KASKUS

BAMBU pengganti besi untuk COR

Quote:gan tadi pagi ane ketemu percakapan keren dengan seorang Satpam kampus, gwe dan kontraktor. kebeneran kampus ane lagi ada pembangunan gedung baru...Kebenran kita lagi ngobrolin soal pembesian dan struktur bangunan yang lagi dikerjakan ama mas2 kontraktor

tiba-tiba si satpam dengan PD nya ngomong gini ke gwe kan

"pak saya dulu pernah liat ada bangunan di daerah salemba namanya radio SBY" bangunannnya ngak pake Besi loh!

wakkk gwe kaget gan

trus si mas2 kontraktor menambahkan
"iya saya juga pernah liat" tapi saya takut liatnya

trus keduanya menjawab...tapi buktinya bangunan itu dah lebih dari 5 th berdiri kokoh ya (woooowww sambil Koprol)

gwe langsung nanya : "gimana caranya?" mungkin itu cuma bekisting kaleee!

satpam gwe ngomong: kagak mas...jadi besi dak nya di ganti ama bambu

alhasil gwe tambah bingung 7 kepalang, dalam hati " emag kuat yak????

dan alhasil akhirnya gwe ngubek2 goole dan ketemu artikel ini
sekolah 2 lantai pake struktur bambu itu diluar negeri

trus dari lokal gwe dapet ini
rumah semen dari bambu


sekedar info


alhamdulillah, karena banyak yang minat ama artikel bambu ini maka setiap kontribusi agan-agan ane rapihkan di filing ini, bagi yang ingin menambahkan artikel silahkan di posting kemari biar menjadi bahan pembelajaran kita semua

Spoiler for LIBRARY ILMU BAMBU:


Spoiler for GALLERY RUMAH BAMBU:


Quote:Original Posted By INFO


yang jadi masalah, resiko bambunya cepet busuk didalam itu
ato ada teknik tertentu ya buat ngakalinnya
Quote:Original Posted By bukanbiru
yang jadi masalah, resiko bambunya cepet busuk didalam itu
ato ada teknik tertentu ya buat ngakalinnya


bambu dilumuri borax bro biar kuat dan anti rayap
note : sumber

kalau kaitan ke kembang susutnya gimana pak TS, ada datanya nggak.?
takutnya pas dicor air betonnya diserap jadinya bambunya mengembang, ntar pas kering bambunya menyusut jadinya malah lepas dari beton gak menyatu.

Quote:Original Posted By lemon.water
kalau kaitan ke kembang susutnya gimana pak TS, ada datanya nggak.?
takutnya pas dicor air betonnya diserap jadinya bambunya mengembang, ntar pas kering bambunya menyusut jadinya malah lepas dari beton gak menyatu.



nah itu yang menjadi pertanya gw juga gan...gw kan bertanya gan bukan membuat treat Info jadi pertanyaan Anda sama dengan gwe gan hi..hi..hi.. ayo ada yang bisa bantu ?????
setau gua gan.

bambu yg d pakai untuk tulangan itu jenis bambu betung / petung.

dan bambu itu uda d awetkan selama 14 hari dgn sistem vertical soak sistem. dan d rendam dalam larutan boron kadar 5-10persen.

dan konstruksi bambu ini sudah d patenkan oleh salah satu guru besar teknik sipil universitas indonesia.
Quote:Original Posted By saigonz
setau gua gan.

bambu yg d pakai untuk tulangan itu jenis bambu betung / petung.

dan bambu itu uda d awetkan selama 14 hari dgn sistem vertical soak sistem. dan d rendam dalam larutan boron kadar 5-10persen.

dan konstruksi bambu ini sudah d patenkan oleh salah satu guru besar teknik sipil universitas indonesia.


kalo agan punya artikelnya minta info dong gan. ane juga pernah dengar tapi belum tahu pastinya.
Quote:Original Posted By hury.k


kalo agan punya artikelnya minta info dong gan. ane juga pernah dengar tapi belum tahu pastinya.


sundul ah...
Quote:Original Posted By hury.k


kalo agan punya artikelnya minta info dong gan. ane juga pernah dengar tapi belum tahu pastinya.


