KASKUS

Thumbs up ★Sukabumi : Never Ending Indonesia !!★

Quote:SUKABUMI : NEVER ENDING INDONESIA
Quote:

Quote:Quote:DESKRIPSI AWAL SUKABUMI
Quote:Sukabumi terbagi dalam dua wilayah, yakni :
- Kota Sukabumi luas 4800 Ha.
- Kabupaten Sukabumi luas 419.970 Ha ibukota Kabupaten-nya di Palabuhan Ratu.

Quote:Quote:KOTA SUKABUMI

Motto: Reugreug Pageuh Repeh Rapih

Quote:Quote:DASAR HUKUM DAN ARTI LAMBANG
Dasar Hukum :
Peraturan daerah kotamadya sukabumi nomor 12 tahun 1993 tentang lambang daerah kotamadya daerah tingkat ii sukabumi.

Arti Lambang :
1. Perisai : Ketangguhan fisik dan mental.
2. Warna hijau : Perlambang kesuburan dan kemakmuran.
3. Bintang segi lima : Perlambang pancasila yang merupakan dasar negara republik indonesia.
4. Kujang (senjata pusaka luhur bangsa indonesia di daerah pasundan) : sebagai lambang keberanian.
5. Setangkai padi dan teh : perlambang ketentraman dan perdamaian
6. Pita merah putih : perlambang kebangsaan indonesia
7. Motto reugreug pageuh repeh rapih : tangguh, kukuh, aman, tentram dan bersatu.

Quote:Quote:SEJARAH KOTA SUKABUMI

Kota Sukabumi berasal dari bahasa Sunda, yaitu Suka-bumen menurut keterangan mengingat udaranya yang sejuk dan nyaman, mereka yang datang ke daerah ini tidak ingin pindah lagi, karena suka atau senang bumen-bumen atau bertempat tinggal di daerah ini.
Pada tahun 1914 Pemerintah Hindia Belanda menjadikan Kota Sukabumi sebagai "Burgerlijjk Bestuur" dengan status "Gemeenteraad Van Sukabumi" dengan alasan bahwa di Kota ini banyak berdiam orang-orang Belanda dan Eropa pemilik perkebunan-perkebunan yang berada di daerah Kabupaten Sukabumi bagian Selatan yang harus mendapatkan pelayanan yang istimewa.

Sejak ditetapkannya Sukabumi menjadi Daerah Otonom pada bulan Mei 1926, maka resmi diangkat "Burgemeester" yaitu: Mr. GF.Rambonnet. Pada masa inilah dibangun sarana dan prasarana penting seperti Stasiun Kereta Api, Mesjid Agung, Gereja dan Pembangkit Listrik.

Perkembangan Pemerintahan

Perubahan Nama Pemerintahan
(1). Gemeente Soeka Boemi Tahun 1914-1942,
(2). Soekaboemi SHI Tahun 1942-1945,
(3). Kota Kecil Sukabumi Undang-undang No. 17 Tahun 1950,
(4). Kota Praja Sukabumi Undang-undang No. 1 Tahun 1957,
(5). Kotamadya Sukabumi Undang-undang No. 18 Tahun 1965,
(6). Kotamadya Daerah Tingkat II Sukabumi Undang-undang No. 5 Tahun 1974,
(7). Kota Sukabumi Undang-undang No. 22 tahun 1999, UU No 32 Tahun 2003

Nama-Nama Pimpinan Pemerintahan Daerah Sukabumi


1. Mr. R. Syamsudin 1945-1946
2. Raden Mamur Soeria Hoedaja 1946-1948
3. Raden Ebo Adinegara 1948-1950
4. Raden Widjaja Soerija (Acting)
5. Raden S. Affandi Kartadjumena 1950-1952
6. Raden Soebandi Prawiranata 1952-1959
7. Mochamad Soelaeman 1959-1960
8. Raden Soewala 1960-1963
9. Raden Semeru (Acting)
10. Drs. Achmad Darmawan Adi 1963-1961
11. Raden Bidin Suryagunawan (Acting)
12. Saleh Wiradikarta, S.H. 1966-1978
13. Soejoed 1978-1988
14. H. Zaenudin Mulaebary, S.H. 1988-1993
15. H. Udin Koswara, S.H. 1993-1997
16. R. Nuriana (Gubernur Jabar) PJS
17. Dra. Hj. Molly Mulyahati Djubaedi, M.Sc. Plh
18. Dra. Hj. Molly Mulyahati Djubaedi, M.Sc. 1998-2003
19. H. Mokh. Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. 2003-....

Quote:Quote:KONDISI GEOGRAFIS

Kota sukabumi secara geografis terletak di bagian selatan jawa barat pada koordinat 106°45'50'' bujur timur dan 106°45'10'' bujur timur, 6°49'29'' lintang selatan , dan 6°50'44'' lintang selatan, di kaki gunung gede dan gunung pangrango yang ketinggiannya 584 meter di atas permukaan laut, dan berjarak 120 km dari ibukota negara (jakarta) atau 96 km dari ibukota provinsi jawa barat (bandung). Batas-batas wilayah kota sukabumi meliputi:

• sebelah utara kecamatan sukabumi, kabupaten sukabumi.
• sebelah selatan kecamatan nyalindung, kabupaten sukabumi.
• sebelah barat kecamatan cisaat, kabupaten sukabumi.
• sebelah timur kecamatan sukaraja, kabupaten sukabumi.


suhu udara kota sukabumi berkisar antara 15º-30º celsius, sedangkan rata-rata curah hujan tertinggi tahun 2009 terjadi pada bulan desember dengan curah hujan 386 mm (14 hari hujan, rata-rata curah hujan 28 mm), sedangkan terendah pada bulan agustus dengan curah hujan 0 mm (0 hari hujan, rata-rata curah hujan 0 mm), atau dengan kata lain tidak terjadi hujan pada bulan tersebut.
Spoiler for peta:


Quote:Quote:GAMBARAN UMUM PENDUDUK KOTA SUKABUMI

Berdasarkan hasil pencacahan Sensus Penduduk 2010 yang dilaksanakan selama sebulan penuh pada Mei 2010 tercatat jumlah penduduk Kota Sukabumi sementara adalah 299.247 orang, yang terdiri atas 152.193 laki-laki dan 147.054 perempuan.

Kecamatan Baros merupakan kecamatan dengan penduduk paling sedikit yaitu 29.372 orang. Sedangkan Kecamatan Cikole memiliki penduduk paling banyak yaitu 57.008 orang.

Dengan luas wilayah Kota Sukabumi sekitar 48,00 km yang didiami oleh 299.247 orang maka rata-rata tingkat kepadatan penduduk Kota Sukabumi adalah sebanyak 6.234 orang per km sehingga Kota Sukabumi termasuk kota dengan tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi di Provinsi Jawa Barat. Kecamatan yang paling tinggi tingkat kepadatan penduduknya adalah Kecamatan Citamiang, rata-rata setiap 1 km wilayahnya dihuni oleh 11.813 orang, sedangkan kecamatan dengan tingkat kepadatan paling rendah adalah Kecamatan Lembursitu yakni sebanyak 3.798 orang per km .

Kecamatan Cikole yang merupakan kecamatan ibukota yang juga merupakan pusat perekonomian dan pendidikan di Kota Sukabumi memiliki jumlah penduduk terbesar dengan distribusi penduduk sebesar 19,05 persen, Sedangkan kecamatan yang memiliki distribusi terendah adalah Kecamatan Baros 9,82 persen.

Laju pertumbuhan penduduk (LPP) Kota Sukabumi sepanjang tahun 2000-2010, secara rata-rata adalah sebesar 1,73 persen per tahun. Dari tujuh Kecamatan yang ada di Kota Sukabumi, tercatat ada empat Kecamatan mempunyai LPP diatas Angka Kota, dan tiga Kecamatan lainnya dibawah angka Kota, LPP Kecamatan Cibeureum adalah yang tertinggi dibandingkan Kecamatan lain di Kota Sukabumi yakni sebesar 3,71 persen sebaliknya LPP terendah dialami oleh Kecamatan Cikole yakni sebesar 0,84 persen.

