KASKUS

[Ask] Istri selingkuh, masih mau bertahan?

Selamat pagi saya ucapkan kepada warga kaskus seluruhnya ,

Mudah-mudahan ada Kaskuser yang mau berbaik hati untuk sharing ataupun ada yang akan merasa terbantu dengan sharing-sharing yang akan dituangkan di thread ini oleh teman-teman.

Sesuai topik y gan, sedikit cerita latar belakang dulu.
Saat ini saya punya istri, kami sudah menikah 1 tahun lebih dan saya sangat bersyukur karena saat ini kami sedang yang dikarunia seorang calon bayi yang mudah-mudahan akan lahir pada tahun ini. Secara garis besar kami sudah saling kenal cukup lama, dari masa pacaran, engagment hingga pada tahap pernikahan. Namun yang menjadi masalah selama ini selalu saja kami ribut.

Semua itu tidak pernah usai hingga saat ini. Tadinya saya berfikir bahwa semua ini akan berakhir pada saat kita sudah menikah
Ternyata harapan saya dan orang tuanya salah. Masih tetap saja kami sering bertengkar dan berselisih paham. Seiring perjalan tidak semulus yang kami bayangkan. Jalur kekerasan, pisah, dll pernah kita lalui. Tapi sekali lagi, saya bersyukur karena kami masih utuh hingga saat ini.

Banyak masalah yang timbul, kami mengawali perjalanan kami dari benar-benar nol. Dari waktu saya masih belum memiliki pekerjaan tetap sedangkan istri saya sudah memiliki bisnis yang sudah maju. Penghasilan kami timpang. Acapkali kalau ribut hingga saat ini meributkan masalah ekonomi. Awalnya saya miris juga menghadapi tekanan ini, tapi lama-lama saya sabar dan berusaha untuk berfikir positif sambil terus berusaha.

Saya pada saat itu hingga saat ini tidak memiliki aset apa-apa. Dia yang memiliki segalanya, awalnya fine-fine saja. Tapi sekarang seperti ada gap yang tidak bisa saya terabas. Kami sekarang tinggal dirumah orang tuanya, saya ingin sekali bisa memiliki sebuah tempat tinggal sendiri sehingga dapat menentukan sikap sebagai seorang suami.

Banyak masalah yang timbul yang tidak dapat saya hadapi, dari masalah ekonomi, ,masalah intim dll sebagainya.
Masalahnya sekarang, istri saya sedang mengandung dan acapkali mengakui bahwa dia memiliki hubungan spesial dengan seseorang diluar. Alasan dia karena kami sempat pisah untuk beberapa saat. Hubungan ini sudah berlarut cukup lama lebih dari separuh perjalanan pernikahan kami. Saya coba sabari kondisi ini hingga saat ini yang saya tidak bisa berbuat apa-apa karena kondisi istri sedang mengandung.

Dia semakin tertutup dengans saya, dari masalah pekerjaan dan bisnis dia. Semua menjadi alasan dia untuk saya tidak ikut campur dalam urusannya. Saya pernah beberapa kali tau dia pergi bersenang ke Mall dengan teman-temanya atau bahkan orang lain yang saya tidak ketahui. Saya semakin paham dengan permainannya, dia akan bisa masalah dengan saya tiba-tiba yang padahal tidak ada masalah dengan tujuan bisa bebas dan saya tidak bisa kontak dia (sms gak dibales, telpon gak diangkat).

Dia sekarang sering semena-mena, kalau pergi kapan dia mau, tengah malampun dengan masalah sepele dia bisa keluar rumah bawa mobil sendiri dan orangtuanya punya tidak bisa berbuat apa-apa. Saya hanya bisa sabar. Ini salah satu upaya saya dengan harapan mudah-mudah ada Kaskuser yang mau berbagi solusi atau mungkin yang pernah atau sedang mengalami masalah yang sama.

Mohon maaf momod, kalau sudah pernah dibahas thread ini mohon dihapus saja.

Terima kasih sebelumnya saya ucapkan.

Salam
:Reserved by TS
Yg dikandungan anak siapa?
Quote:Original Posted By HoneyDew
Yg dikandungan anak siapa?


