KASKUS

{UPDATE} Beginilah Proses Operasi Plastik di Korea Selatan

Apa kesan pertama kalian setelah liat pemeran Kim Yun Hee dalam SungkyungKwan Scandal? atau pemeran Kim Nana dalam City Hunter?



ni dri twitternya tnpa make up katanya

nih


Park Min Young, setelah operasi plastik (taken from her twitter official @sweetestMY (kl mau nasehatin mention j pake english)


Cakep banget? Imut mampus? cute habis? :mantap: ... Ya memang nampaknya seperti itu, namun tahukah kalian wajah imut dan cantiknya murni 100 % hasil operasi plastik? dari ujung dahi sampai ujung dagu wajah PMY telah dipermak habis, loh ko bisa tau, sebenarnya mudah mengidentifikasi wajah artis korea itu oplas atau ngga, berdasarkan data dari departemen kesehatan korea itu sendiri hampir 99% artis di korea telah melakukan operasi plastik, dan 65 % wanita disana pun melakukan hal sama, baik itu operasi yang hanya sekedar mengubah mata , sampai mengubah total wajah mereka menjadi "mahluk baru", artinya bisa dipastikan ampir seluruh artis disana pernah merasakan bedah plastik, pertanyaannya kemudian adalah seberapa ekstrem mereka mengubah wajah mereka? sedikit, sebagian atau seluruhnya?



Park Min Young - sebelum operasi plastik


menurut dr Park , plastic surgeon dari wonjin klinik (naver.com) dipastikan , PMY melakukan oplas sebanyak 5 kali bertuturt-turut, secara bertahap dimulai dgn eye surgery (upper / mongoloid blephroplasty/mengupas lapisan lemak mata di eyelid yg membuat mata seperti mengantuk)
) pengurangan rahang dst, melalui 100 kali prosedur dengan hampir 57 teknik operasi dilakukan pada seluruh tubuhnya, :
mulai dari penambahan volume dahi (forehead augmentation), operasi pembesaran mata ; eye surgery (multilateral, upper blephroplasty,epi canthoplasty,lateral canthoplasty, ptosis correction), pada hidung, rhnoplasty (blun tip, short nose snub nose,) mulut (mouth protrusion,), dagu (chin correction) pada rahang wajah (jaw reduction(pemangkasan rahang), zygoma reduction(pemangkasan tulang pipi) dan breast augmentation (pembesaran payudara). terkejutkah? shocked? jangan dulu deh, hal seperti ini sudah lazim dilakukan warga Korea selatan, asal siap uang, semuanya bisa terkabul,


ko bisa ya hasilnya mulus natural, itulah keajaiban kedokteran di sana, operasi plastik di korea mulai berlari menakjubkan awal tahun 2004, akhir tahun 2003 an setelah negara itu bergerak menuju makmur, trend kecantikan ala barat semakin merebak setelah hallyu wave merajalela dan industri hiburan korea mulai menjajah tiap negara di asia,
seperti apa sih kecantikan ala barat yg mereka sebut sebagai kecantikan boneka?



kecantikan dengan mata yang besar, hidung mancung dengan nostril mungil, dahi bervolume penuh *nong2 lah istilah org sundanya mah * serta "muka kecil" v-line. kini dengan majunya teknologi bahkan wajah sehancur apapun bisa disulap super imut di korea sana, trend ini menjamur hingga membudaya pada masyarakat korea sendiri, di korea ada istilah, mending miskin daripada jelek, "kecantikan adalah bukan diturunkan tapi di ciptakan", bahkan "orang cakep, dianggap lebih banyak dapet kesempatan kerja dibanding orang jelek/biasa aja"

Dalam survey oleh JobKorea, kekuatiran terbesar para pelamar bukanlah pada kualifikasi formal, tetapi pada penampilan mereka. Mahasiswa Jay Seo berkata, banyak temannya yang berpikir untuk operasi plastik setelah lulus.

[Jay Seo, Mahasiswa]:
"Para murid operasi plastik agar mendapat pekerjaan. Ini adalah kompetisi, semakin tampan atau cantik orangnya, ia memenangkan kompetisi."




dampak dri tren itu, klinik - klinik operasi plastik bertebaran di korea, terutama di distrik gangnam korea selatan, selain itu jika dibandingkan negara lain oplas korea terhitung lebih murah 50 % dari standar harga yg ditentukan, coba siapa yang tidak tergiur, hasil natural dan rapih *ga kaya kade ato mpok atik* tapi harga murmer? bikin ngiler kan? mau, mau ?*ha ha amit2 deh kalu aku ngelakuin, aku masi punya Tuhan*, makanya kini selain menyuplai drama dan k pop ke seluruh dunia,defisa korea juga berasal dari bisnis daerah wisata operasi plastik, tiap orang di penjuru dunia datang ke korea tiap tahunnya sekitar 2000 org untuk melakukan operasi plastik, dan jumlah ini meningkat per tahunnya *whattt? dan porsi ini bentar lagi disaingi thailand*
oke2 setelah lelah muter2 kita sampe ke pembahasan utama kita yaitu prosedur operasi plastik di sana, kita ungkap dulu beberapa oplas yg sering dilakukan orang korea, yaitu oplas mata, rahang dan hidung .. wkwkwk

Spoiler for gan mau oplas? kesini aja ma harga2nya jga:


Quote:
karena terlalu panjang langsung aja guling2 ke sumbernya ya :
sumber :
lanjutan bagian 1 (operasi mata)
bagian 2 (operasi rahang)
bagian 3 (operasi hidung dan mulut)


Data 2012


sumber: the economist, the daily mail uk, chosun english, dailymed (korea leading the big three), medicalist korea (only 20 % of our women are still original, aren't they?)


Quote:Original Posted By KradFlyer
You Cant Hide It Forever



Sumber: 9Gag

Pajang di depan gan.