Secara umum perbandingan komposisi gender penduduk di Kota Sukabumi relatif seimbang, dengan angka Sex Ratio sebesar 103,49 yang artinya jumlah penduduk laki-laki 3,49 persen lebih banyak dibandingkan jumlah penduduk perempuan. Hampir seluruh kecamatan di Kota Sukabumi mempunyai angka Sex Rasio diatas 100, kecuali Kecamatan Cikole dengan angka Sex Rasio dibawah 100 yaitu 99,34 yang artinya adalah penduduk Kecamatan Cikole sedikit lebih banyak penduduk perempuan dibanding laki-laki.
Spoiler for penduduk sukabumi dalam angka per 2010:


Quote:
Quote:SUDUT KOTA SUKABUMI
Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Quote:Quote:
KABUPATEN SUKABUMI


Motto : gemah ripah loh jinawi


Quote:Quote:ARTI LAMBANG
Lambang Perisai : Menggambarkan perlindungan pemerintah daerah terhadap penduduk dan semua kekayaan alam di wilayah kabupaten sukabumi.
Warna Hitam : Kekal dan abadi
Warna kuning : Keadaan yang gilang gemilang
Gambar takikan Karet dan Daun Teh : Melambangkan potensi komoditas perkebunan
Gambar Kujang Melambangkan : Pusaka pajajaran yang dahulu kala berkuasa di bumi jawa barat, termasuk kabupaten sukabumi

"Gemah Ripah Loh Jinawi" mengandung arti subur makmur wibawa mukti.

Quote:Quote:KONDISI GEOGRAFIS DAN SOSIAL
Kabupaten Sukabumi terletak antara 106º49 samapi 107º Bujur Timur 60º57 - 70º25 Lintang selatan dgn batas wilayah administrasi sebagai berikut : sebelah Utara dengan Kab. Bogor, sebelah Selatan dgn samudera Indonesia, sebelah Barat dgn Kab. Lebak, disebelah timur dgn Kab. Cianjur.

Kabupaten Sukabumi terletak antara 106 derajat 49 sampai 107 derajat Bujur Timur dan 60 derajat 57 sampai 70 derajat 25 Lintang Selatan dengan batas wilayah administratif sebagai berikut : disebelah Utara dengan Kabupaten Bogor, disebelah Selatan dengan Samudera Indonesia, disebelah Barat dengan Kabupaten Lebak, disebelah Timur dengan Kabupaten Cianjur. Batas wilayah tersebut 40 % berbatasan dengan lautan dan 60% merupakan daratan.Wilayah Kabupaten Sukabumi memiliki areal yang cukup luas yaitu ± 419.970 ha. Pada Tahun 1993 Tata Guna Tanah di wilayah ini, adalah sebagai berikut : Pekarangan/perkampungan 18.814 Ha (4,48 %), sawah 62.083 Ha (14,78 %), Tegalan 103.443 Ha (24,63 %), perkebunan 95.378 Ha (22, 71%) , Danau/Kolam 1. 486 Ha (0, 35 %) , Hutan 135. 004 Ha (32,15 %), dan penggunaan lainnya 3.762 Ha (0,90 %).

Kondisi wilayah Kabupaten Sukabumi mempunyai potensi wilayah lahan kering yang luas, saat ini sebagaian besar merupakan wilayah perkebunan, tegalan dan hutan. Kabupaten Sukabumi mempunyai iklim tropik dengan tipe iklim B (Oldeman) dengan curah hujan rata-rata tahunan sebesar 2.805 mm dan hari hujan 144 hari. Suhu udara berkisar antara 20 - 30 derjat C dengan kelembaban udara 85 - 89 persen. Curah hujan antara 3.000 - 4.000 mm/tahun terdapat di daerah utara, sedangkan curah hujan ant4ra 2.000 - 3.000 mm/tahun terdapat dibagian tengah sampai selatan Kabupaten Sukabumi.

Wilayah Kabupaten Sukabumi mempunyai bentuk lahan yang bervariasi dari datar sampai gunung adalah : datar (lereng 0-2%) sekitar 9,4 %; berombak sampai bergelombang (lereng 2-15%) sekitar 22% ; bergelombang sampai berbukit (lereng 15 - 40%) sekitar 42,7%; dan berbukit sampai bergunung (lereng > 40 %) sekitar 25,9 %. Ketinggian dari permukaan laut Wilayah Kabupaten Sukabumi bervariasi antara 0 - 2.958 m. Daerah datar umumnya terdapat pada daerah pantai dan daerah kaki gunung yang sebagian besar merupakan daerah pesawahan. Sedangkan daerah bagian selatan merupakan daerah berbukit-bukit dengan ketinggian berkisar antara 300 - 1.000 m dari permukaan laut.

Jenis tanah yang tersebar di Kabupaten Sukabumi sebagian besar didominasi oleh tanah Latosal dan Podsolik yang terutama tersebar pada wilayah bagian selatan dengan tingkat kesuburan yang rendah. Sedangkan jenis tanah Andosol dan Regosol umumnya terdapat di daerah pegunungan terutama daerah Gunung Salak dan Gununggede, dan pada daerah pantai dan tanah Aluvial umumnya terdapat di daerah lembah dan daerah sungai. Kabupaten Sukabumi pada tahun 2007 2.391.736 jiwa yang teridiri dari 1.192.038 orang laki-laki dan 1.199.698 orang perempuan. dengan laju pertumbuhan penduduk 2,37 % dan kepadatan penduduk 579,39 orang per km persegi. Kepadatan penduduk menurut kecamatan cukup berpariasi. Kepadatana penduduk terendah terdapat di Kecamatan Ciemas (183 jiwa per km2) dan tertinggi di Kecamatan Sukabumi (2.447 jiwa per km). Pemukiman padat penduduk umumnya terdapat di pusat-pusat kecamatan yang berkarakteristik perkotaan dan disepanjang jalan raya.

Suatu kondisi penting yang sedang terjadi sehubungan dengan ketenagakerjaan adalah pergeseran tenaga kerja dari sektor pertanian ke sektor non pertanian. Penduduk yang bekerja di sektor pertanian telah menuru.

Etos kerja dan budaya kemandirian tampak sedang terus berkembang. Masyarakat Kabupaten Sukabumi juga kaya dengan budaya seni. Hal lain yang penting adalah tumbuh berkembangnya kelembagaan modern baik dalam arti lembaga maupun "norma-norma" semakin memungkinkan penduduk Kabupaten Sukabumi berintegrasi dengan masyarakat nasional.

Kerukunan hidup penduduk Kabupaten Sukabumi, dinamika yang dimilikinya, kekayaan budaya dan budaya kemandirian yang berkembang serta kemajuan sosial kelembagaan yang telah dicapai merupakan potensi besar untuk pelaksanaan pembangunan selanjutnya.
Dilihat dari administrasi pemerintahan, Kabupaten Sukabumi terdiri atas 47 kecamatan, meliputi 364 desa dan 3 kelurahan.
Spoiler for peta:

Spoiler for penduduk kabupaten sukabumi dalam angka:


Quote:Quote:SURGA BAGI PARA WISATAWAN

kabupaten sukabumi memiliki sejuta pesona pariwisata gunung dan rimba, dengan ragam paket wisata yang ditawarkan seperti : Wisata kebun, trekking, hiking, camping, mountain cycling, paint ball, recreational hunting, dan lainnya. Bagi anda yang menyukai dunia petualangan, anda harus mencoba beberapa paket wisata yang penuh tantangan dan mamacu adrenalin ini. Mountain cycling, paint ball, dan recreational hunting adalah paket-paket wisata sangat pas bagi anda yang ingin menguji kemampuan, mengasah insting dan memacu adrenalin. Sungguh sebuah rekreasi yang seru, tegang sekaligus mengasyikkan.

Wisata kebun di kampung wisata sangat cocok bagi anda yang sudah suntuk dengan hingar bingar kota besar, karena paket wisata ini menawarkan ketenangan suasana alam pedesaan yang sejuk di tengah perkebunan teh dan jauh dari kebisingan. Satu lagi obat yang pas untuk, mengobati kejenuhan anda adalah wisata trekking, hiking, dan camping. Dan tempat yang pas untuk melakukan itu antara lain gunung halimun, gunung gede, dan gunung walat. Serta di sekitar obyek wisata arung jeram citarik, kecamatan cikidang.

