[Share]: Peluang Usaha 2-3jt/bln: Produksi Roti Bakery Keliling

[Share]: Peluang Usaha 2-3jt/bln: Produksi Roti Bakery Keliling

Spoiler for rotimanis:



Sebelumnya harap diperhatikan bahwa:
1.\tTrit ini tidak membahas masalah resep karena resep bisa dicari di paman gugel.
2.\tResep itu ciri khas masing2 pengusaha roti, jadi sebagai calon pengusaha roti anda harus bisa mengkreasi resep sendiri.
3.\tBila anda butuh resep, cari di gugel n post di sini resepnya (max hanya 2 resep saja) untuk diperbaiki bila perlu perbaikan.
4.\tMembuat roti itu bukan hanya berdasarkan resep, tapi harus praktek langsung.
5.\tSaya juga masih belajar, jadi harap tidak flamming dan sejenisnya n main bata2an, belajar menjadi lebih bijak itu lebih baik.



Kalo di trit sebelumnya di-share dagang roti keliling, di sini akan saya coba share produksi rotinya. Tapi perlu digaris bawahi bahwa saya tidak akan membahas masalah resep, nama dan merk bahan serta takarannya. Resep dasar bisa diambil di net dan memang butuh penyesuaian agar didapat hasil yg sesuai harapan.

Peralatan
Dimulai dari peralatannya, untuk produksi roti skala rumahan, alat utama yg diperlukan hanya mixer, loyang, oven, timbangan digital, meja kerja, dan tatakan pendingin roti.
1.\tMixer yang dibutuhkan disini minimal mixer planetary dengan dual speed, untung2 sudah kebeli mixer spiral. Untuk mixer planetary, dengan speed tinggi baru bisa didapat kekalisan adonan yg sebenarnya, sementara untuk mixer spiral hasil akhirnya sudah pasti kalis. Di mixer planetary, akan terjadi minimal 1 kali proses kekalisan semu yg akan membuat hasil roti tidak seperti yg diharapkan apabila kekalisan semu ini dianggap kalis sebenarnya.
2.\tLoyang sebaiknya menggunakan loyang aluminium, walaupun mahal tapi sebaran panas loyang ini sangat baik.
3.\tOven bisa menggunakan oven murah buatan cawang, tidak perlu yg stainless steel karena oven stainless membutuhkan perlakuan khusus, beda dengan oven biasa yg sebenarnya sangat user friendly. Oven biasa ini gampang dimengerti buat pemula, 1-2 kali produksi roti aja sudah bisa setangan dengan ovennya. Lebih baik oven dilengkapi dengan indikator suhu, ini berguna bila dibutuhkan api kecil.
4.\tTimbangan digital haruslah yg presisi, jangan yg abal-abal karena semua bahan ditakar dengan satuan berat, bukan dengan satuan volume, agar dapat dihitung langsung berapa banyak roti yg bisa dibuat dalam 1 adonan. Adonan nantinya dibagi menjadi beberapa bagian dengan berat yg sama atau berbeda sesuai kebutuhan.
5.\tMeja kerja wajib ada, bila tidak ada meja stainless bisa menggunakan meja kayu atau lainnya. Selain berfungsi untuk memudahkan kerja serta menghindarkan dari kotoran, meja kerja juga akan menghindarkan pekerja dari sakit pinggang bila pekerjaan produksi dilakukan di lantai.
6.\tTatakan pendingin roti digunakan setelah roti keluar dari oven, fungsinya nya untuk mendinginkan suhu roti dari seluruh sisinya. Tatakan pendingin ini bisa dibuat sendiri atau bisa dibeli toko peralatan rumah tangga.
Proofer atau alat untuk memfermentasi roti tidak dianggap mutlak perlu karena fungsinya bisa digantikan dengan loyang dan lembaran plastik. Namun lebih baik bila ada karena dengan proofer roti bisa dibuat kapan saja.

