KASKUS

Materi Ujian SIM (Surat Izin Mengemudi)



Assalamualaikum Wr. Wb


Di karenakan banyaknya masyarakat kaskuser yang bertanya tentang seluk-beluk ujian SIM, baik yang bertanya materi apa sajakah yang di ujikan, minta soal ujian bahkan menuduh petugas Kepolisian sengaja mempersulit proses ujian agar tidak lulus, maka kami Forum Kepolisian melalui thread ini akan sedikit memberikan pengetahuan dasar mengenai ujian SIM.

Pengetahuan yang akan kami berikan bersifat umum dan mengacu kepada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Bukan soal ujian, karena soal ujian adalah dokumen negara yang bersifat rahasia.

Ujian SIM terdiri atas:
  1. Teori
  2. Keterampilan mengemudi melalui simulator
  3. Praktik


Hal yang perlu disiapkan, diketahui dan dipelajari sebelum melaksanakan ujian SIM:
  1. Peraturan perundang-undangan di bidang lalu lintas dan angkutan jalan
  2. Etika berlalu lintas
  3. Keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas
  4. Berbagai bentuk pelanggaran lalu lintas
  5. Kecelakaan lalu lintas
  6. Prosedur pertolongan kecelakaan lalu lintas
  7. Pelaporan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas
  8. Tata carapengujian SIM
  9. Tata cara pengoperasian AVIS atau penggunaan sarana lain


Materi ujian teori meliputi:
  1. Pengetahuan peraturan perundang-undangandi bidang lalu lintas dan angkutan jalan
    a. Hak utama pengguna jalan
    b. Pengetahuan tentang rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas, dan gerakan lalu lintas
    c. Kedudukan hukum lalu lintas
    d. Peringatan sinar dan bunyi

  2. keterampilan Pengemudi
    a. cara mengemudi Ranmor
    b. cara mendahului Ranmor lain
    c. cara berbelok
    d. cara melewati persimpangan
    e. cara penggunaan lampu Ranmor
    f. cara penggandengan dan penempelankendaraan lain
    g. cara parkir
    h. cara berhenti
    i. kecepatan minimal dan maksimal
    j. cara penggunaan jalur dan lajur Jalan

  3. Etika berlalu lintas
    a. hak dan kewajiban pengemudi dan pengguna jalan lain
    b. tanggung jawab pengemudi
  4. Pengetahuan teknik Ranmor
  5. Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Lalu Lintas


Ujian Teori untuk SIM A Umum, B I Umum, dan B II Umum, selain materi, sebagaimana tersebut diatas, ditambah materi:
  1. Pelayanan angkutan umum
  2. Fasilitas umum dan fasilitas sosial
  3. Pengujian Ranmor
  4. Tata cara mengangkut atau menurunkan orang dan/atau barang
  5. Tempat penting di wilayah domisili
  6. Jenis barang berbahaya
  7. Pengoperasian peralatan keamanan


Ujian keterampilan mengemudi melalui Simulator, meliputi:
  1. Reaksi
  2. Pertimbangan perkiraan
  3. Antisipasi
  4. Sikap mengemudi
  5. Konsentrasi


Materi Ujian Praktik I kendaraan roda empat:
  1. Uji menjalankan Ranmor maju dan mundur pada jalur sempit
  2. Uji slalom (zig zag) ) maju dan mundur
  3. Uji parkir paraleldan parkir seri
  4. Uji mengemudikan Ranmor berhenti di tanjakan dan turunan


Materi Ujian Praktik I untuk Sepeda Motor:
  1. Uji pengereman/keseimbangan
  2. Uji slalom (zig zag) ) maju dan mundur
  3. Uji membentuk angka delapan
  4. Uji reaksi rem menghindar
  5. Uji berbalik arah membentuk huruf U (U-Turn)


Materi Ujian Praktik I untuk peserta uji SIM Dyang setara dengan SIM A:
  1. Uji menjalankan Ranmormaju dan mundur pada jalur sempit
  2. Uji parkir paralel dan parkir seri
  3. Uji mengemudikan Ranmor berhenti di tanjakan dan turunan


Materi Ujian Praktik I untuk peserta uji SIM D yang setara dengan SIM C:
  1. Uji pengereman/keseimbangan
  2. Uji slalom (zig zag)
  3. Uji reaksi rem menghindar


