Quote:Original Posted By QiLurah
Assalamualaikum Wr.Wb

Absen siang

Salim Ki Gede
Salim sedulur2 PK semua
Salim silent reader


Waalaikum salam Wr. Wb.

Absen siang... di belakang QiLurah...
assalamu'alaikum wr wb, ijin menyimak ya dulur senior....
kl bisa mau ijin download juga
Quote:Original Posted By muhammadmisbakh
Subhanallah
Salim dulu ma mbak toooty,,,
Kang baba,,,dah ada yg merindu ni
Uhuuuuiiiii

hmmmm.........


Quote:Original Posted By sariawan
dah gatel mau ngequote tapi gak jadi ah
kasian


hmmmm.........




tak siram ijo-ijo baru tau rasa
Quote:Original Posted By Parasit Woman
sebelumnya juga... terimakasih bwat kak baba
ama bang sari

kalian telah memberiku siraman
insyaAllah kedepan dapat kugantikan...
betewe THR lebaran bwat aku mana???


sate kambingku ku mana?


pak pong :

repost aaahh

Originally Posted by kigedeTrunajaya
Jika bicara mengenai aura atau nasma,maka harus mengerti kharakter dasar aura/nasma dan perubahannya.Aura pada manusia ada yg cenderung tetap dan ada yg cepat berubah-ubah.Ada lebih dari beberapa warna dan juga kombinasinya yg membungkus tubuh fisik,namun minimal terdapat 3-4 warna pokok yg cenderung tetap,sedangkan warna2 yg lain cenderung berubah.Warna aura yg cenderung cepat berubah sangat tergantung pada pola pikir seseorang.Sedangkan warna dominan yg tidak mudah berubah merupakan watak,tabiat,kharakter dan kondisi fisik,juga terbentuk dari cerminan kebiasaan dlm waktu yg relatif lama.Untuk mencermati aura diperlukan kepekaan dan pandangan batin yg benar2 terlatih dg baik sehingga anda punya suatu 'alat detector' yg bisa digunakan ketika dibutuhkan.
Selain menggunakan deteksi aura,saudara bisa juga menggunakan penglihatan jeli dan teliti pada perubahan2 sikap tubuh.Karena bagaimanapun bahasa tubuh sangat terkait dg perasaan dan tindakan apa yg akan dilakukan,bahkan jika itu sangat direncanakan sekalipun.Pikiran,perasaan,dan tindakan yg akan dilakukan akan segera direspon fisik, seketika itu juga akan ditangkap signalnya oleh panca indera yg nampak/terlihat dari luar.Berkaitan dg hal ini Syaikh Ibnu Ath-Tha'ilah As-Sakandari menulis dalam kitab Mathnul Hikam:
"Apa yg ada di dalam hati dapat terlihat jelas dari tanda-tanda pancaran wajah dan anggota tubuh".
Yang perlu saudara ingat dan perhatikan adalah jeli,teliti dan hati-hati.Cara yg manapun yg dipilih dari apa yg saya tambahkan ini membutuhkan ketelitian dan ketepatan analisa.Semoga bermanfaat.
Quote:Original Posted By baba35
Originally Posted by kigedeTrunajaya
Jika bicara mengenai aura atau nasma,maka harus mengerti kharakter dasar aura/nasma dan perubahannya.Aura pada manusia ada yg cenderung tetap dan ada yg cepat berubah-ubah.Ada lebih dari beberapa warna dan juga kombinasinya yg membungkus tubuh fisik,namun minimal terdapat 3-4 warna pokok yg cenderung tetap,sedangkan warna2 yg lain cenderung berubah.Warna aura yg cenderung cepat berubah sangat tergantung pada pola pikir seseorang.Sedangkan warna dominan yg tidak mudah berubah merupakan watak,tabiat,kharakter dan kondisi fisik,juga terbentuk dari cerminan kebiasaan dlm waktu yg relatif lama.Untuk mencermati aura diperlukan kepekaan dan pandangan batin yg benar2 terlatih dg baik sehingga anda punya suatu 'alat detector' yg bisa digunakan ketika dibutuhkan.
Selain menggunakan deteksi aura,saudara bisa juga menggunakan penglihatan jeli dan teliti pada perubahan2 sikap tubuh.Karena bagaimanapun bahasa tubuh sangat terkait dg perasaan dan tindakan apa yg akan dilakukan,bahkan jika itu sangat direncanakan sekalipun.Pikiran,perasaan,dan tindakan yg akan dilakukan akan segera direspon fisik, seketika itu juga akan ditangkap signalnya oleh panca indera yg nampak/terlihat dari luar.Berkaitan dg hal ini Syaikh Ibnu Ath-Tha'ilah As-Sakandari menulis dalam kitab Mathnul Hikam:
"Apa yg ada di dalam hati dapat terlihat jelas dari tanda-tanda pancaran wajah dan anggota tubuh".
Yang perlu saudara ingat dan perhatikan adalah jeli,teliti dan hati-hati.Cara yg manapun yg dipilih dari apa yg saya tambahkan ini membutuhkan ketelitian dan ketepatan analisa.Semoga bermanfaat.


