Poll: Setuju Viking-The Jak Damai?

Sangat setuju! 84% (205 votes)
Tidak setuju! 16% (38 votes)

Thumbs up [TRAGEDI] Persija Vs Persib 27 Mei 2012 (GBK)

Welcome To My Thread

Sebagai KASKUSERS yg baik hati,
sebelum menikmati mari kita Rate5 dulu Thread ini..

sekarang baru kita mulai Kisah Persija Vs Persib 27 Mei 2012


itu adalah Spanduk Yang Dibentangkan Pemain Persija dan Persib Sebelum memulai pertandingan.. tapi apakah Spanduk itu benar2 serius di buat oleh Jak Mania? atau kah hnya akal2 Jak Mania saja?

Ternyata Banyak TRAGEDI di saat Persija Vs Persib pada tgl 27 Mei 2012 gan yang sampe buat ane sedih adalah adanya korban jiwa! apakah pantas supporters sepak bola saling bunuh?! ini juga adalah mungkurangi citra bangsa Indonesia gan! kita juga sebagai warga negara Indonesia tidak setuju kan?!
sebelumnya ane ucapkan "ane buat thread ini bukan untuk menjelek2 kan/mengkurangi citra The Jak Mania" ttapi ane mau menceritakan kisah sebenarnya yg terjadi kpd agan2 Kaskusers disini..

Quote:Sedikit Kronologi Mengenai Spanduk Perdamaian yang Dibentangkan sebelum Pertandingan Persija vs Persib

3 hari sebelum pertandingan, Heru Joko (Ketua Viking) menelepon Bung Ferry yang saat itu sedang berada di Cirebon, dalam teleponnya Heru Joko Mengajak Bung Ferry untuk bertemu dan bersilaturahmi.

Sehari sebelum pertandingan atau pada hari Sabtu 26 Mei 2012 di Sebuah Lokasi di Bandung, Heru Joko dan Bung Ferry bertemu membicarakan beberapa hal salah satunya mengenai Perseteruan Kelompok Suporter Kedua Tim yang sampai saat ini masih berlangsung, serta bagaimana kedepannya agar tidak ada korban dari kedua belah pihak.

Maka dimulailah dengan hal kecil yaitu pembuatan Spanduk bertuliskan “The Jakmania-Viking Bersatulah” seperti yang terlihat di SUGBK kemarin (27/5)

Berharap Kedua Kelompok Suporter terutama Viking dan The Jak bisa AKUR sehingga akhirnya Kedua Suporter bisa Saling Duduk Berdampingan di Stadion ketika Mendukung Timnya bertanding.


Sampai Kapan Akan Berjatuhan Korban gan???

Daftar Korban Tewas & Luka di Laga Persija Vs Persib
Berikut daftar dari pihak kepolisian terkait korban tewas:

1. Lazuardi warga Jakarta (29) agama Islam, tukang Ojek. Alamat Menteng Sukabumi RT 08/ 03 Kelurahan Menteng Jakpus. Luka pada bagian kepala belakang terkena hantam batu konblok dan hidung, pipi kiri luka lecet, dan kening di atas hidung lecet Lokasi pengeroyokan yakni seberang Gedung kolam renang parkir.

2. Mr. X. 1 / tanpa identitas seorang laki-laki umur 16 tahun. meninggal di Ruang UGD RSCM, pukul 21.25 WIB, dengan luka di seluruh wajah. Luka memar bengkak dan mengeluarkan darah dari mulut dan telinga. Di dengkul luka lecet dan pergelangan kaki kiri.

3. Mr. X 2 / tanpa identitas meninggal dunia pukul 22.30 WIB di ruang UGD RSCM, dengam luka memar di seluruh wajah dan mata kanan serta kiri. Mengeluarkan darah dari hidung dan mulut. TKP Basket Hall Senayan.

