urutan pangkat polisi dan militer

Sebelumnya ane mohon ma'af bila thread ane tidak berkenan,tapi dari ane pribadi hanya berniat untuk menambah wawasan mengenai kepolisian juga militer

di thread lain ane sudah menemukan mengenai kepangkatan
-mengenal kepangkatan polisi
-ururtan kepangkatan kepolisian


dari thread-thread di atas ada yang beberapa yang belum ane pahami mengenai fungsi dari pangkat atau divisi kepolisian maupun militer


ST kali ini lebih ingin menanyakan mengenai fungsi pangkat kepolisian dan militer,
adapun mengapa ane menanyakan hal ini
1. pangkat apa saja yang bisa menjabat suatu posisi tertentu
contoh nya : polsek,polres,polda,kapten,mayor,mayjen dll,,,,
kepolisian
-AKP menjabat apa...?
-AKBP menjabat apa..?
-KOMBES menjabat apa..?
-seterusnya...?
militer
-kapten menjabat apa,atau bisa memimpin berapa pasukan dll
-mayor menjabat apa atau apa saja keputusan dan kewenangan yang bisa diambil tanpa harus menunggu perintah dari atasannya
-jendral...?
-seterusnya...?
2. ada beberapa divisi kepolisian dan militer yang ane tidak paham
mengenai fungsi nya
contoh :
-PROPAM fungsinya apa?
-PROVOST fungsinya dan kewenangannya?
-RESERSE fungsinya apa dan bertindak di bagian hukum apa?
-BRIMOB...?
-GEGANA...?
-DLL


mungkin saat ini yang ada dalam fikiran st hanya ini tidak menutup kemungkinan ada pertanyaan lagi seputar pangkat dan juga fungsi nya,atau bisa ditambah oleh para agan2 dan juga bapak/ibu dari instasi kepolisian atau militer yang juga kaskuser


mohon jangan ya gan bila tidak berkenan
ane siap nampung bila berkenan
Sayang kalo trid berkualitas seperti ini dibiarkan tenggelam

pertanyaan ts kurang spesifik , jadi susah menjelaskannya
ente diatas bertanya AKP menjabat apa ? Jabatannya dimana di Polsek, Polres atau Polda.
Cth kecil saja :

Kl untuk AKP salah satu jabatannya adalah Kanit di polsek / Polres , bisa juga Wakapolsek
Kl Kompol jabatannya biasanya Kanit di salah satu Direkotorat PMJ, kl di Polsek bisa menjabat Kapolsek
Kl AKBP menjabat Wakapolres, Kasat2 di Polres, kasubdit, Penyidik Utama di Diroktorat2 dan juga Wadir2
kl Kombes yah Kapolres, Direktur2, Kabid2
dan masih banyak lagi yg tidak tersebut oleh ane...

Kl dalam Militer Kapten menjabat Danramil, Danki di batalyon, Pasi2 , dll
Mayor menjabat WadanYon, Wadan Denpom, Kasdim, dll
Letkol Menjabat WadanPomdam, Dandempom, Dandim, Kasrem, Danyon dll
Kolonel menjabat Danpomdam, Danrem, Danbrigif
dan masih banyak lagi jabatan yg tidak tersebut oleh ane.

kl dalam polisi setau ane propam / provos yah sama2 aja ...

tapi kl dalam militer provos dan polisi militer itu berbeda. Provos hanya penegakan hukum ke dalam internal misalnya Provost Yon 201 hanya bs menindak kepada anggota Yon 201 tp kl sudah menyangkut tindak pidana Provost yon 201 harus menyerahkan anggotanya yg bersalah ke polisi militer setempat untuk diproses lebih lanjut.
sedangkan kl Polisi Militer bisa melakukan penindakan kedalam dan keluar
Quote:Original Posted By .Argahantu
pertanyaan ts kurang spesifik , jadi susah menjelaskannya
ente diatas bertanya AKP menjabat apa ? Jabatannya dimana di Polsek, Polres atau Polda.
Cth kecil saja :

Kl untuk AKP salah satu jabatannya adalah Kanit di polsek / Polres , bisa juga Wakapolsek
Kl Kompol jabatannya biasanya Kanit di salah satu Direkotorat PMJ, kl di Polsek bisa menjabat Kapolsek
Kl AKBP menjabat Wakapolres, Kasat2 di Polres, kasubdit, Penyidik Utama di Diroktorat2 dan juga Wadir2
kl Kombes yah Kapolres, Direktur2, Kabid2
dan masih banyak lagi yg tidak tersebut oleh ane...