Alam sukabumi yang sangat kaya, memungkinkan anda melakukan berbagai kegiatan outdoor seperti team building, motor cross dan off road. Untuk kegiatan team building, anda memiliki banyak pilihan tempat, dari mulai ujung utara hingga selatan kabupaten sukabumi. Sedangkan untuk motor croos dan off road, anda harus mencoba alam sukabumi yang menantang dan sulit untuk ditaklukan, salah satunya kemuning off road di cijangkar, 10 km dari kota sukabumi memiliki trek sepanjang 3 km dengan nuansa perkebunan dan arus liar.
Spoiler for peta pariwisata kabupaten sukabumi:

Quote:Quote:PANORAMA ALAM KABUPATEN SUKABUMI

Spoiler for kebun teh:

Spoiler for kebun teh 2:

Spoiler for view gunung salak dari perkebunan guttapercha:

Spoiler for curug cigangsa:

Spoiler for curug cikaso:

Spoiler for curug sawer:

Spoiler for curug ciracap:

Spoiler for curug cimarinjung:

Spoiler for curug cikanteh:

Spoiler for surga tersebunyi:

Spoiler for situgunung:

Spoiler for teluk ciletuh:

Spoiler for pulau mandra:

Spoiler for karang daeu:

Spoiler for karanghawu:

Spoiler for loji:

Spoiler for pantai cimaja:


pic by yxl
Quote:Quote:Quote:SERBA-SERBI KOTA SUKABUMI
Quote:

Quote:Quote:OBJEK WISATA KOTA SUKABUMI
Quote:
  • PEMANDIAN AIR PANAS CIKUNDUL : Lokasi Pemandian Air Panas Cikundul terletak di Jalan Proklamasi Kampung Cipanas Kelurahan Cikundul Kecamatan Lembursitu, 8 km dari Kota Sukabumi. Pemandian Air panas Cikundul juga dijadikan tempat pengobatan alternatif sebagai therapi bagi beberapa penyakit kulit dan rehabilitasi pasca perawatan. Fasilitas antara lain, kamar rendam air panas, cottage kolam renang serta arena bermain anak-anak.

  • BUMI PERKEMAHAN CIKUNDUL : Bumi Pekemahan Cikundul terletak di jalan Proklamasi Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu. Jarak dari pusat kota Sukabumi 8 km. Bumi Perkemahan Cikundul memiliki panorama alam yang sangat menarik sesuai dengan atmosfir pegunungan. Kawasan ini memiliki tapak yang bervariasi, bergelombang, berbukit-bukit sampai dengan terjal, sangat cocok untuk tempat berkemah serta rekreasi keluarga.

  • BALAI AIR TAWAR : Luas Area TBBAT 26 Ha. BBAT merupakan tempat pelestarian Sumber Daya Ikan dan produksi sumber bbit unggul ikan seperti :
    1. Penerapan teknik pembenihan dan distribusi benih.
    2. Produksi benih dan induk budi daya air tawar
    3. Penerapan teknik budi daya air tawar
    4. Penerapan teknik pelestarian sumber daya ikan
    5. Objek Wisata Ilmiah, dilengkapi sarana akmdasi setaraf Hotel Melati III


Quote:Quote:BENDA CAGAR BUDAYA
Quote:
  • PEGADAIAN : Bangunan tua yang dibuat tanggal 1 APril 1901 pada massa penjejahan Belanda, Pegadaian
    terletak di Jl. Pelabuhan II dan berstatus sebagai BUMN.

  • MUSEUM PEGADAIAN : Museum Pegadaian adalah tempat menyimpan barang-barang peninggalan bersejarah jaman belanda berupa :
    1. Administrasi dan surat-surat beharga
    2. Mesin Tik
    3. Foto-Foto Direksi setiap periode sejak jaman kemerdekaan
    4. Alat Transportasi Sepeda Tua
    5. Mesin Hitung
    6. Brankas
    7. Kursi dan meja tami
    8. Barang-barang belanja
    9. Perabotan dapur
    10. dll

  • MAKAM R.H DJAELANI : Terletak di Jalan Pemuda, Kelurahan Citamiang, Kecamatan Citamian. Menempati lahan milik keluarga Maklmi. RH. Djaelani ada seorang Kyai yang berasal dari Banten. Beliau meninggalkan beberapa benda pusaka/perkakas, seperti : Keris dan benda keramat lainnya yang sekarang disimpan leh Bp. Ismatuloh yang berada di Citeureup, Kabupaten Bogor.

  • MAKAM MBAH TERONG PEOT (PANGERANG SUMEDANG) : Terletak di Kampung Dayeuh Luhur, Kelurahan Warudoyonh, Kecamatan Warudoyong. Menurut juru kunci setempat, Mbah Terong Peot merupakan salah satu pangeran dari kerajaan sumedang. Usia makam diperkirakan lebih dari 200 tahun. Peninggalan Mbah Terong Peot berupa bilah pedang, keris dan tongkat(iteuk) yang disimpan dirumah juru kunci makam.


  • MAKAM WILHEMINA ELISAVETH NETSCHER-THEUNIZ : Pada tahun 1941 ketika Sukabumi menjadi kabupaten terdapat 15.000 penduduk yang 60 diantaranya berkebangsaan Eropa. Untuk memakamkan orang Eropa yang meninggal, ditempatkan dikomplek pemakaman khusus Gunung Gelatik Keluraha Gedong Panjang, Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi, Wilhemina Elisabeth Netscher Theunisz dilahirkan di Ternare tahun 1852. Nyona Netscer ,emikah dengan Elisa Netscher yang pada tahun 1861-1870 menjadi Gubernur Sumatera Barat. Netscher menulis beberapa buku dalam bidang sejarah, arkeolgi dan Bahasa.

  • MAKAM EYANG MURSI : Terletak di Gunung Kancil, Kelurahan Gunung Parang, Kecamatan Cikle. Makam ini diperkirakan berusia lebih dari 2 Abad yang merupakan penyebar agama islam yang berasal dari daerah Cirebon. Sesuai amanat dari para sesepuh juru kunci, makam ini tidak diperkenankan untuk diperindah secara berlebihan untuk menghindari pengkultusan atas tokoh dan menyalahi aturan agama islam.

  • MAKAM BUPATI SUKABUMI R. ADIPATI ARIA SOERJA NATA BRATA : Terletak di Jl. Cibeureum Ciandam (Komplek Pemakaman Umum Ciandam) Kelurahan Cibeureum Kecamatan Baros. R. Adipati Aria Soerja Nata Brata dengan gelar Kanjeng Dalem Bupati I Sukabumi merupakan tokoh pemimpin wilayah Sukabumi pada masa awal pemekaran wilayah Sukabumi yang pada awalnya merupakan bagian dari Karesian Cianjur.

  • MUSEUM SEJARAH ISLAM SUNDA PRABU SILIWANGI (MUSIS) : Terletak di Jl. Merbabu Area Gading Kencana Asri Telp. (0266) 6250355 Kelurahan Karang Tengah. Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi. Museum Sejarah Islam Sunda Prabu Siliwangi (MUSIS) menggali Peradaban islam dari masa lalu.

  • SANGGAR SENI AL-FATH : Terletak di Jl. Merbabu Area Gading Kencana Asri Telp. (0266) 6250355 Kelurahan Karang Tengah. Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi. Sanggar Seni Al-Fath membangun seni kreatif islam.


Quote:Quote:SENI DAN BUDAYA KOTA SUKABUMI
Quote:
  • PAKUJAJAR : Kota Sukabumi merupakan bagian dari kerajaan Pajajaran yang ceritanya ditemukannya pohon pakujajar diwilayah gunung parang. Lalu dijadikan benteng untuk menjaga kaputren dan batas kerajaan pada waktu itu. Pohon Pakujajar digambarkan oleh para Nonoman yang gagah berani berkorban jiwa raga dalam membela bangsa dan negara untuk kehormatan seperti kokoh berdirinya pohon pakujajar.

  • PAWAI ALEGORIS : Atraksi seni dan budaya ini sering dipagelarkan pada kegiatan Pawai Alegoris dalam rangka Hari Jadi Kota Sukabumi pada tanggal 1 April. Kegiatan Pawai Alegois ini merupakan Calender Event Kota Sukabumi. Rakyat Kota Sukabumi memeriahkan acara ini dengan menggelar beragam seni dan budaya unggulan.

