KASKUS

Quote:Original Posted By geese
Yup sama, dulunya ane jg mikir pendekar gadis Yueh itu karangannya Chin Yung, siapa tahu rupanya kali ini om Chin Yung mengambil idenya dari cerita rakyat.

Btw makasih bgt suportnya gan


bdw koq ga di update lg gan, 8 dewa kan blm dibahas tuh...

oot dikit gan, ada yg tau dimana tmpt donlot the legend and hero
Quote:Original Posted By Kyutoryu
bdw koq ga di update lg gan, 8 dewa kan blm dibahas tuh...

oot dikit gan, ada yg tau dimana tmpt donlot the legend and hero


8 dewa memang belum dibahas asal usulnya disini, tp 2 folktale yg berhubungan dengannya pernah saya tulis ditrit ini, yaitu kisah perzinahan Lu DongBin (anggota 8 dewa) dg sipelacur genit Bai MuDan dan kisah percintaan Han XianZi (anggota 8 dewa yg suka main suling) dg putri naga (dibagian "para pengikut dewi Kwan Im)

Ntar deh setelah cerita asal usul hakim Bao ini dah kelar, ane tulis soal asal usulnya 8 dewa (atau kalo ada agan2 lain yg mau nuliskan ttg 8 dewa itu, sekalian saya jg jadi bisa belajar lagi )


Untuk situs donlot....mungkin ada agan2 yg bisa bantu gan Kyutoryu?
LEGENDA HAKIM BAO (1)




Catatan; cerita dibawah ini adl berdasarkan legenda populer yg ebrkembang dimasyarakat China & bukan berdasarkan sejarah. Dalam banyak hal, versi legenda kadang lebih dikenal daripada sejarah aslinya.

Awal kisah
Ketika kaisar TaiZu (Zhao KuangYin) mendirikan dinasti Song, ibunya pernah berpesan agar dy mewariskan tahta pada adiknya & kelak sang adik jg haus mewariskan tahta pada adiknya lagi atau pada putra TaiZu, demikian seterusnya agar semua anggota keluarga kebagian kesempatan menjadi kaisar.
Saat Taizu mangkat beliau menuruti pesan ibunya & menyerahkan tahta pada adiknya yg bernama kaisar TaiZong, sayang TaiZong rupanya lupa diri & tidak mengembalikan tahta pada keturunan TaiZu & malah mewariskan jabatan kaisar pada putranya sendiri yg bernama kaisar ShenZong
Tindkan kaisar TaiZong ini rupanya menimbulkan kemurkaan langit sehingga kerajaannya dikutuk akan selalu dirongrong dari luar (oleh bangsa barbar) dan dari dalam (oleh para koruptor)


Alkisah kaisar langit hendak mengadakan "Kompetisi Dewa Idol" untuk memilih dewa yg akan dititskan menjadi kaisar ke4 dinasti Song.

"Aaah senangya bila aku jadi kaisar didunia manusia, nanti aku pasti bisa makan makan yg enak2 sambil dihibur dayang2 nan cantik seharian" kata seorang dewa bersemangat.

Mendengarnya, seorang temannya langsung menyikutnya sambil berbisik "Sssst kau belum tau ya, dinasti Song itu sudah dikutuk akan selalu mengalami rongrongan dari luar dan dalam. Jadi kalau kita menitis sebagai kaisarnya bisa2 reputasi kita rusak & dikata2i sebagai dewa geblek yg menitis menjadi kaisar goblok...."

"Oh gitu ya, wah kalo gitu aku ogah ah".

Tak berapa lama kemudian kaisar langitpun tiba & segera membuka acara"Baiklah saudara2 sekalian, hari ini kita akan memilih dewa yg akan dititskan menjadi kaisr ke4 dari dinasti Song, jadi bagi dewa yg berminat silahkan maju kedepan.."

"...................................................................... ..."
Tp rupanya semua dewa tutup mulut & tidak ada yg mau mengajukan diri karena sudah tahu kutukan yg melanda dinasti Song.

Melihat aksi tutup mulut bawahannya kaisar langitpun melanjutkan 'Ayo tuan2 jangan malu2, jadi kaisar didunia manusia itu enak lho bisa makan yg enak2 seharian sambil dihibur dayang yg cantik2. Jadi bagi yg berminat saya persilahkan untuk maju.."

".......................................................................... ."
Namun rupanya kali inipun para dewa kembali membisu hinga membuat kaisar langit murka. "Baik-baik.. rupanya kalian semua tidak ada yg mau menitis sebagai kaisar Song. Baiklah kalau begitu kuputuskan; barangsiapa yg buka mulut & tertawa lebih dulu hari ini, maka dialah yg akan dititskan kedunia!"

Kebetulan hari itu dewa Chi Jiao (dewa talanjang kaki/ hokkian; dewa Cia Ka) yg tinggal dilangit barat sedang bertandang kekayangan. Melihat tampang para dewa yg masam & diam seribu bahasa, dewa Chi Jiao pun jadi penasaran & mencoba bertanya "Hai Nacha kenapa dari tadi kau diam saja, daripada bengong ayo kita bicarakan cerita To Liong To aja yuk"

Karena dicuekin oleh Nacha, dewa Chi Jiaopun berpindah pada Han Zhong Li "Hei Han ZhongLi, yuhuu! ciluuk baaa! Bakekok" katanya seraya memasang wajah lucu untuk menggoda Han ZhongLi.

Melihat tingkahnya yg inipun tidak digubris, Chi Jiao tidak menyerah & terus menari2 sambil tertawa2 menggoda setiap dewa yg lewat, namun ternyata tidak ada seorang dewapun yg mempedulikannya sehingga ahirnya membuatnya capek sendiri. "Hosh...hosh...ternyata kalian memang aneh semua! Sudah, sudah aku tidak mau main lagi, bubar! bubar!" gerutunya kesal

sedang asyik2nya dewa Chi Qiao mengomel tiba2 para dewa yg tadi mogok bicara tertawa keras2 & menyalaminya satu persatu. "Selamat ya kak Chi Jiao kali ini kau akan menjadi seorang kasiar! Kata seorang dewa riang. Melihat tampang sang dewa telanjang kaki yg bengong, para dewapun kemudian menjelaskan mengapa tadi mereka melakukan aksi mogok bicara.

Mendengar penjelasan para dewa, Chi Qiao langsung mengerang "Cialaaat ternyata aku terjebak permainan konyol kalian!" Setelah itu dia hendak terbang untuk melarikan diri, namun para dewa lainnya ternyata tidak mau mengalah begitu saja. Dengan sigap mereka menangkap & menggotong dewa telanjang kaki yg apes itu keruang reinkarnasi. PLUUUNG! tubuh Chi Jiao pun dilemparkan keroda reinkarnasi & segera masuk kejanin permaisuri dinasti Song.

9 bulan kemudian permaisuri kaisar ShenZong dari dinasti Song melahirkan seorang putra yg sangat tampan & menggemaskan. Namun anehnya bayi ini menangis terus tanpa henti sejak lahir hingga membuat geger seluruh istana (bayi itu adl titisan dewa Chi Jiao yg rupanya masih belum terima dg perlakuan para dewa sehingga menangis terus)

Saat kaisar & ibusuri sedang bingung2nya tiba datanglah seorang biksu tua yg mengaku bisa menenangkan sibayi, dg girang kaisarpun segera mempersilahkan sang biksu untuk menemui putranya

Dg lembut biksu tua itu lalu membisikan sesuatu ketelinga sibayi "Sssst dewa Chi Jiao, kau jangan nagmbek dong. Kaisar langit sudah menitiskan dewa bintang kesusastraan (Wen Xing) & dewa bintang militer (Wu Xing) untuk membantumu. Jadi tenang saja, kerajaanmu akan aman2 saja."

Ajaib setelah mendengar bisikan sang biksu, bayi itupun langsung diam & sejak itu dy bertingkah layaknya bayi2 normal lainnya.

Dikelak kemudian hari bayi itu akan menjadi kaisar RenZong, salah satu kaisar dinasti Song yg paling berprestasi.& dikenang harum namanya dalam sejarah
Adapun dewa bintang kesusastraan akan menitis menjadi hakim Bao yg banyak membantu kaisar dalam memerangi korupsi dipemerintahan, dan dewa bintang militer menitis sebagai jendral Di Qing yg berjasa mengamankan dinasti Song dari serangan bangsa XiXia & pemberontak Nong ZhiGao.


Lahirnya hakim Bao
Sekarang marilah kita kembali kebelasan tahun sebelum lahirnya kaisar RenZong.
Didusun Bao diprofinsi HeFei, tersebutlah seorang tuan tanah kaya raya bernama juragan Bao. Sebenarnya kehidupan sang juragan sangatlah makmur, karena selain memiliki tanah ribuan hektar, dypun dikaruniai dua orang putra yg cakap & bisa mengelola usahanya dg baik. Namun belakangan ini juragan Bao merasa gundah karena istrinya yg sudah hampir berusia 60 tahun hamil lagi & sebentar lagi akan segera melahirkan.

Suatu hari saat sedang tidur2an, juragan Bao melihat seekor monster hitam menyeramkan menyeruak masuk kerumahnya. Sang juraganpun sontak langsung berteriak2 ketakutan & jatuh dari tempat tidurnya. Rupanya sang juragan tua hanya bermimpi, namun karena mimpinya begitu nyata sehingga dypun jadi kepikiran & menceritakannya pada anak keduanya yg bernama Bao Hai.

Bao Hai rupanya adl seorang anak yg serakah & culas. Sudah berbulan2 ini dy resah karena tidak rela harus membagi warisannya dg adik ke3nya yg sedang dikandung ibunya. Maka dg licik dypun sengaja membisikan hasutan jahat pada ayahnya "Maafkan keterus teranganku ini ayah, tp kurasa mimpi itu adl firasat bahwa adik ketiga yg sedang dikandung ibu adl titisan iblis jahanam yg akan memebawa malapetaka bagi keluarga kita"

"Ngaco belo! masa ibumu mengandung iblis" sentak juragan bao tak percaya

"Coba ayah pikir, ibu sudah begitu tua tp malah mengandung lagi, tidakkah itu aneh? Apalagi sekarang sesaat sebelum kelahirannya ayah bermimpi tentang monster menyeramkan yg memasuki rumah kita, jd kukira artinya sudah jelas...."

