[Travelista] PONOROGO, KOTA KESENIAN REYOG YANG PENUH ATRAKSI



Quote:UDPATE INFORAMSI ACARA DAERAH

GELAR BUDAYA 5 dengan tema "PONOROGO JEGEG"
Tgl 11 Juli 2012, Pukul: 13:00 WIB s/d selesai
Panggung Utama: Depan Paseban Aloon-Aloon Ponorogo

REYOG INDONESIA Rute Gelar Budaya 5 : Depan Paseban Aloon-Aloon menuju ke Jalan Baru dekat GOR Singodimedjo. Festival Reyog Mini X Tahun 2012.




Uploaded with ImageShack.us

Spoiler for Reyog nya Gan:


KENALAN DULU GAN



Uploaded with ImageShack.us

Foto diambil saat acara NATIONAL ASEAN HERITAGE Washington DC

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan REYOG PONOROGO, kesenian asli Indonesia yang sempat beberapa waktu lalu di claim oleh Malaysia. Merupakan seni adiluhung warisan leluhur dari Bumi Reyog Ponorogo ini telah dikenal tidak saja di Ponorogo tapi juga telah menyebar ke seantero Nusantara Indonesia bahkan telah menjelajah ke Mancanegara.

Reyog Ponorogo The Big Mask of Dance in The World sebagai warisan budaya bangsa yang eksotis dan tiada duanya ini telah memiliki Pengakuan Legal Formal dari Pemerintah Republik Indonesia dengan dimilikinya “HAK CIPTA” atas Kesenian Reyog Ponorogo yang dikeluarkan oleh DEPARTEMEN HUKUM DAN HAM R.I. dengan Nomor Pendaftaran 026377, Tanggal 1 Desember 2004, dimana jangka waktu perlindungan Hak Cipta tersebut selama 50 (lima puluh) tahun sejak pertama kali diumumkan.

Sebagai sebuah Kebanggaan dan merupakan jati diri daerah - Seni Reyog Ponorogo - merupakan kekayaan seni yang luar biasa tiada bandingnya. Pemerintah Kabupaten Ponorogo dan Yayasan Reyog Ponorogo dibawah Ketua Umumnya Drs. H. Luhur Karsanto, Msi. saat ini sedang melakukan upaya agar Seni Reyog Ponorogo yang telah mendapatkan Hak Cipta dari Pemerintah Republik Indonesia juga bisa mendapatkan Pengakuan Dunia “WORLD HERITAGE” dari Badan PBB yaitu UNESCO.

Nah untuk itu sebagai putra daerah disana, saya mau mengajak teman-teman traveler untuk mengenal dan menyimak lebih lanjut mengenai kota ini.

#Salah satu kota kecil di Indonesia yang mempunyai ivent taunan budaya bersekala Nasional dan Internasional


Jika diperhatikan, setiap daerah tentu mempunyai kekhasan budaya. Tidak terkecuali di Ponorogo yang dijuluki sebagai kota reyog. Kegarangan barongan, keluwesan para penari jathil dan keperkasaan penari pentulan sungguh suatu pertunjukan yang amat indah untuk dinikmati.Untuk melestarikan budaya tersebut maka di gelarlah festival budaya bertaraf nasional bahkan dahulu pesertanya juga ada yang dari luar negri terangkum di bawah ini.


Grebeg Suro Ponorogo: Pesta Rakyat, Seni dan Tradisi


Spoiler for Lanjut Gan:


1. FESTIVAL REYOG NASIONAL

Inilah salah satu festival yang patut Anda saksikan di Ponorogo, Jawa Timur. Sebuah festival yang tiap tahun digelar dan telah menjadi pesta rakyat Ponorogo. Grebeg Suro Ponorogo akan berlangsung di Ponorogo pada bulan suro di tiap taunnya.

Spoiler for Acaranya Gan:


2. KIRAB PUSAKA

Salah satu rangkaian acara Grebeg Suro selain Festival Reyog Nasional adalah Kirab Pusaka. Tiap tahun acara ini mampu menyedot masyarakat Ponorogo dari desa dan kota untuk berkumpul di sepanjang rute kirab: mulai dari Kota Lama – Pasar Pon – Pasar Legi – Tambak Bayan – Alun-alun (Kota Baru).

