[This Good]-Foto-Foto dan Sejarah Singkat Perjuangan Bangsa Indonesia

HT #9
Spoiler for Pict:



Klik!
Bila Ingin Berkunjung Ke
Markas Besar Nice Thread Academy



Daftar Isi :
Page 1 : Sejarah Singkat Perjuangan
Page 2 : Foto-foto Perjuangan Bangsa
Page 7 : Foto Bung karno dan Naskah Asli lagu Indonesia dan teks Proklamasi [Video]
Page 8 : Kata-kata Mutiara bung karno
Page 10 : PERJUANGAN BERSENJATA DALAM RANGKA MENEGAKKAN KEMERDEKAAN INDONESIA
Page 11 : Daftar-Daftar Foto Pahlawan Bangsa
Page 12 : Lagu Kebangsaan Indonesia dan Video Arsip Arsip Nasional RI
Page 17 : Foto-Foto Tempat tinggal Bung Hatta



Dirgahayu Republik Indonesia Ke 66
17 Agustus 1945 - 17 Agustus 2011

Sekali Merdeka Tetap Merdeka!!







Quote:Quote:Sejarah Singkat Perjuangan Indonesia

A.Sejarah Perjuangan Bangsa.

Perjalanan sejarah bangsa Indonesia yang dimulai sejak era sebelum dan selama penjajahan dilanjutkan dengan era merebut dan mempertahankan kemerdekaan sampai dengan era mengisi kemerdekaan, menimbulkan kondisi dan tuntutan yang berbeda sesuai dengan zamannya. Kondisi dan tuntutan yang berbeda tersebut ditanggapi oleh bangsa Indonesia berdasarkan kesamaan nilai-nilai semangat kebangsaan kejuangan yang senantiasa tumbuh dan berkembang yang dilandasi oleh jiwa, tekad dan semangat kebangsaan. Kesemuanya itu tumbuh menjadi kekuatan yang mampu mendorong proses terwujudnya NKRi dalam wadah Nusantara.

B. Era Sebelum Penjajahan

Sejak tahun 400 Masehi sampai dengan tahun 1617, kerajaan-kerajaan yang ada di Bumi Persada Nusantara adalah kerajaan Kutai, Tarumanegara, Sriwijaya, Kediri, Singasari, Majapahit, Samudera Pasai, Aceh, Demak, Mataram, Goa dan lain-Iainnya, merupakan kerajaan-kerajaan yang terbesar di seluruh Bumi Persada Nusantara. Nilai yang terkandung pada era sebelum penjajahan adalah rakyat yang patuh dan setia kepada rajanya membendung penjajah dan menjunjung tinggi kehormatan dan kedaulatan sebagai bangsa monarchi yang merdeka di bumi Nusantara.

C. Era Selama Penjajahan

Bangsa Indonesia dijajah oleh bangsa asing mulai tahun 1511 sampai dengan 1945 yaitu bangsa Portugis, Belanda, inggris dan Jepang. Selama penjajahan peristiwa yang menonjol adalah tahun 1908 yang dikenal sebagai Gerakan Kebangkitan Nasional Pertama, yaitu lahirnya organisasi pergerakan Budi Utomo yang dipelopori oleh Dr. Sutomo Dan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Dan 20 tahun kemudian pada tanggal 28 Oktober 1928 ditandai dengan lahirnya Sumpah Pemuda sebagai titik awal dari kesadaran masyarakat untuk berbangsa Indonesia, dimana putra putri bangsa Indonesia berikrar : “BERBANGSA SATU, BERTANAH AIR SATU, DAN BERBAHASA SATU : INDONESIA”. Pernyataan ikrar ini mempunyai nilai tujuan yang sangat strategis di masa depan yaitu persatuan dan kesatuan Indonesia. Niiai yang terkandung selama penjajahan adalah Harga diri, solidaritas, persatuan dan kesatuan, serta jati diri bangsa.