Plastic Surgery - Your face is modified but the DNA isn't.

SUPAYA PENCARIAN MUDAH KLIK INDEX DIBAWAH

INDEX

sumber: banyak salah satunya ID hospital korea selatan
Quote:

Quote:Original Posted By belleme


http://kpsurgery.tumblr.com/post/619...astic-surgery#
habis ikutan wamil cowok ini dioplas gan trus pake lipstik pula



lah emang cowo korea udah terbiasa pake kosmetik ma skincare (juga oplas), liat aja di atas bejibun mak , cewe indonesia kalah

Index faq

u/ memudahkan pencarian gw index ya
PETUNJUK: gunakan link old kaskus jika versi kaskus beta tidak dapat anda buka
Quote:

Quote:Kenapa bahas Oplas Korea, bukan Negara Asia lain? (China dll) (kaskus beta)

kalau ga kebuka buka versi old aja
Kenapa bahas Oplas Korea, bukan Negara Asia Timur lain? (kaskus old)


Quote:Korea Selatan Menempati Urutan teratas Pelaku Operasi Plastik (Data 2012)

Quote:Data Pelaku Oplas Korsel di harian NRC Hadelsblad Belanda mencapai 80 % warga
(Departemen Ksehatan Korea Selatan 2011)
kaskus beta

Data Pelaku Oplas Korsel di harian NRC Hadelsblad Belanda mencapai 80 % warga
(Departemen Ksehatan Korea Selatan 2011)
kaskus old


Quote:Proses dan jenis Oplas Mata (old kaskus)

Proses dan Jenis2 OPLAS MATA (kaskus beta)


Quote:Proses dan Jenis Oplas Penggerusan Rahang (Jaw n Zygoma Reduction)- Jaejong DBSK/TVQX (old kaskus)

Proses dan Jenis Oplas Penggerusan Rahang (Jaw n Zygoma Reduction)(kaskus beta)


Quote:Proses dan Jenis Operasi Hidung (rhynoplasty) bonus yuna SNSD dkk (old kaskus)

Proses dan Jenis Operasi Hidung (rhynoplasty) bonus yuna SNSD dkk (kaskus beta)


Quote:Kenapa Masyarakat Korea Selatan demen oplas? (kaskus beta)

Kenapa Masyarakat Korea Selatan demen oplas? (kaskus old)


Quote:Kenapa Masyarakat Korea Selatan demen oplas? 2 (kaskus beta)

Kenapa Masyarakat Korea Selatan demen oplas? 2 (kaskus old)


Quote:Kenapa Hasil Oplas Korsel keliatan Natural, bagaimana dgn oplas Indonesia? kaskus beta

Kenapa Hasil Oplas Korsel keliatan Natural, bagaimana dgn oplas Indonesia? kaskus old


Quote:Kenapa Korsel Demen Oplas part 3 kaskus beta

Kenapa Korsel Demen Oplas part 3 (kaskus old)


Quote:Pentingnya Mengetahui Info Oplas Korsel kaskus beta

Pentingnya Mengetahui Info Oplas Korsel (kaskus old)


Quote:Pentingnya Mengetahui Info oplas korsel part 2 kaskus beta

Pentingnya Mengetahui Info oplas korsel part 2 (kaskus old)


Quote:Dampak Paradigma Penampilan No. 1 dan Benarkan Korea Rasis? kaskus beta

Dampak Paradigma Penampilan No. 1 dan Benarkan Korea Rasis? (kaskus old)


Quote:Mereka Ngoplas tapi ko rasis Penampilan? kaskus beta

Mereka Ngoplas tapi ko rasis Penampilan? (kaskus old)


Quote:Perbandingan Pelaku Oplas Korea dan Jepun kaskus beta

Perbandingan Pelaku Oplas Korea dan Jepun (kaskus old)


Quote:Masa Depan Peroplasan Indonesia, kaskus beta

Masa Depan Peroplasan Indonesia (kaskus old)


Quote:Tindakan Pemerintah Korea mengenai Oplas (Legalisasi dan Paket Wisata) kaskus beta

Tindakan Pemerintah Korea mengenai Oplas (Legalisasi dan Paket Wisata) (kaskus old)


Quote:kenapa tertarik bikin tred oplas korsel
kaskus beta

kenapa tertarik bikin tred oplas korsel (kaskus old)


Quote:Bagi "fans2 korea" di luaran sana (hardcore) yg ga mau nerima fakta oplas korea kaskus beta

Bagi "fans2 korea" di luaran sana (hardcore) yg ga mau nerima fakta oplas korea (kaskus old)


Quote:bonus:
Mengapa kecenderungannya Japan lover kontra dgn Korea lover?
kaskus beta

Mengapa kecenderungannya Japan lover kontra dgn Korea lover? (kaskus old)


Quote:TS ga suka Korea ? (kaskus old)

Quote:ada apa dengan TS? (kaskus old)

Quote:Bahas Mendalam Operasi Rahang,tulang Zygoma juga Mouth Protrusion (kaskus old)




Iklan Oplas yg tersebar di sepanjang subway Kota Gangnam Korea Selatan *you think it's weird, but they think it's a must do stuffs and " a job well done achievement" (a richness state).



pertammax di page sendiri

salah seorang siswa sma di korea yg melakukan operasi plastik

sebelum/before


sesudah operasi, mata, hidung garis rahang dan kulit

Quote:
Salah 1 proses operasi PLASTIK yang dijalani Warga Korea Selatan'




