KASKUS

Quote:Original Posted By ulrichwarehouse
BRIs biaya titip 1,08% dan bebas admin selama februari promonya.
kemarin ada yg posting BSM 0,9% kalo ga salah, ubek2 aja 10 post kebelakang.


Gan bisa tau biaya titip 1.08% gimana?
Di website nya cuma dibilang 1.455 / 10 hari / gram.
Maklum kurang pandai menghitung gan
Quote:Original Posted By choomeng


Gan bisa tau biaya titip 1.08% gimana?
Di website nya cuma dibilang 1.455 / 10 hari / gram.
Maklum kurang pandai menghitung gan


ga salah nih 1.45% per 10 hari ??? berarti 3 x 1.45%= 4.2% per bulan ???... ini lebih mahal dari credit card lhooo ...

ini mah bukan mensejahterakan masyarakat tapi lintah darat ...
Rp 1455,- per gram per 10 hari, maksudnya gan.
bukan 1,455%
Quote:Original Posted By kresnark


ga salah nih 1.45% per 10 hari ??? berarti 3 x 1.45%= 4.2% per bulan ???... ini lebih mahal dari credit card lhooo ...

ini mah bukan mensejahterakan masyarakat tapi lintah darat ...


Quote:Original Posted By buxxx
Rp 1455,- per gram per 10 hari, maksudnya gan.
bukan 1,455%




sorry salah pengertian ... kalo ini masuk akal ...
jadi kurang lebih biaya gadai 30 hari ato 1 bulan :
3 * 1450 = 4350
1 gram misal 528ribu ... biasanya cuma dapat 80% jadi 0.08 * 528ribu = 422420

Jadi persentasenya : 4350 : 422420 = 0.01029 alias 1% an lebih dikit per bulan ato kurang lebih 12% per tahun kalo ga salah hitung nya ...

klo dari info bri syariah hari ini:
Informasi #GadaiEMAS 25 Februari 2013

goldbar 24K Antam : STLE (Standar Taksir Logam Emas) Rp 436,312,-
Biaya simpan & pemeliharaan : Rp 1,415/gram/10 hari

Quote:Original Posted By kresnark


sorry salah pengertian ... kalo ini masuk akal ...
jadi kurang lebih biaya gadai 30 hari ato 1 bulan :
3 * 1450 = 4350
1 gram misal 528ribu ... biasanya cuma dapat 80% jadi 0.08 * 528ribu = 422420

Jadi persentasenya : 4350 : 422420 = 0.01029 alias 1% an lebih dikit per bulan ato kurang lebih 12% per tahun kalo ga salah hitung nya ...



Quote:Original Posted By hanwie
[url]hxx://investasi.kontan.co.id/news/investasi-emas-raihan-jewellery-memakan-korban[/url]


cekidot bos


holala... akhirnya masuk berita juga.... ud dari akhir desember ane dengar2.... ternyata bener2 yee....

kasihan yang ud ikut programnya...
gmana pendapat agan2 ?
apakah pengaruh penurunan harga emas?atau memang money game?

Investasi emas Raihan Jewellery memakan korban

AKARTA. Program investasi emas batangan yang marak beberapa tahun terakhir mulai memakan korban. Raihan Jewellery, salah satu perusahaan yang menjalankan skema ini, berhenti membayar bonus kepada ribuan nasabahnya sejak awal Januari 2013.

Janji untuk membeli kembali emas yang sudah dibeli investor pun tak dipenuhi. Padahal iming-iming berupa buyback guarantee ketika kontrak jatuh tempo inilah yang selama ini membuat banyak nasabah tertarik membiakkan dana. Dus, nasib ribuan nasabah yang tersebar mulai dari Langsa dan Banda Aceh di Nanggroe Aceh Darussalam, Medan, Jakarta, dan Surabaya pun terkatung-katung.

Sejak 2010, Raihan Jewellery diperkirakan telah mengumpulkan dana masyarakat tak kurang dari Rp 13,2 triliun lewat penjualan 2,2 ton emas. Angka penjualan ini tidak termasuk dengan penjualan di Langsa dan Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam. Rinciannya di Medan sebanyak 1.200 kg, cabang surabaya 500 kg, dan Jakarta sekitar 500 kg. "Tapi dana yang nyantol hanya Rp 300 miliar - Rp 400 miliar, karena banyak juga yang ngambil skema emas fisik," kata seorang nasabah asal Surabaya, sebut saja Thomas.

