KASKUS

[Travelista] From Werneck To Mojokerto With Love



Selamat datang di thread sederhana saya

Awal Cerita
Saya ingin berbagi cerita tentang pengalaman jalan-jalan saya mengantar teman istri saya,Melanie fuchs yang berasal dari jerman. Tepatnya bulan maret 2012 lalu. Dia jauh-jauh datang sendirian dari Jerman untuk menghadiri pernikahan saya dan ini merupakan perjalanan ke Asia pertama bagi dia. Tentu saja saya dan istri sudah menyiapkan beberapa alternatif tempat wisata yang ingin kita jelajahi. Karena pertimbangan waktu cuti saya yang tidak terlalu panjang dipilihlah Mojokerto karena banyak tempat menarik yang dapat dikunjungi dan cukup murah.

Kawasan Candi Di Trowulan


Dimulailah perjalanan kami menuju daerah Trowulan, melihat-lihat keindahan candi-candi majapahit.Rute pertama yang kami tuju karena kami lewat jalur alternatif adalah candi gentong.Di candi ini kami hanya melihat-lihat saja karena candi ini berada di bawah sehingga kita harus naik tangga untuk melihat keseluruhan candi.
Kemudian kami menuju candi Brahu,candi yang sering digunakan untuk acara-acara keagamaan dan acara lainnya.

Spoiler for Candi Brahu:


FYI :
Parkir Rp.2000 dan mengisi buku tamu dan sumbangan sukarela
Waktu yang pas untuk berkunjung adalah sore hari atau pagi
Pakai topi dan sunblock karena cuaca cukup panas

Sleeping Buddha
Setelah dari candi Brahu kami melanjutkan ke tujuan berikutnya Patung Budha Tidur di Maha Vihara Mojopahit.
Tahukah agan patung ini merupakan patung budha tidur terbesar di indonesia dan no. 3 di asia setelah Thailand dan Nepal!! wow bangga dong jadi arek mojokerto
Patung ini memiliki panjang 22 meter dengan lebar 6 meter dan tinggi 4,5 meter.
Selain melihat kemegahan patung Buddha tidur, pengunjung yang datang juga bisa melihat miniatur Candi Borobudur,patung kera sakti, dan beberapa patung tokoh-tokoh dalam cerita Budha di areal Maha Vihara Majapahit ini
Jadi kita tidak usah jauh-jauh ke Thailand buat foto ma patung budha tidur, cukup datang ke Trowulan, Mojokerto saja. untuk tarif tidak dipungut sama sekali alias gratis kecuali parkir kendaraan saja untuk menuju ke Maha Vihara dari arah Surabaya bisa naik bus antar kota jurusan jogja/solo.Setelah perempatan lampu merah trowulan berhenti di depan musium purbakala lama lalu menyeberang jalan raya masuk ke jalan raya bejijong, masuknya -/+ 500 meter lalu belok kiri masuk gang pertama lagi kemudian belok kanan lagi (lihat peta). Lokasi Maha Vihara di belakang pemukiman penduduk jadi agak susah bila pertama kali kesana

Spoiler for Sleeping Buddha:

[/spoiler]

FYI : Biaya parkir Rp.2000 saja

Tips :
-Bila berkunjung dilarang membuat keributan karena ini tempat ibadah dan pada jam-jam tertentu para biksu melakukan sembahayang jadi kita tidak boleh bersuara keras
-Jagalah kebersihan dan jangan berbuat vandalisme
-Berpakaianlah yang sopan untuk menghormati tempat ibadah



Kolam Segaran
Setelah puas berfoto ria kami melanjutkan perjalanan ke Kolam Segaran.
Kolam segaran bagi Kabupaten Mojokerto merupakan salah satu situs peninggalan Kraton Majapahit, yang dituahkan dan dibanggakan masyarakat Trowulan khususnya dan Mojokerto umumnya.Kolam Segaran terletak di Desa Trowulan. Dari perempatan jalan raya Mojokerto-Jombang terdapat jalan simpang ke arah selatan. Letak kolam di sisi kiri jalan simpang tersebut, sekitar 500 meter dari jalan raya.
Menurut cerita rakyat pada masa kejayaan Majapahit, Kolam Segaran digunakan sebagai tempat rekreasi dan menjamu tamu dari luar negeri. Diceritakan apabila pejamuan telah usai, maka peralatan perjamuan seperti piring, mangkuk, dan sendok yg terbuat dari emas dibuang di kolam untuk menunjukkan betapa kayanya kerajaan Majapahit