Lingkungan Kerja
Kemudian lingkungan kerja, terbagi 2 juga:
1.\tLokasi tempat produksi sebaiknya di dalam ruangan tertutup, terutama untuk menghindari debu atau kotoran yg masuk serta wajib memiliki plafon pada atapnya agar kotoran dari atap tidak jatuh ke tempat produksi. Tempat produksi tidaklah harus memakai AC, yg penting cukup ventilasi.
2.\tLokasi oven sebaiknya dipisah dari ruang produksi, bisa di tempat terbuka atau dalam ruangan. Keuntungan di tempat terbuka adalah aman bila terjadi kebocoran gas karena sirkulasi udara langsung bebas. Kekurangannya adalah sangat terpengaruh suhu udara sekitar, saat hujan deras, panas oven terkadang tidak bisa mencapai suhu yg diharapkan karena terjadi pendinginan di body oven. Bila oven diletakkan di ruang tertutup, yg harus diwaspadai bila terjadi kebocoran gas, sedangkan pengaruh suhu udara dingin tidak terlalu signifikan.

Tenaga Kerja
Pembuatan roti minimal membutuhkan 2 orang pekerja, ini untuk mengejar waktu umur ragi setelah adonan kalis. Bila yg mengerjakan hanya 1 orang dan roti yg dibuat seukuran roti unyil, bisa dipastikan hasilnya tidak sesuai harapan karena adonan akan cukup waktunya sebelum semua roti selesai dibentuk.

Waktu Kerja
Waktu yang tepat adalah waktu dimana matahari bersinar karena ini akan meningkatkan efisiensi kerja. Misalnya saja proses mengoven roti di saat hujan deras, waktu yg dibutuhkan relatif lebih lama dibanding bila ada panas matahari.

Kebersihan Kerja
Pastikan bahwa lingkungan kerja dan peralatan dalam keadaan bersih sejak sebelum memulai produksi. Kebersihan ini akan sangat berpengaruh ke umur roti nantinya. Roti yg baru 3 hari sudah mulai busuk, belum tentu karena tidak memakai pengawet, bisa saja karena kondisi lingkungan kerjanya yg buruk. Sementara roti yg tahan sampai 7 hari belum tentu menggunakan pengawet, bisa jadi dari lingkungan kerjanya yg bersih.

Bahan Baku
Usahakan untuk bahan baku selalu menggunakan bahan asli, jangan menggunaka essence atau biang atau ekstrak. Selain hasilnya lebih baik, penggunaan bahan asli selisih harganya sangat tipis dibanding memakai essence/biang/ekstrak tadi.

1.\tTerigu
Tentukan dulu terigu yg mau dipakai.penentuan ini didasarkan pada munya roti itu textur dan karakteristiknya seperti apa dan bagaimana segmennya. Apakah mau menggunakan terigu protein rendah, sedang atau protein tinggi, pengusaha mandiri harus tau dulu karakteristik dan sifat masing2 kelompok terigu tersebut. Cara cari taunya salah satunya bisa searching n browsing di net. Jangan tanya saya karena saya tidak akan menjawabnya.

2.\tGula
Usahakan menggunakan gula asli dan jangan gula biang. Salah satu sebabnya, berat gula akan menambah berat adonan yg nantinya akan memperbanyak jumlah rotinya.

3.\tRagi
Ragi disini dipakai ragi instan, tapi harus tau juga ragi instan mana yg bagus. Mahal belum tentu hasilnya bagus. Terkenal belum tentu hasilnya bagus. Sifat ragi harus diketahui termasuk musuh dan teman ragi, ini sangat penting sekali agar adonan tidak gagal karena salah proses pencampuran. Ragi itu makhluk hidup yg dimatisurikan, jadi pastikan ragi yg dibeli kandungan makhluk hidupnya masih banyak.

4.\tPelembut, Pengembang, Pembentuk Tekstur
Tidak mutlak digunakan, kalo ga ada yg ga usah dipakai karena hanya sekedar tambahan saja. Pelajari dulu sifat dan karakteristik bahannya dan akibat pemakainnya, baru berpikir untuk memakainya.

5.\tMentega/butter/margarine/BOS
Pemilihan pemakaiannya tergantung dari segmen dagangan, sedangkan takarannya harus memperhatikan jumlah kandungan air dari masing2 bahan tersebut.
Perbedaan antara mentega, butter, margarine, BOS (butter oil substitute) silahkan ditanyakan ke paman gugel.

