Lightbulb ▓▒★★▓▒ ALL About Coffee Shop Business ++ by [Shadow]LenZ ++ ▓▒★★▓▒

ALL About Coffee Shop Business
By : [Shadow]LenZ
www.sarangkopi.com



Halo Para Rekan Pengusaha,

Kali ini saya akan mencoba membahas tentang Cafe, Coffee Shop, dan Coffee Retail dari segi Bisnis. Sebelum itu, ada beberapa point penting yang ingin saya utarakan :

1. Saya akan membahas tentang hal ini dari sudut pandang Bisnis, bukan secara Idealis, bukan pula tentang teknis membuat Coffee Shop yang "perfect".

2. Yang saya lakukan di sini hanyalah berupa sharing dari Pengalaman saya sendiri dan Relasi-relasi saya yang membuka maupun pernah membuka Coffee Shop dsb. Jadi Artikel ini tidak terlepas dari berbagai kekurangan.

3. Artikel ini sama sekali tidak bermaksud mengajari, melainkan lebih ke arah sharing pengalaman.

4. Saya bukanlah seorang Konsultan, jadi tentu saja Artikel ini Gratis dan bersifat terbuka.

5. Saya adalah murni pebisnis, bukan barista, sehingga jangan minta resep pada saya, karena saya tidak menjual resep apapun walaupun saya memang menguasainya.

Baiklah, tanpa berpanjang-panjang lagi, saya akan memulai artikel ini.




Kira-kira dalam waktu 2-3 tahun ini, saya sering sekali mendapatkan pertanyaan-pertanyaan seputar cara membuka Kedai Kopi, Coffee Shop, dsb. Saya sebenarnya tidak enak untuk mengebaikannya, namun saya juga sama sekali tidak mungkin menjawabnya satu per satu, kecuali bila saya menjawabnya secara asal-asalan. Berlatar belakangkan hal tersebut, maka saya pun membuat artikel ini.

Saya akan memulai pemilahan jenis-jenis Coffee Shop itu sendiri :
1. Kedai Kopi / Warung Kopi
2. Coffee Booth
3. Cafe / Resto
4. Coffee Shop Spesialis
5. Coffee Retail / Coffee Kiosk

Sebelum membahas satu per satu secara detail, maka ada beberapa pertanyaan penting yang perlu diperhatikan bila Anda ingin membuka Coffee Shop :

1. Berapa Budget yang Anda persiapkan untuk Bisnis ini ? Besarnya modal yang Anda miliki akan menentukan sebaiknya Anda buka tipe yang mana.

2. Apakah tujuan Anda dalam membuka Coffee Shop ini ? Apakah Anda ingin serius berbisnis ? Ataukah hanya sekedar ingin membuka "tempat ngopi" ?

3. Mengapa Anda ingin berbisnis Coffee Shop ? Apakah karena tergiur dengan Coffee Shop lain yang Trafficnya tinggi ? Sekedar ikut-ikutan trend ? Atau ada alasan lain ?

4. Apakah Anda sudah ada gambaran, di lokasi mana Anda ingin membuka Coffee Shop ? Dan mengapa di sana ?

5. Bagaimanakah segmen pasar di kota Anda ? Segmen mana yang Anda tuju ? Menengah atas atau menengah bawah ?

6. Apakah Anda sudah memikirkan Konsep untuk Coffee Shop Anda ? Apakah berbeda / unik jika dibandingkan yang lain ?

7. Siapkah Anda dengan resiko gagal ?



Dari berbagai pertanyaan penting di atas, maka muncullah beberapa poin penting yang SANGAT perlu Anda perhatikan sebelum membuka Coffee Shop :

1. Budget Anda sangat berpengaruh terhadap jenis Coffee Shop yang sebaiknya Anda bangun. Bila Budget minim, jangan memaksakan diri untuk membuat Coffee Shop mewah ala Starb*cks.