OPERASI PLASTIK yang dijalani ANAK BERUSIA 12 TAHUN DI Korea Selatan'

bahkan anak sekecil itu sudah mempermak wajah dan skin color kulitnya betapa paradigma penampilan no.1 itu di masyaralat korea bgtu mendarah daging

testimoni dua org gadis korea yang mengoperasi mata, hidung, dahi dan (menggerus) tulang pipinya/cheekbone plus *kulit lifting and reju* *wajip ini*

wah :v

kalo gue oplas mesti jadi cakepan gue dari artis korea HAHAHA

nice share gan
keren gan,,,
takjub sekaligus seram gan
membayangkan jika 10-20 thn kedepan selluruh penduduk bumi bisa malih rupa dgn oplas
biarpun oplas, tapi ane tetep mau kok gan jadi pacar mrk hahahha .. org korea tuh lugu2 banget klo kenalan ama org indonesia .. gampang dikibulin wkakakk
Index tambahan
Quote:Cara Membedakan Wajah Korea Oplas dan Aseli

Quote:Original Posted By PTCkoe
takjub sekaligus seram gan
membayangkan jika 10-20 thn kedepan selluruh penduduk bumi bisa malih rupa dgn oplas

jadi muka boneka semua gan, terus anaknya kaga mirip emak bapaknya, anaknya dioplas. terus2an deh kek gitu, ibu-bapak oplas, anak oplas, cucu oplas, cicit oplas
Quote:Original Posted By krzx8r
biarpun oplas, tapi ane tetep mau kok gan jadi pacar mrk hahahha .. org korea tuh lugu2 banget klo kenalan ama org indonesia .. gampang dikibulin wkakakk

ada syaratnya gan, agan musti dioplas juga
Quote:
[tambahan] BUKTI KALAU semua IDOLA K-POP ITU WAJIB OPERASI PLASTIK
Quote:
Idola K-Pop dan Prosedur Operasi Plastik

Anthea Wang memenangi audisi pencarian bakat K-pop “Star Hunt” musim kedua di Singapura pada bulan September 2012. Bersama juara kedua Rendy Lauwady (orang Indonesia yang terbang dari Jakarta untuk audisi), keduanya mewakili Singapura pada final ajang tersebut di Seoul, Korea Selatan.

Sebulan kemudian Anthea pulang ke negaranya karena tereliminasi. Tetapi kekecewaan Anthea bukan saja karena ia tersisih. Untuk menjadi idola K-pop seperti impiannya, Anthea (dan finalis lain) dituntut mengubah penampilan. Salah satunya, lewat tawaran operasi plastik ringan.

“Mereka tidak memberi kami waktu berpikir, begitu mengatakan ‘ya’ saat itu juga mereka mulai mengoleskan krim ke wajah. Saya tak ingin melakukannya tanpa seizin orangtua saya lebih dulu. Saya masih 15 tahun, apakah itu legal?,” tuturnya seperti diungkap dalam wawancara dengan Yahoo! Singapura bulan lalu.

Para finalis memang sempat dipertemukan dengan ahli bedah plastik. Mereka ditawari menjalani prosedur menggunakan “filler”, cairan khusus yang disuntikkan ke wajah pasien untuk membentuk ulang beberapa bagian wajah.

"Katanya rahang saya terlalu persegi, kulit saya pucat seperti hantu, dan hidung saya pesek," tutur Anthea soal mengapa ia didesak menjalani prosedur tersebut. Ia menolak, dan bahkan berhasil meyakinkan kontestan asal Filipina Liahona yang sudah setuju mengubah bentuk hidung untuk membatalkan niat.


Anthea Wang

Di Korea Selatan, sudah biasa bagi remaja (khususnya perempuan) untuk menjalani prosedur operasi plastik. Tak jarang orang tua memberikan hadiah kenaikan kelas atau kelulusan sekolah dengan membiayai dan mengantar putrinya ke klinik bedah kecantikan. Wajar saja jika Anthea Wang mengalami gegar budaya.

Prosedur paling dasar dan umum dilakukan adalah operasi kelopak mata. Dalam film dokumenter “Korean High School” garapan sutradara muda Kelley Katzenmeyer, terpapar jelas bagaimana siswi sekolah menengah disana mendambakan Ssangkapul alias lipatan kelopak yang membuat bentuk mata jadi lebih besar. Saking terobsesinya, siswi yang belum mampu menempuh operasi menggunakan lem pembentuk lipatan mata temporer yang disebut lem Ssangkapul.

“Mata yang bulat besar, hidung mancung, dan bentuk wajah yang bulat,” jelas grup K-pop D-Unit soal standar kecantikan perempuan Korea seperti dilansir Daily Mail. “Penampilan ideal kami (orang Korea) adalah menjadi seperti kebanyakan orang Barat.”

D-Unit (Dok. Facebook D-Unit)

Didukung teknologi bedah yang maju, klinik bedah kecantikan laris manis menjadi sarana mencapai penampilan ideal tersebut. Distrik Gangnam di kota Seoul saja memiliki lebih dari 500 klinik. Dan saat ini, Korea Selatan telah mengambil alih posisi Brasil sebagai negara dengan operasi plastik paling aktif.

Menurut laporan International Society of Aesthetic Plastic Surgery (ISAPS) tahun lalu, 20 persen perempuan 19-49 tahun di Seoul mendatangi klinik bedah untuk mempercantik diri. Itu berarti satu di antara lima perempuan menjalani operasi plastik, termasuk pula Miss Korea 2012 Kim Yu Mi yang jadi perwakilan kecantikan Korea pada Miss Universe tahun ini.


Idola K-pop juga tak sungkan lagi mengakui jika pernah menjalani operasi plastik. Paling baru, vokalis utama Sistar Hyorin yang semula dianggap bertahan dengan kecantikan alami (apalagi manajemennya melarang operasi plastik) mengungkap ia pernah mengoperasi kelopak matanya pada acara “Mama Mia” yang disiarkan KBS awal bulan ini.

Tetapi benarkah operasi plastik ada pengaruhnya bagi karier idola K-pop?

