[travelista] menelusuri pulau nusakambangan dan benteng pendem cilacap





Quote:Cerita berawal saat masih kuliah disalah satu kampus di Jogjakarta. Saya dan beberapa teman seperjuangan (baca: teman sekelas) membentuk komunitas jalan-jalan naik motor bernama ATRIC (Kelas A Touring Club). Komunitas yang mengagendakan jalan-jalan setiap selesai ujian, baik Mid ataupun ujian akhir. Setelah beberapa kali uji coba melaksanakan wisata kebeberapa tempat wisata di dalam kota, akhirnya kita memberanikan diri untuk touring keluar kota, dan kita sepakat tujuan yang akan disinggahi adalah kota Cilacap. Selain saya dan ada beberapa teman yang berasal dari kota ini, kita juga tertarik untuk menelusuri sejarah salah satu pulau paling misterius di Indonesia, yaitu pulau Nusakambangan.
Spoiler for "logo":

Spoiler for "logo":


Quote:Kami kumpul diparkiran kampus pukul 15.00 sore, setelah persiapan selesai akhirnya kami brangkat pukul 16.00 dengan 18 anggota atau 9 sepeda motor. Perjalanan kami tempuh selama 5 jam menggunakan sepeda motor dari Jogjakarta. Sebenarnya waktu normal hanya 4 jam, tapi berhubung kami berangkat rombongan, sehingga memakan waktu lebih lama. Kami melewati rute : Jogjakarta-Wates-Purworejo-Kebumen-Buntu-Cilacap.
Spoiler for "Rute":

Quote:Rute yang dilewati cukup mudah, hal ini dikarenakan banyak rambu penunjuk arah kota disetiap kota yang kita lewati. Hanya saja kondisi jalan tidak istimewa. Beberapa kali VJ (Voorijder) menurunkan kaki tanda ada lubang dijalan. Tapi alhamdulilah kita selamat sampai di Cilacap pukul 21.00 dan langsung jalan-jalan ke alun-alun kota Cilacap.
Touring kali ini kita menginap dirumah saya dan salah satu teman, tapi untuk temen-temen yang mau ke Cilacap tapi gak ada sodara atau temen, banyak hotel maupun losmen dengan harga mahasiswa dikota Cilacap, bahkan tidak sulit untuk menemukannya (karena emang kotanya gak begitu besar). Harga makanan dsini pun masih ekonomis dan terjangkau.

Quote:
Alun-alun kota Cilacap


Quote:# SEKILAS CILACAP

Kota Cilacap berada diprovinsi jawa tengah dan berbatasan langsung dengan provinsi jawa barat. Sarana transportasi menuju kota Cilacap sangat lengkap, mulai dari bis yang berujung di terminal Cilacap, kereta api, yang salah satu stasiunnya yaitu stasiun Kroya dilewati kereta dari arah Bandung maupun Surabaya, bahkan pesawat terbang yang bisa diakses di bandara perintis Tunggul Wulung.

Spoiler for "Cilacap":


Quote:Selain terkenal dengan tempe mendoan dan bahasa “ngapak”nya, Cilacap juga terkenal dengan pulau Nusakambangan. Pulau yang sekarang mendapat julukan “alcatraz”nya Indonesia. Walaupun terdengar seram, tapi pulau ini menyimpan tempat bersejarah yang pantas untuk disinggahi. Selain pulau Nusakambangan, masih ada tempat wisata lain yg cukup menarik, seperti Pantai Teluk Penyu, Benteng pendem, Pantai Widara payung, Gunung Srandil, Selok, dll. Tapi berhubung waktu jalan-jalan kami tidak banyak, maka hanya Pulau Nusakambangan, Benteng Pendem dan Pantai Teluk Penyu yang kami singgahi karena berada dalam 1 komplek.
Spoiler for "Wisata":


Quote:# PULAU NUSAKAMBANGAN

Hari pertama kami memutuskan untuk menyeberang ke Pulau Nusakambangan yang terletak disebelah selatan pulau Jawa. Pulau ini hanya berjarak sekitar 1 Km dari pulau Jawa, sehingga dapat dilihat dengan jelas dari pantai Teluk Penyu. Selain sebagai penjara bagi narapidana kelas kakap, pulau Nusakambangan dahulunya juga sebagai benteng pertahanan Belanda saat jaman perang, sehingga menyimpan banyak sejarah di masa lalu. Penjara yang ada dipulau Nusakambangan antara lain : LP Batu (sejak 1925), LP Besi (1929), LP Kembang kuning (1950), dan LP Permisan (1908) dan yang terbaru adalah lapas Super Maksimum Security Pasir Putih. Ada cerita menarik ketika seorang tahanan bernama Jhony Indo berhasil kabur dari lapas kemudian menyeberang dari Nusakambangan menuju Cilacap, cerita pelariannya sempat dijadikan film di era 80-an.