2. Mengapa Anda ingin membuka Coffee Shop ? Hal yang paling penting dari motivasi Anda membuka Coffee Shop / Kedai Kopi adalah Anda mesti menyukai Bisnis Kedai Kopi, BUKAN Anda sekedar suka kopi atau sekedar cari duit. Bisnis Kedai Kopi merupakan Bisnis yang sifatnya Long Term (bukan musiman), jadi Anda tidak boleh kekurangan motivasi dalam Bisnis yang satu ini.

3. Banyak sekali Pebisnis latah di negeri ini. Istilahnya, liat Bisnis orang rame, langsung tertarik dan membuat Bisnis yang sama (ya dibeda-bedakan dikit masih bisa dibilang sama). Ketika ditanya, apa keunggulan Kedai Kopi Anda ? Jawaban tidak jauh2 dari :
- Rasa Kopi kita lebih enak
- Harga kita lebih murah
- Kita pake espresso machine (lebih perfeksionis)

BENARKAH 3 point tsb menjadi penentu Kedai Kopi Anda ramai ? Maaf sekali, jawabannya TIDAK. Ketiga Point tsb bisa menjadi NILAI TAMBAH. Betul, NILAI TAMBAH, bukan sebagai Faktor Penentu. Lalu apakah Faktor Penentunya ? Sama dengan Bisnis lainnya, KONSEP dan SEGMEN YANG TEPAT (termasuk Lokasi) lebih menentukan.

4. Lokasi. Saat ditanya, apa yang mesti diperhatikan dalam membuka sebuah Bisnis di bidang FnB, maka jawaban saya berkutat pada 5 Point penting :
- Konsep yang Kuat
- Segmen yang Tepat
- Lokasi
- Lokasi
- Lokasi !!!

Betul, dari 5 point, Lokasi dapat jatah 3 slot. Ini serius, karena memang Lokasi itu sangat penting. Lokasi yang bagus bukanlah Lokasi yang "sekedar rame", melainkan Lokasi yang mengkondisikan Customer untuk berkunjung ke Coffee Shop / Kedai Kopi Anda.

Dulu saya pernah membuka sebuah Coffee Shop di Mall. Tepat di depan saya adalah 3 pintu masuk bioskop yang RAMENYA BUKAN MAIN di jam-jam masuk Bioskop. Apakah Coffee Shop saya ramai ? TIDAK, karena mereka yang ngantri di Bioskop adalah para Pelajar yang belum sanggup untuk spend money hampir 10rb rupiah untuk secangkir kopi. Apakah Price saya yang salah ? Bukan, yang salah adalah LOKASI saya tidak sesuai dengan SEGMEN dan KONSEP yang saya tawarkan.

5. Segmen Pasar. Hal ini sangatlah penting, bahkan dalam setiap Bisnis. Betul sekali, bahwa Segmen menengah ke bawah sangat peduli harga, dan mereka tidak terlalu peduli kualitas. Atau tepatnya, harga murah tapi "terlihat mahal" pun mereka enggan masuk. Sebaliknya, segmen menengah ke atas, sangat memperhatikan kualitas, dan tidak peka terhadap harga selama itu "worth to buy". Daripada menjelaskan panjang lebar, saya langsung saja memberi contoh :

Saya sering sekali menemukan, para pebisnis yang salah kaprah. Mereka membuka bisnisnya hanya dengan alasan "bisa menjual lebih murah", tanpa didukung segmen yang tepat. Kualitas produk mereka tidak jelek, namun lokasi mereka tidak sesuai dengan segmennya.

Suatu hari saya pernah berkunjung ke Resto Steak. Lokasi mereka bisa dikatakan terpencil, masuk ke jalan kecil dan parkir pun sulit. Produk mereka bisa dikatakan enak, setara dengan steak menengah atas. Harganya pun sangat terjangkau, yaitu di harga 20-30ribuan per porsi. Namun apakah Resto tersebut ramai oleh pengunjung ?? SAMA SEKALI TIDAK, saat saya datang (weekend), yang makan hanya saya (dgn pasangan) dan tdk ada Customer lain di sana. WHY ? Ya, untuk saya harga tsb terjangkau, namun untuk orang wilayah sana, bahkan mendengar kata "steak" pun mereka enggan masuk. Dan apakah ia bisa berharap dengan pengunjung yang datang dari jauh ? Saya rasa sulit, karena, seperti yang saya ceritakan, untuk parkir pun sulit. Bahkan saya enggan datang ke sana lagi, walau rasanya enak dan harganya murah.