Materi ujian praktik II untuk peserta uji SIM A, B I, dan B II, C dan D:
  1. mengemudikan Ranmor dengan sempurna di jalan yang ramai, cara berbelok ke kanan dan ke kiri serta cara melewati persimpangan atau mix traffic
  2. tetap mengemudikan Ranmor di belakang kendaraan yang sedang berjalan lambat
  3. mendahului kendaraan lain dengan cara yang benar
  4. berhenti di tempat yang telah ditentukan
  5. memarkir Ranmor dengan cepat dan tepat di tempat yang benar di bagian jalan yang ramai, dan parkir sejajar dengan trotoar tanpa menyentuh tepi trotoar
  6. memutar Ranmor di jalan yang sepi tanpa keluar dari jalurlalu lintas
  7. ketaatan pada peraturan, rambu lalu lintas, marka jalan, dan alat pemberi isyarat lalu lintas pada waktu mengemudikan Ranmor di jalan
  8. menjaga jarak aman pada saat mengikuti kendaraan lain
  9. menggunakan lajur yang tepat pada saat akan mendahului dan memberi kesempatan apabila didahului kendaraan lain
  10. menggunakan lajur, perpindahan lajur serta merubah arah pada jalan sesuai dengan etika dan ketentuan
  11. melakukan pengamatan umum melalui tindakan pemindaan, pengidentifikasian, prakiraan, keputusan, dan pelaksanaan (scanning, identification, prediction, decision, and execution) pada saat menjalankan kendaraan uji.


Materi Ujian Praktik II untuk SIM A Umum, BI Umum, dan BII Umum:
  1. semua materi Ujian Praktik II diatas
  2. menaikkan dan menurunkan penumpang dan/atau barang, baik di terminal maupun di tempat tertentu lain
  3. terminal maupun di tempat tertentu lain
  4. mengisi surat muatan
  5. etika Pengemudi Ranmor Umum
  6. pengoperasian peralatan keamanan


Syarat Kelulusan:
  • Peserta ujidinyatakan lulus Ujian Teori, jika dapat menjawab secara benar paling rendah 70%(tujuh puluh persen)dari semua soal yang diujikan.
  • Hasil Ujian Teori diumumkan setelah pelaksanaan ujian dan peserta uji dapat mengetahui hasil kelulusan atau ketidaklulusan dalam menjawab soal ujian.
  • Peserta ujiyang dinyatakan lulus ujian teori dapat mengikuti ujian keterampilan mengemudi melalui Simulator.
  • Peserta ujidinyatakan lulus ujian keterampilan melalui Simulator, jika dapat mencapai nilai paling rendah 60 (enam puluh) untuk setiap jenis materi yang diujikan.
  • Peserta ujiyang dinyatakan lulus diberikan Surat Keterangan Lulus Uji Keterampilan Simulator.
  • Surat Keterangan Lulus Uji Keterampilan Simulator pada ayat (2) memiliki masa berlaku 12 (dua belas) bulan.
  • Peserta ujiyang dinyatakan lulus Ujian keterampilan mengemudi melalui Simulator dapat mengikuti Ujian Praktik.
  • Peserta ujiyang dinyatakan tidak lulus Ujian keterampilan mengemudi melalui Simulator dapat mengikuti ujian ulang paling banyak 3 (tiga) kali untuk setiap jenis materi yang diujikan.
  • Peserta uji dinyatakan lulus Ujian Praktik I, jika peserta uji tidak melakukan kesalahan pada materi ujian
  • Dalam hal melakukan kesalahan, peserta uji diberikan kesempatan untuk mengikuti ujian ulang praktik I sebanyak 2 (dua) kali untuk setiap materi ujian yang dinyatakan gagal.
  • Ujian ulang tahap pertama atau kedua, dilaksanakan dalam tenggang waktu paling lama 7 (tujuh) hari sejak dinyatakan tidak lulus pada Ujian Praktik I terdahulu.
  • Apabila tidak menempuh ujian ulang tahap pertama dan tahap kedua, peserta uji dinyatakan mengundurkan diri.
  • Peserta uji yang telah dinyatakan lulus Ujian Praktik I diberikan tanda bukti kelulusan.
  • Peserta uji yang telah dinyatakan lulus Ujian Praktik I melanjutkan ujian Praktik II.
  • Peserta uji dinyatakan lulus Ujian PraktikII jika tidak melakukan kesalahan dan/atau pelanggaran pada setiap materi Ujian Praktik II
  • Peserta uji yang dinyatakan tidak lulus Ujian Praktik II dapat mengikuti ujian ulang tahap I untuk ujian ulang tahap II dalamtenggang waktu paling lama 7 (tujuh) hari kerja sejak dinyatakan tidak lulus.
  • Peserta uji yang tidak lulus ujian ulang tahap I ayat (2), dapat mengikuti ujian ulang tahap II dalam tenggang waktu paling lama 14 (empat belas) hari kerja sejak dinyatakan tidak lulus.
  • Apabila tidak menempuh ujian ulang tahap I dan tahap II, peserta uji dinyatakan mengundurkan diri.
  • Peserta uji yang dinyatakan lulus UjianPraktik IIdiberikanSIM
  • Peserta uji yang dinyatakan tidak lulus Ujian Praktik II diberikan surat keterangan tidak lulus ujian, dan dapat mengambil kembali biaya Administrasi Uji SIM dan biaya Administrasi Uji Keterampilan melalui Simulator.


