KASKUS

Wamenhan: Indonesia Mantapkan Kerja Sama Pertahanan Dengan Eropa

Jakarta (ANTARA News) - Indonesia akan memantapkan kerja sama pertahanan dengan tiga negara Eropa, yakni Jerman, Prancis, dan Spanyol, kata Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Selama ini Indonesia telah memiliki kerja sama pertahanan dengan tiga negara itu, meski masih berjalan parsial, katanya kepada ANTARA News di Jakarta, Sabtu.

Oleh karena itu, Indonesia dan tiga negara tersebut akan mengakselerasi kesepakatan kerja sama pertahanan agar menjadi payung hukum politik bagi keempat negara dalam kerangka kerja sama pertahanan termasuk di dalamnya kerja sama industri pertahanan.

"Indonesia dan Jerman serta Indonesia dengan Spanyol, rancangan kesepakatan kerja sama pertahanannya sudah pada tahap pematangan untuk menjadi nota kesepahaman yang akan ditandatangani menteri pertahanan masing-masing negara," ujarnya.

Rancangan kesepakatan kerja sama antara Indonesia dengan Prancis, menurut dia, masih dalam tahap konsep awal dan akan didalami terus.

Ia mengatakan dengan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU), maka kerja sama antara Indonesia dengan masing-masing negara Eropa itu dapat meningkatkan dan memperluas kerja sama yang sudah berjalan selama ini yang masih parsial.

Dalam kaitan itulah, Wamenhan akan melakukan kunjungan kerja ke Berlin dan Stuttgard (Jerman), Madrid (Spanyol), kemudian Paris dan Marseille (Prancis) selama sepekan mulai 11 September 2011.

"Yang jelas, kerja sama yang dijalin tersebut harus didasarkan saling menghormati, menghargai, dan menguntungkan kepentingan nasional," kata Sjafrie.

Selain memantapkan payung hukum politik kerja sama pertahanan, ia mengemukakan, akan dibahas pula pengembangan kerja sama indsutri pertahanan antara Indonesia dengan tiga negara itu.

"Kerja sama industri pertahanan yang telah berjalan antara Badan Usaha Milik Negara Industri Pertahanan Indonesia dan tiga negara itu akan kami mantapkan pula, agar dapat mendukung kemandirian industri pertahanan nasional sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi nasional," demikian Sjafrie Sjamsoeddin.

sumber: http://www.antaranews.com/berita/274...n-dengan-eropa

==================================

yang penting tidak berhenti pada MoU saja
Jadi itu apa aja

Leo2A6, Lecrec, sama Pizarro IFV
Kerjasama apaan neh gan, ama thales ya ?
German --> leo?? Or next 214
Spanyol --> casa 295??
Prancis --> radar, n systemnya??

Mou pun gpp deh, yg penting klu gak ada realisasi dlm wkt dekat ini, mentri or pemerintahan sth ini kan nantinya tinggal pembahasan realisasinya..
England ngga disebut ya... btw kl dr German tambahan assault riffle kah?
bagus tu gan, supaya pertahanan negara kita kuat dan tidak diremehkan negra lain.
spanyol>>pesawat
jerman>>??(lontong kah?)
prancis>>????

om nyot,pencerahan donk!
Quote:Original Posted By ning2000
spanyol>>pesawat
jerman>>??(lontong kah?)
prancis>>????

om nyot,pencerahan donk!


radar jangan lupa
Quote:Original Posted By Kenyot9
radar jangan lupa


radar prancis donk pasti?

nah,kalo jerman?bener nih arem2?
Jangan lupa Prancis dgn Rafalenya.... siapa tau kita ngelirik...
Quote:Original Posted By Denbagus2010
Jangan lupa Prancis dgn Rafalenya.... siapa tau kita ngelirik...


kalo cm nglirik sih ane yakin pasti udah
hmm jerman apaan nih ?? leo atawa 214..penasaran jadinya
Quote:"Indonesia sudah memakai rudal Mistral kami dan beberapa pekan lalu kontrak untuk pengadaan rudal Exocert generasi keempat juga telah disepakati. Saat ini kami juga sedang menegosiasikan kontrak pengadaan kapal selam Scorpene. Belum ditandatangani, tapi kami harap segera," jelasnya lagi.
oalah, baru mou tentang payung hukum tha
Antisipasi kalo ada embel embel syarat tertentu

sih suwiiiiiiii payunge dadi
Lha wong kene nggawe kebijakan dienggo awake dewe wae wes terkenal super lambat, samsoyo karo negoro liyo
Quote:Original Posted By suromenggolo
oalah, baru mou tentang payung hukum tha
Antisipasi kalo ada embel embel syarat tertentu

sih suwiiiiiiii payunge dadi
Lha wong kene nggawe kebijakan dienggo awake dewe wae wes terkenal super lambat, samsoyo karo negoro liyo