lewat vm aja gan.
Quote:Original Posted By saigonz


lewat vm aja gan.


disini aja gan biat saling share ilmu
Quote:Original Posted By adriandigital


disini aja gan biat saling share ilmu


properti.kompas.com/read/2009/10/05/08102563/Mau.Tahan.Gempa.Pakai.Struktur.Bambu.
Tolong jelaskan discription thread nya, dan kalau mau share langsung saja tanpa harus ngelink ke blog pribadi
Quote:Original Posted By Life In Mono
Tolong jelaskan discription thread nya, dan kalau mau share langsung saja tanpa harus ngelink ke blog pribadi


itu bukan thread gan.
cuma artikel dari site orang.

jd link dr artikel yg gua baca itu gua copas ke sini.

dan itu bukan blog pribadi.
Quote:Original Posted By Life In Mono
Tolong jelaskan discription thread nya, dan kalau mau share langsung saja tanpa harus ngelink ke blog pribadi


nga pa pa om momod, om saigonz berniat sharing ilmu dengan kita....dan ini sangat membantu

Quote:Original Posted By saigonz


itu bukan thread gan.
cuma artikel dari site orang.

jd link dr artikel yg gua baca itu gua copas ke sini.

dan itu bukan blog pribadi.


benar sob...thanks atas sharingnya yah...ayo ah dilanjut masih butuh pencerahan tentang kontruksi bambu nih

Gan yang ane baca dari kompas

KOMPAS.com — Keberadaan bambu di Indonesia seperti buah simalakama. Rendahnya permintaan konsumen menyebabkan kalangan arsitek/industri tidak mengembangkannya. Akibat tidak ada pengembangan, maka bambu jadi tidak menarik sehingga masyarakat tidak menyukainya.

Akhirnya bambu sebagai material lokal posisinya semakin terpinggirkan. Hal ini tentu menyedihkan, mengingat persediaan bambu di Indonesia sangat berlimpah, namun kita masih belum optimal memanfaatkannya.

Dari berbagai penelitian, struktur bambu terbukti memiliki banyak keunggulan. Seratnya yang liat dan elastis sangat baik dalam menahan beban (baik beban tekan/tarik, geser, maupun tekuk). Fakultas Kehutanan IPB mengungkapkan fakta bahwa kuat tekan bambu (yang berkualitas) sama dengan kayu, bahkan kuat tariknya lebih baik daripada kayu. Bahkan, dengan kekuatan seperti ini, jenis bambu tertentu bisa menggantikan baja sebagai tulangan beton.

Ringan dan Tahan Gempa
Eko Prawoto—salah satu arsitek yang mengembangkan konstruksi bambu—menyatakan bahwa kita tak perlu ragu untuk memakai material bambu sebagai struktur bangunan. Proyek bermaterial bambu yang baru selesai dikerjakan Eko Prawoto adalah bangunan Community Learning Center, sebuah pusat studi di Cilacap, Jawa Tengah.

Struktur bangunan ini seluruhnya terbuat dari 3 jenis bambu, yakni bambu petung/betung, bambu legi, dan bambu tali/apus. Ketiga jenis ini digunakan untuk keperluan berbeda. Untuk kolom utama, misalnya, ia menggunakan jenis betung berdiameter 16 cm. Proyek bambu lain yang ia rancang adalah bangunan—juga berkonstruksi bambu—di Timor Leste.

Pada konstruksi bambu rancangannya, Eko Prawoto menggunakan baut 12 mm dan ijuk untuk menyambung antarbambu. Sambungan dengan baut ini terlihat rapi dan bersih sehingga konstruksi bambu terlihat lebih bagus (Eko memang membiarkannya terekspos). Untuk memasang bautnya, bambu dibor terlebih dahulu, kemudian baut dimasukkan ke bambu dan diberi mur. Ia lalu memberi tip, “Pasang murnya jangan terlalu keras supaya bambu tidak pecah.” Berbeda dengan kayu, adanya rongga pada bambu membuatnya harus diperlakukan khusus agar tidak mudah pecah.

