KASKUS

PICS} KUBURAN PESAWAT MILITER UNI SOVIET ULYANOVSK ..COLD,CALM & BEAUTIFUL..........

Sat rusting away in a field 555 miles east of Moscow, these relics are all that's left of a bygone era of Soviet innovation in military and civilian aircraft.

Among them are some of the former Communist regime's greatest achievements in air travel, that have since been superseded many times and rendered redundant.

Nine thousand of the hulking Cold War wrecks can be seen at the vast plane and helicopter graveyard at Russia's largest aviation museum in Ulyanovsk, in the Middle Volga region.

The Museum of Civil Aviation in Ulyanovsk is the largest aviation museum in Russia. It contains more than 9,000 exhibits including hundreds of originals


Many of the planes were made by Tupolev, the 90-year-old Russian aerospace and defence company headquartered in Basmanny district, Okrug

Each off the exhibits had to make their last flight here, touching down at the Ulyanovsk-Central airport, just a few hundred yards from the museum.

All except one. TB-1, one of the Soviet Union's greatest planes before the regime fell in 1991, was brought here in pieces and re-assembled by the designer.

The TB-1 (ANT-4), was the world's first commercial heavy-metal twin-engine monoplane bomber. The plane was designed in nine months in 1925 and just 212 were built.

Many of the planes were made by Tupolev, the 90-year-old Russian aerospace and defence company headquartered in Basmanny district, Okrug, Moscow.



One of the exhibits that takes pride of place in the museum is the world's first and last Soviet supersonic passenger aircraft, the Tu-144









The Tupolev Tu-144 was a supersonic transport aircraft (SST) and remains one of only two SSTs to enter commercial service










These relics are all that's left of a bygone era of Soviet innovation

http://www.dailymail.co.uk/news/arti...rust-away.html

Calm & Cold Its Worderful Graveyard Of Cold War Era...........






Gila barang2 rongsokan yang masih bagus gini diawetin di "pendingin alami". Coba ada yang mau ngerayu Russia untuk disumbangin di musium dirgantara negeri ini....pasti
Quote:Original Posted By nanggala402
Gila barang2 rongsokan yang masih bagus gini diawetin di "pendingin alami". Coba ada yang mau ngerayu Russia untuk disumbangin di musium dirgantara negeri ini....pasti


mau taro mana coba . . .
Quote:Original Posted By nanggala402
Gila barang2 rongsokan yang masih bagus gini diawetin di "pendingin alami". Coba ada yang mau ngerayu Russia untuk disumbangin di musium dirgantara negeri ini....pasti


Inti dari museum itu kan untuk menunjukkan sesuatu yang memang menjadi landmark dari perkembangan peradaban manusia, terutama pada sebuah region tertentu, dalam hal ini katakanlah Indonesia.

Lha kalau ngambil dari situ buat ditaruh di museum kita paling cuman dapet Mi-6 Hook, Tu-16 Badger, Il-28, MiG-21, MiG-17, ama MiG-19 doang plus replika Dolok Martimbang. Kenapa? Ya karena pesawat-pesawat itu yang pernah kita miliki sebagai relikui kekuatan udara RI pada era 1960-an. Itupun nilai sejarahnya boleh dibilang amat menurun karena hanya merupakan replika, bukan pesawat beneran yang pernah kita pakai.

Kalau pesawat selain di atas yang diambil, lalu nilai sejarahnya bagi kita sendiri itu apa?

klo mo liat barang2 militer paman bear yg msh terpakai maupun yg sdh tdk terpakai disini nih salah satunya
http://englishrussia.com/category/russian-army/
Quote:Original Posted By stuka1788


Inti dari museum itu kan untuk menunjukkan sesuatu yang memang menjadi landmark dari perkembangan peradaban manusia, terutama pada sebuah region tertentu, dalam hal ini katakanlah Indonesia.

Lha kalau ngambil dari situ buat ditaruh di museum kita paling cuman dapet Mi-6 Hook, Tu-16 Badger, Il-28, MiG-21, MiG-17, ama MiG-19 doang plus replika Dolok Martimbang. Kenapa? Ya karena pesawat-pesawat itu yang pernah kita miliki sebagai relikui kekuatan udara RI pada era 1960-an. Itupun nilai sejarahnya boleh dibilang amat menurun karena hanya merupakan replika, bukan pesawat beneran yang pernah kita pakai.

Kalau pesawat selain di atas yang diambil, lalu nilai sejarahnya bagi kita sendiri itu apa?




Kalo gak salah, museum dirgantara smithsonian juga majang pesawat yang gak berhubungan dengan sejarah amerika?
Quote:Original Posted By stuka1788


Inti dari museum itu kan untuk menunjukkan sesuatu yang memang menjadi landmark dari perkembangan peradaban manusia, terutama pada sebuah region tertentu, dalam hal ini katakanlah Indonesia.

Lha kalau ngambil dari situ buat ditaruh di museum kita paling cuman dapet Mi-6 Hook, Tu-16 Badger, Il-28, MiG-21, MiG-17, ama MiG-19 doang plus replika Dolok Martimbang. Kenapa? Ya karena pesawat-pesawat itu yang pernah kita miliki sebagai relikui kekuatan udara RI pada era 1960-an. Itupun nilai sejarahnya boleh dibilang amat menurun karena hanya merupakan replika, bukan pesawat beneran yang pernah kita pakai.