FYI : biaya gratis karena terletak di pinggir jalan raya

Tips :
-Jangan membuang sampah ke dalam kolam segaran
-Jangan lupa mencoba sambel wader khas trowulan di sepanjang kolam segaran. Dengan uang 12rb saja kita bisa makan enak sambil menikmati suasana kolam segaran
-Jangan lupa bawa alat pancing bila anda penghobi mancing, kita bisa mancing ikan di kolam segaran.mancing Mania

Makam Putri Cempo
Tidak jauh dari situ juga terdapat Makam putri Cempo
Terletak di desa Trowulan, kecamatan Trowulan, dapat dicapai dari perempatan Trowulan ke arah selatan sekitar 500 m, kemudian belok kiri pada pertigaan sejauh lebih kurang 250m. tepatnya bangunan Makam Putri Cempa di sebelah timur Laut Kolam Segaran dan berada di belakang rumah warga. saat pertama kali kesana saya agak ragu benar nggak makamnya disini?akhirnya saya bertanya pada salah satu rumah warga dan langsung dianatar menuju ke belakang rumahnya.
Ternyata makam putri campa merupakan komplek makam kuno dan makam yang paling tua aadalah batu nisan berangka tahun 1370 Saka (1448 M) dalam huruf Jawa Kuno. Nisan berangka tahun tersebut sebanyak dua buah, yang satu terletak di makam utama yaitu di halaman paling belakang di tempat yang letaknya agak tinggi dan sebuah lagi di halaman tengah dalam ukuran lebih kecil.Makam Putri Cempa dikeramatkan terutama pada hari-hari tertentu yaitu pada malam Selasa Kliwon dan Jumat Legi

Spoiler for Putri Cempo:

Museum Purbakala atau Pusat Informasi Majapahit

Museum Purbakala
Dari Putri Cempo kami melanjutkan ke Museum.Setelah mengisi buku tamu kami diajak berkeliling oleh pak Abdul Rozak. Beliau menjelaskan tentang sejarah beberapa benda dari lambang surya majapahit sampe asal muasal celengan

Sekilas Sejarah
Museum Purbakala Trowulan didirikan oleh RAA Kromojoyo Adinegoro (Bupati Mojokerto sebelum Indonesia merdeka) bersama Henricus Maclaine Pont (arsitek asal Belanda lulusan Technische Hogesholl Delft (THD)) pada tahun 1942 dengan tujuan untuk menampung artefak hasil penelitian arkeologi di sekitar Trowulan. Pada tanggal 24 April 1924 mendirikan Oudheeidkundige Vereeneging Majapahit (OVM). Perkumpulan ini secara aktif melakukan penelitian tentang keberadaan Istana Majapahit. Kantor OVM menempati sebuah gedung di Jalan Raya Trowulan yang juga menjadi tempat tinggal Henricus Maclaine Pont beserta keluarganya.

Melalui penelitian, penggalian, dan penemuan masyarakat setempat, OVM yang dipimpin Henricus Maclaine Pont cukup berhasil menyibak keanekaragaman peninggalan Kerajaan Majapahit. Benda-benda penemuan dikumpulkan di kantor OVM. Karena jumlah penemuannya terus bertambah, maka pada tahun 1926, Bupati RAA Kromojoyo Adinegoro menginstruksikan untuk membangun gedung baru guna menampung sejumlah peninggalan Kerajaan Majapahit. Gedung baru inilah yang merupakan cikal bakal Museum Trowulan. Namun, setelah pergantian kekuasaan dari penjajahan Belanda ke penjajahan Jepang, Henricus Maclaine Pont yang sebelumnya cukup berjasa dalam melestarikan peninggalan Kerajaan Majapahit, ditawan Jepang karena berkewarganegaraan Belanda. Akhirnya, Museum Trowulan pun ditutup. Barulah pada tahun 1943 atas perintah Prof. Kayashima, pemimpin Kantor Urusan Barang Kuno (KUBK) di Jakarta, Museum Trowulan dibuka kembali.

