KASKUS

Penyebaran Agama Kristen di Afrika

When the missionaries came to Africa, they had the Bible and we had the land. They said, "Let us pray." We closed our eyes. When we opened them we had the Bible and they had the land. (Ketika para misionaris datang ke Afrika, mereka memiliki Alkitab dan kami memiliki tanah. Mereka mengatakan, "Mari kita berdoa". Kami menutup mata kita. Ketika kita membuka mata kita hanya memiliki Alkitab dan mereka memiliki tanah.)

Itulah yang konon dikatakan oleh seorang pribumi Afrika terkenal bernama Desmond Tutu. Adapula versi lainnya yang lebih terkenal yang berbunyi "Awalnya kami (rakyat Afrika) mempunyai kekayaan, lalu mereka (penjajah) datang membawa salib. Dan akhirnya kami hanya punya salib, dan mereka mengambil semua kekayaan".

Itulah sebuah penggalan yang memiliki sebuah arti bahwa setelah rakyat Afrika menganut agama Kristen kemudian seluruh harta mereka dirampas oleh penjajah misionaris pada masa kolonialisme negara Eropa yang tersebar ke masyarakat. Apakah benar demikian ?

Tentu tidak, seorang misionaris selalu hidup secara membiara (hidup sederhana) bahkan adapula yang hidupnya setara dengan para pribumi. Uang pegangannya pun sedikit. Ini dapat dilihat dari film, buku, maupun media terkait yang menampilkan sesosok demikian. Jadi, tidak mungkin seorang misionaris merampas tanah orang maupun mengambil harta kekayaan orang lain.

Ada pun yang melakukan adalah para penjajah yang hanya mementingkan harta dan kekuasaan. Para penjajah pun tak sama dengan misionaris bahkan hasil rampasan mereka pun tak pernah dibagikan oleh para misionaris sedikit pun.

Lagipula, bangsa Afrika sendiri merupakan salah satu bangsa yang telah memeluk agama Kristen pada jaman pra-kolonial atau lebih tepatnya sejak Abad ke-1 jauh sebelum masa kolonial: http://en.wikipedia.org/wiki/Christi...Africa#History

Bahkan salah satu orang dari Afrika yang menganut agama Kristen pertama kali sendiri tercantum dalam Alkitab:

Kemudian berkatalah seorang malaikat Tuhan kepada Filipus, katanya: "Bangunlah dan berangkatlah ke sebelah selatan, menurut jalan yang turun dari Yerusalem ke Gaza." Jalan itu jalan yang sunyi. Lalu berangkatlah Filipus. Adalah seorang Etiopia, seorang sida-sida, pembesar dan kepala perbendaharaan Sri Kandake, ratu negeri Etiopia, yang pergi ke Yerusalem untuk beribadah. Sekarang orang itu sedang dalam perjalanan pulang dan duduk dalam keretanya sambil membaca kitab nabi Yesaya. Lalu kata Roh kepada Filipus: "Pergilah ke situ dan dekatilah kereta itu!". Filipus segera ke situ dan mendengar sida-sida itu sedang membaca kitab nabi Yesaya. Kata Filipus: "Mengertikah tuan apa yang tuan baca itu?" Jawabnya: "Bagaimanakah aku dapat mengerti, kalau tidak ada yang membimbing aku?" Lalu ia meminta Filipus naik dan duduk di sampingnya. Nas yang dibacanya itu berbunyi seperti berikut: Seperti seekor domba Ia dibawa ke pembantaian; dan seperti anak domba yang kelu di depan orang yang menggunting bulunya, demikianlah Ia tidak membuka mulut-Nya. Dalam kehinaan-Nya berlangsunglah hukuman-Nya; siapakah yang akan menceriterakan asal-usul-Nya? Sebab nyawa-Nya diambil dari bumi. Maka kata sida-sida itu kepada Filipus: "Aku bertanya kepadamu, tentang siapakah nabi berkata demikian? Tentang dirinya sendiri atau tentang orang lain?" Maka mulailah Filipus berbicara dan bertolak dari nas itu ia memberitakan Injil Yesus kepadanya. Mereka melanjutkan perjalanan mereka, dan tiba di suatu tempat yang ada air. Lalu kata sida-sida itu: "Lihat, di situ ada air; apakah halangannya, jika aku dibaptis?" Sahut Filipus: "Jika tuan percaya dengan segenap hati, boleh." Jawabnya: "Aku percaya, bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah." Lalu orang Etiopia itu menyuruh menghentikan kereta itu, dan keduanya turun ke dalam air, baik Filipus maupun sida-sida itu, dan Filipus membaptis dia. (Kisah Para Rasul 8:26-28)