Belum sempat juragan Bao menjawab putranya, tiba2 datanglah seorang pelayan mambawa bayi laki2 yg baru saja dilahirkan nyonya Bao. Dg gemetar sang juragan tua pun segera menyambut putra ketiganya itu, namun baru saja menggendognya tiba2 dy terkejut setengah mati melihat tampang bayi itu hingga hampir saja membantingya. Seperti apakah tampang bayi itu? Anak ini berkulit hitam legam seperti arang, bermata lebar melotot & memiliki tanda bulan sabit dikeningnya, persis dg rupa monster dalam mimpi juragan Bao
(tanpa diketahui juragan Bao, monster hitam yg muncul dalam mimpinya adl dewa bintang kesusatraan (Wen KuiXing) yg menitis pada putra ketiganya. Dewa ini jglah yg tadi dibisikan oleh biksu tua pada bayi kaisar Ren Zong)

Melihat peluang itu, Bao Hai pun tak menyia2kan kesempatan & segera melanjutkan hasutannya "Naaah benarkan yah! Apalagi bayi ini dilahirkan tepat pada saat ayah memimpikan monster itu, jadi sudah jelas dy adl titsan iblis!"

Kali ini juragan Bao mulai percaya dg hasutan putranya & bertanya apa yg sebaiknya mereka lakukan

"daripada kelak anak ini mengahancurkan keluarga kita, lebih baik hari ini kita enyahkan dulu dy. Kebetulan didekat rumah kita ada sebuah jurang yg banyak harimaunya, jd bagaimana kalau kita buang saja dy kesana"

Mulanya juragan Bao keberatan dg usul putranya itu. Namun setelah dibujuk terus menerus, ahirnya dypun pasrah jg & menuruti saran putra keduanya itu.

Dg girang Bao Hai segera membawa adik ketiganya itu kebelakang gunung & melemparkannya kedalam jurang, kearah para harimau yg siap memangsa & mencabik2nya!


bersambung


Wen KuiXing dewa yg menitis menjadi hakim Bao

^^^
seru euyyy..jadi ga sabar tunggu lanjutannya
alangkah bagusnya bila cerita2 semua di trit ini
bisa di buat format ebook
setuju ...,,,

kalo e-book ,,, lebih enak ...,,, dibacanya...,

gue selalu penasaran sama budaya China...,,,
keren banget ...
walah cerita hakim bao nya bersambung ternyata,,,
di tunggu deh...
wah justice bow..the dark knight ny cina nih
dlu jd salah satu serial tivi paporit nih, tp karna udah lama bgt mlh lupa critany yg inget cman tampang itemny doang

lanjut gan
hah? kok ada ipad????
hmm, di satu cerita Hou yi yang manah 9 matahari
di cerita lain kok dewa erlang yang mbantai 9 matahari
Quote:Original Posted By ApakanSaya
hmm, di satu cerita Hou yi yang manah 9 matahari
di cerita lain kok dewa erlang yang mbantai 9 matahari


Kalo dipikir2 legenda China emang termasuk legenda yg paling banyak variasi & kontradikisinya.

Berdasarkan apa yg pernah saya baca, alasan banyaknya kontradiksi ini adl;
kebudayaan China sudah ada sejak 5000 tahun yg lalu, tp mereka baru terbiasa menulis buku cerita/novel sejak 600 tahun yg lalu (dinasti Ming). Adapun sebelumnya dongeng2 itu disampaikan lewat oral tradition (mulut kemulut) yg tentu saja rawan diplesetkan karena ga ada acuan resmi tertulisnya.

Apalagi wilayah China begitu luas (dg kebudayaan yg berbeda2 ditiap daerah) sehingga tanpa adanya sumber acuan tertulis legenda2 inipun berkembang secara liar, diplesetkan secara bebas & berevolusi sehingga munculah banyak sekali variasi & kontradiksi

Contoh lain beberapa kontradiksi legenda China adl;
-Disatu versi Chang E adl dewi bulan yg cantik (bahkan katanya dewi tercantik dikayangan) tp diversi lain konon adl wanita jahat yg dy dikutuk menjadi seekor katak dibulan
-Chang E dulu disebut Heng E, sampai seorang kaisar dinasti Han yg bernama Liu Heng tidak terima namanya disamakan dg nama wanita jahat yg dikutuk menjadi kodok hingga nama Heng E pun diubah menjadi Chang E
-Dalam dongeng Lentera Teratai (yg pernah saya tulis didepan), puncak HuaShan konon terbelah karena dipotong oleh Chen Xiang yg ingin menyelamatkan ibunya. Sementara diversi lain konon puncak Hua Shan dibelah oleh dewa raksasa JuLing Shen yg menggunakan potongan puncak Hua Shan itu untuk menyumbat aliran banjir besar selama pemerintahan kaisar Yu.

dsb


Quote:Original Posted By antony_djs
^^^
seru euyyy..jadi ga sabar tunggu lanjutannya
alangkah bagusnya bila cerita2 semua di trit ini
bisa di buat format ebook

Soal ebook sih ane setuju2 aja
Cuman penulis artikel ditrit ini kan cukup banyak ya, jadi tentunya harus minta pertimbangan dari mereka jg
LEGENDA HAKIM BAO (2)




Setelah membuang adik ketiganya digunung, Bao Hai langsung kembali kerumahnya. "Bagaimana sudah kaubauang haram jadah itu?" tanya istrinya

"Sudah, tadinya aku ingin membuangnya kejurang, siapa tahu ketika aku hendak melemparnmya tiba2 muncul seekor harimau menerjang kearahku hingga membuatku ketakutan & hampir saja jatuh kejurang..."

"Tapi yg penting bayinya sudah kaubuanng kan?"

"Sudah, sudah. Ahirnya dy tak jadi kubuang kejurang tp kulempar kearah harimau2 itu. Aku yakin kini dy pasti sudah jd santapan mereka, sayangnya...."

"Sayang apa? Jangan kaubilang kau merasa kasihan dg adikmu itu heh?

"Bukan, hanya saja saat aku membuang bayi itu aku jg kehilangan keranjang yg kupakai untuk membawanya..."

"Ah kau ini, apalah artinya sebuah keranjang butut bila dibandingkan dg jatah warisan yg akan kita peroleh tanpa adik ketigamu itu" kata istrinya terkekeh2 kegirangan.

Tanpa sepengeahuan Bao Hai & istrinya, pembicaraan mereka rupanya didengar oleh istri Bao Shan (putra pertama juragan Bao & kakak Bao Hai) yg cepat2 pulang untuk membritahu suaminya apa yg terjadi. Dg gugup Bao Shanpun cepat2 pergi kebelakang gunung untuk menyelamatkan adik ketiganya itu sambil tak henti2nya berdoa semoga sijabang bayi belum dimakan harimau.

Sesampainya dibelakang gunung, Bao Shan melihat pemandangan yg sangat menakjubkan; nampak seorang bayi mungil sedang disusui oleh seekor macan (ga heran kelak hakim Bao akan memiliki keberanian seperti macan). Bao Shan yakin bahwa bayi itu pasti adiknya, namun dy bingung jg bagaimana cara menolongnya tanpa mengganggu siharimau. Menyadari kedatangan Bao Shan, kucing besar itu mengaum lirih kepadanya, lalu ia menjilati kepala sibayi dg penuh kasih sayang & meninggalkannya. Setelah kepergian sang harimau Bao Shan cepat2 menggendong adiknya pulang.

Awalnya Bao Shan & istrinya ingin mengembalikan bayi mungil itu pada ibunya, namun setelah dipikir2 lagi mereka mengurungkannya karena kawatir Bao Hai & istrinya akan kembali mencelakainya. Ahirnya mereka berdua memutuskan untuk menagdopsi sang bayi sebgai putra mereka sendiri dan menamainya Bao Zheng. Adapun putra kandung Bao Shan yg jg baru saja lahir dititpkan pada sahabtanya agar tidak menimbulkan kecurigaan dari Bao Hai
(kelak putra kandung Bao Shan yg bernama Bao Mian jg akan menjadi pejabat, sayang dy sangat korup hingga ahirnya dipenggal oleh hakim Bao , dsinilah pilihan terberat dalam hidup hakim Bao, apakah akan berbakti pada negara atau berbakti pada kakak & kakak iparnya yg sudah spt orang tua kandung baginya)

8 tahun kemudian, Bao zheng telah tumbuh menjadi anak yg gendut & item... (ngg sebnernya saya mau nulis "anak yg tampan & imut" sih...tp sejak kapan ya ada hakim Bao yg tampan & imut ). Melihat Zheng bermain2 sendirian, nyonya tua Bao pun mengeluh sedih "8 tahun lalu aku jg melahirkan seorang anak, sayang baru saja lahir dy langsung mati. Ah seandainya saja dy masih hidup pasti sudah sebesar Bao Zheng & bisa jadi teman sepermainannya".

Melihat kesedihan ibunya, Bao Shan tak kuasa lagi menutup2i rahasianya. Dg terbata2 dypun berkata "Ibu maafkanlah anakmu yg tak berbakti ini, sesungguhnya Bao Zheng memang adl putra ketigamu. 8 tahun yg lalu aku tak tega melihat ibu yg sudah tua harus menyusui & merawat bayi kecil, shingga ahirnya akupun memabwa Bao Zheng untuk disusui & diasuh oleh istriku" (Bao Shan tidak mau membongkar kebusukan Bao Hai karena takut ibunya yg sudah tua itu shock ). Setelah mendengar pengakuan putra pertamanya, nyonya tua Bao tak kuasa lagi memebendung air matanya & langsung menghambur memeluk putra ketiganya itu.

Pada suatu hari yg mendung, Bao Zheng berlari2 memasuki rumahnya agar tidak kehujanan. Tiba2 dilihatnya seorang gadis kecil sedang meringkuk disudut ruangan. "tuan muda tolong berdirilah didepan pintu, aku takut sekali dg petir" pinta sigadis memelas. Karena kasihan, Bao Zhengpun menurut & berdiri didepan pintu selama hujan turun. Setelah hujannya reda Bao zhengpun berbalik, namun betapa terkejutnya ia ketika mendapati sigadis telah raib entah kemana... (sesungguhnya sang gadis adl penjelamaan siluman rubah yg bersembunyi dari kejaran dewa petir)

Beberapa hari kemudian sehabis pulang bepergian, Bao Zheng disambut oleh pelayan kakak ipar keduanya yg memberinya septong kue yg nampak sgt lezat. Zheng baru saja hendak memakannya ketika tiba2 terdengar suara 'hati2! jangan dimakan!", sekonyong2 Zheng merasa tangannya dipukul oleh sebuah kekuatan gaib hingga kuenya jatuh. Belum sempat dy mengambilnya tiba2 munculah seekor anjing yg menyambar kue itu & mati seketika, sadarlah dy bahwa kue itu beracun.....
(sebenarnya siluman rubahlah yg memperingati & memukul tangan Bao zheng)

Esoknya Bao Zheng melihat kakak ipar keduanya sedang berjongkok mencari2 sesuatu didekat sumur. Bao zheng sebenarnya sudah agak curiga dg engso(kakak ipar) nya sejak kejadian kemarin, namun karena masih polos & selalu berpikiran positif dypun tidak berani berprasangka buruk. Dg ramah Bao Zheng ahirnya menyapanya "sedang mencari apa kak? nampaknya serius sekali"

"Oh rupanya kau Zheng, ini engso sedang mencari tusuk rambut emas pemberian kakakmu yg jatuh disekitar sini. Duuuh seandainya saja tidak ketemu pasti kakak keduamu yg pemarah itu akan menghajarku & menuduhku telah menggadaikan tusuk kode untuk membeli barang2 mewah."