D. Era Merebut dan Mempertahankan Kemerdekaan.

Dimulai dari tahun 1942 sampai dengan tahun 1949; dimana pada tanggal 8 Maret 1942 Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang me!alui Perjanjian Kalijati. Selama penjajahan Jepang pemuda ¬pemudi Indonesia dilatih dalam olah kemiliteran dengan tujuan untuk membantu Jepang memenangkan Perang Asia Timur Raya. Pelatihan tersebut melalui Seinendan, Heiho, Peta dan lain-lain, sehingga pemuda Indonesia sudah memiliki bekal kemiliteran. Pada tanggal 15 Agustus 1945 Jepang menyerah kepada Sekutu disebabkan dibom atomnya kota Hirosima dan Nagasaki. Kekalahan Jepang kepada Sekutu dan kekosongan kekuasaan yang terjadi di Indonesia digunakan dengan sebaik-baiknya oleh para pemuda Indonesia untuk merebut kemerdekaan. Dengan semangat juang yang tidak kenal menyerah yang dilandasi iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta keikhlasan berkorban telah terpatri dalam jiwa para pemuda dan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaannya, yang kemudian diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 oleh Soekarno-Hatta. Setelah merdeka bangsa Indonesia harus menghadapi Belanda yang ingin menjajah kembali Indonesia dengan melancarkan aksi militernya pada tahun 1948 (Aksi Militer Belanda Pertama) dan tahun 1948 (Aksi Militer Belanda Kedua), dan pemberontakan PKI Madiun yang didalangi oleh Muso dan Amir Syarifuddin pada tahun 1948. Era merebut dan mempertahankan kemerdekaan mengandung nilai juang yang paling kaya dan lengkap sebagai titik kulminasinya adalah pada perang Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Nilai-nilai kejuangan yang terkandung dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan ‘adalah sebagai berikut :

1. Nilai kejuangan relegius (iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa).
2. Nilai kejuangan rela dan ikhlas berkorban.
3. Nilai kejuangan tidak mengenal menyerah.
4. Nilai kejuangan harga diri.
5. Nilai kejuangan percaya diri.
6. Nilai kejuangan pantang mundur.
7. Nilai kejuangan patriotisme.
8. Nilai kejuangan heroisme.
9. Nilai kejuangan rasa senasib dan sepenanggungan.
10. Nilai kejuangan rasa setia kawan.
11. Nilai ke juangan nasionalisme dan cinta tahah air
12. Nilai kejuangan persatuan dan kesatuan.










Quote:E. Era Mengisi Kemerdekaan.

