KASKUS

Quote:Original Posted By sang..pencerah


btw soal fikih, muamalah, dan syariah , mutazila sama gak sih ama aliran2 lain?


Kalau soal fiqih, kayaknya Mu'tazilah berkembang bersamaan dengan masa hidupnya empat imam mazhab Sunni. Jadi mungkin tidak sama, tapi karena memang aliran empat mazhab juga bisa dianggap baru mulai terbentuk.
Khalifah Harun al-Rasyid udah mulai menjadikan mutazila sbg mazhab negara belum sih?
Quote:Original Posted By goed.adit


lol...

Hasan albashri itu justru gurunya para mu'tazilah... Dia gak bilang mereka sesat, hanya menyatakan "yang berbeda pendapat silahkan keluar majelis saya!" Imam Malik juga menyatakan yang sama jika ada yang bertanya tentang bagaimana Allah duduk di 'Arsy.

Coba dilihat lagi, sebab mereka disebut sesat kenapa? Jika sebab2 yang dinisbatkan pada mereka setelah diperiksa salah mengapa terus terikat penafsiran cap sesat?


hehehe, agan liberal ya?
Hasan albashri adalah ulama ahlussunnah, dan majlis ta'limnya jelas mengkaji islam ahlussunnah. Agan tau arti ahlussunnah wal jama''ah? Yakni sekumpulan orang yg konsisten melaksanakan prinsip akidah dan syariat islam sesuai yg diajarkan Rosulullah SAW.

Kalo
Hasan albashri berketa, "mereka keluar dari majlis ini dan mengasingkan diri", ya berarti itu majas penghalusan, atas kelakuan Wasil bin Atha' dan pengikutnya yg keluar dari paham ahlussunnah wal jama'ah. So, istilah apa yg cocok buat golongan di luar ahlussunnah (tidak mengikuti Nabi Muhammad SAW)?. Jelas SESAT.

Dibilang kafir, ya tidak bisa juga, karena mereka juga belum ditetapkan majlis ulama sbg kafir. Hanya akidahnya SESAT. CMIIW


Quote: Original Posted By sang..pencerah ►
btw soal fikih, muamalah, dan syariah , mutazila sama gak sih ama aliran2 lain?


Dalam islam, yg utama itu AKIDAH gan. Kalo akidahnya melenceng, lainya ya bakal melenceng. Kalo pun mereka ngakunya sama, itu berarti Taqiyah. perbuatan seseorang yang menampakkan sesuatu amalan berbeda dengan apa yang ada dalam hatinya.

Contoh kesesatan akidah mu'tazilah, soal qada' dan qadar (rukun iman ke - 6). Mereka beranggapan qada' dan qadar dibentuk manusia sendiri, karena Allah memberi suatu balasan sesuai amal manusia. Begono gan. Apa nggak gila tuh
Quote:Original Posted By ProlTape

Dalam islam, yg utama itu AKIDAH gan. Kalo akidahnya melenceng, lainya ya bakal melenceng. Kalo pun mereka ngakunya sama, itu berarti Taqiyah. perbuatan seseorang yang menampakkan sesuatu amalan berbeda dengan apa yang ada dalam hatinya.

Contoh kesesatan akidah mu'tazilah, soal qada' dan qadar (rukun iman ke - 6). Mereka beranggapan qada' dan qadar dibentuk manusia sendiri, karena Allah memberi suatu balasan sesuai amal manusia. Begono gan. Apa nggak gila tuh


Masak sih gan?
Kalo secara akidah atau teologi, mutazila emang terlihat bertentangan dgn Islam tradisional. Namun implikasinya terhadap ketaatan perintah tetap sama. Misal bagi Mutazila Quran itu mahluk sedangkan pandangan ahlul sunnah Quran itu Qadim. Tapi ujung2nya tetep aja Mutazila memandang sakral Quran dan taat pada perintah2nya.