Bahkan pada era kolonial sendiri, adapula pribumi yang sudah Kristen yang melawan para penjajah: http://en.wikipedia.org/wiki/History...opia#1855-1936

Sumber: http://worldpeace8281.blogspot.com/2...risten-di.html
..............................
Sebenarnya sebelum Afrika Utara jadi Islam, di sana muncul tokoh-tokoh besar agama Kristen... antara lain:

- Tertullianus, 160-225 M, etnis: Romawi, lahir di provinsi Romawi Karthago, sekarang Tunisia), orang yang menciptakan istilah "Trinitas".

- Santo Agustinus, 354-430 M, etnis: campuran Romawi & Berber, lahir di daerah yang sekarang termasuk Aljazair. Perumus konsep dosa asal.

- Santo Athanasius, 296/8-373 M, etnis: Yunani atau Mesir, lahir di Alexandria, Mesir. Terkenal karena mengalahkan doktrin Arianisme yang menentang keilahian Yesus,

Pada waktu agama Islam baru berdiri dan masih ditindas, pengikutnya mengungsi ke Abessinia (Ethiopia) yang Kristen dan mendapat perlindungan dari Negus (Raja) Ethiopia.
Setau Gue Kristen Di Ethiopia lebih dulu berkembang daripada Romawi CMIIW . Dan lagi katanya Sudan dulu itu juga merupakan daerah perkembangan agama Kristen sebelum Islam yah ?? kerajaanya apa?
bingung,,,
Quote:Original Posted By InRealLife
Sebenarnya sebelum Afrika Utara jadi Islam, di sana muncul tokoh-tokoh besar agama Kristen... antara lain:

- Tertullianus, 160-225 M, etnis: Romawi, lahir di provinsi Romawi Karthago, sekarang Tunisia), orang yang menciptakan istilah "Trinitas".

- Santo Agustinus, 354-430 M, etnis: campuran Romawi & Berber, lahir di daerah yang sekarang termasuk Aljazair. Perumus konsep dosa asal.

- Santo Athanasius, 296/8-373 M, etnis: Yunani atau Mesir, lahir di Alexandria, Mesir. Terkenal karena mengalahkan doktrin Arianisme yang menentang keilahian Yesus,

Pada waktu agama Islam baru berdiri dan masih ditindas, pengikutnya mengungsi ke Abessinia (Ethiopia) yang Kristen dan mendapat perlindungan dari Negus (Raja) Ethiopia.


penyebaran Kristen ketika itu paling mentok di Afrika Utara dan Ethiopia kan?

Raja Negus pun masuk Islam di tangan Ja'far bin Abi Tholib
Quote:Original Posted By DombIsmailParan


penyebaran Kristen ketika itu paling mentok di Afrika Utara dan Ethiopia kan?

Raja Negus pun masuk Islam di tangan Ja'far bin Abi Tholib


Waktu itu Kristen kan sudah jadi agama negara Romawi, jadi kalau yang di Afrika Utara itu mengikuti penyebaran kekuasaan Romawi. Afrika di selatan Sahara tidak terjangkau Romawi.

Koreksi, catatan mengenai masuk Islamnya Negus (Najasyi) adalah karena surat Nabi Muhammad yang dibacanya. Sumber cerita ini adalah Ibnu'l-Qayyim al-Jauziyah. Selain itu ada hadits yang menyatakan Nabi Muhammad menyuruh umat Islam menshalatkan ketika Negus meninggal, karena Negus dianggap sesama Muslim.

Tentang Negus Ashama bin Abjar, sang raja Abessinia yang dimaksud:
http://en.wikipedia.org/wiki/Ashama_ibn_Abjar
Quote:Original Posted By hahaha..
Setau Gue Kristen Di Ethiopia lebih dulu berkembang daripada Romawi CMIIW . Dan lagi katanya Sudan dulu itu juga merupakan daerah perkembangan agama Kristen sebelum Islam yah ?? kerajaanya apa?

kerajaan axum ?
Quote:Original Posted By DombIsmailParan


penyebaran Kristen ketika itu paling mentok di Afrika Utara dan Ethiopia kan?