Korban luka:
1. Rinaldi, mengalami luka memar bengkak di mata kanan dan kiri, mengeluarkan darah dari mulut. Namun belum dapat memberikan data alamat maupun kejadiannya. TKP basket Hall Senayan.

2. Syawal (21), karyawan. Alamat : Jl. Cideng Raya no.1 RT 6/1, Cideng. LUka di kepala bocor terkena petasan.

3. Sandi Patri, wartawan TV Menado. Luka di kepala belakang terkena kembang api.

4. Zaky Musbarol, alamat Pabedilan RT 3/2 Silih Asih Cirebon. luka mata kanan dan kiri, dan kepala atas.

5. Hendrik, Alamat Jl Pelabuhan Ratu RT 5/2 Sirna Jaya Sukabumi, dengan luka kepala dan telinga kanan dan kiri.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

kita berlanjut sedikit tentang Rangga

Anak cucu kita suatu saat nanti akan mengenal nama Alm. Rangga C Nugraha sebagai Pahlawan Perdamaian Viking-Jakmania.

Almarhum sangat menginginkan agar Kedua Suporter bisa akur, semoga dengan kejadian ini menginspirasi kedua belah pihak untuk mewujudkan keinginan Almarhum agar Permusuhan DIHENTIKAN sehingga Rangga bisa tersenyum dan Tenang di Peristirahatan terakhirnya.

Selamat Jalan Kawan.

ane juga turut berduka cita gan..

Spoiler for rangga:

ane sampai sedih gan bacanya juga

Berikut Acount Orang yang dicurigai terlibat dalam pengeroyokan minggu kemarin :

-Irwan Pangeranorenz Cikeaz sekarang diubah namanya jadi Ojong ajah dah sekarang ganti lagi jadi Ka Ali Dah

-Bhoetakx Moonraker Persija

-Iwan Oren Persija

-Waldy Orens Part II

selain itu berikut foto

Wajah saksi atau pengeroyok alm Rangga..
Semoga saja pelaku pembunuhan cepat ditangkap dan dihukum seadil-adilnya,..

Sumber : simamaung.com
Spoiler for bonus pic gan:


VIKING-THE JAK SIAP DAMAI?
Quote:Siap Damai (klik-galamedia.com)
Ketua Viking Persib Club, Heru Joko mendukung upaya perdamaian antara Viking dengan The Jakmania. Untuk kepentingan itu, Heru pun mengaku sempat bertemu dengan sejumlah pentolan Jakmania.

"Saya sebenarnya selalu menginginkan perdamaian. Upaya itu harus didukung oleh seluruh pihak," ujar Heru ketika dihubungi "GM", Senin (28/5).

Diakuinya, ia sempat bertemu dengan pentolan Jakmania. Dalam pertemuan tersebut memang sempat disinggung tentang perdamaian antar kedua kelompok. Terkait hal itu, Heru pun mengaku, membuka lebar peluang perdamaian tersebut. "Kita siap jika diajak damai," tegasnya.

Sebelumnya, ajakan perdamaian antara Viking dengan Jakmania sempat diminta oleh para pemain Persib Bandung dan Persija Jakarta. Pada laga Persija kontra Persib di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (27/5) lalu, para pemain kedua tim sempat membentangkan spanduk bertuliskan "The Jakmania Viking Bersatulah".

Kendati demikian, Heru kembali menegaskan, perdamaian ini tidak hanya harus melibatkan kedua kelompok suporter Viking dan Jakmania. Pihak-pihak lainnya juga harus memberikan dukungan, jika hal itu ingin diwujudkan.

Sebab menurutnya, tanpa dukungan dari banyak pihak, maka perdamaian hanya akan menjadi wacana. "Di luar suporter juga harus memberikan dukungan. Ini memang harus terus dikampanyekan," ujarnya.

Sementara itu, disinggung tentang adanya korban tewas pada laga Persija kontra Persib di Jakarta, Heru menegaskan, para korban bukan bobotoh atau juga anggota Viking. "Korban tewas bukan bobotoh," ujarnya.