Spoiler for "Lapas":

Quote:Untuk menuju kesana dapat diakses melalui 2 tempat, yaitu pelabuhan Wijayapura, dan melalui pantai Teluk Penyu. Namun kini pelabuhan Wijayapura hanya boleh diakses untuk kepentingan politik, sehingga kami menyeberang melalui pantai Teluk Penyu. Sesampainya dipantai kita menitipkan kendaraan kepenitipan motor disekitaran pantai, ongkos per motornya Rp. 2000. Setelah itu kami menggunakan perahu nelayan yang banyak menawarkan jasa penyeberangan. Ongkos per orang Rp. 10.000 dan menempuh perjalanan selama 15-20 menit. Ombak saat itu tidak begitu besar, saya pun mengambil tempat duduk diujung perahu, sensasinya berbeda dengan teman-teman yang duduk di tengah atau belakang. Dipinggiran pulau banyak bersandar kapal besar milik Pertamina dan ada kapal besar yang berbendera singapura. Sesampainya disana, kita diharuskan membayar tiket masuk sebesar Rp. 4000 per orang. Tampak ada beberapa warung dipinggiran pantai tempat kami mendarat. Sebagian dari kami pun mengisi logistik berupa air mineral untuk sangu diperjalanan. Ada 2 tempat wisata yang kita kunjungi disana, yaitu benteng Karang Bolong dan pantai Pasir Putih.
Spoiler for "Nusakambangan":

[travelista] menelusuri pulau nusakambangan dan benteng pendem cilacap #2

Quote:# BENTENG KARANGBOLONG

Setelah berhasil menginjakan kaki di Pulau Nusakambangan, kita segera menuju ke benteng Karang Bolong. Perjalanan menuju kesana melewati hutan yang masih alami. Tidak jarang kita sering mendengar suara burung dan hewan-hewan liar lainnya. Dari pantai, kita berjalan kaki selama kurang lebih setengah jam untuk sampai di benteng yang luar biasa ini. Sekilas benteng ini sangat seram, bahkan gerbangnya sudah hampir tertutupi oleh akar pohon diatasnya. Disekitar benteng ini masih ada sisa-sisa meriam peninggalan Belanda. Selain itu kita juga memasuki lorong-lorong bercabang yang menghubungkan 1 ruangan ke ruangan yang lainnya. Didalam kompleks benteng terdapat barak-barak yang multifungsi. Ada barak prajurit, ada ruang penyiksaan, ada ruang eksekusi, ada ruang meriam dan lain sebagainya. Rata-rata benteng tersebut telah ditumbuhi pepohonan yang akarnya melilit benteng. Sementara di kanan kirinya tumbuh semak belukar yang semakin menambah kesan angker pada benteng tersebut. Sementara di dalam benteng, beberapa tembok pemisah ada yang sudah hancur separuh. Tetapi satu hal yang sama, bangunan benteng benar-benar terlihat kokoh meski telah ditelan zaman sampai ratusan tahun.
Kata warga sekitar, Benteng ini dulunya sebagai pencegah pasukan musuh yang akan masuk ke kota cilacap, karena lokasinya yang strategis maka sering diperebutkan oleh banyak pihak.

Spoiler for "Benteng Karangbolong":