Kl dalam Militer Kapten menjabat Danramil, Danki di batalyon, Pasi2 , dll
Mayor menjabat WadanYon, Wadan Denpom, Kasdim, dll
Letkol Menjabat WadanPomdam, Dandempom, Dandim, Kasrem, Danyon dll
Kolonel menjabat Danpomdam, Danrem, Danbrigif
dan masih banyak lagi jabatan yg tidak tersebut oleh ane.

kl dalam polisi setau ane propam / provos yah sama2 aja ...

tapi kl dalam militer provos dan polisi militer itu berbeda. Provos hanya penegakan hukum ke dalam internal misalnya Provost Yon 201 hanya bs menindak kepada anggota Yon 201 tp kl sudah menyangkut tindak pidana Provost yon 201 harus menyerahkan anggotanya yg bersalah ke polisi militer setempat untuk diproses lebih lanjut.
sedangkan kl Polisi Militer bisa melakukan penindakan kedalam dan keluar


ya gan ma'af pertanyaan ane kurang spesifik,masalahnya ane juga ga paham jadinya susah juga buat pertanyaan nya gmn

klo di liat dari penjelasan agan klo untuk kepolisian berarti pangkat tertentu ga selalu harus menjabat di posisi tertentu yah
contohnya AKP,bisa menempati posisi kanit atau wakapolsek...

nah ane ingin tanya lagi gan,berarti klo jabatan naik,semisalnya AKP diangkat menjadi kapolsek,,apakah pangkat AKP itu berubah juga menjadi AKBP gtu??

nah itu militer ane bisa nangkep tuh gan...

klo provost bisa menindak anggotanya,selagi anggotanya tidak melakukan pelanggaran berupa pidana...yang biasanya ane denger di berita seperti indisipliner gtu ya gan??

thanks gan buat pencerahannya
Quote:Original Posted By abienenk
ya gan ma'af pertanyaan ane kurang spesifik,masalahnya ane juga ga paham jadinya susah juga buat pertanyaan nya gmn

klo di liat dari penjelasan agan klo untuk kepolisian berarti pangkat tertentu ga selalu harus menjabat di posisi tertentu yah
contohnya AKP,bisa menempati posisi kanit atau wakapolsek...

nah ane ingin tanya lagi gan,berarti klo jabatan naik,semisalnya AKP diangkat menjadi kapolsek,,apakah pangkat AKP itu berubah juga menjadi AKBP gtu??

nah itu militer ane bisa nangkep tuh gan...

klo provost bisa menindak anggotanya,selagi anggotanya tidak melakukan pelanggaran berupa pidana...yang biasanya ane denger di berita seperti indisipliner gtu ya gan??

thanks gan buat pencerahannya


gini gan biasanya dalam struktur organisasi sudah ada ketentuan pangkat tertentu menduduki jabatan apa. yg ente blg diatas emang gt gan, kanit di polsek wilayah hukum PMJ rata2 berpangkat AKP begitu pula dengan job wakapolsek rata2 juga berpangkat AKP. biarpun secara pangkat sama tp dalam struktur organisasi jelas kanit posisinya dibawah wakapolsek.
Baru sekitar mgg kmrn kasat lantas polres jak bar diserahterimakan , job kasat lantas adalah AKBP tp yg memimpin sertijab adalah wadir lantas PMJ yg berpangkat AKBP juga. secara pangkat emang sama tp secara struktur organisasi kasat lantas posisinya dibawah wadir lantas.
kl si akp ditunjuk menjadi kapolsek otomatis nantinya pangkatnya pun naik karena kapolsek adalah job untuk pangkat Kompol. Meskipun ada beberapa polsek di PMJ yg job kapolsek adalah AKBP.

