Talking [OBRAL LEBARAN] Bremen Class soon will be decommissioned

bikin pusing rekanan nahkoda ragam aah
ada yang buka lapak lagi sepertinya

Quote:FGS Köln (F 211)
Ship's Name: \tFGS Köln (F 211)
Location: \tWilhelmshaven, Germany
Photo Date: \tJune 29, 2012
Description: \tThe deactivated Köln laid up at the Naval Arsenal in Wilhelmshaven. She will formally be decommissioned on July 31, 2012.

http://www.navyphotos.net/details.ph...6b015d1c9b5964

FGS Rheinland
Quote:After four intensive months of patrolling, exercising and operating, the Standing NATO Maritime Group 1 (SNMG1) said goodbye to FGS Rheinland-Pfalz today. The German warship will sail home, for the last time. After a long and respectable career of over 30 years, in which she flew the NATO-flag many times, the ship will be decommissioned early next year.

"Rheinland-Pfalz has been a true team player and shipmate you could always rely on,” states Commodore Ben Bekkering, Commander SNMG1. "The grand old lady and her professional crew were always eager and willing to take on a challenge.” As part of NATO's Immediate Response Force in the first part of the year, the German frigate was deployed in Operation Active Endeavour. In this operation NATO ships patrol the Mediterranean and monitor shipping to help detect, deter and protect against terrorist activity. Besides this operation, the Rheinland-Pfalz also took part in the anti submarine warfare exercise Proud Manta and the international exercise Joint Warrior.

http://www.aco.nato.int/nato-warship...-for-home.aspx
lebih jelas ini deh daripada kapal galau

btw apa kabar ya itu kapal dan pengadaannya?

....kepikiran kalo kita ambil ini weapon + electronic suitnya kira2 kyk apa ya
Quote:Original Posted By RajaSultanKing
lebih jelas ini deh daripada kapal galau

btw apa kabar ya itu kapal dan pengadaannya?

....kepikiran kalo kita ambil ini weapon + electronic suitnya kira2 kyk apa ya


mudah2an gak dicopotin, ngiler ram 2 launcher plus nssm nya euy palagi kalo nssm diganti essm masak kalah ama pinoy yg mau pake aspide

mumpung lg deket ama mbakyu merkel
Quote:Original Posted By mawasorangutan
mudah2an gak dicopotin, ngiler ram 2 launcher plus nssm nya euy palagi kalo nssm diganti essm masak kalah ama pinoy yg mau pake aspide

mumpung lg deket ama mbakyu merkel


Nah tinggal kitanya kebuka nggak pikirannya... Ambil aja semua toh umurnya belon tua2 amat....
Buat nego mah babe Habiebie juga kayaknya bisa bantu...
info info


Quote:Command and control
The ship's combat system integrates the target acquisition, navigation, communications, signal processing and weapon control functions. The combat system software was developed by ATLAS Elektronik.

The combat system central computer computes and evaluates the target data and allocates data to the weapon systems. The system carries out multiple target search and track, target prioritisation and automatic engagement of weapons.

The German Navy began an upgrade programme for the combat system on the eight Bremen Class (F122) and four Brandenburg frigates. A contract was awarded to Thales in September 2005 to provide a new open architecture system to replace the SATIR. The upgrade was completed in 2011. IBM supplied and installed the Link 16 capability enhancement and also installed the EADS Defence Electronics multifunctional information distribution system (MIDS).



Quote:Armaments
The Bremen has two four-cell Boeing Harpoon missile launchers. Harpoon (RGM-84) is an anti-surface missile, with active radar seeker and range of 130km.

The ship's point defence system is based on the medium-range Nato Sea Sparrow and the short range RAM (rolling airframe) missile. The Sea Sparrow surface-to-air missile is launched from two mk29 eight-cell launchers mounted side by side at the fore of the ship, above and behind the Otobreda gun. The RAM (RIM-116A), supplied by Raytheon and RAM Systems GmbH, is installed at the aft of the ship above the helicopter deck.

The ship is equipped with a 76mm Oto Melara anti-air and anti-surface gun. The gun is capable of a firing rate up to 85 rounds a minute to a range of more than 15km. Two 20mm guns model Rh202 from Rheinmetal are installed port and starboard.

