KASKUS

Repost Permainan Curang asuransi CIGNA [BCA] untuk mengambil uang nasabah

15 juni 2012

Pada tanggal 15 juni 2012 tepatnya hari jumat 10 menit sebelum shalat jumat saya menerima telpon dari asuransi yang bernama CIGNA dengan Program BCA Smart Health, dia menggunakan kata2 trik marketing seolah2 seperti program khusu untuk pengguna kartu kredit dari BCA, akan mendapatkan asuransi murah, dan terjamin bla bla bla.....
Karena waktu saya sangat sedikit berhubung akan shalat jumat, maka saya hanya ia baiklah...dan mereka dengan mudahnya mendaftarkan saya pada asuransinya secara instant hanya dengan kata2.

Setelah shalat selesai, saya coba cek kebenaran tentang asuransi CIGNA kepada halo BCA, dan betapa terkejutnya saya, kalau ternyata itu bukanlah program dari BCA sendiri !!! saat itu juga saya langsung telpon ke pihak asuransi CIGNA di nomor 02152996166, dan saya mengajukan pembatalan pada saat itu juga kepada operatornya...yang mengejutkan pertanyaan dan keinginan untuk membatalkan kenaggotaan saya diputar2 dan dipersulit oleh mereka, saya disuruh menunggu 14 hari kerja dengan alasan tidak ada datanya ( padahal baru beberapa jam saya didaftarkan, dan pasti ada datanya ), mereka meminta data diri saya, dan termasuk nomor kartu kredit saya!! tentu saja rugi Rp 50.000...


27 juni 2012, saya menerima kartu kredit baru saya dari pihak BCA dengan nomor yang berbeda, dan malam harinya alangkah kagetnya saya, ada tagihan kartu kredit dari CIGNA sebesar Rp 315.898,00 , berarti saya rugi Rp 315.898 + Rp 50.000

langsung saya telp pihak bca, dan mereka berjanji akan memproses laporan untuk ini, tapi untuk pengembalian dana, harus langsung telp ke CS CIGNA , yang jelas2 pasti bakal diputar2

saya merasa di rugikan oleh CIGNA dan ini benar2 seperti penipuan, mengapa ??

1. saya sudah membatalkan kenaggotaan paksa saya kepada cigna, saat itu juga, sebelum CC saya di kuras, dan sudah diterima oleh CS mereka

2. Pihak asuransi CIGNA berkata bahwa dana akan diambil dari kartu kredit setelah polis sudah sampai, tapi sampai sekarang tidak ada polis, dan belum 14 hari sudah di ambil uang saya

3. pihak CIGNA tidak menginfokan tanggal berapa uang premi akan di ambil dari saldo kartu kredit saya


untuk yang lain mohon berhati2 dengan asuransi ini, terutama untuk para pemegang kartu kredit, saat ini sudah banyak korban berjatuhan, bisa di cek dari internet dengan kata kunci cigna ...

entah kepada siapa lagi saya bisa melapor, mohon sarannya untuk surat pembaca yang lain, agar banyak orang yang tahu tentang kejadian ini

thanks

penting untuk di baca :

Quote:Original Posted By galaxyp1000user
warning

untuk TELE MARKETING, cukup dengan kita mengatakan iya, berarti kita sudah membeli product

tata cara pembelian via TELE MARKETING cukup meng IYA kan, maka transaksi telah deal.
closing mereka biasanya : " JADI PER TGL SEKIAN JAM SEKIAN BAPAK X SETUJU DENGAN PRODUK Y DAN SAYA ATAS NAMA Z SEBAGAI PELAKSANA AKAN MEMOTONG LANSUNG DARI KARU BPK X BLA BLA... IYA PAK?"
kita IYA kan, maka YOU ARE SO DEAD
SCUMBAG TELEMARKETING ABU ABU STRIKES AGAIN

sekedar masukan, bilamana ada TELEMARKETING mengatas namakan apapun untuk menawarkan apapun , lebih baik TOLAK.
kenapa tolak, karena sebagai contoh agan diatas, pembelian asuransi via telemarketing sangat merugikan kita, POLIS ASURANSI tidak dapat kita baca dan pelajari, berbagai macam peraturan terkesan tersembunyi untuk kita ketahui dan satu hal pastinya kadang pembeli kurang menyadari apa yang sedang terjadi

jangan perna meng IYA kan ketika TELEMARKETING meng offer sebuah produk.

