KASKUS

Pantai Sawarna (Banten) - The Hidden Paradise yang dekat Jakarta







(gambar diambil dari sini)


koordinat
-6.976, 106.300


Ingin mencari suasana pantai yang tenang, alami, dan dekat dari Jakarta? Dengan jarak 170 km kearah selatan Jakarta atau hanya 6 jam perjalanan, anda bisa mendapatkan sebuah sensasi pantai milik pribadi di Pantai Sawarna. Pantai pribadi atau “the hidden paradise” sering disematkan kepada Sawarna, karena lokasinya yang belum banyak dikenal, tapi memiliki pemandangan yang tak terlupakan. Bagi saya, pantai yang indah adalah pantai yang tidak terdapat sampah berserakan dan penuh dengan pemandangan manusia lain yang berpotensi mengalahkan keindahan pantainya sendiri

Pantai Sawarna secara administratif masuk ke dalam wilayah Desa Sawarna, Kabupaten Lebak, Propinsi Banten. Daerah wisata yang pada awalnya justru dipopulerkan oleh peselancar mancanegara ini lebih tepat disebut Desa Sawarna. Desa Sawarna memiliki banyak pantai, beberapa yang popular antara lain Pantai Ciantir, Tanjung Layar, Laguna Pari, dan Pasir Putih.

Nuansa alami pedesaan begitu terasa saat memasuki wilayah Sawarna. Setelah perjalanan melewati hutan, pengunjung akan tiba di pintu gerbang Desa Sawarna. Pintu gerbang yang berupa jembatan gantung selebar 1 m ini menghubungkan Kampung Cikaung, Desa Sawarna yang merupakan lokasi pantai pantai Sawarna dengan jalanan umum, sehingga disebut Jembatan Cikaung. Jembatan ini hanya bisa dilalui sepeda motor, sehingga bagi yang membawa mobil bisa diparkir sebelum Jembatan Cikaung ini. Pengunjung membayar 3000 rupiah untuk retribusi masuk ke area pantai Sawarna. Sedangkan mobil yang diparkir di luar Jembatan Cikaung cukup membayar 20.000 untuk tarif parkir menginap. Sedangkan sepeda motor yang masuk ke Area Sawarna tidak perlu membayar biaya parkir.

Nuansa alami desa Sawarna diabadikan oleh salah satu boyband papan atas Indonesia dengan membuat video klip lagu remake nya dengan berlatar belakang Desa Sawarna.


Jembatan Cikaung, Pintu Masuk Pantai Sawarna dan Kp. Cikaung


Di seberang jembatan Cikaung terdapat hamparan sawah yang menguning, dan rumah-rumah warga yang beralih fungsi sebagai homestay penginapan bagi pengunjung. Tidak ada hotel di Sawarna, sehingga homestay merupakan satu satunya pilihan tempat untuk menginap di Sawarna, selain berkemah di tepi pantai.
Peselancar biasanya mengunjungi Pantai Ciantir untuk berselancar pada pagi hari karena ombaknya yang bagus. Menurut situs wannasurf.com, ombak di Pantai Sawarna hanya untuk peselancar yang berpengalaman. Namun bagi yang lebih menikmati ketenangan, Pantai Tanjung Layar yang juga merupakan icon Sawarna memberi pemandangan yang lebih indah.


Persawahan di Desa Sawarna setelah melalui Jembatan Cikaung. Sawah di tepian pantai.



Trek menuju pantai Tanjung Layar

Pantai Tanjung Layar mudah dikenali oleh pengunjung, karena adanya dua batu karang besar yang menyerupai bentukan layar. Disekeliling “layar” tersebut terdapat batu karang kompak yang membelah ombak, seakan akan berfungsi sebagai penjaga Tanjung Layar agar tidak terkena abrasi. Pantai Tanjung Layar bersama dengan Pantai Ciantir adalah tempat terbaik untuk menyaksikan sunset di Sawarna.

Berbeda dengan pantai lain di Indonesia, Sawarna menawarkan paket komplit. Kegiatan wisata yang dapat dilakukan tidak hanya wisata pantai, tetapi juga trekking hutan-pantai, dan penjelajahan gua. Trekking dilakukan dengan menjelajahi pantai. Pantai terjauh yaitu Laguna Pari lokasinya sekitar 2 km dari kampong Cikaung. Pantai Pasir Putih, Pantai tanjung layar jaraknya tidak sampai 1 km dari gerbang Sawarna, sehingga pengunjung bisa berjalan kaki. Bagi pengunjung yang tidak ingin repot, juga tersedia ojek dengan tarif 5000-20.000 tergantung negosiasi dan jarak tempuh ke pantai yang dituju. Wisatawan sering berenang di Pantai Pasir putih dan Laguna Pari karena ombaknya yang relatif tenang. Menurut salah seorang wisatawan (lupa nanya namanya ? ), pantai Laguna Pari merupakan tempat terbaik untuk menyaksikan sunrise atau matahari terbit.





