salah

sumohadi di pelem itu bukan pngusaha besi ntapi makelar proyek...
wooooowwww mulai terkuak ni
Quote:Original Posted By ukabisa
CSIS
ini bukannya organisasi agama tertentu, yg didirikan oleh ustadz sono , Pernah liat dokumenternya di Metro

csis: centre strategic of international studies
ga ada hubungan sama agama sama sekali
klo ga salah sih salah satu organisasi pemberi utang, sebelum imf.

sumohadi itu mungkin tokoh fiktif, karena gw udah baca bukunya dan ga ada disebut nama itu..

kaskuser kok gampang banget ya digiring dan diprovokasi sama opini instant yg dasarnya ga jelas?
Quote:Original Posted By Hmutahar

csis: centre strategic of international studies
ga ada hubungan sama agama sama sekali
klo ga salah sih salah satu organisasi pemberi utang, sebelum imf.

sumohadi itu mungkin tokoh fiktif, karena gw udah baca bukunya dan ga ada disebut nama itu..

kaskuser kok gampang banget ya digiring dan diprovokasi sama opini instant yg dasarnya ga jelas?


bener, gw udah baca juga kok novelna,
tpi ga pernah nemu tokoh sumohadi,
walaupun ane blom nongton pelemna
Quote:Original Posted By satoe.djiwa
Dalam film Habibie & Ainun, turut memasukkan sosok seorang pengusaha besi bernama Sumohadi. Pengusaha itu diperankan langsung oleh sang sutradara Hanung Bramantyo dengan menggunakan kacamata berbentuk bulat.

Selain mengisahkan perjalanan hidup kedua pasangan itu, film berdurasi 2,5 jam ini juga menceritakan kehadiran Sumohadi. Kemunculannya bermula ketika Habibie tengah memberikan paparan mengenai rencananya membangun industri pesawat terbang di bandung.

Pertemuan itu bermula ketika Habibie memutuskan kembali ke Tanah Air setelah bertemu dengan Ibnu Sutowo di Kedutaan Indonesia di Jerman. Dalam perjumpaannya, Ibnu menjanjikan pemerintah Indonesia akan memberikan apapun yang diminta Habibie.

Ketika berada di dalam kantornya, pengusaha tersebut mengirimkan ajudannya untuk meminta cetak biru pembuatan pesawatnya. Meski disertai ancaman, namun Habibie menolak.

"Siapa yang bisa bertanggung jawab kalau rancangan ini tersebar luas," tanya Habibie seperti yang diperankan oleh Reza.

Tidak berhenti sampai di sana, Sumohadi terus berusaha melakukan pendekatan dengan Habibie meski sudah menjabat sebagai menteri. Bahkan, dia memberikan pelbagai cedera mata di hari ulang tahunnya berupa dua buah parsel. Diselipkan pula dua arloji emas yang dimasukkan kotak warna biru.

Melihat itu, Ainun menyarankan kepada Habibie untuk mengembalikan barang tersebut. Adegan lantas melompat ketika Habibie mengembalikan dua arloji itu kepada Sumohadi dan meninggalkannya di ruang kerjanya.

Merasa tidak ditanggapi, Sumohadi kembali menemuinya dengan membawa satu tas koper berisi cek serta uang tunai yang dimasukkan ke dalam amplop warna cokelat. Tapi, langkahnya itu pun mendapat penolakan.

Kemudian, pengusaha tersebut mengirimkan seorang wanita dengan membawa proposal kepada Habibie. Tanpa melihat, wanita tersebut membuka bajunya di hadapan Habibie yang tengah serius membaca proposal yang dia bawa, namun tindakan itu ternyata terlihat oleh ajudannya dan membawanya keluar.

Merasa dilecehkan, Habibie lantas memarahi Sumohadi. Pengusaha tersebut beralasan tindakannya itu hanya candaan, namun Habibie tidak terima dan meminta dia keluar dari ruang kerjanya.

Kekecewaan yang dia pendam itu membuat Sumohadi mulai berusaha menjatuhkannya dari jabatannya sebagai menteri. Dia membuat pernyataan Habibie telah melakukan tindakan di luar kepatutannya sebagai menteri. Namun tindakan itu tidak lantas menjatuhkannya.

Memasuki era reformasi, ketika Habibie didaulat menjadi Presiden ketiga menggantikan Soeharto. Sumohadi mulai mencoba menghancurkan kedudukannya dengan memberikan pernyataan-pernyataan negatif kepada media. Dia menuding, Habibie terlibat dalam kasus korupsi yang melibatkan keluarga cendana dan membuat laporan pertanggung jawabannya ditolak DPR.