Ini terlihat jelas dalam uraian Ibn Abi Hasyim mengenai perlunya wahyu:
"Segolongan lawan memperolok sujud sewaktu sembahyang, tawaf sekitar kakbah, dan ritual2 dlm peribadatan umat Islam, mereka berpendapat itu semua tidak ada gunanya. Ibn Hasyim menentang pendapat2 itu, ia menjelaskan bahwa ritual2 dapat diketahui bukan melalui akal melainkan melalui wahyu. Nabilah yg membawa ritual2 tsb, karena itu pasti benar dan bermanfaat."

Tolong jangan gampang mensesatkan umat Islam, apalagi klo kamu belum tahu latar belakang alasan teologis dibaliknya. Soal takdir Mutazila percaya pd freewill, itu bukan pertimbangan akal semata ada dukungan ayat juga ttg Allah tidak akan merubah suatu kaum. Lagipula implikasinya percaya takdir dalam kehidupan sehari2 apa sih? Berusaha semaksimal mungkin disertai tawaqal, bukan pasrah tanpa usaha. Kira2 begitu juga sikap Mutazila.
Quote:Original Posted By Hashimi


Masak sih gan?
Kalo secara akidah atau teologi, mutazila emang terlihat bertentangan dgn Islam tradisional. Namun implikasinya terhadap ketaatan perintah tetap sama. Misal bagi Mutazila Quran itu mahluk sedangkan pandangan ahlul sunnah Quran itu Qadim. Tapi ujung2nya tetep aja Mutazila memandang sakral Quran dan taat pada perintah2nya.

Ini terlihat jelas dalam uraian Ibn Abi Hasyim mengenai perlunya wahyu:
"Segolongan lawan memperolok sujud sewaktu sembahyang, tawaf sekitar kakbah, dan ritual2 dlm peribadatan umat Islam, mereka berpendapat itu semua tidak ada gunanya. Ibn Hasyim menentang pendapat2 itu, ia menjelaskan bahwa ritual2 dapat diketahui bukan melalui akal melainkan melalui wahyu. Nabilah yg membawa ritual2 tsb, karena itu pasti benar dan bermanfaat."

Tolong jangan gampang mensesatkan umat Islam, apalagi klo kamu belum tahu latar belakang alasan teologis dibaliknya. Soal takdir Mutazila percaya pd freewill, itu bukan pertimbangan akal semata ada dukungan ayat juga ttg Allah tidak akan merubah suatu kaum. Lagipula implikasinya percaya takdir dalam kehidupan sehari2 apa sih? Berusaha semaksimal mungkin disertai tawaqal, bukan pasrah tanpa usaha. Kira2 begitu juga sikap Mutazila.


Ane serius gan. Ente tanya aja sama ulama ahlussunah wal jama'ah manapun, di negeri ini. Apa kalo akidahnya rusak, amalan lainnya bisa lurus?

Lha wong yg akidahnya lurus saja, amalannya masih ada yg khilaf, apalagi yg akidahnya melenceng. Kalo ente nemu pengikut aliran mu'tazilah yg seolah - olah mendukung ahlussunnah, sesuai ulama ahlussunnah, itu berarti Taqiyah.

Makanya kalo sekarang banyak aliran2 / kelompok2 islam, ente bingung mana yg sesat mana yg lurus, liat aja akidahnya gan.

Ente ngawur gan. Mu'tazila itu menganut qadariyah. . Coba belajar islam lagi gan. Sama guru. Bukan google.

Tapi semuanya terserah ente gan. Nabi Muhammad aja cuma diberi kuasa memberi peringatan. Soal hidayah, ada di kuasa Allah semata.
Quote:Original Posted By ProlTape


Ane serius gan. Ente tanya aja sama ulama ahlussunah wal jama'ah manapun, di negeri ini. Apa kalo akidahnya rusak, amalan lainnya bisa lurus?

Lha wong yg akidahnya lurus saja, amalannya masih ada yg khilaf, apalagi yg akidahnya melenceng. Kalo ente nemu pengikut aliran mu'tazilah yg seolah - olah mendukung ahlussunnah, sesuai ulama ahlussunnah, itu berarti Taqiyah.

Makanya kalo sekarang banyak aliran2 / kelompok2 islam, ente bingung mana yg sesat mana yg lurus, liat aja akidahnya gan.

Ente ngawur gan. Mu'tazila itu menganut qadariyah. . Coba belajar islam lagi gan. Sama guru. Bukan google.