Pantai Tanjung Layar



Bagi penggemar penjelajahan gua/caving juga dapet menyalurkan hasrat hobinya. Di sawarna terdapat puluhan gua alami yang dapat memuaskan para penggemar caving, sehingga Sawarna juga bisa disebut desa seribu gua. Tips yang perlu diingat tentunya pengunjung harus membawa perlengkapan sendiri, seperti senter, sepatu boot, headlamp dsb. Gua yang paling dikenal di Desa Sawarna bernama Gua Lalay, bisa ditempuh dengan 20 menit berjalan kaki dari gerbang masuk Sawarna. Gua Lalay merupakan gua batu gamping (karst) yang memiliki stalagmit (susunan batu kapur berbentuk kerucut berdiri tegak di lantai gua) dan stalaktit (batangan kapur yang terdapat pada langit-langit gua dengan ujung yang meruncing ke bawah) yang cantik terbentuk akibat tetesan air dalam kurun waktu yang lama. Panjang gua diperkirakan sampai 1000 meter. Bagi penjelajah gua yang tidak membawa peralatan lengkap, sebaiknya cukup menjelajah 100-200 meter saja dari mulut gua. Dengan retribusi sekitar 3000, pengunjung dapat menjelajahi gua yang merupakan tempat tinggal kelelawar tersebut.


Goa Lalay
(foto diambil dari [url]http://tyashardjanti.multiply.com/photos/photo/189/7)
[/url]

Berhubung lokasi antar pantai dan gua agak tricky dan relatif jauh, dan juga papan petunjuk lokasi wisata yang belum lengkap, pengunjung disarankan menyewa guide yang banyak disediakan penginapan. Menurut salah seorang wisatawan, guide Sawarna cukup total menemani pengunjung mengelilingi objek wisata seluruh Desa Sawarna. Pengunjung cukup membayar 100.000 per hari per rombongan, atau tergantung negosiasi.

Desa Sawarna saat ini belum memiliki fasilitas hotel. Wisatawan yang ingin menginap dapat memilih beberapa penginapan homestay yang dikelola swadaya oleh warga. Jangan khawatir, kondisi homestay nya relatif bagus dan pelayanannya baik. Homestay terdekat dari Pantai terdapat di Kampung Cikaung (seberang jembatan masuk Sawarna. Di luar area Kampung Cikaung juga terdapat beberapa Homestay lain apabila homestay disekitar kampung Cikaung penuh.

Homestay umumnya menyediakan paket menginap termasuk 3x makan bagi pengunjung. Hal ini karena di Desa Sawarna belum terdapat rumah makan yang memadai, hanya ada beberapa warung kecil yang menjual minuman atau mie instan di pinggir pantai. Namun menurut penuturan salah satu wisatawan yang berkunjung, menu makanan tradisional di homestay Sawarna tidak mengecewakan. Biasanya paket makanan terdiri dari ikan bakar, sayur, lauk lain yang dirota setiap hari, sehingga pengunjung tidak bosan. Tarif yang dikenakan bervariasi antara 75.000 – 200.000 per orang per hari, tergantung kemampuan menawar dan fasilitas yang disediakan. Menurut salah seorang pengelola homestay, pada musim liburan okupansi selalu penuh, sehingga direkomendasikan untuk booking terlebih dahulu. Namun begitu, dalam kondisi penuh terkadang beberapa rumah warga bisa digunakan sebagai homestay dadakan.

Perjalanan ke Sawarna yang menempuh waktu 6-7 jam dengan rute yang cukup berat dipastikan akan terbayar lunas dengan pemandangannya yang indah setibanya anda di Sawarna. Bahkan, menurut saya kelelahan anda sudah lunas terbayar sebelum mencapai Sawarna, karena apabila anda melewati jalur Malimping-Bayah untuk menuju Sawarna, di sepanjang perjalanan anda akan ditemani bentangan pantai laut selatan Pulau Jawa yang indah sepanjang 30 km.

Sawarna memang sampai saat ini masih merupakan objek wisata yang dikelola oleh masyarakat. Fasilitas pendukung seperti wahana rekreasi air juga belum tersedia, seperti banana boat, jetski, penyewaan papan surf dsb. Wisatawan asing yang berselancar disini kebanyakan membawa sendiri perlengkapan surfing. Fasilitas olahraga air seperti jetski bisa didapatkan dari sekitar pantai Pelabuhan Ratu, yang jaraknya sekitar 2 jam melalui jalur laut. Walaupun demikian, Sawarna menawarkan kelebihan yang mungkin tidak banyak dimiliki oleh pantai pantai padat pengunjung lain : romantisme, ketenangan, dan kesunyian. Pilihan paling tepat buat warga ibukota yang sudah jenuh dengan rutinitas sehari hari.