Seperti diketahui, sejak satu dekade terakhir perseteruan antara pendukung Persija dengan Persib memang terus memanas. Akibat perselisihan tersebut, tak jarang merugikan kedua tim. Kedua tim menjadi kurang nyaman, jika tengah melakoni laga tandang.


BONUS PIC STATUS FB MENCURIGAKAN
Spoiler for status fb mencurigakan:

Spoiler for status fb mencurigakan:

Spoiler for status fb mencurigakan:


YANG GA BERANI, JANGAN DI BUKA!
Spoiler for subhanallah:


Persija minta maaf?
Quote:Persija Minta Maaf
"Atas nama Persija kami mohon maaf dan menyatakan belasungkwa untuk korban. Kami sangat menyesalkan kejadian tersebut walaupun terjadi di luar stadion. Satu hal yang kami minta pada polisi agar mengusut tuntas kejadian itu," ujar Ferry Paulus



TIADA PERMUSUHAN DIANTARA KITA! VIKING-THE JAK KITA SAUDARA, Saatnya kita semua bersikap dewasa..


Budayakan lah KOMENG gan

Quote:@TS MENGHARAPKAN
TIDAK MENERIMA


*update di bawah

Video 

Quote:Memidanakan Suporter Sepakbola (Bagian Pertama)

Sebelum khalayak ramai mendapatkan info mengenai tewasnya suporter di RSCM, mungkin saya termasuk orang Bandung yang pertama mengetahui kabar tersebut, saya yang kemarin menyaksikan langsung persija VS PERSIB dari tribun pers mendapat kabar dari wartawan Jakarta asal Garut di depan saya bahwa dia mendapat kabar dari informannya yang seorang polisi bahwa ada suporter sepakbola yang tewas di RSCM (kebetulan wartawan tersebut bukanlah wartawan olahraga namun wartawan kriminal yang memang memiliki link di kepolisian, wartawan tersebut hadir di GBK memang hanya untuk menonton saja karena seorang garut yang sangat menggemari PERSIB).

Selama pertandingan saya memang melihat sekitar ada 4 insiden di tribun VIP dan VVIP, intinya adalah beberapa kawan bobotoh “kepergok” diantara ratusan jakmania yang hadir, ciri-ciri mereka memang jamak, yaitu memakai baju bebas/ non oranye, logika jakmania yang melakukan sweeping pun cukup rasional. Mereka menganggap orang yang duduk di kelas yang tiketnya mahal dan tidak beratribun maka layak diduga sebagai bobotoh. Dan untunglah kawan-kawan kita itu duduk di VIP yang jakmania-nya relatif tidak terlalu beringas, juga karena di “kelas-kelas mahal” itu polisi dapat segera menjangkau mereka untuk diamankan, entah bagi bobotoh-bobotoh lain yang kepergok menonton di tribun utara, timur, ataupun selatan.

Kabar tewasnya suporter itu sengaja tidak saya sebarluaskan karena bukanlah kabar baik dan menggembirakan meskipun saya yakin itu bukanlah HOAX karena didapatkan langsung dari sumber utama dan bukanlah kutipan berita, melalui media sosial, pemberitaan dsb.

Bahkan hingga media online KOMPAS memberitakan sekitar pukul 20.00, saya pun tetap tak ingin meriah menanggapi hal tersebut melalui media-media sosial, terlebih menyimak pemberitaan yang mulai lebay dan mengklaim bahwa korban adalah bobotoh PERSIB serta semakin menyulut kebencian, padahal belum ada kepastian korban dari pihak bobotoh (meskipun pada akhirnya semua menyadari bahwa dari pihak manapun korban ini tetap sebuah tragedi yang sangat tidak lucu dalam dunia persepakbolaan yang seharusnya mengutamakan sisi hiburan).

