KASKUS

Mengenai Pondasi dan Uji-uji Pondasi (Testing)

Dear allm perkenalkan,
saya lulusan Sipil Unpar konsentrasi geoteknik
(sekarang sih sudah membelot dan beralih ke bidang pekerjaan lain )

Saya hendak bercerita sedikit mengenai pondasi dan instrumentasi
Mengapa?
Karena dulu saya merasa pelajaran dan praktek di lapangan susah banget nyambungnya, semoga dengan artikel ini bisa terasa lebih nyambung

Pondasi yang akan TS bahas pada thread ini terutama adalah pondasi tiang.
Kenapa?
Karena menurut TS pondasi ini pondasi yang sering digunakan dan cara kerjanya cukup mudah dimengerti.
Oke, langsung mulai aja yak.

Pondasi? Hmm, apa sih itu, yang kayak gimana bentuknya?

Spoiler for Apa itu Pondasi?:


Gambar:

Spoiler for Contoh Gambar Pondasi:



Apa gunanya?

Spoiler for Fungsi Pondasi?:


Tipe-tipe pondasi:
Ada banyak:

Spoiler for Jenis-jenis Pondasi::



Pondasi Tiang:
Spoiler for Pondasi Tiang?:


Setau ane, dapat dibedakan menjadi 2, yaitu pondasi tiang pancang, dan pondasi tiang bor.
Sebenarnya prinsip cara kerja dan bentuk kedua pondasi ini mirip, malah mungkin bisa dibilang sama.
Bedanya Cuma diproses pengerjaannya, kalau pondasi tiang bor:

Spoiler for Pondasi Tiang Bor?:


Spoiler for Pondasi Tiang Pancang?:


Kenapa perlu macem-macem cara masukin pile nya?

Spoiler for Karena:


Mengenai penjelasan selanjutnya, dan gambar2 pondasi tiang pancang, dapat dilihat pada thread agan Pandora.

http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=14006753

Hmm, ane akan berusaha cerita sedikit lagi mengenai prinsip kerjanya. Secara garis besar, pondasi tiang berfungsi meneruskan beban bangunan ke tanah
(yaelah, ini lagi ini lagi, bukannya udah ditulis di atas?)

Ahahaha.. yah maaf gan, biar inget maksud ane. Cara nerusinnya gimana?

Ada 2, yaitu melalui friksi, dan melalui tahanan ujung.
Bujug, apa tuh?

Spoiler for Friksi?:


Kalau tahanan ujung?

Spoiler for Tahanan Ujung?:


Jadi,
friksi = menahan tiang dengan menggemgamnya dari samping tiang.
Tahanan ujung = tanah keras yang berada di bawah tiang dan menahan tiang agar tidak turun.

Pekerjaan Pondasi

Nah sekarang ane mau masuk ke instrumentasi dan pengawasan,

Sebelum TS cerita tentang detail teknis nya TS mau cerita mengenai pengalaman TS dulu. Dulu TS ngga ngerti pekerjaan apa aja yang harus dilakuakn sebelum dan sesudah pengerjaan pondasi dilakukan juga bagaimana caranya pengerjaan pondasi dilakukan



1. Apa sih yang pekerjaan yang harus dilakukan sebelum pengerjaan pondasi?
Spoiler for Sebelum Pengerjaan Pondasi::



2. Pekerjaan pondasi.
Pekerjaan pondasi sendiri sebenarnya pekerjaan yang sebenarnya tidak terlalu ruwet, di sini TS akan menceritakan pengerjaan pondasi tiang pancang dan pekerjaan tiang bor. Serta hal apa yang perlu diperhatikan pada ke dua pekerjaan tersebut.