Girlband K-pop senior Brown Eyed Girls (B.E.G) barangkali bisa jadi studi kasus. Meski memiliki kemampuan tarik suara di atas rata-rata, namun B.E.G tak begitu sukses secara komersial di awal karirnya. Dalam acara Radio Star bulan Mei 2012, MC Kim Gura juga mengingat kesan saat B.E.G debut, “Mereka tak menarik (secara fisik). Saya rasa mereka takkan bertahan lama.”

B.E.G lantas menjalani prosedur operasi plastik seperti diungkap pada acara MBC “Every1 Magazine 1” di tahun 2010. “Kami harus menerima suntikan di sudut mata sekali sebulan,” ujar personil B.E.G Narsha. Hasilnya?

“Pelan-pelan setelah operasi, kami mulai sering diundang mengisi acara. Penggemar juga mulai memperhatikan kami.” bakat? kaga dilirik tuh talenta? nonsense yg penting tampang no.1!!!
sumber


Quote:
15-year-old S’porean K-pop hopeful: They tried to ‘fix’ my face (mereka berusaha mengubah wajah saya)

She left Singapore a 15-year-old fresh-faced aspiring K-pop star, one of two wanna-bes who beat hundreds of others to represent the Republic in the Channel M Star Hunt reality television show.
Anthea Wang was eventually eliminated and returned home a month later -- after a gruelling four-week boot camp which involved a serious battering of her self esteem. The teenager was told that her face needed to be "fixed", given an extreme makeover and she even suffered a melt-down on screen after a particularly stressful hair cut.
Speaking to Yahoo! Singapore on Thursday, the spunky K-pop hopeful from Kranji Secondary schoolgirl said her trip to the land of Seoul and "Gangnam Style" was a huge reality wake-up call.
'Petite plastic surgery'
"I was told that my jaw was square, my skin was ghostly and pale, and my nose was humped," said Anthea, whose other facial features escaped harsher criticism.
In one episode of the reality TV show aimed at grooming future K-pop stars, contestants were brought to consult with a Seoul plastic surgeon and offered a chance at "free fillers", euphemistically called "petite plastic surgeries" to subtly alter their looks.

Extremely popular in plastic-crazy Seoul, fillers are a temporary aesthetic procedure where substances like hyaluronic acid are injected into a patient's face to re-shape uneven features or overly-strong jawlines.
"I wasn't surprised to hear it, because I look in the mirror and I know what I see, but still, I was like, ouch."
The self-assured teenager admitted feeling tempted to do fillers on her nose and jaw, but decided not to in the end because she wanted to seek the permission of her parents first.
"They gave us so little time to think -- it was like, the minute you say 'yes' they started applying numbing cream on your face. I didn't want to do it without consulting my parents first -- I'm only 15, I don't know if that was even legal?"
There was also drama on screen when another 15-year-old Filipino contestant, Liahona, decided to back out of doing fillers after agreeing to the procedure.
"I told her, you're just 15 and you're beautiful the way you are, you don't need it, but she felt very pressured to do it," said Anthea. "She was quite emotional and she said her father would be really sad if she fixed her nose, because it was just like his."
The dilemma ended with Liahona tearfully changing her mind and sobbing as she rubbed the numbing cream off her face with her bare hands.

They tried to make me someone else
Looking back on her one-month experience, Anthea's biggest takeaway from her short time in the cut-throat K-pop industry is that nobody is allowed to be themselves.
"They come up with a style and an image for you, and they pick your hair, your make-up, your face, everything. You don't get to decide anything for yourself," said Anthea.





lanjutannya : http://sg.entertainment.yahoo.com/bl...075750152.html


It is better to be hated for what you are than to be loved for what you are not.
Andre Gide

segala jenis proses operasi wajah (dengan video) di korea

Quote:sekilas jalannya proses operasi hidung (rhinoplasty)

warning: bagi yg punya jantung lemah dan mentah rapuh jangan coba liat videonya disturbing abis , TS sudah memperingatkan, jadi TS ga bertanggung jawab jika ada viewer yg kemudian muntah melihat video di bawah

sekilas proses final


sekilas proses awal nose reduction (memperkecil hidung)


sekilas proses mengecilkan rahang/wajah *face contour* *awas ini disturbiing banget*


yang ini yg di"gerus" adalah cheekbone /tulang pipi *masih dlm ranah face contour*/mengecilkan dan membentuk wajah



sama seperti di atas, yang di "papas" disini adalah tulang rahang/ jaw mandible bone/dalam bahasa korea nya sagakteok .. * masih dlm ranah face contour*


next operasi mata yang paling ringan "double eyelid"/membuat lipatan mata


ingat semua prosedur operasi di atas dilakukan ahli, dalam dunia medis biasanya digunakan untuk membentuk wajah manusia yg cacat bawaan atau kecelakaan hingga tulang wajahnya hancur namun di korea prosedur ini dilakukan supaya wajah mereka berubah menjadi standar yg mereka harapakan (mata belo, bentuk muka V, mancung )

cr: dk plastic surgery clinic south korea


Quote:Original Posted By derevnya


In the name of beauty, they distorted god's creation









mata: epi cantoplasty (melebarkan ke arah vertikal), lateral cantoplasty (melebarkan ke arag horizontal), double eyelid (membuat lipatan mata)

hidung: augmentation rhynoplasty (penambahan ketinggian hidung)

rahang: jaw reduction (pengurangan rahang), cheekbone reduction (pengurangan tulang pipi)

dahi: forehead augmentation (penambahan volume dahi)

mulut: mouth protrusion

saking terobsesinya dengan fisik sempurna/ras orang lain, salah satu survey lembaga kemasyarakatan korea selatan menuliskan hipotesis dampak beauty pageant asia pasifik yg diadakan di seoul korea tahun ini dn tahun lalu isinya kira2 begini hasilnya:
Beauty pageants do not pressure Korean teens to get plastic surgery, says colleague. No, they simply 'inspire' them to do so. *akuut*
palsu gan
pantesan di korea gak ada cewek jelek gan
uda kayak dream of doll aja
set dah mending miskin daripada jelek, istilahnya kejem banget gan
kasihan yah, ga bisa bersyukur dengan dirinya sendiri, merasa dirinya bukan dirinya, tapi harus jadi seperti orang lain, harus jadi seperti boneka..
cantik sih cantik, tapi palsu..

nanti pas punya anak juga ketauan muka asli bapak ibunya, kan nurun ke anak.. tapi jadinya anak2 nya juga nanti dioplas, kalo begitu bukannya sama aja ga bangga dengan garis keturunannya sendiri?