Diawali ziarah Makam Raden Bathoro Katong [Pendiri Ponorogo] sekitar jam 8 pagi di Makam Setono Jenangan [kota lama], dan sekitar pukul 2 siang Kirab di berangkatkan menuju pendopo Kabupaten Ponorogo yang berjarak hampir 5 km-an.

Kegiatan ini merupakan pertanda prosesi kepindahan pusat pemerintahan Kabupaten Ponorogo. Adapun Pusaka kebanggaan Kabupaten Ponorogo yang diboyong antara lain adalah sebagai berikut :

1. Angkin Cinde Puspito;
2. Payung Songsong Tunggul Wulung;
3. Tumbak Tunggul Nogo.

Spoiler for Prosesinya Gan:


Sehabis kirab pusaka tidak cukup segitu saja karena setelah itu di lanjut pawai budaya menmpilkan putra-putri daerah dengan dandanan yang memukau.

Spoiler for Bidadari Gan:


3. LARUNGAN

Sementara upacara pada ritual di Telaga Ngebel, yang diselenggarakan esok harinya, berupa larung sesaji yang dilakukan pada pagi hari, ditandai dengan membuang berbagai macam sesaji di tengah danau. Upacara yang sudah ada jauh sebelum masyarakat Ponorogo mengenal peradaban maju tersebut kini tetap dipelihara dan dipertahankan dengan cara digarap sesuai dengan kebutuhan pariwisata. Namun demikian, seluruhnya tetap diupayakan tidak mengurangi hal-hal yang bersifat transcendental sebagai perwujutan menjaga kemurniantardisi.

Spoiler for Fotonya Gan:


#Bersambung di POST 2

Ponorogo dari berbagai penjuru

#POS 2



Uploaded with ImageShack.us

PONOROGO DARI BERBAGAI PENJURU

Kabupaten Ponorogo atau yang sering disebut juga sebagai bumi reyog, terletak di daerah ketinggian 92 meter hingga 2.500 meter diatas permukaan laut. Secara geografis letak Kabupaten Ponorogo ini lebih dekat dengan Propinsi Jawa Tengah, yaitu berbatasan wilayah dengan Kabupaten Wonogiri. Dan kalau ditempuh dengan jalan darat dari kota Solo melewati kota Wonogiri, dibutuhkan waktu sekitar 3 sampai 4 jam perjalanan dengan jarak sekitar 150 Km. Karena mulai dari rute di wilayah kecamatan Sidoharjo Kabupaten Wonogiri, sekitar 80 Km menuju kota Ponorogo perjalanan mulai menantang dengan medan yang berkelok dan terdiri dari turunan serta tanjakan yang cukup terjal. Tapi karena kualitas jalan yang bagus, membuat perjalanan jadi sangat menyenangkan.

Pembagian Arah Masuk Kota :


Spoiler for Rutenya Gan:


Perjalanan menuju bumi reyog Ponorogo ternyata memberikan banyak sekali kekaguman akan keindahan dan kekayaan alam, meskipun masih di pulau Jawa yang sudah padat populasinya. Dan sekedar menebak-nebak, kondisi geografis inikah yang membentuk karakter masyarakat Ponorogo yang keras tapi juga mempunyai sisi kehidupan berkesenian yang tinggi. Pesona kesenian reyog Ponorogo sudah mendunia, dan dari sinilah konon semua itu bermula.

Plesiran kali ini sebagai pembuka untuk kisah-kisah menarik berikutnya tentang pesona budaya bumi reyog Ponorogo dan kehidupan masyarakatnya. Karena terkadang apa yang sangat dekat dengan pandangan kita, sering tidak terlihat atau malah terlupakan, semoga perjalanan kali ini menjadi inspirasi khususnya bagi kaum muda untuk menjelajah bumi reyog dengan keragaman daya tariknya.

