KASKUS

Kekuatan Militer Indonesia vs Malaysia



Konflik yang terjadi di perbatasan Indonesia membuat hubungan Indonesia dan Malaysia memanas. Sejumlah pengamat militer memperkirakan konflik ini sama konflik yang pernah terjadi di Irak dan Iran.
Jika dibandingkan secara head to head, kekuatan militer Indonesia adalah salah satu kekuatan militer yang terbesar di Asia Tenggara.
Seperti dilansir Strategi World, kekuatan TNI menduduki peringkat ke 7, sementara Malaysia di peringkat ke 11. Indikator penilaian yang dilakukan strategi world berdasarkan parameter.

Keterangan :
INDONESIA
Malaysia

Rnk
Peringkat
7
11

Land Power
Kemampuan Total Tempur

199
112

Tot. Qual
Fraksi Kekuatan Tempur
16
25

Pop
Populasi Tenaga Militer (Pasukan)

235
26

GDP
Produk Domestik Bruto

$450
$201

Act Man
Tenaga militer aktif (ribuan)

300
109

Mil Bud
Anggaran Militer
$4000
$4000

Bud Man
Anggaran Tahunan Per-Pasukan
$13
$37

AFV
Jumlah Alutsista Perang Darat
930
1600

Air Cmbt
Jumlah Pesawat Tempur
95
70

Ldrs
Kualitas perwira dan bintara.

5
6

Eqp
Kuantitas & Kualitas Peralatan Militer
3
5

Exp
Pengalaman Tempur

6
5

Spt
Dukungan logistik
4
3

Mob
Mobilisasi
3
3

Trad
Tradisi Militer
5
4


KETERANGAN:
RNK adalah peringkat setiap negara dalam satu kawasan. Indonesia dan Malaysia masuk dalam kawasan Asia Timur. Negara terkuat di kawasan ini adalah China, diikuti oleh Korea Utara, Korea Selatan, Jepang, Taiwan, Vietnam, Indonesia, Australia, Thailand, Singapore, Malaysia.

LAND POWER adalah kemampuan total tempur angkatan bersenjata suatu negara kecuali untuk angkatan laut . Nilai yang diberikan di sini adalah kombinasi dari kuantitas dan kualitas tenaga kerja, peralatan dan senjata.
Fakta : Indonesia memiliki territorial yang luas, dan dapat dengan mudah melakukan infiltrasi ke wilayah Malaysia melalui jalur darat atau laut.

TOT Qual: adalah fraksi kekuatan tempur dikalikan dengan kepemimpinan, komponen kualitas kekuatan, dukungan, pelatihan, dan lain "lunak" faktor.

TOT POP(penduduk dalam jutaan) menunjukkan sumber daya relatif tenaga militer bangsa. Penduduk juga merupakan indikator yang lebih berarti untuk ukuran sebuah bangsa daripada wilayah.

GDP (Produk Domestik Bruto, dalam miliaran dolar) adalah pendapatan kasar dari kekuatan ekonomi bangsa. Ini tidak menjelaskan secara langsung hubungan ekonomi dengan militer, Namun, jumlah penduduk Malaysia yang sedikit, sementara GDP besar memungkinkan mereka membangun angkatan bersenjata.

ACT MAN (tenaga militer aktif dalam ribuan) adalah total berseragam, tentara yang dibayar, dan diatur dalam pertempuran serta unit militer pendukung. Karena sangat beragam sistem pengorganisasian tenaga militer, angka yang terbaik merupakan indikator yang baik dari personil yang dikhususkan untuk militer. Malaysia mempekerjakan warga sipil dan melibatkan dalam bela Negara. Sementara tentara Indonesia bersiaga aktif dalam barak masing-masing.