Raja Negus pun masuk Islam di tangan Ja'far bin Abi Tholib

yoi, penyebaran saat itu hanya smpe afrika utara aja,
selanjutnya disebarkan oleh kolonial inggris,prancis,portugis, belanda dkk pada masa kolonialisme
desmond tutu berkata demikian krn ia seorang pastor afsel yg menentang apartheid
cmiiw
nice inpo gan
Nih gan peninggalan2 Kristen di Afrika (khususnya di Ethiopia),didirikan jauh sebelum nagsa Eropa menyebarkan Kristen di Afrika
Quote:
Gereja Bet Giyorgis,didirikan oleh raja Lalibela.DIbagun dalam satu batu utuh.Dari atas bentuknya kayak salib

Quote:
Gereja Bet Medhane Alem

Quote:
Obelisk Aksum,peninggalan dari kerajaan Aksum

Quote:Original Posted By InRealLife


Waktu itu Kristen kan sudah jadi agama negara Romawi, jadi kalau yang di Afrika Utara itu mengikuti penyebaran kekuasaan Romawi. Afrika di selatan Sahara tidak terjangkau Romawi.

Koreksi, catatan mengenai masuk Islamnya Negus (Najasyi) adalah karena surat Nabi Muhammad yang dibacanya. Sumber cerita ini adalah Ibnu'l-Qayyim al-Jauziyah. Selain itu ada hadits yang menyatakan Nabi Muhammad menyuruh umat Islam menshalatkan ketika Negus meninggal, karena Negus dianggap sesama Muslim.

Tentang Negus Ashama bin Abjar, sang raja Abessinia yang dimaksud:
http://en.wikipedia.org/wiki/Ashama_ibn_Abjar


oh iya, apa Ja'far masih di sana? beliau kan baru hijrah ke Madinah setelah perang Khaibar
disholatinya Negus di hari meninggalnya menjadi dalil sholat ghoib
setau ane sekarang yg mayoritas Kristen tuh di daerah selatan Afrika . .
nah ceritenye bijimane tuh ???
Quote:Original Posted By ampas51
setau ane sekarang yg mayoritas Kristen tuh di daerah selatan Afrika . .
nah ceritenye bijimane tuh ???


Sejalan dengan proses kolonisasi yg dibarengi dengan mass conversion terhadap para pemeluk kepercayaan tradisional setempat oleh para kolonialis Eropa

Kalau di Afrika bagian utara, komposisi agama penduduknya bisa didominasi ama Islam karena dekat dengan kesultanan-kesultanan Islam yg berlokasi di Afrika Utara & Timteng
Quote:Original Posted By hahaha..
Setau Gue Kristen Di Ethiopia lebih dulu berkembang daripada Romawi CMIIW . Dan lagi katanya Sudan dulu itu juga merupakan daerah perkembangan agama Kristen sebelum Islam yah ?? kerajaanya apa?

Etiopia dalam Injil bukanlah Etiopia modern. Etiopia yang dimaksud adalah Nubia, yang kini meliputi wilayah Mesir selatan dan Sudan. Ditaklukkan oleh dinasti Ayubi pada Abad pertengahan karena dianggap bisa menjadi ancaman pangkalan Tentara Salib. Pengganti kerajaan ini adalah Aksum, yang menjadi cikal bakal Etiopia modern.

Salah satu pencetus Abad Penjelajahan Eropa adalah keinginan orang Eropa utk menemukan Prester John, sebuah kerajaan dongengan yang dianggap kuat dan dapat membantu Eropa mengalahkan kaum Muslim dan menguasai Tanah SUci lagi

Quote:Original Posted By DombIsmailParan


penyebaran Kristen ketika itu paling mentok di Afrika Utara dan Ethiopia kan?

Raja Negus pun masuk Islam di tangan Ja'far bin Abi Tholib

Menurut para ahli sejarah, yang disebut sebagai Raja Negus ini, bukanlah raja Etiopia, melainkan hanya gubernur (raja kecil) dari salah satu provinsi Etiopia.

Quote:Original Posted By Shuma-Gorath


Sejalan dengan proses kolonisasi yg dibarengi dengan mass conversion terhadap para pemeluk kepercayaan tradisional setempat oleh para kolonialis Eropa

Kalau di Afrika bagian utara, komposisi agama penduduknya bisa didominasi ama Islam karena dekat dengan kesultanan-kesultanan Islam yg berlokasi di Afrika Utara & Timteng

Perkembangan agama Kristen paling cepat di Afrika terjadi pasca-kolonialisme, bukan pada masa kolonialisme. Bisa dicek data2nya di internet. Pada masa kolonialisme hingga tahun2 awal pasca kolonialisme, kebanyakan daerah pedalaman Afrika masih didominasi kepercayaan lokal. Tahun 1980-an adalah "boom" agama Kristen di Afrika.