Ponorogo Juga Sangat Terkenal Dengan Alun-alun Kotanya




Uploaded with ImageShack.us

Alun Alun di setiap kota di Indonesia memiliki ciri yang unik dan menarik, tiap kota pasti berbeda penataan dan memiliki keunikan tersendiri. Begitu juga Alun-Alun di kota kami yaitu di kota Ponorogo Jawa Timur.

Spoiler for Lanjut Gan:


Spoiler for Alun-alun nya Gan:



WISATA ZIARAH SALAH SATU BAKTI KEPADA LELUHUR

Spoiler for Selengkapnya Gan:


Wisata Alam Telaga Ngebel



Telaga Ngebel cukup unik dan menarik dibandingkan dengan telaga-telaga lain yang ada di wilayah Jawa Timur. Telaga anggun yang cukup luas ini dikelilingi rimbunnya pepohonan lereng gunung. Kondisi alamnya sangat berprospek baik bila dikembangkan lebih lanjut bahkan dapat menjadi aset Pemerintah Kabupaten Ponorogo dalam meningkatkan perekonomian, khususnya bagi masyarakat sekitar obyek wisata itu sendiri.

Konon cerita yang berkembang di masyarakat, Telaga Ngebel mempunyai cerita unik yang didasarkan pada kisah seekor ular naga bernama “Baru Klinting”. Sang Ular ketika bermeditasi secara tak sengaja dipotong-potong oleh masyarakat sekitar untuk dimakan. Secara ajaib sang ular menjelma menjadi anak kecil yang mendatangi masyarakat dan membuat sayembara, untuk mencabut lidi yang ditancapkan di tanah.

Namun tak seorangpun berhasil mencabutnya. Lantas dia sendirilah yang berhasil mencabut lidi itu. Dari lubang bekas lidi tersebut keluarlah air yang kemudian menjadi mata air yang menggenang hingga membentuk Telaga Ngebel.

Legenda Telaga Ngebel, terkait erat dan memiliki peran penting dalam sejarah Kabupaten Ponorogo. Konon salah seorang pendiri Kabupaten ini yakni Batoro Kantong. Sebelum melakukan syiar Islam di Kabupaten Ponorogo, Batoro menyucikan diri terlebih dahulu di mata air, yang ada di dekat Telaga Ngebel yang kini dikenal sebagai Kucur Batoro.

Tips Perjalanan

Obyek wisata Telaga Ngebel terletak sekitar 24 km kearah timur laut dari pusat kota Kabupaten Ponorogo Jawa Timur, tepatnya berada di Gunung Wilis dengan ketinggian 750 meter diatas permukaan laut, dengan suhu sekitar 22 derajad celcius. Luas permukaan telaga 15 km dengan dikelilingi jalan sepanjang 5 km. Panoramanya sangat indah dan menakjubkan. Udaranya sejuk dan kondisi alamnya masih asri.

Di kawasan Telaga Ngebel, aneka ragam buah sepertu durian, manggis, dan pundung. Di Telaga Ngebel setiap satu tahun sekali diselenggarakan ritual budaya berupa Larungan Sesaji pada tahun baru Hijriyah/Tahun baru Islam 1 Muharam atau 1 Suro.

Mungkin bagi kalian warga Ponorogo dan sekitarnya masih belum banyak yang mengetahui apa itu Wisata Grojogan Sundan karena nama yang lebih terkenal adalah Wisata Sumber Air Panas Ponorogo. Nah Wisata alam yang sudah ada sejak kakek nenek saya ini berada diselatan Telaga Ngebel Ponorogo atau tepatnya berada didesa Pucuk.

Walaupun berada ditempat yang terpencil tapi tempat ini masih banyak yang mengunjungi, baik untuk sekedar foto-foto atau mandi untuk menghangatkan badan. Banyak juga pasangan muda mudi disana hanya untuk sekedar duduk-duduk melepas penat hasil ujian nasional.
Jadi buat kalian yang suka touring dan berwisata gak ada salahnya untuk mencoba wisata alam satu ini. Tempatnya asik dan dikelilingi hamparan sawah yang luas serta bagian timur juga terdapat gunung. Gak usah bingung masalah keamanan kendaraan anda karena disana terdapat tempat parkir dan pak jukir siap menjaga kendaraan anda, hanya ditarik uang Rp. 1000,- plus HTM Rp.2000′- anda bisa memasuki kawasan wisata alam asli Ponorogo ini.