like this
Quote:Original Posted By baba35
Originally Posted by kigedeTrunajaya
Jika bicara mengenai aura atau nasma,maka harus mengerti kharakter dasar aura/nasma dan perubahannya.Aura pada manusia ada yg cenderung tetap dan ada yg cepat berubah-ubah.Ada lebih dari beberapa warna dan juga kombinasinya yg membungkus tubuh fisik,namun minimal terdapat 3-4 warna pokok yg cenderung tetap,sedangkan warna2 yg lain cenderung berubah.Warna aura yg cenderung cepat berubah sangat tergantung pada pola pikir seseorang.Sedangkan warna dominan yg tidak mudah berubah merupakan watak,tabiat,kharakter dan kondisi fisik,juga terbentuk dari cerminan kebiasaan dlm waktu yg relatif lama.Untuk mencermati aura diperlukan kepekaan dan pandangan batin yg benar2 terlatih dg baik sehingga anda punya suatu 'alat detector' yg bisa digunakan ketika dibutuhkan.
Selain menggunakan deteksi aura,saudara bisa juga menggunakan penglihatan jeli dan teliti pada perubahan2 sikap tubuh.Karena bagaimanapun bahasa tubuh sangat terkait dg perasaan dan tindakan apa yg akan dilakukan,bahkan jika itu sangat direncanakan sekalipun.Pikiran,perasaan,dan tindakan yg akan dilakukan akan segera direspon fisik, seketika itu juga akan ditangkap signalnya oleh panca indera yg nampak/terlihat dari luar.Berkaitan dg hal ini Syaikh Ibnu Ath-Tha'ilah As-Sakandari menulis dalam kitab Mathnul Hikam:
"Apa yg ada di dalam hati dapat terlihat jelas dari tanda-tanda pancaran wajah dan anggota tubuh".
Yang perlu saudara ingat dan perhatikan adalah jeli,teliti dan hati-hati.Cara yg manapun yg dipilih dari apa yg saya tambahkan ini membutuhkan ketelitian dan ketepatan analisa.Semoga bermanfaat.


Yup....n yg plg penting jgn sawanan...
With and
Quote:Original Posted By baba35
Originally Posted by kigedeTrunajaya
Jika bicara mengenai aura atau nasma,maka harus mengerti kharakter dasar aura/nasma dan perubahannya.Aura pada manusia ada yg cenderung tetap dan ada yg cepat berubah-ubah.Ada lebih dari beberapa warna dan juga kombinasinya yg membungkus tubuh fisik,namun minimal terdapat 3-4 warna pokok yg cenderung tetap,sedangkan warna2 yg lain cenderung berubah.Warna aura yg cenderung cepat berubah sangat tergantung pada pola pikir seseorang.Sedangkan warna dominan yg tidak mudah berubah merupakan watak,tabiat,kharakter dan kondisi fisik,juga terbentuk dari cerminan kebiasaan dlm waktu yg relatif lama.Untuk mencermati aura diperlukan kepekaan dan pandangan batin yg benar2 terlatih dg baik sehingga anda punya suatu 'alat detector' yg bisa digunakan ketika dibutuhkan.
Selain menggunakan deteksi aura,saudara bisa juga menggunakan penglihatan jeli dan teliti pada perubahan2 sikap tubuh.Karena bagaimanapun bahasa tubuh sangat terkait dg perasaan dan tindakan apa yg akan dilakukan,bahkan jika itu sangat direncanakan sekalipun.[B]
Pikiran,perasaan,dan tindakan yg akan dilakukan akan segera direspon fisik, seketika itu juga akan ditangkap signalnya oleh panca indera yg nampak/terlihat dari luar.Berkaitan dg hal ini Syaikh Ibnu Ath-Tha'ilah As-Sakandari menulis dalam kitab Mathnul Hikam:
[B]"Apa yg ada di dalam hati dapat terlihat jelas dari tanda-tanda pancaran wajah dan anggota tubuh".