Rasisme dan Wajah Aseli Korea

index tambahan
Quote:
HOMOGENITAS SUKU YAYOI KOREA, ALASAN DIBALIK RASISME DAN TINJAUAN GENETIKA SUKU YAYOI KOREA old kaskus

tambahan dari agan pepper, RASISME di Korea menurut washington POST
Quote:Original Posted By pepperindo


yup betul Indonesia dan Korea dalah negara dengan indeks rasisme tinggi, dsini sipit dikit aj langsung manggil cina



semakin merah semakin rasis, semakin biru semakin friendly

beda jauuuuuuuuhhhh sama jepang, berkulit coklat melayu di RRC apalagi jepang anda gak akan dikata2in monyet kayak di korea




Quote:Original Posted By 001100
set dah mending miskin daripada jelek, istilahnya kejem banget gan


iya gan kenyataan emang bgtu kejam
Quote:Original Posted By aicachan
kasihan yah, ga bisa bersyukur dengan dirinya sendiri, merasa dirinya bukan dirinya, tapi harus jadi seperti orang lain, harus jadi seperti boneka..
cantik sih cantik, tapi palsu..

nanti pas punya anak juga ketauan muka asli bapak ibunya, kan nurun ke anak.. tapi jadinya anak2 nya juga nanti dioplas, kalo begitu bukannya sama aja ga bangga dengan garis keturunannya sendiri?


mangkanya ada istilah di sono gan
kecantikan bukan diciptakan tapi di buat , dgn motto tsbt ga aneh orang korea itu menganggap penampilan no.1/appearance is god/kulit putih no 1 makanya banyak kasus rasisme (penampilan)* di korea, terutama menimpa orang asia tenggara, india dan afrika (yg kulitna berwarna hitam/tan) dan orang koreanya sendiri (yg punya wajah memprihatinkan). hal ini tak lepas dari stereotype masyarakatnya bahwa orang yang berkulit putih mempunyai strata/kasta lebih tinggi sedangkan orang yg lebih gelap ((kulitnya) mempunyai strata lebih rendah/udik. jika ada yg bertanya sifat rasisme ini hanya dimiliki generasi tua saja? jawabannya adalah tidak! generasi tua maupun muda memiliki mindset yang sama akibat kultur homogenitas korea (penyamaan stereotype yg gw bahas di awal)

ket: * rasisme (penampilan), sya menyebut penampilan krn mereka cenderung membedakan manusia dari warna kulit dan "cakep/engganya" termasuk pada orang koreanya sendiri
Quote:

CR: makbul adalah mahasiswa indonesia yg kuliah di korea



Quote:



CR: Makbul adalah mahasiswa indonesia yg kuliah di korea


bagaimana wajah aseli korea, ini ada data dari pemerintah korea tahun 1980-1970 an *sebelum oplas merebak*

Quote:Original Posted By derevnya
ini dari data pemerintah korea sendiri mengenai "wajah di atas rata2" ras di asia timur tahun 70-80 an, maaf tapi korea ga ada imut2nya *pantesan oplas jadi keharusan *, dan ternyata stereotype wajah yg diinginkan korea u/ oplas itu wajah "kawaii" jepang *lagi2 ngekor * (kasian gan)







kiri ke kanan: korea-jepang-thailand

dan setelah trend oplas, orang korea merubah tipikal wajah ras nya yg DEMIKIAN ADANYA MENJADI RAS LAIN



Quote:Original Posted By derevnya
wajar jika mereka mulus, selain oplas, biaya perawatan dokter plus kosmetiknya aja bejibun, itu bukan hanya wanita tapi pria di sana pun sama aja, bahkan jumlah kosmetik para pria korea lebih banyak dibanding jumlah kosmetik wanita indonesia, ini dia kutipan salah 1 mahasiswa kita yg kuliah di korea:


cr: mubarok adalah mahasiswa indonesia yg belajar di korea , thks

yang paling sya ga suka adalah pola pikir dan cara pandang mereka (masyarakat korea) menimbang arti manusia, manusia di Korea pasti orang baik ketika dia memiliki wajah tampan/cantik dan manusia itu pasti jahat kalau wajahnya buruk, seidealis apapun kamu disana kamu bakal terjebak operasi plastik, karena masyarakat korea memiliki syarat prejudice yg menurut saya "aneh" memandang manusia, operasi plastik di korea merupakan mekanisme survival di sana, kamu oplas = bahagia, kamu apa adanya = tersingkir dari kultur sosial
manusia di korea tidak diberi arti sebagai manusia apa adanya tapi penampilan luar semata, dan itu menurut sya lebih bahaya dari sifat RASIS yg dimiliki sebagain besar dari mereka, oke lah rasis itu berlaku buruk pada ras lain, tapi ini ? bahkan RAS sendiri pun di bully jika penampilannya tidak baik.


mereka malu mengakui wajah aseli ras mereka sendiri, dan ini menurut saya prilaku pengecut.