#Bersambung di POST 3

Berkunjung ke kerajaan bantarangin (sumoroto)

#POS 3
Quote:BERKUNJUNG KE KERAJAAN BANTARANGIN (SUMOROTO)

Uploaded with ImageShack.us

Somoroto adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, merupakan tempat tinggal warok yang yang masih hidup bernama Mbah Wo Kucing .desa ini merupakan salah satu desa yang terkenal di karenakan dari sinilah tempat tinggal warok-warok terdahulu. Dan di sinilah tempat berdirinya kerajaan bantarangin.

[QUOTE]Berkunjung Ke Rumah Mbah Misdi Pengrajin Reog Ponorogo

Spoiler for DOI GAN:


Semula ia tak pernah berpikir menjadi pengrajin reog. Awalnya terjadi tahun 1980 ketika seorang pria dengan pakaian sangat sederhana bertanya apakah Mbah Misdi bisa membuatkannya satu perangkat reog komplet. Waktu itu Mbah Misdi tidak menaruh perhatian serius sehingga asal menjawab, “Bisa,” itu saja. Ternyata orang itu meninggalkan uang muka Rp.1,5 juta, satu jumlah luar biasa waktu itu.

Pesanan diselesaikan tepat waktu dan ia mengantarkannya ke Surabaya. Ternyata pria misterius itu adalah seseorang yang sangat berada, rumahnya sangat mewah di kompleks permahan elite ibukota Jatim tersebut. Di sana ia mendapatkan tambahan Rp.4,5 juta lagi. Sungguh suatu jumlah di luar dugaaannya, dan jauh melebihi segala modal yang ia keluarkan. Mbah Misdi lalu mendapatkan inspirasi, kenapa dia tidak membuat souvenir reog untuk buah tangan turis yang berkunjung ke kotanya.

Pernah di Cekal Saat Kerajinannya di Kirim ke AS

Ada peristiwa yang “lucu” yaitu ketika ia harus mengirim seperangkat reog ke Amerika Serikat, belum lama ini. Ternyata barangnya tidak boleh masuk, sebab menggunakan kulit macan dan bulu merak asli. Harus ada klarifikasi mengenai asal-usul kulit dan bulu hewan itu. “Lha ya bagaimana adanya ya memang begitu,” tuturnya dengan lugu.

Mengenai bahan reog, Mbah Misdi mengaku kulit macan masih gampang didapat dari Sumatra. Tapi bulu merak harus diimpor dari India, sebab di sana peternakan merak sudah banyak, di Indonesia tidak ada.

“Kenapa enggak pakai bahan imitasi Mbah?” tanya saya.
“Sudah pernah dicoba, tapi hasilnya kok enggak sreg. Tetap ada kurangnya,” jawabnya.

Setiap menjelang 1 Muharram, pesanan karyanya melonjak, sebab pada saat itu diadakan festival reog se-Nusantara di Ponorogo. Banyak pengunjung datang termasuk orang wismannya.

Pergi ke Amerika Untuk Membuat REYOG

Berkat keahliannya itu ia menjadi narasumber masalah reog di dalam maupun luar negeri.Beberapa kali ia pergi ke beberapa negara lain untuk bercerita mengenai reog. Pernah ia dan rombongan diundang ke Amerika Serikat guna memperagakan pembuatan perangkat reog sampai ke instrumen gamelannya dari awal hingga jadi.

Mereka mengangkut semua bahan yang diperlukan itu. Hampir dua bulan ia dan rombongan tinggal di negeri Adidaya itu untuk mengenalkan bagaimana perangkat reog dibuat, mulai dari barongan, penthulan Bujang Ganong, pakaian jathilan, kuda lumping, dan lain-lainnya. Semua kegiatan itu didokumentasikan entah oleh siapa Mbah Misdi pun tak tahu. Ia bangga kini sudah ada sejumlah orang Bule yang jadi tukang mbarong. Pengalaman yang tak terlupakan baginya.

