Ini tempat para bule suka berjemur

Indonesia begitu disukai para pelancong dari luar negeri. Turis-turis ini mengagumi keindahan panorama serta cuacanya yang penuh sinar matahari. Seperti juga Bali, Lombok, Nusa Tenggara Barat juga diserbu turis yang ingin berjemur menikmati kehangatan surya. Maklum di barat, mereka tidak mendapatkan sinar matahari sebanyak di negara-negara Asia, termasuk Indonesia.

Di Lombok ada beberapa spot yang menjadi langganan para bule berjemur atau yang dikenal dengan istilah sun bathing. Pantai Senggigi adalah destinasi yang biasanya diserbu turis saat mereka masih berwisata di kawasan Mataram. Ya, pantai Senggigi memang hanya berjarak 12 km dari pusat kota. Bagi mereka tak ingin terlalu jauh menikmati pasir putih dan hangatnya surya, Senggigi sangat cocok. Jika Anda ke pantai ini, kita akan melihat bibir pantai yang dipenuhi pelancong mancanegara yang sedang asyik bersantai dengan alas tikar, beberapa diantaranya berjemur di kursi yang berderet rapi di sekitar pantai. Tidak hanya itu, warga lokal pun melihat peluang ini. Mereka menawarkan jasa cat kuku.

Selain Senggigi, 3 gili di Lombok juga menjadi salah satu destinasi turis untuk membuat kulitnya menjadi lebih coklat. Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno adalah surga bagi mereka yang berjemur. Nilai plus gili-gili itu adalah karena udaranya yang masih bersih. Apa pasal? Kendaraan bermotor dilarang beroperasi disini. Hanya cidomo dan sepeda yang bisa membawa Anda mengelilingi pulau mungil ini.

Gili Trawangan adalah tujuan utama para turis. Pengunjung pulau ini 90 persen wisatawan asing terutama dari Eropa. Berada di Gili Trawangan seolah tidak berada di Indonesia lagi karena di sepanjang pantai semuanya didominasi wisatawan asing yang sedang berjemur. Asiknya lagi, karena di malam hari, beberapa kafe di pinggiran pantai ini menggelar party yang digemari wisatawan. Hiburan yang komplit bukan.


Gili Meno dan Gili Air adalah destinasi selanjutnya jika ingin berjemur dengan suasana tidak seriuh Gili Trawangan. Dari Gili Trawangan, Gili air dapat dicapai dengan menumpang boat dengan tarif Rp. 10-10 ribu per penumpang. Jadwal boat dari Gili Trawangan ke Gili Air hanya 2 kali yakni pada 08.00 WITA dan pukul 15.00 WITA. Pulau seluas 170 hektar ini menjanjikan ketenangan plus keindahan alam yang memesona. Selain Gili Air, destinasi berjemur lainnya yang akhir-akhir ini dilirik para wisatawan mancanegara adalah Gili Meno. Gili Meno adalah daratan paling kecil diantara dua gili lainnya dan hanya dihuni sekitar 300 penduduk. Sama halnya dengan Gili Air, ketiga pulau berdampingan ini bisa dijangkau dengan boat.

Dua destinasi lain untuk berjemur turis adalah Gili Nanggu dan Pantai Mawun. Gili Nanggu adalah pulau kecil yang berada di Lombok Barat. Sama halnya dengan pantai lainnya yang kurang popular, Gili Nanggu nyaris masih perawan sebelum akhirnya beberapa turis asing menyukai spot ini untuk berjemur. Tempatnya yang teduh, pantainya biru, pasirnya putih bersih plus kekayaan bawah laut yang menawan membuat Gili Nanggu menjadi tempat bersantai dan berjemur yang ideal. Sementara itu, pantai Mawun berada di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Pantai ini dihiasi nyiur yang menambah kecantikan pantai. Viewnya eksotis merupakan daya tarik bagi para bule. Mandi matahari di pantai ini sungguh menyenangkan. Turis-turis ini pun tenggelam dalam dunianya masing-masing. Berjemur dan membaca buku atau mendengarkan music. Mengasikkan bukan ?
kapan bisa kesana ya
pengen banget nich ngejajal lombok..
Quote:Original Posted By AngelicMuren
pengen banget nich ngejajal lombok..


pasti mo ke pantai-pantai itu ya gan ????? hahahahaha