FAKTA UNIK TRIKORA n DWIKORA

Karena thread lama saya ngilang doi old kaskus maka saya bikinin yg baru


TRIKORA

-Dalam rangka Trikora TNI habis2an mengupgrade kekuatannya baik di darat laut dan udara

-Kopaska : unit awalnya diambilakn dari anggota RPKAD yang kemudian dilatih di UDT Amerika serikat

- LB Moerdani yang sedang belajar di West point bersua dengan perwira Belanda disana, nah uniknya mereka bisa chitchat ria disana dan membuat perwira mpendamping yg mengawasi bengong, apa pasalnya , karena mereka bertiga bicara bahasa belanda

- Dalam memimpin Operasi Naga, LBM yg berpangkat Kapten dinaikkan menjadi Mayor oleh Ahmad Yani. Ops Naga ini adalah usulannya LBM

- Seorang perwira AURI yg mengawaki radar Nysa di Morotai sempat binguing, pasalnya saat ia ke posisi radar tersebut ia menggunakan jip GAZ 4 wd, yg terkadang kudu jalan make 3 roda saja, dia heran bagaiman teknisi biusa menempatkan radar seberat 20 ton disana

- Untuk mengisi BBM seberat 20t ke dalam Tu-16 di Morotai itu bukan tugas mudah, kru darat harus membongkar drum yg dimuat dengan perahu baru kemudian menaikkan ke darat, ngisi ke pesawat lebih dashyat lagi bukan make genset, tapi engkol tangan (kebayang gak ngengkolin 100 drum @200liter), itupun setelkah disaring sehari semalam, dan butuh waktu semalam untuk ngisi itu BBM aja

-KS HrMS Dolfijn Belanda sempat mengintai pangkalan TNI-AL di pulau Peleng, hasilnya dibom laut oleh Ri Hiu (Krosntadt Class), namun kapal tersebut tidak tenggelam namun esoknya muncul di ausie untuk perbaikan
(Sebuah Kapal jenis buru selam yaitu RI Hiu hampir menenggelamkan sebuah kapal selam tak dikenal. RI hiu yang mendapatkan kontak sonar melepaskan roket anti kapal selam dan bom laut kearah kapal selam itu, hingga tidak ada lagi stok roket dan bom laut. Sebenarnya masih ada satu bom lagi yang sisa tetapi tidak bisa dilontarkan karena macet. Beberapa hari kemudian, Radio Australia memberitakan bahwa sebuah kapal selam Belanda yaitu HeMS Dolfijn melakukan Technical Visit ke pelabuhan Darwin karena mengalami kerusakan parah. Rupanya itu kapal selam yang berusaha mengintai di teluk peleng dan diketahui oleh kapal pemburu selam . Kemudian sekali baru diketahui umpama ada satu lagi bom laut dilempar, kapal selam itu pasti akan menyerah dan timbul.




sumber: Buku Mission Accomplished, Misi pendaratan pasukan khusus oleh kapal selam RI Tjandrasa ole Atmadji Sumarkidjo. Hal 40 (credit to dprabowo)

-Selain KS belanda yg sempat dikejar kapal Alrio, KS RITjandrasa mengalami hal yg sama saat akan menyusupkan RPKAD, jadi terpaksa perahu karet langsung diputus, sementara kapal dikirim bom laut bertubi-tubi, setelah 2 jam barulah penderitaan berakhir, kapal mengalami kerusakan kemudi depan sehingga harus dikirim ke surabaya untuk diperbaiki

-tambahan lagi KS Whiskey termasuk aneh, karena tioiletnya berada di luar, jadi awak yg hendak menunaikan hajatnya harus nunggu rame2 dulu baru KS nongol (akibatnya banyak awak yg sakit ginjalah masa purna bakti)

-Indonesia hampir masuk ke klub penembak jatuh U-2 (jawaranya Tiongkok, Sovyet dan Kuba), sayangnya saat U-2 terbang di atas Madiun bung Karno yg dihubungi tak ada di tempat

- Awalnya pasukan Indonesia didrop make C-47, namun krn sering dipergoki Neptune bahkan beberapa ditembak , maka digantikan C-130

- Menurut saksi hidup, ketika awak KRI matjan tutul yang selamat di tawan oleh belanda di atas kapal belanda, mereka diperlihatkan photo2 beberapa KRI termasuk photo KRI Macan Tutul. Ini menyiratkan bhw operasi rahasia ini sempat bocor. Belum lagi kapal2 belanda dengan persenjataan lengkap yang telah siap menyambut kedatangan KRI di perairan aru mengindikasikan adanya operasi kontra intelijen u/ melawan intelijen indonesia (credit to alex hagal)

- gara-gara peristiwa KRI matjan tutul...TNI AU yang dipersalahkan karena tidak memberikan payung udara dan akhirnya karena peristiwa ini Panglima AU Suryadharma di copot dan di gantikan kepada Oemar dhani (credit to alex hagal)

-Karel Doorman ternyata berlayar melewati tepat di hidung Indonesia tepatnya di laut jawa tapi tak bisa diapa2in alasannya saat itu laut internasional diukur dr jarak pulau2 yang ada jadi laut jawa masuk dalam laut internasionbal, inilah hal yang paling ironis

