KASKUS

INI GAN...DAFTAR PARTAI POLITIK DAN PROPINSI TERKORUP DI INDONESIA

Daftar Wilayah dan Partai Politik Terkorup di Indonesia

Situs resmi Departemen Dalam Negeri merilis informasi mengenai daftar wilayah terkorup di Indonesia, Uchok Sky Khadafi dalam keterangan tertulisnya Senin(1/10/2012), menyatakan "Indonesia mempunyai 34 provinsi. Ternyata untuk 34 provinsi ini, ada kerugian negara yang mulai tahun 2005 - 2008 belum dikembalikan kepada kas negara. Dan hal ini memperlihatkan Pemerintah provinsi tidak takut kepada auditor negara"

Lebih lanjut Uchok mengatakan, banyaknya penemuan kerugiaan negara yang ditemukan oleh BPK memperlihatkan manajemen pengelolaan keuangaan pemerintah provinsi cenderung korup. "Kerugiaan negara ini diketahui setelah Badan Pemeriksaan Keuangaan mempublikasikan IHP (Ikhtisar Hasil Pemeriksaan) Semester II Tahun 2011. Di mana untuk 34 provinsi ditemukan kerugian negara sebesar Rp4,1 triliun dengan 9.703 kasus," katanya.
Berikut 15 provinsi potensial terkorup menurut Uchok:

Provinsi DKI Jakarta, dengan kerugian negara sebesar Rp721,5 miliar
Provinsi Aceh dengan kerugian negara sebesar Rp669,8 miliar
Provinsi Sumatera utara sebesar Rp515,5 miliar
Provinsi Papua dengan kerugian negara sebesar Rp476,9 miliar
Provinsi Kalimantan Barat dengan kerugian negara sebesar Rp289,8 miliar
Provinsi Papua Barat dengan kerugian negara sebesar Rp169 miliar
Provinsi Sulawesi Selatan dengan kerugian negara sebesar Rp157,7 miliar
Provinsi Sulawesi Tenggara dengan kerugian negara sebesar Rp139,9 miliar
Provinsi Riau dengan kerugian negara sebesar Rp125,2 miliar
Provinsi Bengkulu dengan kerugian negara sebesar Rp123,9 miliar
Provinsi Maluku Utara dengan jumlah kerugian negara sebesar Rp114,2 miliar
Provinsi Kalimantan Timur dengan kerugian negara sebesar Rp80,1 miliar
Provinsi Sumatera Selatan dengan kerugian negara sebesar Rp56,4
Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan kerugian negara sebesar Rp52,825 miliar
Provinsi Sulawesi Tengah dengan kerugian negara sebesar Rp52,823 miliar

Selain daftar provinsi terkorup tersebut, Sekretaris Kabinet Dipo Alam juga mengeluarkan daftar partai politik "terkorup" yang muncul pada koran tempo edisi 29/09/2012. Daftar partai tersebut dibuat berdasarkan permohonan izin pemeriksaan (PIP) pejabat negara atau anggota dewan yang terlibat kasus hukum yang disampaikan kepada presiden. Pengumuman ke publik itu bersamaan pula dengan keluarnya putusan MK menyangkut uji materi UU No 32 Tahun 2004 tentang Pemda pasal 36 berkaitan dengan perlunya izin presiden jika aparat hukum hendak memeriksa pejabat negara (bupati, gubernur, anggota dewan). Putusan MK itu menyatakan bahwa pemeriksaan pejabat negara tak perlu lagi izin presiden.

“Judicial review atas pasal 36 UU Nomor 32 Tahun 2004 itu intinya tindakan penyelidikan dan penyidikan terhadap kepala daerah atau wakilnya tidak memerlukan persetujuan tertulis Presiden kecuali penyidikan yang dilanjutkan penahanan dimana Presiden diberi tenggat waktu 30 hari untuk mengeluarkan persetujuannya,” kata Seskab sebagaimana diungkap Kompas.com

Menurut Seskab, selama masa pemerintahannya, Presiden SBY telah mengeluarkan izin pemeriksaan pejabat negara dan anggota dewan sebanyak 176 orang yang terlibat kasus hukum. Dari jumlah itu 79 % nya merupakan kasus korupsi dan sisanya merupakan kasus pidana lainnya.