Kuliner Ponorogo Sajian Istimewa Kualitas Nusantara

[QUOTE]1. Es Dawet Jabung



Uploaded with ImageShack.us

Dawet Jabung ialah minuman asli ponorogo yang sudah terkenal sampai luar. Dawet ini cocok dinikmati dalam segala suasana, terutama ketika panas-panas. Harganyapun sangat murah hanya Rp.2000-3000 kita sudah mendapatkan semangkuk dawet jabung untuk sebuah kesegaran yang sangat khas dan nikmat. Daerah yang sangat terkenal dengan dawetnya ini yaitu desa Jabung, sekitar 7 km selatan Jeruksing dekat dengan Pondok Modern Darussalam Gontor. Ayo datang kemari jika anda merasa dahaga.

2. Sate Ayam Ponorogo

Mungkin makanan yang satu ini sudah terdengar familiar bagi kita semua, karena sate ini memang sudah terkenal diluar ponorogo. Apa sih yang spesial dari sate ini? Sate kan ya itu-itu saja. Sate yang satu ini rasanya gurih banget, dan daging ayamnya sangat lembut sehingga sangat mudah untuk dikuyah, kemudian bumbunya juga tidak kalah penting, sate ayam ponorogo menggunakan bumbu sambal kacang yang sangat istimewa, bumbunya kental dan mudah meresap kedalam daging sate sehingga rasanya tidak bakal kemana-mana. Ini sebabnya banyak orang yang menyuruh bawain sate saat punya saudara atau teman ketika pulang ke Ponorogo. Rasanya emang maknyos. Kalau anda sedang berkunjung ke Ponorogo jangan lupa untuk mencicipi lezatnya sate khas Ponorogo ini disekitar pertigaan jalan Gajah Mada, Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Jend. Sudirman atau tepatnya di depan Bank BCA Ponorogo, disana terdapat berderet-deret penjual sate ayam ponorogo.

3. Nasi Pecel Tumpuk

Sapa yang belum pernah makan pecel? Pasti semua pernah kan, pecel memang dimana-mana ada. Tetapi pecel yang satu ini bukan pecel biasa, walaupun tdiak ditumpuk karena ada nama “tumpuk”nya. Pecel ponorogo memang sangat enak, dari semua itu mungkin yang paling terkenal yaitu Nasi Pecel Tumpuk. Rasa bumbu sambalnya benar-benar bikin sensasi di lidah, kental dan pedas sehingga terus membuat air liur kita keluar. Apalagi lauk-lauknya yang sangat krenyes-krenyes, seperti tempe, lentho, dan pia-pia. Pecel ini terletak di JL Kawung Desa Mangunsuman. Dijamin bikin ketagihan.

4. Bakso Bumi Reog

Nah ini nih bakso yang sangat paling nikmat di Ponorogo. Tekstur baksonya sangat lembut sehingga sangat nikmat untuk dimakan, kemudian kuahnya sangat gurih, begitu menggugah selera. Tempatnya pun sangat unik, karena depot tersebut terletak di samping sungai yang indah, sehingga kita bisa sekalian potert-potret disana. Di depot tersebut juga terdapat peta besar Ponorogo yang menunjukkan tempat-tempat wisata Ponorogo, jadi jika anda ingin pergi berwisata di ponorogo sebaiknya mengunjungi depot ini dulu. “Mak joss poko’e” ungkapan orang ponorogo. Depot ini berlokasi di selatan Jeruk Sing.

5. Jenang mirah

Setelah kenyang membahas tentang makanan, saatnya untuk membahas jajanan khas ponorogo. Jajajanan khas ponorogo memang banyak, tapi yang paling terkenal mungkin ya jenang ini, jenang mirah. Jenang ini begitu kenyal, tetapi mudah untuk dimakan. Rasa manisnya pun alami karena pembuatan jenang ini masih dengan teknik tradisional. Gak bakalan menyesal bila balik kekota asal bawa oleh-oleh jajanan yang satu ini.