yg tersisa adalah teriakan2 kecil di sudut kota seoul.."dimanakah wajah korea tempo dulu yg terkenal sangat sipit berhidung pesek dan bermuka kotak itu? itulah jeritan salah satu orang idealis di Korea sana, jeritan mereka tertelan pola pikir baru yg mengedepankan penampilan dan standar cantik yang harus selalu menjadi RAS lain (dalam hal ini mendekati kaukasoid)


salah satu iklan oplas di jalanan korea selatan


kutipan mubarok lainnya








oplas di korea = memenuhi syarat prejudice masyarakatnya yg mendewakan penampilan sekaligus survive di tengah budaya penampilan no.1

Quote:
kecantikan aseli suku korea

perempuan kontestan pageant miss korea utara/northkorea yg dipaksa pemerintah komunis korut mengabdi di ketentaraan nasional korut

wah, bahaya bget yah, kl kyk gtu
gak ada efek sampingnya tuh

terobsesinya penampilan masyarakat korea mendorong bullied massal --> OPLAS

aKHirnya kk2kua sekalian artikel saya, twitnya mas mahasiwa indo yg kuliah di korea dan hipotesis umum mengenai faktor utama merebaknya oplas di korea, yaitu "terobsesinya penampilan" masyarakat korea yang mendorong terjadinya "bullied (penghinaan fisik thp penampilan sesama yg dibawah standar kecantikan "oplas korea") beruntun" hingga oplas dijadikan alasan utama untuk bertahan hidup; "persona non grata" diteliti dan dibuktikan oleh Profesor Jo Elfving-Hwang (PhD, Sheffield University) dalam tesis terbarunya, saya cantumkan kk, jadi semua yg saya katakan BUKAN KEBETULAN atau TEBAK2 BUAH MANGGIS tapi PENELITIAN ILMIAH , yg mau nyangkal pake PENELITIAN ILMIAH juga yah jangan bacot saja

Quote:
Cosmetic Surgery and Embodying the Moral Self in South Korean Popular Makeover Culture
The Asia-Pacific Journal, Vol. 11, Issue 24, No. 2, June 17, 2013. -

You only have to spend a day in Seoul to realize that appearances do matter in contemporary South Korean society. Advertisements for various cosmetic surgeries are conspicuous everywhere—from taxis (fig. 1) to public transport and underground stations (figs. 2 and 3), all evidence that the industry is booming.

Figure 1. Cosmetic Surgery QR code advertisement at the back of a Seoul taxi (centre) (photo: author)
In their worldwide survey of cosmetic procedures performed in 2011 by board certified cosmetic surgeons, the International Society for Aesthetic Plastic Surgery (ISAPS) placed Korea in seventh place in terms of numbers of surgical procedures. That said, Korea’s 250,000 recorded surgeries were easily outstripped by US and Brazil which topped the list with numbers close to the 1 million mark.1 Nevertheless, Korea tops the list in the number of procedures per capita.2 (This is borne out by a more recent report based on the ISAPS’s figures published in the Economist.)
Even so, the actual figures are likely much higher since a significant number of surgeries go unrecorded: not only is the cosmetic surgery industry badly regulated (Holliday & Elfving-Hwang, 2012) but the clinical data included in the ISAPS’s figures only takes into account surgeries performed by accredited surgeons who form a minority of medical or medical-related staff who perform surgeries. Many beauty salons and ‘health clinics’ offer smaller cosmetic procedures such as facial fillers (e.g. Botox® or Retylin®), blepharoplasty and mole removal laser surgery, which are not recorded as surgical procedures and are thus not included in the statistics quoted above.
While research concerned with the representation of cosmetic surgery in popular culture and media in the West tends to prioritize gender or neoliberal consumerist desires as the main explanation for individual subjects’ apparent non-resistance and malleability to conform to popular beauty discourses (see more on this in Holliday and Elfving-Hwang, 2012), this essay focuses on South Korean popular discourses on cosmetic surgery to show that there are additional categories, ideologies and even moral principles that go beyond simplistic notions of the body as an investment for individual, personal gain in the context of neoliberal capitalist society. In particular, in contemporary South Korean discourses of beauty, care of self and cosmetic surgery increasingly link notions of ‘correct’ or ‘appropriate’ appearance with performing adequately in society as a social subject.

Figure 2.
These embodied ideas of performing one’s social status through appearance are certainly not new to Korea. In many ways, contemporary practices can be said to build on premodern Chosŏn-era practice of displaying social status through class-appropriate clothing and decorum, and the ways in which they are interpolated in neoliberal discourses of self-improvement and class mobility are evident in the ways in which cosmopolitan subjectivity is embodied through cosmetic surgery as a sign of a desired class, social or gendered identity (Holliday & Elfving-Hwang, 2012). In some ways the engagement with surgical practices can be seen as a ‘democratizing’ practice, and the rate of uptake in quite complex surgeries, such as the chin and mandibular angle reduction surgery (‘V-line surgery’), also suggest something of the trivialization of associated risks in popular discourses about cosmetic surgery in South Korea and focuses on the possibilities that it portends.

selanjutnya

Rather than questioning the logic behind this cultural over-determination of the gaze that almost invariably seems to relegate the contestants to a persona non grata, both the medical experts and presenters subject the contestant to an examination of her physical appearance that affirms her position within an aesthetic underclass, so that the medical discussion about surgery becomes ‘an instrument that combines hierarchical observation and normalizing judgment.’ (Heyes, 2007b: 30) -

penulis: Jo Elfving-Hwang (PhD, Sheffield University) is an Associate Professor of Korean Studies at the University of Western Australia. Previous to her current appointment she was Junior Professor of Korean Culture and Society and Director of Korean Studies at Frankfurt University (Germany), and has also worked at the University of Sheffield, Leeds University and Sheffield Hallam University. Her current research and teaching interests include cultural representations of cosmetic cultures in South Korea, masculinities in South Korean popular culture, and South Korean cultural diplomacy and models of overseas development in Africa. Recent publications include a monograph titled Representations of Femininity in Contemporary South Korean Women's Literature (Dorset: Brill/Global Oriental, 2010) - Email: joanna.elfving-hwang@uwa.edu.au