Thomas sendiri berinvestasi di Raihan dengan skema fisik sebanyak 2 kg senilai Rp 1,4 miliar sekitar bulan September 2012. Ia baru sempat tiga kali mencicip bonus 2,5% per bulan, atau setara dengan Rp 35 juta per bulan. Namun memasuki bulan keempat, Raihan tidak lagi mengirimkan cashback atau bonus ke rekening pribadinya. Padahal seharusnya, sesuai kontrak ia harus mendapatkan bonus tetap selama 6 bulan.

Nasib serupa juga dialami nasabah asal Sidoarjo, sebut saja Budi. Pada bulan September 2012, ia menginvestasikan uangnya untuk membeli 2,4 kg emas senilai sekitar Rp 1,8 miliar. Hingga bulan ketiga, ia masih menerima bonus 2,5% sekitar Rp 45 juta per bulan.

Namun memasuki bulan keempat, Raihan tidak lagi mentransfer bonus ke rekening miliknya. Puncaknya, per 3 Januari 2013 Raihan Jewellery menghentikan pembayaran bonus kepada seluruh nasabahnya. "Memasuki bulan keempat bunga tidak dibayar lagi sementara mereka masih berjualan produk tersebut," ujar Budi yang meminta namanya disamarkan karena kuatir dananya tidak dikembalikan oleh pengelola Raihan.

Nasabah yang kontraknya jatuh tempo cuma disodori dua opsi; memperpanjang kontrak tersebut hingga 6 bulan ke depan, atau menjual sendiri emas tersebut sesuai dengan harga pasar.

Kedua pilihan ini sama-sama tidak mengenakkan bagi nasabah. Memperpanjang kontrak sama saja dengan memperbesar potensi kehilangan uang karena Raihan telah terbukti gagal memenuhi kewajibannya kepada nasabah. Tapi jika dijual ke toko emas, mereka juga pasti rugi karena harga di pasar lebih rendah dibanding harga pembelian emas di Raihan.

Emas seberat 2 kg yang kini di tangan Thomas kalau dijual di pasar hanya laku sekitar Rp 1 miliar. Artinya, ia harus menanggung rugi sekitar Rp 400 juta. Thomas bisa saja menyimpan emas tersebut hingga harganya naik mendekati harga beli di Raihan. "Tapi masalahnya ini uang utang di bank, dan tiap bulan bayar bunga bank Rp 16 juta - Rp 17 juta. Kalo nunggu harga emasnya di pasar Rp 1,4 miliar, bunga bank sudah berapa," keluhnya.
Quote:Original Posted By choomeng


Gan bisa tau biaya titip 1.08% gimana?
Di website nya cuma dibilang 1.455 / 10 hari / gram.
Maklum kurang pandai menghitung gan


gini dah ane infokan sedetail2nya yah.

ane pas kamis kemarin masukin 25 gr dengan taksiran 11.043.475. trus BRIS bisa cairkan 90% dari taksiran yakni +- 9,9 jutaan. ane ambil pinjaman 8 juta dengan biaya titip per 28.800/10 hari nya.

silakan itung sendiri berapa % biaya titip nya. kalo ane itung 1,08%. ane dapet info dari 2 cabang berbeda biaya admin tidak ada selama bulan februari ini dan biaya titip 1,08%, kalo ga promo 1,25% sih...

berhubung ane pinjem dalam jumlah diatas 7 juta ane prefer ke Bank Syariah dengan pertimbangan biaya titip < dari pegadaian. kalo pinjem dibawah 1,5 - 2 juta dan rencana lunasin kurang dari 2 minggu. ane prefer pegadaian dengan pertimbangan cepat urusnya ga ribet. kalo di BRIS terus terang lamaaaa, dari kamar gadai isi form 2 A4 ntr setelah kelar dilempar ke teller, di teller antri dan proses lama pulak.. tapi kalo pegad 1 orang urus taksiran sampe cairin duitnya, cuma isi form kecil dan kasih unjuk KTP beres dah.

tapi ya gitu ga enaknya biaya titip pegad 2% bray.. sumpek banget tuh biaya titip segitu. pengen cobain BSM tapi ko ya males soalnya kudu buka rekening BSM juga, sementara ini ane udah piaraa rekening lebih dari 3.

