KASKUS

Quote:Original Posted By MomodTaik
Imam Ahmad Bin Hambal ya gan ???? :



ya gan,
salah satu ulama penentang keras paham mu'tazilah adalah guru madzhab hambali (imam ahmad bin hanbal)

pernah suatu ketika ahli hadits, para qadhi dan ulama2 di baghdad dikumpulkan untuk diuji tentang kemahlukan alquran.
Sebagian besar yang hadir terpaksa mengakui alquran sebagai mahluk,
tapi sebagian yang lain menolak dan terus berdebat, salah satunya imam ahmad.
Bagi mereka yang menolak paham tsb biasanya disiksa sampai mengakuinya,
dari hukuman penjara, cambuk sampai ukuman mati.

Sampai akhirnya masa khalifah al mutawakkil, kembali mengembalikan paham ahlusunnah sebagai madzhab resmi, dan konon kepada imam ahmad, kalifah al mutawakkil meminta maaf atas kekejaman kalifah2 sebelumnya.

salah satu kutipan phillip hitti tentang masa2 cobaan kepada ahmad bin hanbal
“Konservatisme Ibnu Hanbal merupakan benteng ortodoksi di Baghdad terhadap berbagai bentuk inovasi kalangan Mu’tazilah. Meskipun telah menjadi korban fitnah dan pernah diikat dengan rantai pada masa al-Makmun, serta dihina dan dipenjara oleh al-Mu’tashim, Ibnu Hanbal tetap teguh pada pendiriannya dan tidak mengakui berbagai bentuk modifikasi terhadap keyakinan tradisional.”


cmiiw
Quote:Original Posted By Yanisari.

pernah suatu ketika ahli hadits, para qadhi dan ulama2 di baghdad dikumpulkan untuk diuji tentang kemahlukan alquran.
Sebagian besar yang hadir terpaksa mengakui alquran sebagai mahluk,
tapi sebagian yang lain menolak dan terus berdebat, salah satunya imam ahmad.
Bagi mereka yang menolak paham tsb biasanya disiksa sampai mengakuinya,
dari hukuman penjara, cambuk sampai ukuman mati.


Yang melakukan persekusi tidak lain adalah khlaifah-nya... Bukan pemikir mu'tazilah sendiri. Gimana yagh tanggapan mereka yang bilang "selalu patuhlah pada ulil amri!"
Quote:Original Posted By goed.adit


Yang melakukan persekusi tidak lain adalah khlaifah-nya... Bukan pemikir mu'tazilah sendiri. Gimana yagh tanggapan mereka yang bilang "selalu patuhlah pada ulil amri!"


Pada akhirnya banyak aliran yang dibajak oleh politik kekuasaan :|
Quote:Original Posted By goed.adit
Yang melakukan persekusi tidak lain adalah khlaifah-nya... Bukan pemikir mu'tazilah sendiri. Gimana yagh tanggapan mereka yang bilang "selalu patuhlah pada ulil amri!"


Ya itu gan,
dari buku tentang imam ahmad itu,
Beliau sebenarnya bisa saja melakukan perlawanan untuk menggulingkan khalifah, karenaa mayoritas rakyat saat itu berada di pihak imam ahmad. Kalau saja imam ahmad mau mengeluarkan fatwa untuk melawan angkat senjata kepada pemerintah, pasti jatuhlah sultan saat itu. Tapi imam ahmad memilih bersabar karena ada dalil sakti itu..."patuhilah ulul amri"

Kalau masa itu udah masuk periode "raja-raja yang menggigit" ya gan
sesuai hadits nabi
Quote:Original Posted By goed.adit
Yang melakukan persekusi tidak lain adalah khlaifah-nya... Bukan pemikir mu'tazilah sendiri. Gimana yagh tanggapan mereka yang bilang "selalu patuhlah pada ulil amri!"


Tapi kan yang jadi penasihatnya adalah Mu'tazilah kan gan ???
Quote:Original Posted By MomodTaik
Tapi kan yang jadi penasihatnya adalah Mu'tazilah kan gan ???