Referensi:
UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
Perkap No 09 Tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi
Serba-Serbi SIM
Etika di Jalan
Traffic Education and Information (TEDI)


Semoga Bermanfaat
INDEX



Di mohon partisipasi semua pihak, baik memberikan materi, menjawab pertanyaan, menambahkan, mengkoreksi jika ada kesalahan, memberikan tips ataupun sekedar berbagi pengalaman.
saya akui ujian praktik sim a ini sulit sekali, bahkan lebih sulit dibandingkan turun langsung ke jalan sebenarnya...malah kadang saya merasa tidak ada esensinya, misalnya parkir mundur yang tidak boleh menengok ke belakang, dsb.

tapi saya tetap berpikir positif bahwa hal ini dilakukan kepolisian untuk menghasilkan pemegang sim yang profesional...bukan untuk mempersulit dan memancing agar peserta ujian mengambil jalan pintas...

alhamdulilah, sudah tiga kali gagal ujian praktik sim a saya tidak tertarik untuk mengambil jalan pintas dan masih mau ujian dengan jujur...walaupun, hampir putus asa juga...

cuma saran saya, bagaimana kalo kepolisian menyediakan waktu tambahan bagi masyarakat untuk latihan langsung di lapangan ujian praktik samsat...saya rasa ditarik biaya tambahan pun masyarakat yang jujur pasti antusias untuk mengikutinya...

Hak Utama Pengguna Jalan

Kendaraan Bermotor yang memiliki hak utama adalah Kendaraan Bermotor yang mendapat prioritas dan wajib didahulukan dari Pengguna Jalan lain.

Pengguna/pemakai jalan wajib mendahulukan sesuai urutan prioritas sebagai berikut:
  1. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas;
  2. ambulans yang mengangkut orang sakit;
  3. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada Kecelakaan Lalu Lintas;
  4. Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia;
  5. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara;
  6. iring-iringan pengantar jenazah; dan
  7. konvoi dan/atau Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.


Kendaraan yang mendapat hak utama sebagaimana dimaksud diatas harus dikawal oleh petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia atau menggunakan isyarat lampu merah atau biru dan bunyi sirene. Perintah atau larangan yang dinyatakan dengan alat pemberi isyarat lalu lintas dan rambu lalu lintas tidak diberlakukan bagi Kendaraan yang mendapatkan hak utama seperti tersebut diatas.

Hak Utama Pada Persimpangan dan Perlintasan Sebidang

Pada persimpangan sebidang yang tidak dikendalikan dengan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas, Pengemudi wajib memberikan hak utama kepada:
  • Kendaraan yang datang dari arah depan dan/atau dari arah cabang persimpangan yang lain jika hal itu dinyatakan dengan rambu-rambu atau marka jalan;
  • Kendaraan dari jalan utama apabila pengemudi tersebut datang dari cabang persimpangan yang lebih kecil atau dari pekarangan yang berbatasan dengan jalan;
  • Kendaraan yang datang dari arah cabang persimpangan sebelah kirinya apabila cabang persimpangan 4 (empat) atau lebih dan sama besar;
  • Kendaraan yang datang dari arah cabang sebelah kirinya di persimpangan 3 (tiga) yang tidak tegak lurus;
  • Kendaraan yang datang dari arah cabang persimpangan yang lurus pada persimpangan 3 (tiga) tegak lurus.