Tapi semuanya terserah ente gan. Nabi Muhammad aja cuma diberi kuasa memberi peringatan. Soal hidayah, ada di kuasa Allah semata.



Gan, akidah muktazilah dikatakan menyimpang oleh ente...
Emang apa sih yg dilakukan muktazilah sehingga ente anggap menyimpang?

Coba kutip dong fakta sejarah yg menyatakan pengikut muktazilah melakukan sesuatu yg menyimpang dari akidah?

Ulama Ahlusunnah yg lurus itu siapa sih? Mengapa klo ada orang yg berbeda pandangan dengan ulama ahlusunnah dikatakan menyimpang secara akidah? Padahal belum tentu perbedaan muktazilah itu soal akidah...

Apakah semua ulama ahlusunnah itu maksum? Sehingga bebas kritik karena dianggap tidak mempunyai kesalahan manusiawi? Ato emang semua pengikut ahlusunnah mengkultuskan ulamanya layaknya Syiah mengkultuskan ahlul bayt?

Soalnya setau ane yg maksum itu cuma Nabi Muhammad SAW...
Quote:Original Posted By ProlTape


Ane serius gan. Ente tanya aja sama ulama ahlussunah wal jama'ah manapun, di negeri ini. Apa kalo akidahnya rusak, amalan lainnya bisa lurus?

Lha wong yg akidahnya lurus saja, amalannya masih ada yg khilaf, apalagi yg akidahnya melenceng. Kalo ente nemu pengikut aliran mu'tazilah yg seolah - olah mendukung ahlussunnah, sesuai ulama ahlussunnah, itu berarti Taqiyah.

Makanya kalo sekarang banyak aliran2 / kelompok2 islam, ente bingung mana yg sesat mana yg lurus, liat aja akidahnya gan.

Ente ngawur gan. Mu'tazila itu menganut qadariyah. . Coba belajar islam lagi gan. Sama guru. Bukan google.

Tapi semuanya terserah ente gan. Nabi Muhammad aja cuma diberi kuasa memberi peringatan. Soal hidayah, ada di kuasa Allah semata.


lah itu teroris2 ama taliban emang akidahnya melenceng dari Islam mainstream?

Kenapa mutazila ibadahnya bisa mirip, ya karena sumber rujukannya sama (Quran dan Hadits). Jangan nyamain mutazila ama JIL lah, mutazila memakai akal untuk mendukung alasan taat pada perintah Allah SWT. Kalo JIL make akal buat ngakal2in perintah Al-Quran

Kata siapa semua ulama mensesatkan Mutazila? Jangan gampang taklid gan, buka mata buka pikiran Sekarang saja ada ulama (dari arab saudi lho ) yg memuji Mutazila dan berusaha memulihkan nama baiknya Sumber Teologi Islam karya Harun Nasution

Emang yg bilang Mutazila menganut jabariyah siapa? Gw bilang mereka percaya pada freewill alias qadariyah. Emang bedanya Qadariyah ama jabariyah dalam praktek kehidupan sehari2 apa sih? Perasaan khatib2 klo ngutip ayat selalu soal ayat "Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yg mengubahnya" <---- ayat pendukung qadariyah

Quote:Original Posted By namakuhiroko



Gan, akidah muktazilah dikatakan menyimpang oleh ente...
Emang apa sih yg dilakukan muktazilah sehingga ente anggap menyimpang?

Coba kutip dong fakta sejarah yg menyatakan pengikut muktazilah melakukan sesuatu yg menyimpang dari akidah?

Ulama Ahlusunnah yg lurus itu siapa sih? Mengapa klo ada orang yg berbeda pandangan dengan ulama ahlusunnah dikatakan menyimpang secara akidah? Padahal belum tentu perbedaan muktazilah itu soal akidah...

Apakah semua ulama ahlusunnah itu maksum? Sehingga bebas kritik karena dianggap tidak mempunyai kesalahan manusiawi? Ato emang semua pengikut ahlusunnah mengkultuskan ulamanya layaknya Syiah mengkultuskan ahlul bayt?

Soalnya setau ane yg maksum itu cuma Nabi Muhammad SAW...