Quote:Original Posted By reatimle
gak ada efek sampingnya tuh

ga tau gan, ga ada sejauh ini paling bengep2 udahnya

Quote:Quote:Original Posted By Badvriel
yang foto keluarga parha banget gan cuma ibunya sumpah bening sangatttttt matabelo

Quote:Original Posted By derevnya
bening hasil proses oplas berulang ulang makanya anaknya demikian adanya

si wanita itu kaga dioplas gimana, kalau sosial masyarakat di sana sangat mengagung ngagungkan penampilan luar/ fisik? wanita idealis di korsel pasti pada stress deh kalau lingkungan nya menghendaki wajah sempurna (dibaca= dipermak) yg" seolah" berhak hidup di sana?

si suaminya juga pasti kaga tahan, tergiur oplas, wong di tiap jalan korea selatan ditaro iklan oplas segede gaban?

coba jalan jalan ke Apgojeong station korea selatan , terlihat bagaimana masyarakat memuja penampilan terbukti dengan iklan operasi plastik *besar2 pula* di tiap pojok tempat umum, oplas merupakan suatu keharusan bagi mereka bagaikan indomie bagi anak kos di akhir bulan *sebegitukah mereka membenci wajah original korea mereka?*





hampir setiap iklan besar disana mempresuasi "kamu ingin bahagia? ubah bentuk wajah (operasi pengikisan rahang dn tulang wajah), hidung dan matamu"










anehnya anak2 muda kita begitu mengidamkan wajah seperti orang korea sedangkan orang korea sendiri sangat ingin wajahnya menyerupai wajah orang/ras lain?
cr: sumber

Index part 2

index bagian kedua
Quote:
Quote:Orang Korea Terobsesi Mengubah Wajahnya sedekat mungkin dengan Wajah Kaukasoid (sumber : CNN) (kaskus old)

Quote:Prosedur Oplas Korea paling banyak Mengubah Bentuk Wajah, Mata dan Hidung, sedangkan Negara lain implan Payudara dan "Butt" (Sumber: The Economist, dan ISAAP (badan plastic surgery internasional) (kaskus old)

Quote:Proses Operasi Pemutihan Kulit di Korea (kaskus old)

Quote:Bingung dgn Remaja Sekarang yg Mengidolakan Korea? (kaskus old)

Quote:TS Timpang Sebelah? (kaskus old)



PERBEDAAN OPLAS KOREA dan JEPANG part 2
Quote:
Quote:Original Posted By G-g
bisa jadi cakep ya cma gara2 matanya doang..

mendingan ke jepang deh darpd ke korea

hampir 33persen populasi jepang suku korea juga toh? iya sih mereka berwajah aseli khas korea tanpa oplas
uhmm beberapa artis jepang ada yg oplas mata juga *misalnya tomochin akb48* , tapi
1. di jepang oplas bukan epidemik sampai menular ke warga biasa , yah sewajaranya aja seperti di indonesia pan ada juga yg oplas macem distro oplas mata ke thailand atau kd oplas hidung ke spore, dan tentunya masih tabu , makanya di manga BBF orang yg oplas biasanya mendpt sanksi sosial dri masyarakat sama seperti di indonesia aja,secara norma HARAM , jadi kalaupun ada artis mereka yg oplas paling mereka bilang yah pan namanya juga artis beda ama kita artis2, kita2, nah kalau di korea beda sudut pandang, kalau ada artisnya yg oplas mereka mikirnya , dia bisa cakep pake oplas kenapa kita juga engga?
2. di jepang tidak ada yg namanya jaw surgery (kikir rahang) *makanya yg kotak ya tetap kotak macem koyuki yg di the last samurainya tom cruise* , kenapa? karena prosedur ini dilarang ISAPS (badan oplas internasional) dan jepang adalah negara yg sangat strict (taat aturan, dimana korupsi nyaris 0 %, coba tanyakan hal ni pada org yg tinggal disana, saking strictnya aturan mereka pembajakan kaset pun nol persen, makanya artis2 korya pada berbondong2 ke jepang ngeluarin album jepang dll, kenapa? karena kejujuran org jepang patut diacungi jempol, mereka amat sangat menghargai orijinalitas dan kejujuran, tak heran toh kalau laku seminggu bisa sampe penjualan jutaan copy tu album2, seperti album2nya AKB , nah krn situasi seperti ini sayangnya jarang entertainer jepang yg bercita cita go internasional *cukup jika menguasai market jepang bisa menjual jutaan copy*, beda ama korea dgn KPopnya yg berambisi menguasai pasar musik dunia krn pasar korea tak sebersih pasar jepang, sama ja kea di kita pembajakan mengurangi jatah makan mereka, makanya juga pada berbondong2 bikin album jepang, kasarnya mereka tau bahwa pasar jepang ini jujur)
3. ga ada oplas pemutihan kulit dan pemakaian ton-an kosmetik untuk cowo , nyang gelap tetep aja gelap ga dempul2an , yang putih ya putih aje sesuai kodratnya
4. dan yg penting jepang ga obsesi penampilan sampai menghalalkan berbagai cara, ga sampe lah ada budaya "mengejek ala korea" (kan ada artikel di atas sampe anak2 SD pun berani ngejek bu gurunya kalau penampilannya jelek ntuh) , makanya ga muncul proverb lebih baik miskin dripada jelek ala korea, di jepang sama aja kea kita lebih baik kaya daripada jelek , normal2 aja .. dan ga ada istilahnya "kecantikan adalah dibuat" jepang punya motto kecantikan adalah merawat hati dan diri , kebaikan adalah refleksi kebaikan (yasashisa wa yasashi wo utsusunda) ... , uhm dan satu lagi GA ADA BUDAYA PHOTOSOP ALA KOREA, di korea saking terobsesinya ama penampilan poto e-ktp pun di sotosop makanya hasilnya jadi berglowy glowy dan aga beda dgn penampakan aseli , sebenernya bisa terlihat ko dri MV2 dan poster album KPop yg penuh dgn "mimpi" dan keglamouran yg dibalut teknologi dan sotosop pro teramat pro malah,.. manusia biasa dibikin manusia fantasi, dgn tinggi diupgrade bercm2 dan muka diubah menjadi "vampire2" twilight, pucat dan bersinar sinar , hal ini merefleksikan KE TIDAK APA ADAAANYA MEREKA, BETAPA MEREKA TEROBSESI PENAMPILAN