Dalam kasus di atas, kita dapat mempelajari bahwa "harga lebih murah" yang tidak sesuai segmen tidak dapat membuat Bisnis kita menjadi laku. Masih banyak kasus serupa. Misal harga yang murah di mall menengah atas, itu pun bisa dikatakan tidak sesuai segmen, dan banyak yang gagal karena meremehkan hal ini dan terlalu pede dengan senjata "harga lebih murah".



Lanjut ke bawah..1 post gak cukup
6. Konsep. Inilah salah satu Point terpenting. Point ini sangat powerful di jaman sekarang, di mana dunia bisnis sudah sangat chaos. Di jaman ini, Produk / Bisnis yang memiliki Konsep yang kuat-lah yang dapat menarik Customer. Saya sempat terjerumus ke dalam suatu pemikiran yang berbahaya dalam bisnis kopi, yaitu “espresso-isme” yang berlebihan. Saya sebut espresso-isme, karena memang pemikiran ini dimulai dari secangkir espresso.

Saat mengobrol dengan para pecinta kopi, espresso merupakan teman saya yang paling sempurna. Begitu pula bagi coffee addict lainnya. Kami meminumnya tanpa gula sedikitpun, dan (dulu) itu merupakan kebanggaan bagi kami, karena kami menganggap dengan minum espresso tanpa gula berarti kami “lulus” untuk menjadi coffee addict community. Apakah espresso itu begitu penting ? Ya, bila kita memandang kopi dalam dunia yang sempit, dalam artian “tidak ada kebenaran lain di luar espresso”. Saya pernah menganggap, bahwa menyukai kopi di luar espresso adalah salah, atau, minum espresso pakai gula, juga salah. Idealisme saya saat itu adalah, bahwa kita harus mengajari customer untuk minum espresso dan “memaksa” mereka menyukainya, sehingga bisnis saya akan menguntungkan.

Dari sana pula, lahirlah sebuah anggapan, bahwa espresso machine adalah segala-galanya. Semua kedai kopi at least mesti memiliki espresso machine, tidak peduli bagaimanapun konsepnya. Setelah itu lahirlah pula anggapan, bahwa Customer kita sangat menyukai semua kopi yang “lahir” dari espresso machine, dan ujung-ujungnya, lahirlah pemikiran bahwa “tanpa espresso machine kedai kopi tidak layak untuk buka”. Wah, ini dia yang berbahaya sekali.

Mengapa berbahaya ? Karena semua Kedai Kopi nantinya semua akan sama, tidak punya “unique selling point”, dan hanya berlomba-lomba espresso machine, yang paling mahal itu yang paling baik. Kedai Kopi kecil-kecilan akan memaksakan membeli espresso machine seharga 5-7 juta rupiah, yang tidak sampai setahun, akan rusak (dan celakanya, Anda menghitung espresso machine tsb sebagai Investasi yang at least tahan 5 tahun).

Lalu, Coffee Shop besar berlomba-lomba menaikkan “level” espresso machine-nya, bahkan sampai di harga hampir 100 juta rupiah, hanya demi “nampang” dan “idealisme” tanpa menghitung ROI (Return of Investment). Semakin celakanya lagi, karena sudah merasa invest mahal di mesin, mereka tidak memperhatikan aspek-aspek lainnya. Mereka mengorbankan kualitas kopi karena mengharapkan keuntungan lebih, mungkin toh sama saja kopinya akan sama-sama hitam. Mereka juga mengabaikan lokasi, karena sudah “terjerumus” anggapan bahwa Kopi yang “lebih enak dari St*rbucks” akan mendatangkan pelanggan dalam jumlah besar. Dan mereka terlalu sibuk (keasyikan) mengotak – atik mesin mahal tersebut untuk membuat espresso terbaik (untuk diminum sendiri), lupa bahwa HANYA +- 5% PELANGGAN MEREKA YANG MINUM ESPRESSO. 95%nya ? 95% pelanggan lebih tertarik dengan Konsep yang unik, menu yang punya Unique Selling Point, dan Lokasi yang mudah dijangkau. Kalau Business Owner sendiri sudah “melupakan” tujuan bisnisnya, bagaimana bisa bisnis tersebut jadi menguntungkan ?