"Oh rupanya begitu, nggg tapi sebenarnya aku jg ingin menanyakan sesuatu pada kakak. kemarin kan kakak memeberiku kue beras, tp herannya setelah memakan kue itu anjing peliahraan kita langsung mati.... ?

"Hah benarkah itu Zheng? Pantas kemarin aku heran kok botol racun tikus yg baru saja kubeli tahu2 sudah kosong & tergeletak dimeja, pasti kucing sialan itu lagi yg menjatuhkannya. Sebenarnya aku sudah memperingati Cui Hua agar jangan dulu memberikan kue itu padamu karena aku takut racunnya jatuh kesitu, siapa tahu pelayan bodoh itu tetap saja meberikannya padamu. Ah untung saja kau tidak apa2 ya dik, kalau tidak aku pasti akan merasa berdosa seumur hidup "

Mendengar penjelasan engsonya itu, Bao Zheng yg masih lugupun langsung percaya & bahkan merasa bersalah karena telah menuduh kakak iparnya. Karena merasa tidak enak dypun lalu menawarkan diri untuk membantu engsonya mencari tusuk rambutnya.

"Terimakasih atas kebaikanmu dik, tp kupikir tusuk kondeku itu jatuh sumur. Jd kalau kau memang ingin menolongku bagaimana kalau kau turun kedasar sumur untuk mencarinya....Errr tp kalau kau memang tidak berani ya tidak apa2, biarakan saja aku yg dimarahi kakakmu..." pancing kakak iparnya licin

"Baiklah kak, tp tolong pegangi tambangnya baik2 ya" jawab Bao Zheng tanpa curiga seikitpun.

Istri Bao Hai kemudian mengikatkan sebuah tambang kebadan Bao Zheng & membimbingnya kebibir sumur untuk turun kedalamnya. Namun baru saja sang adik memasuki sumur, tiba2 sang engso melepaskan tambangya sehingga Bao Zheng pun langsung terjun bebas kedalam sumur yg sangat dalam itu. AAAAAAAAAAAA! Bao Zheng sudah pasrah menerima ajalnya ketika tiba2 sesuatu yg kasat mata menggendongya kebawah sehingga dypun mendarat dg selamat didasar sumur. (inilah kedua kalinya siluman rubah menolongnya).

Didasar sumur yg gelap & pengap itu Bao zheng tak bisa melihat apa2 hingga membuatnya amat panik.Tiba2 dilihatnya seberkas cahaya berkilauan yg ternyata berasal dari sebuah cermin. "cermin itu adl cermin ajaib yg bisa membedakan yg asli & palsu. Ambillah, kelak kau akan sangat membutuhkannya" bisik sebuah suara misterius. Bao Zheng awalnya merinding jg mendengar suara tanpa wujud itu, namun karena dy yakin suara itu berasal dari mahluk yg dulu menyelamtkanya saat hendak diracun & tadi menggendongya saat jatuh dari sumur, ahirnya dypun menurutinya & mengambil cermin itu. Suara misterius itu kemudian membimbing Bao Zheng melewati jalan rahasia yg ada disumur itu (mungkin dulunya sumur ini adl tempat persembunyian seorang bangsawan). Setelah kurang lebih 15 menit berjalan dalam kegelapan, ahirnya Bao Zhengpun menemukan jalan keluar & cepat2 pulang memberitahu kakak pertamanya apa yg baru saja terjadi.

Mendengar cerita adik ketiganya, Bao Shan & istrinya jadi serba salah. Disatu sisi mereka tidak mau cari masalah dg Bao Hai yg temperamental, namun disisi lain merekapun takut adik kedua & istrinya itu akan terus mencari cara untuk mencelakai Bao Zheng. Merekapun ahirnya memutuskan untuk menyekolahkan adik ketiganya itu saja supaya tidak terlalu sering bertemu dg Bao Hai & istrinya.



bersambung
LEGEBDA HAKIM BAO (3)




Disekolah, kecerdasan Bao Zheng langsung membuat takjub gurunya yaitu guru Ning. Bagaimana tidak takjub kalau muridnya yg hitam ini ternyata bisa mengahafal satu buku tebal dg sekali baca saja! Setelah beberapa tahun mengajarnya guru Ning makin yakin kalau Bao Zheng memang anak ajaib yg ditakdirkan untuk menjadi orang besar. Dg bersemangat sang gurupun pergi menemui juragan Bao & menyarankan agar putranya diikutkan ujian kerajaan saja.

"Ah guru Ning kurasa kau terlalu melebih2kan putraku. Aku kan paling tahu kalau siBao Zheng itu pembual & pemalas. Kukira kelak dy hanya akan jadi beban keluarga saja." kata juragan Bao yg rupanya masih memebenci Bao zheng gara2 hasutan Bao Hai.

"Setiap ayah pasti mengingikan anaknya menjadi orang besar, namun mengapa tuan justru ingin menghambat masa depannya?" tanya guru Ning penasaran

Dg ragu juragan Bao lalu menceritakan bagaimana dulu dy bermimpi kedatangan monster menyeramkan saat Bao Zheng dilahirkan, sehingga dy yakin bahwa anak ketiganya itu adl titisan iblis yg akan mencelakakan keluarganya.

"Ah tak kusangka orang terpandang spt tuan masih percaya tahayul. Kukira putra ketiga tuan bukanlah iblis & sebaliknya justru jelmaan dewa yg akan mengahrumkan nama keluarga!" ujar guru Ning berusaha meyakinkan

"Sudah, sudah, pokoknya aku tidak akan mengeluarkan sesenpun untuk biaya ujiannya! Aku heran sebenarnya tuan dibayar berapa sih oleh Bao Shan sehingga mau memuji2 puraku yg bodoh itu."

"Baiklah jika tuan memang tidak mau mengeluarkan uang, biar aku saja yg mengurus biaya ujian putramu itu, PERMISI!" kata guru Ning jengkel sambil mengibaskan lengan bajunya & pergi meninggalkan kediaman Bao

Dg biaya dari guru Ning & kakak pertamanya, maka berangkatlah Bao Zheng & pelayannya yg bernama Bao Xing untuk mengikuti ujian diibukota...................

Setelah menempuh perjalanan ribuan li ahirnya sampailah Bao Zheng & Bao Xing diibukota Kaifeng, namun nampaknya mereka tak begitu gembira. "Dasar sial! Bisa2nya aku menuruti idemu untuk menginap dikuil reot, bukannya menghemat kita malah kerampokan disana! Sekarang katakan bagaimana kita bisa hidup diibukota tanpa uang sesenpun?" Omel Bao Zheng pada pelayan setianya itu.

"Iya, iya, maaf tuan muda aku kan jg tidak tahu kalau kuil itu ternyata sarang penyamun. Nggg sekarang begini saja, kebetulan pamanku tinggal disini. Jadi seakrang silahkan tuan muda beristirahat dulu sementara aku pergi meminjam uang dari pamanku itu" saut Bao Xing seraya menagntarkan Bao Zheng kesebuah penginapan sederhana.

Setelah berpisah dg tuan mudanya Bao Xing modar mandir kebingungan dijalan karena sebenarnya dy tidak memiliki paman dikota ini & hanya berbohong untuk menenangkan tuan mudanya saja. Tiba2 dilihatnya sebuah pengugnuman yg berbunyi "Putri juragan Li kerasukan siluman, barangsiapa yg bisa menyembuhkannya akan diberi 1000 tail", "ah ini dy kesempatanku" gumam Bao Xing sambil beranjak kealamat yg tertera dipengunguman.

"Permisi, apakah benar dirumah ini sedang mencari orang pintar untuk mengusir setan yg mengganggu disini?" Tanya Bao Xing pada kepala pelayan diekdiaman Li yg bernama Li Bao

"Ya benar, sudah setangah bulan ini nona kami kerasukan siluman hingga membuat juragan kami sangat berduka"

"Aih beruntung sekali majikanmu itu sobat! Kebetulan guruku Budha hidup Bao Zheng sudah datang kekota kalian, jadi pasti siluman2 itu akan segera kabur diusirnya"

"Hah siapa itu Budha hidup Bao? Apa masih ada hubungannya dg Ki Joko Bao-do itu?"

"Ah ternyata kau kuper sekali sobat, masa Budha hidup Bao Zheng saja kau tak tahu. Namanya kan sudah terkenal diseluruh negri & bahkan kaisarpun tidak berani sembarangan menyebut namanya. Yah tapi minimal kau ada benarnya jg, Budha hidup Bao memang merupakan guru dari Ki Joko Bao-do itu, jadi sudah pasti ilimunya jauh lebih hebat dari paranornal kondang itu"

Karena bualan Bao Xing begitu meyakinkan, Li Bao pun ahirnya percaya jg & segera memabwa beberapa pelayan untuk menemui "Budha hidup Bao". "Kami memberi hormat pada Budha hidup! Harap anda bereknan menolong nona kami" kata Li Bao dkk sambil menjura dihadapan Bao Zheng. Zheng pun kebingungan setengah mati melihat tingkah mereka & tak tahu harus berkata apa

"Eh Bao Xing, kenapa gurumu hanya bengong saja" bisik Li Bao pada Bao Xing

"Ah masa kalian tak tahu, Budha hidup kan sedang menguji ketulusan kalian. Makanya ayo sekarang memohon lagi yg bener, kalau perlu sampai benturkan kepala kalian kelantai"

"Hah membenturkan kepala kelantai? Kalau gegar otak bgmna?

"Aduuuh tenang saja, kalau kalian gegar otak ya tinggal minta tolong disembuhkan saja pada Budha hidup, gitu aja kok repot. Sudah sana memohon lg yg bener!"