- Untuk menghancurkan Karel doorman dan aramadanya selain disiapkan 12 Tu-16KS (masing2 dilengkapi 2 AS-1 Kennel) dari udara, kapal selam dan KRI Irian. Kopaska gak mau ketinggalan, mereka menyiapkan torpedo berjiwa, berupa speedboat yang dilengkapi 2 torpedo untuk ditubruikkan ke Karel doorman

-Begitu besarnya ammo yang dibeli sehingga masih bisa digunakan sampai 5 dekade kemudian , ammo tersebut adalah : kaliber 7.62x39, 12.7mm dushka, ammo kanon 76 PT-76, ammo meriam arsu 57mm,37mm, ammo roket 130mm, ammo roket 140mm, ammo meriam kapal laut kaliber 25mm dan 37mm (bayangin aja ammo itu masih tidak habis setelah dipake di tim2, Aceh, latihan perang 5 dekade bahkan AK kita masih sempat disumbangkan ke Kamboja untuk menumpas gerilyawan Khmer merahdan Mujahidin)

-Yang membuat kagum dalam trikora adalah kemampuan radar belanda serta patroli mereka yg ketat dalam meronda Papua, namun uniknya setelah Indonesia menggunakan C-130, belanda tak menggelar Hawker Hunter untuk mengejar Herky auri, entah apa alasannya

Jika operasi Jaya Wijaya terjadi maka :

- akan menjadi operasi amfibi terbesar di muka bumi pasca PD II
- Indonesia akan menjadi negara asia pertama yang melakukan carpet bombing melawan negara kulit putih
- akan terjadi pertempuran laut terbesar di Asia pasca Perang korea (Inchon)
- Penggunaan rudal styx dan KS-1 pertama kali, menunjukkan doktrin Sovyet dalam perang melawan kapl induk akan teruji
-PT-76 dan BTR-50 akan melakukan ops amfibi pertama kalinya, sayang tertundanya pas Seroja 13 tahun kemudian

-entah kenapa para perencana tidak mau melakujakan taktik lompat kodok dengan mengisolasio Biak namun malah menerjangnya

-catatan try Sutrisno dalm buku kesan2 dr mereka yg pernah dekat dengan Pak Harto,menyatakan bahwa Pak Harto selaku panglima , biasanya akan melakukan acara berburu malam jika ada berita pengedropan pasukan , sebagai pendampingan spiritual (ini dilakukannya saat Ops Naga yg nerjunin LBM (kelak menjadi menhan yg paling disegani se ASEAn ama Ausie) dan Ben Mboi (kelak menjadi gubernur NTT) di Merauke)

-Ben Mboi mencatat dalam memoarnya, bahwa pilot AS yang ditemnuinya pasca gemncatan senjata menhatakan anggota TNI bego dan Gila, akrena berani melakukan ops linud di irian bagian selatan yg bahkan tak dilakukan tentara Jepang yg paling nekat sekalipun

- Dalam memoarnya juga Ben mboi mencatat bahwa pasukan belanda harus dikerahkan 2 truk untuk mengepung mereka dan mundur setelah mendengar rentetan tembakan SKS yg menewaskan rekan mereka. ia mencatat bahwa tentara belanda akan segera mundur jika ada tentara yg luka atau yg tewas, padahal grupnya hanya 9 org saja

-Korps Marinir yg sedianya akn mendarat di hollandia hanya diberikan jaminan one way ticket, krn kemungkinan gugur 60%
-Awak Sovyet banyak yg mengawaki KS dan Tu-16 kita saat itu sebagai bagian dr bantuan militer ada kemungkinan juga di KRI Irian juga ada)
-Sovyet sendiri memang berniat menguji konsep mereka dalam perang melawan kapal induk, so bayangin aja dalam laut ada torpedo SEAT, di udara ada AS-1 sedang di laut rudal Styx di atas KCR Komar

--Penerjunan Paskhas di atas Teminabuan, Sorong, malah membawa bencana besar, pasalnya mereka terjun tepat di atas tangsi Belanda, komandannya bernama Letnan Maniputty, kemudian tewas dalam peristiwa tersebut dan namanya diabadikan sebagai nama jalan dalam Kompleks halim PK

-Senjata TNI jauh lebh mnaju dr tenytra belanda, TNI membawa Garrand,G-3, AK dan SKS dan Bren, sementara Belanda selain Garrand juga dilengkapi dengan Bren dan FN-FAl, namun lapis kedua seperti garis belakang cuman dikasih LE (credit to Narsil)

Senapan TNI
AD : Garrand, Vz-52 (reguler) , SKS dan AK dan AKS (RPKAD dan unit elit)
Marinir: AK-47, FN-FAL (jumlah kecil), VZ-58 dan Vz-52
menpor : AR-15
PGT: G-3 popor tarik

LMG : Bren, Maedsen setter dan FAL HMG, RPD
SMG, carl gustav, Madsen, Thompson

untuk marinir masih ditambah RPG 2 dan ATGm ENTAC
(credit to Mbah suro)
-Belanda menyebut infiltran indonesia "peloppers" (sepertinya dari kata pelopor)