Sambungan dengan baut menciptakan konstruksi yang tidak kaku sehingga tahan terhadap gempa (karena konstruksi akan bergerak mengikuti arah getar gempa). Ini masih ditambah lagi dengan bobotnya yang ringan sehingga berat keseluruhan struktur tidaklah besar. Ini merupakan kelebihan lain dari konstruksi bambu.

Hal serupa juga dilakukan Jatnika, seorang perajin bambu (produsen rumah bambu Jawa Barat). Dalam membangun rumah bambu, ia menerapkan sambungan yang tidak kaku, yakni memakai kombinasi paku/pasak bambu yang diikat ijuk. Dengan teknik pengikatan tertentu, ijuk sangat baik untuk mengikat sambungan struktur bambu.

Eko Prawoto juga memakai ijuk pada beberapa bagian sambungan. Ia mengatakan, ikatan ijuk bagus dalam menahan beban ke samping. Selain ijuk, Jatnika juga menggunakan rotan sebagai pengikat sambungan. Namun, karena tidak sekuat ijuk, maka ikatan rotan hanya dipakai di interior.

Permukaan Lantai Harus Ditinggikan
Karena ringan, konstruksi bambu cukup menggunakan pondasi setempat/umpak (tanpa sloof) dari batu bata atau beton. Untuk menghindari pelapukan, bagian bawah struktur bambu tidak boleh bersentuhan langsung dengan tanah.

Oleh karena itu, bagian bawah struktur bambu perlu diberi landasan, seperti beton. Bila ingin menggunakan lantai dari bambu, maka permukaan lantainya harus ditinggikan (minimal 40-50 cm dari tanah) oleh sebab itu biasanya bangunan seperti ini berupa konstruksi panggung. (Tabloid Rumah/mya)



Nah.disini hanya menceritakan bagaimana bambu hanya sebagai kolom balok yang "tidak menyentuh tanah agar tidak terjadi pembusukan".nah kalau menjadi pengganti besi bukannya beda cerita ya gan?
Quote:Original Posted By empret

Nah.disini hanya menceritakan bagaimana bambu hanya sebagai kolom balok yang "tidak menyentuh tanah agar tidak terjadi pembusukan".nah kalau menjadi pengganti besi bukannya beda cerita ya gan?


intermezzo aja sob....nga papa segala hal yang menyangkut bambu boleh kok di omongin di marih..

balik maning ke laptop...

jadi adakah artikel ilmiah bahwa Bambu dapat menggantikan peran Besi dalam pengecoran?...

BEtul .... waktu lagi KKN ,, ane jg dpt jembatan dan kolom rumah pak desa yg tulangannya di ganti pke bambu,
sumpah.. heran, krn sbelumnya di tempat kuliah blum pernah dpt penggunakan bambu sbgai pengganti tulangan pada beton, tapi kok warga di desa terpencil, warganya punya pemikiran yg begitu luas, pdhal sebagian besar warga disana bekerja sebagai petani . curcol
Untuk bangunan yang kecil dan ringan memunkinkan, tapi untuk high rise building sepertinya masih belom dapat menggantikan besi yah..

Quote:Original Posted By suryanugrah
BEtul .... waktu lagi KKN ,, ane jg dpt jembatan dan kolom rumah pak desa yg tulangannya di ganti pke bambu,
sumpah.. heran, krn sbelumnya di tempat kuliah blum pernah dpt penggunakan bambu sbgai pengganti tulangan pada beton, tapi kok warga di desa terpencil, warganya punya pemikiran yg begitu luas, pdhal sebagian besar warga disana bekerja sebagai petani . curcol


Benerrr kan...ada saksi mata juga nih curhatnya lanjutin dunkk

Quote:Original Posted By m42co
Untuk bangunan yang kecil dan ringan memunkinkan, tapi untuk high rise building sepertinya masih belom dapat menggantikan besi yah..



masalahnya gan kalo menurut pemaparan satpam dan Kontraktor kampus gwe dia liat sendiri Radio SBY yang di Salemba tulangannya pake Bambu semua dan itu adalah RUKO 3 Lantai......wowwwww
Quote:


bisa ternyata tulangan besi diganti bambu!

bambunya jenis apa, trs ditambahin apa biar bs menyatu dg cor & kuat tahan lama spt itu?