Untuk pengerjaan tiang pancang,
Spoiler for Pekerjaan Tiang Pancang::



Pada proses pemancangan ini hal yang perlu diperhatikan adalah :
- Tiang yang dipancang harus berada dalam kondisi tegak, untuk memastikan kondisi tiang berada dalam posisi tegak dapat digunakan waterpass dan unting-unting (batu yang digantungkan pada tali, tiang diteropong dan dipastikan lurus)
CARI GAMBAR
- Dokumentasi jumlah pukulan dengan menggunakan PDR
Apa itu PDR?
PDR merupakan singkatan dari Pile Driving Record. Lembaran yang digunakan untuk mendokumentasikan kegiatan pemancangan setiap tiang.
Info yang direcord atau dicatat dalam PDR antara lain adalah:
1. Nama Proyek
2. Nama Pengawas
3. Tanggal pemancangan
4. Nomor titik yang dipancang (untuk dokumentasi)
5. Spesifikasi hammer yang digunakan
6. Elevasi
7. Jumlah pukulan yang dibutuhkan untuk memasukkan tiang setiap setengah meter

Contoh PDR:
Spoiler for PDR:



Pada saat proses pemancangan dilakukan dapat diperhatikan jumlah pukulan yang dibutuhkan sebenarnya berkorelasi atau mempunyai hubungan dengan kekerasan tanah. Semakin keras lapisan tanah pada ujung tiang, semakin banyak jumlah pukulan yang dibutuhkan untuk memasukkan tiang. Hal ini tentu juga berarti bahwa PDR yand didapatkan secara garis besar akan mirip dengan laporan stratigrafi tanah yang didapatkan melalui penyelidikan tanah (uji SPT, dan sondir).
Hal ini juga berarti bahwa jumlah pukulan yang dibutuhkan biasanya semakin dalam akan semakin meningkat / bertambah. Apabila terjadi peningkatan jumlah pukulan secara mendadak, maka terdapat kemungkinan bahwa terdapat lensa (lapisan tipis) tanah keras pada daerah tersebut. Sedangkan apabila tiang masuk secara mendadak (jumlah pukulan berkurang drastic pada kedalaman tersebut) terdapat kemungkinan bahwa tiang tersebut patah di dalam tanah.

Untuk mengetahui kondisi tiang pancang, terutama apabila dicurigai tiang tersebut mengalami masalah, dapat dilakukan uji PIT (Pile Integrity Test)

Uji PIT:
Spoiler for PIT Test:


Terakhir , apabila jenis hammer dikletahui dan profil tanah tempat pondasi berada juga diketahui, terdapat software GRLWEAP yang dapat menghitung daya dukung tiang pondasi tersebut berdasarkan data-data tersebut

Spoiler for Software GRLWEAP:


Pekerjaan Tiang Bor

Untuk pekerjaan tiang pondasi bor, perlengkapan yang diperlukan antara lain adalah:

- Mesin bor
Spoiler for Mesin Bor:


- Tulangan

Spoiler for Tulangan Bore pile:



- Tremie
Spoiler for Tremie:


- Campuran beton
- Laporan Pengerjaan Bor
Untuk pengerjaan bore pile sendiri, jujur TS sendiri belum pernah mengawasi langsung. Tapi setau TS, hal yang harus diperhatikan adalah volume cor an beton.


Karena pengerjaan bore pile dilakukan dengan tahap-tahap sebagai berikut:
1. Pengeboran tanah
2. Memasukkan tulangan
3. Pengecoran

Atau bisa dilihat pada website berikut :

http://pile-driving.com/how-to-drill-bored-pile/


Beberapa hal yang harus diperhatikan pada pembuatan bore pile adalah:

Spoiler for Hal yang harus diperhatikan pada pekerjaan bore pile:


Untuk mengetahui kondisi tiang bor, terutama apabila dicurigai tiang tersebut mengalami masalah, dapat dilakukan uji PIT (Pile Integrity Test)

Spoiler for PIT Test:


Spoiler for Video PIT Test:
kayaknya mending jadi satu sama thread yang di link itu deh om, dari pada om capek2 terus di lock sama momod mungkin sih ya, kan tergantung om LIMO juga selaku MOMOD

3. Pekerjaan pengujian

Setelah pengerjaan pondasi selesai, sebaiknya dilakukan uji pondasi untuk mengetahui kondisi tiang. Uji pondasi sendiri sebenarnya merupakan salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan untuk proyek-proyek berskala besar.
Test yang dapat dilakukan untuk menguji kekuatan pondasi:
1. Loading test
Loading test merupakan pengujian pondasi dengan menggunakan beban static (asli). Tiang pondasi yang akan diuji dibebani menggunakan blok beton. Di atas tiang pondasi yang akan di test dipasang pompa hidrolik yang kemudian tersambung denga plat baja yang menumpu blok beton.