Karena orang2 itu terus bersujud & memohon ahirnya Bao Zhengpun meluluskan permintaan mereka & ikut pergi kerumah juragan Li (walaupun sebenarnya dy tidak tahu sama sekali apa yg sebenarnya terjadi). Dalam perjalanan Bao Xing menceritakan apa yg sebenarnya terjadi & memohon agar tuan mudanya mau kooperatif, dalam hati Bao Zheng kesal sekali & tak henti2nya mencaci maki Bao Xing.

Sesampainya dirumah juragan Li, Bao Zheng disambut layaknya seorang pejabat & diantar kealtar dibelakang rumah untuk mengadakan upacara pengusiran roh. Bao Zheng jelas kebingungan apa yg harus dilakukaknya, untung dg cerdik Bao Xing mewanti2 orang2 dikediaman Li agar tidak ada yg boleh melihat/mengintip selama gurunya melakukan ritual pengusiran roh.

Setelah semua orang pergi Zheng langsung mendamprat Bao Xing "Budak jahanam! aku mengikuti ujian negara agar bisa jadi pejabat & melayani rakyat, tp belum apa2 kau malah mengjariku menjadi penipu!"

"Iya2, maaf tuan. Tp cb pikirkanlah, kl kita mati kelaparan disini lalu bagaimana caranya kau mewujudkan cita2mu yg mulia itu" ujar Bao Xing dg mimik menyesal yg dibuat2

Dg kesal ahirnya Zhengpun pergi kealtar jg & berpura2 mengadakan ritual pengusiran hantu. Ajaib, tiba2 saja tangannya bergerak2 sendiri mengambil kuas & menuliskan sesuatu. Setelah tulisannya selesai tiba2 terdengarlah lolongan yg sangat keras diikuti bergetarnya seisi rumah...

"B-b-bagaimana tuan apa silumannya sudah pergi?" tanya Li Bao yg tiba2 saja membuka pintu

"tentu saja sudah, apa kau tak dengar suara lolongan siluman yg baru sj diusir guruku itu?" jwb Bao Xing yg tiba2 muncul dari balik taplak meja (rupanya td dy ketakutan mendengar suara lolongan sehingga bersembunyi dikolong meja)

"Oh kalo begitu baguslah, eh tapi kenapa kau bersembunyi dikolong meja Bao Xing?"

"Ais kan td sudah kubilang tidak ada yg boleh mengintip guruku saat sedang melakukan ritual, makanya aku sengaja bersembunyi dibalik meja"

Tanpa diduga ternyata nona Li benar2 sembuh setelah Bao Zheng mengadakan ritual sehingga juragan Li & keluarganyapun buru2 bertermimaksih pada "Budha hidup" itu, namun Zheng yg jujur tak mau menggunakan kesempatan itu & malah menagku bahwa dy tak memiliki kekuatan gaib apa2 & semua yg terjadi tadi hanyalah akal2annya Bao Xing saja. (sebenarnya yg mengusir hantu dirumah tuan Li adl siluman rubah yg pernah ditolong oleh Bao zheng dulu)

Siapa tahu kejujuran Zheng justru membuat tuan Li makin kagum, apalagi setelah tahu pemuda ini jg sangat cerdas & berbakat sehingga tanpa ragu2 lg juragan itupun segera mengutarakan niatnya untuk mengawinkan putrinya dg Bao zheng. Zheng awalnya malu2 menerima pinangan itu, namun setelah didesak terus ahirnya dypun setuju & berjanji akan segera menikahi nona Li setelah lulus ujian nanti.

Dalam ujian kali ini Bao Zheng sebenanrnya menduduki peringkat pertama sbg lulusan terbaik, tp karena dy terlalu jujur & tak mau menyuap guru besar Pang Ji yg merupakan mertua kaisar & sekaligus pengawas ujian saat itu hingga dypun hanya mendapat jabatan kecil sbg bupati Ding Yuan. Meskipun begitu jabatan itu jelas sudah lebih dari cukup untuk seorang pemuda kampung sperti Zheng.

Setelah Bao Zheng menjadi pejabat, pandangan juragan Bao thdpnyapun berangsur2 berubah. Kini ia tak lagi menganggapnya sbg iblis pembawa petaka melainkan justru dewa keberuntungan (persis spt yg dikatakan guru Ning dulu). Sebaliknya juragan tua itu kini justru sangat muak & jijik dg Bao Hai & istrinya sehingga memutuskan untuk meemotong jatah warisan mereka.

Dikelak kemudian hari karir Bao Zheng akan terus menanjak hingga menjadi hakim agung dikota Kaifeng (ibukota dinasti Song saat itu). Namanya akan tercatat dg tinta emas & dikenang sepanjang masa (khususnya bagi para produser & bintang film yg jadi kaya raya gara2 membuat filmnya )



Geese ditangkap & disidang hakim Bao karena seenaknya mengutik2 masa lalunya



tamat
8 DEWA (1)
(BA XIAN)



8 dewa adl grup 8 manusia abadi yg sangat terkenal dikalangan mayarakat TiongHoa. Berbeda dg dewa2 lainya yg lebih sk tinggal dikayangan, 8 dewa justru lebih sng berbaur & bergaul dg manusia agar bisa membantu kesulitan2 mereka. Tidak heran mereka begitu dicintai & dipuja.



Dongeng ttg 8 dewa sebenarnya sudah ada sejak dinasti Han/Jin, namun saat itu susunan anggotanya masih bongkar pasang & tidak sama satu versi dg yg lainnya. Beberapa nama yang dulu pernah dimasukkan sbg anggota 8 dewa (namun sekarang sudah tidak lagi), misalnya; Xu Shenweng (Xu Shouxin), Zhang Silang, Liu Huaichan & Helan Qizhen. Dalam cerita2 yg beredar sebelum dinasti Ming, kelompok dewata ini beranggotakan pria semuanya.
Barulah pada dinasti Ming muncul novel Dong You Ji (Journey to the East) karya Wu YuanTai yg menggambarkan sosok 8 dewa secara detil & lengkap. Sejak saat itu susunan 8 dewa menjadi baku mengikuti aturan dinovel itu yaitu 7 pria & 1 wanita, mereka ber 8 adl; Tie Guai Li, Han ZhongLi, Zhang GuoLao, Lan CaiHe, He XianGu, Lu DongBin & Cao GuoJiu.

Berikut kisah asal usul masing2 anggota 8 dewa ;
(Deskripsi yg saya tulis mayoritas bersumber dari Journey to the east walaupun ada jg beberapa yg berasal dari sumber2 lain)

Tie Guai Li (Li Tie Guai)



Tersebutlah seorang pemuda bernama Li Xuan yg walaupun terlahir kaya & tampan namun tak menggunakan keberutnungannya itu untuk mengejar kenikamtan duniawi, melainkan lebih suka mendalami agama & bertapa. Berkat ketekunannya, dalam uisa yg masih relatif muda saja Li Xuan sudah terkenal sbg seorang master taois dan menguasai ilmu yg bisa mengeluarkan roh dari raganya

Suatu hari Li Xuan diundang menghadiri perjamuan diistana dewa TaiShang LaoJun (1). Namun karena yg boleh menghadiri perjamuan itu hanya roh saja, maka dypun terpaksa meninggalkan raganya & menyuruh muridnya yg bernama Lang Ling untuk menjaganya (2). "Bila sampai 10 hari aku belum pulang maka kau harus memabkar ragaku, namun sebelum itu kau harus terus menjaganya siang & malam" begitu pesannya sebelum pergi.

Selama berhari2 Lang Ling terus menjaga jasad gurunya dg telaten , namun pada hari ke6 datanglah tetangganya yg mengabarkan bahwa ibunya dirumah tengah sakit keras. Lang Lingpun kini bingung apakah harus menjaga gurunya atau merawat ibunya. "Lang Ling, sudah sebesar ini kok kau masih naif sekali sih. Masa kau percaya didunia ini benar2 ada ilmu meninggalkan raga, ah kurasa gurunmu itu pasti sudah mati. Sudah, sekarang lebih baik kau pulang saja untuk merawat ibumu." bujuk tetangganya

Karena temakan kata2 tetangganya itu, Lang Ling ahirnya mengkremasi jasad gurunya. Setelah memeberi penghormatan terahir didepan abu gurunya dypun segera pulang untuk merawat ibunya.

Beberapa hari kemudian roh Li Xuan benar2 pulang, namun betapa kagetnya dy karena yg ditemuinya hanya sisa2 abu pembakaran jasadnya saja. Dg panik roh Li Xuan cepat2 terbang mencari jazad orang yg baru saja meninggal untuk dimasuki (karena bila tidak cepat2 masuk ke jasad baru maka rohnya akan musnah jg)

Tak berapa jauh dari situ Li Xuan menemukan jasad seorang pengemis pincang yg baru saja mati, namun karena jijik dypun tak mau memasuki jasad itu & terus terbang mencari raga yg lebih baik. Setelah mencari & mencari, rupabnya memang tak ada lagi raga lain yg bisa dimasukinya sehingga Li Xuan ahirnya kembali kejasad si pengemis "Ah nampaknya memang sudah jodohku dg pengemis ini" keluhnya kesal sambil memasukan rohnya kedalam raga pengemis itu.

Sejak itu Li Xuan dikenal sbg Tie Guai Li (Li sitongkat besi) karena dy memiliki wujud seorang pengemis pincang yg bersandar pada sebilah tongkat besi untuk berjalan.

Saat menuruni gunung, Tie Guai Li(alias Li xuan) melewati pondok tempat Lang Ling & ibunya tinggal. sayup2 didengarnya muridnya itu sedang menangis "Guru... muridmu berdosa mendinggalkanmu. Sekarang bukan hanya kehilanganmu, ibukupun kini meninggal jg"

Tie Gual Li lalu memasuki pondok & menyapa mantan muridnya itu "Hei mengapa kau menangis nak"

"Beberapa hari ini ibuku sakit keras dan kini nyawanya tak tertolong lagi" jawab Lang Ling sesenggukan sambil terus memeluk jenazah ibunya

"Ah masa, kukira ibumu hanya kelelahan & tertidur saja, sebantar jg dy akan bangun & segar lagi" kata Tie GuaLi lembut seraya memasukan sebiji obat kemulut jenazah ibu LangLing. Ajaib! setelah memakan obat itu tiba2 sang ibu membuka matanya & segera bangun dr tempat tidurnya. Melihat mukjizat itu Lang Ling pun cepat2 berterimkasih pada pengemis pincang dihadapannya & menanyakan namanya.