Mu'tazilah atau "mu'tazilah wannabe?"

Seriously, perbedaan ini terlalu gak penting banget untuk melakukan persekusi. (di mata manusia jaman sekarang )

Jaman itu belum ada yang namanya "qanun" macam sekarang, hakim bebas bikin keputusannya sendiri sementara ulama yang menjabarkan hukum & perkara. Mihnah itu usaha khalifa untuk menyatukan pemikiran, politik, & hukum di bawah kekuasaan khalifah. Dengan kata lain, Mihnah ini dilakukan u/ membuat kekhalifahan menjadi suatu monarki.

As the number of Muslims increased throughout the Muslim empire, andin reaction to the excesses of so-called rationalism, theologians began to lose ground. The problem was exacerbated by the Mihna, the inquisition launched under the Abbasid Caliph al-Ma'mun (d. 218 AH/833 AD). Mu'tazilis have been accused of being the instigators though it was the Caliph's own scheme (Nawas, 1994; Nawas, 1996; Cooperson 2005; Ess, 2006). The persecution campaign, regardless, cost them and theology in general the sympathy of the Muslim masses. Ahmad ibn Hanbal, a Muslim jurist and founder of the Hanbali school of Islamic jurisprudence was a victim of Ma'mun's Minha. Due to his rejection of Ma'mun's demand to accept and propagate the Mu'tazila creed, ibn Hanbal was imprisoned and tortured by the Abbasid rulers. [10]

http://en.wikipedia.org/wiki/Mu%27tazila
Quote:Original Posted By Finkolstein
Maksudnya makhluk abstrak gan?

Maaf, bukan al-Farabi gan yang nerjemahin karya-karya Aristoteles ke bahasa Arab?

CMIIW


Mungkin al-Farabi salah satunya ya gan
tapi karya2 yunani mula-mula diterjemahkan kaum kristen, terutama dari bekas kekuasaan bynzantium

Quote:Original Posted By bukaniwanenator
hanya ada kholik dan makhluk, sudah tentu al Quran adalah makhluk
faktanya adalah agama ditegakkan dengan Akal ? dan untuk memahami Al Quran bukankah memang harus dengan akal ? perintah Allah dalam Al Quran itu banyak rahasianya loh spt ulasan yg dipecah pecah ke ayat dan surat yg terpisah pisah, setelah semuanya dirangkai baru diperoleh pengertian yg lengkap. Kesalahannya dimana :

saya gak setuju penyebutan liberal krn khawatir org menyamakan misalnya dengan Irshad Manji yg terang2x-an menabrak isyarat larangan Allah dalam Quran mengenai homosexualisme, atau bbrp org yg menyebut diri liberal yg menentang aturan ttg pembagian warisan dalam Al Quran misalnya.... sedang mu'tazila tidak melakukan hal2x spt itu sejauh yg saya tahu...


firman yg diciptakan ini mungkin terpengaruh logos neoplatonisme
jadi Quran sebagai firman terpisah dari Allah, karena Allah satu2nya yg tak terbatas
maka firman harus diciptakan

Sebenarnya orang2 yg seperti itu berasal dari kalangan salafi yg sebelumnya terlalu terkekang
jadi mereka mengkritik dgn pedas, aslinya kalau mau dgn tutur yg lembut dan sopan gak bakal terlihat rebel gitu
Quraish Shibab berpendapat jilbab tidak wajib, menurut anda gimana?



Quote:Original Posted By Yanisari.
ya gan,
salah satu ulama penentang keras paham mu'tazilah adalah guru madzhab hambali (imam ahmad bin hanbal)

pernah suatu ketika ahli hadits, para qadhi dan ulama2 di baghdad dikumpulkan untuk diuji tentang kemahlukan alquran.
Sebagian besar yang hadir terpaksa mengakui alquran sebagai mahluk,
tapi sebagian yang lain menolak dan terus berdebat, salah satunya imam ahmad.
Bagi mereka yang menolak paham tsb biasanya disiksa sampai mengakuinya,
dari hukuman penjara, cambuk sampai ukuman mati.