The ship is equipped with two 324mm mk32 twin torpedo tubes and eight DM 4A1 or mk46 mod 2 torpedoes from ATK (AlliantTechsystems).


http://www.naval-technology.com/projects/f122/
COD 1983, brarti tepat 30 tahun. gantiin mbah VS
Quote:Original Posted By fishbed21
COD 1983, brarti tepat 30 tahun. gantiin mbah VS


cocok khan
ada mk29.... bisa dipasangin ESSM dong ya?
Quote:Original Posted By Vienna.SL
ada mk29.... bisa dipasangin ESSM dong ya?


bisa gan
COD apa REKBER jadinya?
Quote:Original Posted By mawasorangutan
bisa gan
COD apa REKBER jadinya?


paket komplit dilepas berapaan gan :
Quote:Original Posted By Vienna.SL
paket komplit dilepas berapaan gan :


tanpa senjata 25 mill usd, kalo plus senjata subject to negotiation :
salah satu favorit ane nih buat kapal frigate tuir setelah maestrale

seandainya ikut meko daripada sigma mungkin dah punya Braunschweig class juga, bahkan F125 s

Biar tuwir tapi masih gahar, sayang ngga ada jaminan kalau beli ini senjata/ elektroniknya ngga di pretelin (ingat kasus Parchim class). Dapet 6 ginian utuh dan upgrade keknya masih pd buat ngadepin La Fayette dan turunannya.

Semoga dagangan kali ini laku ya gan, ngga diembat sama tetangga yg sering kita bully2 itu (ternyata....)
Quote:Original Posted By TherMit
Biar tuwir tapi masih gahar, sayang ngga ada jaminan kalau beli ini senjata/ elektroniknya ngga di pretelin (ingat kasus Parchim class). Dapet 6 ginian utuh dan upgrade keknya masih pd buat ngadepin La Fayette dan turunannya.

Semoga dagangan kali ini laku ya gan, ngga diembat sama tetangga yg sering kita bully2 itu (ternyata....)


cocok khan
seperti yang ane bilang tentang senjata, elektronik juga terkait

Quote:Original Posted By mawasorangutan
tanpa senjata 25 mill usd, kalo plus senjata subject to negotiation :


gak diembat kog gan lha yang namanya jualan, bisa kesapa aja toh asal punya duit
daripada nungguin orang laen, barang ane jadi gak laku2 nanti :

masalah kapabilitas..... dijamin kog gak, good shorad & ciws system plus quite good medium range SAM

dan pake TRS-3D
Kita butuh kapal dgn kemampuan SAM dua lapis spt ini (medium and short range). Kapal2 spt ini yg bisa memberikan perlindungan udara utk kapal2 pendarat yg saat ini notabene are defenseless against missiles and air attack.
Quote:Original Posted By garandman
Kita butuh kapal dgn kemampuan SAM dua lapis spt ini (medium and short range). Kapal2 spt ini yg bisa memberikan perlindungan udara utk kapal2 pendarat yg saat ini notabene are defenseless against missiles and air attack.


setuju sekali gan, apalagi kapal2 pendarat TNI AL rata2 punya ship self defense system yang cukup lemah

dan yang cukup menyedihkan, cukup banyak surface combatant TNI AL yang juga lemah dalam self defense, padahal seharusnya memiliki kemampuan area air defense untuk tugas2 escorting
Quote:Original Posted By mawasorangutan
setuju sekali gan, apalagi kapal2 pendarat TNI AL rata2 punya ship self defense system yang cukup lemah

dan yang cukup menyedihkan, cukup banyak surface combatant TNI AL yang juga lemah dalam self defense, padahal seharusnya memiliki kemampuan area air defense untuk tugas2 escorting


klo kenyataan sampai saat ini memang seperti itu, siapakah yg harus bertanggung jawab? pejabat di TNI AL kah? yg kurang bisa memproyeksikan ancaman kedepan itu seperti apa, dan terlalu bergantung dengan payung dari TNI AU, yg notabene sampai saat ini pun masih dipertanyakan kemampuannya dalam menjaga air superiority, klo harus setiap saat mengawal projection gugus tugas TNI AL, padahal baik dari RMAF ataupun RAAF, (actual threats) dua2 nya memiliki kapabilitas untuk menyerang kapal2 kita dengan Harpoon dari hornet/ super hornetnya, klo sampai pertahan udara dari pesawat2 TNI AU udah tertembus, wassalam dah kapal2 kombatan kita...