MIL BUD (Anggaran Militer dalam jutaan dolar) adalah anggaran militer angkatan bersenjata saat pengeluaran tahunan. Pengeluaran pertahanan dunia saat ini mencapai $1.350.000.000.000 (2,34 persen dari PDB). Meski anggaran militernya hampir sama, namun pemberlakukan embago sejak 1992, membuat Indonesia justru membeli peralatan militer termasuk pesawat Sukhoi dari Rusia, Alhasil, beberapa alat tempur milik Indonesia yang merupakan produk dari AS tidak dapat beroperasi dan jumlahnya terus berkurang karena 'kanibalisme', mencopot spare-part yang satu untuk memperbaiki yang lain. Bandingkan dengan Malaysia yang terus mendapat dukungan dari AS dan sekutunya.

BUD MANadalah biaya tahunan per orang untuk angkatan bersenjata dalam ribuan dolar. Ini merupakan indikator yang sangat baik dari kuantitas, kualitas senjata dan peralatan. Beberapa penyesuaian harus dibuat untuk berbagai tingkat biaya personil, penelitian dan pengembangan, senjata strategis dan limbah.
Indonesia melakukan R&D untuk militer dan membuat pabrik senjata PINDAD dan berhasil diekspor ke Asia Tenggara. Sementara Malaysia, memilih untuk membeli dari AS melalui dari Anggaran Negara.
Fakta : Gaji Tentara Indonesia kalah dari Malaysia.
Kebanyakan negara bersedia untuk membayar kekuatan sukarelawan, Itu karena sukarelawan cenderung lebih efektif. Pada ekstrem yang lain, banyak negara menghasilkan suatu kekuatan pertahanan yang kredibel menggunakan kekayaan jauh lebih sedikit, ini karena loyalitas dan rasa cinta pada tanah air.

AFV (Armored Fighting Vehicle) meliputi tank, pengangkut personel lapis baja dan kendaraan tempur lapis baja lain yang mendukung. AFV merupakan komponen utama dari serangan darat, dan sangat penting mendukung operasi, terror dan infiltrasi.

AIR CMBTadalah jumlah pesawat tempur yang tersedia, termasuk helikopter tempur dan pesawat patroli maritim bersenjata. Ini, seperti AFV, merupakan indikator yang baik. Kualitas pesawat, pilot mereka, awak darat dan kepemimpinan, angkatan udara merupakan faktor paling penting dalam nilai keseluruhan kekuatan udara itu.

Ldrs adalah kepemimpinan. Kualitas perwira dan bintara.

Eqp adalah peralatan. Kuantitas dan kualitas peralatan militer.

Exp adalah pengalaman. Bukan hanya pengalaman tempur, tapi kualitas pelatihan.

Spt adalah dukungan. Seperti ketersediaan logistik, kemampuan untuk mendapatkan pasokan militer kepada pasukan.

Mob adalah mobilisasi. Kemampuan untuk memobilisasi sumber daya nasional untuk pertempuran.

Trad adalah tradisi Militer. kebiasaan militer yang baik, berdasarkan pengalaman praktis.
masalahnya Indonesia negara yang luas gan, kalo total kekuatan militer dan alusista kita dibagi jumlah wilayah yang luas ini, terlihat sangat kurang memadai gan
wah lumayan hebat juga alutista malingshia pdhl negaranya cm segede pulo jawa
sebenrnya klo diitung2..malahh lebih hebat kekuatannya malay yah..wlpn dia negara kecil tapi dalan beberpa hal dia malah pnya kualitas diatas indonesia yg besar ini..tpi ttap kita harus dukung slalu indonesia
mari ganyang malaysia, ane keinget dulu pas jaman presiden sukarno ,.,
terus berani deklarasikan perang?
tapi gan kalo bener terjadi peperangan, kita akan menang tapiii ada satu masalah lgi gan, kalo kita menang tuh malay pasti ngadu ke inggris, sama halnya singapur, itulah TNI takutnya cuman disitu
emang sih kesel jg liat kasus malay dan indo ini..ap lg terakhir indo kalah d piala AFF kemaren..dan gara" kisru PSSI dan KPSI..tp ga smua org malay it menyebalkan..gw punya tmn org malay bae banget..dan dia pun menghargai gw sebagai org indo..inti na kita hrs bs respect sih kl kata gw..ga cuma antar negara tp antar sesama manusia dan agam
×