KASKUS

[PIC] Fenomena Baru Di Tanah Air, Sepeda Motor Roda 3 yg Dimodifikasi spt Mobil Murah

[PIC] Fenomena Baru Di Tanah Air, Sepeda Motor Roda 3 yg Dimodifikasi spt MobilMurah


Sepeda motor roda tiga yang dimodifikasi menjadi seperti mobil

kecil
Cabrio, Sepeda Motor Roda Tiga yg dimodifikasi spt Bajaj

Spoiler for Sepeda motor Roda 3 yang disulap jadi seperti mobil murah:


Pasar Kendaraan Roda Tiga Diramalkan Tumbuh 20%
Minggu, 30 September 2012 | 13:36 WIB

Jakarta – Pasar kendaraan bermotor roda tiga atau motor niaga di dalam negeri mulai mengalami peningkatan yang cukup meningkat. Bahkan Kementerian Perindustrian memprediksi, permintaan kendaraan roda tiga lokal bakal terus meningkat. Tahun ini saja, kebutuhannya mencapai 500.000 unit. Menurut Kasubdit Kendaraan Roda Dua dan Kereta Api Kementerian Perindustrian, Budi Hartoyo, pihaknya sudah merangkul beberapa produsen lokal untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kendaraan roda tiga. “Ceruk pasarnya masih besar, dari Sulawesi Selatan saja tahun ini permintaan mencapai 200 unit, belum daerah lain. Produsen (roda tiga) pun semakin banyak di Indonesia, sehingga kami ramalkan pertumbuhannya tahun depan mencapai 20%,” kata Budi usai acara test drive produk sepeda motor roda tiga APPKTM Cabrio di Jakarta, akhir pekan lalu.

Lebih jauh lagi Budi memaparkan, penggunaan kendaraan roda tiga bakal diarahkan menjadi solusi kendaraan niaga murah bagi masyarakat. Bahkan beberapa perusahaan telah memproduksi kendaraan roda tiga yang bisa menjadi alat transportasi alternatif, saingan Bajaj atau Kancil yang kurang sukses. “Motor roda tiga itu multifungsi, apapun usahanya bisa masuk, sehingga potensinya besar,” paparnya. Meski demikian, Budi mengakui setiap produsen masih melempar produk dengan spesifikasi mesin dan harga yang berbeda-beda. Rencananya, spesifikasi dan kapasitas mesin untuk kendaraan roda tiga akan disamakan.”Ada yang bikin 150cc ada yang di bawahnya, makanya kemenperin menggandeng produsen, bakal kita samakan cc-nya dan kita atur spesifikasinya seperti apa,” terangnya.

Dalam pandangannya, peningkatan produksi bakal menguntungkan industri otomotif dalam negeri. Sebab, setiap kendaraan roda tiga kandungan lokalnya mencapai 60 % sampai 80 % .”Cuma mesin saja yang kita harus impor,” paparnya. Saat ini kendaraan roda tiga kapasitas mesin berkisar antara 100-150cc. Harga jualnya antara Rp 15 juta-35 juta per unit. Jenis sepeda motor komersial yang dilengkapi perseneling mundur dan rem tangan. Di tempat yang sama, General Manager Asean Motor Internasional, Redy Sun mengungkapkan,selaku distributor sepeda motor KTM asal China, PT Asean Motor International juga fokus memperkuat pasar kendaraan roda tiga yang biasa digunakan untuk kepentingan komersil.

Lebih jauh lagi Redy Sun memaparkan, langkah tersebut merupakan strategi pengembangan bisnis oleh perusahaan. Dia menuturkan, saat ini penjualan sepeda motor roda tiga mencapai 1.000 unit per bulan. Pencapaian tersebut, kata dia, berkontribusi sekitar 20-25% terhadap total penjualan perusahaan di Indonesia. Menurut dia, penjualan Asean Motor untuk semua model mencapai 4-5 ribu unit per bulan.”Setiap produk yang kami rilis memiliki segmen pasar masing-masing. Saat ini, kendaraan roda dua masih mendominasi penjualan KTM,” kata Redy.