Direktorat di PMJ dipimpin oleh pamen berpangkat kombes, sedangkan wakilnya adalah AKBP, tp jabatan untuk pangkat AKBP masih ada lagi tidak terbatas hanya wadirnya saja . ada kasubdit (sekitar 3-5orang bahkan mungkin bs lebih) trus adalagi penyidik utama dan masih ada lagi soalnya ane gak inget

tapi kl dalam militer beda gan, sebagai contoh di batalyon biasanya dipimpin letkol dan wakilnya mayor. nah dalam struktur organisasi yon tsb umumnya hanya ada 1 pamen berpangkat Letkol dan 1 pamen berpangkat mayor.nah dibawah mayor baru deh ada beberapa perwira pertama berpangkap kapten yg menjabat danki, pasi2. moga moga jelas yah gan.

silahkan kl ada sesepuh forpol yg mau menambahkan dan mengkoreksi kl ane salah
Quote:Original Posted By abienenk
nah ane ingin tanya lagi gan,berarti klo jabatan naik,semisalnya AKP diangkat menjadi kapolsek,,apakah pangkat AKP itu berubah juga menjadi AKBP gtu??


pangkat AKP naiknya ke Kompol gan,bukan lgsg ke AKBP
tapi gak tau juga kalo dpt KPLB

cuma polsek tertentu di PMJ yg kapolseknya AKBP.rata2 yg jd kapolsek pangkatnya Kompol atau AKP.bahkan di beberapa daerah yg kekurangan perwira,ada yg IPDA atau IPTU jadi kapolsek.

utk lebih jelasnya kita tunggu aja penjelasan dari yg pernah jadi kapolsek
Quote:Original Posted By abienenk
nah ane ingin tanya lagi gan,berarti klo jabatan naik,semisalnya AKP diangkat menjadi kapolsek,,apakah pangkat AKP itu berubah juga menjadi AKBP gtu??


thanks gan buat pencerahannya


tergantung tipe Polda / daerah nya tuh..kalo seperti di jakarta, surabaya kemungkinan besar AKBP / letkol...itu seh dari yang pernah ogut dengar
CMIIW
Quote:Original Posted By luths.
pangkat AKP naiknya ke Kompol gan,bukan lgsg ke AKBP
tapi gak tau juga kalo dpt KPLB

cuma polsek tertentu di PMJ yg kapolseknya AKBP.rata2 yg jd kapolsek pangkatnya Kompol atau AKP.bahkan di beberapa daerah yg kekurangan perwira,ada yg IPDA atau IPTU jadi kapolsek.

utk lebih jelasnya kita tunggu aja penjelasan dari yg pernah jadi kapolsek


kl di jakarta raya job kapolsek kyknya udah kompol deh , kl penyangga ibukota seperti polres kota tangerang juga rata2 sudah kompol mungkin kl polres tangerang kabupaten masih ada kapolsek yg AKP

kl di daerah mungkin saja ipda, tp mungkin di pedalaman yah yg jadi kapolsek berpangkat ipda

Quote:Original Posted By Soulripper
tergantung tipe Polda / daerah nya tuh..kalo seperti di jakarta, surabaya kemungkinan besar AKBP / letkol...itu seh dari yang pernah ogut dengar
CMIIW


gak juga lah kapolsek di jakarta raya masih rata2 kompol. Malah setau ane job Kapolsek yg pangkatnya AKBP cuma di jakarta doank, di daerah masih belum ada kapolsek yg dipimpin oleh AKBP.

polsek yg dipimpin oleh AKBP setau ane cuma Polsek Menteng, Polsek Tanah Abang, Polsek Taman Sari dan Polsek Gambir. Polsek Kebayoran Baru, Polsek Setiabudi, Polsek Penjaringan. gak tau deh kl sekarang ada penambahan lagi.
wah dh mulai ada yang nambahin nich

dari penjelasan diatas ane narik kesimpulan
klo AKP blum tentu juga harus menjabat wakapolsek,polsek dll,karna itu semua tergantung kondisi wilayah,,,iya juga sich menurut ane untuk jakarta,polsek saja sudah harus mengamankan beberapa wilayah padat yang tentunya harus di kepalai oleh polisi yang pangkatnya setingakat atau dua tingkat dari kapolsek di daerah
tapi yang untuk militer apakah setiap daerah setiap posisi juga sama dengan kepolisian,berbeda posisi jabatan tergantung sikon wilayah...


nah ada lagi nich gan pertanyaan ane..
1. batalyon itu berapa orang sich gan
2. 1 kompi berapa orang

tolong dibantu ya agan2..ane buta bgt neh ama wawasan kepolisian dan militer
Quote:Original Posted By abienenk
wah dh mulai ada yang nambahin nich

dari penjelasan diatas ane narik kesimpulan
klo AKP blum tentu juga harus menjabat wakapolsek,polsek dll,karna itu semua tergantung kondisi wilayah,,,iya juga sich menurut ane untuk jakarta,polsek saja sudah harus mengamankan beberapa wilayah padat yang tentunya harus di kepalai oleh polisi yang pangkatnya setingakat atau dua tingkat dari kapolsek di daerah
tapi yang untuk militer apakah setiap daerah setiap posisi juga sama dengan kepolisian,berbeda posisi jabatan tergantung sikon wilayah...