Jadi, salahkan membeli espresso machine yang mahal ? TIDAK, itu tidak salah. Bila Konsep Coffee Shopnya sesuai, espresso machine yang perfect sangat diharapkan. Namun, perlu dicatat, bahwa espresso machine yang mahal merupakan NILAI TAMBAH untuk Coffee Shop Anda, BUKAN penentu kesuksesan. Masih banyak hal lain yang lebih penting daripada sekedar espresso machine. Dan tentunya masih banyak yang perlu Anda benahi selain “mengutak-atik espresso machine sampai mendapatkan espresso terbaik”. STOP THINKING THAT ALL CUSTOMERS HAS THE SAME CHARACTER AS YOU ARE.

Lalu bagaimana dengan Kedai Kopi ? Yang pasti, tidak usah memaksakan Konsep espresso ke dalam Kedai Kopi Anda kalau budget Anda minim. Lebih baik gunakan budget tersebut untuk membuat KONSEP YANG UNIK, lokasi yang enak untuk ngopi, dan menu yang memiliki “nilai jual”.

Bagaimana sich Konsep yang unik itu ? Bisa macam2, tergantung dari Kreatifitas Anda.

7. Gebrakan. Perlu diketahui bahwa Coffee Shop dengan konsep unik, segmen yang tepat, dan menu yang enak belum tentu dikunjungi orang. Mungkin orang yang suka akan kembali lagi, namun bagaimana membuat pengunjung “mau mencoba berkunjung” ke tempat Anda ?

Sisakan Budget Anda untuk melakukan Gebrakan. Gebrakan bisa berupa :
+ Discount Bertema
+ Buy 1 Get 1
+ Gratis 1 Cup Coffee setiap jam-jam tertentu
+ Beli Kopi FREE Voucher Cuci Motor
+ Discount Khusus untuk Organisasi / Universitas tertentu
+ Dan sebagainya, kembangkan kreatifitas Anda

Jangan ingin untung cepat, yang terpenting adalah menggaet Customer terlebih dahulu, karena dengan semakin banyak Customer, keuntungan akan datang dengan sendirinya

Sekian sharing dari saya. Mohon maaf bila artikel ini masih memiliki banyak kekurangan.

Salam SUKSES selalu




Kind Regards,



[Shadow]LenZ
www.sarangkopi.com



PS : Artikel ini memang belum selesai sepenuhnya, dan mungkin memang tidak akan saya selesaikan karena kepadatan saya di bidang yang baru (FMCG Trading). Daripada saya tunda terus artikel yang "sudah nganggur hampir setahun" ini, lebih baik saya publish walau baru selesai 80%, toh memang belum tentu akan dilanjutkan

Lightbulb 

Quote:Original Posted By d_coco
bagus neh artikel nya... meski belum pernah ngopi ke tempet yang agan maksud... paling2 ke warung kopi biasa... kalo boleh mohon di jelaskan pengertian dari jenis coffe shop itu gan...

regards


Quote:Original Posted By fire.man
akhirnya ada juga trit yang secara lengkap membahas coffee shop business...

big thanks to mod [Shadow]LenZ

kebetulan ane juga mau buka coffee shop dan trit ini banyak memberikan masukan buat ane yg masih bener" awam

Mod bisa tolong dijelasakan lagi gak maksud dari :



apa perbedaannya.. kelebihan dan kekurangan nya...

biar gak salah kaprah dalam meng artikan kata" diatas

maap sebelumnya klo nubi seperti ane banyak tanya hal gak penting


Saya coba jelaskan secara singkat ya

1. Kedai Kopi / Warung Kopi

Kedai Kopi ini adalah konsep modernisasi dari Warkop2 yang ada di Indo. Warkop2 di indo yang eksis skrg biasanya masih ala kadarnya, dgn menu pasaran (kopi AB* susu, ind*cafe, dsb). Kedai Kopi Modern bisa diolah dengan lebih serius, tapi tanpa mengesampingkan unsur2 tradisionalnya.