  • PENCAK SILAT : Pencak silat adalah seni beladiri yang berkembang secara turun menurun dan merupakan kebanggaan masyarakat Jawa Barat. Seni Pencak Silat terdiri dari berbagai macam aliran seperti : Cikalong, Cimande, Sukabumian, Cibarusah, dsb.


Quote:Quote:CINDERA MATA DAN MAKANAN KHAS
Quote:
  • BOX JAM : Pembuatan kerajina Box terletak di Kelurahan Benteng Kecamatan Warudoyong. Box Jam ini sering diikutkan dalam kegiatan-kegiatan pameran di luar Kota Sukabumi dan Pemasarannya sudah sampai keluar negeri. Showroom Box Jam terletak di Jl. Benteng Kidul No.16 Sukabumi Telp. (0266) 220717.

  • FIONY : Merupakan kerajinan yang terbuat dari daur ulang kayu dan dedaunan yang dimodifikasi menjadi berbagai bentuk pajangan yang cantik. Showroom Fiony terletak du Jl. Bhayangkara No. 44B Sukabumi Telp. (0266) 224368.

  • HANDY CRAFT CHAMPERNIK : Merupakan kerajinan tangan yang dibuat dan dimodifikasi menjadi berbagai bentuk pajangan yang cantik. Showroom Champernik terletak di Jl. Kalimaya No.21 Perum Baros Kencana Sukabumi Telp. (0266) 240379.

  • KUE MOCHI : Moci merupakan makanan khas dari kota Sukabumi yang terbuat dari tepung Kanjii dan kacang yang diolanh sedemikian rupa sehingga menjadi bulatan - bulaan kecil yang mungil serta dikemas dengan tempat yang terbuat dari bambu sangat cocok untuk dijadikan buah tangan setelah berkunjung ke Kota Sukabumi. Perusahaan Kue Moci terletak di Jl. Bhayangkara Gg. Kasuari.

  • KUE JAHE (BLANKET) : Blanket ini merupakan kue yang terbuat dari Gula merah dan Jahe serta campurang lainnya, yang rasanya manis serta hangat. Makanan ini merupakan hasil home Industri dari masyarakat Kota Sukabumi. Perusahaan Kue Jahe terletak di Jl. R.A Kosasih No. 136 Sukabumi Telp. (0266) 223722.

  • LEMKA (KALIGRAFI) :
    • Alamat : Jl. Bhineka Karya, Karamat
    • Hubungi : Bobby
    • Telp : (0266) 231754


  • C'MA ATVA (WAYANG GOLEK) :
    • Alamat : Jl. Proklamasi No. 13 Baros
    • Hubungi : Nanday
    • Telp : (0266) 6250375

Quote:Quote:Quote:
GURILAPS KABUPATEN SUKABUMI

Quote:

Quote:Hari Jadi Kabupaten Sukabumi diperingati setiap tanggal 1 Oktober yang didasarkan dari titimangsa keberhasilan para pejauang muda Sukabumi setelah merebut paksa kekuasaan transisi Jepang setelah kalah oleh Sekutu tahun 1945. Akibat penolakan tuntutan para pejauang muda Sukabumi tanggal 1 Oktober 1945 melakukan penyerbuan dan berhasil antara lain :

Membebaskan 9 orang tahanan politik, salah seorang di antaranya RA Kosasih yang kemudian sempat menjadi Panglima Kodam Siliwangi.

Perebutan kekuasaan pemerintah sipil, dengan mengganti wedana dan camat yang tidak mendukung aksi pejuang. Jabatan-jabatan di daerah diserahkan kepada para alim ulama.

Pengambilalihan instalasi penting, seperti PLN, Kantor Telepon, Tambang Mas Cikotok, Industri Logam BARATA dan penagambilalihan gudang senjata di Wangun dan Tegal Panjang.

Setelah berhasil merebut kekuasaan dari pemerintah transisi Jepang, para pejuang Sukabumi mengusulkan Mr. Sjamsudin sebagai Walikota Sukabumi dan Mr. Haroen sebagai Bupati Sukabumi. Atas usul tersebut, Residen Bogor mengangkat Mr. Haroen sebagai Bupati pertama Kabupaten Sukabumi di Era Pemerintahan Republik Indonesia tahun 1946.

Sejak saat itu peristilahan yang tertera pada nomenklatur pemerintahan diganti misalnya Ken diganti menjadi Kabupaten, Gun menjadi Kewedanaan (sekarang sudah tidak ada), Son menjadi Kecamatan dan Ku menjadi Desa.

Kekuasaan untuk menetapkan peraturan di Daerah pun mulai disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku secara nasional, seperti perubahan kedudukan Komite Nasional Daerah. Komite yang semula bertugas sebagai pembantu eksekutif, diberi wewenang penuh bersama eksekutif dalam menetapkan peraturan daerah, sejalan dengan peraturan tingkat pusat dan daerah atasan.

Belanda berusaaha untuk mengembalikan kekuasaanya, dengan memanfaatkan gerakan pasukan sekutu. Tanggal 9 Desember 1945 pasukan Inggris yang berintikan tentara Ghurka, bersama dengan pasukan Belanda dengan NICA-nya, berusaha masuk ke Sukabumi dan dihadang gabungan pasukan pejuang, maka terjadilah pertempuran sengit, yang dikenal dengan Pertempuran Bojongkokosan.

Iring-iringan kendaraan perang tentara Inggris, terdiri dari tank dan panser, diserang pasukan Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda. Kerugian besar diderita pihak sekutu. Disamping beberapa kendaraan perang berhasil diledakkan, banyak tentara Ghurka terbunuh dan beberapa perwira Inggris tewas.. Di sekitar situs pertempuran bersejarah itu, sekarang berdiri monumen perjuangan Bojongkokosan. Sejak peristiwa itu, beberapa gerakan tentara Belanda dan sekutu senantiasa mendapat perlawanan para pejuang muda Sukabumi.

Tahun 1950, setelah kekuasaan kembali ke tangan Republik Indonesia, pemerintahan di daerah ditata kembali berdasarkan UU 22/1948. Dengan keluarnya UU 14/1950 tentang pembentukan Daerah Tingkat II di lingkungan Propinsi Jawa Barat. Kabupaten Sukabumi menjadi daerah otonom. R.A. Widjajasoeria diangkat menjadi Bupati, menggantikan Soeriadanoeningrat.

Pada masa pemerintahan, R.A. Widjajasoeria, yang berakhir tahun 1958 itu, telah terjadi perubahan-perubahan dalam struktur pemerintahan di daerah yaitu :

Diundangkannya UU I/1957 menggantikan UU 21/1948. Dengan undang-undang baru ini, Kepala Daerah hanya diserahi tugas otonomi daerahnya sendiri, sedang tugas pengawasan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat menjadi tanggung jawab Menteri Dalam Negeri.

UU I/1957 tidak berlangsung lama dengan terbitnya Penpres R.I 6/1959 yang menyerahkan tugas-tugas pusat bidang pemerintahan umum, maupun urusan rumah tangga daerah, ke tangan Bupati/Kepala Daerah. Dalam menjalankan tugasnya Bupati/Kepala Daerah dibantu oleh Badan Pemerintah Harian (BPH). R. Koedi Soeriadihardja diangkat sebagai Bupati/Kepala Daerah hingga tahun 1967, yang kemudian digantikan oleh Ajun Komisaris Besar Polisi Haji Anwari.