That's very god damn good question...
Quote:Original Posted By HoneyDew
Yg dikandungan anak siapa?
gw juga mau nanya ini
Quote:Original Posted By ThruthSeeker
Selamat pagi saya ucapkan kepada warga kaskus seluruhnya ,

Mudah-mudahan ada Kaskuser yang mau berbaik hati untuk sharing ataupun ada yang akan merasa terbantu dengan sharing-sharing yang akan dituangkan di thread ini oleh teman-teman.

Sesuai topik y gan, sedikit cerita latar belakang dulu.
Saat ini saya punya istri, kami sudah menikah 1 tahun lebih dan saya sangat bersyukur karena saat ini kami sedang yang dikarunia seorang calon bayi yang mudah-mudahan akan lahir pada tahun ini. Secara garis besar kami sudah saling kenal cukup lama, dari masa pacaran, engagment hingga pada tahap pernikahan. Namun yang menjadi masalah selama ini selalu saja kami ribut.

Semua itu tidak pernah usai hingga saat ini. Tadinya saya berfikir bahwa semua ini akan berakhir pada saat kita sudah menikah
Ternyata harapan saya dan orang tuanya salah. Masih tetap saja kami sering bertengkar dan berselisih paham. Seiring perjalan tidak semulus yang kami bayangkan. Jalur kekerasan, pisah, dll pernah kita lalui. Tapi sekali lagi, saya bersyukur karena kami masih utuh hingga saat ini.

Banyak masalah yang timbul, kami mengawali perjalanan kami dari benar-benar nol. Dari waktu saya masih belum memiliki pekerjaan tetap sedangkan istri saya sudah memiliki bisnis yang sudah maju. Penghasilan kami timpang. Acapkali kalau ribut hingga saat ini meributkan masalah ekonomi. Awalnya saya miris juga menghadapi tekanan ini, tapi lama-lama saya sabar dan berusaha untuk berfikir positif sambil terus berusaha.

Saya pada saat itu hingga saat ini tidak memiliki aset apa-apa. Dia yang memiliki segalanya, awalnya fine-fine saja. Tapi sekarang seperti ada gap yang tidak bisa saya terabas. Kami sekarang tinggal dirumah orang tuanya, saya ingin sekali bisa memiliki sebuah tempat tinggal sendiri sehingga dapat menentukan sikap sebagai seorang suami.

Banyak masalah yang timbul yang tidak dapat saya hadapi, dari masalah ekonomi, ,masalah intim dll sebagainya.
Masalahnya sekarang, istri saya sedang mengandung dan acapkali mengakui bahwa dia memiliki hubungan spesial dengan seseorang diluar. Alasan dia karena kami sempat pisah untuk beberapa saat. Hubungan ini sudah berlarut cukup lama lebih dari separuh perjalanan pernikahan kami. Saya coba sabari kondisi ini hingga saat ini yang saya tidak bisa berbuat apa-apa karena kondisi istri sedang mengandung.

Dia semakin tertutup dengans saya, dari masalah pekerjaan dan bisnis dia. Semua menjadi alasan dia untuk saya tidak ikut campur dalam urusannya. Saya pernah beberapa kali tau dia pergi bersenang ke Mall dengan teman-temanya atau bahkan orang lain yang saya tidak ketahui. Saya semakin paham dengan permainannya, dia akan bisa masalah dengan saya tiba-tiba yang padahal tidak ada masalah dengan tujuan bisa bebas dan saya tidak bisa kontak dia (sms gak dibales, telpon gak diangkat).

Dia sekarang sering semena-mena, kalau pergi kapan dia mau, tengah malampun dengan masalah sepele dia bisa keluar rumah bawa mobil sendiri dan orangtuanya punya tidak bisa berbuat apa-apa. Saya hanya bisa sabar. Ini salah satu upaya saya dengan harapan mudah-mudah ada Kaskuser yang mau berbagi solusi atau mungkin yang pernah atau sedang mengalami masalah yang sama.

Mohon maaf momod, kalau sudah pernah dibahas thread ini mohon dihapus saja.

Terima kasih sebelumnya saya ucapkan.