Sampai akhirnya masa khalifah al mutawakkil, kembali mengembalikan paham ahlusunnah sebagai madzhab resmi, dan konon kepada imam ahmad, kalifah al mutawakkil meminta maaf atas kekejaman kalifah2 sebelumnya.

salah satu kutipan phillip hitti tentang masa2 cobaan kepada ahmad bin hanbal
“Konservatisme Ibnu Hanbal merupakan benteng ortodoksi di Baghdad terhadap berbagai bentuk inovasi kalangan Mu’tazilah. Meskipun telah menjadi korban fitnah dan pernah diikat dengan rantai pada masa al-Makmun, serta dihina dan dipenjara oleh al-Mu’tashim, Ibnu Hanbal tetap teguh pada pendiriannya dan tidak mengakui berbagai bentuk modifikasi terhadap keyakinan tradisional.”


cmiiw


memang disayangkan gan
tapi kita juga harus mengingat jasa2nya yg udah membangkitkan kejayaan Islam

Quote:Original Posted By goed.adit
Yang melakukan persekusi tidak lain adalah khlaifah-nya... Bukan pemikir mu'tazilah sendiri. Gimana yagh tanggapan mereka yang bilang "selalu patuhlah pada ulil amri!"


ayat itu ada benarnya juga gan
agar kita tdk mudah memberontak pada pemimpin jadi pemerintahan stabil
Quote:Original Posted By sang..pencerah

ayat itu ada benarnya juga gan
agar kita tdk mudah memberontak pada pemimpin jadi pemerintahan stabil


Ayatnya ya pasti bener

Kalo diperhatikan bunyi ayatnya, "taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul dan ulil amri diantara kalian." Di ayat itu untuk Allah dan Rasul memakai kata "taatlah", sedangkan untuk ulil amri tidak. Maka mayoritas ulama menafsirkan bahwa ketaatan kepada ulil amri hanya dilakukan selama ulil amri itu tidak menyalahi Allah dan Rasul.

Dan ini yang dilakukan oleh Imam Ahmad, rela mendapat siksaan dari pada patuh untuk mengakui pendapat yang menurutnya sesat.
ini tuduhan dusta salah kaprah tanpa dasar, imam hasan albashri sama sekali bukan mu'tazilah, bahkan imam hasan al bashri adalah termasuk penolak pemahaman mu'tazilah. mu'tazilah jelas telah disesatkan oleh ulama2 ahlusunnah waljama'ah



Posted with kaskusBetaQR
Quote:Original Posted By ojongonole
@TS
mohon post pertama ente di update lbh lanjut, sehingga ada penjelasan yg panjang lebar yg lbh detail, mengenai sejarah aliran Mutazilah ini pd masa puncak kejayaan khilafah islam di sebagian benua asia, afrika, dan eropa... berikut pic2 nya, agar pengetahuan ane bs lbh bertambah ya, gan...

mu'tazilah sama sekali bukan kejayaan islam tapi perusak islam, mana mungkin islam berjaya banyak sekali ulama2 yang d paksa utk mngikuti pmahamannya termasuk imam hambali, tapi imam hambali tetap menjaga aqidahnya, hingga dihukum segala macam hukuman, sampai beliau dalam mengajarkan ilmu bercucuran darah di duburnya karena lukanya yg tidak bisa kering lagi. hal itu terjadi pada abad sekitar 157 H, dan banyak ilmu2 islam yg hilang karenanya.



Posted with kaskusBetaQR
Quote:Original Posted By khoyyir
ini tuduhan dusta salah kaprah tanpa dasar, imam hasan albashri sama sekali bukan mu'tazilah, bahkan imam hasan al bashri adalah termasuk penolak pemahaman mu'tazilah. mu'tazilah jelas telah disesatkan oleh ulama2 ahlusunnah waljama'ah



Posted with kaskusBetaQR


nub, baca yang bener penjelasannya... Hasan al-Bashri memang bukan Mu'tazilah karena Mu'tazilah itu justru digagas oleh muridnya, Washil bin Atha'. Mana bisa Hasan al-Bashri menolak pemahaman yang belum ada pada zamannya?