saran aja, untuk sekarang pergunakan bank syariah buat gadai dimana uangnya buat muter usaha sektor riil. kalo buat kebun2 an sebaiknya jangan dulu dah sekalipun biaya titip dibawah 1% kecuali siap kena serangan jantung misal main kebun2an trus kena wereng kebunnya. ato kecuali ente tahu timing yang pas banget buat main kebun2an. soalnya emas nya ga kaya 2011 dulu yang bisa diprediksi, sekarang mantul2 seenaknya. iya kalo dalam 4 bulan naik 25%, kalo sideways lama kaya 2012 kemarin gimana.
oh gosh pulang ngajar trus ngecek kitco udah 1593.50 nih, apakah diskonannnya dah kelar ????? yang belum masuk silakan diubek2 dah celengannya kali aja, celengan recehan koin yg terkumpul bisa jadi 1-2 gram emas.
Quote:Original Posted By wondercorn


holala... akhirnya masuk berita juga.... ud dari akhir desember ane dengar2.... ternyata bener2 yee....

kasihan yang ud ikut programnya...


Tumben, hr ini trend spot price bergerak naik tp harga pool tetep gan? Bsk masih 511 yak
Quote:Original Posted By urashimax
gmana pendapat agan2 ?
apakah pengaruh penurunan harga emas?atau memang money game?

Investasi emas Raihan Jewellery memakan korban

AKARTA. Program investasi emas batangan yang marak beberapa tahun terakhir mulai memakan korban. Raihan Jewellery, salah satu perusahaan yang menjalankan skema ini, berhenti membayar bonus kepada ribuan nasabahnya sejak awal Januari 2013.

Janji untuk membeli kembali emas yang sudah dibeli investor pun tak dipenuhi. Padahal iming-iming berupa buyback guarantee ketika kontrak jatuh tempo inilah yang selama ini membuat banyak nasabah tertarik membiakkan dana. Dus, nasib ribuan nasabah yang tersebar mulai dari Langsa dan Banda Aceh di Nanggroe Aceh Darussalam, Medan, Jakarta, dan Surabaya pun terkatung-katung.

Sejak 2010, Raihan Jewellery diperkirakan telah mengumpulkan dana masyarakat tak kurang dari Rp 13,2 triliun lewat penjualan 2,2 ton emas. Angka penjualan ini tidak termasuk dengan penjualan di Langsa dan Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam. Rinciannya di Medan sebanyak 1.200 kg, cabang surabaya 500 kg, dan Jakarta sekitar 500 kg. "Tapi dana yang nyantol hanya Rp 300 miliar - Rp 400 miliar, karena banyak juga yang ngambil skema emas fisik," kata seorang nasabah asal Surabaya, sebut saja Thomas.

Thomas sendiri berinvestasi di Raihan dengan skema fisik sebanyak 2 kg senilai Rp 1,4 miliar sekitar bulan September 2012. Ia baru sempat tiga kali mencicip bonus 2,5% per bulan, atau setara dengan Rp 35 juta per bulan. Namun memasuki bulan keempat, Raihan tidak lagi mengirimkan cashback atau bonus ke rekening pribadinya. Padahal seharusnya, sesuai kontrak ia harus mendapatkan bonus tetap selama 6 bulan.

Nasib serupa juga dialami nasabah asal Sidoarjo, sebut saja Budi. Pada bulan September 2012, ia menginvestasikan uangnya untuk membeli 2,4 kg emas senilai sekitar Rp 1,8 miliar. Hingga bulan ketiga, ia masih menerima bonus 2,5% sekitar Rp 45 juta per bulan.

Namun memasuki bulan keempat, Raihan tidak lagi mentransfer bonus ke rekening miliknya. Puncaknya, per 3 Januari 2013 Raihan Jewellery menghentikan pembayaran bonus kepada seluruh nasabahnya. "Memasuki bulan keempat bunga tidak dibayar lagi sementara mereka masih berjualan produk tersebut," ujar Budi yang meminta namanya disamarkan karena kuatir dananya tidak dikembalikan oleh pengelola Raihan.

Nasabah yang kontraknya jatuh tempo cuma disodori dua opsi; memperpanjang kontrak tersebut hingga 6 bulan ke depan, atau menjual sendiri emas tersebut sesuai dengan harga pasar.

Kedua pilihan ini sama-sama tidak mengenakkan bagi nasabah. Memperpanjang kontrak sama saja dengan memperbesar potensi kehilangan uang karena Raihan telah terbukti gagal memenuhi kewajibannya kepada nasabah. Tapi jika dijual ke toko emas, mereka juga pasti rugi karena harga di pasar lebih rendah dibanding harga pembelian emas di Raihan.