Perubahan dalam sistem dan struktur pemerintahan daerah turut mewarnai dinamika dan perkembangan daerah serta masyarakat Kabupaten Sukabumi. Setelah Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1948 dan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950 yang menjadi acuan sistem pemerintahan di daerah, pada tahun 1965 diundangkan UU 18 Tahun 1965 tentang Pokok-Pokok Pemerintahan di Daerah. Undang-undang ini kemudian dicabut sebelum dilaksanakan dan diganti dengan UU 5/1974. Undang-undang baru ini kemudian berlaku selama pemerintahan Orde Baru, hingga diundangkannya UU No. 22/1999 yang sekarang telah diganti dengan UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

Haji Anwari merupakan Bupati pertama yang diangkat di masa Orde Baru. Pada masa pemerintahannya, Kabupaten Sukabumi mulai mengembangkan pembangunan infrastruktur, yang mengakhiri isolasi wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. Sebagai Bupati, Haji Anwari berakhir tahun 1978. Bupati berikutnya adalah :

Drs. H.M.A Zaenuddin (1978 - 1983)

Dr. H. Ragam Santika (1983 - 1989)

Ir. H. Muhammad (1989 - 1994)

Drs. H.U. Moch. Muchtar (1994 - 1999)

Drs. H. Maman Sulaeman (2000 - 2005)

Drs. H. Sukmawijaya, MM (2005 - 2010)

Drs. H. Sukamawijaya, MM, merupakan Bupati Sukabumi pertama hasil Pemilihan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah yang diselenggarakan pada hari Senin tanggal 27 Juni 2005 berdasarkan UU No. 32 Tahun 2004 dan PP No. 6 Tahun 2005 yang berpasangan dengan Drs. H. Marwan Hamami, MM sebagai Wakil Bupati Sukabumi. Pada usianya yang ke 60, Kabupaten Sukabumi membuat tonggak sejarah baru dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yakni telah dilaksanakannya pemilihan Bupati/Wakil Bupati Sukabumi secara langsung yang berjalan aman, tertib, dan damai.

Drs. H. Sukmawijaya, MM dan Drs. H. Marwan Hamami, MM., dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati masa bhakti tahun 2005-2010 oleh Gubernur Jawa Barat Drs. H. Dany Setiawan, M.Si. atas nama Menteri Dalam Negeri RI pada Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Sukabumi pada Hari Senin tanggal 29 Agustus 2005 yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi H Sopandi Harjasasmita

Sumber


Update :
Drs. H. Sukmawijaya, MM terpilih kembali menjadi Bupati Kabupaten Sukabumi yang berpasangan dengan Drs. Akhmad Jajuli, M.Pd periode 2010 - 2015

Quote:Kabupaten Sukabumi memiliki sejuta pesona pariwisata gunung dan rimba, dengan ragam paket wisata yang ditawarkan seperti : Wista Kebun, Tracking, Hiking, Camping, Mountain Cycling, Paint Ball, Recreational Hunting dan lainnya. Bagi Anda yang menyukai dunia petualangan, Anda harus mencoba beberapa pakt wisata yang penuh tantangan dan memacu adrenalin ini. Mountain Cycling, Paint Ball dan Recreational Hunting adalah paket-paket wisata sangat pas bagi anda yang ingin menguji kemampuan mengasah insting dan memacu adrenalin. Sungguh sebuah rekreasi yang seru, tegang sekaligus mengasyikan. Mengobati kejenuhan Anda adalah wisata Tracking, Hiking dan Camping dan tempat yang pas untuk melakukan itu Gunung Halimun, Gunung Gede dan Gunung Walat. Serta objek wisata arum jeram Citarik, Kecamatan Cikidang. Alam Sukabumi yang sangat kaya memungkinkan Anda melakukan berbagai kegiatan outdoor seperti team building, motor cross dan off road. Anda harus mencoba alam Sukabumi yang menantang dan sulit untuk ditaklukan, salah satunya Kemuning Off Road di Cijangkar, 10 KM dari Kota Sukabumi memiliki trek sepanjang 3 KM dengan nuansa perkebunan dan arus liar. Beberapa aktivitas wisata air kini mulai marak di Kabupaten Sukabumi, dari mulai wisara mancing yang memerlukan kesabaran hingga rafting yang membutuhkan insting dan nyali besar Wisata Mancing. Kabupaten Sukabumi adalah surga bagi para pemancing. Mulai dari pemancingan, sungai, setu, hingga mancing di laur lepas. Dari ikan kecil sampai ikan marlin dapat ditemukan di sini. Rafting, Sungai Citarik merupakan surga bagi para pecinta olah raga yang membutuhkan nyali besar ini. Sungai ini selain memiliki jeram terbaik, juga memiliki alur yang berliku dengan pemandangan alam yang menakjubkan di kanan kirinya.
Quote:
Spoiler for situs pariwisata:



Quote:Quote:KUMPULAN VIDEO PARIWISATA SUKABUMI
Spoiler for video:


Quote:Quote:INFO HOTEL-HOTEL DAN RESTAURAN RECOMENDED DI SUKABUMI

Quote:
Hotel dan penginapan di kota Sukabumi.
Kota Sukabumi merupakan salah satu alternatif kota tujuan wisata yang patut diperhitungkan. Sukabumi memiliki daya tarik yang beragam, dari mulai wisata budaya dengan legenda Nyi Roro Kidul (Ratu Kidul) nya, juga wisata alam pegunungan di daerah Salabintana yang merupakan kaki dari gunung Gede - Pangrango, sampai wisata pantai yang sangat terkenal yaitu Pelabuhan Ratu.
Pastikan anda menemukan, melihat fasilitas & membandingkan harga hotel, penginapan, wisma, villa atau resort di Sukabumi maupun peabuhan ratu sebelum anda mengunjungi keindahanya.
Code:

Berikut daftar sebagian hotel yang ada di kota Sukabumi lengkap dengan alamat dan nomor telpon yang dapat anda hubungi :

Gunung Salak
Jl. Raya Cimelati, Phone : +62- 266 731053

Javana Spa
Jl. Raya Cangkuang Cidahu, Phone : +62-266 735244

Raflesia
Jl. Raya Cikukulu Cibadak, Phone : +62-266 221070

Agusta
Jl. Raya Cikukulu, Phone : +62-266 222299

Wisma Sekarwangi
Jl. Siliwangi, Cibadak, Phone : +62-266531551

Saung Paninehan
Jl. Raya Kadudampit, Cisaat, Phone : +62-266 211230

Panglaungan Bumi Pasundan
Jl. Raya Kadudampit, Phone : +62-266 225992

Panjang Selamat
Jl. Raya Kadudampit, Phone : +62-266 226669

Pangrango
Jl. Salabintana KM 6.5, Phone : +62-266 221532

Sarah
Jl. Salabintana, Phone : +62-266 ---

Salabintana
Jl. Salabintana KM 7, Phone : +62-266 221501

Melinda
Jl. Salabintana KM 6, Phone : +62-266 224444

Pondok Idaman
Jl. Salabintana, Phone : +62-266 222853

Sukabumi Indah
Jl. Salabintana, Phone : +62-266 223858

Wisma Surya
Jl. Lengansari, Phone : +62-266 260996

Karawang Indah
Jl. karawang Indahi, Phone : +62-266 228762

Pondok Mandiri
Jl. Salabintana, Phone : +62-266 224818

Intan
Jl. Salabintana, Phone : +62-266 223091

Kemuning Resort
Kp. Banua, Nyalindung, Phone : +62-266 213282

Inna Samudera Beach
Jl. Sukawana, Cikakak, Phone : +62-266 431200

Pondok Dewata
Jl. Kidang Kencana, Pelabuhan Ratu, Phone : +62-266 431022

Wisma Putra
Jl. Siliwangi, Pelabuhan Ratu, Phone : +62-266 431053

Laut Kidul
Jl. Siliwangi, Pelabuhan Ratu, Phone : +62-266 431041

Cleopatra
Jl. Raya Citepus , Pelabuhan Ratu, Phone : +62-266 431185

Bayu Amerta
Jl. Karangpemulang, Pelabuhan Ratu, Phone : +62-266 431031

Mahkota Pantai
Jl. pelita Air Service, Pelabuhan Ratu, Phone : +62-266 432487

Bunga Ayu
Jl. Karangpemulang, Pelabuhan Ratu, Phone : +62-266 431111

Mahesa Indah
Jl. Raya Citepus, Pelabuhan Ratu, Phone : +62-266 431946

Wisma Sederhana
Jl. Kidang Kencana, Pelabuhan Ratu, Phone : +62-266 431746

Padi Padi
Jl. Raya Citepus, Pelabuhan Ratu, Phone : +62-266 432124

Augusta
Jl. Raya Citepus, Pelabuhan Ratu, Phone : +62-266 432273

Karang Sari
Jl. Karangpemulang, Pelabuhan Ratu, Phone : +62-266 431078

Simpang Pojok
Jl. Babadan, Pelabuhan Ratu, Phone : +62-266 431764

Karang Naya
Jl. Siliwangi, Pelabuhan Ratu, Phone : +62-266 431088

Goa Lalay Indah
Jl. Cipatuguran, Pelabuhan Ratu, Phone : +62-266 432076

Handayani
Jl. Babakan, Pelabuhan Ratu, Phone : +62-266 ---

Gunung Mulya
Jl. Babakan, Pelabuhan Ratu, Phone : +62-266 ---

Kumala Samudera Indah
Jl. Raya Cikakak, Cisolok, Phone : +62-266 431362

Villa Bantik
Jl. Raya Cisolok KM 8, Phone : +62-266 ---

Pantai Mutiara
Jl. Karangpapak, Cisolok, Phone : +62-266 431330

Wisma Tenang
Jl. Karangpapak, Cisolok, Phone : +62-266 431365

Mustika Ratu
Jl. Bojong Haur, Cisolok, Phone : +62-266 431233

Andreas
Jl. Bojonghaur, Cisolok, Phone : +62-266 432054

Daun-Daun
Jl. Raya Cimaja, Cisolok, Phone : +62-266 431501

Desa Resort
Jl. Raya Cimaja, Cisolok, Phone : +62-266 436100



Code:

Berikut daftar sebagian rumah makan / restaurant yang ada di kota Sukabumi :

Disen
Jl. Raya Cigayung, Cisaat.