6. Es Teller Oke

Minuman yang tak kalah enaknya ialah es Teller Oke. Apa yang membedakan Es Teller ini dengan yang lain?? Es Teller ini menggunakan gula merah yang kental, kemudian menambahkan durian sebagai bumbunya. Sangat lezat pokonya. Es Teller ini berada di Timur Laut Alon-alon Ponorogo, sehingga anda bisa sekalian bermain di alon-alonnya.

7. Jagung Bakar Alun-alun

Jika anda berjalan-jalan pada sore atau malam hari di alun-alun, anda akan mendapati jagung bakar dimana-mana. Jagung bakar disini begitu nikmat, sangat cocok untuk menemani saat-saat dingin. Bumbunya pun sangat meresap, ada yang pedas ada yang manis, tergantung kita mau pesen apa. Pemandangan yang disuguhkan pun begitu indah, karena terletak di alon-alon yang setiap sorenya bakalan ada berbagai layang-layang diangkasa yang dimainkan oleh anak-anak.

8. Jalan baru.

Jalan baru ialah tempat yang banyak digemari remaja-remaja yang suka nangkring (bahasa nongkrong anak ponorogo). Karena disini ialah surganya angkringan. Begitu banyak angkringan ditepi-tepi Jalan Baru tapi hanya beroperasi pada malam hari. Tempatnya pun cukup asri karena sebelum jadi jalan dulunya ialah ladang sawah yang luas, dan anda masih bisa melihat sawah yang luas di samping Jalan it, jadi sangat asri bukan, berasa nangkring disawah, sangat menyejukkan. jadi Bagi anda yang suka nangkring ini nih tempat yang cocok. Jalan Baru ini terletak di samping Stadion Batoro Katong dan Gelanggang Olahraga Remaja (GOR).





boleh ne kapan² mbolang ke ponorogo .....


ngumpulin duit dulu ahh..





ehh dopost ..

maapp.............


mantab...semoga tetep lestari yah keseniannya
Quote:


boleh ne kapan² mbolang ke ponorogo .....


ngumpulin duit dulu ahh..







Ditunggu gan kedatangannya, bulan agustus banyak acara loh ada FESTIVAL REYOG MINI. Kalau berminat pergi kesana ntr ane kasih infonya PM y?



Quote:mantab...semoga tetep lestari yah keseniannya

Sipp gan sebagi putra-putri bangsa kita harus bangga dan melestarikannya.

wah seru sekali gan .. apalagi ada bidadarinya :
seru banget gan, kpn2 mampir ah k ponorogo. . . .
wah mantap gan ternyata kota ponorogo!
ane Bangga jadi warga asli Ponorogo gan

sekedar namabah buat share
ini album temen2 komunitas fotografi di ponorogo
monggo gan dikunjungi
http://www.facebook.com/media/set/?s...6967187&type=1
Quote:Original Posted By ukky89
ane Bangga jadi warga asli Ponorogo gan

sekedar namabah buat share
ini album temen2 komunitas fotografi di ponorogo
monggo gan dikunjungi
http://www.facebook.com/media/set/?s...6967187&type=1


wah ada warga asli ponorogo ,bangga pastinya gan
i love indonesia kesenian si indonesia tuh beragam banget gan!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
mantap ponorogo moga " kesana lagi deh
wwaahhh,,, nanti liburan kesono ahh sama pacar

Talking 

ane domisili ponorogo gan, di siman...
wahh! kotanya ibu ane gan...
tapi sayang ane belom pernah kesana..
trit yang luar biasa gan..
ane bantu rate ya,ane asli dlondonge wong ponorogo gan..
wah wah, ada yang bahas tentang Ponorogo

kebetulan ane masih punya darah keturunan dari Ponorogo, biar udah lahir dan gede di Banjarmasin, tapi Ponorogo tetep punya tempat dihati ane, kota dengan budaya yang luar biasa dan selalu ngangenin