6.\tTelur
Jumlah telur mempengaruhi, paling tidak, jumlah hasil adonan selain rasa dan texturnya.

7.\tGaram
Jumlah takaran wajib diperhatikan, kekurangan garam rotinya ga enak baik di rasa dan tampilan, begitu juga sebaliknya. Perhatikan penggunaan bahan-bahan lain yg juga mungkin mengandung garam.

8.\tAir
Usahakan untuk menggunakan air yg bebas dari bahan kimia agar diperoleh hasil terbaik.

Biaya dan simulasi di post#2

Cara daganginnya lihat di:
[Share]Peluang Usaha 2-3jt/bln: Dagang Roti Keliling

update 7 juni: Terigu Adem/Dingin


dapet cendol



salam
lanjutan:
Biaya
Sekarang ke biaya. Ada 2 biaya, biaya alat dan biaya produksi.
Biaya Alat
Untuk biaya alat, bisa dicari di net, beli bekas lebih baik bila ingin menekan biaya. Jangan lupa juga untuk memperbaiki ruang produksi agar bersih dn sehat.
Sebagai gambaran, berikut perkiraan harganya:
-\tMixer dikisaran 4-10jt, ambil yg 5 liter saja cukup, yg penting minimal dual speed.
-\tLoyang 60-100rb, tergantung ukuran dan ketebalan bahan. Perhitungkan juga dengan luas bagian dalam oven.
-\tOven, 1-2jt, cukup oven cawang, murah meriah.
-\tTimbangan digital 400-600rb, tergantung skala maximum, pilih deviasi minimal 1 gram.
-\tMeja kerja 400-600rb, dari kayu saja dan perhitungkan juga apakah meja juga akan menerima beban berat mixer atau tidak.

Biaya Produksi
Sangat tergantung dari pemilihan kelas bahan yg digunakan. Pemilihan kelas bahan didasarkan pada berapa harga roti yg dijual. Atau bila ingin menjual roti yg berkualitas, bisa menggunakan bahan yg baik dimana untuk harga murah ukuran roti cukup diperkecil saja.

Simulasi Biaya Produksi
Biaya bahan adonan untuk roti dengan harga jual 4000-5000, saya mematok di 30rb per 1 adonan. 1 adonan berat totalnya sekitar 2,2kg, dan untuk satu buah roti berat adonannya 50gr. Jadi dari 1 adonan akan didapat 44 buah dan nilai ini dikurangi 1 karena biasanya berat adonan terakhir tidak pas 50 gr sehingga total menjadi 43 buah. Bila menggunakan dough divider, mesin akan membagi sendiri menjadi 44 buah.

Sekarang mulai menghitung biayanya.
Biaya bahan adonan 30.000.
Jumlah adonan 43 buah.
Modal bahan/buah 30.000 / 43 = 661 perak/buah.

Untuk filling (isi) dan atau topping, anggarkan nilainya sama dengan modal bahan, 661 perak. Tujuannya adalah untuk mensubsidi silang antara bahan isi roti manis dan roti asin. Biasanya roti asin biaya bahan isinya lebih mahal dari roti manis, walaupun kedua jenis roti tsb dijual dengan harga yg sama, tapi kelebihan harga jual roti asin dianggap sebagai keuntungan tak terduga saja supaya tidak terlalu ribet. Di lain kesempatan, perhitungan biaya isi harus dibuat lebih rinci, tujuannya untuk mengatur stok bahan baku.

Jadi, total biaya bahan adalah 661 + 661 = 1322 perak/buah

Sekarang biaya tenaga kerja. Bila biaya tenaga kerja per orang setara UMR, misalnya 1jt, maka biaya per jamnya adalah 1jt/177 = 5.650 per orang. Bila sehari dengan 2 orang tenaga kerja dihasilkan 200 buah roti, maka:
Jam kerja adalah 8 jam.
Biaya tenaga kerja (2 orang/hari) 5.650 x 2orang x 8jam = 45.200 perak.
Biaya tenaga kerja per roti 45.200 / 200 buah = 226 perak/roti
Tapi, abaikan saja nilai tersebut, anggap saja biaya operasional adalah 661 perak per roti.