Dari urutan cerita tersebut di atas, siapakah sosok pengusaha Sumohadi tersebut?

sumber


ada yg bisa jawab??


emangnya sofyan wanandi pernah jd menteri ya gan?
Quote:Original Posted By high.voltage


emangnya sofyan wanandi pernah jd menteri ya gan?


woi...maksudnya habibieya yang udah jadi Menristyek woii
tertarik juga nih
pingin tahu jadinya

sumohadi

bukannya yg dimaksud setiawan djody gan? jaman reform kan doi juga getol jelekin habibie
film ga sesuai buku, ga usah pada berspekulasi
so typical kaskuser.
Quote:Original Posted By M0squit0
kata seorang agan di depan Sumohadi adalah Sofyan Wanandi gan, tidak tahu darimana agan itu bisa mengambil kesimpulan sepasti itu.








yang dibold merah, Sumohadi di film tersebut adalah pengusaha besi dan meminta cetak biru pesawat ke Habibie namun ditolak, memangnya Sofyan Wanandi pengusaha besi dan buat apa dia rancangan pesawat ?


bisa juga Sumohadi hanya tokoh rekaan fiktif untuk memperseru jalan cerita, namanya juga film.


tapi kesimpulan agan di page 1 tadi tentang Sumohadi = Sofyan Wanandi juga tidak apa-apa, lumayanlah untuk dijadikan kambing hitam, sudah biasa.




inget gan di scen pas sekretarisnya ainun bawa file tentang sumohadi dia cerita bahwa sumohadi itu semacam broker atau calo, jadi dia ngincer proyek dari pemerintah abis itu dia subcon lagi proyeknya ke org
jaman reformasi 98 gak ada pengusaha yg berani ngoceh di tv selain yang dianggap `reformis` sama masyarakat.
Jusuf Kallah, Aburizal, Sofyan Wanandi, Lim Sl, Tommy Winata .... semua pada diem ....

kecuali .......Sumohadi hehehe so ....
Quote:Original Posted By JuztReef
nah sekarang jangan liat si laknat "sumohadi" dulu, sekarang yg berani ngaku pas Pak Habibie jadi presiden trus jadi yg demo buat beliau lengser dan ngejelek2in sapa hayo?????

yg ga ngaku ane sumpahin satu atap di rumah maho ama si "sumohadi"


nunggu yg berani ngaku ahhh...
seru ne kayaknya kl ada yg gentle ngaku
waaaawww
makin tertarik neh ane ama filmnya
di bioskop. nangis semua nonton film imi
pada zaman Habibie, ada 2 orang yang diproses hukum oleh kejaksaan. ini terungkap dari percakapan telepon antara Habibie dengan Andi Ghalib yang bocor. 2 orang itu adalah Sofyan Wanandi dan Arifin Panigoro. kedua orang ini adalah pengusaha yg kritis terhadap Soeharto dan Habibie. Sofyan Wanandi lari ke Singapura dan kembali setelah situasi politik di dlm negeri "kondusif".

Sofyan Wanandi adalah mantan aktivis KAMI yang ikut mendirikan CSIS. Pernah jadi anggota DPR dari partai Golkar, kemudian menjadi pengusaha. Menyadari bahaya pemikiran CSIS, Habibie mendirikan CIDES, yg merupakan underbow ICMI. Aktivis CIDES semacam Egi Sudjana inilah yg aktif menyerang CSIS.
Quote:Original Posted By podcast
film ga sesuai buku, ga usah pada berspekulasi
so typical kaskuser.

---

Kalau gak ada patung *macan sih harusnya gak jadi polemik gan

*koreksi: singa
ane belom liat,. ko jadi tebak2 an....
Sofyan dan Panigoro nampak ancaman serius bagi kedudukan politik Habibie,
setidaknya menurut orang-orang di seputarnya. Habibie bahkan memberi
bahan-bahan yang diperlukan Ghalib untuk melakukan pengusutan. Habibie juga
cemas, karena Sofyan dan Panigoro, setidaknya dalam kaca mata politik
Habibie, sudah bergerak untuk menghentikan laju gerbong politik Habibie.