Yang perlu saudara ingat dan perhatikan adalah jeli,teliti dan hati-hati.Cara yg manapun yg dipilih dari apa yg saya tambahkan ini membutuhkan ketelitian dan ketepatan analisa.Semoga bermanfaat.


untuk aktris/aktor yang handal hal ini berlaku gak ya...secara mereka auranya biasanya dah ngejreng baba, cek pm pls, tq.
assalamu'alaikum
dah lama gak absen
salim sama mbah gede
mbah sadam dan sodaranya mbah junt4 wkwk
dan mbah mbah yang lain
ketinggalan pejwan
Quote:Original Posted By baba35
Originally Posted by kigedeTrunajaya
Jika bicara mengenai aura atau nasma,maka harus mengerti kharakter dasar aura/nasma dan perubahannya.Aura pada manusia ada yg cenderung tetap dan ada yg cepat berubah-ubah.Ada lebih dari beberapa warna dan juga kombinasinya yg membungkus tubuh fisik,namun minimal terdapat 3-4 warna pokok yg cenderung tetap,sedangkan warna2 yg lain cenderung berubah.Warna aura yg cenderung cepat berubah sangat tergantung pada pola pikir seseorang.Sedangkan warna dominan yg tidak mudah berubah merupakan watak,tabiat,kharakter dan kondisi fisik,juga terbentuk dari cerminan kebiasaan dlm waktu yg relatif lama.Untuk mencermati aura diperlukan kepekaan dan pandangan batin yg benar2 terlatih dg baik sehingga anda punya suatu 'alat detector' yg bisa digunakan ketika dibutuhkan.
Selain menggunakan deteksi aura,saudara bisa juga menggunakan penglihatan jeli dan teliti pada perubahan2 sikap tubuh.Karena bagaimanapun bahasa tubuh sangat terkait dg perasaan dan tindakan apa yg akan dilakukan,bahkan jika itu sangat direncanakan sekalipun.Pikiran,perasaan,dan tindakan yg akan dilakukan akan segera direspon fisik, seketika itu juga akan ditangkap signalnya oleh panca indera yg nampak/terlihat dari luar.Berkaitan dg hal ini Syaikh Ibnu Ath-Tha'ilah As-Sakandari menulis dalam kitab Mathnul Hikam:
"Apa yg ada di dalam hati dapat terlihat jelas dari tanda-tanda pancaran wajah dan anggota tubuh".
Yang perlu saudara ingat dan perhatikan adalah jeli,teliti dan hati-hati.Cara yg manapun yg dipilih dari apa yg saya tambahkan ini membutuhkan ketelitian dan ketepatan analisa.Semoga bermanfaat.
auraku piye mbah
Eheem cek pm mbah
Quote:Original Posted By baba35
Originally Posted by kigedeTrunajaya
Jika bicara mengenai aura atau nasma,maka harus mengerti kharakter dasar aura/nasma dan perubahannya.Aura pada manusia ada yg cenderung tetap dan ada yg cepat berubah-ubah.Ada lebih dari beberapa warna dan juga kombinasinya yg membungkus tubuh fisik,namun minimal terdapat 3-4 warna pokok yg cenderung tetap,sedangkan warna2 yg lain cenderung berubah.Warna aura yg cenderung cepat berubah sangat tergantung pada pola pikir seseorang.Sedangkan warna dominan yg tidak mudah berubah merupakan watak,tabiat,kharakter dan kondisi fisik,juga terbentuk dari cerminan kebiasaan dlm waktu yg relatif lama.Untuk mencermati aura diperlukan kepekaan dan pandangan batin yg benar2 terlatih dg baik sehingga anda punya suatu 'alat detector' yg bisa digunakan ketika dibutuhkan.
Selain menggunakan deteksi aura,saudara bisa juga menggunakan penglihatan jeli dan teliti pada perubahan2 sikap tubuh.Karena bagaimanapun bahasa tubuh sangat terkait dg perasaan dan tindakan apa yg akan dilakukan,bahkan jika itu sangat direncanakan sekalipun.Pikiran,perasaan,dan tindakan yg akan dilakukan akan segera direspon fisik, seketika itu juga akan ditangkap signalnya oleh panca indera yg nampak/terlihat dari luar.Berkaitan dg hal ini Syaikh Ibnu Ath-Tha'ilah As-Sakandari menulis dalam kitab Mathnul Hikam:
"Apa yg ada di dalam hati dapat terlihat jelas dari tanda-tanda pancaran wajah dan anggota tubuh".
Yang perlu saudara ingat dan perhatikan adalah jeli,teliti dan hati-hati.Cara yg manapun yg dipilih dari apa yg saya tambahkan ini membutuhkan ketelitian dan ketepatan analisa.Semoga bermanfaat.