Sekarang menghitung profit, samakan saja profit dengan biaya bahan 661 perak per roti.

Jadi total biaya = 1322 + 661 + 661 = 2644 perak/roti

Bila harga jual roti 4.000 dengan fee 25%, maka harga roti yg diterima adalah 4.000 x 75% = 3.000 perak dan ini adalah batasan maximum total biaya yg dapat dijual. Bila biaya diatas 3.000, maka harus dicarikan substitusi bahan yg lebih murah atau dilakukan revisi resep.
Di sini terlihat, adalah selisih harga jual dan modal, 3.000 – 2.644 = 356 perak/roti.
Bila roti dijual 5.000 dengan fee 25%, maka harga roti 3.750 dan akan ada selisih harga jual/modal sebesar 1.106 per roti yg dijual di harga 5.000.

Pengaturan keuangannya adalah sebagai berikut:
Dari seluruh pendapatan, baik bersisa atau tidak, selalu hitung dulu modal keseluruhan dalam 1 hari produksi. Misalkan hanya dibuat roti manis saja sebanyak 200 buah dengan harga jual 4.000, maka:
Modal 200 x 2.644 = 528.800.
Profit 200 x 661 = 132.200.
Modal asli = 528.800 – 132.200 = 396.600.
Pisahkan uang modal asli dengan profit, lakukan setiap hari dan beri label tanggal untuk memudahkan perhitungan di akhir bulan buku.
Bila ada roti yg tidak terjual, tetap dihitung sebagai uang modal asli dengan cara mengurangi uang profit. Jadi, uang modal asli adalah tetap, yg boleh berubah hanyalah profit.
Di akhir bulan buku, saat berbelanja bahan dan pembayaran gaji, akan terdapat kelebihan uang, tabunglah uang tersebut bersama profitnya, tapi pisahkan pembukuannya. Profit itu adalah gaji sebagai biaya hidup keluarga, tapi kelebihan perhitungan itu adalah tabungan dan usaha akan menjadi besar karena kelebihan perhitungan ini, bukan karena profit.
Bila penggunaan profit diarahkan juga untuk memperbesar usaha, maka dalam waktu tidak lama, usaha akan terlihat hasilnya.

Perhitungan di atas berbeda bila usaha dilakukan dalam skala industri, baik kecil, menengah, besar.
Untuk industri terjadi pengelompokan biaya, semua item dihitung ditel kemudian diberi control fee antara 10%-25% per kelompok biaya. Nanti perhitungan profitnya sekitar 20%-30%. Di sini akan ada perhitungan biaya penyusutan dan biaya tak terduga. Kelebihan perhitungan model ini adalah biaya akan sangat presisi sehingga akan jauh lebih rendah dari perhitungan biaya yg di atas tadi.

Sekarang waktunya menghitung pendapatan, bila setiap hari laku 200 pcs dengan komposisi 160 manis dan 40 asin dan buka 30 hari sebulan maka:
Profit per hari 661 x 200 roti= 132.000
Profit selisih margin harga 4000 = 356 x 160 roti= 56.960
Profit selisih margin harga 5000 = 1.106 x 40 roti= 44.240
Total pendapatan/hari 233.400
Total pendapatan per bulan 233.400 x 30 hari = 7.002.000

Dengan pendapatan sebesar ini, dalam waktu beberapa bulan bisa dibeli proofer sederhana, penambahan loyang dan oven serta tenaga kerja. Nantinya tinggal membentuk armada pedagang keliling.

Perhitungan di atas hanya memperhitungkan roti manis, belum memperhitungkan roti tawar.

Untuk roti 1000 dan 2000an akan dibahas di bawah.

Kalo cara bikinnya, bisa liat Cara Sederhana Bikin Roti

tq

Butter/Mentega/Margarine

Selain karakteristik tepung terigu, yg harus diperhatikan juga adalah karakteristik butter/mentega/margarine. Butter biasanya digunakan di kelas bakery sementara margarine banyak digunakan di roti rumahan. Adalagi yg namanya BOS, Butter Oil Substitute, penggantinya butter.