Secara pribadi saya menganggap rivalitas dalam sepakbola memang harus ada untuk tetap menjaga atmosfer dan kualitas kemaskulinan olahraga ini. Namun tentunya rivalitas yang berkonteks. Konteks rivalitas itu akan saya coba bagi dalam tulisan berikutnya dalam trilogi ini.

Dalam bagian pertama yang penuh keterbatasan waktu ini, saya ingin membuat kita melihat lebih luas terlebih dahulu sebelum total membicarakan segala sesuatu terkait bentrokan suporter sepakbola, baik secara fenomena umum maupun pengalaman empirik yang pernah dialami langsung oleh penulis maupun beberapa orang kawan.

Sanksi yang diberikan kepada suporter sepak bola seakan tidak menjamin bahwa kerusuhan dalam sebuah pertandingan di kota yang bersangkutan akan tiada, bahkan bonek, suporter fanatik Persebaya Surabaya, dikenal tak hanya sering berbuat ricuh di Kota Pahlawan, namun di kota-kota lain dimana Persebaya bermain. Lalu adakah solusi untuk “benar-benar” membuat jera para pelaku kerusuhan tersebut?

Selama ini, yang menjadi rujukan dalam pemberian sanksi dalam kerusuhan sepak bola di tanah air adalah PSSI. Bentuk sanksinya pun tidaklah berhubungan dengan hukum positif yang berlaku. Padahal, begitu banyak hal yang terkait dengan tindak kerusuhan ini adalah nyata-nyata pelanggaran norma hukum, terutama hukum pidana. Ada beberapa hal yang memenuhi unsur delik pidana menurut Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang biasa dilakukan para suporter sepak bola di Indonesia. Ada pula beberapa tindak pidana kejahatan yang berkaitan langsung dengan terjadinya kerusuhan suporter sepak bola.

Pertama adalah tindak pidana tentang penghancuran atau perusakan barang yang diatur dalam Bab XXVII buku kedua KUHP. Mengenai hal ini, semua dapat kita lihat saat terjadinya kerusuhan sepak bola, baik di dalam stadion maupun luar stadion. Bukti-buktinya pun jelas dan terekam dalam berbagai dokumentasi, pembakaran, serta perusakan fasilitas umum dan kendaraan-kendaraan pribadi menjadi hal yang dapat dipastikan akan selalu mengikuti saat terjadi kerusuhan sepak bola.

Kedua adalah tindak pidana penganiayaan yang diatur dalam Bab XX buku kedua KUHP. Tindak pidana yang satu ini akan semakin nyata saat melibatkan dua kelompok suporter yang berbeda, bahkan aksi-aksi penganiayaan dalam kerusuhan sepak bola tidak jarang pula harus menelan korban jiwa, sebagai contoh adalah tewasnya seorang Aremania di tangan oknum Sakeramania saat Arema Malang berhadapan dengan Persekabpas Pasuruan beberapa musim musim lalu, ataupun saat seorang suporter Semen Padang harus meregang nyawa usai dikeroyok sekelompok oknum Jakmania pada musim kompetisi 2001 lalu. Bahkan, jika kita melihat keluar, betapa kompetisi sepak bola sekelas seri A Liga Italia pun harus dihentikan sementara waktu akibat tewasnya seorang polisi di tangan ultras (sebutan bagi suporter garis keras di Italia).

Selain itu, beberapa hal lain yang dilakukan para suporter dan terjadi sebelum atau sesudah kerusuhan pun dapat pula dijerat dengan hukum pidana, yaitu saat para oknum suporter mengonsumsi obat-obatan terlarang untuk membuat mereka lebih “terbang” saat beraksi mendukung tim kesayangannya. Menenggak minuman keras sebelum pertandingan seakan telah menjadi ritual rutin bagi sebagian suporter sepak bola, dan efeknya pun cukup mengerikan. Dalam keadaan mabuk, para suporter ini menjadi sangat agresif dan mudah melakukan hal-hal yang sulit dikontrol.