-- IRIAN adalah kepanjangan dari Ikut Republik Indonesia Anti Netherland.(Alex hagal)

-Fakta unik saat trikora

1. Semua anggota Pasrat mendapatkan ransum yang sangat mewah pada saat itu. Semua makanan kalengan dan made in luar negeri. Semua serba melimpah karena semua itu diasumsikan sebagai makanan terakhir sebelum penyerbuan ke biak

2. Dari 3 kapal pendarat yang disiapkan untuk membawa pasukan pasrat. 2 LST penuh dengan anggota Pasrat sedangkan 1 LST penuh dengan peti mati

3. Pangkalan Pasrat pernah di intip oleh pasukan pengintai. Saat itu semua persenjataan langsung menembak ke arah titik lampu yang bergerak di angkasa. Mulai dari peluru pistol sampai dengan peluru meriam. Tapi ga kena

Tambahan

4. Sebelum diberangkatkan, para keluarga bergotong royong mengumpulkan sumbangan dana dan ada warga keturunan yang ikut bersimpati memberi bantuan. Selanjutnya dana tersebut dibelikan tanah untuk persiapan lokasi pemakaman bagi anggota Pasrat yang gugur di gedangan. Di tengah jalan lahan tersebut saat ini dikuasai mabes

(mbah Suro)

-- Jumlah infiltran yang berhasil masuk ke Irian sebanyak 1.592 orang, dengan rincian melalui laut 438 orang dan melalui udara 1.154 orang.

- Jumlah yang gugur 153 orang
- MIA 64 orang
- POW 296 orang

Penghargaan:

1.165 orang mendapatkan Bintang Sakti
20 orang mendapatkan Satyalencana Bhakti
1.402 mendapatkan Satyalencana Dharma.

sumber: Sejarah TNI AD 1945 - 1973 (Balrock)

-Selain USSR ternyata kita membeli senjata dr Ceko dalam jumlah besar

snjata yg dibeli :

-16 L-29 Dolfijn
-20-an MiG-15 UTI (ane lupa nama kodenya)
Spoiler for MiG-15 UTI Ceko:


-RM-51 MRL 130mm (senjata ini dibeli Ahmad Yani krn kagum aka demonstrasinya jarak jangkau 8km) keberdaanya saat ini ane gak tau mkn ada yg bisa kasih pencerahan
-senapan Vz-58,Vz-52 (dipake Marinir) dan Vz-61 (PGT dan Kopassus)

Spoiler for Vz-58:

Spoiler for Vz-52:

Spoiler for Vz-61:


-secara mengejutkan menurut rekanrekan (mod bhass) ternyata KS Whiskey kita berjumlah 24 unit, 12 kita beli sedang 12 lagi lend lease (ini yg masih ambigu)

-Peran intel Belanda dalam Trikora (Krecit to zenargun)
Quote:Peran Marid 6 NNG selama Trikora
28-12-2013 16:30
Peristiwa pertempuran Laut Aru tgl 15 jan 1962 yang menyebabkan kegagalan pendaratan pasukan khusus dan gugurnya Deputy Ops ALRI juga terjebaknya pengedropan "sukarelawan" oleh 4 pesawat Herky tgl 27 sept 1962 disekitar Merauke , sewaktu Trikora adalah karena keberhasilan tugas Marid 6 NNG.

Apa Marid 6 NNG. ?
Marid 6 NNG adalah singkatan dari Marine Inlichtingen Dienst-6 Netherland Nieuw Guinea. Yaitu Satgas Intelijen Maritim (dibawah AL), Marid 6 bentukan kendali CMI (Central Military Inteligence Service) di DenHaag.
Markas Marid 6 berada di Biak dbp Liet Commnder Ruud Goaut. Seorang ahli intelijen yang lama tinggal di Indonesia. Jumlah personilnya adalah 4 Pa, 11 Ba , 11 clerk, 2 penterjemah /sipil dan 22 operator radio ( umumnya Ba) dan saat puncaknya ditambah lagi 8 personil Nefis dari Belanda
Tugas pokoknya adalah menjadi Early Warning atas aktifitas Indonesia ke Irian Barat melalui pengumpulan dan analisis data Intelijen. Marid -6 dibantu Satgas Intel lainnya di Singapura yang bekerja sama deng MI-16 Inggris, tim di Singapura dipimpin oleh Laks Muda (pur ) Fritz E Kruimink. Satgas singapura menyadap komunikasi diplomatik , sedangkan marid-6 khusus menyadap komunikasi militer ....
Dalam penjabaran tugasnya Marid -6 melakukan 3 kegiatan utama sebagai suatu Satgas intel yaitu : Traffic Analysis (terhada seluruh komnikasi radio), Crypto Analysis (pembongkaran Sandi) dan Dechipering (analisa teknis setiap pancaran radio smpai karakter sipengirimnya/operatornya).
Mengapa komunikasi radio yang disadap.?
Saat itu seluruh komunikasi Pemerintah terutama dari Kemlu ke Kedutaan Besar2 adalah memakai Radio HF , juga komunikasi antara TNI dari jakarta smpai kesatuan2 yang disiap kan dalam kegiatan Trikora . Tentu saja karena posisi Markas Operasi di Indonesia Timur , maka hampir seluruhnya pakai radio dengan frekwnsi HF (yang efektif untuk komnkasi jarak jauh) baik berupa berita, telegram ataupun percakapan biasa.( Catatan: untuk komunikasi pesawat terbang masih di frek VHF - AM.)
Pada thn 1961 berhasil disadap hampir 100 ribu percakapan non sandi dan 25 ribu yang disandi, sedangkan tahun 1962 jumlah yang disadap 60 ribu non sandi dan 20 ribuan yang disandi (dan semuanya berhasil dibongkar !!! sich.)