"Hahaha kita kan sudah hidup bersama selama bertahun2, apakah setelah membakar jasadku kau jadi tak menganaliku lg LangLing" kata Tie Guai Li menggoda

Begitu mengetahui identitas asli pengemis dihadapannya, Lang Lingpun cepat2 berlutut sambil tak henti2nya meminta ampun atas kesembronoannya. Dg sabar Tie Guai Li meneglus2 rambut muridnya seraya berkata "Tidak apa2, aku bisa memahami masalahmu. Sekarang minumlah pil keabadian ini & teruslah berlatih, kelak aku akan menjemputmu kelangit." Setelah memberikan pil keabadian Tie Guai Li pun mengingglakn pondok itu & meneruskan perjalanannya untuk menolong orang2 yg kesusahan....

Kelak Tie Guai Li akan menjadi dewa & tinggal dilangit bersama TaiShang LaoJun. Sayang suatu ketika dy dan bocah penggembala iseng bermain2 dg kerbau hijau milik LaoJun sehingga kerbau itu kabur kebumi & membuat kekacauan. Atas keteledoran itu TaiShang LaoJun menghukum Tie Guai Li turun kedunia lagi untuk menolong manusia, semnetara bocah penggembala direnikanasi menjadi Han ZhongLi (ZhongLi Quan)

Sebelum mengusir Tie GuaiLi kedunia, TaiShang LaoJun memberinya sebuah guci ajaib yg bisa mencukupi semua kebutuhannya; saat Tie GuaiLi menemui orang sakit maka dari dalam guci itu akan keluar obat mujarab, saat dy bertemu siluman maka guci itu akan menyemburkan api pemusnah yg sangat panas & saat Tie GuaiLi tak mempunyai tempat berteduh maka dy bisa masuk & beristirahat didalam gucinya (bagian dalam guci itu ternyata sangat megah layaknya apartemen mewah yg lengkap dg segala perabotan rumah tangganya)


Han ZhongLi (Zhong li Quan)



Pada diansti Han, tersebutlah keluarga ZhongLi yg turun temurun menjadi jendral besar. Keturunan keluarga ZhongLi dr generasi ini yg bernama ZhongLi Quan adl yg paling menonjol karena dy memiliki kekeuatan luar biasa yg dapat menyobek tubuh seekor macan dg tangan kosong.

Suatu ketika saat ZhongLi Quan sedang memimpin pasukan, mata2nya melaporkan "Lapor jendral! Pasukan musuh yg berjumlah 50000 sudah dekat!"

"Ooo cuma 50000, tenang saja aku kan ZhongLi Quan yg bisa menyobek seekor harimau dg tangan kosong & menguasai 18 macam senjata, cukup 5 menit saja semua musuh pasti dapat kulibas!"

Tak lama kemudian masuklah mata2 lainnya berkata "Jendral! Sekarang pasukan musuh sudah bertambah menjadi 100000!"

"Ooo cuma 100000, tenang saja aku kan ZhongLi Quan yg bisa menyobek seekor harimau dg tangan kosong & menguasai 18 macam senjata, cukup 10 menit saja semua musuh pasti dapat kulibas!"

Ahirnya datanglah mata2 ketiga melaporkan "Jendral! Pasukan musuh sudah bertambah lg jadi 150000 orang!"

"Ooooo cuma 150000, tenang saja aku kan ZhongLI Qu....eh apa kau bilang 150000? Banyak amat!! Kenapa kalian tidak bilang dari tadi! Celaka bagaimana kita bisa menghadapi pasukan sebanyak itu" jeritnya panik.

Seperti yg sudah bisa ditebak, ZhongLi pun tak mampu melawan musuh sebanyak itu & ahirnya melarikan diri kepedalaman. Sepanjang pelariannya ZhongLi bingung setengah mati; mau kembali kekerajaan malu, tp kalau tidak kembali lalu mau jadi apa...bercocok tanam dy tak mampu, apalagi jadi penyanyi dangdut .....

Sekonyong2 didepannya nampak sebuah kuil yg sangat megah "Heran, waktu berangkat dulu rasanya kuil ini belum ada, kapan dibangunnya ya....Ah sudahlah daripada pusing2 lebih baik aku jadi pendeta saja."gumamnya sambil memasuki kuil tsb.

Kuil itu rupanya memang bukan kuil biasa & dipimpin oleh seorang pendeta yg mengaku sebagai dewa Dong Hua (3). Berkat bimibingan sang dewa, ZhongLi pun mendapat pencerahan & makin hari makin kusyuk mendalami Taoisme. Suatu hari sang dewa berkata "Jodoh kita sebagai guru & murid sudah berahir, mulai sekarang kau harus mengandalkan dirimu sendiri untuk mencapai kesempurnaan. Kelak bila kita bertemu lagi maka kau yg akan menjadi guruku & aku menjadi muridmu." Belum sempat ZhongLi menjawab perkataan gurunya tiba2 sang guru, kuil & segala yg ada disitu lenyap, meninggalkan ZhongLi Quan yg terbengong sendirian dipadang rumput kosong...

Setelah berpisah dg gurunya ZhongLi Quan terus berkelana untuk menimba ilmu dr berbagai pertapa sakti & ahirnya berhasil menjadi dewa dipuncak Shi Hao, Setelah menjadi dewa, Zhong LiQuan jg membantu kakanya yg bernama ZhongLi Jian untuk menjadi dewa. Kelak dy jg akan memiliki seorang murid bernama Lu DongBin yg merupakan titsan dari dewa Dong Hua (dg demikian ramalan sang guru sudah digenapi bahwa kelak dy akan menjadi murid dari ZhongLi Quan)

ZhongLi Quan jg dikenal sebagai Han ZhongLi yg berarti ZhongLi dari dinasti Han.


(1) TaiShang LaoJun adl gelar kedewaan untuk Lao Zi yg menciptakan Taoisme
(2) Menurut kepercayaan China kuno, hantu bisa hidup lagi bila memasuki jasad orang yg baru saja mati. Karena itulah Li Xuan berpesan agar Lang Ling membakar jasadnya bila sampai 10 hari belum pulang jg (karena takut jasadnya itu akan dimasuki roh jahat)
(3) Dewa DongHua adl salah satu dewa tertinggi dilangit yg membawahi semua dewa laki2, dy jg adalah ayah dari 10 matahari dalam cerita Hou Yi sipemanah matahari.
8 DEWA (2)

Lu DongBin (Lu Yan/Lu ChunYang)



Lu Yan adl pemuda luar biasa yg lahir pada dinasti Tang. Selain tampan & jago pedang, dy jg sangat cerdas & sudah menghafal banyak kitab klasik diusia muda. Sayang keberuntungan rupanya selalu menjauhinya shingga dy selalu gagal dalam ujian kerajaan. Setelah gagal ujian untuk yg ke3 kalinya Lu merasa sangat frustasi hingga memutuskan untuk mabuk2an dikedai. Setelah meminum beberapa gentong arak, dypun terlelap dan bermimpi. Dalam mimpinya itu Lu berhasil lulus sebagai sarjana terbaik & diangkat menjadi perdana mentri, kebahagiaanya makin bertamabah tatkala dy menikhai seorang gadis yg sangat cantik & memiliki anak2 yg berbakti. Sayang kegembiraan itu tak berlangsung lama krn suatu ketika dy membuat kesalahan fatal hingga seluruh keluarganya dieksekusi & Lu sendiri dibuang keperbatasan

Baru saja Lu terjaga dari mimpinya tiba2 datanglah pemilik kedai berperut buncit yg menepuk pundaknya & berkata "Wah mimpi anda benar2 luar biasa ya, sangat indah & tragis sekaligus...lucunya lagi kejadian yg nampak begitu panjang dalam mimpi itu sebenarnya singkat sekali, lihat saja aku sudah mulai memasak bubur gandum itu sebelum anda tertidur & sampai sekarangpun belum matang" Menyadari orang yg didepannya adl orang pintar maka Lu Yan pun meminta petujnuk kepadanya.

Sambil menghidangkan bubur gandum yg baru dimasaknya, pemilik kedai yg mengaku bernama tuan Yuan Fang itu lalu memberi wejangan bahwa kehidupan didunia ini sangat singkat seperti mimpi, kadang kita merasa bahagia namun lebih sering lagi menderita. Satu2nya cara untuk memebebaskan diri dari lingkaran penderitaan ini & memperoleh kebahagiaan abadi adl dg cara mendalami agama & menjadi dewa.
(tuan Yun Fang ini adl nama samaran yg digunakan oleh dewa Han ZhongLi (Zhong LiQuan) pada pertemuan pertamanya dg Lu Yan
Lu Yan sendiri sebenarnya adl titisan gurunya Zhong LiQuan yaitu dewa Dong Hua & hubungan mereka sbg guru &
)

Setelah mendapat pencerahan dari tuan Yun Fang, Lu memutuskan membangun sebuah pondok digunung dekat rumahnya & bertapa disitu. Baru beberpa hari dy bertapa, tiba2 datang tetangganya yg mengabarkan bahwa seluruh anggota keluarganya terserang penyakit & mati, dg tenang Lu pun pergi membeli peti mati untuk memakamkan mereka. Ajaib, ketika mayat2 itu baru saja hendak diangkat kepeti mati tiba2 mereka membuka mata & hidup lagi hingga membuat seluruh tetangganya terheran2, kecuali Lu yg nampak tetap tenang.

"Tuan Lu, mengapa ketika seluruh anggota keluargamu meninggal kau nampak tak beruduka & saat mereka hidup kembalipun kau tidak gembira?" tanya tetangganya heran

"Kelahiran dan kematian sudah ditakdirkan jadi buat apa aku memusingkannya..serahkanlah semua pada yg diatas" jawabnybijak

Beberapa hari kemudian Lu Yan pergi membeli sebuah guci kuningan diluar kota. Sesamapinya dirumah & mengosoknya, ternyata guci itubukan terbuat dr kuningan melainkan emas murni. Lu pun cepat2 kembali keluar kota untuk mengembalikan guci itu pada penjualnya .
Dalam perjalanan pulang Lu bertemu dg seorang pengemis, tanpa pikir panjang dy pun segera memberikan semua uangnya pada sinpengemis yg ternyata malah mencemoohnya. Lu tak mengacuhkannya & terus saja berjalan

Malamnya Lu Yan kedatangan seorang gadis cantik yg ingin menginap ditempatnya, karena hari sudah larut & tidak ada rumah penduduk disekitar situ ahirnya Lu pun mengijinkanya tinggal. Sepanjang malam si gadis yg berwajah spt Miyabi itu terus menggodanya bahkan sempai membuka bajunya & menempelkan bagian2 vitalnya ketubuh Lu. Namun rupanya Lu sama sekali tak terpengaruh & terus saja bertapa

Setelah itu Lu Yan terus mengalami kejadian aneh hingga total ada 10 cobaan yg semuanya dilaluinya dg sempurna. Setelah Lu berhasil melewati cobaan yg ke-10, tuan Yun Fang (Han ZhongLi)pun datang menjaemputnya & membawanya kelangit untuk menjadi dewa......