Emas seberat 2 kg yang kini di tangan Thomas kalau dijual di pasar hanya laku sekitar Rp 1 miliar. Artinya, ia harus menanggung rugi sekitar Rp 400 juta. Thomas bisa saja menyimpan emas tersebut hingga harganya naik mendekati harga beli di Raihan. "Tapi masalahnya ini uang utang di bank, dan tiap bulan bayar bunga bank Rp 16 juta - Rp 17 juta. Kalo nunggu harga emasnya di pasar Rp 1,4 miliar, bunga bank sudah berapa," keluhnya.




kalau pool account di TE TE bisa kejadian kayak gini gak ya ???

tadi siang ortu ane tanya di emas24karat katanya yng 100 barangnya kosong kalaupun nunggu paling cepet 6 minggu
makanya harga di pasang kok hampir sama dengan GG / AG 9biasanya harganya selangit

jadi pengen ikut PA tapi kena berita yang di atas jadi
apa ada agan agan di sini yang sudah ikut PA di emas24karat

kalau misal OK (SIP itu PA) , rencana masuk PA saja, ntar begitu fisiknya sudah ada di minggu ke 6, maunya langsung cetak gitu

di sharing dong..

makasih
Quote:Original Posted By urashimax
gmana pendapat agan2 ?
apakah pengaruh penurunan harga emas?atau memang money game?

Investasi emas Raihan Jewellery memakan korban

AKARTA. Program investasi emas batangan yang marak beberapa tahun terakhir mulai memakan korban. Raihan Jewellery, salah satu perusahaan yang menjalankan skema ini, berhenti membayar bonus kepada ribuan nasabahnya sejak awal Januari 2013.

Janji untuk membeli kembali emas yang sudah dibeli investor pun tak dipenuhi. Padahal iming-iming berupa buyback guarantee ketika kontrak jatuh tempo inilah yang selama ini membuat banyak nasabah tertarik membiakkan dana. Dus, nasib ribuan nasabah yang tersebar mulai dari Langsa dan Banda Aceh di Nanggroe Aceh Darussalam, Medan, Jakarta, dan Surabaya pun terkatung-katung.

Sejak 2010, Raihan Jewellery diperkirakan telah mengumpulkan dana masyarakat tak kurang dari Rp 13,2 triliun lewat penjualan 2,2 ton emas. Angka penjualan ini tidak termasuk dengan penjualan di Langsa dan Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam. Rinciannya di Medan sebanyak 1.200 kg, cabang surabaya 500 kg, dan Jakarta sekitar 500 kg. "Tapi dana yang nyantol hanya Rp 300 miliar - Rp 400 miliar, karena banyak juga yang ngambil skema emas fisik," kata seorang nasabah asal Surabaya, sebut saja Thomas.

Thomas sendiri berinvestasi di Raihan dengan skema fisik sebanyak 2 kg senilai Rp 1,4 miliar sekitar bulan September 2012. Ia baru sempat tiga kali mencicip bonus 2,5% per bulan, atau setara dengan Rp 35 juta per bulan. Namun memasuki bulan keempat, Raihan tidak lagi mengirimkan cashback atau bonus ke rekening pribadinya. Padahal seharusnya, sesuai kontrak ia harus mendapatkan bonus tetap selama 6 bulan.

Nasib serupa juga dialami nasabah asal Sidoarjo, sebut saja Budi. Pada bulan September 2012, ia menginvestasikan uangnya untuk membeli 2,4 kg emas senilai sekitar Rp 1,8 miliar. Hingga bulan ketiga, ia masih menerima bonus 2,5% sekitar Rp 45 juta per bulan.

Namun memasuki bulan keempat, Raihan tidak lagi mentransfer bonus ke rekening miliknya. Puncaknya, per 3 Januari 2013 Raihan Jewellery menghentikan pembayaran bonus kepada seluruh nasabahnya. "Memasuki bulan keempat bunga tidak dibayar lagi sementara mereka masih berjualan produk tersebut," ujar Budi yang meminta namanya disamarkan karena kuatir dananya tidak dikembalikan oleh pengelola Raihan.

Nasabah yang kontraknya jatuh tempo cuma disodori dua opsi; memperpanjang kontrak tersebut hingga 6 bulan ke depan, atau menjual sendiri emas tersebut sesuai dengan harga pasar.