Dia mengatakan pabrikan asal China itu telah merilis produk sepeda motor roda tiga APPKTM Cabrio untuk memperkuat posisi di pasar jenis kendaraan tersebut. Menurut dia, saat ini kapasitas produksi produk Cabrio mencapai 100 unit per bulan. “Kami menargetkan, penjualan untuk 3 bulan pertama mencapai 50-100 unit per bulan. Awal tahun depan, kami akan mengevaluasi target tersebut. Kami optimistis penjualannya bisa ditingkatkan karena didorong dengan kebutuhan yang semakin meningkat. Terutama di desa dan kecamatan,” papar Redy.Redy mengklaim, Cambrio memenuhi sekitar 80% tingkat kandungan komponen dalam negeri (TKDN). “Produksinya sudah completely knocked down (CKD). Yang diimpor hanya mesinnya saja,” tegas dia.

Cabrio dibekali dengan mesin 150 cc dan 4 tak dengan daya angkut maksimum 500 kg. Serta, penggerak roda belakang menggunakan transmisi garden, persneling mundur dan rem tangan. “Untuk kelistrikan, Cabrio dilengkapi dua lampu headlamp dan lampu indikator belakang,” tukas Redy. Sambung Redy, Cabrio mampu mengangkut penumpang lebih dari dua orang. Kendaraan ini, lanjut dia, diperuntukkan bagi jarak tempuh yang pendek. Selain itu, Cabrio diusung juga sebagai kendaraan ramah lingkungan.”Target komersial adalah kendaran sebagai alat transportasi bagi daerah wisata, kompleks perumahan, pengelola lapangan golf, dan shuttle kompleks,” tutup Redy.
http://www.neraca.co.id/2012/09/30/p...kan-tumbuh-20/

-----------------

Harganya yang hanya sekitar Rp 15 juta, tentu menjadi pesaing ketat terhadap mobil murah yang dijual sekitar 25 sampai 30 jutaan rupiah (seperti merk "Tata Nano" buatan India atau merk DATSUN produk Nisssan Jepangitu).
Wuahh ... keren ya

Kreatip juga yang buat. :
Lanjut, gan!

Spoiler for Sepeda motor Roda 3 yang disulap jadi mobil serbaguna:


Pasar motor roda tiga kian kencang
Jum'at, 28 September 2012 | 16:09 wib ET


JAKARTA, kabarbisnis.com: Di pasar dalam negeribukan saja segmen motor roda dua saja yang trennya meningkat. Pasar segmen motor roda tiga atau motor niaga pun juga cenderung bertumbuh. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bahkan memprediksi, permintaan kendaraan roda tiga lokal bakal terus meningkat. Tahun ini saja, dari pelbagai daerah kebutuhannya mencapai 500.000 unit.

Kasubdit Kendaraan Roda Dua dan Kereta Api Kemenperin, Budi Hartoyo menyatakan, pihaknya sudah merangkul beberapa produsen lokal untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kendaraan roda tiga. "Ceruk pasarnya masih besar, dari Sulawesi Selatan saja tahun ini permintaan mencapai 200 unit, belum daerah lain. Produsen (roda tiga) pun semakin banyak di Indonesia, sehingga kami ramalkan pertumbuhannya tahun depan mencapai 20 persen," kata Budi di kantor Kemenperin, Jumat (28/9/2012). Menurutnya, penggunaan kendaraan roda tiga bakal diarahkan menjadi solusi kendaraan niaga murah bagi masyarakat. Bahkan beberapa perusahaan telah memproduksi kendaraan roda tiga yang bisa menjadi alat transportasi alternatif, saingan Bajaj atau Kancil yang kurang sukses. "Motor roda tiga itu multifungsi, apapun usahanya bisa masuk, sehingga potensinya besar," ujarnya.