Setelah menjadi dewa Lu Yan lebih dikenal dg sebutan Lu DongBin & ada jg yg menyebutnya Lu ChunYang (Lu Yang murni).



Jackie Chan berperan sbg Lu Yan dlm film Forbideen Kingdom


Diantara para dewa Taoisme Lu DongBin (alias Lu Yan) adl yg paling eksentrik karena dy tidak pernah betah tinggal dilangit & lebih suka berbaur dg manusia biasa, moto hidupnya adl "aku tidak akan tenang tinggal dilangit sebelum menyelamatkan seluruh umat manusia dibumi & mengantarkan mereka semua kesurga" (entah bakal jd berapa tingginya harga tanah & properti dilangit kalau semua orang benar2 naik kesurga seperti cita2 Lu DongBin, bisa2 APBN langit jebol untuk menamabal subisdi bbm bagi mereka semua )


Lu DongBin dan bukit mr.p


penis rock, salah satu keajaiban alam & obyek wisata terkenal diGuangDong


Karena kegemarannya bergaul dg manusia, muncul banyak cerita2 miring ttg Lu Dong Bin. Misalnya ada beberapa folktales yg mengambarkan dy sebagai pecandu alkohol & suka main wts. Selain petualangan cabulnya dg Bai MuDan (yg pernah saya tulis dihal 7), ada cerita lain yg bahkan lebih gila lagi dari masayarkat GuangDong (berkaitan dg obyek wisata yg ada disana)

Konon Lu DongBin punya kebiasaan buruk suka melepaskan & mengubah penisnya menjadi seekor burung kecil yg kemudian terbang mencari wanita2 cantik yg sedang mandi & menggodanya. Melihat burung kecil nan imut itu kebanyakan wanitapunpun jadi gemas & langsung membelai2 serta menciuminya (tanpa mengetahui benda apakah itu sebenarnya ). Suatu hari Lu DongBin kena batunya karena mengintip & seorang dewi galak yg sedang mandi. mengetahui benda apa yg sedang menggodanya dewi itupun langsung naik pitam hingga meremas & menginjak2 burung itu sampai remuk .

Jasad burung itu kemudian berubah kembali keujud aslinya namun dalam ukuran yg sangat besar & mengeras menjadi sebuah bukit. Itulah dy bukit penis yg ada dipegunungan DanXia, GuangDong dan masih ramai dikunjungi sampai sekarang


Lu DongBin digigit anjing
Kalimat diatas adl sebuah idiom yg sangat populer di China yg berarti "orang yg bermaksud baik & hendak menolong tp malah dicurigai & disakiti". Idiom itu konon berasal dari sebuah dongeng klasik yg menceritakan bahwa suatu ketika anjing langitnya dewa ErLang turun kebumi & memaksa menikahi seorang gadis cantik. Mengetahui kejadian itu Lu DongBin menggunakan lukisan ajaibnya untuk menjebak sianjing (bila digantungkan maka lukisan itu akan berubah menjadi pemandangan sungguhan & bisa dimasuki, namun begitu digulung kembali maka otomastis orang yg memasukinya akan terjebak & tidak bisa keluar dari lukisan itu)
Karena tidak tega dg anjing milik sahabatnya itu, maka Lu DongBin pun ahirnya membuka kembali lukisannya itu & melepaskannya, namun bukannya berterimakasih anjing langit malah menggigit kaki Lu hingga berdarah2.

tinnerst good]

Nice posting gan...yg banyak doong
Quote:Original Posted By deniek
Nice posting gan...yg banyak doong


Makasih supportnya gan
DELAPAN DEWA (3)

Berbeda dg Tie GuaiLi, Han ZhongLi & Lu DongBin yg cerita asal usulnyanya panjang & detil, deskripsi cerita Zhang GuoLao, Lan CaiHe & He XianGu dalam novel Journey to the East justru sangat pendek & kurang detail (bayangkan kisah Tie GuaiLi memakan belasan bab, sementara kisah He XianGu hanya dijabrkan dalam 1 bab pendek). Mungkin karena cerita dari "primbon"nya yg kurang detil itu makanya ada banyak sekali versi alternatif ttg asal usul Zhang GuoLao, Lan CaiHe & He XianGu....


He XianGu



Versi Journey to the east
Nama asli He XianGU adl He ShuNu, putri seorang tabib terkenal dari Guang Dong (ada jg yg bilang dari HuNan) Berbeda dg gadis2 lainnya yg suka berhias & tinggal dirumah, ShuNu malah lebih senang memanjat gunung & melompat2 ditebing nan curam guna mengumpulkan obat untuk toko ayahnya, tak heran dy masih melajang diusianya yg sudah cukup dewasa.

Suatu malam ShuNu bermimpi kedatangan dewa yg memerintahkannya untuk memakan batu ajaib yg ada digunung dekat rumahnya. Esoknya ShuNu benar2 menemukan batu yg bentuknya persis dg yg dilihatnya dalam mimpi & langsung memakannya. Ajaib setelah memakan batu itu ShuNu merasa tubuhnya sangat enteng hingga dapat melayang diangkasa & sejak itu dy tidak pernah lapar & haus lagi.

ShuNu masih terus tingal membantu ayahnya sampai suatu hari datang utusan dari kaisar wanita Wu ZeTian yg mengundangnya kesitana. Sang kaisar wanita yg terobsesi dg keabadian ini rupanya telah mendengar ttg kesaktian ShuNu & ingin berkonsultasi dengannya.

ShuNu menuruti saja perintah itu & masuk kedalam tandu yg telah disiapkan, herannya makin lama diangkat ternyata tandu itu jd semakin berat hingga membuat para penandunya mengomel tak karuan. Sesampainya diistana tandu itu segera dibuka namun ternyata He ShuNu telah raib entah kemana & yg ada disitu hanyalah sebongkah batu yg sangat besar. Rupanya td diam2 ShuNu telah pergi bersama TieGuai Li & menjadi seorang dewi dilangit

Setelah menjadi dewi He ShuNu dikenal dg nama He XianGu & selalu digambarkan membawa daun teratai ditangannya.

Versi lain
He ShuNu adl seorang yatim piatu yg bekerja sebagai penggiling kedelai dikedai tahu milik seorang nyonya tua nan judes.

Suatu hari sinyonya marah2 karena beberapa potong tahunya hilang, dg ketakutan ShuNu pun ahrinya mengaku bahwa tadi dy memberikan beebrapa tahu pada pengemis yg datang

Sedang seru2nya sinyonya memarahi & menyiksa ShuNu tiba2 datanglah para pengemis yg tadi menerima makanan dari ShuNu. Dg melotot sinyonyapun langsung meminta mereka untuk mengembalikan tahunya. "Tp bagaimana kami harus mengembalikannya, kan tahunya sudah dimakan & kami tidak punya uang sepersrpun untuk membayarnya.." protes seorang pengemis.

"Ga mau tau! Pokoknya kalian harus mengembalikannya, kalo perlu muntahkan lagi!" bentak sinyonya judes. Tanpa ba bi bu lagi para pengemis itu segera mengahmpiri baskom yg ada didepan kedai & ramai2 memuntahkan isi perutnya disitu.Melihat pemandangan yg menjijikan & berbau busuk itu sang nyonyapun jadi tambah murka & segera memerintahkan ShuNu untuk meminum semua muntahan mereka sampai habis. ShuNu jelas tak mau menurutinya tapi sinyonya menjambak rambutnya mendorong mukanya kearah baskom . Tiba2 seorang pengemis mengaduk muntahan itu & berkata "kenapa kau tak mau meminumnya nona, bukankah ini adl susu kedelai yg sangat nikmat" Sekonyong2 ShuNu mencium bau yg sangat wangi & mengundang selera dari baskom itu sehingga dypun ahirnya nekad mencicipinya yg ternyata memang sangat lezat.

Bersamaan dg ShuNu memakan isi baskom itu tiba2 terdengarlah jeritan & sumpah serapah dari dalam kedai, apa yg terjadi? Rupanya seluruh tahu & susu kedelai yg dihidangkan disana telah berubah menjadi muntahan yg menjijikan sehingga membuat para pengunjungnya histeris & segera meminta ganti rugi pada sinyonya sambil mncaci makinya. Setelah seluruh pelanggannya pergi sinyonya hendak melampiaskan kekesalannya pada ShuNu, namun betapa terkejutnya ia ketika menyaksikan pelayannya itu telah terbang meninggalkannya bersama para pengemis tadi sambil melambaikan tangan kepadanya (ya, para pengemis td rupanya adl samaran para dewa yg ingin membantu ShuNu menjadi dewi )

Lu DongBin, He XianGu dan kuil dilarang pacaran
DiTaiwan ada sebuah kuil keramat yg masih ramai dikunjungin sampai sekarang. Kuil tsb konon memang manjur dalam mengabulkan doa orang2 yg datang kesana, namun ada satu pantangan disana yaitu...sepasang kekasih atau suami istri dilarang datang kesana secara bersamaan atau hubungan mereka akan segera berahir secara tragis. Menurut legenda Lu DongBin pernah ditolak cintanya oleh He XianGu (He ShuNu) dikuil itu, sehingga dy mendendam & mengutuk pasangan manapun yg berani datang kekuil itu akan mengalami nasib spt dirinya.....


Lan CaiHe



Versi Journey to the east
Ada seorang pengamen remaja bernama Lan CaiHe yg tiap hari bernyanyi dijalanan mengunakan kecrekannya. Penampilan pemuda ini sangatlah nyentrik, bayangkan; dimusim panas dy memakai pakaian tebal sementara dimusim salju justru dy mengenakan pakaian tipis. Selain itu dy jg suka melempar2 uang yg diperolehnya & memberikannya pada anak2 yatim piatu.

Suatu hari orang2 melihat Lan CaiHe melepaskan seluruh bajunya & dg telanjang bulat dy menaiki seekor bangau putih keangkasa. Orang bilang dy telah mencapai kesempurnaan & menjadi dewa atas bantuan dewa Tie Guai Li

Versi 2
Lan CaiHe aslinya adl putra hartawan kaya raya, malang setelah kematian ayahnya dy diusir ibu tirinya hingga harus hidup menggelandang dijalanan. Walaupun hidup serba kekurangan sebagai pengamen, namun CaiHe tetap murah hati & suka membantu orang.

