Quote:Original Posted By nanggala402


Kalau ngga dicoba maka selamanya mereka selalu memandang rendah kepada kita....trust me!.


gapapa di anggap rendah
kita dianggap rendah karena militer kita dinilai lemah
untuk saat ini ke depannya, biarkan saja sambil menunggu MEF tercapai. yang penting kita udah siap bila ada hal yang terburuk (sisi militer)

justru dengan pandangan tersebut, mereka akan menjadi lengah dan terlalu PD

lagian ga perlu serem serem lah..
Pakistan ama India aja perbatasannya bisa di jual ke wisatawan

Quote:Original Posted By nanggala402


Kalau ngga dicoba maka selamanya mereka selalu memandang rendah kepada kita....trust me!.


ga ada untungnya dicoba. amrika, rusia dan china aja yang anggaran militernya bejibun ga berani bermain2 dengan anggaran perangnya.
mendingan anggaran perang coba2 itu dibeliin alutsista baru yang deterent dan mumpuni.
Quote:Original Posted By suromenggolo


gapapa di anggap rendah
kita dianggap rendah karena militer kita dinilai lemah
untuk saat ini ke depannya, biarkan saja sambil menunggu MEF tercapai. yang penting kita udah siap bila ada hal yang terburuk (sisi militer)

justru dengan pandangan tersebut, mereka akan menjadi lengah dan terlalu PD

lagian ga perlu serem serem lah..
Pakistan ama India aja perbatasannya bisa di jual ke wisatawan

[QUOTE=gmmvgx;509b767fe474b48921000137]

ga ada untungnya dicoba. amrika, rusia dan china aja yang anggaran militernya bejibun ga berani bermain2 dengan anggaran perangnya.
mendingan anggaran perang coba2 itu dibeliin alutsista baru yang deterent dan mumpuni.


Justru inilah kelemahan kita selama ini yang dimanfaatkan oleh mereka sebaik2nya untuk memperluas wilayah mereka....
bukannya ane seneng perang gan, tapi kita juga coba untuk merenungi apa yang sudah dilakukan oleh bapak bangsa kita Ir. Soekarno...
tapi bukan cara kerasnya yang kita ambil tapi cara tegasnya dalam mempertahankan hak dari bangsa dan negeri ini....
liat aja apa terjadi ketika itu mereka kencing di celana gan...
sekali lagi bukan perangnya ya gan, tapi itulah nilai penggentar yang kita mainkan. Bukan surat2 cinta lagi sekarang ini jamannya

sorry just my opinion.....
Tanpa ada provinsi baru pun utk pertahanan sdh sepantasnya dilengkapi. Jadi menurut saya gak ada hubungannya antara provinsi baru dgn pengembangan pertahanan. Provinsi baru lebih kepada administrasi pemerintahan shg rakyat disana tidak merasa Malaysia sebagai rumahnya dan segera kembali ke ibu pertiwi.

Quote:Original Posted By kayakura
Gak se7, jelek singkatannya , Jadi KALUT


Singkatannya bukan KALUT, Tapi kaltara. Baca lagi ya gan ...
Quote:Original Posted By Rapihmas
Tanpa ada provinsi baru pun utk pertahanan sdh sepantasnya dilengkapi. Jadi menurut saya gak ada hubungannya antara provinsi baru dgn pengembangan pertahanan. Provinsi baru lebih kepada administrasi pemerintahan shg rakyat disana tidak merasa Malaysia sebagai rumahnya dan segera kembali ke ibu pertiwi.



==================
bro, bukannya pertahanan itu bukan hanya dilihat dari segi militer saja. tetapi di lihat dari kesejahteraan, pendidikan rakyat di provinsi itu. jadi paling enggak, dengan terbentuknya provinsi baru, maka akan menaikan taraf ekonomi dan menumbuhkan cinta tanah air. juga bagi TNI akan lebih mudah untuk pertahanan semesta bila terjadi clash dengan utara.
Quote:Original Posted By betano


==================
bro, bukannya pertahanan itu bukan hanya dilihat dari segi militer saja. tetapi di lihat dari kesejahteraan, pendidikan rakyat di provinsi itu. jadi paling enggak, dengan terbentuknya provinsi baru, maka akan menaikan taraf ekonomi dan menumbuhkan cinta tanah air. juga bagi TNI akan lebih mudah untuk pertahanan semesta bila terjadi clash dengan utara.