Dari data izin pemeriksaan yang dikeluarkan oleh Presiden terdapat data politisi dari partai politik sebagai berikut :

Partai Golkar sebanyak 64 Orang politikus atau setara dengan 36 %
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebanyak 32 orang politikus atau setara dengan 18 %
Partai Demokrat 20 orang politikus atau setara dengan 11 %
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebanyak 17 orang politikus atau 9,65 %
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebanyak 9 orang politikus atau 5 %
Partai Amanat Nasional (PAN) sebanyak 7 orang politikus atau 3,9 %
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebanyak 4 orang politikus atau 2,27 %
8. Partai Bulan Bintang (PBB) sebanyak 2 orang politikus atau 1,14 %

Daftar tersebut menuai banyak tanggapan termasuk tanggapan dari Suryadharma Ali terkait partai yang dipimpinnya masuk dalam jajaran partai terkorup tersebut.

Demokrasi yang substansial itu sejatinya harus linear dengan terciptanya tata kelola pemerintahan yang bebas dari KKN, serta terwujudnya clean and good governance. Jika demokrasi berhasil menciptakan elit partai yang menduduki jabatan-jabatan di eksekutif dan legislatif yang terhindar dari praktik korupsi, maka kita optimis bahwa kehidupan berbangsa dan bernegara kita akan mampu membawa rakyat ke arah kehidupan yang lebih baik dan sejahtera.

sumber > http://www.kampanyeonline.com/politi...p-di-indonesia

WARNING...!!! menuju 2014 ingat..ingat..ingat
seperti yang sudah diduga
kalau dulu yang ngelakuin korupsi bisa dikira-kira
sekarang sudah menjadi sebuah wabah, apalagi yang katanya otonomi daerah hehehehe
semoga saja dampak buruk reformasi ini segera mendapatkan obat yang mujarab

eh iya ingat loh 2014 sebentar lagi, jangan mudah percaya dan jangan golput juga yah *macam ane nggak golput saja

Spoiler for "Jual Bantal Jok Mobil":
Golkar ama PDIP sungguh pencapaian prestasi yang luar biasa sekali.

Demokrat ternyata masih sedikit dibawah perolehan angka PDIP

Nih hadiah buat koruptor :
kalo gitu pilih hanura dong ?

gak munafik,
gak jualan agama,
sangat nasionalis istri lokal kaga import,
gak pernah teriak2 boikot produk asing spt kfc, mcd a&w tapi munafik minum aqua, maen twitter, maen pesbuk, pake komputer. bilang anti amerika tapi rapat di ritz calton punya amerika
selalu konsisten kaga mencla mencle kayak bencong, sebentar cewek sebentar laki, sebentar koalisi sebentar oposisi
gak pernah ketangkep nonton pideo porno waktu sidang,
beli dasi gak norak dari dubai
kaga pernah narsis angkat beras di poto.. angkat gentong di poto.. bikin baliho dimana2.. iklan membabi buta di tv...
dan 100% bersih gak ada di list.


ts nya pasti tim sukses nya hanura yak?
.
wah ternyata indonesia banyak koruptornya ya gan. baru tau ane
Golkar sama PDIP udah eksis lama dari orde baru.. jumlah koruptornya segitu,, okelah ga aneh...
partai demokrat, partai gurem dan termasuk partai baru.. udah 20 kasus... Luar biasa
Ane golput ntar
waduh..ternyata jakarta terbanyak... ..
kalau gitu pilih pemimpin yang dari jalur independen deh..yang ga ada embel2 parpol.





Quote:Original Posted By aero2010
kalau gitu pilih pemimpin yang dari jalur independen deh..yang ga ada embel2 parpol.







nggak jamin juga
itu si aceng bupati garut asal independen
setelah berkuasa langsung gila2an korupsi dan koleksi daun muda

intinya orang yg gk komit dan kurang idealis kalau diberi jabatan suka lupa diri
gw bingung dengan metodologi yang dipakai, perhitungannya kok berdasarkan provinsi ? sementara provinsi itu luas wilayahnya berbeda dengan cakupan jumlah kabupaten dan kotamadyanya jg beda2. APBD juga beda2 jumlah besarannya, kemudian metodologi ini mengabaikan pemerintahan yang lebih kecil yaitu Kotamadya dan kabupaten.

tidak holistik dan margin errornya terlalu tinggi, gw mau tau samplingnya gmn nih survey ... jangan ngejar publisitas aja tapi kualitas di tinggalkan
Quote:Original Posted By spiritoftheday
kalo gitu pilih hanura dong ?