Salam


belum ada yg kuot

ts ama istri umur brp?
kalo lagi hamil masih boleh di kok

jadi jangan katakan anda tdk bisa berbuat apa2

segera lakukan!
ngaku selingkuh, ga minta maaf, bahkan mencari alasan pembenar sebagai dasar selingkuh dan mempertahankan selingkuhan. gw assume dia menggunakan posisi hamil supaya ga diceraikan.

kalo agama lu tidak mengizinkan cerai, misalnya ada cara laen kok.


lu kutuk istri lu meninggal saat melahirkan anak yang dikandungnya. tar anaknya lu tes dna. kalo anak lu, sayangilah dia. kalo bukan, juallah dia....


kalo meliat dari ciri2nya....ngg jangan2 bini loe orang menadok coy ?

Quote:Original Posted By clone.bacara
ngaku selingkuh, ga minta maaf, bahkan mencari alasan pembenar sebagai dasar selingkuh dan mempertahankan selingkuhan. gw assume dia menggunakan posisi hamil supaya ga diceraikan.

kalo agama lu tidak mengizinkan cerai, misalnya ada cara laen kok.


lu kutuk istri lu meninggal saat melahirkan anak yang dikandungnya. tar anaknya lu tes dna. kalo anak lu, sayangilah dia. kalo bukan, juallah dia....




om robot beberapa hari ini kesambet apaan ya?

btw, pertanyaan gw jg sama ama yg laen... itu anak sapa :
trus, perasaan tulisannya kacao, macam hasil terjemaahan om google translate dr bahase laen....

knp ga ada yg tanya....
begimane kalo suami anda selingkuh?masih mau bertahan?
gw balikin aja... brp banyak wanita yg bertahan dr perselingkuhan suaminya...
sedangkan, bandingkan berapa banyak pria yg bertahan dr perselingkuhan istrinya.
turut prihatin sm ente gan
Quote:Original Posted By black.genie
kalo lagi hamil masih boleh di kok

jadi jangan katakan anda tdk bisa berbuat apa2

segera lakukan!


wow kk wow :
Quote:Original Posted By memeknyan
kalo meliat dari ciri2nya....ngg jangan2 bini loe orang menadok coy ?



momod sebelah ya

bakat nerawang juga gan :
dobol
Quote:Original Posted By Fialena
om robot beberapa hari ini kesambet apaan ya?

btw, pertanyaan gw jg sama ama yg laen... itu anak sapa :
trus, perasaan tulisannya kacao, macam hasil terjemaahan om google translate dr bahase laen....

knp ga ada yg tanya....
begimane kalo suami anda selingkuh?masih mau bertahan?
gw balikin aja... brp banyak wanita yg bertahan dr perselingkuhan suaminya...
sedangkan, bandingkan berapa banyak pria yg bertahan dr perselingkuhan istrinya.


tergantung pribadi masing² :
apaan tu menadok
Quote:Original Posted By dimasrhamdani
apaan tu menadok


mungkin maksudnya manado
Quote:Original Posted By HoneyDew
Yg dikandungan anak siapa?


Pertanyaan ane jg samaa... Hmm kalo pendapat ane bingung jg yahhh... Kalo dr awal udh tau ribut knp diterusin?? Kalo dr dl mslh penghasilan mjd masalah knp diterusin? Hrsnya kalo byk ketidakcocokan jgn nikah... Soalnya kalo nikah kan seumur idup... Tp susah jg ya kalo emg udh sayang... Trus ane jg ga bs blg apa2 krn ane blm prnh nikah, tp bg ane mslh kesetiaan itu penting bgt... Kalo msi pacaran mending putus dehh, tp kalo udh nikah susah jg ya gan... yg pasti agan hrs byk2 doa... Tuhan pasti ksi jalan... Sabar2 ya gan







Mampir sini gan:
Tips dan ide menentukan souvenir wedding
Quote:Original Posted By HoneyDew
Yg dikandungan anak siapa?


Hmmm... Thanks for asking gan, to be honest, for the first i doubt about it. Sempet bertanya pertanyaan yang sama berulang kali dalam hati. Is it my child? Tapi how can i know since the child is not born yet? I'm praying for the best gan. Thanks y gan udah mampir

Quote:Original Posted By dave_raditya
That's very god damn good question...