Panigoro, harus diakui memang membuat keder Habibie dan orang-orangnya.
Panigoro beberapa waktu lalu mengaku bahwa ia mengeluarkan uang yang tak
sedikit untuk membiayai aksi-aksi mahasiswa. Nah, aksi-aksi yang dibiayainya
bukan hanya ketika mahasiswa menjatuhkan Soeharto, namun juga membiayai
aksi-aksi anti Habibie.

Tentu saja, pengakuan itu membuat berang, apalagi Panigoro amat dekat dengan
kalangan oposisi, seperti Amien Rais dan tokoh-tokoh Partai Keadilan dan
Persatuan yang terdiri dari para pensiunan jendral dan mantan menteri itu.

Jadilah. Ia kena sodok. Comercial Paper (CP) senilai triliunan rupiah, yang
diterbitkan Medco yang belum terbayar, yang dulu dibeli PT Jasindo, jasa
asuransi milik pemerintah, dijadikan soal pidana. Panigoro dijerat
pasal-pasal korupsi. Panigoro sendiri membantah melakukan korupsi. CP itu
belum bisa terbayar karena krisis moneter dan sebelum ini PT Jasindo sudah
bersedia melakukan penundaan jatuh tempo. Kalau toh PT Jasindo tak mau
ditunda pembayarannya, sebenarnya soal ini cuma soal perdata, soal
utang-piutang atau bisa diselesaikan di peradilan niaga. PT Jasindo cukup
melakukan gugatan pailit dan CP-nya bisa dicairkan dengan penjualan
aset-aset Medco.

Pemerintah tak peduli argumentasi itu. Panigoro dan Sofyan pun dicekal.
Hebohnya, kedua orang ini bisa pergi ke luar negeri. Keduanya izin
meninggalkan Indonesia untuk berobat di Amerika Serikat. Kendati dicekal,
Sjamsu Djalal, JAM Intel mengijinkan kedua orang itu pergi. Menurut sumber
Xpos di Kejagung, lolosnya Panigoro dan Sofyan ini yang membuat mantan
Komandan Pusat Polisi Militer ABRI itu dipecat dari jabatannya.

Kalau Panigoro segera kembali setelah Menteri Pangan dan Holtikultura, A.M.
Saefuddin mengatakan ia buron, Sofyan tak kunjung kembali kendati tiga surat
panggilan Kejagung sudah dilayangkan. Sofyan kini tengah berada di AS,
mengobati penyakit jantungnya di sebuah klinik kesehatan. Sofyan dikenai
tuduhan menyalahgunakan kredit dari BNI dan BRI sebesar US$16 juta dan resmi
dinyatakan sebagai tersangka. Juga seperti halnya Panigoro, tuduhan ini ngawur.

Menurut Mulya Lubis, kuasa hukum Sofyan, kredit itu bukan diterima untuk
pribadi Sofyan, melainkan diterima PT Gemala Sarana Upaya. Namun pada
perusahaan itu, Sofyan bukan pemegang saham, direksi atau komisaris. Kalau
soal pinjaman bermasalah di bank pemerintah, itu bukan monopoli Sofyan namun
juga terjadi pada sejumlah konglomerat seperti Ciputra dan The Nin King
yang kreditnya macet di BRI triliunan rupiah. Apa dosa politik Sofyan? Tak
lain, karena ia salah seorang pendiri CSIS dan anggota Opsus bentukan Ali
Moertopo. Sofyan dinilai amat berdosa di kalangan Islam garis keras yang
dulu jadi korban Opsus. Ini memang cerita lama.

sumohadi itu singkatan, gan. kepanjangannya: suka molor habis di....
Quote:Original Posted By ito2
pada zaman Habibie, ada 2 orang yang diproses hukum oleh kejaksaan. ini terungkap dari percakapan telepon antara Habibie dengan Andi Ghalib yang bocor. 2 orang itu adalah Sofyan Wanandi dan Arifin Panigoro. kedua orang ini adalah pengusaha yg kritis terhadap Soeharto dan Habibie. Sofyan Wanandi lari ke Singapura dan kembali setelah situasi politik di dlm negeri "kondusif".

Sofyan Wanandi adalah mantan aktivis KAMI yang ikut mendirikan CSIS. Pernah jadi anggota DPR dari partai Golkar, kemudian menjadi pengusaha. Menyadari bahaya pemikiran CSIS, Habibie mendirikan CIDES, yg merupakan underbow ICMI. Aktivis CIDES semacam Egi Sudjana inilah yg aktif menyerang CSIS.


sekarang katanya setelah ump naik mengancam mau kabur ke luar negeri lagi,, gidah sonoh