Sesat menyesatkan antar ulama itu biasa nub... Serahkan aja semuanya kepada Yang Paling Tahu Mana Yang Ga Sesat.
Quote:Original Posted By InRealLife
nub, baca yang bener penjelasannya... Hasan al-Bashri memang bukan Mu'tazilah karena Mu'tazilah itu justru digagas oleh muridnya, Washil bin Atha'. Mana bisa Hasan al-Bashri menolak pemahaman yang belum ada pada zamannya?

Sesat menyesatkan antar ulama itu biasa nub... Serahkan aja semuanya kepada Yang Paling Tahu Mana Yang Ga Sesat.


sesat menyesatkan di kalangan ulama emang biasa, makanye butuh satu figur politis yg bisa menyatukan, biar umat ga tercerai berai...

sebenarnya yg paling ngeselin adalah ketika ada ulama yg membangga2kan golden age of Islam, termasuk kajian iptek di dalamnya di saat yg lain mengkafir2kan pelaku utama pengembang ilmu pengetahuan tsb (muktazilah)
Quote:Original Posted By khoyyir
ini tuduhan dusta salah kaprah tanpa dasar, imam hasan albashri sama sekali bukan mu'tazilah, bahkan imam hasan al bashri adalah termasuk penolak pemahaman mu'tazilah. mu'tazilah jelas telah disesatkan oleh ulama2 ahlusunnah waljama'ah



Posted with kaskusBetaQR


lol...

Hasan albashri itu justru gurunya para mu'tazilah... Dia gak bilang mereka sesat, hanya menyatakan "yang berbeda pendapat silahkan keluar majelis saya!" Imam Malik juga menyatakan yang sama jika ada yang bertanya tentang bagaimana Allah duduk di 'Arsy.

Coba dilihat lagi, sebab mereka disebut sesat kenapa? Jika sebab2 yang dinisbatkan pada mereka setelah diperiksa salah mengapa terus terikat penafsiran cap sesat?
susah gila nyari sumber yg gak menyudutkan mutazilah
sebegitu akutkah sifat mentakfirkan kaum muslim saat ini?








Quote:Original Posted By Yanisari.
Ya itu gan,
dari buku tentang imam ahmad itu,
Beliau sebenarnya bisa saja melakukan perlawanan untuk menggulingkan khalifah, karenaa mayoritas rakyat saat itu berada di pihak imam ahmad. Kalau saja imam ahmad mau mengeluarkan fatwa untuk melawan angkat senjata kepada pemerintah, pasti jatuhlah sultan saat itu. Tapi imam ahmad memilih bersabar karena ada dalil sakti itu..."patuhilah ulul amri"

Kalau masa itu udah masuk periode "raja-raja yang menggigit" ya gan
sesuai hadits nabi


Menurutku, perlawanan tidak dilakukan kepada penguasa karena pemahaman tentang hadits rasul. Apalagi dalam menyebarkan dakwah dahulu rasul tidak ada mempopulerkan yang namanya dakwah kekerasan, semua dilakukan melalui cara yang lemah lembut, sampai kemudian hijrah dan rencana penyerangan kaum quraisy lah yang membuat perang pertama terjadi.

Berdasarkan sejarah dakwah rasul itulah para imam2 berpatokan bahwa penggulingan kekuasaan akan lebih banyak mendatangkan mudharat daripada manfaatnya, kecuali kalau pemimpin tersebut telah jelas kafirnya.

dan hal ini yang berbeda dengan negara2 yang menerima Islam setelah Arab yang cerita penggulingan kekuasaan sering terjadi seperti Indonesia.
Quote:Original Posted By sang..pencerah
susah gila nyari sumber yg gak menyudutkan mutazilah
sebegitu akutkah sifat mentakfirkan kaum muslim saat ini?