Thanks gan udah mampir doain y gan, tidak seperti yang dibayangkan. I still try to keep positif thinking

Quote:Original Posted By BabaBlues
gw juga mau nanya ini


Hallo gan, salam kenal. Thanks for asking and passing by y
To be honest i don't know yet. Ingin cari tau melalui jalur alternatif tapi apakah akurat dan diperbolehkan?

Quote:Original Posted By dreamylicious
belum ada yg kuot

ts ama istri umur brp?


Hallo gan, thanks for passing by too
Selesihnya 5 tahunan gan, masing-masing masih kepala "2"

Quote:Original Posted By black.genie
kalo lagi hamil masih boleh di kok

jadi jangan katakan anda tdk bisa berbuat apa2

segera lakukan!


Maksudnya apa gan? Maaf (kimpoi)?
We tried it, but i don't think this is the problem solving solution at this moment. The fact is, that she commit: "My Heart is no longer for you"

Quote:Original Posted By clone.bacara
ngaku selingkuh, ga minta maaf, bahkan mencari alasan pembenar sebagai dasar selingkuh dan mempertahankan selingkuhan. gw assume dia menggunakan posisi hamil supaya ga diceraikan.

kalo agama lu tidak mengizinkan cerai, misalnya ada cara laen kok.


lu kutuk istri lu meninggal saat melahirkan anak yang dikandungnya. tar anaknya lu tes dna. kalo anak lu, sayangilah dia. kalo bukan, juallah dia....




Hi Sis/Gan.
Thanks you so much for your feedback. That's very encouraging
Maksudnya bagaimana gan?
"Dia menggunakan posisi hamil supaya ga diceraikan" ?
Untungnya apa gan buat dia?
Ya memang tidak boleh diceraikan kalau sedang mengandung. I wish i could curse her, tapi semakin dia menguji saya kok dia fine-fine aja y. Maksudnya, i never feld a punishement from HIM until now.
Terima kasih gan untuk last suggestionnya, i will do it. And love this child if the thruth is.

Quote:Original Posted By memeknyan
kalo meliat dari ciri2nya....ngg jangan2 bini loe orang menadok coy ?

Hallo gan Thank you so much for passing by, bukan menado gan. Dari Jawa Barat



Quote:Original Posted By Fialena
om robot beberapa hari ini kesambet apaan ya?

btw, pertanyaan gw jg sama ama yg laen... itu anak sapa :
trus, perasaan tulisannya kacao, macam hasil terjemaahan om google translate dr bahase laen....

knp ga ada yg tanya....
begimane kalo suami anda selingkuh?masih mau bertahan?
gw balikin aja... brp banyak wanita yg bertahan dr perselingkuhan suaminya...
sedangkan, bandingkan berapa banyak pria yg bertahan dr perselingkuhan istrinya.


Hallo gan/sis,

Thank you so much for asking and passing by.
Maaf banget y gan untuk tata penulisan yang kurang enak dibaca dan terkesan hasil terjemahan. Saya tulis ini buru-buru tadi pagi dalam keadaan galau dan terburu-buru setelah suatu kejadia yang kurang mengenakkan. Saya mau edit tapi sudah ada yang quote, jadi sy coba biarkan begitu dulu apa adanya. Saya sejujurnya sangat terkesan begitu banyak respon dari Kaskuser, now i feel that i'm not alone in facing this situation. Ternyata there's so much people out there that still care about us.
Kalau dilihat dari perbanding selingkuh berdasarkan gender, memang sepengetahuan saya lebih banyak prosentase laki-laki yang selingkuh. Sebenernya Fenomena selingkuh ini menurut saya dan pengalama saya karena kemajuan dan "kesetaraan" gender.
Dikala sang istri sudah merasa lebih maju dari segi kedudukan (karir / bisnis / penghasilan ) nilai-nilai Agama yang selama ini diterapkan akan tersisihkan begitu saja. Sudah luntur prinsip bahwa suami adalah nahkota dan kepala rumah tangga. Bagaimanapun kedudukan dan pencapaian istri diluar rumah.
Menurut saya bagi yang belum menikah, just a little advice, semoga bermanfaat bagi yang mau menikah dan mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan agar tidak menyesal dikemudian hari:

1. Kalau belum mampur secara materi -> Jangan menikash dulu, tunggu sampai Anda mapan secara finansial. Kemapanan ini tidak harus selalu punya kedudukan tinggi, jadi pimpinan perusahaan, dll sbgnya. Cukup punya "kababilitas" sebagai calon kepala rumah tangga yang akan bertanggung jawab.
- Punya penghasilan tetap
- Punya kemampuan untuk menyewa / menyicil / membeli sebuat tempat tinggal (rumah, kostan, kontrakan, apartemen, name it...)

