KASKUS

=sorry, salah id=
Quote:Original Posted By Ejecutar






Sambil nunggu prof Leksus, nyubi ikut berbagi masukan aja ya gan.
Walaupun semuanya memiliki peran yg bisa dibilang sama pentingnya, tapi menurut ane mulainya dari speaker. Alasan ane karena audio berkaitan dgn suara yg kita dengar, dan outputnya adalah speaker.
Ane sendiri blm lama upgrade kecil2an (krn budget terbatas) di mobil sinia ane. HU bawaan JVC KD-R426. Pertama ane ganti speaker dpn dgn yg split. Sampe disini aja udah jauh bener bedanya, suara udah staging alias pindah ke atas/dashboard dan suara treble/bass-nya sudah sendiri2.
Setelah bbrp saat, ane tambah lagi dgn subwoofer. Disini ane mengalami dilema alias galau.
Maunya sih subwoofer yg model box plus power terpisah. Tapi krn bagasi sering bawa barang, akhirnya pilihan jatuh ke slim sub / kolong setelah sebelumnya tes dengar punya salah satu customer dari si installer.
Utk sementara sampe disini dulu upgrade-nya. Next project ganti speaker blkg dgn coaxial dan power utk men-drive speaker split depan.
Mohon maaf kalau kepanjangan gan....


hmmm... menarik juga pengalamannya gan

btw coba share pengalaman instalasi di terios ortu (dulu dulu juga nanya disini)

dulu direkomendasiin sama installernya buat ganti head unit standarnya pake alpine cda 9887, terus speaker pake standar tapi tweeternya diganti. subwoofer pake kolong 10 inch juga.

hasilnya bener2 jauh dari aslinya. tidak hanya staging yang diperbaiki (karena HU nya punya TA) tapi vokal kualitas vokal dan treble juga berubah lumayan drastis.

disana saya juga diajarin sama installernya, kalau mau suara yang bagus, sumbernya juga harus bagus(media dan playernya)

soal sub kolong, well lumayan. untuk lagu2 bertempo lambat masih sanggup ngedrive.

dari pengalaman agan, saya dapat informasi lain soal perubahan yang diberikan setelah mengganti speaker

Ask Head Unit

misi om leksus dan sesepuh disini, salam kenal semuanya
ane nubietol ijin gabung, sekalian minta pendapat dari sesepuh
rencana avanza type G emak ane mau ganti HU dg budget minim, untuk sementara ane rada tertarik ama:
1. Pioneer Avh 3450 Dvd
2. Kenwood Ddx 4038 Bt
3. Sony Xav W1 / 622
mohon pencerahannya dari sesepuh
Quote:Original Posted By papaazil
Gan,, nubie nih,
Ane mo nanya dong sama suhu2 disini,, kenapa harga Head Unit (tape mobil) yg "branded" beda sangaaat jauh sama yg merk China ya ?
Apa cuma beda brand image ? Ato emang kualitasnya beda jauh ? Trus dimana perbedaannya gan ??? kok harganya yang branded bisa jutaan, dan yg china cuma ratusan ribu...?
Jawap ya gan,, makasiih...


da pernah dibahas nih... Intinya di bawah:

HU branded riset sendiri, HU China make komponen universal.
HU branded mungkin ngancurin ribuan unit utk test, HU China test sebentar jual. (iya klo di test )
HU branded nyiapin after sales service, HU China rusak ganti baru (iya kan? kenpa? supaya ga perlu nyiapin after sales servicenya)
HU branded iklannya di seluruh dunia, HU China? Di Indonesia doang, pake X-banner 100 ribuan lagi.
HU branded punya pabrik, karyawan, jaringan sendiri. HU China? Tu merk juga pesenan importir Indonesia, dari segambreng merk, paling pabriknya di China 1...

nah, sekarang yang nanggung semua di HU branded siapa? ya konsumen dong.

Kualitas?
klo suara ga beda jauh, karena penentu suara di sound system tu speaker. apalagi klo pake RCA, diamna suara diolah lagi.
Klo kehandalan, ya branded lebih handal, karena riset berkepanjangan. ok, satu dua kasus yg China awet, yg branded belum sebulan rusak. Tapi gw ga mau ngabisin waktu diskusi anomali produksi di luar sigma produksi. baca aja Six Sigma klo mau tau anomali ini.
feature? HU China gila2an lengkapnya.

Quote:Original Posted By dinanantajaka
Gan mau tanya HU2din M-tech,DHD,audiobank,audiolink,skeleton,JEC,emazer sama Mrz bagusan yg mana ya?coba diurutin dong mohon bantuannya


sama aja. paling 1 pabrik di China.

Quote:Original Posted By yokofalin
permisi para suhu sekalian. saya ingin konsultasi nih tentang audio.
saya punya grand livina SV 2012 nih.
kalo kepingin oprek audionya tanpa ganti head unitnya pakai apa ya ?
lalu lokasi yang bagus dan harga miring untuk bengkel audionya dimana ya ? (bekasi,jaktim) dengan budget max 5jt
thnks


definisi bagus apa dulu? ga perlu posting di sini jawaban agan.. yg penting jujur ama diri sendiri. paling engga agan tau harus ngapain.

Spoiler for definisi bagus pertama:


Spoiler for definisi bagus kedua:


ga ada yg lebih bagus pilihan pertama atau kedua. semua terserah ente karena definisi bagus orang beda2. duit ente, mobil ente, kuping ente. so, jujur ama diri sendiri aje.

