salam sejahterah untuk kalian semua
thread ini adalah thread pindahan dari : [URL="http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=13738442"](no sara) Fakta fakta tentang syiah
karena di BPLN sepi
makanya ane pindahin ke sini
maaf ya


langsung aja gan
oh iya ini ada tambahan dari salah satu agan
Spoilerfor tambahan:
Quote:Original Posted By IbuTirinyaIful►
Dari awal page ane liat2 debatx tdk ada henti2x.. masing2 punya hadis2 pendukung dan pemfitnah sendiri2... , jadi hal ini tdk akan ada akhirx... lgpula hadis tdk dijaga oleh Allah kebenarannya, hanya Al-Quran yg demikian... lantas knp begitu meributkan hadis2 hingga kafir-mengkafirkan krn berdasarkan hadis2 yg kepastian kebenarannya hanya berdasarkan pendapat manusia biasa yg tdk lepas dari kesalahan/dosa... aneh...
PERSAMAAN UTAMA SUNNI DAN SYIAH
====================================================
Diatas sudah tahu persamaan2nya kan? ...
Apa sih yang diucapkan ketika seseorang ingin masuk Islam/dinyatakan sebagai seorang muslim ?
Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusannya
Dalam hal ini brarti kedua sekte sama2 masih termasuk dalam Islam (jgn sok mengkafir-kafirkan deh)
kemudian berikut :
PERBEDAAN UTAMA SUNNI DAN SYIAH
Dari penjabaran persamaan utama dan perbedaan utama dari sunni dan syiah,
Apakah Syiah dan Sunni tetap bisa dimasukkan dalam kategori Muslim ?
Sdh jelas2 mrk sama2 :
"Asyhadullahilahaillawah wa Asyhaduanna Muhammadarasulullah"
Bila syiah dikafirkan gr2 menghina sebagian sahabat, apakah seseorang yg menghina para sahabat masuk dalam kekhufuran?, apakah menghormati sahabat termasuk dalam rukun Iman ?
Apakah perbedaan2 utama diatas mengalahkan persamaan2 yg ada ?
mohon dipikirkan kembali...
Janganlah mudah mengkafirkan orang lain hanya krn propaganda2 musuh2 Islam, janganlah mengkafirkan yg lain hanya gr2 kita merasa emosi krn tdk setuju dgn pandangan mrk padahal dalam pandangan Allah mrk bisa saja sama,
bersatulah dalam perbedaan...
Jadilah Islam yg Berbhineka Tunggal Ika...
Berbhineka(Sunni, Syiah,dll) Tunggal(Allah, Nabi dan Al-Quran) Ika
Sedikit tambahan sebagai renungan : (Cerita tentang Nabi Ibrahim as)
Quote:Allah Swt berfirman, Sudahkah sampai kepadamu cerita tamu Ibrahim yang dimuliakan? (QS. adz-Dzariyat: 24). Allah Swt telah mendidik para nabi-Nya dengan semua keutamaan, dan berpesan kepada mereka untuk mengajarkan sifat-sifat itu kepada umatnya. Salah satu sifat utama ialah senang menerima dan menghormati tamu. Di antara semua nabi ada lima nabi yang sangat terkenal suka menerima dan menghormati tamu, yaitu Nabi Ibrahim as, Nabi Daud as, Nabi Sulaiman as, Nabi Ayyub as dan Nabi Muhammad saw.
Dalam ayat di atas disebutkan, Sudahkah sampai kepadamu cerita tamu Ibrahim yang dimuliakan? Para ulama mengatakan, karena Ibrahim as suka menerima tamu maka dalam ayat di atas tercantum kata mukramin (orang-orang yang dimuliakan).
Kisah dalam surat adz-Dzariat itu begini. Tatkala serombongan tamu datang kepada Ibrahim, beliau berkata kepada mereka, “Salam sejahtera bagi kalian rombongan yang tidak aku kenal.” Beberapa saat kemudian Ibrahim menjamu mereka dengan anak sapi panggang.