IF....

a)Jika calon Istri Anda penghasilannya lebih besar dan pada awalnya bilang akan terima dan dukung Anda apa adanya => Please berfikir panjang, teori dan praktek belum tentu sama nantinya. Jangan sampai Anda kecewa

IF....

b)Jika calon Istri Anda penghasilannya sama / lebih kecil. Silahkan tambahkan nilai + sebagai "lampu hijau" untuk meyakinkan diri Anda bahwa inilah calon istri yang baik untuk saya. Saya yakin dia akan mau diajak merintis, mendukung apapun yang Anda akan upayakan demi kemajuan keluarga Anda.

2. Selidiki historis keluarganya.

IF....

Jika Anda anak pertama dan calon istri Anda anak bungsu (anak terakhir)=> Silahkan berfikir lebih dari satu kali. Anda akan merasa berat untuk membawa arah rumah tangga Anda jika kondisinya adalah pada point nomor 1.a

IF...

Jika istri calon Anda adalah anak bungsu tapi keluarganya utuh (orang tua masih hidup) silahkan tambah satu lagi nilai + pada keyakinan Anda untuk melanjutkan ke jenjang sakral. Anak dalam kondisi utuh masih akan merasa ada batasa dan ada orang tua yang harus dihormati.

IF....

Jika calon istri Anda adalah anak bungsu dan salah satu dari orang tuanya sudah tiada. => Silahkan berfikir kembali. Belum tentu kondisi yang Anda hadapi saat ini akan se-Indah yang Anda bayankan setelah pernikahan. Batasan sudah tipis, antara kebebasan dan ikatan sakral.

Tidak dapat dipungkiri, dalam adat Timur ini, peran orang tua akan sangat penting bahwa pasca pernikahan. Dan akan menjadi mediator terbaik jika kondisi yang tidak diharapkan (perpisahan) harus terjadi.

Mungkin ini hanya sekilas yang dapat saya share ke agan-agan yang hendak melangsunkan pernikahan. Saya setuju dengan pendapat agan ByQueenBy. Pernikahan adalah sekali untuk seumur hidup. Jadi jangan sia-siakan kesempatan yang Anda miliki untuk memilih yang terbaik diantara yang terbaik.

Quote:Original Posted By dimasrhamdani
turut prihatin sm ente gan


Thanks ya gan atas supportnya Saya doakan apapun status kehidupan yang agan jalanin saat ini dalam kondisi bahagia dan tidak kekurangan suatu apapun.

Quote:Original Posted By dexolgenks
wow kk wow :


Thanks y gan for passing by

Quote:Original Posted By Slamet.Raharjo
momod sebelah ya

bakat nerawang juga gan :


Momod y gan? Hehe...

Quote:Original Posted By Slamet.Raharjo
mungkin maksudnya manado


Ya gan, mungkin maksudnya menado

Quote:Original Posted By ByQueenBy
Pertanyaan ane jg samaa... Hmm kalo pendapat ane bingung jg yahhh... Kalo dr awal udh tau ribut knp diterusin?? Kalo dr dl mslh penghasilan mjd masalah knp diterusin? Hrsnya kalo byk ketidakcocokan jgn nikah... Soalnya kalo nikah kan seumur idup... Tp susah jg ya kalo emg udh sayang... Trus ane jg ga bs blg apa2 krn ane blm prnh nikah, tp bg ane mslh kesetiaan itu penting bgt... Kalo msi pacaran mending putus dehh, tp kalo udh nikah susah jg ya gan... yg pasti agan hrs byk2 doa... Tuhan pasti ksi jalan... Sabar2 ya gan

Mampir sini ya yg bth ide bwt suvenir wedding:
http://www.squidoo.com/what-to-give-...-wedding-favor