Jadi inget masalah tarik ulur ratifikasi perjanjian ekstradisi dengan SIN, da berpa tahun, ah tapi optimis, Tarantula, KFX, Dokdo, T/A-50, CBG lancar2 aja ya mbah Suro
Quote:Original Posted By devanwidharta

Jadi inget masalah tarik ulur ratifikasi perjanjian ekstradisi dengan SIN, da berpa tahun, ah tapi optimis, Tarantula, KFX, Dokdo, T/A-50, CBG lancar2 aja ya mbah Suro


Tarantula....... Fix
Kfx................... Fix

Lainnya nanti dulu,..... Masih banyak tikungan
Quote:Original Posted By devanwidharta
Jadi inget masalah tarik ulur ratifikasi perjanjian ekstradisi dengan SIN, da berpa tahun, ah tapi optimis, Tarantula, KFX, Dokdo, T/A-50, CBG lancar2 aja ya mbah Suro


Kalau masalah ekstradisi dgn SING, bukannya mereka yang banyak mau? Sampai tempo hari KSAL kita marah2 & nolak perjanjian ini. CMIIW.
Kalau Perancis, Spanyol & Jerman, kok malah mikir masalah EADS yaaa.. Berita dari pak Rheind tempo hari, masalah dgn PT. DI.......
pilhan yg bagus buat diajak kerja sama

terutama france yg bisa diajak ToT
TNI AU beli pesawat latih mula Grob G120TP dari perusahaan Jerman. (Foto: Grob)

18 September 2012, Jakarta: Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, mengadakan kunjungan kerja ke Jerman, Perancis dan Spanyol dari Tanggal 17 sampai dengan 24 September 2012. Dalam kunjungan kerja Wamenhan sebagai Ketua High Level Committee (HLC) Kemhan ini didampingi Dirjen Perencanaan Pertahanan Kemhan Marsda TNI Sunaryo, Kepala Badan Sarana Pertahanan Kemhan Mayjen TNI Ediwan Prabowo, Aslog Kasad Mayjen TNI Joko Sriwidodo, Aslog Kasau Marsda TNI JFP Sitompul.

Kunjungan ini dimaksudkan untuk melaksanakan negosiasi dalam proses pembelian atau pengadaan Alutsista TNI sesuai dengan Rencana Strategi 2010 -2014.

Mengenai kunjungan Wamenhan Sjafrie Sjamsoeddin dan tim HLC ke Jerman, Kanselir Jerman Angela Merkel menyatakan memberikan dukungan kepada Indonesia dalam pembelian Alutsista Jerman. Pernyataan tersebut dimuat di beberapa media Jerman menanggapi kunjungan Wamenhan bersama tim HLC ke Jerman.

Kanselir memberikan tiga alasan dukungan terhadap Indonesia dalam pembelian alutsista Jerman tersebut yaitu ;
1. Indonesia bukan negara yang memiliki banyak hutang,
2. Pertumbuhan ekonomi Indonesia terus meningkat, 3. dan Indonesia bukan merupakan negara pelanggar HAM.
Kanselir Jerman Angela Merkel juga menegaskan bahwa tidak ada negara lain yang mendikte Jerman dalam penjualan Alutsistanya.

Kunjungan Wamenhan di Jerman, Wamenhan dijadwalkan bertemu dengan CEO Rheinmetall, CEO Grob, dan CEO Luersen. Turut serta dalam kunjungan kerja tersebut Deputi Menteri Negara PPN/Ka Bappenas Bid. Polhukhankam Ir. Rizky Ferianto MA, dan Dirut PT. Dirgantara Indonesia Budi Santoso.

Dalam kunjungannya ke Spanyol, Wamenhan direncanakan akan mengunjungi Kementerian Pertahanan Spanyol dan bertemu dengan Menhan Spanyol D. Pedro Morenes Eulate, serta melaksanakan pertemuan dengan State Secretary Bidang Industri Pertahanan Spanyol.

Sumber: DMC
Quote:Original Posted By suromenggolo
Tarantula....... Fix
Kfx................... Fix

Lainnya nanti dulu,..... Masih banyak tikungan


tarantula gak jelas
kfx ditunda