Nabi Ibrahim as tidak pernah makan kecuali bersama tamu. Terkadang ia pergi ke gurun untuk mencari orang yang mau bertamu ke rumahnya.
Diceritakan bahwa pernah selama sehari semalam Nabi Ibrahim as mencari tamu yang mau makan bersamanya. Akhirnya ia bertemu dengan seseorang yang telah lanjut usia. Nabi Ibrahim as tahu bahwa ia orang musyrik. Lalu beliau berkata kepadanya, “Jika engkau seorang Muslim aku akan menjadikanmu sebagai tamuku.” Kemudian Jibril turun dan berkata, Allah Swt berfirman, “Aku telah memberinya rezeki selama tujuh puluh tahun padahal ia menyekutukanku. Tapi kau tidak bersedia menjamunya meski untuk sehari saja.”
Mendengar itu Nabi Ibrahim as menyesal dan mencari2 orang itu lagi. Setelah menemukannya dengan segera ia mengundangnya dan berkata kepadanya, “Jibril telah datang menyampaikan berita bahwa Allah Swt telah berkata demikian.” Mendengar itu, orang musyrik tersebut langsung menjadi Muslim.
Page one bila berkenan gan...
Dari awal page ane liat2 debatx tdk ada henti2x.. masing2 punya hadis2 pendukung dan pemfitnah sendiri2... , jadi hal ini tdk akan ada akhirx... lgpula hadis tdk dijaga oleh Allah kebenarannya, hanya Al-Quran yg demikian... lantas knp begitu meributkan hadis2 hingga kafir-mengkafirkan krn berdasarkan hadis2 yg kepastian kebenarannya hanya berdasarkan pendapat manusia biasa yg tdk lepas dari kesalahan/dosa... aneh...
PERSAMAAN UTAMA SUNNI DAN SYIAH
- TUHANNYA SAMA2 ALLAH SWT YANG MAHA ESA
- NABINYA SAMA2 MUHAMMAD SAW
- AL-QURANNYA SAMA
====================================================
Diatas sudah tahu persamaan2nya kan? ...
Apa sih yang diucapkan ketika seseorang ingin masuk Islam/dinyatakan sebagai seorang muslim ?
Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusannya
Dalam hal ini brarti kedua sekte sama2 masih termasuk dalam Islam (jgn sok mengkafir-kafirkan deh)
kemudian berikut :
PERBEDAAN UTAMA SUNNI DAN SYIAH
- Masa setelah Nabi tiada
Sunni meyakini Nabi tdk menetapkan pengganti beliau, sementara Syiah meyakini Nabi telah menetapkan penerus beliu yaitu Ali bin Abi Thalib( Dalam definisi bahasa 'syiah' artinya adalah 'pengikut', kata ini disematkan kpd sahabat2 yg menyatakan sbg pengikut Ali bin Abi Thalib setelah Nabi tiada, dilanjutkan dengan mengikuti para keluarga Nabi dan keturunannya),
- Kekhalifahan vs Imamah
Dari perbedaan No.1 diatas maka pasti akan berbeda juga sistem kepemimpinan Islam dari keduanya. Kepempinan dalam sunni dipilih dgn cara musyawarah, dinamakan sistem Khilafah/kekhalifahan, sedangkan syiah meyakini bahwa para pemimpin umat Islam telah ditetapkan oleh Allah melalui Nabi kemudian Ali, Hasan, Husein, dst hingga imam terakhir dari keturunan Nabi yaitu Al-Mahdi(imam mahdi), ini dinamakan sistem Imamah. (Yg di republik Islam Iran itu bukanlah sistem Imamah krn Khamenei dipilih dgn musyawarah para ulama berdasarkan kriteria2 tertentu, krn Imamah hanya dari kalangan Ahlul Bait (12 orang Imam), yg di Iran dinamakan sistem Wilayatul Faqih(ulama)).
PS : berkenaan dengan Imam Mahdi, baik sunni dan syiah sama2 setuju akan munculnya beliau kelak saat mendekati akhir zaman.