Gambar Loading Test

Spoiler for Loading Test:


Spoiler for Video Loading Test:



2. PDA test
Merupakan pengujian daya dukung/ kekuatan pondasi dengan menggunakan beban dinamik. Untuk melakukan tes ini diperlukan tumbukan (beban dinamik) pada tiang). Pada tiang pancang, biasanya tes PDA dilakukan dengan menggunakan hammer pancang yang ada. Sedangkan pada tiang bor, perlu menggunakan hammer manual un tuk memberikan tumbukan pada tiang.
Tumbukan yang terjadi akan menghasilkan gelombang, pembacaan gaya dan kecepatan gelombang itu lah yang menjadi dasar untuk menghitung kekuatan/daya dukung pondasi.
Hasil dari uji PDA kemudian dianalisa lebih jauh menggunakan software CAPWAP

Gambar PDA Test:
Spoiler for Gmabar Uji PDA:


Software CAPWAP
Spoiler for Software CAPWAP:


Video PDA Test
Spoiler for Video PDA Test:



Beberapa test tanah lain selain loading Test, PDA test dan PIT test antara lain adalah:
- Inclinometer
Biasa digunakan pada galian ataupun lereng, berguna untuk mengukur pergerakan tanah pada kedalaman. Dilakukan dengan terlebih dahulu memasukkan pipa ke dalam lubang bor. Sekeliling pipa tersebut kemudian diisi dengan materialpengisi (grouting), pergerakan tanah dapat diukur dengan memasukkan alat inklino ke pipa tersebut.
Spoiler for Gambar Inclino meter:


Spoiler for Video Inclinometer:


- Sonic logging
Merupakan test yang dilakukan untuk mendeteksi cacat yang terjadi pada bor pile. Persiapan untuk melakukan tes ini harus dilakukan terlebih dahulu sebelum pengecoran bore pile dilakukan.

Spoiler for Sonic Logging:


Spoiler for Video Sonic Logging:


- Vibration Test
Test yang dilakukan untuk mengukur kadar vibrasi yang terjadi karena pekerjaan proyek, biasa digunakan pada proyek yang berada di tengah perkotaan, misalnya di Singapore, test ini merupakan salah satu uji yang sering dilakukan. Apabila pelaku proyek melanggar ketentuan tingkat vibrasi yang diperbolehkan oleh pemerintah, maka dapat dituntut oleh penduduk di sekitar lokasi proyek.
Quote:Original Posted By wahyues
kayaknya mending jadi satu sama thread yang di link itu deh om, dari pada om capek2 terus di lock sama momod mungkin sih ya, kan tergantung om LIMO juga selaku MOMOD


Hehehe.. Ane udah PM Agan LIMO. Tanya pendapat beliau.
Sebenernya niat ane sih bikin lebih fokus ke testing sama pekerjaan di lapangan nya sih.

Nanti coba lihat kata agan LIMO gimana.

Thanks Gan udah ngingetin
Quote:Original Posted By gauama
Hehehe.. Ane udah PM Agan LIMO. Tanya pendapat beliau.
Sebenernya niat ane sih bikin lebih fokus ke testing sama pekerjaan di lapangan nya sih.

Nanti coba lihat kata agan LIMO gimana.