Kedua pilihan ini sama-sama tidak mengenakkan bagi nasabah. Memperpanjang kontrak sama saja dengan memperbesar potensi kehilangan uang karena Raihan telah terbukti gagal memenuhi kewajibannya kepada nasabah. Tapi jika dijual ke toko emas, mereka juga pasti rugi karena harga di pasar lebih rendah dibanding harga pembelian emas di Raihan.

Emas seberat 2 kg yang kini di tangan Thomas kalau dijual di pasar hanya laku sekitar Rp 1 miliar. Artinya, ia harus menanggung rugi sekitar Rp 400 juta. Thomas bisa saja menyimpan emas tersebut hingga harganya naik mendekati harga beli di Raihan. "Tapi masalahnya ini uang utang di bank, dan tiap bulan bayar bunga bank Rp 16 juta - Rp 17 juta. Kalo nunggu harga emasnya di pasar Rp 1,4 miliar, bunga bank sudah berapa," keluhnya.


dah pasti money game lah ... emas cuma pemanis doang ...
lha wong harga emas nya 25% lebih mahal daripada harga antam ...

nah 25% nya itu money game .... tiap bulan di kasih profit 2% misalnya ... bisa2 itu dari duit kita sendiri ... sederhananya duit kit di balikin lagi 25 dibagi 2 bisa 2 tahun dapat profit .... tahun ke 3 kalo hoki masih dapat cash back ... kalo belum scam ...
Quote:Original Posted By sedanten


Tumben, hr ini trend spot price bergerak naik tp harga pool tetep gan? Bsk masih 511 yak


kalau harga bahan ane dapetnya masih sama baru bisa harga segitu gan.

Quote:Original Posted By Rooster2000




kalau pool account di TE TE bisa kejadian kayak gini gak ya ???

tadi siang ortu ane tanya di emas24karat katanya yng 100 barangnya kosong kalaupun nunggu paling cepet 6 minggu
makanya harga di pasang kok hampir sama dengan GG / AG 9biasanya harganya selangit

jadi pengen ikut PA tapi kena berita yang di atas jadi
apa ada agan agan di sini yang sudah ikut PA di emas24karat

kalau misal OK (SIP itu PA) , rencana masuk PA saja, ntar begitu fisiknya sudah ada di minggu ke 6, maunya langsung cetak gitu

di sharing dong..

makasih


nah ini.... ng ngerti konsep dagangnya... makanya agan ngerinding sih wajar.

itu raihan konsepnya deposito emas gan. Agan beli lebi mahal 20 - 30% lebih mahal. SEtelah masa kontrak berakhir agan dibalikin lagi duitnya full 100%. Setiap bulan dibagi 2 - 3% untuk LM fisik. Ane sendiri sampe sekarang ng ngerti tuh duit muternya gimana.

Kalau PA konsepnya sederhana. Agan beli lewat online, kita di PA ada 2 opsi. Membeli barang jadi atau beli bahan. Biasanya saat ini kita beli bahan proses ke antam. That's why harga yang bisa kita tawarkan bisa murah. Mau beli barang jadi ng mungkin. (harganya harga mabuk ud diatas mulu ng turun2). Ane sih tahun lalu jualnya model hedge barang jadi. Cuma member2 lari gara2 harga tetangga ane lebih murah. yah sama2 tahu lah. Ujung2nya ane hedge nya pake bahan baku juga ketimbang pake barang jadi.

Soal stock kenapa bisa pecahan2 10 - 250 sering kosong? Ya ane cetak ke antam juga variatif ukurannya. Pas pecahan itu habis otomatis kita harus nunggu hasil produksi keluar baru bisa bagi member. Ud 2 bulan ini ane ng jual barang pecahan tersebut lewat telepon. Wong itu barang gitu keluar aja ud disabet member abis.

Sore ini baru dapat pecahan 100 dari antam. Liat aja besok. ng nyampe semenit juga palingan ud ludes lagi tuh barang ditarik member. Penarikan member banyak, produksi ng kekejar.

Sekali masukin barang ke antam itu makan waktu 3 minggu baru keluar barang (note kalau lancar) kalau ng lancar ane pernah 1.5 bulan barang baru keluar. Ane mau ngomong apa? Mau ngomel juga ng bisa. Wong tukang cetak dan sertifikasinya antam. Mau kita minta lebih cepat juga iya iya aja deh jawabannya. Tapi biasanya sekitaran 3 - 4 minggu ud keluar barang.