Ini gan sejarahnya
Quote:Pada 1847 Gubernur Jenderal J.J. Rochusen melihat nilai penting militer dari Pelabuhan Cilacap. Maka sejak itu ia menetapkan pelabuhan Cilacap sebagai pelabuhan yang digunakan untuk kepentingan militer. Meskipun resmi dibuka pada 1858, namun puncak keemasannya baru terjadi pada periode 1887-1930. Pelabuhan Cilacap menjelma menjadi satu-satunya pelabuhan di selatan Jawa yang sangat aktif. Kesibukan di pelabuhan Cilacap itu tak bisa dilepaskan dari keberadaan Pulau Nusa Kambangan. Pulau ini menjadi benteng terdepan penjaga daratan Cilacap dari ganasnya ombak laut selatan. Pulau Nusa Kambangan mulai disinggahi oleh armada Inggris lewat British East India Company [EIC] sekitar 300an tahun yang lalu. Mereka menilai bahwa pulau ini sangat strategis sebagai garda terdepan penjaga daratan Cilacap. Lantas mereka mendirikan sebuah benteng kecil di sini untuk keperluan itu sekaligus menghalau bajak laut.
Aktivitas EIC di Nusa Kambangan membuat Vereenigde Oostindische Compagnie [VOC] penasaran. Maka dikirimlah armada khusus pada 1739 untuk menyelidiki perairan Nusa Kambangan. Namun baru sekitar satu abad kemudian, yaitu pada 1830, pemerintah Hindia Belanda menetapkan Nusakambangan masuk ke dalam garnisun kecil di Pulau Jawa.
Sebagai kelanjutannya benteng tinggalan Inggris di Pulau Nusa Kambangan dirombak menjadi sebuah sistem pertahanan yang lebih kokoh dan kompleks sekitar 1833-1855. Benteng itu dikenal juga sebagai Benteng Karang Bolong. Satu catatan penting ialah bahwa Benteng Karang Bolong menjadi satu-satunya contoh sistem pertahanan pesisir tipe Tour Modèle di Indonesia dalam kondisi utuh yang mengacu pada aturan militer masa Napoleon yang dikenal sebagai era Napoleonic Style.

SUMBER


Quote:# PANTAI PASIR PUTIH KARANG PANDAN

Setelah puas mengeksplorasi benteng yang sarat sejarah tadi, kami melanjutkan perjalanan ke pantai Pasir Putih yang hanya berjarak sekitar 10-15 menit. Dsini kita beristirahat sambil menikmati indahnya hamparan pasir putih. Ada beberapa teman kami yang sempat mandi dipinggir pantai, ombak saat itu memang sedang bersahabat, sehingga memancing minat kami untuk berbasahan ria. Dipantai ini kami juga menemui air terjun mungil, gua dan juga hamparan batu karang mulai dari ukuran sedang hingga yang berukuran jumbo. Ada beberapa warung makan dipinggiran pantai ini, hanya saja lebih aman kalau seandainya bisa membawa bekal sendiri. Hal ini dikarenakan tidak setiap saat warung-warung tadi buka. Saat kami disana, kami beruntung ada 1 warung yang buka diantara 3 warung yang ada. Dan kita bisa mengisi perut diwarung itu.

Spoiler for "Pantai Karangpandan":

[travelista] menelusuri pulau nusakambangan dan benteng pendem cilacap #3

Quote:# BENTENG PENDEM

Hari kedua dikota Cilacap kita berwisata ke Benteng Pendem. Dari pusat kota Cilacap hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk sampai kebenteng pendem. Sebelum masuk kekomplek pantai, kita diharuskan membayar retribusi sebesar Rp. 4000 per orang dan Rp. 3000 per motor. Dipinggir pantai terdapat warung makan seafood dan TPI atau Tempat Pelelangan Ikan. Kita bisa membeli ikan lebih murah di TPI dari pada dipasar. 5 menit dari “gate” akhirnya sampai juga kita dikawasan wisata Benteng Pendem. Tiket masuk ke benteng ini hanya Rp 4000 per orangnya. Sesuai dengan namanya, benteng ini sebagian besar berada didalam tanah, cukup unik memang, karena bisa dibayangkan betapa sulitnya membangun benteng dalam tanah dijaman dahulu tanpa perlatan canggih seperti sekarang ini. Benteng ini dulunya dibangun oleh pihak Belanda, namun saat Jepang menginvasi Indonesia, kemudian diambil alih oleh Jepang, tapi setelah Jepang kalah, Benteng Pendem diambil alih oleh Belanda lagi. Fungsi benteng ini dahulunya hampir sama dengan benteng Karangbolong di Nusakambangan, yaitu untuk menghambat musuh mendarat dipantai Cilacap.

Quote:
Gerbang Benteng Pendem


Quote:Ada cerita dari para pedagang sekitar bahwa ada sebuah terowongan di benteng pendem ini yang langsung berhubungan dengan salah satu benteng di Pulau Nusakambangan. Wuiih..sempet kaget juga, berarti semacam terowongan bawah laut gitu..hanya saja lorong itu masih misteri hingga sekarang. Banyak barak-barak yang ada dibenteng ini, selain itu juga terdapat parit yang mengelilingi disekitar benteng. Pemandangan tempo dulu ini menarik minat teman-teman untuk bernarsis ria, banyak yang berfoto didalam maupun disekitaran barak. Didalam benteng ini juga ada penjara yang sangat terkenal, yaitu penjara tidur..penjara yang hanya bisa berisikan satu orang dan dalam posisi tiduran. Orang yang dipenjara disitu tidak bisa berdiri, duduk pun susah, sehingga bisa menghancurkan semangat para pejuang yang mendengar tentang penjara tidur tadi. Setelah menjelajah lebih dalam, kami menemukan sebuah lorong yang dipintunya banyak anak-anak menawarkan jasa penyewaan lampu senter. Dan kita tertarik untuk memasukinya. Harga sewa per lampunya Rp 5000. lorong tadi bagian dari benteng pendem, lorong ini sangat gelap dan agak banjir sehingga beberapa teman yang menggunakan celana panjang pun terpaksa harus melipat ujungnya.
Spoiler for "Benteng Pendem":