Berdasarkan analisis yang dilaksanakan maka : Hampir seluruh posisi pemancar komunikasi/radio TNI dapat diketahui, sandinya dapat dibongkar dan karakteristik si operator radionyapun diketahui ( umumnya memakai morse, dan keahlian operator morse kadang dapat dikenali dari "irama " ketukan morsenya !), tidak heran hampir semua kegiatan dari Komando Mandala dapat ditebak atau tepatnya "diperkirakan".

Dengan demikian gerakan 3 MTB yang menuju Vlakke Hoek (istilah Belanda untuk kep aru ) maupun pengdropan pasukan di merauke sudah dapat diketahui sebelumnya......
Pada tgl 27 Sept 1962, setelah perjanjian New York, Marid-6 di Biak resmi ditutup dan seluruh anggotanya kembali ke Belanda alias pulang kampung

Kisah ini menunjukkan bagaimana peran Intelijen yang sangat vital dalam suatu masa Trikora ... yang merupakan implementasi suatu adagium lama :"...know your enemy ...".

- Ternyata kita salah satu operator Shenyang J-5, J-5 datang bersamaan dengan Tu-2 dan LA-11 eks PLAAF yang kemungkinan dibeli dengan harga persahabatan. sebanyak 12 unit dr 60-an MiG-17 kita ternyata adalah Shenyang J-5. mkin kalo ada yg tahu ditempatkan di mana bisa dishare dimari








korban migrasi kaskus
Engkolin 30 liter aja dah gempor nih tangan,jadi ingat pengalaman naik truk tapi drivernya lupa isi solar......
Quote:tapi engkol tangan (kebayang gak ngengkolin 100 drum @200liter), itupun setelkah disaring sehari semalam, dan butuh waktu semalam untuk ngisi itu BBM aja
Quote:Original Posted By merkapa

- Dalam memimpin Operasi Naga, LBM yg berpangkat Kapten dinaikkan menjadi Mayor oleh Ahmad Yani. Ops Naga ini adalah usulannya LBM


mosok bro seorang kapten bs ngusulin operasi? yg saya baca di buku LBM, waktu itu Pak Yani mimpin rapat, minta operasi ini dipimpin seorang jendral...tp krn ga ada yg mengajukan diri akhirnya turun terus sampai kesal akhirnya nunjuk LBM dengan menaikkan pangkatnya...
TRIKORA