Rasa Kuring
Jl. Raya Cibolang, Cisaat.

Binaga Rasa
Jl. Raya Cibolang, Cisaat.

Riung Gunung Asri
Jl. Raya Cagak, Cisaat.

Setia Jaya
Jl. Raya Cirandem, Cisaat.

Roda Baru
Jl. Situ Gunung, Cisaat.

Sari Rasa
Jl. Raya Cibatu, Cisaat.

Sari Nikmat
Jl. Rambai, Cisaat.

Nikmat
Jl. Pasekon, Suka Raja.

Bumi Unyil
Jl. Pasekon, Suka Raja.

Rasa Kuring
Jl. Cirumput, Suka Raja.

Larosa
Jl. Cirumput, SukaRaja.

Ratu Minang
Jl. Cikembar.

Andis
Jl. Cikembar.

Sederhana
Jl. Cikembar.

Mega Rasa 2
Jl. Karang Tengah, Cibadak.

Pondok Neng Ardila
Jl. Karang tengah, Cibadak.

Pondok Bambu Kuring
Jl. Raya Parungkuda.

Citra Rasa :thumbup:
Jl. Raya Parungkuda.

Tjahyani
Jl. Raya Parungkuda.

Abadi
Jl. Raya Parungkuda.

Cimalati Raya
Jl. Cimalati, Cicurug.

Sari Indah
Jl. Cimalati, Cicurug.

Patwa Air
Jl. Cicurug.

Sinar Kencana
Jl. Cicurug.

Gapura Bambu
Jl. Cicurug.







Quote:Quote:Atraksi Budaya Sukabumi
Quote:Selain beragam objek wisata alam, Kabupaten Sukabumi juga memilik beragam kesenian unik dan menarik, dan terdapat empat daerah utama kampung adat. Keempat kampung adat tersebut yaitu : Kampung Adat Gri Jaya, Sinaresmi, Ciptagelar dan kampung adat Sinarasa. Jika anda berwisata ke kampung adat, tidak hanya akan disuguhi keragaman karya seni adhiluhung, tapi juga pemandangan alam yang asri dan terjaga.


Quote:Quote:Kesenian Lais.
Terdapat di kampung Cicadas Sinaresmi kecamatan Cisolok. Seni ini mempertunjukan keahlian serta ketangkasan para pelakunya yang tidak lepas dari unsur magis antara lain berjalan di atas tambang yang dibentang di ujung dua buah bambu dan atraksi keangkasan lainya. Atraksi tersebut didukung seperangkat kendang pencak sebagai pengiringnya.


Quote:Kuda Lumping.
Adalah jenis kesenian di kecamatan Surade. Permainannya tidak lepas dari unsur-unsur kekuatan magis, serta gerakan ritmik kuda lumping diiringi seperangkat kendang pencak dengan mempertunjukan beberapa aksi seseroan, mengupas kelapa dengan gigi, memakan pecahan beling, memakan gabah padi serta atraksi lainya.


Quote:Kesenian Topeng.
Salah satu kesenian yang berada di kampung adat Ciptarasa, kecamatan Cisolok. Merupakan salah satu jenis kesenian teater rakyat yang menggunakan topeng sebagai alat dalam membawakan alur cerita penuh humor.


Quote:Kesenian Gondang Buhun.
Kesenian ini masih hidup di kalangan masyarakat desa Gunung Bentang, kecamatan Sagaranten. Jaman dahulu acara ini biasa digelar pada acara menumbuk padi secara gotong royong oleh pra kaum Ibu tani dengan menggunakan alat berupa lesung dan halu.


Quote:Kesenian Parebut Seeng.
Kesenian ini terdapat di kecamatan Cicurug. Kemunculan kesenian ini berawal dari dua kelompok perguruan silat Cimande, dengan iringan kendang pencak silat tepak padungdung, kegiatan parebutan seeng berlangsung seru.


Quote:Kesenian Gekbreng.
Adalah seni teater rakyat yang masih hudup di kecamatan Geger Bitung. Cerita yang diperagakan pada saat pagelaran dimulai dari pengungkapan rasa suka dan duka kehidupan seniman, dilakukan secara spontanitas. Cerita yang dbawakan sesuai dengan situasi serta tuntutan masyarakat yang berkembang pada saat ini.


Quote:Kesenian Angklung Buncis.
Berada di desa Gunung Bentang, kecamatan Sigaranten. Angklung buncis secara tradisional dilaksanakan pada saat masyarakat melaksanakan kegiatan upacara menanam padi di sawah dengan bunyi angklung lagu buncis yang khas menurut tradisinya. Lagu-lagu yang biasa dibawakan antara lain lagu Buncis, Bancet, Rawa, Engko, Buncis Balak, Manuk Gunung, dan Oray Orayan disertai gerakan lucu dari pelakunya.


Quote:Kesenian Dog Dog Lojor.
Seni musik tradisional yang menggunakan dog dog panjang terbuat dari bambu berpadu serasi dengan dentang angklung besar. Seni ini biasanya digelar mengiring kegiatan mengangkut padi dari lantaian ke lumbung padi di kampung adat Ciptarasa , kecamatan Cisolok.


Quote:Kesenian Jipeng.
Seni tradisional di kampung adat Ciptarasa, kecamatan Cisolok. Digelar untuk menghibur masyarakat kampung adat yang ingin menyaksikan upacara adat serah tahun. Jipeng menyuguhkan lagu-lagu diiringi Tanji, Clarinet, Saxophone dan Drum. Peralatan musik tersebut merupakan peninggalan penjajah.


Quote:Kesenian Teater Uyeng.
Merupakan bentuk teater rakyat yang berasal dari Sukabumi. Pembeda dengan teater rakyat lainya ialah kehadiran tokoh sakral Raja Uyeng di panggung pertunjukan. Kini teater Uyeng disajikan dengan bentuk hiburan, namun masih mempertahankan idiom Uyeng lama.
Quote:INFO WISATA DI SUKABUMI ==========================

WISATA ALAM
http://www.visitsukabumi.com/places-...e-tourism.html

WISATA BAHARI
http://www.visitsukabumi.com/places-...e-tourism.html

WISATA SENI BUDAYA
http://www.visitsukabumi.com/places-...l-tourism.html

WISATA RELIGI
http://www.visitsukabumi.com/places-...s-tourism.html

WISATA SEJARAH
http://www.visitsukabumi.com/places-...age-tours.html

UJUNG GENTENG TOURISM
http://www.facebook.com/UjungGentengTourism


Spoiler for some picture:

Copyright © 2010 [url]www.visitsukabumi.com[/url] - All Rights Reserved



=====================KOMUNITAS KASKUSER SUKABUMI=====================

Code:

FOTOKAMI

join : http://www.facebook.com/group.php?gi...23947604293673
komunitas foto sukabumi


KOMUNITAS REPTILE SUKABUMI

join : http://www.facebook.com/home.php?sk=...7217108&ref=ts
Komunitas reptile sukabumi


KOMUNITAS FILM SUKABUMI (KFS)

join : http://www.facebook.com/home.php?sk=...8585763&ref=ts
Komunitas film sukabumi


[LOUNGE]SMPN II SUKABUMI @Civitas Academica kaskus

visit thread : http://kask.us/7890232
SMPN II SUKABUMI


*** SUKABUMI TOURISM : Semua ada disini ***

Sukabumi merupakan sebuah wilayah terluas dari provinsi Jawa Barat. Sehingga daerah ini terbagi menjadi wilayah kota dan kabupaten, bahkan sepertinya akan dimekarkan lagi menjadi beberapa kabupaten. Sukabumi seperti wilayah pasundan lainnya memiliki potensi wisata yang melimpah sehingga bisa dikatakan semua kegiatan wisata akan ditemukan disini.