Quote:Original Posted By dedi12

Etiopia dalam Injil bukanlah Etipia modern. Etiopia yang dimaksud adalah Nubia, yang kini meliputi wilayah Mesir selatan dan Sudan. Ditaklukkan oleh dinasti Ayubi pada Abad pertengahan karena dianggap bisa menjadi ancaman pangkalan Tentara Salib.
Salah satu pencetus Abad Penjelajahan Eropa adalah keinginan orang Eropa utk menemukan Prester John, sebuah kerajaan dongengan yang dianggap kuat dan dapat membantu Eropa mengalahkan kaum Muslim dan menguasai Tanah SUci lagi



well, kalau gitu daerah ini sudah bukan wilayah Kristen lagi kecuali Sudan Selatan separatis yg terdiri dari Kristen dan agama asli nenek moyang Afrika

Prester John? baru denger. ampe mendongeng pasti saking putus asanya tuh Crusader Eropa yg ingin menjajah & merampok dunia dgn 3G (Gayld-Gaylory-Gayspel)
Quote:Original Posted By dedi12

Menurut para ahli sejarah, yang disebut sebagai Raja Negus ini, bukanlah raja Etiopia, melainkan hanya gubernur (raja kecil) dari salah satu provinsi Etiopia.



Ashama bin Abjar adalah penguasa Aksum dan orang Arab biasa memanggil setiap kulit hitam dgn Habsyi/Habasyah/Abyssinia. lagipula ini memang negara jajahan Byzantium Kristen. kalau boleh tau siapa raja besar Ethiopianya? (bukan yg Byzantium loh)
Muqauqis yg juga dikirimi surat oleh Muhammad SAW memang gubernur Alexandria Mesir jajahan Byzantium. apakah dia juga memimpin Mesir?
Quote:Original Posted By DombIsmailParan


well, kalau gitu daerah ini sudah bukan wilayah Kristen lagi kecuali Sudan Selatan separatis yg terdiri dari Kristen dan agama asli nenek moyang Afrika

Prester John? baru denger. ampe mendongeng pasti saking putus asanya tuh Crusader Eropa yg ingin menjajah & merampok dunia dgn 3G (Gayld-Gaylory-Gayspel)

Di Mesir selatan dan Sudan utara masih ada banyak orang Kristen gan, orang2 Koptik sebagaimana leluhurnya. Orang Kristen di Sudan selatan kebanyakan bukan orang Koptik, tetapi hasil penginjilan selama masa kekuasaan Inggris.

Dongengan Prester John sudah ada jauh sebelum abad kolonialisme, gan. Kisah itu ada pada zaman Abad Pertengahan, saat orang Eropa berharap bisa menahan invasi kaum Muslim. Bahkan Jenghis Khan dulu, ketika memporak-porandakan Timur Tengah, pernah dikira orang Eropa sebagai Prester John, karena dalam tentara Mongol juga terdapat orang2 Kristen. Ketika orang Portugis dan Spanyol memulai Abad Penjelajahan, Prester John diharapkan orang Eropa dapat menahan laju invasi Turki Ottoman yang baru saja menguasai Konstantinopel. Jadi, belum ada ide menjajah, hanya pertahanan utk menangkis musuh, syukur2 bisa mengalahkannya secara total dengan bantuan Prester John yg menurut legenda memiliki kekuatan adikodrati.

Quote:Original Posted By DombIsmailParan

3G (Gayld-Gaylory-Gayspel)

Agan ini seorang tusbol ranger? Jangan mengkampanyekan perilaku dosa secara terselubung, ah
hehe

Quote:Original Posted By DombIsmailParan


Ashama bin Abjar adalah penguasa Aksum dan orang Arab biasa memanggil setiap kulit hitam dgn Habsyi/Habasyah/Abyssinia. lagipula ini memang negara jajahan Byzantium Kristen. kalau boleh tau siapa raja besar Ethiopianya? (bukan yg Byzantium loh)
Muqauqis yg juga dikirimi surat oleh Muhammad SAW memang gubernur Alexandria Mesir jajahan Byzantium. apakah dia juga memimpin Mesir?

Aksum tdk di bawah Bizantium pada masa itu.
Saat ini bukunya tdk ama ane, tapi nanti ane carikan nama penguasa Etipia masa itu.