Quote:Original Posted By controllingfate
permisi, saya numpang gabung disini lagi yah
tanya-tanya ataupun berbagi ilmu boleh kan?

sekalian tanya dulu nih:

kalau mau nyicil sistem SQ di mobil lebih baik sektor mana dulu yang ditingkatkan ya?

kalau dari pengalaman terdahulu sih dan hasil diskusi waktu instalasi audio di mobil ortu, yang harus ditingkatkan pertama kali adalah head unit. tapi apa ada opini lain?


tergantung. klo mau nambahin feature HU, ya ganti HU (misal, Iphone connect, blue tooth), klo suara, speaker. penjelasan: ntar, nunggu link di depan diperbaiki Momod.

btw, toko audio paling seneng klo disuruh ganti HU...

Spoiler for alasannya:


Quote:Original Posted By luckysmurfin
Malam Para sesepuh peraudioan,

saya mau minta pendapat nih sama suhu-suhu disini mengenai option buat Audio Honda FREED tahun 2012 PSD. Head unitnya JVC KW-AV50. Tadi saya test dengan audio seadanya dan setting sedikit equalizer di tapenya lumayan nendang suaranya, tapi sptnya kurang tweeter aja nih, nah saya minta pendapat dan masukan dari penghuni disini.

Option:
1. Kalau saya ganti speaker split depan dengan MOREL MAXIMO 6.5" dan memakai power Intersys ISP-4300 4ch (4x150W) + Subwoofer JLAudio W0 10", bagaimana yah?

2. Menambah tweeter, tetap memakai speaker mid bawaan mobil, memakai power Intersys ISP-4300 4ch (4x150W)+ JLAudio W0 10", bagaimana yah?

Mana yg lebih rekomended? soalnya budget ketat nih. Oh yah untuk stel music yg biasa2 aja sih jedung2 dikit ok, halus juga ok. Gimana menurut pendapat suhu-suhu disini.

Mohon pencerahannya, makasih yah sebelumnya.

point 1. solusi tweeter kurang bukan dengan nyambung tweeter dengan spekaer asli mobil. Alasan: impedansi speaker ga sama lagi - baca hukum Ohm di elektronika dasar SMP

Om Leksus mana yah?
Quote:Original Posted By wewe98


da pernah dibahas nih... Intinya di bawah:

HU branded riset sendiri, HU China make komponen universal.
HU branded mungkin ngancurin ribuan unit utk test, HU China test sebentar jual. (iya klo di test )
HU branded nyiapin after sales service, HU China rusak ganti baru (iya kan? kenpa? supaya ga perlu nyiapin after sales servicenya)
HU branded iklannya di seluruh dunia, HU China? Di Indonesia doang, pake X-banner 100 ribuan lagi.
HU branded punya pabrik, karyawan, jaringan sendiri. HU China? Tu merk juga pesenan importir Indonesia, dari segambreng merk, paling pabriknya di China 1...

nah, sekarang yang nanggung semua di HU branded siapa? ya konsumen dong.

Kualitas?
klo suara ga beda jauh, karena penentu suara di sound system tu speaker. apalagi klo pake RCA, diamna suara diolah lagi.
Klo kehandalan, ya branded lebih handal, karena riset berkepanjangan. ok, satu dua kasus yg China awet, yg branded belum sebulan rusak. Tapi gw ga mau ngabisin waktu diskusi anomali produksi di luar sigma produksi. baca aja Six Sigma klo mau tau anomali ini.
feature? HU China gila2an lengkapnya.

Om Leksus mana yah?

makasih gan atas pencerahannya
Quote:Original Posted By wewe98


da pernah dibahas nih... Intinya di bawah:

HU branded riset sendiri, HU China make komponen universal.
HU branded mungkin ngancurin ribuan unit utk test, HU China test sebentar jual. (iya klo di test )
HU branded nyiapin after sales service, HU China rusak ganti baru (iya kan? kenpa? supaya ga perlu nyiapin after sales servicenya)
HU branded iklannya di seluruh dunia, HU China? Di Indonesia doang, pake X-banner 100 ribuan lagi.
HU branded punya pabrik, karyawan, jaringan sendiri. HU China? Tu merk juga pesenan importir Indonesia, dari segambreng merk, paling pabriknya di China 1...

nah, sekarang yang nanggung semua di HU branded siapa? ya konsumen dong.

Kualitas?
klo suara ga beda jauh, karena penentu suara di sound system tu speaker. apalagi klo pake RCA, diamna suara diolah lagi.
Klo kehandalan, ya branded lebih handal, karena riset berkepanjangan. ok, satu dua kasus yg China awet, yg branded belum sebulan rusak. Tapi gw ga mau ngabisin waktu diskusi anomali produksi di luar sigma produksi. baca aja Six Sigma klo mau tau anomali ini.
feature? HU China gila2an lengkapnya.



sama aja. paling 1 pabrik di China.



definisi bagus apa dulu? ga perlu posting di sini jawaban agan.. yg penting jujur ama diri sendiri. paling engga agan tau harus ngapain.

Spoiler for definisi bagus pertama:


Spoiler for definisi bagus kedua:


ga ada yg lebih bagus pilihan pertama atau kedua. semua terserah ente karena definisi bagus orang beda2. duit ente, mobil ente, kuping ente. so, jujur ama diri sendiri aje.



tergantung. klo mau nambahin feature HU, ya ganti HU (misal, Iphone connect, blue tooth), klo suara, speaker. penjelasan: ntar, nunggu link di depan diperbaiki Momod.

btw, toko audio paling seneng klo disuruh ganti HU...