Sepertinya AL masih berpedoman bahwa ship harus selalu melawan sesama ship, (exocet diperbaharui sampai blok III, Yakhont, C-802, C-705, tapi SAM nya tetep mistral- kayaknya jargon TNI AL nih" apapun kapal nya, SAM nya pasti mistral hehehehe") tidak mempertimbangkan bahwa ship sangat rentan kalau melawan pesawat dengan AShM, bahkan tanpa bisa membalas sama sekali serangan pesawat tersebut. Kemampuan mistral dari sigma cuman sekitar 5 km, rapid gun otomelara cuman sekitar 15 km, sementara serangan dari harpon bisa diluncurkan dari jarak sekitar 80 km. Dan untuk Ciws dari combatan ship TNI AL pun bisa dibilang cukum minimalis, lagi2 hanya mengandalkan mistral (konon katanya bisa menghadapi incoming missile lho) Andaikan ada konflik dikemudian hari dan disuruh jadi tentara, gw paling ogah klo disuruh masuk TNI AL, bisa2 cuman jadi sitting duck
Quote:Original Posted By buzztami
klo kenyataan sampai saat ini memang seperti itu, siapakah yg harus bertanggung jawab? pejabat di TNI AL kah? yg kurang bisa memproyeksikan ancaman kedepan itu seperti apa, dan terlalu bergantung dengan payung dari TNI AU, yg notabene sampai saat ini pun masih dipertanyakan kemampuannya dalam menjaga air superiority, klo harus setiap saat mengawal projection gugus tugas TNI AL, padahal baik dari RMAF ataupun RAAF, (actual threats) dua2 nya memiliki kapabilitas untuk menyerang kapal2 kita dengan Harpoon dari hornet/ super hornetnya, klo sampai pertahan udara dari pesawat2 TNI AU udah tertembus, wassalam dah kapal2 kombatan kita...

Sepertinya AL masih berpedoman bahwa ship harus selalu melawan sesama ship, (exocet diperbaharui sampai blok III, Yakhont, C-802, C-705, tapi SAM nya tetep mistral- kayaknya jargon TNI AL nih" apapun kapal nya, SAM nya pasti mistral hehehehe") tidak mempertimbangkan bahwa ship sangat rentan kalau melawan pesawat dengan AShM, bahkan tanpa bisa membalas sama sekali serangan pesawat tersebut. Kemampuan mistral dari sigma cuman sekitar 5 km, rapid gun otomelara cuman sekitar 15 km, sementara serangan dari harpon bisa diluncurkan dari jarak sekitar 80 km. Dan untuk Ciws dari combatan ship TNI AL pun bisa dibilang cukum minimalis, lagi2 hanya mengandalkan mistral (konon katanya bisa menghadapi incoming missile lho) Andaikan ada konflik dikemudian hari dan disuruh jadi tentara, gw paling ogah klo disuruh masuk TNI AL, bisa2 cuman jadi sitting duck


sebenarnya capability upgrade TNI AL sangat tergantung dengan proyeksi kekuatan dan force structure yang ada dalam blue print TNI-AL, tapi sayangnya informasi tersebut termasuk classified information yang sifatnya rahasia, jadi kita hanya bisa menebak-nebak apa yang ada dalam blue print dan para military planner TNI AL

btw, kalau melihat kemampuan dari angkatan perang dari actual dan potential enemy kita, paling tidak ada 2 hal yang harus dicermati
1.kemampuan stand-off attack angkatan udara negara2 tersebut
2.kemampuan otht dan long range attack angkatan laut negara2 tersebut oleh surface dan submerged asset mereka

oleh karena itu kemampuan layer defense sangat vital dan sebenarnya sifatnya mandatory untuk surface combatant TNI AL, karena selain untuk melindungi diri sendiri, juga untuk melindungi kapal perang-kapal perang pendukung, seperti kapal pendarat dan logistik, mengingat dalam time of war, kemampuan supplying dan troops deployment lewat laut menjadi amat sangat vital untuk indonesia
Quote:Original Posted By mawasorangutan
tanpa senjata 25 mill usd, kalo plus senjata subject to negotiation :


Bungkus gan, ane byr 20mil USD.... tapi tenang ntar ane mintain biaya "upgrade" dari parlemen ane :..........wong indonesia gitu loh

Quote:Original Posted By garandman
Kita butuh kapal dgn kemampuan SAM dua lapis spt ini (medium and short range). Kapal2 spt ini yg bisa memberikan perlindungan udara utk kapal2 pendarat yg saat ini notabene are defenseless against missiles and air attack.