Saat ini, museum yang juga dikenal sebagai Balai Penyelamat Arca memiliki koleksi berbagai temuan di wilayah Jawa Timur. Untuk memudahkan pengunjung, benda-benda koleksi ini telah dilengkapi dengan keterangan singkat dalam dua bahasa, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Ruang museum dibagi dua bagian:
1. Ruang Pamer, digunakan untuk memamerkan artefak berukuran relatif kecil, misal: mata uang, senjata, prasasti, alat musik, dan peralatan rumah tangga.
2. Pendopo, digunakan sebagai tempat pamer artefak berukuran relatif berat dan masih seperti arca, relief, kala, yoni, dan lain-lain.

Dalam perkembangannya, Museum Trowulan yang berada di bawah pengawasan Kantor Lembaga Peninggalan Purbakala Nasional (KLPPN) Cabang II di Mojokerto tidak hanya mengumpulkan barang-barang peninggalan Kerajaan Majapahit asal Trowulan, tapi juga peninggalan-peninggalan kerajaan dari daerah lain. Karena itu jumlah koleksi Museum Trowulan pun makin meningkat dan akhirnya tidak muat lagi. Kemudian dibangunlah gedung baru berlantai dua di sebuah lapangan, yang oleh masyarakat dikenal dengan nama Lapangan Bubat, dengan luas areal 57. 255 meter persegi. Sejak 1 Juli 1987 barang-barang dari museum lama dipindah ke gedung baru yang jaraknya sekitar 2 km. Di lokasi inilah Museum Purbakala baru atau PIM berdiri sampai sekarang

Spoiler for Museum Majapahit:


Tips :
-Bila ingin berfoto minta ijin dahulu ke petugasnya
-Berhati hatilah di dalam museum bila menyenggol artefak atau arca kita akan dikenai sanksi

Pendopo Agung

Pendopo Agung
Puas melihat-lihat di museum kami melanjutkan perjalanan ke Candi Bajang Ratu dan Candi Tikus tetapi kami kehujanan dan berteduh sebentar di Pendopo Agung.

Sekilas sejarah
Pendopo Agung Trowulan adalah sebuah bangunan pendopo Jawa bergaya Joglo yang dibangun antara tahun 1964 – 1973 oleh Kodam-V Brawijaya, berada di Dusun Nglinguk, Desa Temon, Kecamatan Trowulan. Bangunan itu konon berada di lokasi dimana dahulu berdiri Pendopo Agung Kerajaaan Majapahit, tempat Mahapatih Gajahmada mengucapkan Sumpah Palapa yang terkenal itu.

Pendopo Agung, karena tempatnya yang luas dan teduh, sering dipergunakan oleh para pengunjung untuk sejenak beristirahat setelah berkeliling mengunjungi situs-situs bersejarah yang banyak dijumpai di daerah Trowulan. Sekali setahun, selama ritual perayaan Tahun Baru Jawa 1 Suro, tempat itu menjadi pusat kegiatan perayaan yang disebut Grebeg Suro Majapahit, yang menyajikan berbagai pertunjukan seni tradisional, ritual pembersihan senjata tradisional, serta pagelaran wayang kulit semalam suntuk.
Setelah memasuki gerbang, kita akan menemui patung Mahapatih Gajahmada
Patung Gajah Mada yang diresmikan oleh Komando Pusat Polisi Militer pada tanggal 22 Juni 1986. Teks lengkap Sumpah Palapa Gajah Mada, menurut kitab Pararaton adalah: : “Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tanjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa. ”
Isinya menyatakan bahwa Gajah Mada tidak akan berhenti berpuasa sampai seluruh kerajaan yang namanya disebut dalam sumpah itu dipersatukan dalam kekuasaan Kerajaan Majapahit.
Dibelakang patung Gajahmada anda akan menemukan patung Damarwulan lengkap dengan membawa Gada Wesi Kuningnya.
Diceritakan awalnya Damar Wulan mengabdi sebagai tukang rumput kepada Patih Loh Gender dari Majapahit. Karena kepandaiannya, Damar Wulan dapat menjadi abdi andalan Patih Loh Gender, dan Anjasmara putri sang patih terpikat dan jatuh cinta kepadanya. Damar Wulan kemudian mendapat tugas dari raja putri Majapahit, yaitu Ratu Kencana Wungu, untuk menyamar dengan tujuan membantu mengalahkan Menak Jinggo penguasa Blambangan yang bermaksud memberontak kepada Majapahit. Damar Wulan yang tampan dapat menarik perhatian selir-selir Menak Jinggo, yaitu Waeta dan Puyengan. Dengan bantuan mereka, Damar Wulan berhasil memperoleh senjata sakti gada Wesi Kuning milik Menak Jinggo. Menak Jinggo kemudian berhasil dikalahkan dan Damar Wulan menjadi pahlawan. Ia memboyong kedua selir tersebut, serta pada akhirnya juga mempersunting sang raja putri Majapahit.