Spoiler for alasannya:



point 1. solusi tweeter kurang bukan dengan nyambung tweeter dengan spekaer asli mobil. Alasan: impedansi speaker ga sama lagi - baca hukum Ohm di elektronika dasar SMP

Om Leksus mana yah?


wah gan, kok saya kurang setuju yah kalau kualitas HU branded sama hu cina dibilang sama

contoh kasus aja nih, om saya pernah install head unit cina(entah apa merknya) terus belum beberapa hari dia ganti kenwood. katanya suara yang cina aneh

RCA disini maksudnya kabel RCA kan yah? ini saya setuju
pemilihan kabel yang bagus mendukung kualitas suara, bahan kabel juga memperngaruhi karakter suara

btw, kalau head unit standar dukungan codecnya kurang tuh(rata2 belum dukung AAC, apalagi WAV)

eh iya, omong2 soal insentif, saya pernah baca kalau produsen HU cina suka ngasih insentif gede ke yang jual ya?

sekedar pendapat nubi sih, kalau salah mohon dikoreksi
Quote:Original Posted By wewe98

point 1. solusi tweeter kurang bukan dengan nyambung tweeter dengan spekaer asli mobil. Alasan: impedansi speaker ga sama lagi - baca hukum Ohm di elektronika dasar SMP
Om Leksus mana yah?


Wah bener, kaga kepikiran impedancenya, thanks berat Pak buat masukannya bener2 masuk diakal dan teori yg benar, tinggal di aplikasikan deh, btw untuk power 4 ch, bisa kah mendrive speaker split Morel Maximo 6.5" dan sub JLAudio W0 yah?

Maksudnya Leksus apa yah Pak?

Cendol meluncur yah Pak.

Thanks.
Quote:Original Posted By controllingfate
permisi, saya numpang gabung disini lagi yah
tanya-tanya ataupun berbagi ilmu boleh kan?

sekalian tanya dulu nih:

kalau mau nyicil sistem SQ di mobil lebih baik sektor mana dulu yang ditingkatkan ya?

kalau dari pengalaman terdahulu sih dan hasil diskusi waktu instalasi audio di mobil ortu, yang harus ditingkatkan pertama kali adalah head unit. tapi apa ada opini lain?


Hal ini jg masih ada perbedaan pendapat termasuk para installer apa harus ganti HU dulu atau speaker dulu

Kalo buat nubitolisme akut spt ogut...mending tahan diri dulu sampe celengan semar penuh sambil nyari2 info updated...klo uda penuh baru dah take action hehehehe..

Quote:Original Posted By nggragas
misi om leksus dan sesepuh disini, salam kenal semuanya
ane nubietol ijin gabung, sekalian minta pendapat dari sesepuh
rencana avanza type G emak ane mau ganti HU dg budget minim, untuk sementara ane rada tertarik ama:
1. Pioneer Avh 3450 Dvd
2. Kenwood Ddx 4038 Bt
3. Sony Xav W1 / 622
mohon pencerahannya dari sesepuh


Nubitolisme akut Ikut nimbrung ya om....buat yg point no 2...mending yg 4031BT keluaran 2012 dan kelebihannya punya resolusi yg lebih baik, 3 set preout preout yg terpisah (front, rear, sub), preout 4V...

Kalau kualitas suara ketiganya punya karakter sendiri2...dan cenderung subjective, kalo bisa test denger dan sesuaikan dgn selera om nya. Kalau mslh fitur bisa dicompare dgn melihat speknya dan sesuaikan jg apakah fitur2 itu sesuai dgn yg om inginkan

Met hunting om

Quote:Original Posted By luckysmurfin
Wah bener, kaga kepikiran impedancenya, thanks berat Pak buat masukannya bener2 masuk diakal dan teori yg benar, tinggal di aplikasikan deh, btw untuk power 4 ch, bisa kah mendrive speaker split Morel Maximo 6.5" dan sub JLAudio W0 yah?

Maksudnya Leksus apa yah Pak?

Cendol meluncur yah Pak.

Thanks.


nubie ikut nimbrung ya om....klo pertanyaannya bisakah jawabnya bisa om...

2ch buat split right-left, tentunya dgn menggunakan passive xover, 2ch di bridge buat sub nya.

Kalau kualitas suaranya tentunya beda jika pake power amp buat masing2 speaker

IMHO ya om...maap klo nubie sotoy
Quote:Original Posted By controllingfate


wah gan, kok saya kurang setuju yah kalau kualitas HU branded sama hu cina dibilang sama

contoh kasus aja nih, om saya pernah install head unit cina(entah apa merknya) terus belum beberapa hari dia ganti kenwood. katanya suara yang cina aneh

RCA disini maksudnya kabel RCA kan yah? ini saya setuju
pemilihan kabel yang bagus mendukung kualitas suara, bahan kabel juga memperngaruhi karakter suara

btw, kalau head unit standar dukungan codecnya kurang tuh(rata2 belum dukung AAC, apalagi WAV)

eh iya, omong2 soal insentif, saya pernah baca kalau produsen HU cina suka ngasih insentif gede ke yang jual ya?

sekedar pendapat nubi sih, kalau salah mohon dikoreksi


di postingan ane bilang ga beda jauh, bukan sama. kenapa ga beda jauh, karena rangkaian op-amp di HU sama aja antara branded ama China, beda kualitas komponen yg dipake aja. HU branded juga masih make IC op amp yg harganya 1500 rupiah satunya. iya, RUPIAH

HU branded sekalipun akan mikir panjang klo harus develop rangkaian "nyeleneh" supaya suaranya jauh lebih bagus. atau harus make IC yg harganya 500rb rupiah satunya supaya suaranya jauh lebh bagus. bukan ga bisa, tapi sapa yang mau beli?

Yang ane bilang sama adalah antara merk China satu dengan yang lain, suaranya kemungkinan besar sama, kalaupun ada perbedaan, ga signifikan untuk dibahas berhalaman2 di sini. kenapa suara sama? karena pabriknya di China paling2 sama. beda merk karena beda pesenan importir Indonesia aje. tu merk2 juga ga dikenal di luar Indonesia palingan.

atau lihat posisi tombol di HU China, mirip2 kan? atau klopun tombolnya geser2, secara fungsi sama semua. klo mau lebih afdol lagi, bongkar tu HU, liat IC yg dipake, pasti sama...