kalau mau beli asuransi, langsung saja menuju kantor yg terletak dikota anda, baca dan pelajari semua.
tidak perlu terburu buru, kita saling membutuhkan, jangan terintimidasi ataupun tertarik dengan kata2 marketing, cek second opinion.
dan anda mungkin mendapatkan sesuai dengan keinginan anda.

begitu juga dengan telemarketing yang menjual berbagai macam voucher hotel atau voucher belanja yang dimana kebanyakan memiliki *S&K yang kadang tidak dijabarkan secara mendetail sehingga pembeli di akhir hari merasa dirugikan, tetapi secara tidak lansung pembeli yang memberi otorisasi pemotongan lansung ke kartu kredit ataupun sejenisnya.

SAY NO to TELEMARKETING yang tidak jelas dan kesannya memaksa serta mengintimidasi.


Quote:Original Posted By mildnest
Susahnya ya itu gan, karena gw dan mungkin banyak orang ga tau tentang tele marketing , baru melihat modus 'penipuan terselubung" seperti ini , dan secara tidak langsung yang TS pikir pertama adalah ini program dari BCA , yah tapi tetep ini bakal jadi pembelajaran juga, dan TS share disni semoga banyak yang lihat dan g mengurangi korban2 berikutnya dari telemarketing

dan sepertinya mau ga mau saya harus tutup kartu kredit BCA, karena, setelah saya ke BCA dan mengisi surat pernyataan, dari pihak BCA sendiri tidak bisa membantu dan menjamin tidak ada penarikan dana lagi di kartu kredit say auntuk bulan berikutnya, hanya bisa memediasi, semua tergantung dari pihak CIGNA , alamat ga baik ini
Ane juga sering di telpon dari pihak asuransi yang mengatakan bekerjasama dengan pihak bank yang mengeluarkan kartu kredit. sudah menjadi rahasia umum memang data nasabah kartu kredit diperjual belikan. sehingga pihak tertentu bisa mengetahui kartu kredit apa saja yang kita miliki..

Selama ini setiap kali ada pihak yang menawari asuransi, tidak pernah ane tanggapi. Selalunya ane abaikan. karena ane juga pernah kejadian mengikuti asuransi tertentu dengan cara debet dari kartu kredit. yang anehnya, untuk deal mengikuti asuransi bisa dilakukan melalui telpon, tapi untuk pembatalannya ada banyak procedure yang harus dilakukan. Ane mesti harus datang ke kantor asuransi yang bersangkutan untuk membatalkan.

Akhirnya ane merelakan premi awal yang sudah terbayar. dan ane langsung menutup kartu kredit yg di debet oleh pihak asuransi. sebelumnya ane juga sudah berkoordinasi dg bank yg mengeluarkan kartu kredit. karena tidak ada solusi, ane tutup aja tuh kartu kredit.

Quote:Original Posted By silverchrome
Ane juga sering di telpon dari pihak asuransi yang mengatakan bekerjasama dengan pihak bank yang mengeluarkan kartu kredit. sudah menjadi rahasia umum memang data nasabah kartu kredit diperjual belikan. sehingga pihak tertentu bisa mengetahui kartu kredit apa saja yang kita miliki..

Selama ini setiap kali ada pihak yang menawari asuransi, tidak pernah ane tanggapi. Selalunya ane abaikan. karena ane juga pernah kejadian mengikuti asuransi tertentu dengan cara debet dari kartu kredit. yang anehnya, untuk deal mengikuti asuransi bisa dilakukan melalui telpon, tapi untuk pembatalannya ada banyak procedure yang harus dilakukan. Ane mesti harus datang ke kantor asuransi yang bersangkutan untuk membatalkan.

Akhirnya ane merelakan premi awal yang sudah terbayar. dan ane langsung menutup kartu kredit yg di debet oleh pihak asuransi. sebelumnya ane juga sudah berkoordinasi dg bank yg mengeluarkan kartu kredit. karena tidak ada solusi, ane tutup aja tuh kartu kredit.