Dari pengalaman, saya lebih suka pake butter atau margarine, sementara BOS kurang memberi hasil yg saya inginkan, cenderung flat ke rasa n tampilan.

Untuk margarine, beda merk margarine maka beda pula karakteristiknya, yg mahal belum tentu memberi hsil baik klo ga tau cara pakainya. Kandungan setiap merk berbeda, sebelum memulai bandingkan masing2 merk secara visual langsung. Caranya? Ke supermarket aja, banyak jenis margarine tersedia di sana bisa bebas langsung bandingin apple to apple. Jangan malu ambil banyak merk margarine trus bandingin satu2 termasuk harganya.

salam

Roti 1000an dan 2000an

Roti 1000an
Roti 1000an seperti yg di warung2 sekarang mulai ditinggalkan pembeli, sebagian pembeli mulai berfikir roti 1000 itu dibuatnya dari apa ko bisa jadi seperti itu.
Untuk sekarang, roti 1000an lebih baik mengambil konsep roti unyil, namun konsumen sudah terjebak dengan imej klo 1000 itu ukurannya segini. Saya pernah mengalami masalah ini waktu saya bawa roti kelas bakery seharga 2000an ke warung2, konsumen mencibir: roti kecil ko 2000, kejunya dikit lagi...
Untuk mengakalinya, berat adonan per 1 potong roti diperbesar dari roti unyil tapi konsep jualan mirip roti unyil, jangan dikemas krn kemasan akan menambah biaya.
Patokan harga jualnya paling tinggi di 600 perak
Seperti diatas, 600 ini dibagi 4, jadi modal bahan 1 potong roti harus max 150 perak, tidak termasuk topping/filling.
Dari harga tsb, bisa diketahui jenis terigu n margarine apa yg bisa digunakan.

Roti 2000an
Sekarang banyak yg masok roti 2000an, yg tadinya bikin 1000an mulai beralih ke 2000an. Harga jual roti ini biasanya 1500an, jadi harus max harga bahan di 300 perak. Perlu diingat, roti ini butuh kemasan, jadi spare biaya kemasannya juga. Peluang di harga ini sangat bagus, perhatikan saja roti 2000an di warung2 tampilannya sama persis dgn yg 1000an.
Jadi, dengan bahan dan cara yg baik, roti 2000an sangat menjanjikan, cukup perkecil roti standard bakery.

salam sukses


mantabs gan analisisnya,
oh ya gan boleh tanya yang dimaksud dengan kekalisan semu gimana ya ( menggunakan mixer planetary ) ? soalnya sy juga pake yang planetary...
Quote:Original Posted By kelinux


mantabs gan analisisnya,
oh ya gan boleh tanya yang dimaksud dengan kekalisan semu gimana ya ( menggunakan mixer planetary ) ? soalnya sy juga pake yang planetary...


kekalisan semu itu waktu di dalam mixer terlihat sudah kalis, tp sebenarnya masih getas. klo spt ini, hasilnya kira2 klo nguleni pake tangan.
baru bisa tau klo sudah liat langsung.
kadang dipaksain lama spy kalis, akhirnya adonan overheat, ngembangnya jadi ga sempurna n mudah ambruk.

salam
Quote:Original Posted By bagust12
kekalisan semu itu waktu di dalam mixer terlihat sudah kalis, tp sebenarnya masih getas. klo spt ini, hasilnya kira2 klo nguleni pake tangan.
baru bisa tau klo sudah liat langsung.
kadang dipaksain lama spy kalis, akhirnya adonan overheat, ngembangnya jadi ga sempurna n mudah ambruk.

salam


nah kalau pake ngaduk mixer ( planetary atau Spiral ) ngetes kalis atau tidaknya kan kita ambil sedikit adonan trus melarin perlahan-lahan jika bisa melar seperti balon berarti sudah kalis, trus emang beda ya gan ngecek kalis atau tidak nya antara mixer planetary dengan mixer spriral ?

memang iya sih kalau pake mixer planetary adonan cepat naik suhunya sebelum kalis dibanding dengan pake spiral tapi harganya jg lumayan gan , jadi sy akalin pake ice flakes...