Mau langsung ikut PA dan langsung cetak? haaa... (tarik nafas panjang) dapat duit sih senang2 aja ane. Tapi ng mau kasih janji manis ane.... syukur2 agan bisa dapat barang pas tuh antam keluar barang. Kalau pecahan 100 sih ud pesimis. Pecahan yang dibawah 100 masih ada harapan lah.

yah in the end kalau mau ikut invest selain legalitas kita juga harus jelas perputaran uangnya dimana. Kalau kita ng ngerti gimana suatu bisnis dapat profit modelnya yah serem2 nikmat. Makanya ane kalau ditawarin investasi yang ane ng ngerti profit modelnya ane juga ng berani ikut. Cuma yah tiap orang memiliki preferensi yang berbeda2.

IMHO CMIIW.
Quote:Original Posted By wondercorn


kalau harga bahan ane dapetnya masih sama baru bisa harga segitu gan.



nah ini.... ng ngerti konsep dagangnya... makanya agan ngerinding sih wajar.

itu raihan konsepnya deposito emas gan. Agan beli lebi mahal 20 - 30% lebih mahal. SEtelah masa kontrak berakhir agan dibalikin lagi duitnya full 100%. Setiap bulan dibagi 2 - 3% untuk LM fisik. Ane sendiri sampe sekarang ng ngerti tuh duit muternya gimana.

Kalau PA konsepnya sederhana. Agan beli lewat online, kita di PA ada 2 opsi. Membeli barang jadi atau beli bahan. Biasanya saat ini kita beli bahan proses ke antam. That's why harga yang bisa kita tawarkan bisa murah. Mau beli barang jadi ng mungkin. (harganya harga mabuk ud diatas mulu ng turun2). Ane sih tahun lalu jualnya model hedge barang jadi. Cuma member2 lari gara2 harga tetangga ane lebih murah. yah sama2 tahu lah. Ujung2nya ane hedge nya pake bahan baku juga ketimbang pake barang jadi.

Soal stock kenapa bisa pecahan2 10 - 250 sering kosong? Ya ane cetak ke antam juga variatif ukurannya. Pas pecahan itu habis otomatis kita harus nunggu hasil produksi keluar baru bisa bagi member. Ud 2 bulan ini ane ng jual barang pecahan tersebut lewat telepon. Wong itu barang gitu keluar aja ud disabet member abis.

Sore ini baru dapat pecahan 100 dari antam. Liat aja besok. ng nyampe semenit juga palingan ud ludes lagi tuh barang ditarik member. Penarikan member banyak, produksi ng kekejar.

Sekali masukin barang ke antam itu makan waktu 3 minggu baru keluar barang (note kalau lancar) kalau ng lancar ane pernah 1.5 bulan barang baru keluar. Ane mau ngomong apa? Mau ngomel juga ng bisa. Wong tukang cetak dan sertifikasinya antam. Mau kita minta lebih cepat juga iya iya aja deh jawabannya. Tapi biasanya sekitaran 3 - 4 minggu ud keluar barang.

Mau langsung ikut PA dan langsung cetak? haaa... (tarik nafas panjang) dapat duit sih senang2 aja ane. Tapi ng mau kasih janji manis ane.... syukur2 agan bisa dapat barang pas tuh antam keluar barang. Kalau pecahan 100 sih ud pesimis. Pecahan yang dibawah 100 masih ada harapan lah.

yah in the end kalau mau ikut invest selain legalitas kita juga harus jelas perputaran uangnya dimana. Kalau kita ng ngerti gimana suatu bisnis dapat profit modelnya yah serem2 nikmat. Makanya ane kalau ditawarin investasi yang ane ng ngerti profit modelnya ane juga ng berani ikut. Cuma yah tiap orang memiliki preferensi yang berbeda2.

IMHO CMIIW.


terima kasih gan atas penjelasannya yang panjang lebar tentang PA
jujur gan ane tergiur karena harganya PA murah di bandingkan TE TE yg Offline, ada pun paling murah sama dengan antam rp. 527 K / 100 G

yup gan pengennya ikutan PA tapi langsung redeem gitu jadi istilahnya langsung start pesen fisiknya gitu meski nunggu 6 minggu atawa max 2 bulan gpp kan memang produksi ANTAM gak terkejar supply dan demmannya

pengennya sih ikut punya AG, tapi ane di Jatim gan, terlalu jauh kalo mau cetak trus di kirim ke tempat ane sama juga boong (berat di ongkos), tapi coba ane pertimbangkan lagi.. soalnya kelebihan AG adalah agan selalu stay tune di forum ini

