Fenomena Alam Ini Penyebab Terjadinya Badai Sandy


Badai Sandy berhasil melumpuhkan New York dan sejumlah kota lainnya di Amerika Serikat. Beberapa pihak berpendapat, badai yang "membunuh" lebih dari 40 orang itu terjadi karena efek dari perubahan iklim.

"Siapapun yang tidak berfikir bila badai Sandy bukanlah efek dari perubahan iklim, sesungguhnya mereka telah menyangkal realita yang ada," kata Gubernur New York Andre Cuomo seperti dikutip dari laman ABC, Rabu (31/10/2012).

Menyikapi pernyataan orang nomor satu di New York itu, sejumlah ilmuwan yang berkecimpung di bidang iklim pun sependapat dengan Coumo ketika ia meruntun rekam jejak peristiwa kekeringan dan banjir hebat beberapa tahun belakangan.

Namun, ketika datang badai tropis, para ahli juga mengatakan tidak dapat memberi jawaban hitam atau putih mengenai isu kompleks dalam meteorologi. Badai tropis sendiri terjadi karena dorongan temperatur di permukaan laut yang meningkatkan temperatur samudra - diketahui sebagai siklon topan dan badan - dapat meningkat dan menjadi tak terkendali.

Meski peningkatan suhu bumi terus terjadi sejak 1970, namun sejauh ini gagal menimbulkan peningkatan siklon tropis, bahkan cenderung stabil. Di Atlantik sendiri, United States National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) mengatakan badai puncak sering terjadi sejak 1995.

Lembaga itu juga memperingatkan bahwa peneliti saat ini tidak dapat memberikan informasi mengenai efek dari perubahan yang iklim yang terjadi secara alami dan berapa besar dampak pemanasan yang dikarenakan ulah manusia.

Dalam beberapa waktu ke depan, para ahli memberikan prediksi yang samar mengenai apa yang akan terjadi di abad ini, ketika suhu permukaan diperkirakan meningkat 2 sampai 3 derajat celcius.

"Ada sejumlah bukti menunjukan bahwa dengan perubahan iklim kita dapat melihat kecepatan angin yang kuat tetapi jumlah keseluruhan siklon tropis (akan menunjukan) tidak adanya perubahan atau mungkin turun sedikit," ujar kepala perubahan iklim di Britain's Overseas Development Institute.

Sementara itu, Kepala Penelitian Iklim pada Prakiraan Cuaca di layanan Meteo France, Serge Planton menjelaskan mengapa keterkaitan perubahan iklim dengan badai menjadi sulit dipastikan.

"Ini adalah fenomena yang sangat kompleks. Sebuah topan tidak hanya tergantung pada suhu permukaan laut, tetapi juga pada struktur angin di setiap lapisan atmosfer dan tidak merespon secara sederhana terhadap perubahan iklim," kata Serge.
(fmh)

Mudah2an ga nyampe di Indonesia ya gan...kena puting beliung aja udah berantakan..apalagi sampe kena badai gituan..
seram bener badainya..
apalagi dari temperatur kenaikan suhu di samudera
efeknya bisa jadi kayak tsunami
Dahsyat banget badainya
luar biasa tuh kekuatan badainya yah


oh jadi bgt toh




Best Regards,
WSSChanger
untung badai sandy kaga ada disini yah