Saking Tajirnya Orang Kita: Baru 6 Hari Honda Brio (@Rp170jt/unit) Dipesan 1.000 Unit











Wah! Baru 6 Hari Honda Brio Dipesan 1.000 Unit
Kamis, 09/08/2012 17:00 WIB

Jakarta - Antusiasme masyarakat Indonesia pada city car Honda Brio cukup besar. Soalnya baru saja diluncurkan 2 Agustus lalu, mobil dengan mesin 1.300 4 silinder itu sudah dipesan sebanyak 1.000 unit. "Kami optimistis tren ini akan terus meningkat, berlanjut. Brio sudah dipesan sebanyak 1.000 unit dalam waktu 6 hari," kata Marketing & Aftersales Service Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy di sela-sela buka bersama Honda di Jakarta, Kamis (9/8/2012).

Menurutnya, Brio akan mendongkrak penjualan Honda di Indonesia. Selama 2012 ini penjualan Honda di pasar otomotif Indonesia sudah menyentuh angka 33.504 unit. Mobil kecil Honda Brio dibanderol mulai Rp 149 - Rp 170 juta. Di Indonesia, Honda Brio diperkuat mesin 1.300 cc 4 silinder SOHC i-VTEC yang mampu menghasilkan tenaga 100 Ps pada 6.000 RPM dan torsi 13 kg.m (atau sekitar 126 Nm) pada putaran mesin 4.800 RPM.

Di Brio, Honda membenamkan berbagai macam fitur mulai sistem pengereman ABS dan EBD, dual SRS Air Bag, dan rangka GCON & ACE yang diklaim mampu melindungi penumpang dan pengendara. Di interior, Brio dilengkapi dengan audio system double DIN, Aux input, USB port, bluetooth. Asyiknya Brio sudah dilengkapi dengan Multi Information LCD yang memberikan informasi konsumsi bahan bakar minyak.

Dan untuk menghindari maling, Brio dilengkapi security alarm berikut immobilizer (untuk tipe E). Lebih dari itu, meski kecil Brio sudah dilengkapi dengan dukungan suspensi di atasnya, yaitu suspensi dengan McPherson Strut dan H-Shape torsion beam untuk suspensi belakang.
http://oto.detik..com/read/2012/08/0...991101mainnews


TOYOTA Sekitar 80 jetian rupiah?






Toyota Siapkan Mobil Rp100 Jutaan di RI?
Seperti apa wujud mobil tersebut.

Senin, 6 Agustus 2012, 17:17 Sandy Adam Mahaputra

VIVAnews - Toyota Astra Motor (TAM) mengaku tidak berminat mengikuti program pemerintah soal mobil murah dan ramah lingkungan atau dikenal juga dengan Low Cost and Green Car (LCGC). Merek mobil paling laris di Tanah Air itu lebih memilih menyerahkan kepada anak perusahaannya, Daihatsu, untuk mengikuti program mobil murah tersebut. Tapi, belakangan tersiar kabar Toyota justru sedang menyiapkan mobil murah hasil garapannya untuk pasar Indonesia. Mobil yang ditengarai jenis hatchback itu kemungkinkan besar akan lebih dulu dipamerkan di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS), September mendatang.

Dikabarkan, harga yang ditawarkan kurang dari Rp100 jutaan. Jika benar, tentu harga tersebut sangat menarik bagi para konsumen di Indonesia. Sebelumnya, Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor, Johnny Darmawan, menegaskan bakal absen dalam program pemerintah soal mobil murah dan ramah lingkungan. "Kami (Toyota) punya saudara, yaitu Daihatsu. Jadi, biarkan mereka yang akan ikut," kata Johnny beberapa waktu lalu.

Daihatsu memang dikenal dengan keahliannya membuat mobil berkapasitas kecil dengan biaya rendah. Alasan itulah yang menjadi pertimbangan Toyota. Sekadar diketahui, Toyota memiliki mobil dengan harga paling terjangkau untuk pasar India. Mobil itu adalah Etios Liva (hatchback), yang dijual dengan harga mulai Rp76 juta hingga Rp115 juta.