Banyak. Salah satunya bukunya Harun Nasution: Teologi Islam, Aliran-aliran Sejarah Analisa Perbandingan

Sebenarnya (menurut harun nasution) kalo dibaca karangan2 kamu Mu'tazilah, terdapat pula tuduhan bahwa kaum Asy'ariah adalah kafir. Jadi kedua pihak saling mengkafirkan
Quote:Original Posted By ojongonole


heh?? mu'tazilah sbg perusak kejayaa kekhalifahan Islam??


Mungkin menurut si nub, pendirian Bait al-Hikmah dan maraknya kajian ilmu di dunia Islam bukan masa kejayaan.

Dia lebih suka masa Islam yang jumud dan mandek 'kali.

barangkali dia pengikut aliran mazhab Hambali yg sekarang dianut Saudi?
Quote:Original Posted By InRealLife
Mungkin menurut si nub, pendirian Bait al-Hikmah dan maraknya kajian ilmu di dunia Islam bukan masa kejayaan.

Dia lebih suka masa Islam yang jumud dan mandek 'kali.

barangkali dia pengikut aliran mazhab Hambali yg sekarang dianut Saudi?


Saudi bukan hambali tapi wahabi...udah beda aliran
Quote:Original Posted By Yanisari.
Ya itu gan,
dari buku tentang imam ahmad itu,
Beliau sebenarnya bisa saja melakukan perlawanan untuk menggulingkan khalifah, karenaa mayoritas rakyat saat itu berada di pihak imam ahmad. Kalau saja imam ahmad mau mengeluarkan fatwa untuk melawan angkat senjata kepada pemerintah, pasti jatuhlah sultan saat itu. Tapi imam ahmad memilih bersabar karena ada dalil sakti itu..."patuhilah ulul amri"

Kalau masa itu udah masuk periode "raja-raja yang menggigit" ya gan
sesuai hadits nabi


Quote:Original Posted By goed.adit
Mu'tazilah atau "mu'tazilah wannabe?"

Seriously, perbedaan ini terlalu gak penting banget untuk melakukan persekusi. (di mata manusia jaman sekarang )

Jaman itu belum ada yang namanya "qanun" macam sekarang, hakim bebas bikin keputusannya sendiri sementara ulama yang menjabarkan hukum & perkara. Mihnah itu usaha khalifa untuk menyatukan pemikiran, politik, & hukum di bawah kekuasaan khalifah. Dengan kata lain, Mihnah ini dilakukan u/ membuat kekhalifahan menjadi suatu monarki.

As the number of Muslims increased throughout the Muslim empire, andin reaction to the excesses of so-called rationalism, theologians began to lose ground. The problem was exacerbated by the Mihna, the inquisition launched under the Abbasid Caliph al-Ma'mun (d. 218 AH/833 AD). Mu'tazilis have been accused of being the instigators though it was the Caliph's own scheme (Nawas, 1994; Nawas, 1996; Cooperson 2005; Ess, 2006). The persecution campaign, regardless, cost them and theology in general the sympathy of the Muslim masses. Ahmad ibn Hanbal, a Muslim jurist and founder of the Hanbali school of Islamic jurisprudence was a victim of Ma'mun's Minha. Due to his rejection of Ma'mun's demand to accept and propagate the Mu'tazila creed, ibn Hanbal was imprisoned and tortured by the Abbasid rulers. [10]

http://en.wikipedia.org/wiki/Mu%27tazila



FAIL BANGET ente bikin tret disini

disini banyak Fanboy JIL

Quote:Original Posted By InRealLife
Mungkin menurut si nub, pendirian Bait al-Hikmah dan maraknya kajian ilmu di dunia Islam bukan masa kejayaan.

Dia lebih suka masa Islam yang jumud dan mandek 'kali.

barangkali dia pengikut aliran mazhab Hambali yg sekarang dianut Saudi?


so...yang dijadikan proxy dari kejayaan itu apa ??

kekuasaan umat islam ? Harta yang dimiliki oleh umat islam ? ilmu duniawi yang dimiliki ?

masa jumud itu masa sahabat maksudnya mas ??