Ciri khas utamanya adalah : TANPA espresso machine. Jadi yang mau buka Kedai Kopi jenis ini, kesampingkanlah konsep espresso-ism, karena kalau dipaksakan malah yang muncul adalah kesan "maksa banget"

Menu di Kedai Kopi ini bisa berupa (Maaf saya sebut bbrp produk saya, sbg sample aja) :
a. Kopi Tubruk Single Origin (Wamena, Toraja, Aceh Gayo, dll)
http://www.sarangkopi.com/index.php/...uk-tradisional

b. Vietnam Caffe Latte
http://www.sarangkopi.com/index.php/...ic-coffee-drip

c. Drippper
d. French Press
e. Syphon

f. Berbagai macam Instant Latte
http://www.sarangkopi.com/index.php/...cts/esprecielo

g. Ice Blended (ntar gw update cthnya bsk, blm gw upload ke website)

h. JANGAN LUPA berbagai macam hidangan tradisional yang menarik, misal :
+ Indomie Rebus yang dikasih tambahan bumbu sendiri, misal spt Indomie Extra Hot (pedas)
+ Kue2 basah yang banyak diminati
+ Roti Bakar
+ Pisang Keju
+ Gorengan2 lain. sebisa mungkin dibuat "beda dari yg lain"

2. Coffee Booth
Simple aja kalo ini. Malah JANGAN SEKALI-KALI dibuat rumit dengan alat2 spt Vietnam Drip dsb. Kalo mau boleh pake Espresso machine kecil2an, tapi jujur IMO mending jangan pake skalian, karena ntar investnya jadi terlampau tinggi. Toh konsumen Coffee Booth jg simple, bukan berharap menu yang rumit atau perfect. Cukup pakai Ice Blended Powder (dingin) dan Instant Caffe Latte (panas) spt Esprecielo.

3. Cafe / Resto

Cafe / Resto spt ini, sebenarnya bukan berpusat di kopi itu sendiri. Misal Anda/Istri punya modal yang cukup, dan punya keahlian untuk membuat Spahetti yang sangat enak dan UNIK, Ada bisa membuat Cafe Spaghetti dengan Kopi sebagai Minuman pendamping. Resto2 besar modern saya rasa sudah banyak yang menerapkan hal ini.

Untuk simplenya pakai saja Ice Blended Powder dan Espresso machine bila ada budget berlebih.

4. Coffee Shop Spesialis

Yang ini saya tidak usah menjelaskan panjang2 mungkin Anda sudah terbayang. Siapkanlah hal2 berikut ini :

a. Barista yang benar2 terampil dan perfeksionis

b. Espresso Machine yang agak mahal (20 jt ke atas), ingat, HARGA ESPRESSO MACHINE secara garis besar menentukan kualitasnya. JANGAN PERNAH PERCAYA BUALAN penjual espresso machine yang bilang mesin harga 6-7 jutaan itu tahan lama, hasil espressonya sama saja. TOTALLY BULLSHIT. Tidak Mampu beli Espresso Machine mahal ? Jangan buka Coffee Shop jenis ini, toh masih banyak Coffee Shop Konsep lain.

c. Buatlah Interior yang sangat2 bagus dan menarik

d. Siapkan Management yang sangat rapi, JANGAN sudah mempersiapkan segala hal mahal, pakai BAHAN BAKU MURAHAN, dan Barista bekerja ASAL2an.

e. LOKASI mesti benar2 menengah atas dan sangat STRATEGIS, karena modalnya pasti besar. Jangan taking risk terlalu besar dgn gambling lokasi.

f. Buatlah Konsep dan Promosi yang benar2 matang. Sekali lagi saya tegaskan, HEBOHLAH DI AWAL PEMBUKAAN, undang TRAFFIC sebanyak mungkin, rugi awal ga mslh. Saat masa awal pembukaan sudah lewat, sangat terlambat kalo Anda mau heboh2an.

