KASKUS

Exclamation Berubah Nama, PNS Tak Terima Lagi Uang Pensiun

Istilah Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan segera berganti nama menjadi Aparatur Sipil Negara (ASP). Selain berubah nama, juga akan terjadi perubahan pada statusnya. Dalam ASP, para pamong tidak akan menerima lagi uang pensiunan tapi hanya pesangon.

Asisten II Sekda Provinsi Papua Barat,Nathaniel Mandacan menjelaskan,saat ini pemerintah pusat sedang membahas RUU (Rancangan Undang-Undang) tentang Aparatur Sipil Negera. Bila lancar,aturan baru ini akan dilaksanakan mulai 1 Januari 2013 mendatang.

Ada beberapa poin yang membedakan antara PNS dan ASN. Seperti soal gaji harus disesuaikan dengan kinerja. ‘’Misalnya kalau kerja satu tahu,dua tahun,tiga tahun gajinya sekian.Dia bisa keluar dan bisa kembali lagi untuk kerja,’’ ujar mantan Kepala BKN (Badan Kepegawaian Negera) Papua dan Papua Barat seperi yang dilansir Radar Sorong (JPNN Group), Senin (15/10).

PNS yang ada sekarang ini akan berubah status menjadi ASN. Perubahan lainnya,soal pensiun. Kalau PNS,bila pensiun mendapat gaji setiap bulan.Sedangkan ASN,pensiunan hanya sekali dibayar. ‘’Jumlahnya bisa sampai miliaran. Hanya dapat sekali. Sehingga anak cucu tidak dapat lagi. Kemungkina,bisa dilaksanakan pada Januari 2013 nanti,’’ tandas mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Prov Papua Barat ini.

Dengan adanya Aparatur Sipil Negara ini, berharap bisa tercipta birokrasi yang profesional, netral dan independen dalam menjalankan tugas kenegaraan tanpa tergantung politik pemerintahan. Salah satu caranya adalah dengan memutus alur hirarki pegawai negeri sipil dengan kepala daerah.

“Jadi pembina tertinggi berada di tangan sekretaris daerah yang dipilih berdasarkan komposisi Komisi Aparatur Sipil Negara, di samping itu, sepatutnya diatur pula sistem penggajian yang adil dan layak bagi PNS.

Ditanya soal perjuangan 1.000 lebih honorer di Pemprov Papua Barat untuk menjadi PNS,Nathan mengatakan,pemerintah hanya akan memproses honorer yang bekerja mulai tahun 2005 ke bawah. Sedangkan,honorer sejak tahun 2006 ke atas menjadi tanggung jawab SKPD di daerah. ‘’Tidak ada lagi formasi khusus,tapi harus ikut tes formasi umum. Yang dimaksud honorer itu bekerja sejak tahun 2005.itu yang saya tahu sesuai kebijakan pusat,’’ imbuhnya

EMBER

Quote:Gak Dapat Pensiun, Sekali Dapet Jegeeeeer Milyaran
Apaan nih.. Judul sama isi g matching.
Mantaaaap gan......... berapa milyar gan pesangonnya, buruh dapet juga gak pesangon milyaran....?
berrubah nama?

jamiin ngarruh gakk ke kinerrjanya?


mantau aja ahh, hasil kebijakan pak jokowi yang katanya gaji PNS kegedean bakal diapain

ditambah lagi iming-iming pensiyun ditiadakan :
selama undang-undang ASN belum di ketok palu
beritanya simpang siur

semoga akan ada perubahan kinerja signifikan

... dan bukan membunuh nyamuk dengan granat.
miliarannya dikorupsi gak. bisa2 dipotong sekian persen nanti sama orang taspen
laaahh..judulnya tentang PNS tp kok isinya candi borobudur??
Quote:Original Posted By green.vexia
Apaan nih.. Judul sama isi g matching.


Quote:Original Posted By rokokopimik
laaahh..judulnya tentang PNS tp kok isinya candi borobudur??


nah loh... kaskus kacau lagi...

di tempat gw sama tuh isinya..
kalo ga salah nanti pesangonnya Eselon I Rp 500 juta, Eselon III Rp 1 miliar, Eselon IV 1,5 miliar

Asik deh

btw kalo di betty beritanya jadi borobudur, kalo di kaskus old baru beritanya bener
gue bilang wow kalo ampe miliaran...

pesangon kan biasanya (2n+1)xgaji terakhir
dengan n masa kerja

masa kerja dari awal ya 25 ampe 55 lah.. 30 tahun

61 kali gaji..
1 miliar : 61 = 16 juta...
mending pensiunan menteri dpr/d, dan pimpinan eksekutif itu yang gak dikasih pensiun mereka itu statusnya setara outsourcing
emang PNS gak bisa nabung sendiri buat hari tua ya? harus dari uang negara?
Quote:Original Posted By SuniC
kalo ga salah nanti pesangonnya Eselon I Rp 500 juta, Eselon III Rp 1 miliar, Eselon IV 1,5 miliar

Asik deh

btw kalo di betty beritanya jadi borobudur, kalo di kaskus old baru beritanya bener

Lho, kok semakin tinggi eseloneringnya semakin kecil pesangonnya?

Jangan2 bukan berdasarkan eselon, tapi golongan.
ane lebih setuju kalau di-outsource
halah kabar hoax aja sih ini
saya udah dari tahun 2010 ngikutin masalah ini tp gak jelas juntrungannya
katanya berat di ongkos klo bayar pesangon langsung gede, dan kayaknya pengambil keputusan juga masih setengah hati.
akhir-akhir ini malah menkeu mengeluarkan wacana pensiun PNS cuma 2 generasi
klo sekarang kan 3 generasi
judul ama isi ga ada nyambung nyambungnya ..
Quote:Original Posted By gendulJR
ane lebih setuju kalau di-outsource


ya siap-siap aja seluruh rahasia negara dan keamanan negara diobral murah.
misal gini aja yg sepele
saya pegawai kecamatan yg outsource kebetulan megang pengurusan KTP
jelas aja data penduduk akan aku jadikan aset keamanan bahkan sebagai sumber pemasukan sampingan dan bergaining biar gak diputus kontrak
ingat gan manusia tetaplah manusia dia bukan malaikat
Quote:Original Posted By b4yu70
halah kabar hoax aja sih ini
saya udah dari tahun 2010 ngikutin masalah ini tp gak jelas juntrungannya
katanya berat di ongkos klo bayar pesangon langsung gede, dan kayaknya pengambil keputusan juga masih setengah hati.
akhir-akhir ini malah menkeu mengeluarkan wacana pensiun PNS cuma 2 generasi
klo sekarang kan 3 generasi


sebagai salah satu kantung suara di pemilu,jelas kebijakan ini akan bermuatan politis, siapa yg berkuasa jelas akan membeli suara dari kantung ini,bagaimanapun caranya walaupun apbn jebol

bukannya agus marto pernah ngomong lebih milih ngasih pesangon daripada pensiun
×