Thanks ya gan for your positif feedback
Sebenernya dilanjutkan padahal sudah tau sering ribut dll, because i was set-up, hiks....
She claim for my responsabilty, tapi setelah responsability ini dijalankan malah semua berbalik arah omongannya.
Rencana-rencana baik yang sudah dibicarakan sirna semua seolah-olah kita gak pernah membicarakan masa depan berdua. Dan kehidupan yang kita jalankan saat ini bener-bener "Loe-Loe, gw-gw".
Saya pada prinsipnya ingin kehidupan yang harmonis dan saling mendukung. Tapi rasanya tinggal hanya mimpi. Terima kasih gan, banyak berdoa akan dapat menenangkan hati dan membukan jalan yang terbaik.
Quote:Original Posted By ThruthSeeker
Hmmm... Thanks for asking gan, to be honest, for the first i doubt about it. Sempet bertanya pertanyaan yang sama berulang kali dalam hati. Is it my child? Tapi how can i know since the child is not born yet? I'm praying for the best gan. Thanks y gan udah mampir



Thanks gan udah mampir doain y gan, tidak seperti yang dibayangkan. I still try to keep positif thinking



Hallo gan, salam kenal. Thanks for asking and passing by y
To be honest i don't know yet. Ingin cari tau melalui jalur alternatif tapi apakah akurat dan diperbolehkan?



Hallo gan, thanks for passing by too
Selesihnya 5 tahunan gan, masing-masing masih kepala "2"



Maksudnya apa gan? Maaf (kimpoi)?
We tried it, but i don't think this is the problem solving solution at this moment. The fact is, that she commit: "My Heart is no longer for you"



Hi Sis/Gan.
Thanks you so much for your feedback. That's very encouraging
Maksudnya bagaimana gan?
"Dia menggunakan posisi hamil supaya ga diceraikan" ?
Untungnya apa gan buat dia?
Ya memang tidak boleh diceraikan kalau sedang mengandung. I wish i could curse her, tapi semakin dia menguji saya kok dia fine-fine aja y. Maksudnya, i never feld a punishement from HIM until now.
Terima kasih gan untuk last suggestionnya, i will do it. And love this child if the thruth is.





Hallo gan/sis,

Thank you so much for asking and passing by.
Maaf banget y gan untuk tata penulisan yang kurang enak dibaca dan terkesan hasil terjemahan. Saya tulis ini buru-buru tadi pagi dalam keadaan galau dan terburu-buru setelah suatu kejadia yang kurang mengenakkan. Saya mau edit tapi sudah ada yang quote, jadi sy coba biarkan begitu dulu apa adanya. Saya sejujurnya sangat terkesan begitu banyak respon dari Kaskuser, now i feel that i'm not alone in facing this situation. Ternyata there's so much people out there that still care about us.
Kalau dilihat dari perbanding selingkuh berdasarkan gender, memang sepengetahuan saya lebih banyak prosentase laki-laki yang selingkuh. Sebenernya Fenomena selingkuh ini menurut saya dan pengalama saya karena kemajuan dan "kesetaraan" gender.
Dikala sang istri sudah merasa lebih maju dari segi kedudukan (karir / bisnis / penghasilan ) nilai-nilai Agama yang selama ini diterapkan akan tersisihkan begitu saja. Sudah luntur prinsip bahwa suami adalah nahkota dan kepala rumah tangga. Bagaimanapun kedudukan dan pencapaian istri diluar rumah.
Menurut saya bagi yang belum menikah, just a little advice, semoga bermanfaat bagi yang mau menikah dan mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan agar tidak menyesal dikemudian hari:

1. Kalau belum mampur secara materi -> Jangan menikash dulu, tunggu sampai Anda mapan secara finansial. Kemapanan ini tidak harus selalu punya kedudukan tinggi, jadi pimpinan perusahaan, dll sbgnya. Cukup punya "kababilitas" sebagai calon kepala rumah tangga yang akan bertanggung jawab.
- Punya penghasilan tetap
- Punya kemampuan untuk menyewa / menyicil / membeli sebuat tempat tinggal (rumah, kostan, kontrakan, apartemen, name it...)