ada yg mau tebak tebakan aura ndak , tebak aura plus watak eike dong om di timpukin cndol deh
Quote:Original Posted By dyracom
auraku piye mbah
Eheem cek pm mbah

Haadooohhh....
Meh tak siram juga po?
Quote:Original Posted By baba35
Originally Posted by kigedeTrunajaya
Jika bicara mengenai aura atau nasma,maka harus mengerti kharakter dasar aura/nasma dan perubahannya.Aura pada manusia ada yg cenderung tetap dan ada yg cepat berubah-ubah.Ada lebih dari beberapa warna dan juga kombinasinya yg membungkus tubuh fisik,namun minimal terdapat 3-4 warna pokok yg cenderung tetap,sedangkan warna2 yg lain cenderung berubah.Warna aura yg cenderung cepat berubah sangat tergantung pada pola pikir seseorang.Sedangkan warna dominan yg tidak mudah berubah merupakan watak,tabiat,kharakter dan kondisi fisik,juga terbentuk dari cerminan kebiasaan dlm waktu yg relatif lama.Untuk mencermati aura diperlukan kepekaan dan pandangan batin yg benar2 terlatih dg baik sehingga anda punya suatu 'alat detector' yg bisa digunakan ketika dibutuhkan.
Selain menggunakan deteksi aura,saudara bisa juga menggunakan penglihatan jeli dan teliti pada perubahan2 sikap tubuh.Karena bagaimanapun bahasa tubuh sangat terkait dg perasaan dan tindakan apa yg akan dilakukan,bahkan jika itu sangat direncanakan sekalipun.Pikiran,perasaan,dan tindakan yg akan dilakukan akan segera direspon fisik, seketika itu juga akan ditangkap signalnya oleh panca indera yg nampak/terlihat dari luar.Berkaitan dg hal ini Syaikh Ibnu Ath-Tha'ilah As-Sakandari menulis dalam kitab Mathnul Hikam:
"Apa yg ada di dalam hati dapat terlihat jelas dari tanda-tanda pancaran wajah dan anggota tubuh".
Yang perlu saudara ingat dan perhatikan adalah jeli,teliti dan hati-hati.Cara yg manapun yg dipilih dari apa yg saya tambahkan ini membutuhkan ketelitian dan ketepatan analisa.Semoga bermanfaat.


ada yg mau tebak tebakan aura ndak , tebak aura plus watak eike dong om di timpukin cndol deh
Quote:Original Posted By oyataceh


ada yg mau tebak tebakan aura ndak , tebak aura plus watak eike dong om di timpukin cndol deh


Hadooohh ini juga mau disiram ijo kayaknya

Assalamualaikum wr wb

selamat atas rumah baru IPK

minta ijin utk curhat perjalanan mengenal IPK
saya ringkas saja spy ga kelamaan bacanya,hehe