Mutazila juga gak bersih dari cacat gan
Inkuisisi pernah dilakukan rezim Mutazila, Al-Makmun, terhadapap ulama2 yg tidak sepakat akan kemahlukan Al-Quran. Mungkin karena itu muncul antipati dari Islam tradisional dan mencapnya sesat.
Quote:Original Posted By Hashimi


Mutazila juga gak bersih dari cacat gan
Inkuisisi pernah dilakukan rezim Mutazila, Al-Makmun, terhadapap ulama2 yg tidak sepakat akan kemahlukan Al-Quran. Mungkin karena itu muncul antipati dari Islam tradisional dan mencapnya sesat.



Ane tau. Ane mengikuti trid ini dari awal.
Tapi itu ane anggap lebih ke masalah politik daripada akidahnya.
Quote:Gan, akidah muktazilah dikatakan menyimpang oleh ente...
Emang apa sih yg dilakukan muktazilah sehingga ente anggap menyimpang?

Coba kutip dong fakta sejarah yg menyatakan pengikut muktazilah melakukan sesuatu yg menyimpang dari akidah?


Wah udah ane sebutin salah satunya soal pemahaman rukun iman yg ke - 6, qadar & qadar. Terus pemahaman al qur'an adalah makhluk. Dan mengganggap pelaku dosa besar itu bukan islam atau kafir. Semua berdasarkan akal, bukan berlandaskan Al Qur'an dan hadits, juga ijtihad ulama. Masih ngeyel terserah gan

Quote:Ulama Ahlusunnah yg lurus itu siapa sih? Mengapa klo ada orang yg berbeda pandangan dengan ulama ahlusunnah dikatakan menyimpang secara akidah? Padahal belum tentu perbedaan muktazilah itu soal akidah...

Apakah semua ulama ahlusunnah itu maksum? Sehingga bebas kritik karena dianggap tidak mempunyai kesalahan manusiawi? Ato emang semua pengikut ahlusunnah mengkultuskan ulamanya layaknya Syiah mengkultuskan ahlul bayt?

Soalnya setau ane yg maksum itu cuma Nabi Muhammad SAW...



Banyak gan. Paling gampang ya KH Achmad Dahlan pendiri Muhammadyah, & Hasyim Asy'ari pendiri NU atau Hasan Al Banna pendiri Tarbiyah. Jangan sekate - kate gan. Ahlussunnah tu bukan jamaah, bukan sekte seperti syiah. Ahlussunnah itu SEMUA ORANG YG TEGUH MEMEGANG AJARAN ISLAM SESUAI YG DIAJARKAN ROSULULLAH SAW. So jangan asal klaim ahlussunnah itu terbatas pada aliran / ulama tertentu. Tergantung ajarannya, bukan ustadz, ulama, atau kelompoknya. Ente mau ikut NU, Kalo pemikiran liberal ya SESAT gan. Atau ente ikut Muhammadiyah, akidah ente lurus, ya selamat. (ini permisalan saja)

Kecuali ente ikut Syiah, itu dimana2 SESAT karena menkultuskan ahlul bayt dan mengabaikan sahabat Nabi yg laen. Atau aliran2 sesat lain, JIL, ahmadiyah, dll. Nggak mungkin ente ikut aliran2 itu, akidah ente bisa lurus.

Quote:Original Posted By Hashimi


lah itu teroris2 ama taliban emang akidahnya melenceng dari Islam mainstream?


Ya wallahu a'lam gan. Ane nggak pernah hidup n ngerasakan hidup di afghanistan. Tapi kalo sampe dzolim sama rakyat, itu jelas sudah melenceng. Teserah mereka ngaku akidahnya apa. Ente tau definisi taqiyah? Mereka bisa bilang radikal ajaran islam. Tapi ngebom rakyatnya yg ngelawan penguasa, (meskipun ulama ahlussunnah) itu jelas bukan ajaran Nabi. Jadi kok bisa sejahat itu? bisa dicari ke akidah mereka, apa yg mereka anut sebenarnya.

Tapi plis jangan bandingin sama orba yg bantai PKI, nembaki preman atau nangkepi tapol politik yg hobi kritik tapi tanpa aksi. Jelas nggak sama.