Meski demikian, Budi mengakui setiap produsen masih melempar produk dengan spesifikasi mesin dan harga yang berbeda-beda. Rencananya, spesifikasi dan kapasitas mesin untuk kendaraan roda tiga akan disamakan. "Ada yang bikin 150cc ada yang di bawahnya, makanya kemenperin menggandeng produsen, bakal kita samakan cc-nya dan kita atur spesifikasinya seperti apa," jelasnya. Dalam pandangannya, peningkatan produksi bakal menguntungkan industri otomotif dalam negeri. Sebab, setiap kendaraan roda tiga kandungan lokalnya mencapai 60 hingga 80 persen. "Cuma mesin saja yang kita harus impor," paparnya. Saat ini kendaraan roda tiga kapasitas mesin berkisar antara 100-150cc. Harga jualnya antara Rp 15 juta-35 juta per unit.

GM Marketing PT Triangle Motorindo selaku principal motor merek Viar A.Z. Dalie menambahkan, pangsa pasar roda tiga niaga ini secara nasional saat mencapai 4.000 unit per bulan, sementara penjualan per bulan Viar roda tiga ini berhasil menjual 2.500 hingga 3.000 unit per bulannya. “ Dengan demikian setidaknya Viar roda tiga berhasil menguasai pangsa pasar sekitar 43% pasar roda tiga niaga.” ujar Dali. Sejauh ini dikatakan Dali, pangsa pasar UKM menjadi target sasaran penjualan motor jenis ini, karena berdasarakan data Kamar Dagang dan Industri (Kadin) saat ini di Indonesia terdapat 51 juta usaha dalam bentuk UKM. Dalam hal pembelian hampir sekitar 50 % pembeli motor roda tiga ini dilakukan secara tunai, dibandingkan dengan penjualan sepeda motor roda dua. “ Sehingga bisa dikatakan jauh lebih menguntungkan dalam hal penjualan,” katanya. Sejauh ini produk roda tiga Viar telah berhasil menembus pangsa pasar ekspor antara lain ke Timor Leste dan Afrika sekitar 100 unit per bulan.
http://www.kabarbisnis.com/read/2833571
faktanya kendaraan model gini emang dibutuhkan untuk efisiensi bisnis
sayangnya ngga ada perusahaan kuat yang mau berkecimpung di bisnis motor roda 3 ini
soalnya merk yg ada sejauh ini kurang dpt diandalkan service after sale nya...
kualitas dan ketahanan barangnya juga seringkali kurang baik

sangat disayangkan
wah jadi keren-keren yah..
kreatif juga....:
kebanyakan untuk daerah pedesaan yang dimodif...dan menurut gw cocok tuh...apalagi pedesaan biasanya masih ada jalannya yang kurang bagus dan biasanya jalannya sempit...
Quote:Original Posted By karmila
Lanjut, gan!


Lhoo .... ada lanjutannya ya.

Keren , keren motornya :


Lanjut lagi nggak ya ....
Tapi ga bisa masuk tol krn motor 3 roda. Klo pasang 4 roda baru bisa masuk tol
emang regulasi untuk di jalan protokol udah ada ?

setau gw, motor jenis ini ga bisa masui jalan besar di luar kompleks,
kalau bisa bagus juga, hemat bbm dan praktis
Odong-odong juga ada yg pake motor roda tiga
Wah keren designya unik2 gitu gan...
ini roda 3 tiap malem 2x lewat depan rumah bawa anak2 dari kampung sekitar...kenapa? karena ada tetangga yang piara anjing, jadi begitu lewat anjing2 nya pada gonggong, trus anak2 itu pada teriak takut tapi senang....
untung sama tetangga ane ngga dilepas tuh anjing nya...takut juga kalau di lepas si supirnya kagok trus kebalik dah tuh roda 3 pas di pengkolan...anak2 juga yang celaka
seperti evolusi bajaj,
mantab buat dagang
wagh!! kereen jadinya kendaraan roda 3,..
jadi bajaj itu mobil ya? :


luamayan keren....
sayang ga ada pintu + ac nya.....
kreatifitasnya orang kita :
ane juga mao bikin ah satu buat nganter nyokap ke alfamart.
Quote:Original Posted By bright.day


luamayan keren....
sayang ga ada pintu + ac nya.....

nah yang ini baru keren, mantabs gan
aspek keselamatan berkendaraan jangan ampe lupa deh