--Quote:Interview dengan Gotschalk

Quote: Rinaldi Afriadi Siregar / PIS
Suasana di Antonov Room, Klub Eksekutif Persada Halim siang itu awal September, terasa emosional. Kalau biasanya hanya dihadiri para purnawirawan TNI AU yang tergabung dalam Perhimpunan Purnawirawan AURI (PP-AURI), maka siang itu, seorang kolonel purnawirawan yang selama 34 tahun "lenyap" seperti ditelan Bumi, hadir di hadapan mereka. Kolonel (Pur) Theodorus Hendrikus Gottschalk, kelahiran Semarang 25 Maret 1918, dengan hangat menyapa dan memeluk erat setiap purnawirawan yang menghampiri maupun yang dihampirinya.
Bisa dikata, tidak satupun penerbang TNI AU angkatan Kalijati periode 1950-an yang tidak kenal Gottschalk. Dialah instruktur pertama sekolah penerbang Lanud Kalijati (sekarang Lanud Suryadarma) setelah dipindahkan dari Lanud Andir, Bandung (sekarang Lanud Hussein Sastranegara). Sementara komandan pertama Mayor Ahmadi.
Sebagai realisasi Konferensi Meja Bundar 1949, Belanda mengeluarkan maklumat yang berisi himbauan kepada seluruh personel militer Belanda di Indonesia untuk membuat pilihan: bergabung dengan TNI atau kembali ke Belanda. Sersan Penerbang Th. H. Gottschalk memilih himbauan pertama. Penerbang P-40N Kitty Hawk Skadron 120 Militaire Luchtvaart diterima AURIS 10 Mei 1959.
Gottschalk mengisahkan secara khusus masa-masa indahnya selama mengabdi di TNI AU kepada Adrianus Darmawan, Beny Adrian, dan Donna CH. Asri. Wawancara sedianya berlangsung di Klub Eksekutif Persada Halim. Karena banyaknya teman-teman lamanya yang ingin bercengkerama sampai mengganggu jalannya wawancara, kami akhirnya sepakat untuk melanjutkan obrolan santai ini esoknya di sebuah guest house, masih di Halim Perdanakusuma. Dengan bahasa Indonesianya yang sedikit "rumit", Angkasa menyajikan petikan wawancaranya berikut ini.
T : Anda disebut-sebut sebagai orang yang paling berjasa dalam merintis Sekolah Penerbang. Bisa diceritakan?
J : Suatu hari saya dipanggil Pak Surya (Komodor Suryadarma, KSAU pertama, red). Dia bilang, jalankan (tugas sebagai kepala sekolah, red) baik-baik. Padahal saya sendiri tidak punya bekal yang cukup walau semasa di KNIL pernah jadi instruktur. Kurikulum tidak ada, referensi juga tidak. Namun pegangan saya yang utama adalah murid itu sendiri, pesawat yang kedua dan ketiga baru instrukturnya. Seperti pernah disodorkan kepada saya beberapa nama untuk di wash out. Saya bilang, jangan dulu. Saya cek mereka, memang anaknya kurang berani tapi saya lihat kalau naik sepeda motor kok berani. Saya bilang, 'Kamu laki-laki atau di celana kamu ada apa?' Eh, dia marah. Hasilnya, dia jadi berani hingga akhirnya terbang.
T : Tapi sebelum di Kalijati, katanya pendidikan dilakukan di Andir, Bandung?
J : Betul, hanya dua bulan dengan siswa Mulyono, Pracoyo dan Hadi Sapandi. Mereka fighter dan merupakan angkatan pertama fighter. Setelah itu baru saya diperintahkan segera ke Kalijati untuk membentuk flying school. Angkatan pertama saya terbang dengan 20 murid diantaranya Pedet Sudarman, Sompil Basuki, Waluyo, dan Sutopo. Pagi dengan kelas bintara sore kelas perwira.
T : Sebenarnya apa modal Anda hingga berani menerima tugas berat itu?
J : Saya tidak tahu. Waktu masih di ML, baru terima brevet penerbang saya sudah jadi instruktur. Di sini juga, hingga akhirnya saya jadi Komandan Sekolah Instruktur Penerbang pertama tahun 1958. Namun yang paling penting adalah starting point murid untuk jadi penerbang itu karena apa. Itu sangat mempengaruhi keterampilannya.
T : Alasan Anda sendiri memilih bergabung dengan AURI?
J : Diawali dari pertemuan saya dengan Wiweko Supono dan Ashadi Tjahyadi di Andir Bandung. Kedua orang ini ditugasi mengurusi pesawat-pesawat B-25 Mitchell, P-51 Mustang, AT-16 Harvard, dan C-47 Dakota yang dihibahkan Belanda ke AURI. Wiweko dan Ashadi tidak tahu siapa yang harus menerbangkan. Beliau meminta sukarelawan penerbang Belanda tapi tidak ada yang mau. Hanya saya yang bersedia. Karena ini teman-teman Belanda panggil saya pembelot. Wiweko tanya, you mau masuk AURI? Saya gembira sekali, karena saya tidak suka kembali ke Belanda dan ini kesempatan bagi saya untuk tinggal di Indonesia. Kalau ke Belanda sebagai instruktur, itu berarti tugas. Kalau tinggal di Indonesia, saya ikut membangun AURI. Lebih menarik dan tantangan besar. Saya tidak suka kembali, ayah juga sudah jadi WNI. Di sini saya membangun sesuatu yang besar, sebuah angkatan udara.
T : Bisa Anda sebutkan satu-dua misi operasi di AURI?
J : Saya ikut hampir semua misi dengan Harvard, bukan Mustang karena kebetulan saya di pendidikan. Kenapa Harvard yang sebenarnya pesawat latih? Ceritanya waktu Kalijati tidak aman dari gerakan DI/TII, saya minta bantuan Mustang menyerang. Sayang Mustang telat dan mereka telah lari. Saya berpikir, kenapa tidak Harvard dipersenjatai dengan senapan mesin dan pelucur roket. Insiatif ini ternyata membawa keuntungan. Buktinya ketika Permesta meletus di Sulawesi, Harvard diperintahkan Pak Surya ke Sumatera untuk menggantikan tugas Mustang yang harus digeser ke Timur. Waktu itu penerbangnya masih berstatus kadet. Saya pimpin sendiri para siswa.
