KASKUS

Seni Tarung Bebas Genggong..

Quote:Sebelumnya mohon d
Quote:
\tMARI LESTARIKAN BUDAYA INDONESIA\t
memperkenalkan
TARUNG BEBAS GENGGONG




SEKILAS
Kesenian ini berasal dari Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong di Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.


Zainul Hasan Genggong

Tarung bebas sudah menjadi tradisi warga Nahdlatul Ulama di Probolinggo, Jawa Timur. Layaknya tinju bebas, peserta saling baku hantam tanpa pelindung, namun tidak ada dendam.
Peserta saling baku hantam di atas arena. Dilengkapi dengan ring se tinggi 2 meter, dan para pendekar jawa timur yang menjadi wasitnya, pertarungan satu lawan satu ini menjadi lebih menarik. Para petarung tidak menggunakan body protector ataupun head protector, menariknya lagi, sasaran serangan bebas sebebas-bebasnya. hanya ada 2 aturan dalam pertarungan ini, pertama,tidak boleh menggunakan senjata, hanya dengan tangan kosong. Kedua, lawan harus se imbang. Wasit yang menentukan imbang tidaknya petarung, dan wasit juga yang menentukan kapan pertarungan di hentikan.


Quote:

Spoiler for Preman vs Petinju Amatiran:

Spoiler for Tukang becak vs Tukang becak:

Spoiler for Anak kecil menang dgn sekali pukul:

Spoiler for Pesilat vs Santri:

Spoiler for Bertarung dgn orang mabuk:

Spoiler for Perkelahian penonton yg akhirnya diteruskan di atas ring:

Spoiler for Bantingan berdarah ring:

Spoiler for 2X Bertarung, menang TKO semua:



Quote:
sumber
sumber


Quote:UPDATE
setiap 1 tahun 1 kali, acara ini dlm rangkain haul alm. KH. Damanhuri Romli.
untuk tanggal blm bisa kami pastikan, karena mengikuti kalender hijriyah.
untuk informasi acara yg akan digelar di Pesantren Zainul Hasan, Anda bisa bergabung di grup facebook kami: http://www.facebook.com/groups/pzh.g...ggong
/


Quote: Gimana gan mo coba ikutan Ultimate Fighting Championship nya Indonesia ?? \t
Quote: Jangan lupa komennya ya gan \t
maklum klo ada salah2 kata maklum masih nubitol..........
klo berkenan boleh dikasih ............
CIAO......
Gua udah nonton semuanya, asli kocak parah ngeliat orang awam berantem, apalagi yang video compilation, bantingannya bikin ngakak
budayakan budaya indonesia.. klo bkn kita siapa lagi...
wow, keren gan.. jadi pengen ikutan.

mantap gan hehehe...keren UFC ala Indonesia...
nais inpo gan
kapan diselenggarakannya om.?
terus rutenya kalau dari jogja gimana.?
pengen nonton langsung...
inpo mangstab gan numpang nampang d pejwan
itu yang terakhir kocak banget gan

udah kayak berantem bocah aj
Quote:Original Posted By arancil
wow, keren gan.. jadi pengen ikutan.



ikut aja gan gratis , ga di pungut bayaran ...
Quote:Original Posted By satriapinandita
kapan diselenggarakannya om.?
terus rutenya kalau dari jogja gimana.?
pengen nonton langsung...

coba agan dateng aja langsung Pesantren Zainul hasan Genggong,
Pajarakan Probolinggo Jawa Timur , alamat ada di link sumber
eventnya tiap bulan apa atau tanggal berapa gan.?
O! anjrit gokil seru bener2 pertarungan bebas. kostum bertarung ny bebas. bebas pake pelindung ape kagak. sampe2 sangkin bebas ny penonton yg ribut langsung d angkut k atas ring salut dah buat penyelenggara ny bisa rame en tertib gt
kompilasi bantingan2 :
Apakah Ajie_Hockey berasal dari Genggong ataukah pernah mencobanya?

*soalnya pernah dengar kabar dari lulusan Genggong yang kutemui di Kuta, Bali bahwa mereka sudah gak mengadakan lagi. Belum klarifikasi ke pihak pesantrennya sih.
Keras, brutal, namun itulah realita pertarungan di dunia nyata. Beda banget ya sama film2 Hollywood / Hongkong..
Layak untuk dilestarikan!
Quote:Original Posted By kunderemp
Apakah Ajie_Hockey berasal dari Genggong ataukah pernah mencobanya?