nah ada lagi nich gan pertanyaan ane..
1. batalyon itu berapa orang sich gan
2. 1 kompi berapa orang

tolong dibantu ya agan2..ane buta bgt neh ama wawasan kepolisian dan militer


bener gan, semua tergantung karateristik wilayahnya
kan ada Polda yg dipimpin oleh jenderal bintang 1 ada juga yg bintang 2
begitu juga dengan Polres ada polres yg dipimpn oleh AKBP ada juga polres yg dipimpin oleh Kombes.
Kl Polres yg dipimpin pangkat AKBP biasanya Kasat2nya masih AKP (2 tingkat dibawah Kapolres) tapi kl Polres di Jakarta Raya dipimpin oleh Kombes , para Kasatnya sudah berpangkat AKBP .

Untuk batalyon biasanya dipimpin oleh letkol kadang2 bisa juga dipimpin oleh Mayor tp sudah yg senior umumnya setelah menjabat danyon beberapa bulan dia akan naik pangkat jadi Letkol , Batalyon berkekuatan 700-800 orang

Kompi dipimpin oleh Danki dengan pangkat Kapten berkekuatan sekitar 100 orang. 1 Kompi biasanya berisi 3 pleton

Pleton dipimpin oleh Danton dengan pangkat Letda berkekuatan sektar 30-40 orang. 1 Pleton biasanya berisi 3 regu

Regu diimpin oleh Bintara berkekuatan sekitar 10 orang

diatas Batalyon ada Brigade. seperti Brigif PAM Ibukota Jayasakti (Kodam Jaya) berkekuatan 4 Batalyon yaitu Yon 201 , Yon 202 dan Yon 203 serta Yonkav Cobra Serpong.
Brigade dipimpin oleh Kolonel biasanya berkekuatan 3-4 Batalyon.

maaf gan ane hanya sedikit membahas yg ente tanyakan tapi kl membahas soal militer kyknya jangan disini deh ntar malah keliatan OOT disini kan forpol..
ntar ane kena tegoran sama sesepuh disini gan

Sedikit menjelaskan

Quote:Original Posted By abienenk
wah dh mulai ada yang nambahin nich

dari penjelasan diatas ane narik kesimpulan
klo AKP blum tentu juga harus menjabat wakapolsek,polsek dll,karna itu semua tergantung kondisi wilayah,,,iya juga sich menurut ane untuk jakarta,polsek saja sudah harus mengamankan beberapa wilayah padat yang tentunya harus di kepalai oleh polisi yang pangkatnya setingakat atau dua tingkat dari kapolsek di daerah
tapi yang untuk militer apakah setiap daerah setiap posisi juga sama dengan kepolisian,berbeda posisi jabatan tergantung sikon wilayah...


nah ada lagi nich gan pertanyaan ane..
1. batalyon itu berapa orang sich gan
2. 1 kompi berapa orang

tolong dibantu ya agan2..ane buta bgt neh ama wawasan kepolisian dan militer


Newbie mohon izin berpendapat
izin berbicara senior..dalam penempatan pangkat atau jabatan di Polri tidak sama dengan TNI tapi tidak berbeda jauh juga, jenjang kepangkatan sama tapi hanya nama yg berberda. Nah untuk jabatan di Polri seperti Kapolsek, Wakapolsek, Kanit dsb tergantung tipe polsek tersebut, di PMJ mungkin untuk jabatan Kapolsek dipegang oleh AKBP(setara Letkol di TNI) sementara di Polsek wilayah lain apa lagi yg didaerah ada yg kapolsek dipegang Kompol bahkan AKP atau Iptu, itu semua tergantung tipe polseknya, Wilayah, Kebutuhan personel dan lain-lainnya. Antara polsek yang ada di kota besar tidak akan sama dengan polsek yang didaerah, semua dikondisikan sesuai kebutuhan dan kondisi yang ada. Hal ini berlaku juga terhadap jabatan Kapolres dan Kapolda wilayah setempat.
Nah untuk militer hal ini juga berlaku, di Koramil ada yang dipimpin oleh seorang Mayor tapi ada juga yang dipimpin oleh seorang kapten atau Lettu, bahkan untuk di kepulauan terluar karna faktor wilayah dan kekurangan personel ada jabatan Danramil dipimpin oleh seorang Bintara tinggi (pelda,peltu/aipda aiptu di polri), Hal ini saya temui di Sumbar yaitu di kepulauan Mentawai, hal ini bisa saja terjadi karna banyak faktor dan pertimbangan pimpinan, intinya tidak ada patokan seorang kapten/AKP harus pegang jabatan Danramil/Kapolsek itu semua tergantung wilayah kerja atau faktor2 pertimbangan lainnya.
Jabatan di Koramil biasanya diisi oleh perwira pertama/bintara tinggi, disesuaikan juga dengan kebutuhan dan faktor pertimbangan lainnya, misalnya dibagian intelijen, Provost dan sebagainya.