oh ya gan boleh dishare jg gak resep filling nya, soalnya cari di inet rada susuah
nice sharing gan..
Quote:Original Posted By kelinux
nah kalau pake ngaduk mixer ( planetary atau Spiral ) ngetes kalis atau tidaknya kan kita ambil sedikit adonan trus melarin perlahan-lahan jika bisa melar seperti balon berarti sudah kalis, trus emang beda ya gan ngecek kalis atau tidak nya antara mixer planetary dengan mixer spriral ?

memang iya sih kalau pake mixer planetary adonan cepat naik suhunya sebelum kalis dibanding dengan pake spiral tapi harganya jg lumayan gan , jadi sy akalin pake ice flakes...

oh ya gan boleh dishare jg gak resep filling nya, soalnya cari di inet rada susuah


sebenernya sama gan, tapi ke kalisan semu itu mirip kalis sebenernya.
bedanya ada di warna adonannya. klo semu dia rada doff, klo sebenernya dia udah glossy. klo sudah terlalu glossy, adonannya kemungkinan besar panas.
saya juga naksir spiral, bisa buat macem2 slain buat bikin roti2an/bolu2an...

klo resep, saya ga share, klo ada mudah2an bisa saya perbaiki. filling banyak yg sudah jadi gan, yg bagus juga banyak. klo yg biasa aja bisa dibeli di toko bahan kue di pasar.
resep banyak di net, cuma karena bahan beda maka karakter bahan juga beda n hasilnya juga pasti beda.
Quote:Original Posted By Super08
nice sharing gan..


tq sudah mampir gan...

Quote:Original Posted By bagust12
tq sudah mampir gan...


gan untuk roti yg 1000an gmna
Quote:Original Posted By bagust12
sebenernya sama gan, tapi ke kalisan semu itu mirip kalis sebenernya.
bedanya ada di warna adonannya. klo semu dia rada doff, klo sebenernya dia udah glossy. klo sudah terlalu glossy, adonannya kemungkinan besar panas.
saya juga naksir spiral, bisa buat macem2 slain buat bikin roti2an/bolu2an...

klo resep, saya ga share, klo ada mudah2an bisa saya perbaiki. filling banyak yg sudah jadi gan, yg bagus juga banyak. klo yg biasa aja bisa dibeli di toko bahan kue di pasar.
resep banyak di net, cuma karena bahan beda maka karakter bahan juga beda n hasilnya juga pasti beda.


sip gan, kuncinya di penampakan adonanan nya yang glossy...

oh ya gan kalau agan buat filling ngeracik sendiri atau beli jadi ?

kalau saya selama ini coba-coba aja macam2 filling (khusus coklat), sbb :

1. mesis dikasih sedikit margarine tapi hasilnya jelek.
2. coklat ganache tapi kok malah terlalu cair dan agak mahal.
3. pernah disaranin pake coklat pasta yang udah jadi, tapi jg agak mahal.
4. coklat balok kasih sedikit margarine, awal keluar oven bagus hasilnya tapi kok setelah dingin coklatnya jd beku lagi
5. coba tanya om gugel belum ketemu-ketemu...
6. berharap agan bisa kasih masukan...

maaf ya gan banyak tanya....
Quote:Original Posted By kelinux
sip gan, kuncinya di penampakan adonanan nya yang glossy...

oh ya gan kalau agan buat filling ngeracik sendiri atau beli jadi ?

kalau saya selama ini coba-coba aja macam2 filling (khusus coklat), sbb :

1. mesis dikasih sedikit margarine tapi hasilnya jelek.
2. coklat ganache tapi kok malah terlalu cair dan agak mahal.
3. pernah disaranin pake coklat pasta yang udah jadi, tapi jg agak mahal.
4. coklat balok kasih sedikit margarine, awal keluar oven bagus hasilnya tapi kok setelah dingin coklatnya jd beku lagi
5. coba tanya om gugel belum ketemu-ketemu...
6. berharap agan bisa kasih masukan...

maaf ya gan banyak tanya....


saya filling bikin sendiri semua kecuali selai.
beda merk margarine beda karakteristiknya, jadi ga bisa langsung plug in.
coklat pasta ada yg murah, kiloan, tapi hasilnya mengeras spt roti 1000an jadul.
1. mesis kan kaku, jadi klo dikasih margarine dia ga nyatu, bisa disatuin tp cost up.
2 n 3 mahal.
4. coklat balok memang karakteristiknya begitu makanya banyak dipake buat cover makanan.

saya ga mau kasih resep spy bisa belajar dulu dari karakteristik bahan, baru mulai meraciknya. trial n error itu wajar, kan mau cari yg terbaik.

salam sukses
waaahhhh manteb bener ne penjelasannya, lengkap sampe perhitungan per pcs..