Itu juga masalah saya gan saat ini, mereka bisa tahu data kartu kredit saya, dan hanya menawarkan lewat telepon, waktu lagi mepet juga, saya takutnya kalau ini tidak bisa dibatalkan gan, secara CIGNA adanya di jakarta dan kota besar lainnya, sedangkan saya cuma di kota kecil , hampir ga mungkin saya kesana, saya juga sudah menulis surat pembaca di detik dan lain2, agar hal ini tidak terjadi pada yang lainnya, mau tidak mau saya terpaksa "ikhlaskan" premi pertama saya ...
Kalo Cigna sih bukan BCA doank gan, banyak pemilik cc bank laen juga mereka telponin, dan mereka merekam pembicaraan agan, jadi yg mereka butuhkan memang hanya persetujuan agan. Laen kali langsung tutup telpon aja kalo ada kata Cigna/asuransi ataupun layanan visa master
Quote:Original Posted By mbey
Kalo Cigna sih bukan BCA doank gan, banyak pemilik cc bank laen juga mereka telponin, dan mereka merekam pembicaraan agan, jadi yg mereka butuhkan memang hanya persetujuan agan. Laen kali langsung tutup telpon aja kalo ada kata Cigna/asuransi ataupun layanan visa master



dan setelah gw telpon ke bca, katanya pihak bca cuma bisa memfasilitasi saja gan , ga isa ngebantu agar cigna ga mendebet kartu kredit gw, satu2nya cara gw harus contact cigna, secara kalau gw contact cigna pastinya bakal diputer2 dan selamanya di debet, cara terakhir masa harus tutup kartu kredit ...kalau gini kejadiannya harus gimana ...konsumen bener2 ga diberi pilihan sama sekali, ...
memang brengsek gan, otorisasi cuma dengan lisan via telepon ini memang trik busuk bukan cuma asuransi tapi yang ngaku ngaku travel lah, kartu diskon lah, masa dengan sepotong kata iya langsung dianggap menyetujui, memang trik busuk
kalo saya sering juga gan dapet telp dari asuransi yg mengatas namakan bank" tertentu. Tapi baru sepatah dia ngomong dah saya bilang saya sibuk ga ada waktu. tutup deh telponya

Cigna masuk daftar blacklist
warning

untuk TELE MARKETING, cukup dengan kita mengatakan iya, berarti kita sudah membeli product

tata cara pembelian via TELE MARKETING cukup meng IYA kan, maka transaksi telah deal.
closing mereka biasanya : " JADI PER TGL SEKIAN JAM SEKIAN BAPAK X SETUJU DENGAN PRODUK Y DAN SAYA ATAS NAMA Z SEBAGAI PELAKSANA AKAN MEMOTONG LANSUNG DARI KARU BPK X BLA BLA... IYA PAK?"
kita IYA kan, maka YOU ARE SO DEAD
SCUMBAG TELEMARKETING ABU ABU STRIKES AGAIN

sekedar masukan, bilamana ada TELEMARKETING mengatas namakan apapun untuk menawarkan apapun , lebih baik TOLAK.
kenapa tolak, karena sebagai contoh agan diatas, pembelian asuransi via telemarketing sangat merugikan kita, POLIS ASURANSI tidak dapat kita baca dan pelajari, berbagai macam peraturan terkesan tersembunyi untuk kita ketahui dan satu hal pastinya kadang pembeli kurang menyadari apa yang sedang terjadi

jangan perna meng IYA kan ketika TELEMARKETING meng offer sebuah produk.

kalau mau beli asuransi, langsung saja menuju kantor yg terletak dikota anda, baca dan pelajari semua.
tidak perlu terburu buru, kita saling membutuhkan, jangan terintimidasi ataupun tertarik dengan kata2 marketing, cek second opinion.
dan anda mungkin mendapatkan sesuai dengan keinginan anda.

begitu juga dengan telemarketing yang menjual berbagai macam voucher hotel atau voucher belanja yang dimana kebanyakan memiliki *S&K yang kadang tidak dijabarkan secara mendetail sehingga pembeli di akhir hari merasa dirugikan, tetapi secara tidak lansung pembeli yang memberi otorisasi pemotongan lansung ke kartu kredit ataupun sejenisnya.

SAY NO to TELEMARKETING yang tidak jelas dan kesannya memaksa serta mengintimidasi.
kalau mau lama lapor ke ylki, kalau mau cepat, relakan premi awal, tutup kartu kreditnya
FYI.. Asuransi Cigna itu lagi kerjasama dengan BCA..
yang ane tau.. kalo agan abis telp HALO BCA.. lalu sebelum menutup telepon / kelar telepon , agan akan ditawari apakah keberatan bila anda nanti ditawari untuk asuransi bla bla..
gitu..