g. Gunakan Konsep yang asyik dan unik. Misal, Konsep Buy 1 FREE SPECIAL COFFEE selamanya. Konsep ini bs diterapkan dgn cara : Untuk setiap pembelian 1 cup minuman di tempat Anda, berikan Free 1 sachet coffee hitam khas Anda untuk pelanggan seduh sendiri di rumah. Customer akan mengingat brand Anda karena setiap pulang dari tempat Anda selalu membawa "buah tangan".

h. Siapkan MODAL YANG KUAT dan MODAL NAFAS untuk 1 tahun ke depan, karena awalnya mesti membuat Promo2 HEBOH.


5. Coffee Retail / Coffee Kiosk

Hal ini saya belum pernah menemuinya di Indonesia. Anda buka Kiosk yang tidak terlalu besar di Mall, dan menjual berbagai macam jenis Kopi maupun Coffee Equipment. Hal serupa untuk coklat sudah dijumpai spt Coc*a Trees, tapi sayangnya untuk Kopi belum.

Konsep ini menarik, unik, punya peluang besar karena Kopi pasarnya lebih besar daripada coklat. Modal yang diperlukan sedang2 saja, tidak kecil tapi tidak besar. Yang pasti, modal awal akan digunakan cukup besar terutama untuk :
+ Interior Design yang bagus
+ Sewa tempat di Mall (KECIL SAJA, kalo gede malah takutnya sewa kemahalan)
+ Stock barang di awal

Simplenya siapkan Grinder yang bagus, lalu hubungi para Supplier Kopi seperti saya (Ingat sebanyak mungkin merk, jangan cuma yang dari Sarang Kopi ), dan Sewalah orang Interior Design "yang benar2 bisa dipercaya" dan memang mengerjakan Interior Design Kiosk2 menarik (PM saya buat hal ini, saya ada satu kenalan yang emg ud berpengalaman banget bikin ginian (since 1993) - saya ga ambil fee sama sekali ya, cuma referensi aja. Saya sendiri sedang membuat Booth Sampling di Beliau)..
- reserved -

sip

mantap bro....lanjutkan...nanti kalo saya jadi buka koffe koffee saya konsultase deh ...
nice post gan
agan ngerti bgt tentang kopi nech..
jadi tertarik ane..
bugjet buat uka kedai kopi paling minim berapa gan?
maaf ya gan
wahhh...bisnis yg menjanjikan...
sukses selalu ya gan..

Thumbs up 

info bagus n bukan tuk kopi aja
wuah, minuman fave ane nih gan...
wah ijin menyimak.. ane termasuk yg pengen buka coffe shop
memang bener kata om shadowlenz, posisi menentukan prestasi.. dulu ane pernah liat ada coffe booth, lumayan enak, sayang deket laundry.. klo pas sore masi ada bau sabun laundry jadi ilang keinginan untuk membeli . . .
ikut menyimak gan, mudahan kedepannya punya gambaran soal bisnis ini..
sblum ny trimkasih buat mod [shadow]LenZ
yg suda memberikan masukan yg berharga
keren gan..... kbetulan saya juga punya kedai kopi,jadi kepengen lebih serius di usaha kopi
wah ini thread bagus gan.
ane dulu abis baca novel filosopi kopi juga jadi pengen buka kedai kopi, tapi sejauh ini masih sebatas pengen doang
abis baca thread ini jadi tambah pengen nih .

thanks gan
Btw ini bukan mengajari ya Bro..gw sharing aja pengalaman2 gw maupun relasi, dan pengamatan dari cafe2 yang dl gw supply.

Ini artikel ud gw buat dr taun lalu sich, cuma krn kesibukan malah ga sempet lanjutin sampe skrg

Sekarang gw fokusnya ud ga di bidang cafe dll lagi, walau masih ada supply ke cafe2 yang memang cocok dgn produk gw (biasanya cafe yang mementingkan kualitas bahan dan taste, krn produk gw bukan produk murah).