Quote:
Kenapa mutazila ibadahnya bisa mirip, ya karena sumber rujukannya sama (Quran dan Hadits). Jangan nyamain mutazila ama JIL lah, mutazila memakai akal untuk mendukung alasan taat pada perintah Allah SWT. Kalo JIL make akal buat ngakal2in perintah Al-Quran

Kata siapa semua ulama mensesatkan Mutazila? Jangan gampang taklid gan, buka mata buka pikiran Sekarang saja ada ulama (dari arab saudi lho ) yg memuji Mutazila dan berusaha memulihkan nama baiknya Sumber Teologi Islam karya Harun Nasution

Emang yg bilang Mutazila menganut jabariyah siapa? Gw bilang mereka percaya pada freewill alias qadariyah. Emang bedanya Qadariyah ama jabariyah dalam praktek kehidupan sehari2 apa sih? Perasaan khatib2 klo ngutip ayat selalu soal ayat "Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yg mengubahnya" <---- ayat pendukung qadariyah


Ente bener soal JIL lebih sesat dari mu'tazilah. Soalnya JIL mengambil pedoman dari jamaah2 sesat terdahulu. Jadi kalo mu'tazilah sesat, JIL tu sesat pangkat n (dengan n = jumlah ajaran sesat yg mereka ambil sebagai dasar pemikiran)

Ente jangan mentang - mentang dari arab, terus dijadikan panutan gan. Yg taklid buta malah ente. Arab tu dominasi ulama wahabi. Tau wahabi? Sempalan ahlussunnah yg dulu mberontak dibantu inggris ngelawan ottoman. Sekarang mereka bersahabat baik dgn israel dan amerika. Tapi ane nggak generalisasi ulama arab tu menyesatkan loh. Cuma mau bilang, ATI - ATI

Definisi qadariyah TIDAK SAMA dengan makna dari ar ra'du ayat 11 gan. Ente blajar islam lagi aja sama GURU yg lurus. Percuma kita diskusi kalo ente ternyata nggak belajar islam atau belajar islam cuma di google atau wiki.
Quote:Original Posted By ProlTape

Ente bener soal JIL lebih sesat dari mu'tazilah. Soalnya JIL mengambil pedoman dari jamaah2 sesat terdahulu. Jadi kalo mu'tazilah sesat, JIL tu sesat pangkat n (dengan n = jumlah ajaran sesat yg mereka ambil sebagai dasar pemikiran)

Ente jangan mentang - mentang dari arab, terus dijadikan panutan gan. Yg taklid buta malah ente. Arab tu dominasi ulama wahabi. Tau wahabi? Sempalan ahlussunnah yg dulu mberontak dibantu inggris ngelawan ottoman. Sekarang mereka bersahabat baik dgn israel dan amerika. Tapi ane nggak generalisasi ulama arab tu menyesatkan loh. Cuma mau bilang, ATI - ATI

Definisi qadariyah TIDAK SAMA dengan makna dari ar ra'du ayat 11 gan. Ente blajar islam lagi aja sama GURU yg lurus. Percuma kita diskusi kalo ente ternyata nggak belajar islam atau belajar islam cuma di google atau wiki.


Semoga ente bisa dapet guru yang lurus. Guru yang bisa mengajari ente untuk belajar dulu sebelum menghakimi. Guru yang bisa mengajari ente bahwa manusia idak pernah 100% benar.

Quote:Original Posted By goed.adit


Semoga ente bisa dapet guru yang lurus. Guru yang bisa mengajari ente untuk belajar dulu sebelum menghakimi. Guru yang bisa mengajari ente bahwa manusia idak pernah 100% benar.




---
*Makin banyak aja orang yg sok jadi hakim memutuskan siapa yg sesat siapa yg tidak...miris
Quote:Original Posted By namakuhiroko

---
*Makin banyak aja orang yg sok jadi hakim memutuskan siapa yg sesat siapa yg tidak...miris


Kalo ga kyk gitu agama ga bisa jalan bro...

*ayo balik ke topik*
Quote:Original Posted By Hashimi
Khalifah Harun al-Rasyid udah mulai menjadikan mutazila sbg mazhab negara belum sih?