bila kita menuju kebelakang pendopo akan menemui Petilasan Panggung, bangunan joglo berukuran lebih kecil yang letaknya di belakang Pendopo Agung yang dipisahkan oleh sebuah tembok, adalah lokasi yang dipercaya sebagai tempat dimana Raden Wijaya pernah melakukan semedi sebelum ia membuka pemukiman di hutan Tarik di tepian Sungai Brantas yang kemudian menjadi cikal bakal berdirinya Kerajaan Majapahit. kita juga bisa menemui tiang pancang berbentuk segienam yang konon tiang untuk mengikat gajah.

Spoiler for Pendopo Agung:




Tips:
Parkir 2rb
Jangan membuang sampah sembarangan
Bagi yang beragama muslim, karpet musholanya agak kotor sebaiknya membawa sajadah sendiri

Candi Bajang Ratu dan candi TIkus

Candi Bajang Ratu
Disini kita bisa melihat pohon buah maja yang menjadi asal muasal nama kerajaan majapahit. Menurut cerita ketika raden wijaya beristirahat di daerah hutan tarik melihat buah berwarna hijau seperti jeruk bali yang bernama buah mojo. karena lapar, raden wijaya langsung memakan buah tersebut dan ternyata rasanya pahit sekali. dari situlah muncul istilah mojopahit. gabungan dari kata mojo dan pahit.

FYI : Dilarang naik ke dalam candi karena menurut cerita ada makam didalam candi

Tips:
Parkir 2rb dan sumbangan sukarela
Waktu yang pas untuk berkunjung adalah sore hari atau pagi

Spoiler for Candi Bajang Ratu:


Candi Tikus
Di candi tikus kami hanya sebentar karena cuaca mendung sehingga hanya berfoto-foto saja.
Hal yang unik dari candi tikus
Menurut salah satu penjaga candi, tiap tahun ada rombongan dari luar kota seperti bali dan cepu. mereka mengambil air yang terdapat di candi tikus untuk tanah sawah. mereka mempunyai keyakinan dengan mengairi sawah mereka dengan air dari candi tikus tersebut maka sawah mereka akan tidak kena hama seperti wereng dan tikus serta hasil panennya akan bagus. Allahu alam bis showab

Hal yang perlu diketahui
Dilarang naik ke atas candi untuk menghormati penjaga candi yang tak kasat mata, menurut cerita adalah seorang putri

Tips:
Parkir 2rb dan sumbangan sukarela
Waktu yang pas untuk berkunjung adalah sore hari atau pagi

Spoiler for Candi Tikus:


Pulang dari Trowulan
Kami beristirahat dulu. setelah sholat magrib, acara jalan-jalan dilanjutkan lagi menuju Carefour. Lho kenapa ke Carefour padahal di jerman juga ada kan?Melanie ingin melihat sayur mayur dan buah-buahan khas indonesia. Di carefour melani bisa berfoto ria dan yang paling unik dia minta foto bersama karung beras 50kg karena di Jerman tidak ada karung beras 50kg!!
Setelah itu perjalanan dilanjut ke Alun-alun Mojokerto dengan menaiki becak. Di alun-alun melanie ane ajak keliling kota naik dokar
Setelah puas naik dokar kami berjalan-jalan mengitari alun-alun dan menikmati suasana malam. ketika melewati penjual putu, melanie tertarik untuk mencoba jajanan ini. saking tertariknya melanie memvideokan proses pembuatan putu tersebut. Untuk makan malam kami mentraktir melanie makan nasi goreng di chilli resto, Bentar swalayan. Begitulah cerita perjalanan tour singkat di mojokerto