Quote:Original Posted By Yso
waaahhhh manteb bener ne penjelasannya, lengkap sampe perhitungan per pcs..



tq dah mampir gan....

Quote:Original Posted By yhalunme
gan untuk roti yg 1000an gmna


sudah di-update gan....
tq sudah mampir
Quote:Original Posted By bagust12
saya filling bikin sendiri semua kecuali selai.
beda merk margarine beda karakteristiknya, jadi ga bisa langsung plug in.
coklat pasta ada yg murah, kiloan, tapi hasilnya mengeras spt roti 1000an jadul.
1. mesis kan kaku, jadi klo dikasih margarine dia ga nyatu, bisa disatuin tp cost up.
2 n 3 mahal.
4. coklat balok memang karakteristiknya begitu makanya banyak dipake buat cover makanan.

saya ga mau kasih resep spy bisa belajar dulu dari karakteristik bahan, baru mulai meraciknya. trial n error itu wajar, kan mau cari yg terbaik.

salam sukses


agan kan gak mau kasih resep, tapi boleh gk gan saya minta masukan bahan apa ja untuk saya coba-coba ngeracik filling sendiri

oh ya gan ada yang lupa bedanya roti manis dengan asin apa ya ?

trims..
Quote:Original Posted By kelinux
agan kan gak mau kasih resep, tapi boleh gk gan saya minta masukan bahan apa ja untuk saya coba-coba ngeracik filling sendiri

oh ya gan ada yang lupa bedanya roti manis dengan asin apa ya ?

trims..


bahan filling/topping mirip rata2 sama, gula, telur, margarine/butter, susu, bahan asli yg mo dipake sbg filling spt stroberry/coklat/susu dll...klo ga ada bisa pasta/essence/ekstrak...

mau coba pake filling punya saya gan? pm aja klo mau...

roti manis itu yg susu, coklat n sejenisnya. klo yg asin sosis, daging n sejenisnya...

salam sukses...
Quote:Original Posted By bagust12
bahan filling/topping mirip rata2 sama, gula, telur, margarine/butter, susu, bahan asli yg mo dipake sbg filling spt stroberry/coklat/susu dll...klo ga ada bisa pasta/essence/ekstrak...

mau coba pake filling punya saya gan? pm aja klo mau...

roti manis itu yg susu, coklat n sejenisnya. klo yg asin sosis, daging n sejenisnya...

salam sukses...


berarti yang membedakan roti manis dan asin hanya fillingnya aja ya gan ?
kalau resep sama ja ya...

oh ya gan kalau roti unyil tu umumnya berapa gram ya? saya biasanya antara 15-20 gr , dan kalau agan proffing box nya buat sendiri atau beli jadi soalnya baca thread sebelah ada yang nyaranin buat sendiri pake triplek dan bawahnya dikasih penanak nasi gt untuk uapnya...

trims
Quote:Original Posted By kelinux
berarti yang membedakan roti manis dan asin hanya fillingnya aja ya gan ?
kalau resep sama ja ya...

oh ya gan kalau roti unyil tu umumnya berapa gram ya? saya biasanya antara 15-20 gr , dan kalau agan proffing box nya buat sendiri atau beli jadi soalnya baca thread sebelah ada yang nyaranin buat sendiri pake triplek dan bawahnya dikasih penanak nasi gt untuk uapnya...

trims


iya, resep sama.
klo berat unyil tergantung bahan, klo saya 10gr sdh cukup.
proofing bikin sendiri. klo bahan triplex, saya kurang suka karakteristiknya.


salam sukses