Oh iya, saya ga pake HU China, saya ga pernah pake HU China, dan saya ga anti HU China. menurut saya, HU China juga salah satu jalan menuju Roma, ga harus pake HU begini atau begitu supaya suara bagus.

Quote:Original Posted By luckysmurfin


Wah bener, kaga kepikiran impedancenya, thanks berat Pak buat masukannya bener2 masuk diakal dan teori yg benar, tinggal di aplikasikan deh, btw untuk power 4 ch, bisa kah mendrive speaker split Morel Maximo 6.5" dan sub JLAudio W0 yah?

Maksudnya Leksus apa yah Pak?

Cendol meluncur yah Pak.

Thanks.


bisa banget tu power ama split digabungin. ga ada masalah.

makasih, saya memang berusaha menjelaskan sesimple mungkin secara logika berdasarkan pelajaran yg pernah dapet di sekolah dan kuliah, maksudnya supaya "urban legend" di dunia audio tu ga bikin kejeblos dengan paham2 yg harus saya akui kebanyakan "ngawur" - referensinya buku elektronika sekolah ama kuliah ya...

tapi ya saya kan tetap ga bisa memaksakan penerapan informasi yg saya share ke semua agan2... karena Kaskus forum bebas, dan yang kedua, duit agan, mobil agan, kuping agan... alias klo jelek, yg ngerasain agan sendiri... demikian juga klo bagus, saya mah ga bakal kena imbas apapun. hihihi

Leksus ntu TS nya thread ini. lagi siap2 tahun baru kali... lama kagak nongol soalnya doi...
Quote:Original Posted By syahrul763


Hal ini jg masih ada perbedaan pendapat termasuk para installer apa harus ganti HU dulu atau speaker dulu

Kalo buat nubitolisme akut spt ogut...mending tahan diri dulu sampe celengan semar penuh sambil nyari2 info updated...klo uda penuh baru dah take action hehehehe..



Nubitolisme akut Ikut nimbrung ya om....buat yg point no 2...mending yg 4031BT keluaran 2012 dan kelebihannya punya resolusi yg lebih baik, 3 set preout preout yg terpisah (front, rear, sub), preout 4V...

Kalau kualitas suara ketiganya punya karakter sendiri2...dan cenderung subjective, kalo bisa test denger dan sesuaikan dgn selera om nya. Kalau mslh fitur bisa dicompare dgn melihat speknya dan sesuaikan jg apakah fitur2 itu sesuai dgn yg om inginkan

Met hunting om



nubie ikut nimbrung ya om....klo pertanyaannya bisakah jawabnya bisa om...

2ch buat split right-left, tentunya dgn menggunakan passive xover, 2ch di bridge buat sub nya.

Kalau kualitas suaranya tentunya beda jika pake power amp buat masing2 speaker

IMHO ya om...maap klo nubie sotoy


Thanks Pak untuk inputannya dan pencerahannya.

Quote:Original Posted By wewe98


di postingan ane bilang ga beda jauh, bukan sama. kenapa ga beda jauh, karena rangkaian op-amp di HU sama aja antara branded ama China, beda kualitas komponen yg dipake aja. HU branded juga masih make IC op amp yg harganya 1500 rupiah satunya. iya, RUPIAH

HU branded sekalipun akan mikir panjang klo harus develop rangkaian "nyeleneh" supaya suaranya jauh lebih bagus. atau harus make IC yg harganya 500rb rupiah satunya supaya suaranya jauh lebh bagus. bukan ga bisa, tapi sapa yang mau beli?

Yang ane bilang sama adalah antara merk China satu dengan yang lain, suaranya kemungkinan besar sama, kalaupun ada perbedaan, ga signifikan untuk dibahas berhalaman2 di sini. kenapa suara sama? karena pabriknya di China paling2 sama. beda merk karena beda pesenan importir Indonesia aje. tu merk2 juga ga dikenal di luar Indonesia palingan.

atau lihat posisi tombol di HU China, mirip2 kan? atau klopun tombolnya geser2, secara fungsi sama semua. klo mau lebih afdol lagi, bongkar tu HU, liat IC yg dipake, pasti sama...

Oh iya, saya ga pake HU China, saya ga pernah pake HU China, dan saya ga anti HU China. menurut saya, HU China juga salah satu jalan menuju Roma, ga harus pake HU begini atau begitu supaya suara bagus.



bisa banget tu power ama split digabungin. ga ada masalah.

makasih, saya memang berusaha menjelaskan sesimple mungkin secara logika berdasarkan pelajaran yg pernah dapet di sekolah dan kuliah, maksudnya supaya "urban legend" di dunia audio tu ga bikin kejeblos dengan paham2 yg harus saya akui kebanyakan "ngawur" - referensinya buku elektronika sekolah ama kuliah ya...

tapi ya saya kan tetap ga bisa memaksakan penerapan informasi yg saya share ke semua agan2... karena Kaskus forum bebas, dan yang kedua, duit agan, mobil agan, kuping agan... alias klo jelek, yg ngerasain agan sendiri... demikian juga klo bagus, saya mah ga bakal kena imbas apapun. hihihi

Leksus ntu TS nya thread ini. lagi siap2 tahun baru kali... lama kagak nongol soalnya doi...


Sama-sama Pak, terima kasih, tapi menurut Pak syahrul763, akan mempengaruhi dari kekuatan power tersebut karena dibagi, apakah efek tersebut akan terasa? atau bisa diartikan seperti, biasa stel dengan volume 10 sudah kenceng, karena dengan di split atau dibagi alias di share 1 channelnya harus dengan volume 15, apakah seperti ini pengartiannya?