Spoiler for JJM jalan-Jalan Malam:



Tips :
Tarif dokar keliling alun-alun 2x Rp. 10. 000
Tarif dokar keliling jl. majapahit Rp. 20. 000
Parkir sepeda motor 2rb
Tarif becak dari carefour-alun-alun-rumah 25rb

Pohon Kurma Ajaib

Tempat lain yang perlu dikunjungi adalah Pohon kurma ajaib
Pohon kurma ajaib ini tumbuh di halaman depa Masjid Al-Mubarok. Saya yang penasaran langsung menuju lokasi. dari Perempatan jalan Brawijaya kita belok kiri melewati jembatan kecil lalu belok kanan ke jalan Riyanto. Setelah sampai saya langsung bertanya-tanya dan foto-foto pohon kurma yang tingginya sekarang -/+ 6 meter. Setelah sholat dhuhur saya berbincang dengan pak Kuswari, salah satu pengurus masjid. beliau mengatakan, pada Ramadan biasanya pohon kurma tersebut sudah memasuki masa berbuah dan kebetulan saat saya kesana pohon kurmanya berbuah. Menurut pak Kuswari pohon kurma ini cukup dikenal di indonesia lho karena khasiatnya sebagai obat dan konon bagi yang ingin mendambakan keturunan bisa datang kesini dan minta kurmanya. kebetulan sekali, temen saya ada yang sudah 2 tahun menikah belum dikaruniai keturunan yang akhirnya ingin mencoba khasiat kurma ajaib tersebut. kami diantar ke pak Satuman, salah satu ta’mir masjid yang mengurusi pendaftaran bagi tamu yang ingin mendapatkan kurma tersebut. saking banyaknya yang ingin merasakan khasiat kurma saya dan temen saya mendapat nomer urutan 69 dan 70, wow banyak juga yah. menurut pak satuman tamunya banyak berasal dari luar kota macam Cirebon, Semarang, Gresik dan Surabaya.
lalu beliau menjelaskan, cara makan kurma yang bertujuan sebagi obat pun tergolong unik. Sebelum dimakan, lebih dulu kurma yang dipetik langsung dari pohonnya itu harus dikunyah sampai halus.
Setelah dipastikan halus, baru kemudian kurma boleh ditelan dengan menggunakan air putih. Cara seperti itu, menurut Kuswari, merupakan salah satu cara makan kurma yang baik.
Namun, tingkat kemujaraban kurma untuk menyembuhkan penyakit, semuanya bergantung niat dari hati masing-masing orang. “Semua bergantung niatnya ketika berangkat dari rumah. Buah kurma ini hanya sebagai perantara, ” jelasnya.
setelah mendaftar saya bertanya ke pak kuswari tentang sejarah bagaimana kurma ini bisa tumbuh di halaman masjid
lalu beliau menjelaskan, pohon kurma tersebut merupakan milik H Mat Asnawi yang dibawanya dari Makkah pada musim haji tahun 1990. Waktu itu Asnawi membawa dua bibit kurma berusia sekitar dua bulan. Oleh Asnawi, satu bibit ditanam di halaman rumahnya di Magersari, satu lainnya sengaja disumbangkan untuk Masjid Al-Mubarok. Namun, anehnya, dari dua bibit pohon kurma tersebut, hanya pohon yang ditanam di halaman Masjid Al-Mubarok yang bisa berbuah. kemudian ada salah satu warga yang minta kurma tersebut sebagai obat dan ajaibnya penyakit yang dideritanya sembuh dan banyak juga yang mendapat keturunan setelah makan kurma tersebut. dari sinilah kurma ajaib tersebut dikenal orang.
Untuk tahun 2012 pohon kurma ini dapat dipetik pada tanggal 24 juni 2012 jadi bila agan-aganwati berminat bisa menghubungi pak satuman atau datang langsung ke mojokerto

Spoiler for Pohon Kurma:
manteb gan...tempatnya menarik banget tuh

Petirtaan Jolotundo

Kawasan Petirtaan Jolotundo

Situs Candi Jolotundo, atau yang kerap disebut Petirtan Jolotundo, adalah salah satu peninggalan sejarah kerajaan sebelum Majapahit. Situs berupa candi dengan air yang mengalir dari berbagai sudut candi itu dibuat pada tahun 997 Masehi. Zaman Airlangga pada masa kejayaan Kerajaan Kahuripan.