Selain tindak kejahatan, bentuk pelanggaran pun biasa mereka lakukan saat menuju ataupun pulang dari stadion. Yang dimaksud adalah tindak pidana pelanggaran lalu lintas. Kita akan sangat mudah menjumpai pemandangan suporter yang mengemudikan motor ugal-ugalan, tidak menggunakan helm, berboncengan motor lebih dari tiga orang, dll. Maka di mana peran para penegak hukum saat tindakan-tindakan “khas” suporter sepak bola ini telah nyata-nyata, termasuk kategori pidana dan kriminal murni?

Tidak pernah kita dengar berita penuntutan secara konvensional bagi pelaku tindak pidana dalam sebuah pertandingan sepak bola, yaitu tuntutan jaksa, proses peradilan di pengadilan umum hingga jatuhnya vonis. Yang sering kita dengar hanyalah sanksi dari PSSI dan sekadar penahanan sementara terhadap para suporter “badung” untuk kemudian dilepaskan setelah anggota keluarganya datang ke kantor polisi untuk menebus sang perusuh dengan sejumlah uang. Sebuah kekeliruan telah terjadi. Kejahatan-kejahatan dan pelanggaran yang terjadi dalam ranah pertandingan sepak bola dianggap berbeda cara penanganannya dengan penanganan tindak pidana di luar sepak bola, padahal kita memiliki hukum acara yang harus dilaksanakan untuk menegakkan hukum pidana.

Sebenarnya bukan dalam konteks kerusuhan suporter saja hukum menjadi sebuah omong kosong belaka. Para pemain ataupun ofisial yang jelas-jelas tertangkap kamera menganiaya wasit tidak pernah dituntut secara pidana oleh penegak hukum, yang ada sekadar hukuman versi PSSI, yaitu denda dan larangan bermain bagi si pelaku. Kejahatan di luar lapangan yang berhubungan dengan sepak bola pun tak mendapat konsekuensi hukum yang jelas. Entah berapa kali terjadi kasus suap yang melibatkan pejabat teras PSSI. Jika kasus tersebut berhasil terbongkar, yang terjadi kemudian hanyalah sanksi administratif di kalangan intern organisasi PSSI itu sendiri, yaitu berupa pemecatan. Padahal yang namanya suap adalah termasuk kejahatan pidana dan siapa pun pelakunya haruslah berhadapan dengan hukum.

Sudah saatnya paradigma hukum dalam menyentuh hal-hal yang berkaitan dengan sepak bola kembali diluruskan bahwa siapa pun orangnya dan apa pun tindakannya meski dilakukan dalam ranah sepak bola. Jika itu memenuhi unsur-unsur pidana, hukum harus masuk dan menampakkan wajahnya sehingga meski kita memiliki PSSI sebagai induk organisasi tertinggi yang memiliki otoritas tertinggi terhadap penjatuhan sanksi dalam dinamika persepakbolaan tanah air, namun hukum harus tetap menjadi pandu yang mampu menyentuh seluruh aspek yang berkaitan dengannya. Masyarakat pun akan mendapat pembelajaran dan keyakinan bahwa ketertiban dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat, termasuk sepak bola akan terjamin, para pelaku pun akan berpikir dua kali saat melakukan tindakan yang akan membuatnya berhadapan dengan sanksi yang tegas, tak hanya denda namun juga hukuman kurungan dan penjara hingga bertahun-tahun.

Penulis : Ekomaung, @ekomaung
Kumpulan komeng2 dari kaskuserss....
Quote:Original Posted By gegep.statuga
gan ane nanya .. kapan damai nya ?? nyang atas bisa damai .. tapi gan .. kita kita yang di bawah .. kaya the jack the jack yang cuman anggota mana mungkin mau ?? ane asli bandung gan .. ane gak terima kalo sesama viking di ginihin .. inget gan .. anak anak bandung ..