Kalau menurut Pak wewe98, digabung begitu maksudnya di tumpang tindih kabelnya dengan speaker splitnya? ada efeknya? soalnya kalau nambah power monoblok untuk drive sub sepertinya sayang duit juga yah.

thanks, atas pencerahannya.
Quote:Original Posted By perfectshine
mohon pencerahan dan petunjuknya kepada profesor2 audio disini.

saya sedang dilema berhubung budget yg minim sya sedang mempertimbangkan ganti speaker split 2 way dgn dana tidak lebih dari 800rb. ada bbrp pilihan : cubig swiss line sl6100 atau cubig LA 6.1, atau altitude at 6 El atau bama accoustic by pearless dgn tweeter besar atau mbquart discuss line
dari pilihan tersebut kira2 mana yg cocok untuk di angkat tanpa external power dan memiliki karakter yg soft tp tebal di vocal?

atau mungkin ada alternatif split merk lain yg kira2 bisa diandalkan

maap kalo saya bertanya krn di kota solo tidak mungkin bisa lgs test dengar ke empat speaker tersebut krn saya kalo beli saja harus lewat online.

-terimakasih atas perhatiannya-


pke vox AT6EL aja gan,salah satu speaker bagus di range harganya

Quote:Original Posted By batik.luntur




kalo urutannya

1. speaker
2. HU


brarti speakernya gak oake power ya? terus ngambil powernya darimana ya?



kalo budgetnya 2 jutaan untuk speaker, power + sub dapet gak ya?

yg saya pengenin dari upgrade audio cuman suara yg lebih baik dari standar bawaan GL, jernih sama ada dentuman bass sedikit buat penyedap dikuping

soalnya kalo audio standarnya, untuk dapetin dentuman bass yg enak dan gak terlalu over, volumenya kudu rada keras.

equalizer hu juga setting sendiri asal kuping senang

tapi kayaknya saya pertahanin hu ori dulu deh. atau emang musti ganti kalo upgrade audio?








ada yg punya kenalan installer didaerah bekasi yg oke dan sebanding dengan harga yg dibayar gak?
.

iya gan,ga pke power,powernya ambil dari output HU yg diganti..klo budget 2jt bisa dapet power+sub yg lumayan kok,asal settingan& box subnya ga asal2an..
klo cari sub & power PM aja gan.thx
Quote:Original Posted By luckysmurfin


Wah bener, kaga kepikiran impedancenya, thanks berat Pak buat masukannya bener2 masuk diakal dan teori yg benar, tinggal di aplikasikan deh, btw untuk power 4 ch, bisa kah mendrive speaker split Morel Maximo 6.5" dan sub JLAudio W0 yah?

Maksudnya Leksus apa yah Pak?

Cendol meluncur yah Pak.

Thanks.


sekedar menambahkan om....impedance itu resistansi yg dilalui sinyal AC spt sinyal audio....(pelajaran dari pak guru,klo salah brarti salahin gurunya ya )

Quote:Original Posted By wewe98


di postingan ane bilang ga beda jauh, bukan sama. kenapa ga beda jauh, karena rangkaian op-amp di HU sama aja antara branded ama China, beda kualitas komponen yg dipake aja. HU branded juga masih make IC op amp yg harganya 1500 rupiah satunya. iya, RUPIAH

HU branded sekalipun akan mikir panjang klo harus develop rangkaian "nyeleneh" supaya suaranya jauh lebih bagus. atau harus make IC yg harganya 500rb rupiah satunya supaya suaranya jauh lebh bagus. bukan ga bisa, tapi sapa yang mau beli?

Yang ane bilang sama adalah antara merk China satu dengan yang lain, suaranya kemungkinan besar sama, kalaupun ada perbedaan, ga signifikan untuk dibahas berhalaman2 di sini. kenapa suara sama? karena pabriknya di China paling2 sama. beda merk karena beda pesenan importir Indonesia aje. tu merk2 juga ga dikenal di luar Indonesia palingan.

atau lihat posisi tombol di HU China, mirip2 kan? atau klopun tombolnya geser2, secara fungsi sama semua. klo mau lebih afdol lagi, bongkar tu HU, liat IC yg dipake, pasti sama...

Oh iya, saya ga pake HU China, saya ga pernah pake HU China, dan saya ga anti HU China. menurut saya, HU China juga salah satu jalan menuju Roma, ga harus pake HU begini atau begitu supaya suara bagus.

bisa banget tu power ama split digabungin. ga ada masalah.

makasih, saya memang berusaha menjelaskan sesimple mungkin secara logika berdasarkan pelajaran yg pernah dapet di sekolah dan kuliah, maksudnya supaya "urban legend" di dunia audio tu ga bikin kejeblos dengan paham2 yg harus saya akui kebanyakan "ngawur" - referensinya buku elektronika sekolah ama kuliah ya...

tapi ya saya kan tetap ga bisa memaksakan penerapan informasi yg saya share ke semua agan2... karena Kaskus forum bebas, dan yang kedua, duit agan, mobil agan, kuping agan... alias klo jelek, yg ngerasain agan sendiri... demikian juga klo bagus, saya mah ga bakal kena imbas apapun. hihihi

Leksus ntu TS nya thread ini. lagi siap2 tahun baru kali... lama kagak nongol soalnya doi...


setuju dg om wewe, perbedaan banyak pada kualitas komponen, jaman sekolah harga resistor yg biasa dgn toleransi 5% harganya jauh lbh murah dibandingkan resistor metal film yg punya toleransi 1%, begitu jg dgn kapasitor milar biasa dengan kapasitor mkm. Apakah ada beda suara yg dihasilkan...? buat kuping cempreng spt ogut jelas ada bedanya.
Pertengahan 90an pernah magang di perakitan HU kroya, final check hanya diumpan sinyal standard 1 KHz dari signal generator, diset dan dilihat outputnya di osciloscope sampe tidak terjadi clipping pada volume maksimum. Lebih parah lagi tuh op-amp mirip banget dgn op-amp HU branded yg pernah saya service....Nah Lho....

kok jadi curcol masa lalu ya.....maap om mimin....