Konon waktu itu, bangunan berukuran panjang 16,85 meter dengan lebar 13,52 meter dan tinggi 5,2 meter itu menjadi tempat pemandian para petinggi kerajaan. Dalam sejarah disebut, bangunan ini sengaja dibuat Raja Udayana untuk menyambut kelahiran putranya, Prabu Airlangga.

Petirtaan Jolotundo ramai dikunjungi bila Malam 1 Suro,biasanya para pengunjung mandi dan mengadakan ritual untuk tolak balak.Selain itu pada saat upacara keagamaan juga ramai dikunjungi.

Untuk menuju lokasi,kita harus merogoh kocek cukup dalam untuk transportasi. Pasalnya, tak ada angkutan umum yang melintas di jalur wisata ini.Dari terminal Mojokerto kita naik bis kuning arah jurusan pasuruan dengan tarif -/+ 4000 turun di pertigaan NIP (Ngoro Industri Persada) kawasan industri di kabupaten mojokerto atau istilah kernetnya ”tikung” karena jalannya yang menikung tajam ke kiri.Setelah itu kita harus naik ojek -/+ 15-20rb tergantung nego kita.

Spoiler for Jolotundo:


Tips :
Jaga membuang sampah sembarangan
Jaga tutur kata anda dan perilaku karena tempat ini wingit
Sebaiknya datang pagi,jangan sore karena terkadang sering hujan lokal
Bawalah baju ganti bila ingin mandi dan jangan memakai sabun dan sampo untuk menjaga kemurnian air

Tempat Bersejarah

KLENTENG HOK SIANG KIONG

Klenteng Hok Siang Kiong didirikan pada jaman Belanda sekitar tahun 1823. Sedangkan Vihara Metta Sraddha didirikan pada tahun 1955. Lokasi Klenteng dan Vihara ini berada di Jl. Residen Pamudji. Ciri khas yang menonjol pada bangunan Klenteng dan Vihara ini adalah arsitekturnya khas Cina.
Setiap tahun perayaan Imlek berpusat di klenteng ini dengan menggelar beragam acara seperti atraksi barongsai dan wayang cina

Spoiler for Klenteng:


GEREJA PROTESTAN INDONESIA BAGIAN BARAT

Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat merupakan salah satu gereja tertua di Kota Mojokerto dan merupakan peninggalan jaman Belanda. Gereja ini terletak di Jl. A. Yani I dan didirikan pada tanggal 23 Desember 1899

Spoiler for gereja:


KAWASAN SUNGAI BRANTAS INDAH DAN JOGGING TRACK

Kawasan kongkow anak mudanya Mojokerto apalagi pada hari sabtu malam minggu banyak terdapat warung kopi lesehan

Spoiler for jogging track:


Tips:
-\tbanyak tukang ngamen sehingga mengurangi kenyamanan tukang nongkrong


Makam Bupati Pertama Mojokerto

Komplek Makam Kromodjajan Kanoman yang terletak di desa Losari Terusan, gedeg merupakan komplek makam mantan 3 bupati Mojokerto yaitu Raden Ersadan atau kromojoyo Adi Negoro, Raden Mashudan kromojoyo adi negoro Bupati kedua, Raden Abdul Majid kromojoyo Adi Negoro bupati ketiga. Ketiga bupati ini termasuk dalam trah keturunan Raja Brawijaya dengan jabatan masa paling lama yaitu 70 tahun. Untuk memperingati jasa-jasa beliau, anak turunnya yang tergabung di paguyuban Kromodjajan Kanoman setiap tahunnya memperingati dengan mengadakan pengajian di komplek makam tersebut

Spoiler for Kromodjajan:


Kawasan Rolak Songo

Rolak Songo yang berarti sembilan bendungan yang dibangun pada masa Bupati pertama Mojokerto yaitu Raden Ersadan Kromojoyo Adi Negoro.Pada hari minggu selalu ramai dikunjungi warga untuk sekedar bersantai atau cari ikan khas sungai brantas.