Quote:Original Posted By Rooster2000


terima kasih gan atas penjelasannya yang panjang lebar tentang PA
jujur gan ane tergiur karena harganya PA murah di bandingkan TE TE yg Offline, ada pun paling murah sama dengan antam rp. 527 K / 100 G

yup gan pengennya ikutan PA tapi langsung redeem gitu jadi istilahnya langsung start pesen fisiknya gitu meski nunggu 6 minggu atawa max 2 bulan gpp kan memang produksi ANTAM gak terkejar supply dan demmannya

pengennya sih ikut punya AG, tapi ane di Jatim gan, terlalu jauh kalo mau cetak trus di kirim ke tempat ane sama juga boong (berat di ongkos), tapi coba ane pertimbangkan lagi.. soalnya kelebihan AG adalah agan selalu stay tune di forum ini




tq gan. jangan karena ane stay tune atau apa. In the end yang penting agan bs pegang fisik. Cari yang terdekat dengan agan dan agan bisa percaya aja.

You never owned it until you have it. sukses buat agan.
si koneng lg galau jg nih jalan2 nya
naik turun mulu
Quote:Original Posted By supersae
si koneng lg galau jg nih jalan2 nya
naik turun mulu

iyo sumpeke gan, wis enak2 naik, la ko pake acara turun lagi... au ah gelap, daripada pusing cek omzet dagang bulan ini aja dah.
Quote:Original Posted By kresnark


sorry salah pengertian ... kalo ini masuk akal ...
jadi kurang lebih biaya gadai 30 hari ato 1 bulan :
3 * 1450 = 4350
1 gram misal 528ribu ... biasanya cuma dapat 80% jadi 0.08 * 528ribu = 422420

Jadi persentasenya : 4350 : 422420 = 0.01029 alias 1% an lebih dikit per bulan ato kurang lebih 12% per tahun kalo ga salah hitung nya ...



Quote:Original Posted By ulrichwarehouse


gini dah ane infokan sedetail2nya yah.

ane pas kamis kemarin masukin 25 gr dengan taksiran 11.043.475. trus BRIS bisa cairkan 90% dari taksiran yakni +- 9,9 jutaan. ane ambil pinjaman 8 juta dengan biaya titip per 28.800/10 hari nya.

silakan itung sendiri berapa % biaya titip nya. kalo ane itung 1,08%. ane dapet info dari 2 cabang berbeda biaya admin tidak ada selama bulan februari ini dan biaya titip 1,08%, kalo ga promo 1,25% sih...


Wah gitu toh cara ngitung nya. Terima kasih atas infonya gan
Quote:Original Posted By ulrichwarehouse

iyo sumpeke gan, wis enak2 naik, la ko pake acara turun lagi... au ah gelap, daripada pusing cek omzet dagang bulan ini aja dah.


iy gan, tp ada bagusnya juga liat ginian..
biar makin semangat buat kejar setoran
bikin pro kontra aja nih ni koneng
ada yg pengen naik ...ada yg pengen turun....mantabbbb...
gw paling demen yg beginian....
seruuu....
koneng2...besok ane mo nyemplung...baik2 ya besokk....
mo maen perosotan malem2 gpp dah...gw temenin...yukkk..

Quote:Original Posted By wondercorn


holala... akhirnya masuk berita juga.... ud dari akhir desember ane dengar2.... ternyata bener2 yee....

kasihan yang ud ikut programnya...


Di salah satu thread forbis ada kok yg udah kasih itung2an.
Akan kolaps di bulan ke-sekian

Modus nya sama kaya yg udah kolaps sebelumnya.
Harus perpanjang kontrak atau rugi.
Semacam jebakan betmen

Quote:Original Posted By urashimax
gmana pendapat agan2 ?
apakah pengaruh penurunan harga emas?atau memang money game?

Investasi emas Raihan Jewellery memakan korban

AKARTA. Program investasi emas batangan yang marak beberapa tahun terakhir mulai memakan korban. Raihan Jewellery, salah satu perusahaan yang menjalankan skema ini, berhenti membayar bonus kepada ribuan nasabahnya sejak awal Januari 2013.

Janji untuk membeli kembali emas yang sudah dibeli investor pun tak dipenuhi. Padahal iming-iming berupa buyback guarantee ketika kontrak jatuh tempo inilah yang selama ini membuat banyak nasabah tertarik membiakkan dana. Dus, nasib ribuan nasabah yang tersebar mulai dari Langsa dan Banda Aceh di Nanggroe Aceh Darussalam, Medan, Jakarta, dan Surabaya pun terkatung-katung.