Quote:Original Posted By luckysmurfin


Thanks Pak untuk inputannya dan pencerahannya.

Sama-sama Pak, terima kasih, tapi menurut Pak syahrul763, akan mempengaruhi dari kekuatan power tersebut karena dibagi, apakah efek tersebut akan terasa? atau bisa diartikan seperti, biasa stel dengan volume 10 sudah kenceng, karena dengan di split atau dibagi alias di share 1 channelnya harus dengan volume 15, apakah seperti ini pengartiannya?

Kalau menurut Pak wewe98, digabung begitu maksudnya di tumpang tindih kabelnya dengan speaker splitnya? ada efeknya? soalnya kalau nambah power monoblok untuk drive sub sepertinya sayang duit juga yah.

thanks, atas pencerahannya.


teori lebih detail pernah dijabarkan di forum sebelah...maap om ogut gak cocok jd omar bakery buat jabarin teori....hehehehe...
afaik ada 2 boil dgn system yg sama sebelumnya, kemudian yg satu upgrade dgn menambah monoblok (tentunya dgn sedikit modif xo nya), hasil yg didapatkan jelas lebih mantap yg upgrade terutama gebukan midbass yg lebih terasa....itu dari pengalaman om....

Buat nubitolisme akut spt ogut dgn teori dan pengalaman akan semakin menambah wawasan kita yg jauh dari sempurna...

====================================================
Selamat Tahun Baru 2013 Car Audio Lovers

ass...wr...wb....

salam kenal buat agan2 master maupun suhu2 disini....

mohon masukan dan infonya buat Head unit mana yg lebih baik untuk dibeli ya...hehehe
1. Single Din Pioneer DEH-1450/1550UB
2. Single Din DVD AVT AV-R9077
3. Single Din DVD Concept DVT-3550....

matur suwun.....

selamat tahun baru 2013.....


Quote:Original Posted By wewe98


di postingan ane bilang ga beda jauh, bukan sama. kenapa ga beda jauh, karena rangkaian op-amp di HU sama aja antara branded ama China, beda kualitas komponen yg dipake aja. HU branded juga masih make IC op amp yg harganya 1500 rupiah satunya. iya, RUPIAH

HU branded sekalipun akan mikir panjang klo harus develop rangkaian "nyeleneh" supaya suaranya jauh lebih bagus. atau harus make IC yg harganya 500rb rupiah satunya supaya suaranya jauh lebh bagus. bukan ga bisa, tapi sapa yang mau beli?

Yang ane bilang sama adalah antara merk China satu dengan yang lain, suaranya kemungkinan besar sama, kalaupun ada perbedaan, ga signifikan untuk dibahas berhalaman2 di sini. kenapa suara sama? karena pabriknya di China paling2 sama. beda merk karena beda pesenan importir Indonesia aje. tu merk2 juga ga dikenal di luar Indonesia palingan.

atau lihat posisi tombol di HU China, mirip2 kan? atau klopun tombolnya geser2, secara fungsi sama semua. klo mau lebih afdol lagi, bongkar tu HU, liat IC yg dipake, pasti sama...

Oh iya, saya ga pake HU China, saya ga pernah pake HU China, dan saya ga anti HU China. menurut saya, HU China juga salah satu jalan menuju Roma, ga harus pake HU begini atau begitu supaya suara bagus.



bisa banget tu power ama split digabungin. ga ada masalah.

makasih, saya memang berusaha menjelaskan sesimple mungkin secara logika berdasarkan pelajaran yg pernah dapet di sekolah dan kuliah, maksudnya supaya "urban legend" di dunia audio tu ga bikin kejeblos dengan paham2 yg harus saya akui kebanyakan "ngawur" - referensinya buku elektronika sekolah ama kuliah ya...

tapi ya saya kan tetap ga bisa memaksakan penerapan informasi yg saya share ke semua agan2... karena Kaskus forum bebas, dan yang kedua, duit agan, mobil agan, kuping agan... alias klo jelek, yg ngerasain agan sendiri... demikian juga klo bagus, saya mah ga bakal kena imbas apapun. hihihi

Leksus ntu TS nya thread ini. lagi siap2 tahun baru kali... lama kagak nongol soalnya doi...


oh ternyata maksud om yang suaranya sama itu antara HU cina tohhammer: berarti saya salah baca

kalau soal seberapa signifikan perbedaan suara antara HU cina dan branded....
hmmmmmm....... pendapat saya sih, lumayan signifikan

contoh kasusnya gini deh, dulu waktu sma, saya sering naik angkot yang HU-nya pake pioneer low end. beberapa bulan kemudian, sang supir menggantinya dengan head unit cina 300 ribuan yang cuma bisa usb dan radio. suaranya? well, cukup berbeda. lebih mendem dan kurang open. setup speakernya sama padahal

pembedanya saya rasa ada di DAC atau chip audionya. dimana merk branded biasanya pakai yang bagus(alpine cda 9887 dan pioneer p80rs pake burr-brown malah)

kalau HU cina sih saya setuju sama yang om bilang, paling2 pabrikannya sama namanya beda, emang gitu kan sistemnya untuk barang2 elektronik dari cina.

btw om teknik elektro yah?
yuukkk audio lover area semarang kapan2 kita gath... saling bertukar informasi dan menambah temem yg sehoby... klo ada yg berkenan monggo add bbm saya.. 237D0201...
Quote:Original Posted By luckysmurfin


Thanks Pak untuk inputannya dan pencerahannya.