Spoiler for Rolak songo:

All About Mojokerto

Rekomendasi Hotel

Hotel Surya Majapahit : range harga mulai 70.000 – 135.000 fasilitas kamar mandi dalam,televisi,Springbed kipas/AC dan sarapan pagi (Standar-Spesial)
Sangat direkomendasikan karena dekat dengan pusat kota dan cocok dengan bujet backpacker/flashpacker
Telp 0321- 395720

Hotel Slamet : range harga 190.000 – 275.000 fasilitas kamar mandi dalam,springbed,ac,internet 24jam,sarapan pagi,air panas
Direkomendasikan karena fasilitas yang cukup bagus
Telp 0321- 321400

Tenera Hotel : range harga 60.000 – 100.000 (exclude tax 10%) fasilitas televisi,kipas/AC
Dekat dengan pasar tradisional dan Bank BCA

Sativa hotel
Hotel resor yang terletak di kawasan Pacet ini bernuansa pedesaan era Mojopahit. Range harga mulai 429.999* ,- nett anda sudah bisa menikmati segala fasilitas yang tersedia.sangat direkomendasikan bagi pasangan yang bulan madu
Telp 0321 690229 (hunting)

Event Tahunan di Mojokerto

Festival bulan Purnama Setiap bulan mei
Festival ini diadakan di candi wringin Lawang pada malam bulan purnama

Gerak Jalan Surabaya – Mojokerto Setiap bulan November
Event ini diadakan untuk memperingati hari 10 November yang diikuti perorangan dan beregu.strat dari Alun-Alun mojokerto dan finish di Tugu Pahlawan

Tempat makan enak di mojokerto

Depot Anda (Jl. Bhayangkara)
Depot yang terkenal sejak tahun 1929. restoran ini ramai saat jam makan siang dan menjadi restoran favorit bila ada tamu-tamu pejabat dari luar kota karena masakannya yang terkenal enak. dari semua menu yang ada di depot anda yang paling terkenal adalah sop buntutnya. varian lain dari menu ini sop buntut iga bakar. dengan banderol 26rb anda sudah bisa merasakan enaknya sop buntut. levelnya pak bondan sop buntut depot anda adalah top markotop

Spoiler for sop buntut:



Bakwan Erna (Jl. letkol sumoharjo 109)
Bakwan paling enak dan terkenal tidak menggunakan bahan pengawet. dengan 25rb/porsi anda sudah dapat menikmati gurihnya bakwan erna dengan saus sambal buatan sendiri yang punya rasa khas

Bubur Sruntul Mak Saudah (Jl. mayjen sungkono, dekat pabrik spirtus)
Bubur sruntul paling enak di mojokerto dan sudah 2 kali masuk televisi. dengan 3500/porsi. levelnya pak bondan bubur mak saudah adalah sip markusip

Spoiler for bubur sruntul:



Bakso ”pentol besar” (Jl. Kemloko, Jotangan, Mojosari)
Bila anda arah Ke Surabaya atau Pasuruan melewati Mojosari jangan lupa mampir ke bakso pentol besar. Ada 3 ukuran bakso yang dijual disini, ukuran biasa harganya 6rb, ukuran tanggung 10rb. telp 089677722864

Spoiler for pentol:


Untuk tempat makan enak lainnya bisa langsung liat di thread Regional Mojokerto

Tempat Oleh-oleh Mojokerto

Onde-onde Bo Liem
Onde-onde yang menjadi ciri khas kota mojokerto ini menjadi oleh-oleh wajib bagi para wisatawan yang berkunjung ke kota mojokerto. resep yang terus dipertahankan dari tahun 1929 menjadikan citarasanya tetap enak. bo liem ada beberapa tempat yang pertama di Jl. Niaga 21 (toko pertama bo liem) dan Jl. Empunala 43 (toko kedua). untuk rasa ada yang original, keju, coklat. harga perkotak 25rb isi 10pcs onde onde.
Telp 0321 383116