Skrg gw sendiri Fokus membangun Bisnis FMCG. Kalo ud Sukses d bidang FMCG ntar gw sharing lagi tentang FMCg
Menarik banget nih mod..

dan kalau IMHO, bener2 kudu siap bermain di blue ocean ( dari buku blue ocean strategy) yang mana mencari tempat bermain yang belum ada lawannya..

soalnya dari kemaren ngerjain IMC kedai kopi, pasar nya (surabaya sih) udah cukup kenceng di kedai tertentu. Market share yang kecil makin kecil. Kedai lain yang ada kebanyakan me too-ism.. meniru, dibumbui USP, dijual dengan mahal. Mati muda.

Promo biasa (diskon, member card, etc) itu sudah sering. Membuat konsumen promo-minded. Yang diperlukan justru Idealism untuk kesana (jauh si, agak muluk, tapi bagus untuk perkembangan bisnis). Bikin mereka perlu. Bikin kebutuhan baru

Sulit.. Bener2 kudu cari gebrakan baru di perkedaikopian.
gan, ane suka banget kopi, tp kok klo ngracik sndiri pasti hasilnya lbh ga enak dr kopi buatan warung kopi biasa ya gan. gmn klo agan sharing dasar2 sederhana resep kopi
hehehehehe
yg sederhana aja gan, bukan yg kelasnya barista.
Quote:Original Posted By cleponz
Menarik banget nih mod..

dan kalau IMHO, bener2 kudu siap bermain di blue ocean ( dari buku blue ocean strategy) yang mana mencari tempat bermain yang belum ada lawannya..

soalnya dari kemaren ngerjain IMC kedai kopi, pasar nya (surabaya sih) udah cukup kenceng di kedai tertentu. Market share yang kecil makin kecil. Kedai lain yang ada kebanyakan me too-ism.. meniru, dibumbui USP, dijual dengan mahal. Mati muda.

Promo biasa (diskon, member card, etc) itu sudah sering. Membuat konsumen promo-minded. Yang diperlukan justru Idealism untuk kesana (jauh si, agak muluk, tapi bagus untuk perkembangan bisnis). Bikin mereka perlu. Bikin kebutuhan baru

Sulit.. Bener2 kudu cari gebrakan baru di perkedaikopian.


Setuju banget Bro. Konsep ga fresh di jaman skrg, jangan berharap bs hidup di kota besar.

Tapi sebaliknya, di kota2 non-metropolitan, konsep kedai kopi tradisional yang unik masih bs jadi sorotan, karena persaingannya belum carut marut kaya di kota besar.

Quote:Original Posted By roushi
gan, ane suka banget kopi, tp kok klo ngracik sndiri pasti hasilnya lbh ga enak dr kopi buatan warung kopi biasa ya gan. gmn klo agan sharing dasar2 sederhana resep kopi
hehehehehe
yg sederhana aja gan, bukan yg kelasnya barista.



Ada bbrp resep sederhana bro di website gw. Nyontek aja gpp ga ush beli produk koq kalo cuma mau lirik2 resep

http://www.sarangkopi.com/index.php/recipes
Quote:Original Posted By '
LenZ;508598193']Setuju banget Bro. Konsep ga fresh di jaman skrg, jangan berharap bs hidup di kota besar.

Tapi sebaliknya, di kota2 non-metropolitan, konsep kedai kopi tradisional yang unik masih bs jadi sorotan, karena persaingannya belum carut marut kaya di kota besar.


Betul juga gan.. apalagi kota non metro yang penduduknya demen kliatan keren.. wih.. kayaknya bisa gede disana.. Mumpung belum dimasukin yang lebih gede lagi..

salutnya buat agan, jago juga milih usaha.. mengatasi kedai kopinya, bukan malah bikin keddai kopi doank..

Btw, nice website gan.. nyenengin liat resep2 nya ama liat manual drippingnya
mantap mod.. sy pernah buka tapi gagal...ini skr lagi ngumpulin modal lagi.. soalnya kuliner di kota sy cukup bagus.. tapi level nya sih menengah ke bawah.