jauh hari sebelum mengenal PK, sy masuk kesebuah tariqoh. hanya 1 tahun sy ditariqoh tsb setelah menerima beberapa keterangan dari sang guru yg jika dikatakan secara singkat seperti ini "inilah sholat daim" "itulah nur muhamad" "kamu skrang sudah sampai" "kamu sdh kenal tuhanmu" dll.
dari sekian yg sy terima sewaktu ditariqoh tsb aneh knpa hati sy selalu mrsa tidak puas tapi sy ga tau jawabannya,hanya sj saat itu mrsa sy masih harus berjalan. setelah kluar dri tariqoh itu 5 thn sy bingung mencari jawaban yang pertanyaannya sendiri sy pun ga tau sampai akhirnya brtemu IPK.setelah 1 thn lebih mengenal IPK barulah sy bisa merangkai pertanyaan yg ada dihati saya yang sempat sy tanyakan di fb IPK "Apakah kesempurnaan pencapaian atau bagian dari perjalanan" ...alhamdulillah jawaban yg kigede berikan memberikan dukungan kuat yg sebetulnya sudah tersirat dihati.
level 1 sampai level 3 sy kerjakan,(utk level 4 tdk sy kerjakan entah knpa hati selalu mrsa berat melaksanakannya) sampai akhirnya kigede menyampaikan sebuah materi "duduk diam"(sy lbh senang menyebutnya tafakur),dari sinilah mulai sy menghimpun kmbali langkah yang kacau dan pencarian jawaban yg sempat terhenti ,mulai dari tafakur duduk diam itu sy seolah ditunjukan kmbali bentang jalan yg harus sy tempuh,sampai detik ini alhamdulillah jawaban sudah sy dapat.terima kasih Ki.
satu lagi yg mngkin kurang prlu utk disampaikan, setelah saya merasa mendapat setitik jawaban tsb kira2 2 bulan yg lalu sampai sekarang anehnya sy ga bisa lagi merasakan enrgi yg keluar dr telapak tangan sy,seolah hilang begitu saja.prnah kang junta meminta utk melakukan terapi utk saudara sedulur stone bara,saya bingung krna sy sudah ga bisa merasakan lg energi tsb,saya hanya membantu berdo'a sebisanya saja...mohon maaf kang junta,sedulur lain juga kang stone bara kalu saat itu atu mngkin saat yg akan datang sy ga bisa lagi melakukan cara seperti biasanya saat melakukan terapi
alasannya ya itu krn sy sudah ga bisa lagi mrsakan sensasi keluarnya energi.
terima kasih kigede trunajaya,terima kasih para sedulur, dan rasanya blum trlmbat ditrid tercinta ini sy sampaikan MInal aidzin walfaidzin.
salam cinta&penuh hormat utk kigede dan sedulur IPK.
Quote:Original Posted By ibbing
selamat atas rumah baru IPK

minta ijin utk curhat perjalanan mengenal IPK
saya ringkas saja spy ga kelamaan bacanya,hehe

jauh hari sebelum mengenal PK, sy masuk kesebuah tariqoh. hanya 1 tahun sy ditariqoh tsb setelah menerima beberapa keterangan dari sang guru yg jika dikatakan secara singkat seperti ini "inilah sholat daim" "itulah nur muhamad" "kamu skrang sudah sampai" "kamu sdh kenal tuhanmu" dll.
dari sekian yg sy terima sewaktu ditariqoh tsb aneh knpa hati sy selalu mrsa tidak puas tapi sy ga tau jawabannya,hanya sj saat itu mrsa sy masih harus berjalan. setelah kluar dri tariqoh itu 5 thn sy bingung mencari jawaban yang pertanyaannya sendiri sy pun ga tau sampai akhirnya brtemu IPK.setelah 1 thn lebih mengenal IPK barulah sy bisa merangkai pertanyaan yg ada dihati saya yang sempat sy tanyakan di fb IPK "Apakah kesempurnaan pencapaian atau bagian dari perjalanan" ...alhamdulillah jawaban yg kigede berikan memberikan dukungan kuat yg sebetulnya sudah tersirat dihati.
level 1 sampai level 3 sy kerjakan,(utk level 4 tdk sy kerjakan entah knpa hati selalu mrsa berat melaksanakannya) sampai akhirnya kigede menyampaikan sebuah materi "duduk diam"(sy lbh senang menyebutnya tafakur),dari sinilah mulai sy menghimpun kmbali langkah yang kacau dan pencarian jawaban yg sempat terhenti ,mulai dari tafakur duduk diam itu sy seolah ditunjukan kmbali bentang jalan yg harus sy tempuh,sampai detik ini alhamdulillah jawaban sudah sy dapat.terima kasih Ki.
satu lagi yg mngkin kurang prlu utk disampaikan, setelah saya merasa mendapat setitik jawaban tsb kira2 2 bulan yg lalu sampai sekarang anehnya sy ga bisa lagi merasakan enrgi yg keluar dr telapak tangan sy,seolah hilang begitu saja.prnah kang junta meminta utk melakukan terapi utk saudara sedulur stone bara,saya bingung krna sy sudah ga bisa merasakan lg energi tsb,saya hanya membantu berdo'a sebisanya saja...mohon maaf kang junta,sedulur lain juga kang stone bara kalu saat itu atu mngkin saat yg akan datang sy ga bisa lagi melakukan cara seperti biasanya saat melakukan terapi
alasannya ya itu krn sy sudah ga bisa lagi mrsakan sensasi keluarnya energi.
terima kasih kigede trunajaya,terima kasih para sedulur, dan rasanya blum trlmbat ditrid tercinta ini sy sampaikan MInal aidzin walfaidzin.
salam cinta&penuh hormat utk kigede dan sedulur IPK.
hadoh yg gini ringkasannya... Apalagi versi sinetronnya
Minal aidhin wal faidhin juga ya kang
Kt guru silatku jurus tertinggi itu tanpa jurus
Quote:Original Posted By baba35