Thanks Gan udah ngingetin


tapi keren om threadnya hahay... kalau ada yang buat jembatan hehehe... maklum orang-orang di proyek gak ada yang mau nerangin ke saya... hahaha dulu waktu kuliah gak pernah memperhatiken sih
Quote:Original Posted By wahyues
tapi keren om threadnya hahay... kalau ada yang buat jembatan hehehe... maklum orang-orang di proyek gak ada yang mau nerangin ke saya... hahaha dulu waktu kuliah gak pernah memperhatiken sih


Hehe..
Bisa aja agan.. Thanks Berat

Duh, kalau jembatan belum ada pengalaman nge desain sama di proyek nya..
Hehehe..
Ada juga kenal sama temen yang di sana.
Jadi kalau bikin tulisannya ga sanggup. Hehehe. Paling cuma bisa bantu nanyain ke orang lain

:P
Sangat membantu sekali gan buat ane dalam menambah pengetahuan mengenai pancangan pondasi, sekaligus ane mau tanya gan.
1. Apakah untuk pancangan minipile ukuran 20x20 dengan kedalaman 30m pada tanah rawa/ tanah lempung dengan sistem Injeksi sama langkah kerja pancangan pondasi yang agan jelaskan?
2. Apakah perlu pengujian dengan menggunakan peralatan seperti yang agan jelaskan?
3. Mohon pencerahan bagaimana tata cara pelaksanaan nya gan.
Maklum ane newbie dalam kasus pemancangan yang seperti ini. Terima kasih atas saran agan-agan yang master dalam hal seperti ini.
Quote:Original Posted By utuhkarbit
Sangat membantu sekali gan buat ane dalam menambah pengetahuan mengenai pancangan pondasi, sekaligus ane mau tanya gan.
1. Apakah untuk pancangan minipile ukuran 20x20 dengan kedalaman 30m pada tanah rawa/ tanah lempung dengan sistem Injeksi sama langkah kerja pancangan pondasi yang agan jelaskan?
2. Apakah perlu pengujian dengan menggunakan peralatan seperti yang agan jelaskan?
3. Mohon pencerahan bagaimana tata cara pelaksanaan nya gan.
Maklum ane newbie dalam kasus pemancangan yang seperti ini. Terima kasih atas saran agan-agan yang master dalam hal seperti ini.


Hmm..
1. Pancangan Injeksi apakah maksud nya jack in pile?


Prinsip kerja tetap sama.
Cuma kalau untuk jack in pile hammer yang digunakan untuk test PDA adalah hammer manual

Contoh Hammer manual ukuran besar:


Dapat digunakan hammer manual ukuran lebih kecil
sekitar 2% dari beban ultimate yang direncakan.

Yang sekarang saya tidak bisa memperkirakan daya dukung tiang nya.

Pengalaman saya, waktu melakukan pengujian di tanah rawa. bahkan sampai kedalaman 30 meter belum mencapai tanah keras (tiang kalau dipancang langsung masuk dengan cepat). Karena itu biasanya perlu ditunggu seminggu samapi 2 minggu agar tanah menggemgam tiang.
Setelah itu baru dilakukan pengujian.
Pengujian dapat dilakukan dengan menggunakan PDA. yang relatif lebih cepat dan murah. Sedangkan untuk loading test mungkin hanya perlu dilakukan untuk beberapa titik saja. (Harus konsultasi ke konsultan tanah)

Kalau menurut saya pribadi perlu. terutama apabila agan ragu atau merasa was-was dengan daya dukung tiang nya.
Yah sedia payung sebelum hujan.
Quote:Original Posted By gauama


Hmm..
1. Pancangan Injeksi apakah maksud nya jack in pile?


Prinsip kerja tetap sama.
Cuma kalau untuk jack in pile hammer yang digunakan untuk test PDA adalah hammer manual

Contoh Hammer manual ukuran besar:


Dapat digunakan hammer manual ukuran lebih kecil
sekitar 2% dari beban ultimate yang direncakan.

Yang sekarang saya tidak bisa memperkirakan daya dukung tiang nya.