Untuk pertanyaan gan bisa sedikit saya jelaskan
1. Batalyon kesatuan yang diisi sedikitnya ± 300 personel, dan terdiri dari beberapa kompi, lumrahnya batalyon di TNI AD biasanya terdiri dari 2 kompi Senapan, 1 kompi Bantuan (yang ini biasanya megang mortir atau senjata berat lainnya) dan 1 kompi markas, tapi ini umum yang ada pada Batalyon infantri, akan berbeda jika di batalyon kavaleri atau kesatuan lainnya. Di TNI AD batalyon infantri (yonif) teritorial lansung dibawah kendali Korem setempat, berbeda dengan Yonif/kesatuan yang dibawah kendali Kostrad atau Kopassus yang lansung dibawah kendali Pangkostrad atau Danjen.
2. Kompi dalam militer biasa merujuk pada satuan yang terdiri dari ± 100 orang lebih dan dibagi menjadi 2 sampe 3 peleton, Kompi dipimpin oleh seorang danki yg berpangkat Kapten, sementara Peleton dipimpin oleh Danton yg berpangkat Letda/lettu (biasanya ini tugas pertama bagi lulusan Akmil) serta regu dipimpin oleh Danru yang berpangkat serda atau yang lebih tinggi. Semoga dapat menjadi pencerahan.
Quote:Original Posted By ajoyudi


Newbie mohon izin berpendapat
izin berbicara senior..dalam penempatan pangkat atau jabatan di Polri tidak sama dengan TNI tapi tidak berbeda jauh juga, jenjang kepangkatan sama tapi hanya nama yg berberda. Nah untuk jabatan di Polri seperti Kapolsek, Wakapolsek, Kanit dsb tergantung tipe polsek tersebut, di PMJ mungkin untuk jabatan Kapolsek dipegang oleh AKBP(setara Letkol di TNI) sementara di Polsek wilayah lain apa lagi yg didaerah ada yg kapolsek dipegang Kompol bahkan AKP atau Iptu, itu semua tergantung tipe polseknya, Wilayah, Kebutuhan personel dan lain-lainnya. Antara polsek yang ada di kota besar tidak akan sama dengan polsek yang didaerah, semua dikondisikan sesuai kebutuhan dan kondisi yang ada. Hal ini berlaku juga terhadap jabatan Kapolres dan Kapolda wilayah setempat.
Nah untuk militer hal ini juga berlaku, di Koramil ada yang dipimpin oleh seorang Mayor tapi ada juga yang dipimpin oleh seorang kapten atau Lettu, bahkan untuk di kepulauan terluar karna faktor wilayah dan kekurangan personel ada jabatan Danramil dipimpin oleh seorang Bintara tinggi (pelda,peltu/aipda aiptu di polri), Hal ini saya temui di Sumbar yaitu di kepulauan Mentawai, hal ini bisa saja terjadi karna banyak faktor dan pertimbangan pimpinan, intinya tidak ada patokan seorang kapten/AKP harus pegang jabatan Danramil/Kapolsek itu semua tergantung wilayah kerja atau faktor2 pertimbangan lainnya.
Jabatan di Koramil biasanya diisi oleh perwira pertama/bintara tinggi, disesuaikan juga dengan kebutuhan dan faktor pertimbangan lainnya, misalnya dibagian intelijen, Provost dan sebagainya.