Pada awal mengisi kemerdekaan timbul berbagai masalah antara lain timbul pergantian kabinet sebanyak 27 kali dan terjadinya berbagai pemberontakan-pemberontakan’i seperti : DIITII, APRA, RMS, Andi Azis, Kahar Muzakar, PRRI/Permesta, dan lain-lain serta terjadinya berbagai penyimpangan dalam penyelenggaraan negara sehingga timbul Dekrit Presiden pada tanggal 5 Juli 1959 untuk kembali pada UUD 1945, penyimpangan y’ang sangat mendasar adalah mengubah pandangan hidup bangsa Indonesia Pancasila menjadi ideologi Komunis, yaitu dengan meletusnya peristiwa G30S/PKI. Peristiwa ini dapat segera ditumpas berkat perjuangan TNI pada waktu itu bersama-sama rakyat, maka lahir Orde Baru yaitu kembali kepada tatanan kehidupan yang baru dengan melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara mumi dan konsekuen. Selama Orde Baru pembangunan berjalan lancar, tingkat kehidupan rakyat perkapita naik, namun penyelenggaraan negara dan rakyat bermental kurang baik sehingga timbul korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) mengakibatkan krisis keuangan, krisis ekonomi dan krisis moneter serta akhimya terjadi krisis kepercayaan yang ditandai dengan turunnya Kepemimpinan Nasional, kondisi tersebut yang menjadi sumber pemicu terjadinya gejolak sosial. Kondisi demikian ditanggapi oleh mahasiswa dengan aksi-aksi dan tuntutan “Reformasi”, yang pada hakekatnya reformasi adalah perubahan yang teratur, terencana, terarah dan tidak merubah/menumbangkan suatu yang sifatnya mendasar Nilai yang terkandung pada era mengisi kemerdekaan adalah semangat dan tekad untuk mencerdaskan bangsa, mengentaskan kemiskinan dan memerangi keterbelakangan, kemandirian, penguasaan IPTEK serta daya saing yang tinggi berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945 sehingga siap menghadapi abad ke-21 dalam era globalisasi.
Dari uraian tersebut diatas bahwa sejarah perjuangan bangsa memiliki peranan dalam memberikan kontribusi niJai-niiai kejuangan bangsa dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan untuk tetap utuh dan tegaknya NKRI yaitu SATU INDONESIA SATU.
Proses Bangsa Yang Menegara.
Proses bangsa menegara adalah suatu proses yang memberikan gambaran tentang bagaimana terbentuknya bangsa, di mana sekelompok manusia yang ada di dalamnya merasakan sebagai bagian dari bangsa dan terbentuknya negara merupakan organisasi yang mewadahi bangsa serta dirasakan kepentingannya oleh bangsa itu, sehingga tumbuh kesadaran untuk mempertahankan tetap tegak dan utuhnya negara melalui upaya Bela Negara. Dalam rangka upaya Bela Negara agar dapat terlaksana dengan baik apabila tercipta pola pikir, sikap dan tindak/perilaku bangsa yang berbudaya sebagai dorongan/motivasi adanya keinginan untuk sadar Bela Negara sebagai berikut : Bangsa Yang Berbudaya, artinya bangsa yang mau melaksanakan hubungan dengan penciptanya “Tuhan” disebut Agama; Bangsa Yang Mau Berusaha, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya disebut Ekonomi; Bangsa Yang Mau Berhubungan Dengan lingkungan, berhubungan sesamanya dan alam sekitarnya disebut Sosial; Bangsa Yang Mau Berhubungan Dengan Kekuasaan, disebut Politik; Bangsa Yang Mau Hidup Aman Tenteram dan Sejahtera, berhubungan dengan rasa kepedulian dan ketenangan serta kenyamanan hidup dalam negara disebut Pertahanan dan Keamanan.
Pada zaman modern adanya negara lazim_ya dibenarkan oJeh anggapan-anggapan atau pandangan kemanusiaan. Demikian pula halnya menurut bangsa Indonesia, sebagaimana dirumuskan di dalam Alinea Pertama Pembukaan UUD 1945, adanya Negara Kesatuan Republik Indonesia ialah karena kemerdekaan adalah hak segala bangsa sehingga penjajahan, yang bertentangan dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan harus dihapuskan. Apabila “dalil” inj kita analisis secara teoritis, maka hidup berkelompok “baik bermasyarakat, berbangsa dan bernegara seharusnya tidak mencerminkan eksploitasi sesama manusia (penjajahan) harus berperikemanusiaan dan harus berperikeadilan. Inilah teori pembenaran paling mendasar dari pada bangsa Indonesia tentang bernegara. Hal yang kedua yang memerlukan suatu analisa ialah bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa, mengapa dalam penerapannya sering timbul pelbagai ragam konsep bernegara yang kadang-kadang dapat saling bertentangan. Perbedaan konsep tentang negara yang dilandasi oleh pemikiran ideologis adalah penyebab utamanya, sehingga perlu kita pahami filosofi ketatanegaraan tentang makna kebebasan atau kemerdekaan suatu bangsa dalam kaitannya dengan ideologinya. Namun di dalam penerapannya pada zaman modern, teori yang universal ini didalam kenyataannya tidak diikuti orang. Kita mengenal banyak bangsa yang menuntut wilayah yang sama, demikian pula halnya banyak pemerintahan yang menuntut bangsa yang sama. Orang kemudian beranggapan bahwa pengakuan dari bangsa lain, memerlukan mekanisme yang memungkinkan hal tersebut adalah lazim disebut proklamasi kemerdekaan suatu negara.
Perkembangan pemikiran seperti ini mempengaruhi pula perdebatan di dalam PPKI, baik didalam membahas wilayah negara maupun di dalam merumuskan Pembukaan UUD 1945 yang sebenarnya direncanakan sebagai naskah Proklamasi. Oleh karena itu merupakan suatu kenyataan pula bahwa tidak satupun warga negara Indonesia yang tidak menganggap bahwa terjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah pada waktu Proklamasi 17 Agustus 1945, sekalipun ada pihak-pihak terutama luar negeri yang beranggapan berbeda dengan dalih teori yang universal