T : Apakah Anda tidak khawatir mengingat penerbang masih berstatus siswa?
J : Cerita ini menarik. Malah sebelum ke Sumatera, kami beroperasi juga di Flores dan Timor. Problem saya waktu ke Sumatera adalah murid-murid yang masih baru dengan rata-rata baru mengantongi 30 jam terbang serta belum tahu cara menembak. Sebelum ke Medan, mereka saya latih penembakan dari udara di Palembang. Hidung pesawat kami cat warna-warni. Operasi ini sempat membuat kaget pihak asing. Mereka pikir, Mustang dan B-25 dipindahkan ke Timur, kok, malah sekarang muncul pesawat-pesawat lain? Tapi saya mau katakan, sebenarnya pelajaran penembakan udara yang masuk dalam kurikulum sekolah waktu itu tidak betul. Materi itu adalah porsinya training operational, bukan sekolah penerbang. Namun ini semua karena kebutuhan yang mendesak.
Theodorus Hendrikus Gottschalk merupakan satu dari jutaan saksi mata Perang Pasifik. Saat itu dia ditempatkan di Skadron 120 Militaire Luchtvaart yang dibentuk tahun 1943 dan berpangkalan di Merauke sebelum dipindahkan ke Biak 19 Juni 1945. Gottschalk meraih Groot Militaire Brevet dan Waarnemer Brevet Kalijati Juli 1941. Karena Kalijati semakin tidak aman dari Jepang, mereka dikirim ke Australia dengan kapal laut (1942). Australia pun sama. Jadilah mereka dikirim ke Jackson Mississippi, AS hingga mendapat brevet penerbang operasional. Tahun 1943 Gottschalk dikirim ke Inggris untuk memperkuat korps udara Sekutu dalam menghadapi AU Jerman. Hanya dua bulan, Spitfire tidak sempat diterbangkannya hingga dikembalikan ke AS. Di AS Gottschalk menjadi instruktur penerbang Belanda selama enam bulan. Setelah itu dia kembali ke Australia. Akhir 1945, bersama 39 penerbang lainya Gottschalk menerbangkan ferry 40 North American P-51 Mustang dari Brisbane ke Jakarta dengan rute Brisbane-Darwin-Kupang-Jakarta. Pada 10 Mei 1950, Gottschalk resmi pindah ke AURIS dan pangkatnya dinaikkan jadi letnan udara I pada 1 Juli 1950. Gottschalk pernah menjadi Panglima Korud IV, Biak, Papua selama empat tahun (1963-1967). Tahun 1968, Gottschalk diberhentikan dengan hormat setelah menjabat Ditjen Litbangau. Tidak lama kemudian dia meninggalkan Indonesia.
T : Menarik juga menerawangi peran dan posisi Anda ketika kampanye Trikora di Irian Barat?
J : Untung Anda menanyakannya. Waktu itu saya Pamen (perwira menengah) Urusan Persiapan Staff College (cikal bakal Seskoau) yang akan didirikan di Lembang. Tiba-tiba saya dapat surat untuk menghadap Leo Wattimena, Panglima AULA (Angkatan Udara Mandala). Leo bilang, you ikut ke Irian bantu kami buat rencana operasi, khususnya penyerangan Biak. Saya akhirnya jadi staf oprasi Pak Leo.
T : Apakah ada yang meragukan "loyalitas" Anda, mengingat Anda indo-Belanda?
J : Pak Leo sendiri yang tanya soal ini. Saya bilang bahwa tidak ada keraguan pada diri saya, saya setia kepada AURI dan Indonesia.
T : Bisa Anda sampaikan pandangan Anda jika konflik berubah jadi perang terbuka?
J : Kepada perwira operasi saya sampaikan bahwa fighter Belanda hanya day fighter bukan night fighter. Kita punya bomber Tu-16 untuk bom landasan mereka. AURI punya B-25 dan P-51, tapi itu bukan tandingannya (jet Hawker Hunter). Juga muncul kekhawatiran Tu-16 bakal ditembak Hunter. Saya bilang tidak mungkin karena Belanda tidak punya airborne radar. Serangan ke Biak sebagai pusat pertahanan Belanda dapat dilaksanakan dengan airborne assault yang mendahului pendaratan armada laut dan pasukan darat. Teori ini akhirnya diakui. Saya berdebat lama dengan Leo.
T : Bagaimana dengan kapal induk Karel Doorman?
J : Kapan berangkatnya kapal itu kami tidak tahu. Buat apa takut, Tu-16 punya guidance bom dan Karel Doorman merupakan "baja besar" yang dengan gampang dihantam rudal. Mereka pasti mati!
T : Kesimpulannya?
J : Kita pasti menang, itu analisa saya. Dalam dua hari gempuran, keunggulan di udara akan diraih. Mereka hanya punya dua landasan di Biak dan Sorong yang dengan gampang bisa dihancurkan Tu-16 agar fighter-nya tidak sempat naik. Begitu juga dengan pasukan darat mereka. Coba lihat ketika PGT dan RPKAD diterjunkan di pedalaman. Itu kan propaganda. Namun Belanda terpancing dan mengejar hingga Biak kosong. Kita bisa lihat peta kekuatan dari sini. Ketika saya balik ke Belanda, saya dengar dari beberapa veteran bahwa tentara Belanda yang dikirim ke Papua ternyata bukan professional soldier tapi milisia.
T : Ada yang meragukan kesiapan AURI saat itu. Katanya untuk Tu-16, yang disiapkan penerbang Rusia?
J : Itu tidak benar. Memang ada orang Rusia, tapi kami sudah sepenuhnya operasional.
T : Mengenang masa lalu, momen apa yang paling hebat dalam hidup Anda sebagai fighter?
J : Perang Dunia II dan di Irian Barat.
T : Maksud Anda tentu Perang Pasifik. Sebagai penerbang P-40, apakah Anda tidak khawatir menghadapi Zero?
J : Tidak, malah saya berharap sekali bisa ketemu. Kami diajarkan dogfight menghadapi Zero. Zero (A6M Mitsubishi "Zero") itu manuvernya baik sekali pada kecepatan 400 mil per jam, jangan fight di bawah kecepatan itu, you akan kalah. Jadi harus fight dengan kecepatan di atas 400.
eks KNIL(Pasukan Belanda yang menjajah Indonesia) jadi republiken…