Masalah pembatalan..
agak susah dan ribet..
apalagi agan masuknya uda premi..
yang ada duit agan gak bisa balik..

kenapa?
mereka uda punya bukti kuat , berupa rekaman..
rekaman TS ngomong setuju..

itu menjadi acuan mereka..

Kalo TS nya complain..
paling" cuma bisa 1.. gak didebit / autopay di bulan berikut..
duit sih ga bisa balik..

karena nanti terkena biaya lagi pembatalan Polis sebelum 1 tahun..
Quote:Original Posted By StevenTepen
FYI.. Asuransi Cigna itu lagi kerjasama dengan BCA..
yang ane tau.. kalo agan abis telp HALO BCA.. lalu sebelum menutup telepon / kelar telepon , agan akan ditawari apakah keberatan bila anda nanti ditawari untuk asuransi bla bla..
gitu..

Masalah pembatalan..
agak susah dan ribet..
apalagi agan masuknya uda premi..
yang ada duit agan gak bisa balik..

kenapa?
mereka uda punya bukti kuat , berupa rekaman..
rekaman TS ngomong setuju..

itu menjadi acuan mereka..

Kalo TS nya complain..
paling" cuma bisa 1.. gak didebit / autopay di bulan berikut..
duit sih ga bisa balik..

karena nanti terkena biaya lagi pembatalan Polis sebelum 1 tahun..


paling saya ikhlaskan untuk premi awal saya gan, cuma saya bingung gimana saya berhenti berlangganan ama ni cigna, apa cukup dengan telp cs nya lalu semua beres, saya takut untuk di ambil lagi uang saya bulan berikutnya , dan saya juga repot kalau kartu kredit ini di tutup, susah bikinnya lagi
Agan...klo menurut ane tutup dulu aja kartu kreditnya, biar ga jalan dulu tagihan berikutnya, kartu kredit mah gampang dibuat baru... Apalagi ntar nih klo dah berlaku peraturan BI yg membatasi jumlah kartu kredit yg dimiliki... Agan bakal ditawarin bank penerbit kartu kredit kok...
Quote:Original Posted By mildnest
paling saya ikhlaskan untuk premi awal saya gan, cuma saya bingung gimana saya berhenti berlangganan ama ni cigna, apa cukup dengan telp cs nya lalu semua beres, saya takut untuk di ambil lagi uang saya bulan berikutnya , dan saya juga repot kalau kartu kredit ini di tutup, susah bikinnya lagi


Quote:Original Posted By Herce
Agan...klo menurut ane tutup dulu aja kartu kreditnya, biar ga jalan dulu tagihan berikutnya, kartu kredit mah gampang dibuat baru... Apalagi ntar nih klo dah berlaku peraturan BI yg membatasi jumlah kartu kredit yg dimiliki... Agan bakal ditawarin bank penerbit kartu kredit kok...


Tuk TS..
mending Tutup aja dulu kartu kredit..
mau buka lagi masalah gampang..
tapi ketentuannya adalah.. setelah 6bulan baru agan bisa apply lagi tuh kartu kredit yang sama..
kecuali bank lain..

buat apa tiap bulan bayar kalo agan gak merasa perlu?
kemaren tuh tele CIGNA nelpon ke gw juga bilang klo lg ada kerjasama dengan BCA utk program asuransi.

berhubung ane jg kerja di salah satu perusahaan asuransi juga, gw langsung tolak aja soalnya benefit yg di dapet dr program itu sedikit banget dan preminya mahal klo dibandingin sama program yg sejenis dari perusahaan gw
Kyknya asuransi ini sering bermasalah...saya lihat banyak yg complaint.

Kalau mau ngga bayar lagi lbh baik tutp CC nya Gan, ribet ngurusin duit balik di Indonesia
Gan sedikit masukkan dahulu saya pernah kena ginian gan...asuransi Cigna yang di debet langsung ke kartu kredit saya....saya kaget ada tagihan siluman, emang jumlahnya nggak besar...langsung aja agan ke kantor BCA dimana agan buat CCnya entar mereka yg uruskan untuk pembatalan asuransi ini...tapi yg saya tau uang agan yg udah terlanjur didebet nggak isa dikembalikan lagi.....

