Main Content

Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) Bagi Penerima Beasiswa
"Sekarang sudah saatnya kita tidak memikirkan biaya untuk kuliah. Silahkan pilih mau kuliah dimana dan jurusan apa. Jangan memikirkan Biaya."

Itu lah kata guru saya saat di SMA dulu sebelum saya kuliah. Jangan memikiran biaya karena di Universitas banyak beasiswa yang beterbaran dimana-mana (kayak daun kering beterbaran).

Tapi muncul masalah baru, Beasiswa diberkan kepada orang yang tidak mampu dengan memperlihatan SKTM dari kelurahan. Nah, masalahnya adalah kriteria tidak mampunya itu apa? Apa yang menjadi tolak uku sehingga suatu keluarga dinyatakan tidak mampu? Sampai sekarang itu masih jadi pertanyaan bagi saya.

Korban dari hal ini adalah keluarga dengan ekonomi menengah. Kaya tidak, miskin pun tidak. Bayar kuliah tetap saja susah.


Bagaiman menurut agan2 sekalian??

by
---Miyarder Muda
kalo gak salah ketika mengajukan SKTM juga memberikan keterangan tentang jumlah penghasilan, jumlah tanggungan dalam satu keluarga, dan jumlah serta jenis harta gitu.. biasanya itu jadi tolak ukur

kalo soal keluarga menengah atau nanggung ya mau gak mau nabung dari lama dan bikin perencanaan kalo kuliah disini abis biaya berapa..
nice info gan
BANDUNG, FOKUSJabar.com: Anggota Koalisi Pendidikan Kota Bandung, Fredo Berek mengatakan, salah satu penyebab kekisruhan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) adalah tidak adanya database yang valid tentang warga miskin. Sehingga SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) yang dikeluarkan oleh pemerintah salah sasaran.

“Jika data tidak ada, maka warga akan berduyun-duyun menggunakan SKTM. Kalau dengan data itu, akan jelas kepada siapa bantuan siswa miskin disampaikan,” ujar Fredo kepada PRFM.

Menurut Fredo, jika SKTM digunakan oleh orang-orang kaya, maka sama saja hal tersebut merampas hak-hak orang miskin. “Harusnya setiap orang bisa mengoreksi diri, kalau sudah mampu, ya jangan menggunakan fasilitas itu!” lanjutnya.

Diharapkannya, semua aparat pemerintah dari mulai RT, RW, Kelurahan, dan Kecamatan dan semua yang terlibat dalam pembuatan SKTM harus bisa bertindak tegas dan jangan memberikan pelayanan kepada mereka yang tidak memiliki hak untuk memiliki SKTM.

“Karena jika ada warga kaya yang mendapatkan SKTM, itu sama saja dengan penyalahgunaan wewenang,” pungkas Fredo.

fokusjabar.com
×