reserve buat TRIKORA
SENJATA2 BELANDA[/[B]B]


SEA HAWK

Sea Hawk di Karel Dororman, Belanda menampatkan Sea Hawk, S-2A dan Grumman Avenger di atas Karel Doorman. Belanda membeli 22 Sea Hawk yg dilengkapi dengan AIM-9 versi awal

Spek


Crew: One
Length: 39 ft 8 in (12.09 m)
Wingspan: 39 ft 0 in (11.89 m)
Height: 8 ft 8 in (2.64 m)
Wing area: 278 ft² (25.83 m²)
Empty weight: 9,278 lb (4,208 kg)
Loaded weight: 13,220 lb (5,996 kg)
Max. takeoff weight: 16,150 lb (7,325 kg)
Powerplant: 1 × Rolls-Royce Nene 103 turbojet, 5,200 lbf (23.1 kN)

Performance

Maximum speed: 600 mph (965 km/h)
Range: 480 mi (770 km)
Service ceiling: 44,500 ft (13,564 m)
Rate of climb: 5,700 ft/min (29.0 m/s)
Wing loading: 48 lb/ft² (232 kg/m²)
Thrust/weight: 0.38

Armament

Guns: 4 × 20 mm (.79 in) Hispano Mk V cannons (200 rpg)
Hardpoints: 6 underwing and provisions to carry combinations of:
Rockets: 20 × "60 lb" (27 kg) unguided rockets or 16 × 5 in (127 mm) unguided rockets
Bombs: 4 × 500 lb (227 kg) bombs
Other: or 2 × 90 Imp gal (410 l) drop tanks

Spoiler for Sea Hawk on Karel doorman :
Quote:Original Posted By merkapa
-Indonesia hampir masuk ke klub penembak jatuh U-2 (jawaranya Tiongkok, Sovyet dan Kuba), sayangnya saat U-2 terbang di atas Madiun bung Karno yg dihubungi tak ada di tempat


klo ga salah, bukannya BK dah tau U2 action di madiun, tp beliau milih mbiarkan smbari cari ide lg bwt lnekan Amrik..
nambahin :
- KKO menggunakan "tanda khusus" di camo seragamnya untuk menghindari friendly fire, karena camo mereka sama dengan camo marinir belanda...sama sama mirip camo US marines di Pacific

- Pilot pesawat neptune belanda yang melaporkan keberadaan KRI matjan tutul, yang akhirnya menyebabkan KRI matjan tutul di bombardir dari laut dan udara adalah Letnan H. Muckar danoe , keturunan Indonesia yang menjadi warga negara Belanda dan masuk dalam dinas militer Kuninklijkc Marine (KM) (ironis emang)
DWIKORA

-Beda dengan Konflik Trikora, di Dwikora kita menghadapi Kekuatan AU dan AL penuh dari Master of the Sea , Inggris. Slogan Inggris kita linggis hampir TIDAK BERLAKU di Laut dalam Dwikora pasalnya Inggris menggelar hampir 2/3 kekuatannya dengan merotasinya mulai dr 1962-1966 tidak tanggung2 meliputi 4 kapal Induk : HMS Centauur, HMS ARK Royal, HMS EAGLE dan HMS Victorious plus HMAS Melbourne dari Australia. Dua kali Inggrois dan sekutunya berlayar di depan hidung Jakarta pertama didahului
HMAS Melbourne di Maret 1962 dan HMS Victorious di Agustus 1964 yang nyaris membuat perang laut terbesar di Indonesia pasca PD II. pasalnya kedua kapal induk ini berlayar melalui selat Sunda tanpa ada tanggapan sama sekali dari Indonesia.

- Di Darat terjadi perang antara kedua pasukan yang menyusup ke Kalimantan Utara dan Semenanjung.
Quote:Original Posted By merkapa
Sebagian anggota tentara belanda memang dr etnis jawa, menado, sunda, dan ambon gan Hagal


lha itu makanya ane bilang ironis gan.....

lagi :
- Menurut saksi hidup, ketika awak KRI matjan tutul yang selamat di tawan oleh belanda di atas kapal belanda, mereka diperlihatkan photo2 beberapa KRI termasuk photo KRI Macan Tutul. Ini menyiratkan bhw operasi rahasia ini sempat bocor. Belum lagi kapal2 belanda dengan persenjataan lengkap yang telah siap menyambut kedatangan KRI di perairan aru mengindikasikan adanya operasi kontra intelijen u/ melawan intelijen indonesia

- gara-gara peristiwa KRI matjan tutul...TNI AU yang dipersalahkan karena tidak memberikan payung udara dan akhirnya karena peristiwa ini Panglima AU Suryadharma di copot dan di gantikan kepada Oemar dhani
Quote:Original Posted By alexander hagal


lha itu makanya ane bilang ironis gan.....