Suatu kali saat sedang berjalan2 CaiHe melihat seorang pengemis tua sedang terbaring jalan dg kaki yg terluka parah & mengeluarkan nanah. "Hai eknapa kau memperhatikanku terus? Memangnya kau kira aku ini kontestan "audisi pengemis idol" apa? Sudah jangan melongo saja, sanah ambilkan air untuk membasuh luka dikakiku ini!" bentak sipengemis nyengit

Melihat kondisi sipengemis yg sangat menyedihkan CaiHepun iba dan segera menciduk air dikolam dg tangannya, sayang begitu sampai didepan sipegemis ternyata air ditangannya sudah habis. "Aduuuuh belum pernah aku melihat orang setolol dirimu! Kalau mengambil air dg tangan ya sudah pasti tumpah! Pakai otakmu sedikit dong!" omel singemis. Melihat tingkah sipengemis yg sangat menyebalkan orang2pun jd sebal & menasehati CaiHe agar mengacuhkannya, namun karena pemuda ini amat murah hati maka dypun tak mempedulikannya & kembali kekolam untuk mengambil air. Kali ini CaiHe menggunakan daun teratai untuk menampung airnya, namun sesampainya didepan sipengemis airnya kembali tumpah.

"Aaaaargh bukan maiin! Kok bisa ya didunia ini ada orang segoblok dirimu! Huh pantas saja kau bisanya cuma jadi pengamen!" gerutu sipengemis kesal (memangnya pengemis & pengamen derajatnya tinggian mana ya ).

Dg malu CaiHe kembali kekolam untuk mengambil air, tiba2 datanglah seorang nona manis yg berkata "kakak kalau kau mau mengambil air kenapa tak kau gunakan saja keranjang bunga itu?".

"Ah nona jangan bercanda keranjang itu kan bolong2, jadi mana bisa untuk menampung air"

"Eeeh coba dulu siapa tahu bisa" bujuk sinona setengah memaksa. Karena tidak enak dg sinona (& jg karena tidak tahu harus mengambil air dg apa) ahirnya CaiHe pun menurut mengambil air dg keranjang bunga itu & ternyata memang tidak tumpah, dg girang dypun segera kembali pada sipengemis. Ajaib setelah dibasuh dg air dr keranjang itu luka dikaki sipenemis langsung sembuh.

"Kakak air dari keranjang itu ternyata berkasiat, jadi kenapa kau tidak coba meminumnya ?" bisik sinona. CaiHe menurut & langsung meminum airnya sampai habis

"Air ini memang segar sekali nona, tp aku tak merasakan khasiat apa2..." belum sempat Lan CaiHe merampungkan kata2nya tiba2 saja tubuhnya melayang diudara seperti balon hingga membuatnya amat panik sampai menjerit2 minta tolong. Sekonyong2 dilihatnya pengemis & nona dihadapannya berubah menjadi dewa Tie GuaiLi & dewi He XianGu, mereka berdua kemudian membawanya kelangit untuk menjadi dewa jg


Gambaran Lan CaiHe
Lan Caihe sering digambarkan berkelamin tak jelas, makanya walaupun aslinya dy pria namun dibeberapa film dy diperankan oleh wanita.
Lan CaiHe memiliki 2 buah pusaka yaitu sebuah kecrekan emas & keranjang bunga yg bisa mengeluarkan apa saja dari dalamnya (mirip kantong ajaibnya Doraemon)

Variasi; walaupun di versi yg kita kenal sekarang Lan CaiHe digamabrkan sbg remaja berkelamin tak jelas, namun dalam versi yg lebih kuno dy digambarkan sbg seroang bapak2 pemain opera yg memilih meninggalkan karir & keluarganya untuk berlatih Tao
8 DEWA (4)


Han XiangZi



Semasa pemerintahan kaisar XianZong dari dinasti Tang ada seorang pejabat bernama Han Yu. Walaupun terkenal jujur & bersih, namun Han Yu adl penganut Kong Hu Cu garis keras (1) yg sangat membenci agama Tao (karena diangap kerjanya cuma menipu & membodohi rakyat saja) dan agama Budha (karena konsep biksu yg melajang seumur hidup bertentangan dg ajaran Kong Hu Cu yg mementingkan keturunan)

Dirumahnya Han Yu mengadopsi keponakannya yg bernama Han XiangZi, sejak kecil XiangZi memang sudah menunjukan bakat yg luar bisa sehingga menjadi tumpuan harapan pamannya. Sayangnya semakin besar XiangZi makin malas membaca buku2 pelajaran sekolahnya & lebih senang mempelajari Taoisme, sehingga membuat pamannya pusing 7 keliling

Suatu hari hari ketika sedang menguping pelajaran keponaknya, Han Yu mendengar kedua guru yg disewanya sedang melantunkan ajaran Tao, dg murka Han Yu pun segera mendobrak pintu & memebentak "Haaa rupanya begini ya cara kalian mengajari keponakanku hah? Bukannya mengajari kitab2 Kong Hu Cu kalian malah meracuni otaknya dg ajaran tukang sulap jalanan itu! (2) Sudah sekarang kalian cepat angkat kaki dari sini!". Kedua guru (yg sebenarya adl samaran Lu DongBin & Han ZhongLi) itu hanya tersenyum melihat kelakuan Han Yu, setelah membisikan sesuatu ketelinga Han XiangZi merekapun segera pamit

Setelah gurunya berlalu XiangZi minta ijin untuk menyusul mereka, dg mendelik Han Yu pun berteriak 'baik bila kau mau pergi maka pergilah! Tp jangan pernah merengek2 kembali kesini kalau kau jadi kere nanti! Dan jangan membawa2 namaku kalau kau ditangkap polisi gara2 membohongi orang dg sulapan palsumu itu!"

" Baiklah paman sekarang aku akan pergi, tp kelak kita akan bertemu kembali ditempat salju memutih menutupi gunung & kudamu tidak bisa melanjutkan perjalanan" kata Xiang Zi lirih seraya menepuk telapak tangan pamannya 3 kali (itu adl tanda putus hubungan keluarga di Tiongkok)

Baru saja XiangZi hendak keluar dari gerbang, tiba2 pamannya berteriak "BERHENTI!! XiangZi, paman tahu kau masih sangat muda & polos sehingga mudah dibohongi. Tp ketahuilah guru2mu itu sebenarnya cuma penipu yg mengincar uangmu, sekarang kalau kau mengikuti mereka tanpa uang sepeserpun pasti mereka akan membunuhmu untuk meninggalkan jejak. Sudah sekarang lebih baik kau tetap tinggal disini saja & belajar baik2. Yang sudah berlalu biarlah berlalu, tidak ada kata terlamabat selama kita mau berubah". Han XiangZi hanya membalas tawaran pamannya itu dg senyuman tipis & terus saja pergi meninggalkan kediaman kelaurga Han.

Selepas berpisah dg pamannya XiangZi mengikuti kedua gurunya sampai kepuncak gunung, dimana disana dy diminta untuk memanjat sebuah pohon persik yg sangat tinggi. Dilihat sekilas saja orang bodohpun tahu kalau pohon itu tidak bisa dipanjat karena selain sangat tinggi & kurus, dahan2nyapun kelihatan rapuh.Namun karena XiangZi begitu memeprcayai gurunya sehingga dypun tetap memanjatnya jg. Baru saja dy sampai dipuncaknya tiba2 "KRAAAK!" dahan yg diinjaknya patah sehingga Xiang Zipun terjun bebas dari ketinggian belasan meter & langsung tewas seketika bgt menghantam bumi........................

Setelah kepergian keponakannya, kebencian Han Yu terhadap agama Budha & Tao makin menjadi2 sampai dy sering bertentangan dg kaisar & mentri2 lainnya. Karena sudah muak dg kelakun Han Yu yg keras kepala & suka menghina agama lain itu kaisarrpun ahirnya memecat & mengusirnya ke ChaoZou.

Dalam perjalanannya menuju ChaoZou, Han Yu mendapati dirinya terjebak dalam sebuah badai salju yg sangat lebat hingga membuat kudanya terjebak & tidak bisa melanjutkan perjalanan. Ketika Han Yu merasa ajalnya akan segera tiba, sayup2 didengarnya nada seruling yg dulu sering dimainkan keponaknnya "Xiang Zi, Ah XiangZi, kau tidak tahu bagaimana paman sangat merindukanmu, sampai2 disaat terahir inipun aku masih membayangkan nada serulingmu" keluhnya sedih

"Hai paman bagaimana keadaanmu? sapa seorang pemuda yg tiba2 muncul dari balik salju

"Ah XiangZi, rupanya kau benar2 Xiang Zi!" jerit Han Yu yg tiba2 spt mendapat kekuatan baru & langsung berlari kearah keponakannya itu. Begitu memeluk Han XiangZi Han Yu baru sadar bahwa keponakannya memakai pakaian yg sangat tipis namun herannya tidak nampak kedinginan. XiangZi lalu menjelaskan bahwa setelah pergi dari rumah pamannya, dy disuruh gurunya untuk memanjat pohon yg sangat tinggi. Ahrinya dy memang jatuh & meninggal, namun bersamaan dg rohnya meninggalkan badannya, saat itu pula dy mencapai kesempurnaan & menjadi dewa.

Karena menyadari pamannya belum mempercayai kata2nya, Han XiangZi lalu mengibaskan tangannya & sekonyong2 badai salju yg lebat itupun segera reda.n Melihat mukjizat didepannya Han Yu baru sadar akan kebenaran ajaran Tao, tanpa disadari air matanyapun meleleh & dg sesenggukan dy berkata "Paman menyesal karena tak pernah mendengar nasihatmu & selalu membenci agama Budha & Tao, sayang penyesalan datangya selalu terlambat..".

"Sudahlah paman, bukankah paman sendiri yg mengatakan bahwa tak ada kata terlambat selama kita mau berubah" hibur XiangZi . Setelah itu Han Yu membawa seluruh keluarganya untuk belajar Tao pada XiangZi & ahirnya mereka sekeluarga berhasil menjadi dewa.

Han XiangZi dan putri naga
Kisah percintaan Han XiangZi dg putri ke 7 raja naga laut timur adl salah satu lakon opera yg terkenal diChina (kisahnya pernah saya tulis dihalaman 7 dibagian "Para pengikut Kwan Im")

Novel Han XiangZi
selain certa dinovel Journey to the East diatas, ada jg satu novel yg didedikasikan khusus untuk Han Xiangzi, judulnya Han Xiang Zi Quan Zuan.
Isi cerita dikedua buku itu kurang lebih sama, hanya dlm Han XiangZi QuanZuan ceritanya lebih detil & panjang. Misalnya disitu ada cerita Han Yu menikahkan Han XiangZi dg seorang gadis bernama Lin LuYing dg harapan agar keponakannya itu melupakan Taoisme. Dinovel ini jg diceritakan bahwa Han XiangZi adl titisan bangau putih & Han Yu al titisan dewa yg diusir dari langit gara2 pernah mabuk dihadapan kaisar langit.