Beberapa minggu yg lalu gua juga dapet telpon dari Mega Life...asuransi milik bank mega..... menawarkan debet langsung di cc Mega saya. Tarikannya murah tapi saya nggak percaya apa mungkin dengan tarikan yang cuman puluhan ribu sebulan dapat mengcover biaya rumah sakit, dokter dsb jika kita jatuh sakit. Yang lebih saya herankan asuransi ini tidak mempermasalahan jika mereka hanya menerima nota fotokopi biaya rumah sakit dsb ketika kita mau klaim (saya jelaskan saya sedang ikut beberapa asuransi lainnya).......hati-hati gan.....
Quote:Original Posted By febeku
tapi saya nggak percaya apa mungkin dengan tarikan yang cuman puluhan ribu sebulan dapat mengcover biaya rumah sakit, dokter dsb jika kita jatuh sakit. Yang lebih saya herankan asuransi ini tidak mempermasalahan jika mereka hanya menerima nota fotokopi biaya rumah sakit dsb ketika kita mau klaim (saya jelaskan saya sedang ikut beberapa asuransi lainnya).

Memang ada beberapa asuransi kesehatan murni yang preminya murah, sifatnya reimburse dan bisa double-claim. Tergantung plafon, saya bayar premi Simas Sehat Gold plan B hanya Rp 42rb/ bulan.

Bandingkan dengan saat saya masuk unitlink Prudential, bayarnya Rp 500rb/ bulan, plafon sama cuma bisa rawat inap kelas 3 tapi investasi ga jelas dikemanain, wajib bayar biaya administrasi dan biaya asuransi lagi setelah masa pembayaran 10 tahun, hanya satu-satunya kelebihan di Pru-HS sifatnya cashless (ternyata di perusahaan lain juga ada yang sifatnya cashless).
ijin menyimak yah.. memang udah kebanyakan data nasabah yg dipejualbelikan harus hati hati nih
lo kan udah setuju dengan kata "baiklah"....
*kata kata lo direkam loh disana
Quote:Original Posted By galaxyp1000user
warning

untuk TELE MARKETING, cukup dengan kita mengatakan iya, berarti kita sudah membeli product

tata cara pembelian via TELE MARKETING cukup meng IYA kan, maka transaksi telah deal.
closing mereka biasanya : " JADI PER TGL SEKIAN JAM SEKIAN BAPAK X SETUJU DENGAN PRODUK Y DAN SAYA ATAS NAMA Z SEBAGAI PELAKSANA AKAN MEMOTONG LANSUNG DARI KARU BPK X BLA BLA... IYA PAK?"
kita IYA kan, maka YOU ARE SO DEAD
SCUMBAG TELEMARKETING ABU ABU STRIKES AGAIN

sekedar masukan, bilamana ada TELEMARKETING mengatas namakan apapun untuk menawarkan apapun , lebih baik TOLAK.
kenapa tolak, karena sebagai contoh agan diatas, pembelian asuransi via telemarketing sangat merugikan kita, POLIS ASURANSI tidak dapat kita baca dan pelajari, berbagai macam peraturan terkesan tersembunyi untuk kita ketahui dan satu hal pastinya kadang pembeli kurang menyadari apa yang sedang terjadi

jangan perna meng IYA kan ketika TELEMARKETING meng offer sebuah produk.

kalau mau beli asuransi, langsung saja menuju kantor yg terletak dikota anda, baca dan pelajari semua.
tidak perlu terburu buru, kita saling membutuhkan, jangan terintimidasi ataupun tertarik dengan kata2 marketing, cek second opinion.
dan anda mungkin mendapatkan sesuai dengan keinginan anda.

begitu juga dengan telemarketing yang menjual berbagai macam voucher hotel atau voucher belanja yang dimana kebanyakan memiliki *S&K yang kadang tidak dijabarkan secara mendetail sehingga pembeli di akhir hari merasa dirugikan, tetapi secara tidak lansung pembeli yang memberi otorisasi pemotongan lansung ke kartu kredit ataupun sejenisnya.

SAY NO to TELEMARKETING yang tidak jelas dan kesannya memaksa serta mengintimidasi.


kalo gitu tatkala ada telpon dari mereka bilang saja TIDAK2 sedari awal.... kala dia tanya "apa bapak tidak gila?" ... baru kita bilang IYA ..... hehehhe good share gan
×