Hadooohh ini juga mau disiram ijo kayaknya


serius om eeeeeeeee please

Quote:Original Posted By ibbing
selamat atas rumah baru IPK

minta ijin utk curhat perjalanan mengenal IPK
saya ringkas saja spy ga kelamaan bacanya,hehe

jauh hari sebelum mengenal PK, sy masuk kesebuah tariqoh. hanya 1 tahun sy ditariqoh tsb setelah menerima beberapa keterangan dari sang guru yg jika dikatakan secara singkat seperti ini "inilah sholat daim" "itulah nur muhamad" "kamu skrang sudah sampai" "kamu sdh kenal tuhanmu" dll.
dari sekian yg sy terima sewaktu ditariqoh tsb aneh knpa hati sy selalu mrsa tidak puas tapi sy ga tau jawabannya,hanya sj saat itu mrsa sy masih harus berjalan. setelah kluar dri tariqoh itu 5 thn sy bingung mencari jawaban yang pertanyaannya sendiri sy pun ga tau sampai akhirnya brtemu IPK.setelah 1 thn lebih mengenal IPK barulah sy bisa merangkai pertanyaan yg ada dihati saya yang sempat sy tanyakan di fb IPK "Apakah kesempurnaan pencapaian atau bagian dari perjalanan" ...alhamdulillah jawaban yg kigede berikan memberikan dukungan kuat yg sebetulnya sudah tersirat dihati.
level 1 sampai level 3 sy kerjakan,(utk level 4 tdk sy kerjakan entah knpa hati selalu mrsa berat melaksanakannya) sampai akhirnya kigede menyampaikan sebuah materi "duduk diam"(sy lbh senang menyebutnya tafakur),dari sinilah mulai sy menghimpun kmbali langkah yang kacau dan pencarian jawaban yg sempat terhenti ,mulai dari tafakur duduk diam itu sy seolah ditunjukan kmbali bentang jalan yg harus sy tempuh,sampai detik ini alhamdulillah jawaban sudah sy dapat.terima kasih Ki.
satu lagi yg mngkin kurang prlu utk disampaikan, setelah saya merasa mendapat setitik jawaban tsb kira2 2 bulan yg lalu sampai sekarang anehnya sy ga bisa lagi merasakan enrgi yg keluar dr telapak tangan sy,seolah hilang begitu saja.prnah kang junta meminta utk melakukan terapi utk saudara sedulur stone bara,saya bingung krna sy sudah ga bisa merasakan lg energi tsb,saya hanya membantu berdo'a sebisanya saja...mohon maaf kang junta,sedulur lain juga kang stone bara kalu saat itu atu mngkin saat yg akan datang sy ga bisa lagi melakukan cara seperti biasanya saat melakukan terapi
alasannya ya itu krn sy sudah ga bisa lagi mrsakan sensasi keluarnya energi.
terima kasih kigede trunajaya,terima kasih para sedulur, dan rasanya blum trlmbat ditrid tercinta ini sy sampaikan MInal aidzin walfaidzin.
salam cinta&penuh hormat utk kigede dan sedulur IPK.


syeh ibbing , luar biasa paparannya syeh , mohon maaf lahir bathin
Quote:Original Posted By baba35

Haadooohhh....
Meh tak siram juga po?
uhuk... Uhuk.. Uhuk
Quote:Original Posted By baba35

Haadooohhh....
Meh tak siram juga po?
uhuk.. Uhuk... Uhuk