[MANTAF!!] FBR dan Warga Ambon Bentrok di Depok



FBR dan Warga Ambon Bentrok di Depok.
Forum Betawi Rempuk (FBR) dan Warga Ambon kembali terjadi Depok pada pukul 15 November 2012, Minggu, 18 November 2012. Seorang anggota FBR terluka dan tiga telepon genggam milik warga Ambon dibawa lari.

"Pelakunya anak FBR dari Jagakarsa yang baru pulang dari acara di Depok," kata salah satu anggota Kepolisian yang tidak mau disebut namanya di lokasi kejadian, Ahad, 18 November 2012.

Menurut salah seorang saksi mata, Yudi, 13 tahun, kejadian bermula saat puluhan anggota FBR melakukan pawai di Jalan Margonda Raya depan Mal Depok Town Square. Sementara itu kelompok warga Ambon yang biasa mangkal dan berjualan di bawah jembatan penyeberangan bercanda sambil berteriak hormat. "FBR tersinggung dan menghentikan motornya," kata dia.

Beberapa anggota FBR akhirnya turun dari motor dan menghampiri anak-anak Ambon yang berjumlah lima orang. Mereka mengancam akan memukul Ambon dengan mengangkat kayu. Akhirnya terjadi saling pukul. "Satu orang dari FBR jatuh terkena pukul," katanya.

Melihat temannya jatuh, anggota FBR lainnya juga ikut maju dan kelompok Ambon mundur karena selisih jumlah. FBR kemudian mengamuk. Mereka memecahkan kaca konter pulsa milik warga Ambon bernama, Jemi Latuponu. "Mereka mengambil tiga Hand Phone," kata Jemi. Di antaranya, satu BlackBerry Gemini dan Nokia, dan Cross.

Yudi melanjutkan, selain memecahkan kaca konter, mereka juga mengambil botol kosong teh botol di warung sekitar TKP. Mereka melempar ke kelompok Ambon yang mundur ke dalam area Mal Detos. "Mereka langsung lempar-lempar," kata dia.

Sesaat kemudian Ambon kembali maju dan jumlahnya lebih banyak. "Jumlahnya hampir sama," katanya. Namun, FBR memutuskan mundur dan pergi ke arah Jakarta melalui Lenteng Agung. Seseorang yang diduga sebagai polisi sempat menembakan peluru ke atas. "Tapi dia tidak memakai baju polisi," katanya. Sementara petugas yang mengamankan lokasi juga belum bisa memastikan siapa sosok berhelm dan memakai jaket hitam itu.

Salah seorang anggota kelompok Ambon, Andi alias Alung yang terlibat dalam insiden itu mengaku pihaknya tidak bermaksud menyinggung FBR ketika bercanda. "Tapi mereka tersinggung dan menghampiri kami," katanya. Tidak hanya menghampiri, tapi mereka juga mengancam dan mengeluarkan golok. Akhirnya terjadi saling pukul."Saya juga kena pukul," kata dia.

Kepala Kepolisian Sektor Beji Ajun Komisaris Agus Widodo langsung mendatangi TKP. Dia meminta beberapa anggota Ambon yang terus memanas agar menunjuk seorang perwakilan. "Kami akan menangani langsung masalah ini," kata dia.

Pihaknya juga telah mengumpulkan beberapa saksi untuk dimintai keterangan. Sementara, di lokasi kegiatan para Ambon terus ke luar dan berteriak-teriak. Mereka meminta polisi menbgusut tuntas malah itu.


sumber:
http://www.tempo.co/read/news/2012/1...ntrok-di-Depok

aseek neh, buat warga depok, infonya dong, yang mampus berapa? sukur2 kalo ada videonya?
budaya yang patut dilestarikan

indahnya keanekaragaman budaya indon
Siapa bilan berorganisasi positif selalu
seandainya mereka bnyakan ga mungkin tuh FBR kaya gitu...
solidaritas buta
orang Ambon di situ jualab cuy lagi usaha mereka.............
ga akan mau cari ribut.. ngapain

kasian yg punya konter HP
ah dasar mental kriminal...

bah..biar mampus aja dua2nya...

yg FBR gayanya kl jagoan kl lg konvoy...

yg Ambon/Papua jg sama aja...


yg Ambon/Papua malah suka malak "secara alus" toko2 di dalem DETOS...
Untuk menjadi besar harus dimulai dari langkah kecil.
biarlah mereka semua tepar..
Quote:Original Posted By kanga6us

Melihat temannya jatuh, anggota FBR lainnya juga ikut maju dan kelompok Ambon mundur karena selisih jumlah. FBR kemudian mengamuk. Mereka memecahkan kaca konter pulsa milik warga Ambon bernama, Jemi Latuponu. "Mereka mengambil tiga Hand Phone," kata Jemi. Di antaranya, satu BlackBerry Gemini dan Nokia, dan Cross.


menang jumlah = MAJU
dan jangan lupa mencuri

Quote:
Sesaat kemudian Ambon kembali maju dan jumlahnya lebih banyak. "Jumlahnya hampir sama," katanya. Namun, FBR memutuskan mundur dan pergi ke arah Jakarta melalui Lenteng Agung

kalo jumlah sama = MUNDUR



kalo jumlah unggul lgs maju tp jumlah sama,langsung mundur..FBR oh FBR

oiya,nyolong juga loh
kayanya masih pada terlena dengan kata2 "indahnya beraneka ragam suku, budaya, bangsa, dan bahasa"
padahal bisa jadi bumerang buat kita..
ya seperti inilah.. konflik antar ormas malah menjadi2
inilah teroris yang meresahkan warga dengan kelakuannya, densus mana densus
Bhineka Tunggal Ikha spertinya sudah jadi slogan belaka
FBR...FBR...
semoga ada yang mati dari kedua belah pihak yang bertikai dan jangan sampai jatuh korban dar pihak sipil yang tak tahu apa-apa...

aammiiiinnnn........
Gitu aja kok kesinggung, lah kok malah maling. Mental aslinya diliatin. Beraninya keroyokan. Pengecut.
ini dia nih...
percik percik api yang membuat jl juanda dilarang ada jualan lagi

heheheh FBR mulai terancam di depok
mengambil 3 buah henpon

termasuk pencurian dengan kekerasan ini
ntar paling ada yg protes nih, kenapa jokowi gak bertindak, walo lokasi di depok tp yg brantem kan orang betawi (rempuq)
musim hujan harusnya musim berkembang biak...
sabaiknya bentrok di undur saja pas musim panas...ga asik kalau ga ada yg mampus...
masih aja jaman kroyokan pada mental jamur tempe yang udah jamuran nih
mestinya jangan dipisah, tapi dilokalisir biar matek semua
Quote:"Mereka mengambil tiga Hand Phone," kata Jemi. Di antaranya, satu BlackBerry Gemini dan Nokia, dan Cross.

nih FBR niat maling juga yah
ribut trus jiwa malingnya keluar ?pathetic