KASKUS

Pasangan beda kewarganegaraan dapatkah membeli properti di Indonesia?

Hallo, saya mau tanya jika seorang wanita WNI menikah dengan pria WNA, tanpa adanya perjanjian pra-nikah,kemudian sang istri ingin membeli tanah di Indonesia atas namanya sendiri, dapatkah hal tersebut dilakukan?

Sepengetahuan saya memang WNA dilarang untuk memiliki Hak Milik untuk tanah di Indonesia. Tapi apakah ada kemungkinan/cara bagi wanita bersuami WNA (atau sebaliknya) untuk bisa memiliki Hak Milik atas tanah?

Kemudia jika sang istri mendapat warisan tanah, apakah berarti hak tersebut akan diambil negara? Mohon penjelasannya, terimakasih
http://www.kaskus.co.id/thread/00000...-dan-bangunan/

kayanya di situ ada :

2. Apakah anda sebagai calon Pembeli adalah subyek yg diperbolehkan memiliki tanah dan bangunan tsb?
Contoh: agan adalah WNA atau mempunyai pasangan kimpoi WNA tanpa ada Perjanjian Pisah Harta, maka agan tidak dapat memilikinya.
Boleh aja gan . Ane juga udah blajar gan cos ane anak fakultas hukum

Bisa saja gan , tapi tanah yg mau di beli harus di atas namakan yg si istri cos dia ka WNI

Dulu jga kta dosen ane ada crita yg trjadi di daerah ane gan , ada WNA (cwek) dan WNI(cwok) .. kjadiannya gini , si WNA mau beli tanah di indonesia api menurut hukum kan ngk bisa tuh org asing miiki tanah dengan mengatas namana namnya sendiri , nah jalan kelarnya tanah y mau dia beli itu di atas namaka si cwok WNI tsb gan (soalnya mreka bersuami istri)
Yg intinya dari crita ane ini adalah si WNA kasi si WNI uang untuk beli tanah yg mw dia beli dan mengatas nmakan si cwok WNI itu

Maaf kal rada ribet , soalnya rada susah jeasinnya

Dan coba tanya aja langsung ke pakarnya , takutnya ane nanti slah inoi

Coba jawab

Karena ga ada pemisahan harta berarti harta yg didapatkan setelah perkimpoian tercampur. Sedang WNA tdk bisa punya tanah hak milik.
Kesimpulannya tidak bisa.
kan yang cewe tetap WNI. kalo beli tetap aja atas nama yg ce yg WNI. alternatifnyae yg WNA ubah jadi WNI.

gimana kalo si ce meninggal, apakah si WNA dapat mewarisinya???

dapat, cuma HM jadi hak pakai saja, & dalam kurun waktu tertentu harus dialihkan ke piahk lain (WNI), kalo nggak hak ilang dengan sendirinya jadi tanah negara.