gak munafik,
gak jualan agama,
sangat nasionalis istri lokal kaga import,
gak pernah teriak2 boikot produk asing spt kfc, mcd a&w tapi munafik minum aqua, maen twitter, maen pesbuk, pake komputer. bilang anti amerika tapi rapat di ritz calton punya amerika
selalu konsisten kaga mencla mencle
gak pernah ketangkep nonton pideo porno waktu sidang,
beli dasi gak norak dari dubai
kaga pernah narsis angkat beras di poto.. angkat gentong di poto.. bikin baliho dimana2.. iklan membabi buta di tv...
dan 100% bersih gak ada di list.


ts nya pasti tim sukses nya hanura yak?
.


gak malu yach kalau ketua umum partainya ke US atau australia , akan langsung di tangkap karena sebagai penjahat kemanusiaan...
Quote:Original Posted By pinysang_hoeka
gw bingung dengan metodologi yang dipakai, perhitungannya kok berdasarkan provinsi ? sementara provinsi itu luas wilayahnya berbeda dengan cakupan jumlah kabupaten dan kotamadyanya jg beda2. APBD juga beda2 jumlah besarannya, kemudian metodologi ini mengabaikan pemerintahan yang lebih kecil yaitu Kotamadya dan kabupaten.

tidak holistik dan margin errornya terlalu tinggi, gw mau tau samplingnya gmn nih survey ... jangan ngejar publisitas aja tapi kualitas di tinggalkan


gw jg bingung
coba jelasin
2014 milih yang mana nih, parpolnya semua isinya koruptor
dari dulu ane selalu golput, gan. kecuali ada yang ngasih ane kaos, stiker, sama amplop isi uang 50 rebu. ane coblos dah!
ini penilaiannya dari jumlah orang ya, bukan berapa nominal uang yg dikorupnya.
Bisa ajakan 1 orang jumlah uang yg dikorupnya lebih dari 10 orang di partai lain.

SAVE KPK
Quote:Original Posted By spiritoftheday
kalo gitu pilih hanura dong ?

gak munafik,
gak jualan agama,
sangat nasionalis istri lokal kaga import,
gak pernah teriak2 boikot produk asing spt kfc, mcd a&w tapi munafik minum aqua, maen twitter, maen pesbuk, pake komputer. bilang anti amerika tapi rapat di ritz calton punya amerika
selalu konsisten kaga mencla mencle
gak pernah ketangkep nonton pideo porno waktu sidang,
beli dasi gak norak dari dubai
kaga pernah narsis angkat beras di poto.. angkat gentong di poto.. bikin baliho dimana2.. iklan membabi buta di tv...
dan 100% bersih gak ada di list.


ts nya pasti tim sukses nya hanura yak?
.




Bukannya ga ada di List
tapi belum ada
Quote:Original Posted By pinysang_hoeka
gw bingung dengan metodologi yang dipakai, perhitungannya kok berdasarkan provinsi ? sementara provinsi itu luas wilayahnya berbeda dengan cakupan jumlah kabupaten dan kotamadyanya jg beda2. APBD juga beda2 jumlah besarannya, kemudian metodologi ini mengabaikan pemerintahan yang lebih kecil yaitu Kotamadya dan kabupaten.

tidak holistik dan margin errornya terlalu tinggi, gw mau tau samplingnya gmn nih survey ... jangan ngejar publisitas aja tapi kualitas di tinggalkan



gak tau ente anak buah sapa sampe dari semua berita tanggapannya megatif mulu.
oke mari kita angkat sederajat logika dangkal yang ente paparkan .

metodologi yang dipakai, perhitungannya kok berdasarkan provinsi ?

kalo per kecamatan tepar bung, itu hitungannya Pejabat DPRD keatas. mau perkabupaten silahkan disurvey sendiri, partai ente mungkin mau biayain kok



APBD juga beda2 jumlah besarannya
no koment. maksud pertanyaan tentang besaran ini menuju kata "jumlah" yang dikorup ato apa? tapi ane setuju memang satuan persentase tidak menunjukkan detail

tapi setidaknya kita bisa tau yang mana paling korup disana .
btw ane yakin, ente anak haramnya Dagumen yah
waaahhhh
jawabarat ga masuk itungan nihhh
hebat dong yng ngeluarin tuh data
walah jakrta nomor satu yah moga bisa trun deh,, ternyata golkar kadernya pling bnyak korup toh
×