Untuk pertanyaan gan bisa sedikit saya jelaskan
1. Batalyon kesatuan yang diisi sedikitnya ± 300 personel, dan terdiri dari beberapa kompi, lumrahnya batalyon di TNI AD biasanya terdiri dari 2 kompi Senapan, 1 kompi Bantuan (yang ini biasanya megang mortir atau senjata berat lainnya) dan 1 kompi markas, tapi ini umum yang ada pada Batalyon infantri, akan berbeda jika di batalyon kavaleri atau kesatuan lainnya. Di TNI AD batalyon infantri (yonif) teritorial lansung dibawah kendali Korem setempat, berbeda dengan Yonif/kesatuan yang dibawah kendali Kostrad atau Kopassus yang lansung dibawah kendali Pangkostrad atau Danjen.
2. Kompi dalam militer biasa merujuk pada satuan yang terdiri dari ± 100 orang lebih dan dibagi menjadi 2 sampe 3 peleton, Kompi dipimpin oleh seorang danki yg berpangkat Kapten, sementara Peleton dipimpin oleh Danton yg berpangkat Letda/lettu (biasanya ini tugas pertama bagi lulusan Akmil) serta regu dipimpin oleh Danru yang berpangkat serda atau yang lebih tinggi. Semoga dapat menjadi pencerahan.

silahkn gan, ane juga masih nubie kita sama sama nubie gan
ane juga mau izin nambahin neh
untuk job Kapolsek di wilayah hukum Polda Metro Jaya masih lebih di dominasi oleh Pamen berpangkat Kompol setau ane hanya beberapa polsek yg dipimpin AKBP (ane udah uraikan diatas).
Kalo untuk Danramil malah setau ane di Ibukota / wilayah hukum Kodam Jaya masih semuanya dipimpin oleh Pama berpangkat Kapten , ane mlah blm pernah denger Danramil dijawabat oleh Mayor (CMIIW) nah kalo untuk Danrem ada beberapa Korem peningkatan status menjadi dipimpin oleh bintang 1.

sudah seharusnya job untuk danramil di ibukota ditingkatkan menjadi berpangkat Mayor mengingat rekan Danramil adalah kapolsek yang rata rata sudh berpangkat Kompol bahkan ada beberapa yg AKBP.

membahas soal Yonif dibawah kendali Korem (liat yg ane Bold) ane mau sedikit koreksi tidak semua Yonif dibawah kendali Korem setempat ada yang dibawah kendali Brigif yang bertanggung jawab lgsg ke Pangdam.
cth kl di Kodam Jaya mempunyai 2 Korem tapi kedua Korem itu tidak membawahi Yonif2 yang ada disini. Korem Wijayakarta dan Korem Wijayakrama hanya membawahi kodim kodim diwilayah hukum masing2.
Yonif disini langsung dibawah kendali Brigif 1 Jayasakti hal yang sama juga pada Brigif 15 Kujang di Bandung yg membawahi Yon 300, 310 dan 312
Quote:Original Posted By .Argahantu

silahkn gan, ane juga masih nubie kita sama sama nubie gan
ane juga mau izin nambahin neh
untuk job Kapolsek di wilayah hukum Polda Metro Jaya masih lebih di dominasi oleh Pamen berpangkat Kompol setau ane hanya beberapa polsek yg dipimpin AKBP (ane udah uraikan diatas).
Kalo untuk Danramil malah setau ane di Ibukota / wilayah hukum Kodam Jaya masih semuanya dipimpin oleh Pama berpangkat Kapten , ane mlah blm pernah denger Danramil dijawabat oleh Mayor (CMIIW) nah kalo untuk Danrem ada beberapa Korem peningkatan status menjadi dipimpin oleh bintang 1.

sudah seharusnya job untuk danramil di ibukota ditingkatkan menjadi berpangkat Mayor mengingat rekan Danramil adalah kapolsek yang rata rata sudh berpangkat Kompol bahkan ada beberapa yg AKBP.

membahas soal Yonif dibawah kendali Korem (liat yg ane Bold) ane mau sedikit koreksi tidak semua Yonif dibawah kendali Korem setempat ada yang dibawah kendali Brigif yang bertanggung jawab lgsg ke Pangdam.
cth kl di Kodam Jaya mempunyai 2 Korem tapi kedua Korem itu tidak membawahi Yonif2 yang ada disini. Korem Wijayakarta dan Korem Wijayakrama hanya membawahi kodim kodim diwilayah hukum masing2.
Yonif disini langsung dibawah kendali Brigif 1 Jayasakti hal yang sama juga pada Brigif 15 Kujang di Bandung yg membawahi Yon 300, 310 dan 312