Sejak 2010, Raihan Jewellery diperkirakan telah mengumpulkan dana masyarakat tak kurang dari Rp 13,2 triliun lewat penjualan 2,2 ton emas. Angka penjualan ini tidak termasuk dengan penjualan di Langsa dan Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam. Rinciannya di Medan sebanyak 1.200 kg, cabang surabaya 500 kg, dan Jakarta sekitar 500 kg. "Tapi dana yang nyantol hanya Rp 300 miliar - Rp 400 miliar, karena banyak juga yang ngambil skema emas fisik," kata seorang nasabah asal Surabaya, sebut saja Thomas.

Thomas sendiri berinvestasi di Raihan dengan skema fisik sebanyak 2 kg senilai Rp 1,4 miliar sekitar bulan September 2012. Ia baru sempat tiga kali mencicip bonus 2,5% per bulan, atau setara dengan Rp 35 juta per bulan. Namun memasuki bulan keempat, Raihan tidak lagi mengirimkan cashback atau bonus ke rekening pribadinya. Padahal seharusnya, sesuai kontrak ia harus mendapatkan bonus tetap selama 6 bulan.

Nasib serupa juga dialami nasabah asal Sidoarjo, sebut saja Budi. Pada bulan September 2012, ia menginvestasikan uangnya untuk membeli 2,4 kg emas senilai sekitar Rp 1,8 miliar. Hingga bulan ketiga, ia masih menerima bonus 2,5% sekitar Rp 45 juta per bulan.

Namun memasuki bulan keempat, Raihan tidak lagi mentransfer bonus ke rekening miliknya. Puncaknya, per 3 Januari 2013 Raihan Jewellery menghentikan pembayaran bonus kepada seluruh nasabahnya. "Memasuki bulan keempat bunga tidak dibayar lagi sementara mereka masih berjualan produk tersebut," ujar Budi yang meminta namanya disamarkan karena kuatir dananya tidak dikembalikan oleh pengelola Raihan.

Nasabah yang kontraknya jatuh tempo cuma disodori dua opsi; memperpanjang kontrak tersebut hingga 6 bulan ke depan, atau menjual sendiri emas tersebut sesuai dengan harga pasar.

Kedua pilihan ini sama-sama tidak mengenakkan bagi nasabah. Memperpanjang kontrak sama saja dengan memperbesar potensi kehilangan uang karena Raihan telah terbukti gagal memenuhi kewajibannya kepada nasabah. Tapi jika dijual ke toko emas, mereka juga pasti rugi karena harga di pasar lebih rendah dibanding harga pembelian emas di Raihan.

Emas seberat 2 kg yang kini di tangan Thomas kalau dijual di pasar hanya laku sekitar Rp 1 miliar. Artinya, ia harus menanggung rugi sekitar Rp 400 juta. Thomas bisa saja menyimpan emas tersebut hingga harganya naik mendekati harga beli di Raihan. "Tapi masalahnya ini uang utang di bank, dan tiap bulan bayar bunga bank Rp 16 juta - Rp 17 juta. Kalo nunggu harga emasnya di pasar Rp 1,4 miliar, bunga bank sudah berapa," keluhnya.


Kayanya sih money game.

Quote:Original Posted By ulrichwarehouse
oh gosh pulang ngajar trus ngecek kitco udah 1593.50 nih, apakah diskonannnya dah kelar ????? yang belum masuk silakan diubek2 dah celengannya kali aja, celengan recehan koin yg terkumpul bisa jadi 1-2 gram emas.


Kemungkinan hari jumat keputusan nya.
Apakah masih ada diskon atau kereta berangkat



Quote:Original Posted By Rooster2000




kalau pool account di TE TE bisa kejadian kayak gini gak ya ???

tadi siang ortu ane tanya di emas24karat katanya yng 100 barangnya kosong kalaupun nunggu paling cepet 6 minggu
makanya harga di pasang kok hampir sama dengan GG / AG 9biasanya harganya selangit

jadi pengen ikut PA tapi kena berita yang di atas jadi
apa ada agan agan di sini yang sudah ikut PA di emas24karat

kalau misal OK (SIP itu PA) , rencana masuk PA saja, ntar begitu fisiknya sudah ada di minggu ke 6, maunya langsung cetak gitu

di sharing dong..

makasih


Beda konsepnya Om.
Di PA mah ga ada janji sekian persen tiap bulan
Mendingan langsung tanya2 aja ama yg punya PA