*soalnya pernah dengar kabar dari lulusan Genggong yang kutemui di Kuta, Bali bahwa mereka sudah gak mengadakan lagi. Belum klarifikasi ke pihak pesantrennya sih.



ngga gan ane cuma share informasi aja kok

tapi dapet informasi acaranya diadakan 1 tahun sekali untuk lebih lanjut
coba aja cek fbnya http://www.facebook.com/groups/pzh.genggong \t
Mas Ajie,
apa yang dilakukan oleh Pesantren Genggong adalah apa yang dinamakan Pencak Dor dan itu memang tradisi pesantren-pesantren NU di Jawa Timur dan sejak zaman kolonial dahulu.

Peraturannya hampir sama.
Wasit berjumlah hingga empat, ring berbentuk segi empat yang dibatasi kayu, tidak boleh menggunakan cincin dan jimat, tidak boleh pakai tenaga dalam. Jadi murni teknik fisik.

Bila dibilang tarung bebas pun, sebenarnya tidak tepat juga.
Seingatku, ada peraturan untuk tidak menyerang dari belakang. Selain itu pertarungan juga dihentikan bila salah satu jatuh. Artinya, buat praktisi BJJ dan maenan bawah, teknik mereka cuma bisa sampai take down, dan kuncian singkat. Tidak bisa lama-lama karena setelah itu dihentikan.

Tidak semua pesantren NU mengadakan ini karena resikonya cukup besar. Pesantren bersangkutan harus punya kharisma yang kuat karena acara ini rawan keributan dan para santri harus siap bertanggung jawab mengamankan acara ini.

Ada kawan Pagar Nusa (persatuan silat-nya NU atawa IPSI-nya NU) yang bercerita bahwa ada salah satu pesantren NU baru yang nekad mengadakan Pencak Dor padahal mental santri belum siap. Akhirnya terjadi keributan, pesantren tersebut gagal mengamankan, pihak kepolisian sampai harus turun tangan dan akhirnya NU meminta kyai dari pesantren tersebut untuk membubarkan pesantrennya.

Selain Genggong, yang cukup rutin mengadakan adalah Pesantren Lirboyo di Kediri. Kalau gak salah, juga ada pesantren di Jombang dan Blitar yang mengadakan pertandingan Pencak Dor juga.

Buat kawan-kawan NU atau Pagar Nusa atau yang dari Jawa Timur dan pernah melihat pertandingannya, silakan koreksi bila aku salah.
Blitar :


Lirboyo :
Quote:Original Posted By kunderemp
Mas Ajie,
apa yang dilakukan oleh Pesantren Genggong adalah apa yang dinamakan Pencak Dor dan itu memang tradisi pesantren-pesantren NU di Jawa Timur dan sejak zaman kolonial dahulu.

Peraturannya hampir sama.
Wasit berjumlah hingga empat, ring berbentuk segi empat yang dibatasi kayu, tidak boleh menggunakan cincin dan jimat, tidak boleh pakai tenaga dalam. Jadi murni teknik fisik.

Bila dibilang tarung bebas pun, sebenarnya tidak tepat juga.
Seingatku, ada peraturan untuk tidak menyerang dari belakang. Selain itu pertarungan juga dihentikan bila salah satu jatuh. Artinya, buat praktisi BJJ dan maenan bawah, teknik mereka cuma bisa sampai take down, dan kuncian singkat. Tidak bisa lama-lama karena setelah itu dihentikan.

Tidak semua pesantren NU mengadakan ini karena resikonya cukup besar. Pesantren bersangkutan harus punya kharisma yang kuat karena acara ini rawan keributan dan para santri harus siap bertanggung jawab mengamankan acara ini.

Ada kawan Pagar Nusa (persatuan silat-nya NU atawa IPSI-nya NU) yang bercerita bahwa ada salah satu pesantren NU baru yang nekad mengadakan Pencak Dor padahal mental santri belum siap. Akhirnya terjadi keributan, pesantren tersebut gagal mengamankan, pihak kepolisian sampai harus turun tangan dan akhirnya NU meminta kyai dari pesantren tersebut untuk membubarkan pesantrennya.

Selain Genggong, yang cukup rutin mengadakan adalah Pesantren Lirboyo di Kediri. Kalau gak salah, juga ada pesantren di Jombang dan Blitar yang mengadakan pertandingan Pencak Dor juga.

Buat kawan-kawan NU atau Pagar Nusa atau yang dari Jawa Timur dan pernah melihat pertandingannya, silakan koreksi bila aku salah.

ada juga Pertarungan bebas ala Kediri yang sudah tersohor se-antero Jawa Timur, kerap disebut Pencak Dor, pertama kali dipopulerkan oleh KH Maksum Djauhari (Gus Maksum) di era 60-an. http://silatindonesia.com/2011/05/ta...-bebas-kediri/
dalam hal ini ts cuma memberi info tentang tarung bebas genggong, untuk lebih jelas liat:http://www.pzhgenggong.com/2011/04/t...awa-timur.html