Tips

Tips berkendara:

Rute Perjalanan Sawarna
1. Jakarta-Bogor-Pelabuhan Ratu–Sawarna 6-7 jam (170 km)



Rute ini direkomendasikan bagi pengguna kendaraan umum, karena lebih cepat dan kondisi jalan yang relatif baik. Dari Jakarta naik bus atau KRL ke terminal Baranangsiang Bogor. Dari Terminal Baranangsiang, naik bus jurusan Pelabuhan Ratu (tariff 25.000). Bus tersedia setiap jam. Setelah tiba di terminal pelabuhan Ratu, usahakan naik angkutan Pelabuhan Ratu-Sawarna (tariff 25.000-30.000) (hanya perjalanan 1 kali pukul 12.30). Apabila lewat pukul 12.30, anda dapat mengambil angkutan jurusan Pelabuhan Ratu-Bayah (20.000). Dari terminal Bayah,perjalanan dapat dilanjutkan dengan angkutan ke Sawarna atau ojek (20.000). Kondisi jalanan dari terminal Bayah ke Sawarna tidak terlalu bagus dan sempit (kira kira selebar 5 meter), sehingga bagi yang menggunakan mobil pribadi saya menyarankan tidak menggunakan sedan. Bila akhir pekan, jalur Bogor-Pelabuhan Ratu relatif padat di daerah Ciawi.

2. Jalur Jakarta-Rangkasbitung/Serang/Pandeglang-Saketi-Malimping-Bayah-Sawarna (7-9 jam) 230 km.



Rute ini merupakan alternatif jalur bagi pengguna kendaraan pribadi. Kelebihan rute ini, pengunjung dapat menikmati perjalanan jalur Malimping-Bayah yang menyusuri pantai selatan pulau jawa yang terbentang sepanjang 20 km perjalanan. Saya memberi rekomendasi buruk khusus untuk jalur jalan Saketi-Malimping yang kondisinya kurang baik dan melelahkan.
Bus umum tersedia pada rute Jakarta-Serang atau Jakarta-Rangkasbitung. Setelah tiba di terminal Serang atau Rangkasbitung dapat melanjutkan perjalanan ke Malimping dan Bayah dengan menggunakan bus kecil. Selanjutnya dari terminal Bayah dapat melanjutkan ke Desa Sawarna.

3. Jalur Jakarta-Rangkasbitung-Gunung Kencana-Malimping-Bayah-Sawarna (7-9 jam) 230 km.



Rute ini hanya bisa dilalui dengan kendaraan pribadi. Merupakan alternatif dari rute 2 yang menghindari jalur Saketi-Malimping. Kondisi jalan relatif baik, namun pada malam hari sangat sepi.

Tips dan info lain

- Tarif penginapan di Sawarna 75.000-200.000 dan negotiable
- Hampir semua penginapan sudah including makan 3x sehari.
- Tarif Guide Lokal 100.000 per hari per rombongan
- Bagi pengunjung yang ingin berkemah, bisa dilakukan di Pantai Tanjung Layar.
- Ombak besar untuk surfing hanya ada pagi hari
- Tempat sunrise terbaik di Laguna Pari, tempat sunset di Ciantir dan Tanjung Layar
- Bawa perlengkapan caving sendiri apabila ingin berjalan jalan ke goa lalay. Beberapa yang perlu dipersiapkan a.l sepatu boot. Headlamp, senter
- Bawa perlengkapan pribadi seperti topi, sunblock, lotion anti nyamuk, jaket dan jas hujan setelan (pengendara motor), payung.
- Banyak pantai di sekitaran Sawarna yang belum terjamah. Pengunjung dapat melakukan susur pantai untuk menemukan spot pantai yang lebih sepi.
- Bulan Maret-Juni menurut penduduk sekitar bulan terbaik ke Sawarna, karena sawah di desa belum dipanen jadi masih kelihatan hijau.
- Tips bagi yang mengendarai motor melewati Jembatan ‘goyang’ gantung CIkaung, satu kaki pengendara menapak di motor, satu kaki lagi diturunkan. Usahakan jangan dua kaki sekaligus turun, kata warga yang sudah pengalaman malah bikin tidak seimbang.
- Jaga barang-barang pribadi dengan baik
- Pastikan kendaraan dalam kondisi prima
- Siapkan uang tunai yang cukup. Di Sawarna tidak terdapat ATM. ATM terdekat ada di Pelabuhan Ratu atau Bayah (1-2 jam dari Sawarna). Penginapan juga hanya terima cash
- JANGAN BUANG SAMPAH SEMBARANGAN. Anda sebagai pengunjung bertanggung jawab untuk mempertahankan kondisi alamiah pantai ini.