buset bisa jadi cantik gitu ya gan
mendingan abg di Indonesia deh, banyak yg cantik tanpa oplas
Quote:Original Posted By derevnya



ttg suju saya udah bahas berkali kali cek aja...
kl mau lengkap... coba tanya ke sini , tret ini menghkususkan ngupas bintang k-pop kl disini kan warga koreanya secara umum, ane udah ga bgtu aktip di tret ini
http://kpsurgery.tumblr.com

pake bhs inggris ya jgn lupa

BEFORE AFTER
























Quote:Original Posted By derevnya


oplas di jepang bedanya di korea itu
1. di jepang oplas masih dianggap tabu dan hal yg dianggap menjerumuskan kehormatan keluarga, coba liat aja di manga hana yori dango .. orang oplas disana itu justru dipinggirkan dan martabatnya berkurang, olehkarena itu dari data 2012 aja jepang ga masuk 5 besar, 5 besar top itu, korea, thailand, yunani, US taiwan

2. oplas di jepang sebatas dilakukan segelintir entertainer aja dan hasilnya lebih mentah dibanding korea, jadi kalau ada yg oplas keliatan hasil oplas misal tomo-chin akb48 itu, sedangkan oplas di korea dilakukan seluruh lapisan masyarakat (dari ahjumma di dapur sampai aktris n akror di layar kaca) dan hasilnya lebih bagus/natural, jadi yg oplas n engga sering ketuker

3. oplas di jepang emang bukan suatu kebutuhan/mekanisme survival, karena orang jepang tidak melihat manusia dari penampilan luar seperti di korea, makanya di jepang ga ada istilah cowo musti putih/dibleaching atau botox n oplas, bisa diliat di dorama doramanya, warna kulit aktornya beragam, ada yg putih seperti tamayama tetsuji, teppei, kanata hongo ada yg item manis seperti mokomichi *ini aktor kesukaan sayah (liat di zettai kareshi/absolute boyfriend)* ada juga aktor yg giginya ga beres seperti di densha otoko, atau wajahnya di bawah rata2 seperti di hungry n liar game, kenapa ada? karena jepang mau menerima manusia apa adanya .. aktor yg udah berumur pun ya keriput alami ga musti harus jadi manusia tanpa cela dan bebas dari segala penuaan dan cacat

ttg warna kulit justru di jepang itu aktornya ada yg sengaja menggelapkan tubuhnya *seperti ikeuchi hiroyuki, nishikido ryu dll*, karena kulit gelap di jepang itu kesannya sexy dan kulit terlalu putih itu banci : *bgi cowo ya*, kalau di korea kulit gelap itu stereotypenya kasta rendah/udik/miskin, jadi memputihkan kulit dengan cara oplas sampai cowo nya pun berbedak tebal/ ber BB itu lumrah dilakukan, supaya kelasnya "setara"

4. di jepang ga ada prosedur oplas gerus rahang/ jaw reduction,Mouth Protrusion/Microgenia (meratakan alveolar bone rahang supaya ga monyong) dan gerus tulang pipi/cheekbone reduction, karena prosedur itu dilarang oleh badan plastic surgery international dan hanya diperkenankan u/ manusia cacat bawaan *korea karena terobsesi wajah kaukasian jadi prosedur yg dilarang pun dilakukan* olehkarena itu :
a. korea kalau oplas sering ekstrim/ berubah dari bentuk awal *muka aja digerus bo*
b. orang korea itu selalu harus putih karena jika aga gelap aja mereka akan digolongkan menjadi "kasta rendah" makanya banyak prosedur operasi memputihkan kulit di korea sana dan yg ngelakuinnya bukan hanya cewe tapi cowo juga, *dan kosmetik cowo nya itu lebih banyak dari kosmetik wanita indonesia, bejimana cewenya ya *

Index part 3

EDISI BINTANG

Quote:
Quote:Transformasi Boram T-Ara (kaskus old)

Quote:Transformasi Jiyeon T-Ara (kaskus old)



sebelum oplas




setelah oplas, rapi bener


seblum oplas, padahal ga jelek2 amat


setelah oplas, rapi bener




ini IU? *mata: lateral cantoplasty (memperlebar ke arah horizontal, hidung : tip rhynoplasty (memperlancip bridge nose)* notes: sealami apapun konon katanya di korea pasti wajahnya ada 1-2 yg dipermak



smuanya pengen dioplas mirip boneka anime dibawah


POTRET WAJAH ASELI WANITA KOREA SELATAN

Quote:Original Posted By derevnya
wajah aseli wanita korea selatan tanpa operasi plastik

(pemain sepakbola nasional korsel)



kl mereka mau menerima perbedaan maka akan berwajah ga satu cetakan semua, ga seragam putih mua, ga seragam mancung semua ,ga sama muka "V" semua, memang ada yg salah dengan muka original korea selatan, SEHINGGA MAU DIUBAH SEDEMIKIAN RUPA SEHINGGA MENYERUPAI RAS LAIN?