Sama-sama Pak, terima kasih, tapi menurut Pak syahrul763, akan mempengaruhi dari kekuatan power tersebut karena dibagi, apakah efek tersebut akan terasa? atau bisa diartikan seperti, biasa stel dengan volume 10 sudah kenceng, karena dengan di split atau dibagi alias di share 1 channelnya harus dengan volume 15, apakah seperti ini pengartiannya?

Kalau menurut Pak wewe98, digabung begitu maksudnya di tumpang tindih kabelnya dengan speaker splitnya? ada efeknya? soalnya kalau nambah power monoblok untuk drive sub sepertinya sayang duit juga yah.

thanks, atas pencerahannya.


Bukan, ntu yg dijelasin Om Syahrul763. Spekaer split set itu udah ada "cabangnya" - crossover. Jadi dari HU (atau power) hanya perlu 2 channel utk (misalnya) depan

atau kasarnya, perkabelan sama persis dengan speaker asli mobil, hanya nanti sebelum pisah tweeter midbass, dibagi ama crossover (bawaan speaker split set). ini cara termudah klo mau tambah tweeter

kuat? jangan khawatir, kuat, udah di design kaya gitu kok. apalagi daily use. harus monoblok? nah ente aliran mana (lihat penjelasan saya di atas), no 1 apa 2? klo nomor 1 money vs stuff. klo nomor 2 money vs sound. maka itu gw bilang, tentuin ini dulu, penting buat arah selanjutnya.

klo nomor 2, suara udah cukup menurut kuping ente, ngapain nambah macem2? apalagi klo komen temen ente ini itu, belum tentu juga kuping doi lebih bener dari ente... hehhehe

pernah ada salah satu penghuni thread ini, dikomporin nambah ini itu ama temennya, trus posting di sini, tau2 yg kupingnya emas malah si penghuni (yg dikomporin terus). temennya cuman korban urban legend audio karena sering ngobrol ama baca2 tapi ga ngerti maksudnya.

so, trust your own ears, bro...


Quote:Original Posted By controllingfate


oh ternyata maksud om yang suaranya sama itu antara HU cina tohhammer: berarti saya salah baca

kalau soal seberapa signifikan perbedaan suara antara HU cina dan branded....
hmmmmmm....... pendapat saya sih, lumayan signifikan

contoh kasusnya gini deh, dulu waktu sma, saya sering naik angkot yang HU-nya pake pioneer low end. beberapa bulan kemudian, sang supir menggantinya dengan head unit cina 300 ribuan yang cuma bisa usb dan radio. suaranya? well, cukup berbeda. lebih mendem dan kurang open. setup speakernya sama padahal

pembedanya saya rasa ada di DAC atau chip audionya. dimana merk branded biasanya pakai yang bagus(alpine cda 9887 dan pioneer p80rs pake burr-brown malah)

kalau HU cina sih saya setuju sama yang om bilang, paling2 pabrikannya sama namanya beda, emang gitu kan sistemnya untuk barang2 elektronik dari cina.

btw om teknik elektro yah?


perbedaan ada, tapi saya ga mau membahas panjang lebar. kenpa? karena kuping orang beda2, ada yg bilang signifikan, ada yg bilang engga. so, dari dulu sih klo bahas HU china vs branded ujung2nya cuman debat kusir

saya pribadi menyarankan pake HU branded, semata-mata karena kehandalannya, bukan suaranya. trus klo yg nanya maunya macem2 duitnya terbatas gmana dong? apalagi yg ditanyain feature si HU, bukan suara si HU...

udah gitu, kebanyakan keukeuh HU megang peranan utama soal suara, apalagi klo SQ, tapi pertanyaan (dan sering diikuti dengan penjelasan), feature nya si HU mulu yg dijelasin, dan ga ada urusan ama kualitas suara.



Spoiler for yang dimaksud kualitas adalah..:



nope, saya bukan teknik elektro, meskipun saya belajar elektro ampe lulus, terutama proses digital vs analog (ADC dan DAC). klo saya ceritain proses konversi digital vs analog dan sebaliknya kaya gmana, kelebihan kekurangan, (udah pernah saya posting dulu), wew, banyak banget yg ga terima.



btw, met tahun baru semua...
Quote:Original Posted By syahrul763

sekedar menambahkan om....impedance itu resistansi yg dilalui sinyal AC spt sinyal audio....(pelajaran dari pak guru,klo salah brarti salahin gurunya ya )

setuju dg om wewe, perbedaan banyak pada kualitas komponen, jaman sekolah harga resistor yg biasa dgn toleransi 5% harganya jauh lbh murah dibandingkan resistor metal film yg punya toleransi 1%, begitu jg dgn kapasitor milar biasa dengan kapasitor mkm. Apakah ada beda suara yg dihasilkan...? buat kuping cempreng spt ogut jelas ada bedanya.
Pertengahan 90an pernah magang di perakitan HU kroya, final check hanya diumpan sinyal standard 1 KHz dari signal generator, diset dan dilihat outputnya di osciloscope sampe tidak terjadi clipping pada volume maksimum. Lebih parah lagi tuh op-amp mirip banget dgn op-amp HU branded yg pernah saya service....Nah Lho....

kok jadi curcol masa lalu ya.....maap om mimin....

teori lebih detail pernah dijabarkan di forum sebelah...maap om ogut gak cocok jd omar bakery buat jabarin teori....hehehehe...
afaik ada 2 boil dgn system yg sama sebelumnya, kemudian yg satu upgrade dgn menambah monoblok (tentunya dgn sedikit modif xo nya), hasil yg didapatkan jelas lebih mantap yg upgrade terutama gebukan midbass yg lebih terasa....itu dari pengalaman om....