GETIH BALES KU GETIH >> NYAWA BALES KU NYAWA .. HIDUP LAH VIKING BANDUNG ..

kanggo the jack nu wani na keroyokan .. mampus lah .. lu di akhirat kaga aman ..

sabar dulu gan, kita sesama Viking harus lebih bersikap dewasa
Quote:Original Posted By dokodo
udahhh lahhhhhh pada damai aja kita ini setanah air satu nusa satu bangsa

kasian anak cucu kita apa dendam ke sumat ini bakal terus di lestarikan ayo

dewasalah jagan seperti anak bego tolol gan walaupun ane gak suka bola tp

ane miris banget liat persepakbolaan indo ayo berdamailah jgn ada korban

lagi mari bersama majukan persepakbolaan indonesia ingat sepakbola

adalah alat permersatu bangsa gan

iya gan, ane setuju banget sma pendapat agan
Quote:Original Posted By MeUBeaR
ane sedih gan ngeliat org2 begini gan seolah-olah nyawa seorang manusia tidak ada arti ny di mata mereka2
ane turut berduka cita atas meninggal ny teman agan
semoga tidak terjadi lagi hal2 seperti ini

iya gan, ane jg sedih
mereka membunuh manusia itu seperti membunuh semut
Quote:Original Posted By epewaksa
moal ereun atuh mang lamun pola pikirna anger kawas kieu mah

kalo menurut saya sih mending kasih sanksi keras saja sekalian (bukan sanksi tegas loh).. maksudnya biar jera saja sekalian, misalnya pendukung jakmania dihukum ga boleh nonton pertandingan persija selama 2 tahun baik di kandang/tandang.. gimana cara tau dia jakmania atau bukan? lihat saja dari atributnya, kalo pun mau silakan masuk tapi tanpa atribut, ga usah pake embel2 atribut persija.. kalo misalnya masih begitu, hukum aja klubnya misal pengurangan poin atau penurunan kasta mungkin kalo ga beres2..

sekali lagi perlu sanksi sangat keras dalam hal gini.. ini maenannya nyawa bro, lo pikir nyawa bisa diganti? bisa contoh italia.. tim yang kesandung calciopoli aja bisa diturunin kasta.. itu sanksi keras loh.. kenapa kita ga ngikutin?

ato mungkin lebih baik hentikan saja ISL/IPL 3 musim kedepan.. ga ada bagus2nya liga kita.. ricuh suporter iya, pemain kadang2 juga suka ricuh sama wasit, dualisme liga, PSSInya ngaco, prestasi timnas ga ada, kalah melulu juga, turun peringkat lagi parahnya! jadi apalagi solusinya kalo engga bekuin aja PSSInya?

iya gan, ane juga setuju sama pandapat dari agan
PSSInya kurang tegas nih

Quote:Original Posted By narend123nd
Kapan yah saya bisa datang ke GBK pake atribut PERSIB...
walaupun sebelahnya THE JAK,
KAYAKNYA DAMAI ITU INDAH YAH.
buat DULUR" ABANG" ORENZ,

AYU AH DAMAI, HINDARKAN ANARKI, JAGA SOLIDARITAS

kayaknya cari mati aja klu ke GBK pake atribut PERSIB gan
Quote:Original Posted By satrialiar69
sony jendral putra jakmania
namanya udah diganti jadi cimeng2 gak jelas di bawah ini gan



sok sokan jadi jendral
beraninya keroyokan
kampang

Thanks gan untuk Informasi & Pic nya

Quote:Original Posted By jamal.ortiz
Pada tolol nih warga jakarta yg masih aja nganngep musuh
bikin malu kampung halaman gua aje<buat lah nama kite orang jakarta bagus dimata orang>