Quote:Original Posted By mawasorangutan
sebenarnya capability upgrade TNI AL sangat tergantung dengan proyeksi kekuatan dan force structure yang ada dalam blue print TNI-AL, tapi sayangnya informasi tersebut termasuk classified information yang sifatnya rahasia, jadi kita hanya bisa menebak-nebak apa yang ada dalam blue print dan para military planner TNI AL

btw, kalau melihat kemampuan dari angkatan perang dari actual dan potential enemy kita, paling tidak ada 2 hal yang harus dicermati
1.kemampuan stand-off attack angkatan udara negara2 tersebut
2.kemampuan otht dan long range attack angkatan laut negara2 tersebut oleh surface dan submerged asset mereka

oleh karena itu kemampuan layer defense sangat vital dan sebenarnya sifatnya mandatory untuk surface combatant TNI AL, karena selain untuk melindungi diri sendiri, juga untuk melindungi kapal perang-kapal perang pendukung, seperti kapal pendarat dan logistik, mengingat dalam time of war, kemampuan supplying dan troops deployment lewat laut menjadi amat sangat vital untuk indonesia



Sayangnya combattant flagship AL negeri ini juga kebanyakan kurang feasible secara fisik dan teknologi.
Saya yg awam krg paham mengenai cara kerja CMS di kapal perang, tapi kelihatannya VS class sudah susah mau dijejali lagi sama Medium-SAM launcher sekelas Mk 29 dan itu blom termasuk air search radarnya yg dimiliki sekarang apakah cukup?
paling2 ya kalo mau agak advance sedikit, ya pasang semacam Crotale NG, RAM, atau VLS based semacam Barak, VL Mica... itupun semua saya cuma lihat space di atas hanggar heli VS
Kalo Sigma dah jelas bener2 kehabisan space buat kapal mungil gitu. kembali paling jauh bisa dilakukan modif di atas hanggar CMIIW

kalo mau memang build combattant baru yg lebih besar sehingga armament perlindungan medium SAM dan SHORAD bisa dikombinasikan dengan baik
Quote:Original Posted By Vienna.SL

Sayangnya combattant flagship AL negeri ini juga kebanyakan kurang feasible secara fisik dan teknologi.
Saya yg awam krg paham mengenai cara kerja CMS di kapal perang, tapi kelihatannya VS class sudah susah mau dijejali lagi sama Medium-SAM launcher sekelas Mk 29 dan itu blom termasuk air search radarnya yg dimiliki sekarang apakah cukup?
paling2 ya kalo mau agak advance sedikit, ya pasang semacam Crotale NG, RAM, atau VLS based semacam Barak, VL Mica... itupun semua saya cuma lihat space di atas hanggar heli VS
Kalo Sigma dah jelas bener2 kehabisan space buat kapal mungil gitu. kembali paling jauh bisa dilakukan modif di atas hanggar CMIIW

kalo mau memang build combattant baru yg lebih besar sehingga armament perlindungan medium SAM dan SHORAD bisa dikombinasikan dengan baik


sebenarnya kalau CMS, untuk beberapa CMS masih upgradeable, problem terbesar mungkin ada pada physical constraint adding hardware tambahan, ambil contoh untuk mk-29, selain launcher, perlu space untuk director & weapon console di bridge, yang bisa dibilang gak akan bisa dipasang di VS, walaupun "mungkin" launchernya bisa ditaroh diatas hanggar

sementara untuk sigma, memang lokasi terlapang untuk additional box launcher sam ya diposisi mistral vshorad di aft

sebenernya masalah sam dan layer defense terkait sekali dengan perencanaan, dan sangat terkait dengan kemampuan industri dan kedekatan diplomasi, terlepas mau memakai sam model yang mana

tapi IMHO, layer defense means dua atau lebih tipe sam engagement envelope distances (short & med range) atau satu tipe sam plus special CIWS

selain itu kombinasi guidance untuk beberapa tipe sam dalam satu kapal juga sangat penting untuk dipertimbangkan, misalnya kombinasi SARH SAM dengan heat seeking SAM,

untuk kombinasi guidance, kalau ditanya mana yang paling baik, mungkin yang ngerti radar & guidance seperti stealthflanker yang bisa menerangkan