Terimah kasih ndan atas koreksinya,,,hehehehehehehe maklum saya hanya tahu sedikit, ini termasuk wawasan baru bagi saya..
Menyangkut masalah kepangkatan, sangat benar harus ada "peningkatan" terhadap pangkat pada jabatan militer di daerah2, tidak hanya karna rekan Polri kadang lebih tinggi pangkatnya, tapi sesama tubuh TNI terkadang ada kesenjangan juga semisal contoh, di sumatra barat Danrem Wirabraja berpangkat Kolonel, sedangkan Kapolda brigjen, dan Danlanal juga dijabat Bintang Satu, sehingga walau tidak kelihatan tapi akan ada kesenjangan dalam jalannya komando, hal ini menjadi perhatian banyak sehingga banyak pihak yg meminta ke Mabes supaya status Korem ditingkatkan, bagaimanapun tidak dapat dipungkiri TNI-AD slalu menjadi patokan dan pertimbangan dalam menanggapi berbagai macam peritiwa semisal bencana alam dan lain-lainnya tanpa memandang sebelah mata matra / kesatuan lainnya.
Quote:Original Posted By ajoyudi


Terimah kasih ndan atas koreksinya,,,hehehehehehehe maklum saya hanya tahu sedikit, ini termasuk wawasan baru bagi saya..
Menyangkut masalah kepangkatan, sangat benar harus ada "peningkatan" terhadap pangkat pada jabatan militer di daerah2, tidak hanya karna rekan Polri kadang lebih tinggi pangkatnya, tapi sesama tubuh TNI terkadang ada kesenjangan juga semisal contoh, di sumatra barat Danrem Wirabraja berpangkat Kolonel, sedangkan Kapolda brigjen, dan Danlanal juga dijabat Bintang Satu, sehingga walau tidak kelihatan tapi akan ada kesenjangan dalam jalannya komando, hal ini menjadi perhatian banyak sehingga banyak pihak yg meminta ke Mabes supaya status Korem ditingkatkan, bagaimanapun tidak dapat dipungkiri TNI-AD slalu menjadi patokan dan pertimbangan dalam menanggapi berbagai macam peritiwa semisal bencana alam dan lain-lainnya tanpa memandang sebelah mata matra / kesatuan lainnya.


Benar gan, sudah seharusnya korem korem yang wilayah hukumnya 1 daerah / propinsi danremnya sudah harus bintang 1 malahan pemikiran ane lebih bagus untuk yang kasus seperti itu dibentuk korem BS (berdiri sendiri)dalam artian DAnrem lgsg bertanggung jawab kepada ksad supaya lebih memudahkan dalam mengambil keputusan di daerah yg menjadi wilayahnya. mungkin Korem BS bisa dianggap setingkat dengan Polda tpe B yg juga dipimpin oleh bintang 1, Tp ini cuma pemikiran ane aja

Untuk korem 032 wirabraja memang pada awalnya kan termasuk dalam salah satu korem dari 13 korem yang naik status cuma entah mengapa peningkatan statusnya tertunda, jadi sampai saat ini masih dipimpin oleh kolonel tp denger denger hal ini sedang diajukan lagi ke mabes moga2 dalam waktu deket bisa cepat terealisasi.

Koreksi gan untuk di padang bukan Danlanal tapi Danlantamal. Lantamal II padang dibawah
Koarmabar, Lantamal II padang membawahi lanal sibolga dan lanal bengkulu. Untuk job danlanal biasanya kolonel tp untuk danlantamal adalah brigjen.

sudah tidak ada yang melanjutkan diskusinya ?
kalau dijelaskan 1-1 panjang gan.coba cari di google aja mungkin lebih lengkap gan
kok di campur" , ini kan forpol . kalo bahas militer di formil aja gan
Quote:Original Posted By hariscitizens
kok di campur" , ini kan forpol . kalo bahas militer di formil aja gan


Tsnya kan juga membahas pangkat dan jabatan buat anggota kepolisian
numpang nyimak gan
di google lengkap kok gan kalo mau tau lebih lanjut eace
ane malah bingung gan ttg tugas dan pangkat polisi dan TNI yg sedetail mungkin. kalau urusan ini agan .Argahantu nih jagonya