Norak lu
nonton" aje
ga pake rusuhh

iya gan, masa orang lain nnton bola biasa juga sampe di bunuh? kejam amat
Quote:Original Posted By thewhisper
ini emang udah jadi rivalitas bertahun-tahun sie gan, susah untuk di damaiin...
gw dulu sempet bingung sm bobotoh atau viking, TIMNAS sempet main di bandung lawan apa gw lupa? masa setiap BP megang bola di sorakin! kalo lagi bela persija gak masalah. nah ini TIMNAS, jelas2 bela Indonesia.
the jak jg gw bingung, yg kebanyakan nonton itu pasti abg2nya yang rusuh yg cuma ikut2an. gw gak tau deh kalo garis kerasnya gmn? tapi yg selama ini yang gw liat tuh yang rusuh abg2 nanggung yg mungkin masih mencari jatidirinya.
jakarta itu udah multi etnis, jadi yg dukung persija itu pasti udah beragam suku. mereka menjadi the jak karena memang merasa tinggal di jakarta yah jadi harus bela persija.
nah, untuk mengendalikan oknum2 atau suporter yang seperti ini susahnya bukan main yakin banget gw. mungkin begitu juga di viking atau bobotoh.
gw harap ini bisa jadi pelajaran buat kita semua,
mudah2an suatu saat nanti kita semua suporter di INDONESIA bisa damai tanpa ada ribut2 karena apa yg kita bela untuk klub masing2 masih tetap di NKRI.

mungkin para anak2 muda itu tidak pernah di ajar kan agama gan soal nya mereka membunuh manusia itu seperti membunuh semut
Quote:Original Posted By erhan.b.putra
Nuhun buat TS nya udah bikin thread ini .. Sa teu acan na ngiring ngahatur keun "BELA SUNGKAWA" kangge Alm. Rangga Cipta Nugraha Bobotoh Asal Bandung.

Sayah pribadi satuju pisan lah upami sesama supporter teh damai . Biar gak ada lagi lah korban kekerasan sesama supporter. Cekap Alm. Rangga anu terakhir.
Kalo di bilang sakit hati mah sakit, apa lagi liat sesama bobotoh di gitu in, teu waas aslina . Tapi manya kudu "nyawa di bales nyawa" atuh moal aya tungtung na tepi kiamat ge. Keun we lah saderek anu masih "waras" nu gaduh pipikiran mah ulah aya acara balas dendam. Lamun ceuk sayah mah supporter nu anarkis teh teu gableg polo!! aslinya bukan supporter nu kitu teh tapi perusak nama tim sepak bola . Orang orang seperti itu istilah nya mah gak tau arti dari sebuah supporter, cuma sekedar ikut2an, bahkan mungkin gak tau apa2 tentang sejarah nya tim sepak bola itu sendiri. aslinya supporterpasti tidak akan berbuat bodoh seperti itu atau istilah tukul nya NDESO

Semoga rekan-rekan yg lain juga bisa bersikap dewasa dalam mencerna kejadian ini.. Bukan berarti dengan ada nya kejadian ini kudu aya acara balas membalas. Perlu kita buktikan pada masyarakat bahwa kita "Bobotoh" adalah supporter yang baik. Supporter fanatis yang tidak ada kata anarkis dalam paragraf nya.

JAYA TERUS BOBOTOH..!! WE ARE PERSIB..!!



Sekian dari saya mohon maaf klo ada salah2 kata

sami2 kang, niat abdi nyieun Thread ieu oge meh kabeh orang/supporter teu sangeunah na wae ngabunuh manusa teh
saya juga yakin kang, pasti Viking tidak akan membalas kpda Jak Mania. Viking juga pasti akan lebih dewasa dari Jak mania
hatur nuhun kang komeng na
Quote:Original Posted By qyu2
ijin comment gan
gataulah gan cape ane liatnya

ane lahir di jakarta gan dan tnggl 16 tahunan di jkt..
trus pindah ke sukabumi ( sunda ) sampe sekarang..

yang ane lihat karakter orang sunda sama orang betawi..
masih mending orang sunda gan.. toleransinya gede bgt..
walaupun semuanya tergantung individunya

dibanding orang jkt yang kehidupannya keras
wataknya yang udah jarang bgt take and give

pas ane pindah ke sukabumi sklah di sana.. pda tau ane dari jkt.. pdhal dstu juga banyak bobotoh persib ( maklum msh dkt bdg gan ).. tapi ane nyaman aja gan..

sekarang pun ane ogah balik ke JKT
lebih nyaman dan enak berdekatan sm orang sunda gan dari pada betawi..