Berbagai potensi wisata di Sukabumi bisa ditemukan dari mulai ujung pantai sampai atas gunung yang tinggi. Sebut saja misalnya Ujung Genteng, sebuah kawasan wisata pantai dan laut yang menjadi sasaran wisata mancanegara yang tak kalah exoticnya dengan pangandaran dan Kuta Beach di Bali. di Ujung Gunung seperti hendak menyentuh langit ada Gunung Gede Pangrango yang tak kalah mentereng namanya di dunia wisata Alam Pegunungan Di Indonesia.

Sagala aya nya potensi wisata di Sukabumi bisa terlihat dengan beberapa objek wisata mulai dari wisata alam, heritage, ekotourism, wisata green product, wisata budaya (kearifan lokal), serta wisata event.

Ujung Genteng dan Pelabuhan Ratu bisa dibilang jadi andalan wisata pantai di Sukabumi yang sudah dikenal luas di mancanegara. Ujung Genteng terkenal dengan Pangumbahan, yang mana disana terdapat lokasi pennyu bertelur yang dilindungi, selain itu ombaknya yang cukup baik untuk melakukan surfing dengan gelombang yang stabil. Pelabuhan ratu terkenal dengan Samudera Beach Hotel, dimana disana katanya bersemayam Nyi Roro Kidul disebuah Kamar yang di keramatkan, pantai Karang Hawu nya pun sudah lama jadi lokasi istimewa untuk berlibur.

Pegunungan yang membentang di Sukabumi tak kalah menarik, Gunung Gede Pangrango tempat bersemayam Bunga Abadi Edelwise yang sering dituju para pendaki gunung. Gunung Halimun yang berada di kaki Gunung Gede juga terkenal dengan kawasan wisata Pondok Halimun (PH), daerah tersebut juga sangat asik buat fun bike dengan menyusuri perkebunan teh perbawati yang berujung di selter Utama menuju Gunung Gede. Beranjak kedalam kita bisa menyusuri jalan setapak menuju Sebuah Curug (Air Terjun) yang elok dan segar.
Wisata budaya dengan warisan adat dapat ditemui dalam perjalanan wisata kearifan lokal Sukabumi. Kampung Gede Kasepuhan Ciptagelar di Sirnaresmi, Cisolok, Sukabumi.(Sindo). Disana bisa kita temukan rumah yang masih khas kampung Adat dan budaya yang masih dipelihara oleh warganya.

Wisata air sebenernya cukup jadi andalan wisata Alam Sukabumi. Arung Jeram Citarik sudah jadi lokasi berbasah-basahan bagi penggiat arung Jeram Tanah Air, selain itu Kuliner atas air seperti Kawasan Lido dengan Rumah Makan atas Danaunya, serta berbagai wisata Air lainnya.

Masih banyak yang perlu digali, seberapa kreatif masyarakat dan pemerintah untuk mengekplorasinya, sejauh itulah kemajuan yang akan didapat dari pariwisata di sukabumi.

Jangan lupa, di Sukabumi sebetulnya masih memiliki banyak lokasi wana wisata yang belum tergarap serta belum populer di telinga penggiat wisata. Potensi wisata kreatif juga sebetulnya sangat mudah di temui disetiap jengkal kota di Sukabumi baik Kota maupun Kabupaten.
numpang share mojang jajaka Sukabumi 2011 aja ah :
Spoiler for moka1:

Spoiler for moka2:


sekian terima kasih
Quote:Quote:ATV SUKABUMI CHANNEL 30 UHF
Quote:
ATV Sukabumi (Kepanjangan : Andalan Utama Sukabumi) adalah salah satu stasiun televisi lokal di Sukabumi,Jawa Barat. Sebelumnya, ATV Sukabumi bernama SSTV (Sukabumi Siar Televisi) dengan slogan "TV Urang Sarerea"pada tahun 2009 berubah menjadi ATV Sukabumi. Pemilik Saham di pegang oleh H.Ali Murtado Tafrihan dan Dr.Ir.H.Komarsa Gandasasmita,MSc. sebesar 40% dan Lilis Rosiana sebesar 20%.



Quote:Quote:Latar Belakang
Quote:Televisi, selain berfungsi sebagai alat untuk mentransformasikan hasil ilmu pengetahuan, kebudayaan, sosial dan ekonomi, juga merupakan salah satu media yang memiliki fungsi strategis dalam pembentukan karakter budaya, sosial, dan ekonomi masyarakat. Dalam hal ini program acara yang ditayangkan oleh televisi, sehingga berpengaruh juga terhadap sikap mental, logika dan perilaku umum serta pola berpikir masyarakat yang unggul dalam kompetisi global, singkat kata televisi lokal akan menjadi agen pembangunan.

Selain menjadi motor penggerak dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia, kehadiran televisi lokal akan menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk mendapatkan hiburan murah dan penyalur aspirasi.

Dalam pandangan bisnis ditunjukkan betapa media televisi sudah berfungsi sebagai salah satu faktor penggerak perekonomian melalui tayangan iklan. Sejalan dengan perkembangan teknologi, saat ini penyampaian pesan dan informasi melalui media elektronik menjadi kebutuhan mendesak.

Budaya melihat dan mendengar lebih dominan daripada budaya membaca dalam pola penyerapan informasi. Hasil survey dari Survey Riset Indonesia, menunjukkan bahwa 65% penyerapan informasi masyarakat didapat dari media televisi, sisanya lebih dari 30% dari media cetak. Hal tersebut memperlihatkan betapa dahsyatnya kekuatan media televisi dalam mempengaruhi tatanan ekonomi dan sosial masyarakat.

Perkembangan dunia televisi di tanah air saat ini sangat pesat, namun dikuasai oleh TV Nasional. Dampak keadaan ini adalah bahwa industri pertelevisian Indonesia seolah-olah menjadi hak masyarakat ibu kota Jakarta. Masyarakat daerah dengan mudah mendapatkan acara siaran TV Nasional. Hal ini menyebabkan pembangunan Ilmu pengetahuan, Kebudayaan, Sosial, ekonomi dan Politik terkonsentrasi dari pusat kemudian menyebar ke daerah. Karena hal-hal tersebut, kehadiran televisi lokal menjadi sangat penting, Televisi lokal akan menjadi media yang menumbuh-kembangkan nilai-nilai budaya dan peradaban lokal, juga akan menjadi faktor lokomotif penggerak perekonomian lokal. Lebih penting lagi adalah bahwa televisi lokal akan menjadi lokomotif perubahan budaya dan peradaban ke arah yang lebih baik.

Dengan dikeluarkannya UU Otonomi Daerah, masyarakat daerah memiliki kesempatan yang maksimal untuk menggali, mengembangkan, dan memajukan ekonomi daerah dengan segala potensi yang dimiliki. Salah satunya adalah dalam bidang informasi.

Pendirian televisi lokal Sukabumi akan mempercepat pertumbuhan perekonomian daerahdan hal ini dapat mendorong percepatan pembangunan dan pengembangan potensi daerah. Dengan materi siaran didominasi acara lokal, maka televisi lokal ini juga dapat membentengi masyarakat dari budaya yang cenderung menjauh dari nilai-nilai kebangsaan dan bergeser ke arah global. Sementara bagi pemerintah sendiri, terutama Pemerintah Kota, Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi, kehadiran televisi lokal dapat dijadikan sarana sosialisasi program Pemerintah Daerah, sehingga masyarakat mendapat informasi tentang Pemerintah Daerah yang pada akhirnya mendorong partisipasi aktif masyarakat Daerah dalam pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah, selain dari itu kehadran ATV akan menambah pendapatan Asli Daerah, misalnya dari pajak iklan. Pemerintah juga terbantu dalam penyerapan tenaga kerja.