- Masalah Sahabat
Dalam Sunni semua sahabat harus dihormati krn mereka dijamin masuk surga berdasarkan hadis/riwayat ahlulsunnah(sunni). Berbeda dengan syiah, syiah meyakini bahwa banyak dari para sahabat yang melenceng setelah Nabi tiada tentu juga berdasarkan riwayat mrk.
Dari penjabaran persamaan utama dan perbedaan utama dari sunni dan syiah,
Apakah Syiah dan Sunni tetap bisa dimasukkan dalam kategori Muslim ?
Sdh jelas2 mrk sama2 :
"Asyhadullahilahaillawah wa Asyhaduanna Muhammadarasulullah"
Bila syiah dikafirkan gr2 menghina sebagian sahabat, apakah seseorang yg menghina para sahabat masuk dalam kekhufuran?, apakah menghormati sahabat termasuk dalam rukun Iman ?
Apakah perbedaan2 utama diatas mengalahkan persamaan2 yg ada ?
mohon dipikirkan kembali...
Janganlah mudah mengkafirkan orang lain hanya krn propaganda2 musuh2 Islam, janganlah mengkafirkan yg lain hanya gr2 kita merasa emosi krn tdk setuju dgn pandangan mrk padahal dalam pandangan Allah mrk bisa saja sama,
bersatulah dalam perbedaan...
Jadilah Islam yg Berbhineka Tunggal Ika...
Berbhineka(Sunni, Syiah,dll) Tunggal(Allah, Nabi dan Al-Quran) Ika
Sedikit tambahan sebagai renungan : (Cerita tentang Nabi Ibrahim as)
Quote:Allah Swt berfirman, Sudahkah sampai kepadamu cerita tamu Ibrahim yang dimuliakan? (QS. adz-Dzariyat: 24). Allah Swt telah mendidik para nabi-Nya dengan semua keutamaan, dan berpesan kepada mereka untuk mengajarkan sifat-sifat itu kepada umatnya. Salah satu sifat utama ialah senang menerima dan menghormati tamu. Di antara semua nabi ada lima nabi yang sangat terkenal suka menerima dan menghormati tamu, yaitu Nabi Ibrahim as, Nabi Daud as, Nabi Sulaiman as, Nabi Ayyub as dan Nabi Muhammad saw.
Dalam ayat di atas disebutkan, Sudahkah sampai kepadamu cerita tamu Ibrahim yang dimuliakan? Para ulama mengatakan, karena Ibrahim as suka menerima tamu maka dalam ayat di atas tercantum kata mukramin (orang-orang yang dimuliakan).
Kisah dalam surat adz-Dzariat itu begini. Tatkala serombongan tamu datang kepada Ibrahim, beliau berkata kepada mereka, “Salam sejahtera bagi kalian rombongan yang tidak aku kenal.” Beberapa saat kemudian Ibrahim menjamu mereka dengan anak sapi panggang.
Nabi Ibrahim as tidak pernah makan kecuali bersama tamu. Terkadang ia pergi ke gurun untuk mencari orang yang mau bertamu ke rumahnya.
Diceritakan bahwa pernah selama sehari semalam Nabi Ibrahim as mencari tamu yang mau makan bersamanya. Akhirnya ia bertemu dengan seseorang yang telah lanjut usia. Nabi Ibrahim as tahu bahwa ia orang musyrik. Lalu beliau berkata kepadanya, “Jika engkau seorang Muslim aku akan menjadikanmu sebagai tamuku.” Kemudian Jibril turun dan berkata, Allah Swt berfirman, “Aku telah memberinya rezeki selama tujuh puluh tahun padahal ia menyekutukanku. Tapi kau tidak bersedia menjamunya meski untuk sehari saja.”
Mendengar itu Nabi Ibrahim as menyesal dan mencari2 orang itu lagi. Setelah menemukannya dengan segera ia mengundangnya dan berkata kepadanya, “Jibril telah datang menyampaikan berita bahwa Allah Swt telah berkata demikian.” Mendengar itu, orang musyrik tersebut langsung menjadi Muslim.
Page one bila berkenan gan...




