yakin dengan terbentuknya provensi baru ini ekonomi meningkat ? ini kan baru prediksi aja kalau nanti ada pembangunan.
tapi yang sudah pasti adalah,.. akan ada kodam baru, kodim baru polda baru, polres baru... ini yang real
Quote:Original Posted By suromenggolo


yakin dengan terbentuknya provensi baru ini ekonomi meningkat ? ini kan baru prediksi aja kalau nanti ada pembangunan.
tapi yang sudah pasti adalah,.. akan ada kodam baru, kodim baru polda baru, polres baru... ini yang real


kodam baru buat kaltra??? kekna baru niat korem dah... *n menurut pangdam mulawarman,, untuk sekarang belom butuh.. coz mulawarman aja udah cukup.. *
^^^
ini ya
Quote:
http://kaltim.antaranews.com/berita/...aru-di-kaltara


Sangatta (ANTARA Kaltim) - Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayjen TNI Dicky Wainal Usman mengatakan TNI masih mengkaji kemungkinan pembentukan Korem baru di wilayah Kalimantan Utara, untuk memperkuat pertahanan dan keamanan wilayah perbatasan.

Menurut Pangdam Mayjen Dicky Wainal Usman, Senin (12/11), kemungkinan besar tingkat Korem akan dibentuk, jika Provinsi Kalimantan Utara sudah terbentuk.

Pangdam mengatakan, untuk Kodam tidak perlu lagi, cukup Mulawarman saja, namun untuk Korem akan dibentuk kalau Provinsi Kalimantan Utara tersebut sudah resmi.

"Kodam VI Mulawarman sudah cukup untuk membawahi Provinsi Kalimantan Utara, namun untuk tingkat Korem itu sangat memungkinkan dibentuk, dan ini sedang dikaji dan TNI menunggu resminya Provinsi baru Kalimantan Utara," tegas Panglima berbintang dua itu, saat berada di Sangatta.

Pangdam mengatakan hal itu saat tiba di Bandara Tanjungbara, Sangatta Kutai Timur, Kalimantan Timur, untuk meninjau kesiapan lokasi Latihan Gabungan (Latgab) TNI di Sekerat Bengalon, Kutai Timur.

"Saya kira kira keamanan di wilayah perbatasan sebagai serambi terdepan perbatasan dengan negara tetangga akan semakin terjaga kalau ada Korem," kata Pangdam didampingi Asisten Operasi (Asops) Kodam VI Mulawarman Kolonel Inf Teguh, saat berada di Bandara Tanjungbara, Sangatta, Senin (12/11).

Pangdam Mayjen TNI Dicky W Usman yang tiba di Bandara Tanjungbara menggunakan Helikopter MI nomor Penerbangan HA 5160, dengan Pilot Letnam PNB Agung dan Co Pilot Lettu Kusnadi dan Letda Kalek, dalam rangka meninjau lokasi latihan gabungan (Latgab) di Sekerat Kutai Timur Kaltim.

Usai meninjau lapangan, sekitar pukul 12.15 wita, Pangdam mengakan jamuan makan siang di Coffe Tanjungbara, dengan didampingi Wakil Bupati Ardiansyah Sulaiman dan para perwira TNI dari Kodam VI Mulawarman dan Kodim, Lanal Sangatt dan Kapolres, serta Ashok Mitra CFO PT Kaltim Prima Coal dan Hasrul Sani, Manager External Relation dan jajarannya.

Usai makan siang, Panglima meninjau Mess Enggang, di Tanjungbara, yang nantinya akan digunakan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono menginap saat Latgab nanti.

Kemudian sekitar pukul 13.50 Wita, Pangdam dan rombongan kembali bertolak ke Balikpapan dari Bandara Ttanjungbara, Sangatta, menggunakan helikopter MI milik TNI AD. (*)
Editor: Arief Mujayatno

Quote:Original Posted By 18s


kodam baru buat kaltra??? kekna baru niat korem dah... *n menurut pangdam mulawarman,, untuk sekarang belom butuh.. coz mulawarman aja udah cukup.. *


Ya itu kan menurut terawangan pangdam, jadi boleh lah dan sah juga kalo dia yang berbicara.
Di jadikan setingkat korem juga bagus kok. Karena dibanding sebelumnya artinya ada peningkatan. Dari koramil ke korem.
Untuk sekarang kemungkinan saja belum butuh, tapi lihat perkembangan dari pemikirian di mabes dan kemenhan. Semua ada plus minus dan paparannya.

Quote:Original Posted By kajaraja
^^^
ini ya


eh pernah liat,, dulunya direktur zeni ya...