Quote: Foto Sejarah Perjuangan Indonesia

Spoiler for Perjuangan Bangsa:

Spoiler for Perjuangan Bangsa:

Spoiler for Perjuangan Bangsa:

Spoiler for Perjuangan Bangsa:

Spoiler for Perjuangan Bangsa:

Spoiler for Perjuangan Bangsa:

Spoiler for Perjuangan Bangsa:

Spoiler for Perjuangan Bangsa:

Spoiler for Perjuangan Bangsa:

Spoiler for Perjuangan Bangsa:

Spoiler for Perjuangan Bangsa:

Spoiler for Perjuangan Bangsa:

Spoiler for Perjuangan Bangsa:

Spoiler for Perjuangan Bangsa:

Spoiler for Perjuangan Bangsa:

Spoiler for Perjuangan Bangsa:

Spoiler for Perjuangan Bangsa:









Bangsa yang besar adalah Bangsa Yang menghargai jasa-jasa pahlawannya



Ettss , Masi ada lagi foto2nya..
lanjut post selanjutnya


PERTAMAAAAAAAAXXXXXXXXXXX
jadi inget pelajaran dulu gan







habibmaster™ was here
Quote:booking pejwan di calon HT

eh foto2nya mana gan ? koq lom dimasukin ?

--

paling bikin merinding tu yang pertempuran, prajuritnya tiarap di rel kereta kebayang perjuangan pahlawan2 itu.. tapi ga semuanya dikenal sepertinya
Ijin Nyimak Gan!!!!



Quote:Quote:Foto-Foto Bung Karno


Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:


Quote:Foto-Foto Bung Hatta

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:




Quote:

Quote:Naskah Asli Lagu Indonesia Raya

Spoiler for Pict:


Quote:Naskah Asli Teks Proklamasi

Spoiler for Pict:


Quote:Video-Video Perjuangan Bangsa Indonesia

Ini Video gak bisa ane comot, jadi silahkan cek aja disini
Dokumentasi Video Bung Karno


SuperSemar


Pidato Bung Tomo


Quote:Kumpulan Kata-Kata Mutiara Bung Karno Presiden RI
(1945 – 1966)


Quote:“Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno)

Quote:“Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno)

Quote:“Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno)

Quote:“Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno)

Quote:“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961)

Quote:“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno
“Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno)


Quote:“……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno)

Quote:“Kita belum hidup dalam sinar bulan purnama, kita masih hidup di masa pancaroba, tetaplah bersemangat elang rajawali “. (Pidato HUT Proklamasi, 1949 Soekarno)

Quote:“Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segi tiga warna. Selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk pekerjaan kita selesai ! Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat.” (Pidato HUT Proklamasi, 1950 Bung Karno)

Quote:“Firman Tuhan inilah gitaku, Firman Tuhan inilah harus menjadi Gitamu : “Innallahu la yu ghoiyiru ma bikaumin, hatta yu ghoiyiru ma biamfusihim”. ” Tuhan tidak merobah nasibnya sesuatu bangsa sebelum bangsa itu merobah nasibnya” (Pidato HUT Proklamasi, 1964 Bung Karno)

Quote:“Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta! Masa yang lampau adalah berguna sekali untuk menjadi kaca bengala dari pada masa yang akan datang.” (Pidato HUT Proklamasi 1966, Soekarno)