Ini sejarahnya gan
Quote:Pada 1853 Pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan surat keputusan untuk membangun sebuah benteng besar berlanggam Eropa di Semenanjung Cilacap. Benteng yang kemudian dikenal sebagai Benteng Pendem ini merupakan tiruan dalam bentuk yang lebih kecil dari Benteng Rhijnauwen, benteng terbesar di Belanda.
Benteng Pendem selesai dibangun pada 1880. Saat itu benteng dilengkapi dengan 6 meriam besar ukuran 24 cm, 16 meriam perunggu ukuran 12 cm, 14 meriam kecil ukuran 8 cm, dan 4 mortar ukuran 29 cm. Peralatan tempur itu menempatkan Benteng Pendem sebagai benteng dengan peralatan tempur berat paling modern di Indonesia waktu itu. Intensitas penggunaan benteng sangat tinggi pada periode 1880-1890. Kemudian mulai meredup setelah 1890 sampai pecahnya Perang Dunia II.
Pada saat masuknya tentara Jepang ke Indonesia, Benteng Pendem dijadikan markas tentara Jepang. Namun pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang kalah perang dengan pihak sekutu, Benteng Pendem Cilacap kembali ke tangan tentara Hindia Belanda sampai dengan tahun 1950.
Selama 2 tahun sampai dengan tahun 1952 Benteng dalam keadaan kosong dan tidak ada yang menempati, baru pada tahun 1952 akhir sampai dengan 1965 di jadikan markas Tentara Nasional Indonesia antara lain Pasukan Banteng Loreng. Dalam perjalanan sejarah, Benteng Pendem sempat di manfaatkan untuk markas latihan lintas hutan, gunung, rawa dan laut oleh Pasukan RPKAD (KOPASSUS) yang membangun Tugu Monumen Peluru 2 buah sebagai pintu utama masuk kedalam Komplek Benteng Pendem pada saat itu.
Mulai tahun 1965 – 1986 lokasi Benteng termakan waktu bergelut dengan cuaca serta musim tak terusik, sampai Pemerintah melaksanakan Pembangunan Dermaga kapal, kantor dan tangki minyak untuk Pertamina dengan sebutan Area 70 memanfaatkan sebagian areal Benteng Pendem seluas 4 ha.
Tepatnya pada tanggal 26 November 1986 seorang warga Cilacap bernama Adi Wardoyo memberanikan diri untuk menggali dan menata lingkungan Benteng. Sejak tanggal 28 April 1987 resmi dapat dikunjungi dan terbuka untuk umum hingga saat ini.

SUMBER


Quote:Setelah 2 jam lebih berkeliling benteng, kami memutuskan beristirahat disalah satu warung dipinggiran pantai Teluk Penyu. Hamparan pantai yang luas lagi-lagi membuat kami tidak bisa memaksa untuk berdiam diri. Beberapa teman langsung turun ke air dan bahkan ada yang molompat dari perahu yang diparkir. Setelah puas mandi dipinggir pantai, saya mengajak teman-teman untuk menuju pemecah ombak yang menjulur sedikit ke tengah pantai. Membutuhkan cukup nyali untuk bisa sampai keujung. Waktu wisata yang hanya sebentar ini benar-benar dimaksimalkan oleh saya dan teman-teman.
Spoiler for "Pantai Teluk Penyu":