Pengalaman saya, waktu melakukan pengujian di tanah rawa. bahkan sampai kedalaman 30 meter belum mencapai tanah keras (tiang kalau dipancang langsung masuk dengan cepat). Karena itu biasanya perlu ditunggu seminggu samapi 2 minggu agar tanah menggemgam tiang.
Setelah itu baru dilakukan pengujian.
Pengujian dapat dilakukan dengan menggunakan PDA. yang relatif lebih cepat dan murah. Sedangkan untuk loading test mungkin hanya perlu dilakukan untuk beberapa titik saja. (Harus konsultasi ke konsultan tanah)

Kalau menurut saya pribadi perlu. terutama apabila agan ragu atau merasa was-was dengan daya dukung tiang nya.
Yah sedia payung sebelum hujan.


wah ane terbantu sekali dengan masukan agan, sebelumnya kami udah mendapatkan data dari konsultan perencana bahkan udah siap RAB untuk melaksanakan pekerjaan tersebut. .
Trus kalau pakai hammer manual gak bisa gan, hal itu berpengaruh terhadap bangunan gedung di samping kiri dan kanannya. Apalagi proyek ini di daerah kampus. Bakalan terganggu kan mahasiswa yang lagi kuliah. Kalau pakai Jack in Pile dengan alat apa ya gan menganalisanya?
Quote:Original Posted By utuhkarbit


wah ane terbantu sekali dengan masukan agan, sebelumnya kami udah mendapatkan data dari konsultan perencana bahkan udah siap RAB untuk melaksanakan pekerjaan tersebut. .
Trus kalau pakai hammer manual gak bisa gan, hal itu berpengaruh terhadap bangunan gedung di samping kiri dan kanannya. Apalagi proyek ini di daerah kampus. Bakalan terganggu kan mahasiswa yang lagi kuliah. Kalau pakai Jack in Pile dengan alat apa ya gan menganalisanya?


Hmm. harusnya hammer manual ngga terlalu parah sih gan, soalnya kalau lihat dimensi pile nya. kalau ane ga salah inget (udah lama ga ngitung :P) 20x20, tanah rawa, mungkin sekitar 40-70 ton yak daya dukung ultimate nya? berarti daya dukung rencananya harusnya setengah nya.
Hammer manual nya maks. 3 ton.
Kalau waktu biasanya diakalin antara pagi banget atau agak sore.

Tapi kalau memang ga bisa banget kondisi nya. Yah berarti harus pake Loading test gan.
Loading test ngga ada polusi suara atau pu getara cuma agak lama test nya. sama lebih mahal.
Mungkin sekitar seminggu 1/2 sampai 2 minggu , mulai dari bawa blok betonnya, nyusun, pengujian, sampai nge bongkar blok betonnya.

Lokasi proyek dimana gan?

Gan, ini ane ada gambar hammer manual ukuran kecil (dari 1-4 ton)
Ini foto dari tempat ane kerja dulu :P

Kira2 kalau hammer manual kecil seukuran itu, harusnya getarannya ngga besar-besar banget.



Spoiler for Hammer Manual ukuran kecil:
Quote:Original Posted By gauama
Gan, ini ane ada gambar hammer manual ukuran kecil (dari 1-4 ton)
Ini foto dari tempat ane kerja dulu :P

Kira2 kalau hammer manual kecil seukuran itu, harusnya getarannya ngga besar-besar banget.



Lokasi proyeknya di salah satu perguruan tinggi di Banjarmasin gan,
ini spesifikasi teknis yang diminta konsultan mengenai pemancang tersebut :
Alat pancang menggunakan system injection tekan dari atas dengan daya tekan minimal 50 ton. apa ada alat pancang dengan massa seberat itu gan?
Trus gan setelah tiang pancang masuk pada kedalaman yang ditentukan, berapa jarak yang disisakan untuk menyambung/ di las dipermukaan tanah? maaf gan ane banyak nanya.
Quote:Original Posted By utuhkarbit


Lokasi proyeknya di salah satu perguruan tinggi di Banjarmasin gan,
ini spesifikasi teknis yang diminta konsultan mengenai pemancang tersebut :
Alat pancang menggunakan system injection tekan dari atas dengan daya tekan minimal 50 ton. apa ada alat pancang dengan massa seberat itu gan?
Trus gan setelah tiang pancang masuk pada kedalaman yang ditentukan, berapa jarak yang disisakan untuk menyambung/ di las dipermukaan tanah? maaf gan ane banyak nanya.