“Quote:Apakah Kelemahan kita: Kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri kita sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah Rakyat Gotong Royong” (Pidato HUT Proklamasi, 1966 Bung Karno)
Quote:
“Aku Lebih suka lukisan Samodra yang bergelombangnya memukul, mengebu-gebu, dari pada lukisan sawah yang adem ayem tentrem, “Kadyo siniram wayu sewindu lawase” (Pidato HUT Proklamasi 1964 Bung Karno)
“Laki-laki dan perempuan adalah sebagai dua sayapnya seekor burung. Jika dua sayap sama kuatnya, maka terbanglah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya; jika patah satu dari pada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu sama sekali.” ( Sarinah, hlm 17/18 Bung Karno)




Quote:Quote:Tempat Bersejarah

Quote:
Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:


SUMBER
SUMBER

mantep

Serasa aku lagi di bangku sekolah gan....
Smoga aja thread anda menjadii HT yah gan...
Nice shre dan nice infoo ttg indonesia di bulan kemerdekaann
Quote:Quote:PERJUANGAN BERSENJATA DALAM RANGKA MENEGAKKAN KEMERDEKAAN INDONESIA



Setelah tanggal 17 Agustus 1945,
perjalanan sejarah perjuangan bangsa Indonesia untuk mewujudkan suatu kemerdekaan yang sempurna belum sepenuhnya berakhir.
Hal ini disebabkan juga karena pada saat itu Belanda belum mau mengakui kemerdekaan Indonesia,
mereka masih mengklaim bahwa Indonesia merupakan wilayah Kerajaan Belanda.

Dari sinilah berbagai macam perjuangan bersenjata dilakukan oleh para tokoh bangsa ini demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kondisi ini tentunya menjadikan sebuah sejarah tersendiri bagi perkembangan bangsa Indonesia.

Belanda merupakan salah satu negara yang mengisi sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan.
Sejarah yang dibuat oleh Belanda karena menjajah negara ini tentunya dapat kita rasakan saat ini.
Dahulu kala para penjajah Belanda telah membuat kemarahan hampir seluruh rakyat Indonesia yang tidak mau terjadi sejarah yang sama
yaitu penjajahan kembali oleh Belanda.

Kemarahan itu diwujudkan juga dalam bentuk – bentuk perlawanan bersenjata.
Di berbagai tempat di Indonesia terjadi kontak senjata antara rakyat Indonesia dan tentara Belanda yang memboncengi tentara Sekutu.
Di Bandung, Ambarawa, Surabaya serta di beberapa tempat di Sumatera, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi
terjadi pertempuran dashyat yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Berikut ini beberapa sejarah perjuangan bersenjata yang terjadi di negara Indonesia yang menjadikan negara ini dapat memperoleh kemerdekaan.

Sejarah Perjuangan Bersenjata di Bandung

Berita penyerahan Jepang kepada Sekutu dan proklamasi kemerdekaan telah beberapa minggu diketahui rakyat Bandung.
Para pejuang dan laskar di daerah Bandung berinisiatif melucuti dan mengambil senjata dari gudang-gudang milik Jepang secara damai.

Pertempuran yang tidak seimbang ini memaksa para pejuang dan laskar mengundurkan diri dari pertempuran langsung.
Untuk menghindari konflik langsung antara pasukan Sekutu dan para pejuang,
Sekutu mengusulkan kepada pemerintah RI agar Bandung dibagi dua wilayah,
yaitu jalur kereta api di sebelah utara sebagai wilayah Sekutu
jalur kereta api di sebelah selatan sebagai wilayah RI.

Kesepakatan ini memaksa para pejuang meninggalkan Bandung Utara pada tanggal 24 November 1945 dengan berat hati.
Sambil hijrah ke Selatan, para pejuang membumihanguskan Bandung Utara.
Sejarah inilah yang hingga saat ini membuat Bandung sebagai kota lautan api.

Sejarah Perjuangan Bersenjata di Ambarawa

Pertempuran di Ambarawa terjadi antara pemuda Indonesia melawan sekutu.
Latar belakang peristiwa ini dimulai ketika pasukan sekutu yang diboncengi oleh NICA
berusaha membebaskan orang-orang Belanda yang ditahan Jepang.
Setelah bebas, para tawanan kemudian dipersenjatai.