Harun Al Rasyid bukannya sesudah Al Makmun yah? muktazilah sbg ideologi remi negara gak bertahan lama kok
Quote:Original Posted By ProlTape


Wah udah ane sebutin salah satunya soal pemahaman rukun iman yg ke - 6, qadar & qadar. Terus pemahaman al qur'an adalah makhluk. Dan mengganggap pelaku dosa besar itu bukan islam atau kafir. Semua berdasarkan akal, bukan berlandaskan Al Qur'an dan hadits, juga ijtihad ulama. Masih ngeyel terserah gan



Banyak gan. Paling gampang ya KH Achmad Dahlan pendiri Muhammadyah, & Hasyim Asy'ari pendiri NU atau Hasan Al Banna pendiri Tarbiyah. Jangan sekate - kate gan. Ahlussunnah tu bukan jamaah, bukan sekte seperti syiah. Ahlussunnah itu SEMUA ORANG YG TEGUH MEMEGANG AJARAN ISLAM SESUAI YG DIAJARKAN ROSULULLAH SAW. So jangan asal klaim ahlussunnah itu terbatas pada aliran / ulama tertentu. Tergantung ajarannya, bukan ustadz, ulama, atau kelompoknya. Ente mau ikut NU, Kalo pemikiran liberal ya SESAT gan. Atau ente ikut Muhammadiyah, akidah ente lurus, ya selamat. (ini permisalan saja)

Kecuali ente ikut Syiah, itu dimana2 SESAT karena menkultuskan ahlul bayt dan mengabaikan sahabat Nabi yg laen. Atau aliran2 sesat lain, JIL, ahmadiyah, dll. Nggak mungkin ente ikut aliran2 itu, akidah ente bisa lurus.



Ya wallahu a'lam gan. Ane nggak pernah hidup n ngerasakan hidup di afghanistan. Tapi kalo sampe dzolim sama rakyat, itu jelas sudah melenceng. Teserah mereka ngaku akidahnya apa. Ente tau definisi taqiyah? Mereka bisa bilang radikal ajaran islam. Tapi ngebom rakyatnya yg ngelawan penguasa, (meskipun ulama ahlussunnah) itu jelas bukan ajaran Nabi. Jadi kok bisa sejahat itu? bisa dicari ke akidah mereka, apa yg mereka anut sebenarnya.

Tapi plis jangan bandingin sama orba yg bantai PKI, nembaki preman atau nangkepi tapol politik yg hobi kritik tapi tanpa aksi. Jelas nggak sama.




Ente bener soal JIL lebih sesat dari mu'tazilah. Soalnya JIL mengambil pedoman dari jamaah2 sesat terdahulu. Jadi kalo mu'tazilah sesat, JIL tu sesat pangkat n (dengan n = jumlah ajaran sesat yg mereka ambil sebagai dasar pemikiran)

Ente jangan mentang - mentang dari arab, terus dijadikan panutan gan. Yg taklid buta malah ente. Arab tu dominasi ulama wahabi. Tau wahabi? Sempalan ahlussunnah yg dulu mberontak dibantu inggris ngelawan ottoman. Sekarang mereka bersahabat baik dgn israel dan amerika. Tapi ane nggak generalisasi ulama arab tu menyesatkan loh. Cuma mau bilang, ATI - ATI

Definisi qadariyah TIDAK SAMA dengan makna dari ar ra'du ayat 11 gan. Ente blajar islam lagi aja sama GURU yg lurus. Percuma kita diskusi kalo ente ternyata nggak belajar islam atau belajar islam cuma di google atau wiki.


ente belom bisa memisahkan antara tajdid (pembaruan) dan politik kerajaan saudi. wahabi kalo di Indonesia ya Muhammadiyah itu. sedangkan Muhammad bin Abdul Wahhab itu seperti KH Ahmad Dahlan
Pada ngawur semua.

Ada yg belom bisa membedakan menghakimi dan menyandarkan diri pada jalan ahlussunnah wal jamaah.

