tergantung musik dan tujuan musiknya itu sendiri gan..

ad juga memang yang bilang seperti apa yang agan ceritakan diats
klo musik itu haram , rhoma irama , opick , dll itu gimana nasibnya ?
kaloo qosidaah ituu haraam taa gann ?






Spoiler for hot nih gan:
Menurut ane kalau dengerin musik itu, kita jadi lupa sama Allah gan ..
parah.. musik itu bisa menenangkan pikiran gan
musik nya g haram tapi embel2 nya itu yg bikin haram
Quote:Original Posted By DodieFantom


Wuaah, gan... Dalil nya apa tu gan? klo ada perbedaan atau perselisihan kita harus mengikuti zaman?

Yang ane pelajari siy, klo qt berselisih, qt d suruh kembalikan k Sunnah..

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda yang artinya : “Aku berwasiat kepada kalian untuk bertaqwa kepada Allah dan mendengar serta taat (kepada pemerintahan Islam) walaupun yang memimpin kalian adalah seorang hamba sahaya dari negeri Habasyah. Sesungguhnya barangsiapa hidup sesudahku niscaya dia akan melihat banyak perselisihan, maka wajib atas kalian berpegang dengan sunnahku dan sunnah Khulafaur Rasyidin yang mendapat petunjuk sesudahku. Berpeganglah kalian dengannya dan gigitlah ia dengan gigi gerahammu serta jauhilah oleh kalian perkara agama yang diada-adakan karena semua yang baru dalam agama adalah bid’ah dan semua bid’ah adalah sesat.” HR Ahmad,Abu Dawud,Tirmidzi,Dzahabi dan Hakim.


yang perlu di ingat gan, hadis itu disusun dari penelurusan kepada orang-orang yang mendengar rasul mengucapkannya, jadi harus ada pembuktian terhadap hadis itu asli atau gak, makanya hadis itu g cuma untuk dibaca tapi juga di pahami
Quote:Original Posted By IrfanWanata
yang perlu di ingat gan, hadis itu disusun dari penelurusan kepada orang-orang yang mendengar rasul mengucapkannya, jadi harus ada pembuktian terhadap hadis itu asli atau gak, makanya hadis itu g cuma untuk dibaca tapi juga di pahami


betul, karena itulah lahir ilmu mustholah hadits dan para ahli hadits dari zaman ibnu hazm sampai sekarang.
FYI, hadits yang dikutip TS tentang musik valid kok, asli, derajatnya shahih, yang meriwayatkan al-bukhori dalam sahihnya, so tidak ada alasan untuk menolak isi hadits tersebut.
TS yg bilang..
Quote:Original Posted By IrfanWanata
yang perlu di ingat gan, hadis itu disusun dari penelurusan kepada orang-orang yang mendengar rasul mengucapkannya, jadi harus ada pembuktian terhadap hadis itu asli atau gak, makanya hadis itu g cuma untuk dibaca tapi juga di pahami


Coba aja cek gan, hadist tersebut asli atau tidak, klo agan ahli perawi hadist, klo ngga, tanyakan k ustadz agan yg ahli dalam masalah silsilah hadist...
Quote:Original Posted By DodieFantom
Wuaah, gan... Dalil nya apa tu gan? klo ada perbedaan atau perselisihan kita harus mengikuti zaman?



Itulah pemahaman LIBERAL
Quote:Original Posted By saciladpabu
Itulah pemahaman LIBERAL


Mudah2an mereka segera sadar ya gan...
takut salah ngomong nih gan
masih abu2 ane
ane belom nyampe gan ilmunya

nice share gan
Quote:Original Posted By IrfanWanata
guru ane pernah bilang gan, untuk mengamalkan hadis, kita harus terlebih dulu memahaminya, memahami bukan cuma dengan membaca dan mengerti, tapi harus paham dulu seluk beluk itu hadis gimana...

hadis itu di keluarkan ada dua jenis, ini berdasarkan penjelasan dosen ane gan:

satu, karna pengaruh islam murni, misalnya soal solat, ibadah dll. pokoknya semua hal tentang islam yang sifatnya konstan dan gak berubah seiring dengan jaman

dua, karna pengaruh waktu dan budaya, nah ini yang sering jadi perdebatan, misalnya hadis tentang memanjangkan janggut (jenggot), klo kata dosen ane sih hadis ini di keluarkan karna pada jaman dahulu, kaum yahudi dan nasrani yang kebanyakan dari eropa punya kebiasaan manjangin kumis, agar ada pembeda antara umat muslim dan umat non-muslim di anjurkanlah untuk manjangin jenggot, juga sama dengan hadis menggulung celana/sarung agar selalu berada diatas mata kaki (temen ane banyak nih yan begini di kampus ), padahal itu dulu juga untuk melambangkan keTIDAK sombongan umat islam, karna pada saat islam berkuasa dan udah sampe ke eropa, bangsawan eropa identik dengan jubah panjang (sampe nyeret-nyeret di tanah) sebagai lambang kebangsawanan (cenderung sombong), makanya rasul mensunahkan umat muslim untuk menaikkan jubah diatas mata kaki (kecuali salah satu sahabat rasul ane lupa namanya, yang kata rasul sih dia udah terbukti tidak memiliki sifat sombong sama sekali)

dari penjelasan no dua diatas (beserta dua contohnya) bisa keliatan gan, sekarang budaya udah gak lagi membedakan panjang pendeknya jubah, udah gak ada lagi yang namanya perbedaan identitas dari kumis/jenggot, jadi hadis ini udah kurang tepat, bukan berarti tidak berlaku lagi

untuk kasus ini juga kayaknya gitu deh, soalnya mungkin pada jaman dulu musik emang dipake oleh kaum non-islam untuk menyebarkan ajaran sesat, tapi sekarang toh dakwah pun bisa pake musik, malah lebih asik dan musik pun udah muncul aliran-aliran islam yang indah-indah




jangan jadi muslim yang menebar kebencian, melempar fitnah, mencap golongan tertentu, melabel ciptaan Allah dengan haram, karna hanya Allah seorang yang Maha Tahu mana yang haram dan mana yang halal

Islam Cinta Damai


Boleh tahu Dosen agan siapa ?? dan mata kuliah apa yang agan ambil...kalau bisa sekalian boleh kasih tahu agan kuliah dimana ??

Terima kasih..
waduh ane jadi
ane lagi suka lagu instrumental gak boleh juga ya ?
Hukum musik dibagi , yaitu menurut :
1. alatnya

2. syair lagu yang dinyanyikan

3. perkumpulan (majlis) tempat dilagukan musik itu sendiri

Alat musik yg dibolehkan hanya daf/rebana, syairnya hanya puji2an untuk Allah dan Rasulnya, perkumpulannya ialah perkumpulan yg baik
Hukum musik dibagi , yaitu menurut :
1. alatnya

2. syair lagu yang dinyanyikan

3. perkumpulan (majlis) tempat dilagukan musik itu sendiri

Alat musik yg dibolehkan hanya daf/rebana, syairnya hanya puji2an untuk Allah dan Rasulnya, perkumpulannya ialah perkumpulan yg baik
Quote:Original Posted By mascibung
perasaan nggak ada yg ngelarang dengerin musik gan, cuman orang2 goblok doang yg bilang begitu.


urusan agama jangan pake perasaan gan...tapi pake dalil...