Buat nubitolisme akut spt ogut dgn teori dan pengalaman akan semakin menambah wawasan kita yg jauh dari sempurna...

====================================================
Selamat Tahun Baru 2013 Car Audio Lovers



Selamat taon baru 2013 Pak,
Wah, kalo udeh ngomong teori sih seperti ngejelimet banget deh, emang bener sih teori itu ada benarnya, karena teori lalu tercipta barangnya yah, hehehe *sotoy mode.

Quote:Original Posted By wewe98


Bukan, ntu yg dijelasin Om Syahrul763. Spekaer split set itu udah ada "cabangnya" - crossover. Jadi dari HU (atau power) hanya perlu 2 channel utk (misalnya) depan

atau kasarnya, perkabelan sama persis dengan speaker asli mobil, hanya nanti sebelum pisah tweeter midbass, dibagi ama crossover (bawaan speaker split set). ini cara termudah klo mau tambah tweeter

kuat? jangan khawatir, kuat, udah di design kaya gitu kok. apalagi daily use. harus monoblok? nah ente aliran mana (lihat penjelasan saya di atas), no 1 apa 2? klo nomor 1 money vs stuff. klo nomor 2 money vs sound. maka itu gw bilang, tentuin ini dulu, penting buat arah selanjutnya.

klo nomor 2, suara udah cukup menurut kuping ente, ngapain nambah macem2? apalagi klo komen temen ente ini itu, belum tentu juga kuping doi lebih bener dari ente... hehhehe

pernah ada salah satu penghuni thread ini, dikomporin nambah ini itu ama temennya, trus posting di sini, tau2 yg kupingnya emas malah si penghuni (yg dikomporin terus). temennya cuman korban urban legend audio karena sering ngobrol ama baca2 tapi ga ngerti maksudnya.

so, trust your own ears, bro...

perbedaan ada, tapi saya ga mau membahas panjang lebar. kenpa? karena kuping orang beda2, ada yg bilang signifikan, ada yg bilang engga. so, dari dulu sih klo bahas HU china vs branded ujung2nya cuman debat kusir

saya pribadi menyarankan pake HU branded, semata-mata karena kehandalannya, bukan suaranya. trus klo yg nanya maunya macem2 duitnya terbatas gmana dong? apalagi yg ditanyain feature si HU, bukan suara si HU...

udah gitu, kebanyakan keukeuh HU megang peranan utama soal suara, apalagi klo SQ, tapi pertanyaan (dan sering diikuti dengan penjelasan), feature nya si HU mulu yg dijelasin, dan ga ada urusan ama kualitas suara.



Spoiler for yang dimaksud kualitas adalah..:


nope, saya bukan teknik elektro, meskipun saya belajar elektro ampe lulus, terutama proses digital vs analog (ADC dan DAC). klo saya ceritain proses konversi digital vs analog dan sebaliknya kaya gmana, kelebihan kekurangan, (udah pernah saya posting dulu), wew, banyak banget yg ga terima.



btw, met tahun baru semua...


Selamat Tahun baru 2013 Pak,
Ok2 saya nangkepnya tuh karena speaker split depan ada 4 buah termasuk tweeter jadi dibutuhkan 4 channel, wkwkwkw maklum orang awam dalam hal peraudioan, taunya ke bengkel audio, pasang, hehehe. Masalah perhitungan dan segala macemnya enggak ngerti.

Betul masalah kuping nih, ikutin technology atau kecanggihan suatu gadget tapi engga sesuai dengan kuping ndeso, yah tetep aja enggak mudeng, mending sesuai dengan pendengaran masing2, GOOD TIPS

Oh yah, mau nanya sama penghuni disini atau para master peraudioan disini, pasti udeh banyak pengalaman dan makan asam garam masalah peraudioan alias sudah sering gonta-ganti power maupun speaker, saya mau nanya tentang power amp INTERSYS ISP-4300 di padu dengan Morel Maximo 6.5" dan HU pake JVC KW-AV50, itu cocok enggak yah?

Soalnya saya baca2 katanya itu power INTERSYS ISP-4300 noise alias desisnya berasa banget, mohon petunjuknya.

Oh yah, kalo engga boleh membahas brand atau kualitas suatu power, di lewatkan enggak apa, soalnya saya penasaran aja sama org ngomong di internet mengenai review power ini. Maklum budget minim cuma mau yg terbaik
Bro sekalian mau nanya nih,sy baru instal di pmk 2 bln lalu
Kalo pemasangan kabel power secara berurutan seperti ini benar apa ngga
Aki-fuse-power4ch-monoblok-cap bank
Bukan nya harus nya cap bank diposisikan stelah fuse?
Apakah pemasangan tersebut aman?

Di beberapa lagu ada kesan suara sub belakang telat, lebih dl di midbas dpn, kira2 apa penyebabnya?
Spek pioner avh1450-gm6500-lm1825

Mohon masukan nya,trims
Ijin ngadem dulu para audio lovers...
Penjelasan bro Wewe memang ruarrrrr biasa. Singkat, jelas, padat, bergizi....
Dulu sekali, waktu ane baru dua bulan beli mobil, ane juga nanya via PM sama suhu satu ini. Bahkan PM-nya masih ane simpan.
Tentunya ane juga belajar dari tempat lain, termasuk maha guru Prof Leksus...
Dan pencerahannya bro Wewe mantabs abis, masih ane pake ketika ane upgrade spiker. Dan hasilnya memang maknyos....
Thanks for sharing brother...