Contoh konkrit : nggak bisa membedakan pembaharu seperti muhammadyah dan prinsip wahabi. Mentang - mentang sama - sama menolak bid'ah. Dipikir ane dari nahdliyin apa?

ini belom nyasar ke ayat muhkammat dan mutasyabihat ya. Atau ilmu hadits. Tambah runyam ntar. Gurunya pada google sama wiki seh. Sejarah agama disamain sejarah umum.

Kayaknya pemikiran pada mengarah ke liberal. Silakan lanjutin diskusinya deh. Lanjutin sesatnya juga. Ane nggak mau ikut
Quote:Original Posted By DombIsmailParan


Harun Al Rasyid bukannya sesudah Al Makmun yah? muktazilah sbg ideologi remi negara gak bertahan lama kok


Harun Ar-Rasyid sebelum Al-Makmun gan, dia khalifah yg termahsyur pada dinasti Abbasid, dia yg mendirikan Bait al-Hikmah perpustakaan terbesar dieranya .

Sepertinya masa Harun belum berafiliasi dgn mazhab manapun, karena mazhab2 Islam baru mulai terbentuk pasca khalifah Harun. Termasuk mazhab 4 imam sunni.

Quote:Original Posted By DombIsmailParan


ente belom bisa memisahkan antara tajdid (pembaruan) dan politik kerajaan saudi. wahabi kalo di Indonesia ya Muhammadiyah itu. sedangkan Muhammad bin Abdul Wahhab itu seperti KH Ahmad Dahlan


tapi rezim saud dan wahabi saling, lindung-melindungi lho gan
Rezim saud membantu wahabi menyebarkan ajarannya, wahabi melindungi dinasti saud dgn fatwa2nya.

Padahal klo mau bener2 salaf, ya pake sistem baiat yg mirip demokrasi dong
Mutazilah kadang di bikin dan buat nakut2 nakutin orang2 yg rasional dan baru mau mengenal Islam oleh sebagian pembenci Mutazilah dan pemikiran yg tidak sejalan dengan mereka, dikit di bidah2kan di sesat2 kan pemikiran2 yg secama ni mulai marak di negeri ini.

kalau Alquran itu mahluk berarti besok bisa mati dan ane bisa membunuh itu al-quran ?? bagai mana dengan Khalam Allah di sudut pandanh Mutazilah, ane mohon pencerahanya
Quote:Original Posted By DargombesHCII

kalau Alquran itu mahluk berarti besok bisa mati dan ane bisa membunuh itu al-quran ?? bagai mana dengan Khalam Allah di sudut pandanh Mutazilah, ane mohon pencerahanya



Bukan gitu gan. Makhluk ga semuanya hidup kan? Batu juga makhluk, tapi ga hidup. Agan ga bisa besok membunuh batu.

Maksudnya adalah makhluk = sesuatu yang diciptakan, dalam arti terpisah dari Khalik (Pencipta). Yang diperdebatkan itu apakah Qur'an sebagai kata-kata Allah itu merupakan ciptaan Allah atau lainnya.
ane yg nubie ikut nimbrung yaa..
hmm..,kalau udah gontok2an masalah aliran2,sekte2,dan perbedaan2 antar umat islam..ane kadang cuma berharap mudah2an muslim generasi sekarang berkaca dan mengambil pelajaran pada apa yang telah Allah uji umat muslim dulu dengan perselisihan itu.
Surah Ali Imran ayat 7 tentang muhkamat dan mutasyabihat bisa menjadi renungan kita bahwa ketika didalam "hati" ada penyimpangan maka disitulah fitnah itu timbul.
mudah2an ga OOT
memutuskan masalah atau menghakimi dalam diskusi adalah hukumnya wajib

Agar pihak lawan menghakimi balik dengan alasan yang msk akal.
Dan membuat lebih mengerti mana yg salah dan benar

Yg tidak boleh adalah Menghakimi dengan alasan nggk jelas, yg hasilnya diskusi nggk jalan jalan

Lebih tepatnya dibilang bacot bkn diskusi
-----------------

Mutazilah tdk sesat karena ttp berpegan teguh sama alquran lain hal nya JIL,
masalah takdir, simpel, kita berbuat dan kita dinilai oleh Allah, tdk mungkin dinilai dahulu sebelum berbuat...