Mobil ini dipersenjatai mesin DOHC 4-silinder berkapasitas 1.197 cc, bertenaga 80 hp pada 5.600 rpm dan torsi 104 Nm pada 3.100 rpm. Jantung mekanis ini diklaim pabrikan memilki konsumsi BBM 18,31 km/liter. Etios Liva memiliki fitur keselamatan dengan dua airbag di depan serta rem ABS/EBD. Untuk kapasitas bagasinya 251 liter. Lalu, apakah ini yang akan dikeluarkan Toyota? Jika kelak diluncurkan di Tanah Air, mobil ini akan menjadi pesaing terkuat Nissan March dan Honda Brio. Jadi, kita tunggu saja.
http://otomotif.news.viva.co.id/news...-jutaan-di-ri-


Pertarungan mobil murah: Honda Brio vs Toyota Aygo
Sabtu, 21 Juli 2012 13:36:00








Toyota Aygo vs Honda Brio

Otosia.com - Toyota memang belum secara resmi mengumumkan mobil murahnya, bahkan masih menutup mulut akan melepas model di kelas tersebut. Namun bocoran di sana-sini termasuk mesin yang disinyalir sudah mulai diproduksi bekerja sama dengan Daihatsu memperkuat info yang belakangan beredar bahwa mobil murah tersebut diambil dari platform Aygo. Tidak hanya itu, diketahui telah beredar pula foto Daihatsu Cuore, yang mengusung adanya kemungkinan untuk bersepupu dengan Aygo layaknya Avanza-Xenia di waktu lalu. Sementara itu, Brio sebagai perwakilan Honda di program mobil murah sudah sangat gamblang. Mereka akan merakitnya di pabrik kedua mereka yang juga terletak di Karawang, berdekatan dengan pabrik pertama. Nah, bagaimana jika keduanya nanti bertemu di tengah pasar yang kian ketat dan kian haus dengan mobil murah ini, berikut sekilas analisis 'senjata andalan' dari masing-masing produk.

Sementara itu, Honda Brio sudah jelas jika dilihat dari TPT (tanda pendaftaran tipe kendaraan bermotor) bahwa ia akan mengusung mesin 1,3 liter dari keluarga Honda yang juga digunakan oleh Jazz (1.339 cc) dengan sejumlah pilihan transmisi manual dan otomatis (di Jepang dengan CVT). Mesin besar biasanya lebih ngacir, kan?

Fitur
Spesifikasi Brio disebut oleh Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT. Honda Prospect Motor Jonfis Fandy akan lebih bagus dari yang dipasarkan di Thailand. Sementara itu, bocorannya menyebutkan bahwa antara lain Brio untuk Indonesia mengedepankan faktor keamanan, seperti rangka G-Con yang menyerap benturan dan tentu juga sudah menggunakan sistem rem ABS.

Adapun Toyota Aygo, untuk spek Eropa (yang tentu lebih mahal) juga memiliki rem ABS plus Brake Assist, Vehicle Stability Control serta airbag. Entah apakah semua fitur ini akan nyata di produk tersebut atau sirna karena harga.

Harga
Rumor yang kencang menyebut bahwa mobil-mobil murah ini dilepas dengan harga lebih kurang Rp 80 juta. Jika itu tidak terjadi, maka mereka yang terlalu berharap akan gigit jari karena mengabaikan kenyataan bahwa nilai on-the road dua mobil ini mungkin akan mendorong harganya kembali menjadi tiga digit (Rp 100 jutaan). Namun, Honda Prospect Motor selaku pemasar Honda di Indonesia memberi angin segar bahwa mereka akan meningkatkan kandungan lokal pada unit rakitan lokal dari 50 persen menjadi 80 persen. Dengannya, harga bisa lebih ditekan.

Pemerintah pun akan menyokong bea impor bahan baku suku cadang untuk 160 bahan suku cadang, antara lain Linear Low-Density (dalam bentuk butiran), Density Polyethylene (butiran), dan Polyethylene Copolymer (butiran), yang antara lain digunakan untuk interior mobil.

