolah2 si penghujat ini merupakan orang yg paling berjasa dlm pertandingan kemarin malam ini.

(kalau mau contoh hujatan2, silakan lihat beberapa postingan di bawah postingan ini

-

Saya salut pada timnas 'kampungan' ini - kalau ukuran 'kampungan' ini adalah tingkat nasionalisme yang kalian (timnas Garuda) punya, maka saya akan ikut kampungan bersama-sama dengan anda.

Salam
Boden


cuma mau ikut komen, sorry kalau salah..

bukannya tim elitnya ngga bisa main karena ada larangan dari klub /pengurus sepakbola nya ya ?
menurut saya pemain ngga bisa disalahin, yang salah ya persatuan sepak bola indonesia ini yang ngga bisa selesain kisruh dualisme yang ada dan pihak klub yang ga bisa bekerja sama.

tim elit ngga mau ikut timnas karena tidak diizinkan oleh pihak klub. jadinya ya mau gimana lagi, mereka punya keluarga dan butuh uang buat makan, mau gamau harus mengikuti aturan klub . kalo nanti nya dipecat dari klub gimana ?contohnya kaya stevie(kalo ga salah) yang dipecat dan disuruh ganti rugi setengah kontraknya sebesar ratusan juta demi timnas?

oya ni berita ttg boaz
http://www.metrotvnews.com/bola/read...Perkuat-Timnas

CMIIW
Quote:Original Posted By traps2000


Saya juga bangga akan pemain2 Timnas yang dulu membela timnas segenap jiwa raga tetapi sekarang dicaci maki habis2an..
Saatnya akan tiba, ketika mereka akan dihargai kembali.


Ane juga bangga pemain timnas yang dulu

Cuman apa artinya kebanggaan timnas dulu, tidak merasa terpanggil saat negara membutuhkan mereka saat ini, membela garuda adalah kewajiban setiap anak bangsa, suka atau tidak suka mereka lebih suka mendengarkan hati nurani mereka sendiri daripada panggilan NEGARA

Membela negara tidak mengenal waktu baik dulu, sekarang dan selamanya
Quote:Original Posted By sistemik


Ane juga bangga pemain timnas yang dulu

Cuman apa artinya kebanggaan timnas dulu, tidak merasa terpanggil saat negara membutuhkan mereka saat ini, membela garuda adalah kewajiban setiap anak bangsa, suka atau tidak suka mereka lebih suka mendengarkan hati nurani mereka sendiri daripada panggilan NEGARA

Membela negara tidak mengenal waktu baik dulu, sekarang dan selamanya


oke deh..silakan saja..

hati nurani ?? apa negara ??? pilihan yang sulit..kalo anda?


quote hari ini :Quote:Mengenai gaji Blanco, Djohar menegaskan PSSI didanai oleh sponsor atau "pihak ketiga". Tapi, mantan Sekjen KONI itu tidak menjelaskan siapa sponsor PSSI.

Pak Djohar ini sukanya sembunyi2..transparan saja Pak..sesuai janji anda.Siapa pihak ketiga itu,drpd jadi polemik dan fitnah ....okesip !!!
×