Sekedar tips saat berlibur di Pulau Nusakambangan
Quote:1. Bawalah makanan/minuman sendiri jika ingin lama disana, karena tidak setiap saat warung-warung di pulau itu buka.
2. Bawalah lotion anti nyamuk. Karena saat kita menjelajah benteng didalam hutan sangat banyak nyamuk dan serangga lainnya.
3. Jika waktu selesai jalan-jalan tidak terjadwal, mintalah nomor hape perahu yang kita tumpangi, karena perahu bisa saja sedang balik ke daratan cilacap saat kita sudah selesai dan ingin pulang. Usahakan SMS/telp dipantai tempat bersandar perahu, karena biasanya ditempat itu ada sinyal handphone.
4. Usahakan jalan rombongan dan jangan memisahkan diri, karena kalo tersesat ditengah pulau ini ga ada sinyal seluler manapun sama sekali. (pengalaman pribadi)
5. Tawarlah harga sewa perahu. Misalnya rombongan 10 orang, tawar hanya bayar 8 orang.
6. Usahakan pakai celana pendek dan bawalah baju ganti. Karena anda pasti terpancing untuk mencebur kebibir pantai.
7. Cobalah merasakan Seafood yang berjajar dipinggir pantai, kita bisa memilih sendiri jenis dan ragamnya. Dan kita bisa sambil menikmatinya dipinggir pantai.


Anggaran yang dikeluarkan per orang (berdasarkan pengalaman pribadi) :
Quote:1. Bensin motor dari Jogja-Cilacap PP : 50.000
2. Tiket masuk komplek pantai : 7000\t
3. Tiket masuk benteng pendem : 4000
4. Tiket masuk Pulau Nusakambangan : 4000
5. Sewa perahu : 10.000
6. Penitipan motor : 2000
7. Sewa lampu senter : 5000


Untuk biaya makan dan penginapan tidak saya cantumkan karena kami makan dan menginap dirumah sendiri. Namun untuk harga makanan dan penginapan di kota Cilacap sendiri cukup ekonomis dan tidak terlalu mahal. Banyak hotel yang menawarkan harga antara 80.000-150.00/malamnya.

Ane bantu info tentang hotel/penginapan yang ada dikota cilacap :
Quote:1. Dafam Cilacap (Bintang 3) : Jln. Dr. Wahidin 5 -15 Cilacap
2. Wijayakusuma (Bintang 3) : Jln. A. Yani No. 12 Cilacap
3. Mutiara Hotel (Bintang 2) : Jl Jend Gatot Subroto 136,Sidanegara,Cilacap
4. Nusantara Hotel (Bintang 1) : Jln. Dr. Soetomo Cilacap
5. Cilacap Indah (Bintang 1) : Jln. Jend. Soedirman Cilacap
6. Teluk Penyu (Melati 3) : Jln. Dr. Wahidin No. 42 - 57 Cilacap
7. Harnita Agung (Melati2) : Jln. Gatot Subroto No. 88 Cilacap
8. Kebon Manis (melati) : Jln. Perintis Kemerdekaan No. 25 Cilacap
SUMBER


Sekian cerita jalan-jalan dari ane gan. Semoga bermanfaat.


Spoiler for "HT":

Spoiler for "Cendol":
Wah.. ane pernah tu kesana pas jaman SMA
Spoiler for "Komeng":
ane blm prnah gan..
WOW... TS nya pernah menetap di nusa kambangan nya ya?
Quote:Original Posted By nitipPup
serius gan..??

Ya serius lah. Masak ane bohong. Bohong itu dosa gan...
Berbohong itu lebih kejam daripada tidak berbohong.

wow

TS nya pernah menetap disana .. makanya hapal situasi sana .. :P

Komen dari para tetangga

Spoiler for "komen kaskuser tetanggaan":
Quote:Original Posted By babhichu
Ya serius lah. Masak ane bohong. Bohong itu dosa gan...
Berbohong itu lebih kejam daripada tidak berbohong.


ohh iya dink..
yawda ane percaya aja deh hahahahaha
Quote:Original Posted By cahzzz
WOW... TS nya pernah menetap di nusa kambangan nya ya?


bukan cuma nginep gan,,nie kayaknya TS alumni kusa kambangan peace om TS
Quote:Original Posted By nitipPup
iya gan..kan sebelahan ma agan..hahah


hweee... kok masih inget agan tu?
Quote:Original Posted By gagak6464
bukan cuma nginep gan,,nie kayaknya TS alumni kusa kambangan peace om TS


Nusakambangan gan..bukan kusakambangan..
ampe grogi gtu agan ne
Quote:Original Posted By cahzzz
hweee... kok masih inget agan tu?


ya jelas masi inget laah..agan kan blm kluar..
nah ane kan udah jiahahahahaha
tahun brp tu gan..kog TS'nya keliatan muda bgt??
foto pantainy kok gakda cewe2ny ya?
Ah masa iya bensin jogja-cilacap 50 rbu,,,agan pake ninja ya,, ane aja 25 rbu tiap pulkam dr jogja-clp turah,,,,
Quote:Original Posted By foszila
foto pantainy kok gakda cewe2ny ya?


spesial rikuest tu gan :P