Apabila persimpangan dilengkapi dengan alat pengendali lalu lintas yang berbentuk bundaran, pengemudi harus memberikan hak utama kepada kendaraan lain yang telah berada di seputar bundaran.

Pada persilangan sebidang antara jalur kereta api dengan jalan, pengemudi harus:
  • Berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup atau ada isyarat lain;
  • Mendahulukan kereta api;
  • Memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintasi rel.


Referensi: Pasal 135, 113, 114 UU No 22/2009

Share Buku UJian Teori SIM

Ane share ling lapak jualan teman ane, dia punya buku kumpulan Ujian teori sim lengkap beserta kunci jawaban dan materinya.. Sangat bermanfaat pokoknya..
monggo di cek..

Link TKP
membantu banget tapi kayanya tetep aja kepolisian di daerah ane gak ada yg bener semuanya konspirasi
ane ujian jadi gagal di salahin teorinya
parah
tapi kayanya ini membantu banget daripada ngulang makan waktu
hanya info aja gan, untuk soalnya ujiannya itu tidak sama semua, misalkan aja untuk SIM C soalnya itu beda - beda semua..

Tapi infonya keren banget gan....
Quote:Original Posted By JW.
Ane share ling lapak jualan teman ane, dia punya buku kumpulan Ujian teori sim lengkap beserta kunci jawaban dan materinya.. Sangat bermanfaat pokoknya..
monggo di cek..

Link TKP





Mantab gan....infonya.
Trit bagus nih TS

Kalo dilakukan survey, pasti lebih dari 50% ga ada yang mengetahui tentang prosedur dan materi tes Surat Izin Mengemudi
Coba disurvey ke masyarakat, sampai polisi sekalipun (bukan yang satlantas tapi) blum tentu tau materi di atas

Tanya Kenapa?

Biar ga munafik, saya juga harus mengakui termasuk yg ga tau, meski dah punya SIM sejak lama. Karna waktu bikin saya ga tau apa, masih polos, stau saya cuma disuruh foto, sisanya saudara2 yg mngurusi. (ini dosa lho)
Ada yg ngaku senasib dengan saya?
Quote:Original Posted By urban21
Trit bagus nih TS

Kalo dilakukan survey, pasti lebih dari 50% ga ada yang mengetahui tentang prosedur dan materi tes Surat Izin Mengemudi
Coba disurvey ke masyarakat, sampai polisi sekalipun (bukan yang satlantas tapi) blum tentu tau materi di atas

Tanya Kenapa?

Biar ga munafik, saya juga harus mengakui termasuk yg ga tau, meski dah punya SIM sejak lama. Karna waktu bikin saya ga tau apa, masih polos, stau saya cuma disuruh foto, sisanya saudara2 yg mngurusi. (ini dosa lho)
Ada yg ngaku senasib dengan saya?

v
v
v
jangan dicontoh ya sodara2

kalo ane sih bikin sim mesti gagal 5 x dulu.2 x diujian teori dan 3x ujian praktek.akhirnya lulus juga setelah coba yg keenam,sim jadi terasa berharga banget.kalo di jalan raya jadi hati2 banget ngikutin peraturan,takut kalo ditilang dan sim ane yg dibikin susah payah itu disita.
V
V
V
Yup, jangan dicontoh ya anak-anak, itu kan dosa Itu kan jaman saya masih SMA dulu, masih ga tau apa2. Taunya bikin SIM tinggal foto aja
Tapi blum ada yang jawab ya, kenapa proses bikin SIM itu lebih banyak yang pakai "jalan pintas" daripada yang pakai prosedur di atas.

Padahal ini masalah mendasar yang musti diselesaikan (setidaknya didiskusikan bagaimana solusi terbaik untuk kita sendiri)
Quote:Original Posted By urban21
V
V
V
Yup, jangan dicontoh ya anak-anak, itu kan dosa Itu kan jaman saya masih SMA dulu, masih ga tau apa2. Taunya bikin SIM tinggal foto aja
Tapi blum ada yang jawab ya, kenapa proses bikin SIM itu lebih banyak yang pakai "jalan pintas" daripada yang pakai prosedur di atas.