NO SARA , JUST SHARE

itu lah orang2 sunda
hatur nuhun buat komeng + pendapat nya gan
malas gan bahas ISL, kompetisi nggak resmi,komdisnya nggak jelas, yah wajarlah kalau sporternya bunuh2an
RIP
ane juga berdoa agr ini cepat selesai.

dan the jak dan viking bisa bersatu
sampe gitu ya gan gara2 bola semoga kedepannya lebih baik lagi aminn
\
Dan semoga masalah ini berakhir RIP
Quote:Original Posted By indraerk1
ane juga berdoa agr ini cepat selesai.

dan the jak dan viking bisa bersatu

iya gan, kpan Indonesia mau maju klu kaya gini terus
ane turut berduka gan..

ga bakalan kelar2 nih masalah Viking ama The Jak..:i



Posted with kaskusBetaQR
gan ane nanya .. kapan damai nya ?? nyang atas bisa damai .. tapi gan .. kita kita yang di bawah .. kaya the jack the jack yang cuman anggota mana mungkin mau ?? ane asli bandung gan .. ane gak terima kalo sesama viking di ginihin .. inget gan .. anak anak bandung ..

GETIH BALES KU GETIH >> NYAWA BALES KU NYAWA .. HIDUP LAH VIKING BANDUNG ..

kanggo the jack nu wani na keroyokan .. mampus lah .. lu di akhirat kaga aman ..
udahhh lahhhhhh pada damai aja kita ini setanah air satu nusa satu bangsa

kasian anak cucu kita apa dendam ke sumat ini bakal terus di lestarikan ayo

dewasalah jagan seperti anak bego tolol gan walaupun ane gak suka bola tp

ane miris banget liat persepakbolaan indo ayo berdamailah jgn ada korban

lagi mari bersama majukan persepakbolaan indonesia ingat sepakbola

adalah alat permersatu bangsa gan
Waduh miris bgt liat foto2 korbannya
bejat bgt pelakunya sampe tega ky gtu
ane sedih gan ngeliat org2 begini gan seolah-olah nyawa seorang manusia tidak ada arti ny di mata mereka2
ane turut berduka cita atas meninggal ny teman agan
semoga tidak terjadi lagi hal2 seperti ini
sory gan post ane 2 td kaskus error
Quote:Original Posted By gegep.statuga
gan ane nanya .. kapan damai nya ?? nyang atas bisa damai .. tapi gan .. kita kita yang di bawah .. kaya the jack the jack yang cuman anggota mana mungkin mau ?? ane asli bandung gan .. ane gak terima kalo sesama viking di ginihin .. inget gan .. anak anak bandung ..

GETIH BALES KU GETIH >> NYAWA BALES KU NYAWA .. HIDUP LAH VIKING BANDUNG ..

kanggo the jack nu wani na keroyokan .. mampus lah .. lu di akhirat kaga aman ..

sabar dulu gan, kita sesama Viking harus lebih bersikap dewasa
idiot tuh orang, nyawa seseorang dah dianggap murah aja...
Quote:Original Posted By dokodo
udahhh lahhhhhh pada damai aja kita ini setanah air satu nusa satu bangsa

kasian anak cucu kita apa dendam ke sumat ini bakal terus di lestarikan ayo

dewasalah jagan seperti anak bego tolol gan walaupun ane gak suka bola tp

ane miris banget liat persepakbolaan indo ayo berdamailah jgn ada korban

lagi mari bersama majukan persepakbolaan indonesia ingat sepakbola

adalah alat permersatu bangsa gan

iya gan, ane setuju banget sma pendapat agan