Variasi; walaupun dalam versi yg kita kenal sekarang Han XiangZi digambrkan sbg pemuda tampan yg suka bermain suling, namun dalam versi yg lebih kuno dy digambarkan sbg remaja pria mirip perempuan yg membawa keranjang bunga (sosok Han XiangZi versi kuno ini kini dipakai oleh Lan CaiHe)

(1) Ajaran Kong Hu Cu menekankan pada rasionalitas & pencapaian karir didunia. Dalam salah satu petuahnya Kong Hu Cu pernah berkata "Mengapa aku harus memikirkan hal2 yg ada diluar dunia, bila aku bahkan belum tahu segalanya yg ada didunia ini". Hal ini jelas berkebalikan dg ajaran Tao yg cenderung mengejar kesempuranaan didunia lain (dg cara menjadi dewa). Karena itulah pada jaman dulu sering terjadi bentrokan & saling cibir antara penganut Kong HuCu dg penganut Budha & Tao. Barulah pada dinasti Song pemerintah menjembatani akulturasi & sinkretisme diantara ketiga agama itu sehingga hubungan mereka menjadi harmonis.
(2) Para pendeta Tao konon memang banyak yg bisa melakukan mukjizat2 spt merubah batu menjadi emas, membuat obat panjang umur, mengusir hantu dll. celakanya banyak oknum pendeta palsu yg menggunakan sulap murahan untuk menipu masayarakat, hingga mencoreng citra Taosime.
8 DEWA (5)

Zhang GuoLao (hokkian; Thio Ko Lo)



Ada 2 versi ttg asal usul Zhang Guo Lao yg sama2 terkenalnya;
Versi Journey to the East
Zhang GuoLao adl seorang pertapa tua yg sering datang keistana untuk menghibur kaisar Li Zi (GaoZong) dari dinasti Tang. Ketika kaisar wanita We ZeTian naik tahta Zhang GuoLao tidak pernah mau menemuinya karena tidak suka dg kekejiannya. Karena murka & merasa disepelakan, kaisar wanita itupun memerintahkan agar Zhang diseret kehadapannya, namun baru setengah jalan tiba2 Zhang tewas & mayatnya langsung membusuk. Walaupun saat itu dy dikira sudah mati & dikuburkan, namun beberapa hari kemudian orang2 kembali melihatnya berjalan2 menunggangi keledainya dg segar bugar

Saat Wu ZeTian turun tahta & kaisar Li LongJi menjadi kaisar, Zhang GuoLao kembali sering datang keistana & menghibur kaisar dg sulapannya. ("Bim SalaBim jadi apa Prok Prok Prok" begitulah kalimat kasnya) Suatu kali kaisar bertanya pada ahli nujumnya yg bernama Ye FaShan "Siapakah Zhang Guo Lao sebenarnya". Ye lalu menceritakan bahwa Zhang sebenarnya adl kelelawar putih ribuan tahun yg telah banyak bertapa & berbuat kebajikan sehingga ahrinya menjadi dewa.

Versi mayarakat HeNan (versi ini yg dipakai diserial tv 8 dewa versi 80an dan versi 98 yg pernah ditayang diIndosiar)
Ada seorang guru sekolah bermarga Chen yg ingin sekali menjadi dewa sampai2 dy meminta murid2nya untuk memanggilnya "dewa Chen". Suatu hari dewa Chen meilhat muridnya sdng bermain dg seorang anak aneh berbaju merah. Sbg orang yg belajar ilmu gaib, dewa Chen pun langsung tahu bahwa anak itu adl jelmaan siluman ginseng ribuan tahun yg bisa memberi keabadian bg siapapun yg memakannya. Dg cerdik dewa Chen lalu memberikan seutas tali & jarum pada muridnya & memintanya untuk menyematkan tali & jarum itu kecelana si bocah berbaju merah bila mereka bertemu lagi nanti. Dg mengikuti jejak talinya, dewa Chen dapat dg mudah menemukan keberadaan ginseng ribuan tahun itu & langsung pulang untuk memasaknya.

Karena proses pemasakannya begitu lama dewa Chenpun memutuskan untuk masuk & tidur dulu, siapa tahu disaat itu datanglah seorang tamu tak diundang yaitu situa Zhang GuoLao & keledainya. Karena memang sudah sangat kelaparan & mengira tak ada orang disitu maka Zhang pun tak sungkan2 lagi langsung memakan ginseng itu & memberikan sedikit remahnya pada keledainya.

Baru saja Zhang tua menghabiskan makananannya tiba2 datanglah dewa Chen yg langsung memaki2 sambil mengacung2kan tinju megejarnya. Dg panik Zhangpun cepat2 menaiki keledainya & kabur. Kejar2an itu berlangsung selama beberapa menit sampai tiba2 keledai Zhang terbang kelangit & menginggalkan dewa Chen yg cuma bisa menatap kepergian mereka sambil mencak2. Ya rupanya tanpa disadari Zhang Guo Lao & keledainya memang telah menjadi dewa karena memakan ginseng ribuan tahun itu (cerita ini memotivasi gue bwt ngembat makanan diwarung waktu pemiliknya gak ada, kali2 aja bs jadi dewa jg )

Asal usul keledai kertas Zhang GuoLao
Zhang GuoLao dikisahkan selalu bepergian kemana2 menunggangi keledainya secara terbalik (mukanya menghadap pantat keledai), saat tak dibutuhkan keledai itu bisa diubah menjadi keledai kertas & disimpan disakunya, sementara saat ingin menungganginya maka keledai kertas itu cukup ditetesi air & otomatis akan langsung berubah menjadi keledai sungguhan, beginilah kisah asal usulnya

Zhang GuoLao pernah bersahabat dg seorang kepala biara & sering datang kebiaranya pada jam makan siang untuk ikut makan. Kalau datagnya cuma sekali dua kali & makannya cuma sepiring dua piring sih ga masalah, tp situa ini malah datang tiap hari & sekali makan bisa 4-5 piring, sehingga membuat para rahib disana kesal bukan main. Karena sudah tak tahan lagi dg kelakuan situa itu ahirnya para rahib memutuskan untuk membunuh keledai milik Zhang agar dy jangan datang lagi kekuil mereka

Melihat keledainya mati Zhang GuoLao cuma mesem2, dy kemudian memnggunting sepotong kertas & membentuknya seperti keledai. Setelah itu dy lalu menuangkan sedikit air hangat pada keledai kertas itu & voila...keledai kertas itupun berubah menjadi keledai sungguhan (tidak jelas apakah keledai instan rasa ayam bawang ini produksinya Indofood bukan). Dg santai Zhang lalu menaiki keledai barunya itu meninggalkan para rahib yg berlutut minta ampun kepadanya (searang mereka baru sadar bahwa Zhang sebenarnya adl dewa yg ingin menguji iman mereka)


Cao GuoJiu



Versi Journey to the East
Ibunda kaisar YingZong dari dinasti Song yg bernama ratu Cao memiliki 2 orang kakak. Kakak pertamanya Cao JingXiu adl seroang budiman yg tidak suka mencampuri urusan pemerintahan, sebaliknya kakak keduanya Cao JingZhi amat tamak & suka menggunakan pengaruh adiknya untuk menindas rakyat
Cao JingXiu sebenarnya sudah sering mengingatkan Cao JingZi agar lekas2 bertobat namun tak pernah diindahkannya hingga ahirnya dy terseret kasus & dipenggal oleh hakim Bao.

Setelah kematian JIngZi, JingXiu sering memimpikan adiknya itu sedang disiksa dineraka sehingga membuat hatinya amat sedih. Setelah berkonsultasi dg orang2 pintar, JingXiu ahirnya memutuskan untuk mendermakan seluruh hartanya & pergi bertapa dg harapan bisa meringankan hukuman adiknya dineraka

Suatu hari ketika JingXiu sedang bermeditasi datanglah seorang pria tampan & seorang pria gendut yg betanya kepadanya "dimanakah Tao?" dg tanpa mengeluarkan suara JIngXiu menunjuk langit. Lalu kedua pria itu kembali bertanya "dimanakah langit?", dg tenang JingXiu menunjuk hatinya.

"Hahaha bagus sekali, Tao ada dilangit & langit ada dihati kita masing2" puji kedua orang yg ternyata adl Lu DongBin & HanZongli itu. Kedua dewa itu lalu membimbing JingXiu hngga ahirnya menjadi dewa jg
Setelah menjadi dewa Cao JingXiu bergelar Cao GuoJiu (Guo Jiu artinya paman kaisar, sesuai dg kedudukannya didunia sbg paman kaisar YingZong)

Versi dongeng hakim Bao
Dalam versi hakim Bao, baik Cao JingZhi maupun Cao JingXiu sama2 brengseknya & suka meneras rakyat. Setelah memenggal Cao JingZi hakim Bao tadinya ingin langsung memenggal Cao JingXiu kalau saja tidak datang amnesti dari kaisar yg memaksanya untuk melepaskan JingXiu.
Setelah lolos dari kematian JingXiu amat menyesali dosa2nya & memutuskan untuk pergi bertapa. Ahirnya dy berhasil menjadi dewa bergelar Cao GuoJiu (kira2 koruptor dinegara kita ada yg bakal jadi dewa jg gak yah? )

Sekian dulu kisah asal usul 8 dewa dari saya & bagi agan2 yg punya kisah 8 dewa lainnya please dishare disini supaya tretnya tambah rame
Diantara folkatale 8 dewa yg paling terkenal adl Ba Xian Guo Hai (8 dewa menyeberangi lautan) yg menceritakan pertempuran 8 dewa melawan 4 raja naga yd dibantu para dewa spt Guan Yu (Kwan Kong), Zhao GongMing (salah satu tokoh paling sakti dalam cerita FengShen) dsb. Bila agan2 berminat saya jg akan menceritakan dongeng itu, tp sementara saya akan menulis dulu ttg "Para Jago Kungfu yg Didewakan", diantara dari mereka adl Thio Sam Hong, Bodhidarma, Ong Tiong Yang (yg disebut pendekar tengah dalam serial Condor Hero) & Ku Chi Kee
gan link yang di depan ada yang eror tuh,
ijin baca gan

kalau cina macem macem ya versinya, kalau norse atawa greek kan ada pakemnya
×