Fuel/SPBU
1. Tersedia di Rangkasbitung,Malimping, Bayah, Pelabuhan Ratu
2. Diantara kota kota tersebut banyak penjual bensin eceran. Bagi yang membawa mobil pastikan sudah mengisi cukup. Bagi pengendara motor, tips nya bawa botol air mineral berisi bensin di dalam bagasi untuk antisipasi. Di beberapa jalur, pedagang bensin eceran jaraknya berjauhan.
trit ini merupakan reproduksi dari trit FR saya ke Sawarna yang dahulu.
Cerita lengkap perjalanan bisa dilihat disini
http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=13124474


Happy Travelling !!!
tenang pantainya nih

Quote:Original Posted By kelas.satu
tenang pantainya nih



iya gan....kalo liburan kesini aja...ga perlu jauh2
seperti punya sendiri

Ajib..!!

ajib bener gan..ane udah pernah kesana juga bersama club motor ane.trek jln menuju kesana memang menantang.tp ketika sampai di tkp wuiih..indah bgt gan.jd pengen kesana lagi. punya cp home stay nya ga gan?

ane rate ya,nice trit
Asik bener nih place, kayaknya damai gan...
Quote:Original Posted By lancevancedenz
Ajib..!!

ajib bener gan..ane udah pernah kesana juga bersama club motor ane.trek jln menuju kesana memang menantang.tp ketika sampai di tkp wuiih..indah bgt gan.jd pengen kesana lagi. punya cp home stay nya ga gan?

ane rate ya,nice trit


ini gan...
coba ini aja gan yang saya dapet. ada banyak HS di Sawarna yang lain sih...

Sawarna Beach Home Stay:
085 259 055 425 - Sofi

Ibu Widi Home Stay:
081911282912
Quote:Original Posted By muhammadromli
Asik bener nih place, kayaknya damai gan...


yo gan...ayo kesana :



Posted with kaskusBetaQR
ohhh sawarna emang cakep tuh pantainya
Quote:Original Posted By Apeglie
ohhh sawarna emang cakep tuh pantainya


iya gan....agan kapan terakhir kesana?





Posted with kaskusBetaQR
sedikit share, kemarin sempet kesana sama beberapa teman, dan memang ajib tempatnya, even perjalanan lumayan jauh, tp pas sampai disana sangat worthed bgt buat di tempuh

sedikit penampakan
Spoiler for sawarna:


and 1 more sawarana memiliki beberapa spot buat foto yg bagus, jd buat yg penasaran silahkan kesana , , buat foto yg terakhir, itu di dalem goa, aslinya gelap gulita, itu terang krn di batu blitz dari kamera aja, sawarna a worthed place to visit

salam Sand, Sun and Sea
Quote:Original Posted By amadeuscie
sedikit share, kemarin sempet kesana sama beberapa teman, dan memang ajib tempatnya, even perjalanan lumayan jauh, tp pas sampai disana sangat worthed bgt buat di tempuh

sedikit penampakan
Spoiler for sawarna:


and 1 more sawarana memiliki beberapa spot buat foto yg bagus, jd buat yg penasaran silahkan kesana , , buat foto yg terakhir, itu di dalem goa, aslinya gelap gulita, itu terang krn di batu blitz dari kamera aja, sawarna a worthed place to visit

salam Sand, Sun and Sea


wah keren gan...
sebenernya banyak tempat2 rahasia disana...pantai yang bagus2....asal rajin eksplorasi bisa semua tuh dikunjungi

Bagus Gan, ane blum pernah nih
Quote:Original Posted By mulivw
Bagus Gan, ane blum pernah nih


segera sempatkan waktu agan...kapan lagi bisa ketemu tempat yang bagus dan dekat dari Jakarta
kira"kalau ke sana harus bawa uang berapa yah gan, kalau naik motor dari Cilegon-Banten PP? hehehe

rencananya minggu depan saya mau ke sana gan?
Quote:Original Posted By Hafeizh
kira"kalau ke sana harus bawa uang berapa yah gan, kalau naik motor dari Cilegon-Banten PP? hehehe

rencananya minggu depan saya mau ke sana gan?


kalo ga nginep, jujur 50rb cukup
tapi bawa lah lebih...buat jaga2

coba liat di trit saya yang satu lagi gan di post #3
kek nya sering liat tret yg ngebahas sawarna ........................






Quote:Original Posted By andre.geim
kalo ga nginep, jujur 50rb cukup
tapi bawa lah lebih...buat jaga2

coba liat di trit saya yang satu lagi gan di post #3


Trit yang mana gan?
hmm, okee deh gan, berati kira"150 buat pulang pergi cukup yah
makasih yah gan infonya
ajib emang sawarna dan jajaran pantai sepanjang sisi selatan....

kebetulan kita perah maen kesana gan...
sometime lah gan, maen kesana,
go