Spoiler for Bo liem:


Krupuk Rambak Sapi
Jangan lupa oleh-oleh yang satu ini, Krupuk Rambak Sapi khas Mojokerto. Deretan penjual krupuk rambak bisa ditemui di sepanjang Jl. Raya Bangsal (arah menuju Mojosari). Harga bervariasi dari 45-50rb untuk krupuk yang mentah. salah satu yang terkenal adalah Krupuk rambak buatan IKABA yang pernah didatangi pak Bondan

Kaos Khas Mojokerto

Kaos yang didesain oleh Bapak Moedjito ini cocok dijadikan oleh-oleh karena desain yang unik. kaso yang berisi kritikan, plesetan hingga kalimat motivasi. Contohnya nih kalimat yang dipopulerkan Ki Hajar Dewantara ”ing ngarso sung tulodho, ing madya mbangun karso, tut wuri handayani” dipelesetkan menjadi ”ING NGARSO NGLUMPUKAKE ARTO, ING MADYA MBANGUN KUWOSO, TUT WURI MELU NITHILI”

Kerajinan Miniatur kapal dan kapal dalam botol (agan bisa pesen di ane)


Link terkait :
kaskusmojokerto.com (special thanks for om bejomoy dkk)
http://www. mahavihara-mojopahit. or. id/
http://thearoengbinangproject. com/2...ata-mojopahit/
[url]www.mojokertokab.go.id[/url]
[url]www.mojokerto-blog. blogspot.com[/url]
[url]www.eastjava.com[/url]
[url]www.navigasi.net[/url]
[url]www.wisata.mojokerto.web.id[/url]
http://kromodjayan.wordpress.com/
[url]www.wongdlanggu-mojokerto.blogspot.com[/url]
[url]www.radarmojokerto.co.id[/url]
[url]www.sativahotels.com[/url]
[url]www.raftingpacet.com/www.tospacet.com[/url]
[url]www.jatimprov.go.id[/url]
ikutang resempret :

telat ngertine
keren dah, kapan ya bisa maen ke Pulau Jawa lagi

cek kulkas pemirsa
weeeeeeeewww..


baru tau gw ada patug budha segede itu ...

ini wisata berhubungan erat sama majapahit sepertinya yah gan

Tempat Wisata lainnya

Beberapa tempat yang perlu dikunjungi gan

Coban Canggu waterfall
Spoiler for foto:


Komplek Makam Troloyo
Spoiler for foto:



Candi Wates Umpak
Spoiler for foto:


Situs Segi Enam
Spoiler for foto:


Candi Kedaton dan situs Sentonorejo
Spoiler for foto:


Candi Wringin Lawang
Spoiler for foto:

Komen Agan-agan

Quote:Original Posted By PriNx
keren dah, kapan ya bisa maen ke Pulau Jawa lagi

cek kulkas pemirsa


Tq gan

Quote:Original Posted By yandhi_gila'
weeeeeeeewww..


baru tau gw ada patug budha segede itu ...



klo GWK jadi Patung Buddhanya kalah gede gan

Quote:Original Posted By YoonAddict4ever
ini wisata berhubungan erat sama majapahit sepertinya yah gan


betul banget promosi pariwisata daerah sendiri
Quote:Original Posted By Apeglie
manteb gan...tempatnya menarik banget tuh


betul banget gan...maen aja ke mojokerto
ane ngiler sama coban canggu nya gan

kalo candi kurang begitu suka, gersang ya gan daerahnya disana?

rencana pas long trip rute solo-malang pengen mampir kalo sempet
soalnya trip nya jadi pemburu wisata alam
woooow... keren ijin share gan
Quote:Original Posted By rowwya
ane ngiler sama coban canggu nya gan

kalo candi kurang begitu suka, gersang ya gan daerahnya disana?

rencana pas long trip rute solo-malang pengen mampir kalo sempet
soalnya trip nya jadi pemburu wisata alam


ohw gt monggo gan....oiy sedikit tips klo bw helm bagus hati2 yah

Quote:Original Posted By suryasure
woooow... keren ijin share gan


hahaha matur suwun gan
go
×