IF....

a)Jika calon Istri Anda penghasilannya lebih besar dan pada awalnya bilang akan terima dan dukung Anda apa adanya => Please berfikir panjang, teori dan praktek belum tentu sama nantinya. Jangan sampai Anda kecewa

IF....

b)Jika calon Istri Anda penghasilannya sama / lebih kecil. Silahkan tambahkan nilai + sebagai "lampu hijau" untuk meyakinkan diri Anda bahwa inilah calon istri yang baik untuk saya. Saya yakin dia akan mau diajak merintis, mendukung apapun yang Anda akan upayakan demi kemajuan keluarga Anda.

2. Selidiki historis keluarganya.

IF....

Jika Anda anak pertama dan calon istri Anda anak bungsu (anak terakhir)=> Silahkan berfikir lebih dari satu kali. Anda akan merasa berat untuk membawa arah rumah tangga Anda jika kondisinya adalah pada point nomor 1.a

IF...

Jika istri calon Anda adalah anak bungsu tapi keluarganya utuh (orang tua masih hidup) silahkan tambah satu lagi nilai + pada keyakinan Anda untuk melanjutkan ke jenjang sakral. Anak dalam kondisi utuh masih akan merasa ada batasa dan ada orang tua yang harus dihormati.

IF....

Jika calon istri Anda adalah anak bungsu dan salah satu dari orang tuanya sudah tiada. => Silahkan berfikir kembali. Belum tentu kondisi yang Anda hadapi saat ini akan se-Indah yang Anda bayankan setelah pernikahan. Batasan sudah tipis, antara kebebasan dan ikatan sakral.

Tidak dapat dipungkiri, dalam adat Timur ini, peran orang tua akan sangat penting bahwa pasca pernikahan. Dan akan menjadi mediator terbaik jika kondisi yang tidak diharapkan (perpisahan) harus terjadi.

Mungkin ini hanya sekilas yang dapat saya share ke agan-agan yang hendak melangsunkan pernikahan. Saya setuju dengan pendapat agan ByQueenBy. Pernikahan adalah sekali untuk seumur hidup. Jadi jangan sia-siakan kesempatan yang Anda miliki untuk memilih yang terbaik diantara yang terbaik.



Thanks ya gan atas supportnya Saya doakan apapun status kehidupan yang agan jalanin saat ini dalam kondisi bahagia dan tidak kekurangan suatu apapun.



Thanks y gan for passing by



Momod y gan? Hehe...



Ya gan, mungkin maksudnya menado



Thanks ya gan for your positif feedback
Sebenernya dilanjutkan padahal sudah tau sering ribut dll, because i was set-up, hiks....
She claim for my responsabilty, tapi setelah responsability ini dijalankan malah semua berbalik arah omongannya.
Rencana-rencana baik yang sudah dibicarakan sirna semua seolah-olah kita gak pernah membicarakan masa depan berdua. Dan kehidupan yang kita jalankan saat ini bener-bener "Loe-Loe, gw-gw".
Saya pada prinsipnya ingin kehidupan yang harmonis dan saling mendukung. Tapi rasanya tinggal hanya mimpi. Terima kasih gan, banyak berdoa akan dapat menenangkan hati dan membukan jalan yang terbaik.


panjang banget
disini rata2 dah pada merid om
btw, jgn salah...
kesetaraan gender justru menurunkan presentasi perselingkuhan terbuka pria, tetapi dilain pihak malah menambah presentasi perselingkuhan wanita seh

tp tetep aja perselingkuhan pria entah knp lebih bisa dimaklumi drpd perselingkuhan wanita. padahal apa bedanya? sama2 selingkuh!!
soal ini pernah dibahas dolo sama om anse.... tau skrg kmrn tuh trit


btw mertua gw pasangannya bapak mertua=anak tengah, ibu mertua=bungsu.
pencari nafkah utama, ibu mertua.
awet sampe tua tuh? :
yang masak bapak mertua loh
selain itu masak emang hobi bapak mertua seh

lo tau kan persentase wanita yg memaafkan suaminya yg berselingkuh jauh lebih besar.
sedangkan persentase pria yg memaafkan istrinya yg berselingkuh? nyaris nol besar.
knp ga menjadi yang langka?