lagi :
- Menurut saksi hidup, ketika awak KRI matjan tutul yang selamat di tawan oleh belanda di atas kapal belanda, mereka diperlihatkan photo2 beberapa KRI termasuk photo KRI Macan Tutul. Ini menyiratkan bhw operasi rahasia ini sempat bocor. Belum lagi kapal2 belanda dengan persenjataan lengkap yang telah siap menyambut kedatangan KRI di perairan aru mengindikasikan adanya operasi kontra intelijen u/ melawan intelijen indonesia

- gara-gara peristiwa KRI matjan tutul...TNI AU yang dipersalahkan karena tidak memberikan payung udara dan akhirnya karena peristiwa ini Panglima AU Suryadharma di copot dan di gantikan kepada Oemar dhani


kok ironis?
Quote:Original Posted By kabei


kok ironis?


yah mungkin bagi ente itu wajar...kalau bagi ane soo ironic, karena faktanya banyak orang yang dulu pengikut setia belanda malah hidupnya lebih enak dari "inlander" asli, dengan bertopeng julukan "priyayi" (di sekitar lingkungan ane ada gan)

tapi bagaimanapun juga mereka sudah menjadi bagian dari AB belanda, dan sumpah mereka adalah mengabdi pada kerajaan belanda....dan memang itulah yang namanya code of honor...(disamping itu juga masalah kesejahteraan tentunya)

sorry kalau OOT
Quote:Original Posted By alexander hagal


yah mungkin bagi ente itu wajar...kalau bagi ane soo ironic, karena faktanya banyak orang yang dulu pengikut setia belanda malah hidupnya lebih enak dari "inlander" asli, dengan bertopeng julukan "priyayi" (di sekitar lingkungan ane ada gan)

tapi bagaimanapun juga mereka sudah menjadi bagian dari AB belanda, dan sumpah mereka adalah mengabdi pada kerajaan belanda....dan memang itulah yang namanya code of honor...(disamping itu juga masalah kesejahteraan tentunya)

sorry kalau OOT

wajar lah, 70% lebih pasukan KNIL orang pribumi kok
dan cuma beberapa aja yang membelot ke republik pasca proklamasi

Quote:Original Posted By kabei

wajar lah, 70% lebih pasukan KNIL orang pribumi kok
dan cuma beberapa aja yang membelot ke republik pasca proklamasi



ya iyalah namanya juga KNIL (Koninklijk Nederlands-Indisch Leger)...tujuan KNIL khan emang merekrut orang-orang pribumi untuk di jadikan tentara kerajaan belanda
yang bule totok kebanyakan jadi perwira (meskipun setingkat bintara ma tamtama juga ada, tapi sedikit sekali)...begitu juga dengan yang pribumi...yang jadi perwira juga ada, cuman dikit
beberapa mantan KNIL yang bersinar setelah gabung ke republik antara lain Oerip Soemohardjo, E. Kawilarang, A.H. Nasution, Gatot Soebroto, T.B. Simatupang serta tentu saja Suharto (mantan Pres)
Quote:Original Posted By alexander hagal


ya iyalah namanya juga KNIL (Koninklijk Nederlands-Indisch Leger)...tujuan KNIL khan emang merekrut orang-orang pribumi untuk di jadikan tentara kerajaan belanda
yang bule totok kebanyakan jadi perwira (meskipun setingkat bintara ma tamtama juga ada, tapi sedikit sekali)...begitu juga dengan yang pribumi...yang jadi perwira juga ada, cuman dikit
beberapa mantan KNIL yang bersinar setelah gabung ke republik antara lain Oerip Soemohardjo, E. Kawilarang, A.H. Nasution, Gatot Soebroto, T.B. Simatupang serta tentu saja Suharto (mantan Pres)

dan eks kNIL dialihkan jadi tentara belanda di west new guinea....
trus kok dibilang ironis???
sama aja orang GAM bilang kok ada orang aceh yang jadi TNI yah? ironis
Quote:Original Posted By kabei

dan eks kNIL dialihkan jadi tentara belanda di west new guinea....
trus kok dibilang ironis???
sama aja orang GAM bilang kok ada orang aceh yang jadi TNI yah? ironis


hadeuuuh bisa tambah panjang nih....
kalau nggak nangkep point ane ya udahlah sak-karepmu bei.....i'm done
Jd intinya gmn gan?
Quote:Original Posted By Fahri.F
Jd intinya gmn gan?


ini lebih ironis lagi..
Quote:Original Posted By alexander hagal


hadeuuuh bisa tambah panjang nih....
kalau nggak nangkep point ane ya udahlah sak-karepmu bei.....i'm done


nyante mas, aku mudeng kok :d
yg pasti banyak KNIL yg ga mau membelot ke RI di awal2 kemerdekaan selain karena sumpah jabatan, juga keraguan akan masa depan RI, dan yang pasti soal kesejahteraan. no body perfect, terkadang kebutuhan perut dapat mengalahkan tingkat terendah dari rasa nasionalisme.