Kalau pesawat selain di atas yang diambil, lalu nilai sejarahnya bagi kita sendiri itu apa?


jadi ingat musium kapal selam malaysia


formiler wetdream and nightmare at the same time ...

foto2nya diambil pas winter, nambah kesan dramatis, koleksi 9k, semua kecuali 1 harus terbang sendiri kesono, last flight to their own grave
Anjirrr miG-25 bangke nya padahal kalo buat jadi taman anak2 bagus tuh
Quote:Original Posted By stuka1788


Lha kalau ngambil dari situ buat ditaruh di museum kita paling cuman dapet Mi-6 Hook, Tu-16 Badger, Il-28, MiG-21, MiG-17, ama MiG-19 doang plus replika Dolok Martimbang.



Jangan Lupa lho masih ada Il-10, Tu-2 dan La-11
Quote:Original Posted By stuka1788


Inti dari museum itu kan untuk menunjukkan sesuatu yang memang menjadi landmark dari perkembangan peradaban manusia, terutama pada sebuah region tertentu, dalam hal ini katakanlah Indonesia.

Lha kalau ngambil dari situ buat ditaruh di museum kita paling cuman dapet Mi-6 Hook, Tu-16 Badger, Il-28, MiG-21, MiG-17, ama MiG-19 doang plus replika Dolok Martimbang. Kenapa? Ya karena pesawat-pesawat itu yang pernah kita miliki sebagai relikui kekuatan udara RI pada era 1960-an. Itupun nilai sejarahnya boleh dibilang amat menurun karena hanya merupakan replika, bukan pesawat beneran yang pernah kita pakai.

Kalau pesawat selain di atas yang diambil, lalu nilai sejarahnya bagi kita sendiri itu apa?



Menurut ane tergantung tema dan bagaimana pengemasan museum itu sendiri lho...

Bisa saja disini dibangun sebuah museum dirgantara dengan mengambil tema cold war, menceritakan bagaimana dua kekuatan besar saling bersaing satu sama lainnya. Bisa saja ada seksi khusus didalam museum itu yang menceritakan tentang kekuatan udara Indonesia pasca perang dunia II, dengan menampilkan replika pesawat yang pernah kita miliki baik itu buatan Jepang, Sovyet, US, Prancis, Inggris berserta sejarah menarik dari pesawat itu sendiri baik ketika ditangan Angkatan Udara Indonesia atau perannya dalam perang dingin secara global. Bagi ane pribadi nilai sejarah yang baik dari suatu objek itu adalah ketika objek tersebut mampu memberikan pemahaman,pengalaman, rasa keingin tahuan dan pengetahuan bagi seluruh orang yang ingin merasakannya, apapun itu bentuknya.
Quote:Original Posted By stuka1788


Inti dari museum itu kan untuk menunjukkan sesuatu yang memang menjadi landmark dari perkembangan peradaban manusia, terutama pada sebuah region tertentu, dalam hal ini katakanlah Indonesia.

Lha kalau ngambil dari situ buat ditaruh di museum kita paling cuman dapet Mi-6 Hook, Tu-16 Badger, Il-28, MiG-21, MiG-17, ama MiG-19 doang plus replika Dolok Martimbang. Kenapa? Ya karena pesawat-pesawat itu yang pernah kita miliki sebagai relikui kekuatan udara RI pada era 1960-an. Itupun nilai sejarahnya boleh dibilang amat menurun karena hanya merupakan replika, bukan pesawat beneran yang pernah kita pakai.

Kalau pesawat selain di atas yang diambil, lalu nilai sejarahnya bagi kita sendiri itu apa?


Maksud ane ya jangan di gabungin jadi satu dengan pesawat yg pernah kita pakai dahulu gan....
Jadi ada nilai plusnya untuk menambah wawasan pengetahuan kita gan mengenai dirgantara khususnya dari blok timur...
Jangan lupa lho tetangga sebelah pesawat penjajahnya (Inggris) malah ikut dicampur dengan pesawat bekas pakai mereka lho...
tapi kita ngga meniru yg salah kaprah gitu, kita pisahlah dibagian yg lain...

Quote:Original Posted By GTAholic


Jangan Lupa lho masih ada Il-10, Tu-2 dan La-11


Nah khan banyak juga koleksi kita...dan sejatinya emang banyak kok...
kalo itu semua dijual kiloan bisa kebeli rumah ga yak?
Nambahin lagi kita juga pernah punya Antonov An-12

Sebenernya banyak juga sih pesawat kita yang ilang dan gak sempet dikasih ke museum,padahal nilai sejarahnya kan sangat tinggi. Contohnya Mi-6 hook kita discrap sampai tak berbekas,An-12 hilang juga,dan lain sebagainya. Selain itu pesawat IL-14 yang cuma tinggal satu-satunya tersisa di Indonesia ditaruh ditempat yang tidak sepantasnya dan diberi paint scheme yang mengerikan,IL-28 ditaruh sebagai monumen didekat perlintasan kereta api,bahkan ada juga hawk yang sudah dijadikan monumen,padahal pesawat-pesawat itu alangkah lebih baik ditaruh di museum dirgantara sebagai museum penerbangan terlengkap di Indonesia.

Meskipun cuma replika juga tidak apa-apa kan setidaknya memberi pengetahuan luas pada masyarakat bahwa Indonesia pernah memiliki pesawat-pesawat tersebut,toh de havilland vampire dan MIG-19 di museum dirgantara juga replika kan sebenarnya.

Mengenai MIG-21 Indonesia sekarang ini yang tersisa cuma tinggal 3. satu dimuseum dirgantara mandala,satu di Halim,satunya lagi dimuseum Satria Mandala,lalu sisanya ada yang di Belgia dan yang terkenal ada di Smithsonian Museum Amerika Serikat.
Mau nyumbang pic..


masih banyak lg disini :http://englishrussia.com/2012/12/05/...n/#more-115102