Padahal ini masalah mendasar yang musti diselesaikan (setidaknya didiskusikan bagaimana solusi terbaik untuk kita sendiri)


nah ini dia gan.salah satu faktor penyebab tingkat kecelakaan msh tinggi di indonesia.dpt simnya pada pake jln pintas.hrsnya polisi jg sbg pihak yg mengeluarkan sim memberikan arahan yg jelas utk teori dan praktek ujian sim.trus oknum2 polisi dan oknum2 masyarakat yg suka suap menyuap utk bikin sim hrs ditindak tegas.sama2 sadarlah mksd ane.

coba kalo bikin sim itu susah dan gak ada jln pintas,otomatis yg megang sim bnr2 org2 pilihan yg memang pantas megang sim.

Quote:Original Posted By ammarante.


nah ini dia gan.salah satu faktor penyebab tingkat kecelakaan msh tinggi di indonesia.dpt simnya pada pake jln pintas.hrsnya polisi jg sbg pihak yg mengeluarkan sim memberikan arahan yg jelas utk teori dan praktek ujian sim.trus oknum2 polisi dan oknum2 masyarakat yg suka suap menyuap utk bikin sim hrs ditindak tegas.sama2 sadarlah mksd ane.

coba kalo bikin sim itu susah dan gak ada jln pintas,otomatis yg megang sim bnr2 org2 pilihan yg memang pantas megang sim.



Silahkan tanya pada yang berwenang. Orang terkadang dari awal aja ga tau apa2 (atau ga niat pakai jalan pintas) tiba2 sudah banyak yang nawarin kok.

Silahkan aja nongkrong sambil survey, berapa puluh SIM yang diterbitkan per hari. Terus bandingkan, berapa orang saja yang ikut tes?
Itu tandanya apa?
Itu sebabnya apa?

Tanya juga pada teman2 di kepolisian (tapi jangan yang satlantas), mereka tau ga prosedur & urutan2 pembuatan SIM di atas beserta materi2 tes nya?
Kalau kebanyakan polisi belum tentu tau,
itu tandanya apa?
itu sebabnya apa?

Tapi itu dulu. Ga tau kalau sekarang. Semoga lebih bersih.
Quote:Original Posted By ammarante.


nah ini dia gan.salah satu faktor penyebab tingkat kecelakaan msh tinggi di indonesia.dpt simnya pada pake jln pintas.hrsnya polisi jg sbg pihak yg mengeluarkan sim memberikan arahan yg jelas utk teori dan praktek ujian sim.trus oknum2 polisi dan oknum2 masyarakat yg suka suap menyuap utk bikin sim hrs ditindak tegas.sama2 sadarlah mksd ane.

coba kalo bikin sim itu susah dan gak ada jln pintas,otomatis yg megang sim bnr2 org2 pilihan yg memang pantas megang sim.



baru parkirin motor, udah ada calo yang nawarin tinggal poto ...
hayoo gimana coba??.....
secara kalok diurus sendiri pasti jadinya lama, belum lagi kalok gagal berkali-kali, kan ndak semua orang punya waktu untuk mondar mandir ke sana, jadi jalan pintas diangap pantass...
Mantap nice infonya
Zaman ane blm ada uji keterampilan berkendara menggunakan simulator SIM.. Jd pengen coba tu simulator yg sempet kontoversial..
Alhamdulillaah ane dulu bikin SIM pas umur ane 17thn 1hari, trus bikinnya gak nembak alias resmi 100% ikutin prosedur yg ada and lulus2 aja tu..
ane kira TS mau to the point langsung ke materi tes tulisnya

soalnya adik ane 2 x nggak lulus tes tulis

tapi ternyata materi secara keseluruhan..
Ane gak pernah ikut tes tp punya sim gan
Numpang tanya nih,, ujian teori sim A untuk kendaraan pribadi apakah memang harus menguasai tentang trayek2, perangkutan umum bahkan mengenai regulasi tarif angkutan umum ??

ane barusan ujian SIM A, soalnya lebih ke hal2 angkutan umum. Ini emang anenya yang nggak menguasai atau memang salah soal

klo kaya gini, makin yakin ane, paling ngga 70% SIM yang beredar adalah hasil nembak

btw ane ujian di polres Cimahi ujian pake komputer
alhamdulillah berkat pelayanan yg baik dari bapak polisi saya bikin SIMnya ga perlu repot2 diuji
baru aj kmren an ga lulus ujian teori sim gan,, nilai ane 50
msh disuruh kmbali 1 minggu lg
×