Selain itu, Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian pernah mengatakan bahwa pemerintah akan memberi insentif pembebasan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) atau 0 persen untuk mobil bermesin 1.000 cc ke bawah dan 5 persen untuk 1.200cc.

Harga perkiraan Brio sendiri, yang pada tahap awal masih impor dari Thailand, adalah Rp 120 juta-Rp 150 juta per unit. Saat dirakit di sini, tentu pangkasan harga juga bisa lebih banyak. Adapun Toyota masih sebatas isu dengan harga Rp 80 juta.

Namun soal harga, yang lebih realistis adalah dengan melihat kapasitas mesin. Kalau mesin Toyota 1.000 cc kena pajak nol persen, maka Honda dengan mesin 1.300 cc tentu agak sedikit lebih mahal dalam hal pajak
http://www.merdeka.com/otomotif/pert...yota-aygo.html

------------------

Sebaiknya jangan keburu-buru beli, nanti kalau yang ada yang lebih murah, baru nyesel! padahal;, selain TOYOTA yang akan 'banting harga' sampai dibawah seratis jutaan kurang, HYUNDAI Korea juga menyiapkan mobil sejenis dengan harga dibawah Rp 75 jutaan. Nah lhooo ...
ane nunggu yg 25jt an aja gan
ts kurang mampu y..klo orang pny uang so what gt loh..ngapain jg nunggu y lbh murah
ini kan bukan city car
etdah banyak amir peminatnya
jangan ngimpi mobil jepun harganya dibawah 100 jeti...

ingat, awal2 xenia dan avanza akan dirilis juga gembar-gembor harganya 100 jeti, bahkan bisa lebih murah... kenyataanya...

industri otomotif asal jepun sejak dulu udah kompak mengadakan kartel perdagangan mobil/motor di RI dengan harga yang menguntungkan mereka...otomotif asal eropa/amerika aja keok melawan mereka...

liat aja GP1, meski ga ada sponsor dari RI, mereka bela2in ambil hati masyarakat RI dengan memasang motto berbahasa Indonesia...

mimpi RI punya mobnas/tornas ga bakalan bisa selama petinggi kita masih mau disuap industri otomotif jepun....
mobil2 murah macam begitu, bagaimana dengan fitur safetynya?
jangan sampe jadi kaya kaleng berjalan.
ajehh gile yang harganya 170 jeti ajehh masih banyak pemesannya (udah nyampe 1000 org)

ane nunggu kalo harganya 20 jeti aja deh
sampai kapan RI jadi negara primitif yg nggak punya MRT
keamanannya terjamin ga tuh?
paling ke senggol atau nabrak udh penyok bonyok
macet sudah jakarta ..... begini gini klo ga dibatesin peredaran kendaraan
Salah satu tanda hebatnya korupsi di negeri ini..
bingung sama judulnya... 170jt tajirnya dimana yah ?
itu bisa dari kredit dan juga hasil nabung...

pas lah sama kantong menengah...

nah kalo mobil seharga 500jtan keatas dengan jumlah pemesenan begitu baru dah...
Keren yaaa .....

Mau beli'iin yayangku Vbot ahhh ....
Quote:Original Posted By am.king
ane nunggu yg 25jt an aja gan


nunggu sampe' turun harga segitu mah lamaaaaa gan
nah lo merek2 raksasa udah banting harga, gimana nih proyek mobil listrik pak DI menghadapinya
mobil 170juta/unit mah udah standar sekarang gan..
bayangin, harga new avanza aja sekitar 150juta/unit..
kalau dulu sih iya, xenia cuma sekitar 80juta..
harga naek terus..
Quote:Original Posted By am.king
ane nunggu yg 25jt an aja gan


sama gan ane juga nunggu yg 25jeti,..wkwkwkwk
Ane termasuk sales yg jual brio, Kalo mobil harga 150jt an, pembelinya misal menganti mobilnya tahun lama seharga 60jt an lalu buat dp di kredit selama 3th angsuran 3jtan masih wajar, jika termasuk karyawan penghasilan 9jt sebulan
gw cuma mampu beli odong2.