Kejadian ini juga terjadi di Magelang dan Ambarawa.
Insiden baru berakhir ketika Presiden Soekarno mengadakan perundingan dengan Jenderal Bethell.
Namun hasil perudingan ternyata dilanggar oleh pihak sekutu.
Insiden pun meluas menjadi pertempuran antara TKR melawan sekutu. Akhirnya, pada tanggal 21 November 1945, pasukan Sekutu berhasil dipukul mundur dan bertahan di Semarang.

Sejarah Perjuangan Bersenjata di Surabaya

Pertempuran Surabaya berawal dari mendaratnya pasukan Sekutu yang diboncengi pasukan Belanda pada akhir Oktober 1945.
Melalui perundingan dengan tokoh-tokoh masyarakat Surabaya dan melucuti tentara Jepang.

Namun pada malam hari tanggal 26 Oktober 1945,
Sekutu menyerang penjara Kalisosok.
Tentara sekutu membebaskan Kolonel Huiyer, seorang perwira Belanda beserta tentara Belanda lainnya yang ditawan RI.
Bahkan keesokan harinya Sekutu menyebarkan pamflet yang berisi perintah agar rakyat Surabaya menyerahkan senjata yang dirampas dari Jepang.

Atas tindakan Sekutu rakyat Surabaya melakukan serangan umum terhadap kedudukan Sekutu di Surabaya.
Pertempuran baru berakhir setelah Presiden Soekarno yang datang atas permintaan Sekutu dapat
meyakinkan rakyat Surabaya bahwa Sekutu datang hanya untuk melucuti tentara Jepang.
Namun, situasi tenang itu hanya berlangsung sebentar sebab ternyata pasukan sekutu terus memperkuat diri.

Karena tidak ada tanggapan maka Sekutu menggempur Surabaya. Pertempuran Surabaya yang melibatkan hampir seluruh penduduk Surabaya itu berlangsung selama tiga minggu.
Akibatnya, ribuan korban meninggal, luka-luka, dan gelombang pengungsi ke luar kota.
Sejarah ini pula yang menyebabkan kota Surabaya disebut sebagai kota pahlawan.

Sejarah Perjuangan Bersenjata di Sumatera

Perang kemerdekaan terjadi di hampir di seluruh Sumatera antara tahun 1945 sampai 1946.
Salah satu perang yang mengguncangkan Sekutu adalah pertempuran Medan (Medan Area).
Pertempuran ini bermula ketika para pejuang mulai merebut persenjataan Jepang yang seharusnya diserahkan kepada sekutu.

Rakyat medan menolaknya sehingga terjadi bentrokan keduanya.
Sekutu kemudian membuat batasan kekuasaan secara sepihak.
Dengan tekad mempertahankan kota Medan mereka membubuhkan tanda tangan pada secarik kertas sebagai tanda setuju melakukan pertahanan dan berikrar bersama.
Selain di Medan pertempuran terjadi di Aceh, Padang, dan Bukittinggi.

Di Aceh, Sekutu mengerahkan pasukan – pasukan Jepang untuk menghadapi para pejuang.
Terjadilah pertempuran yang dikenal Peristiwa Krueng Panjo/Bireun. Para pejuang Aceh dipimpin oleh Residen Aceh, yakni Teuku Nyak Arief.

Sejarah Perjuangan Bersenjata di Bali

Tidak lama setelah mendengar berita proklamasi kemerdekaan, rakyat Bali dikejutkan dengan kedatangan Sekutu.
Sekutu datang dengan diboncengi pasukan Belanda.
Situasi pun semakin buruk setelah Belanda ingin membentuk Indonesia Timur.

Kemudian Sekutu melakukan gempuran secara besar-besaran dengan menggunakan pesawat tempur.
Pemimpin pasukan Letkol I Gusti Ngurah Rai memerintahkan para pejuang untuk mengadakan perang puputan yang artinya secara habis-habisan.
Letkol I Gusti Ngurah Rai akhirnya gugur bersama dengan anak buahnya.