Hm,

Berarti bener pake sistem yang jack in. Ada gan. Memang yang Jack in ini bentuknya kayak robot transformer gitu. GEDE banget.
Dia prinsip nya hidrolik gan. Jadi tiangnya diadu sama beban 50 ton itu.
Pake pompa hidrolik. Nanti tiangnya turun2 sendiri karena bebannya itu.
Memang ini setau ane alat yg paling mahal, paling makan tempat, tapi memang ngga berisik.
Kalau masalah las sih, serahin ke kontraktor nya pasti tau sendiri dia. biasanya 30 cm sampe 1 meter di atas tanah. Contoh nya bisa dilihat di

Spoiler for Video Pengelasan Tiang:


Menit ke 2:22

Nah sekarang yang penting sambungan las nya harus bagus.

Hal yang bisa dicatat kalau menggunakan Jack in adalah berapa tekanan yang digunakan untuk memasukkan pile sampai kedalaman 30 meter tersebut (antara 0 - 50 ton).
Kalau dia udah pake tekanan 50 ton, terus tiangnya ngga turun-turun lagi sama sekali, padahal tiang agan beban puncak nya cuma 40 ton (berarti beban rencananya = beban puncak/2=20 ton).
(Angka 2 = faktor aman=Safety Factor, biar bangunan agan ga kenapa2 meskipun terjadi gempa atau ada hal-hal yang tidak diperkirakan sebelumnya.)

Biasanya berarti tiangnya aman.

Loh kenapa? Kok bisa?
Lah iya. Orang udah diteken sama orang yang beratnya 50 ton tiang agan gpp. sedangkan bangunan agan cuma 20 ton.


Kira-kira penjelasannya seperti itu. Tapi tetep ane bilangnya beberapa titik kalau memang masih bisa di test di test. Selain jaga-jaga. setau ane memang ada ketentuannya.

Kalau yang ane pernah lihat di jawa sendiri memang ada tiang yang pake jack in, udah diteken pake hidrolik 180 ton ++. Tiangnya tetep ga turun.
Waktu dilakukan test PDA hasilnya ternyata memang bener, tiangnya mantab.

Inget gan. Record tekanan yang diperlukan buat ngedorong tiap tiang sampe kedalaman 30 meter. kalau bisa agan minta.

Sorry gan baru bales, tepar tadi :P
istimewa gan. ditunggu terus up date ilmunya
Quote:Original Posted By hury.k
istimewa gan. ditunggu terus up date ilmunya



Terima kasih gan


strous pile dong om... buat bangunan 3-8 lantai...source linknya juga gak pa-pa...asal jangan bahasa linggis ya eh bahasa asing maksudnya
Quote:Original Posted By wahyues
strous pile dong om... buat bangunan 3-8 lantai...source linknya juga gak pa-pa...asal jangan bahasa linggis ya eh bahasa asing maksudnya



Hmm, ane udah nyari2 gan, tapi belum nemu sumbernya. hehehhe..
Harusnya sih kalau ane ga salah tangkep mirip sama pondasi bor pile. cuma di sini dia lobang nya leb ih kecil. jadi mungkin lebih susah ngawasinnya.

Btw, hal lain lagi yang perlu diperhatikan adalah material penyuci nya waktu mengebor. Setau ane ada beberapa bahan yang dicampurin di air nya waktu nge bor.
Kalau pake bahannya bagus, lubang bor nya ngga gampang runtuh. tapi ane agak lupa namanya apa.
Quote:Original Posted By gauama

Btw, hal lain lagi yang perlu diperhatikan adalah material penyuci nya waktu mengebor. Setau ane ada beberapa bahan yang dicampurin di air nya waktu nge bor.
Kalau pake bahannya bagus, lubang bor nya ngga gampang runtuh. tapi ane agak lupa namanya apa.


bentonite
....stlh campur air jadi "lumpur bentonite". biasa dipake utk tanah yg gak stabil (baca: gampang longsor pada saat pengeboran)
×