Sejarah Perjuangan Bersenjata di Kalimantan

Perjuangan bersenjata di Kalimantan dilaksanakan dengan bantuan personel dari Jawa.
Sejak bulan November 1945 hingga Februari 1946 dikirim beberapa pasukan personel dari Jakarta, Tegal, Panarukan, dan Pekalongan.
Pasukan tersebut dikirim ke kota – kota di Kalimantan.
Pasukan tersebut bertugas membantu laskar pejuang setempat menegakan kekuasaan RI.

Namun keberadaannya diketahui oleh Sekutu sehingga banyak yang gagal.
Sebagian para pejuangnya merupakan para pemuda yang belajar di Jawa.
semua pejuang itu hanya sedikit personel yang berhasil bergabung dengan pejuang setempat dan melakukan perlawanan terhadap sekutu.

Sejarah Perjuangan Bersenjata di Sulawesi

Dr. Sam Ratulangi ditunjuk oleh pemerintah pusat sebagai Gubernur Sulawesi dengan tugas pokok menegakan kekuasaan RI di wilayah Sulawesi.
Sam Ratulangi ditangkap sekutu sebelum ia berhasil menghimpun segenap kekuatan rakyat Sulawesi.
Penagkapannya memicu kemarahan laskar pejuang.

Dibawah pimpinan Ranggong Daeng Romo, Makaraeng Daeng Djarung dan Robert Wolter Monginsidi, mereka berjuang untuk mengusir pasukan sekutu.
Dalam pertempuran dashyat Ranggong Daeng Romo gugur, 28 Februari 1947.
Sementara itu Wolter Mongonsidi ditangkap oleh Belanda dan dihukum mati. Kematiannya tidak menyurutkan semangat perjuangan rakyat.

Mereka terus melakukan perlawanan gerilya.
Dengan dipimpin oleh Mayor Andi Matalata, rakyat terus melakukan perlawanan gerilya.
Gangguan yang dilancarkan secara terus menerus oleh rakyat sangat merepotkan Belanda sehingga dibawah pimpinan Kapten Raymond Westerling, melakukan pembersihan dengan cara membunuh rakyat Sulawesi Selatan yang dicurigai mendukung laskar.



Quote:Quote:Daftar-daftar Pahlawan Bangsa


Spoiler for Pahlawan:

Spoiler for Pahlawan:

Spoiler for Pahlawan:

Spoiler for Pahlawan:

Spoiler for Pahlawan:


Daftar Pahlawan Lebih Banyak !!




Quote:Quote:Lagu Kebangsaan Indonesia



1. Lagu Kebangsaan




Pidato Bung Karno Kembali dari Keliling Dunia


Pidato Bung Karno di Depan Rakyat Jakarta


Arsip nasional R.I


Indonesia Pidato Nawaksara Bung Karno


Bung Karno - Jangan Sekali-Kali Meninggalkan Sejarah (17 Agustus 1966)


Pidato Bung Karno 17 Agustus 1959




jendral soedirman
wah calon HT nih
Mantep nih buat belajar sejarah sendiri gan
hmm kita harus hargai perjuangan mereka gan
Quote:Quote:Foto-Foto Tempat tinggal Bung Hatta

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:

Spoiler for Pict:








Spoiler for Apa kata mereka:
Quote:Original Posted By sengget


PERTAMAAAAAAAAXXXXXXXXXXX


pertamax mbahmu

ane suka foto ini gan


HT juga kan :

trit ane mah cuma ini gan
boleh mampir dong )

TEKNOLOGI ASAP CAIR GAN

WISATA ALAM SITU GEDE DI BOGOR
kalo mampir disini boleh tiduran ga ya


Quote:Mampir trit ane gan
nambah2 ilmu

[Amazing] Inilah Evolusi Bisnis perusahaan terkenal dunia..!

Makanan yg mengandung Kafein

Pimpin Diri Sendiri Dulu Dong

makasih ya
Wow mantep gan lengkap banget
Calon HT nih pasti
Ane bantu yaa