Undang-undang No. 32 tahun 2002 tentang penyiaran radio dan televisi adalah dasar hukum bagi daerah untuk membangun dan mengembangkan media televisi dalam penyampaian pesan dan informasinya. Undang-undang tersebut juga yang menjadikan peran serta prospek televisi lokal akan menjadi begitu besar dan penting peranannya dalam membangun daerah.

Dengan latar belakang pemikiran di atas itulah maka kami PT. ANDALAN UTAMA SUKABUMI mempersembahkan sebuah :

1. Bidang usaha : Lembaga penyiaran televisi swasta lokal : PT. ANDALAN UTAMA SUKABUMI
2. Brand/nama udara : ATV Channel 30 UHF
3. Alamat : Griya Cimahpar Endah I Jl. Sedap Malam No 3

Sukaraja Sukabumi Jawa Barat

Sukabumi merupakan daerah di Jawa Barat yang memiliki potensi yang besar dan semua harus digali, dikembangkan, dan dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat. Untuk itu diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas yang dilandasi dengan iman dan taqwa, dan semua ini dapat diperoleh dengan pendidikan yang baik.

Dengan didasari pemikiran di atas, maka tugas pokok dan fungsi ATV sebagai televisi lokal adalah terlibat secara aktif dalam proses pembangunan daerah Sukabumi melalui program-program siaran yang mendidik, mencerdaskan, dan menghibur, yang pada akhirnya diharapkan akan meningkatkan kemampuan masyarakat Sukabumi dalam menggali dan mengembangkan potensi daerah untuk mencapai masyarakat yang lebih sejahtera, adil dan makmur serta berakhlakul kharimah.



Quote:Quote:Jadwal Siaran
Quote:Siaran ATV dilaksanakan setiap hari. Pada hari kerja siaran dilaksanakan dari jam 15.00 hingga 22.00. Pada hari libur siaran dilaksanakan dari jam 12.00 hingga 22.00.


Quote:Quote:URAIAN PROGRAM ATV YANG MEMILIKI RATTING TINGGI
Quote:
1. Warta Sukabumi Siang Tayangan berita seputar Sukabumi dan sekitarnya berdurasi 30 menit setiap hari jam 13.00 Wib. yang ditayangkan secara langsung dari studio 3 ATV Sukabumi

2. Bewara Sonten Tayangan berita seputar Sukabumi dan sekitarnya berdurasi 30 menit. Setiap hari jam 17.00 Wib. yang disampaikan dalam bahasa daerah sunda ditayangkan secara langsung dari studio 3 ATV Sukabumi

3. Warta Sukabumi Malam Tayangan berita seputar Sukabumi dan sekitarnya berdurasi 30 menit setiap hari jam 19.00 Wib. yang ditayangkan secara langsung dari studio 3 ATV Sukabumi

4. Dasuki (Dalinding Sunda Kiwari) Tayangan Rankaian lagu-lagu sunda populer, berdurasi 30 menit

5. Dasuki (live) Tayangan Rangkaian lagu-lagu sunda populer, berdurasi 120 menit seminggu 2 (dua) kali setiap jam 15.00 Wib dan jam 19.30 dipandu Host Den Bagus dan berinteraktif dengan pemirsa melalui line telephone

6. Haripeut (hariring Peuting) Live Tayangan Budaya Sunda jaipongan yang ditampilkan oleh warga sukabumi yang dipandu Host Mang Dedi Mulyadinata ( pembawa acara Dongeng Sunda Kondang) dan berinteraktif melalui Telepon Interaktif dalam durasi 120 menit.

7. KNALPOT (kenalan jeung si Cepot) Sebuah Program Dialog Interaktif dalam bentuk sosialisasi Program atau sosialisasi produk dan lain-lain yang dikemas dengan musik dan canda yang dipandu oleh Host Bos Jeni dan Si Cepot. Juga berinteraktif dengan pemirsa melalui Telepon. Dalam durasi 120 menit.

8. Wangkongan GELAR BUDAYA Obrolan seputar budaya Sunda dan pengembangannya yang di selingi oleh alunan kacapi Suling dan sinden dan menampilkan karya seni budaya sunda yang dipandu oleh Host Ki Domon dan berinteraktif dengan pemirsa melalui telepon. Dalam durasi 120 menit.

9. On Hits Tayangan musik dan lagu-lagu Indonesia yang lagi Hits

10. ATV Musik Request Tayangan lagu-lagu Indonesia terkini dan lagu-lagu Indie yang dipandu Oleh Host (muda mudi) dan berinteraktif melelui Telepon dan sms serta pemirsa juga bisa memilih lagu yang akan ditayangkan. Program ini berdurasi 120 menit.

11. Rihlah Mubarokah Tayangan pengajian dari mesjid kemesjid dalam durasi 30 menit.

12. Haflah Mubarokah Tayangan mengenai tempat-tempat sejarah Nabi dan Rosul berdurasi 30 menit

13. Liputan Khusus Berita dalam durasi 30 menit atau 60 menit yang mengupas secara khusus berbagai kegiatan seremonial atau lainnya.

14. Dialog Interaktif (Live/tapping) Dialog membahas berbagai permasalahan yang sedang menghangat, dalam durasi 120 menit

15. KARLAS (Karaoke Lagu-lagu Sunda) Menampilkan Pemirsa yang hobby menyanyi lagu-lagu sunda, dalam durasi 120 menit yang dipandu host ditayangkan secara langsung dari studio ATV

16. KARMUD (Karaoke Musik Dangdut) Menampilkan Pemirsa yang hobby menyanyi dangdut dalam durasi 120 menit yang dipandu host ditayangkan secara langsung dari studio ATV

17. CERDAS CERMAT Uji kemampuan pelajaran dalam menangkap dan menjawab pertanyaan yang dilombakan di berbagai tingkatan dari SD, SMP dan SMA sederajat. Yang ditayangkan secara langsung dari Studio ATV.




more info : http://atv-sukabumi.blogspot.com
Quote:~STATION RADIO STREAMING SUKABUMI~

Quote:




akan update as running time
Quote:Angklung Dogdog Lojor
Spoiler for :

Kesenian dogdog lojor terdapat di masyarakat Kasepuhan Pancer Pangawinan atau kesatuan adat Banten Kidul yang tersebar di sekitar Gunung Halimun (berbatasan dengan jakarta, Bogor, dan Lebak). Meski kesenian ini dinamakan dogdog lojor, yaitu nama salah satu instrumen di dalamnya, tetapi di sana juga digunakan angklung karena kaitannya dengan acara ritual padi. Setahun sekali, setelah panen seluruh masyarakat mengadakan acara Serah Taun atau Seren Taun di pusat kampung adat. Pusat kampung adat sebagai tempat kediaman kokolot (sesepuh) tempatnya selalu berpindah-pindah sesuai petunjuk gaib.

Tradisi penghormatan padi pada masyarakat ini masih dilaksanakan karena mereka termasuk masyarakat yang masih memegang teguh adat lama. Secara tradisi mereka mengaku sebagai keturunan para pejabat dan prajurit keraton Pajajaran dalam baresan Pangawinan (prajurit bertombak). Masyarakat Kasepuhan ini telah menganut agama Islam dan agak terbuka akan pengaruh modernisasi, serta hal-hal hiburan kesenangan duniawi bisa dinikmatinya. Sikap ini berpengaruh pula dalam dalam hal fungsi kesenian yang sejak sekitar tahun 1970-an, dogdog lojor telah mengalami perkembangan, yaitu digunakan untuk memeriahkan khitanan anak, perkimpoian, dan acara kemeriahan lainnya. Instrumen yang digunakan dalam kesenian dogdog lojor adalah 2 buah dogdog lojor dan 4 buah angklung besar. Keempat buah angklung ini mempunyai nama, yang terbesar dinamakan gonggong, kemudian panembal, kingking, dan inclok. Tiap instrumen dimainkan oleh seorang, sehingga semuanya berjumlah enam orang.

Lagu-lagu dogdog lojor di antaranya Bale Agung, Samping Hideung, Oleng-oleng Papanganten, Si Tunggul Kawung, Adulilang, dan Adu-aduan. Lagu-lagu ini berupa vokal dengan ritmis dogdog dan angklung cenderung tetap.
Quote:Original Posted By kadalxburik
Mata Air Panas Cisolok

Obyek wisata cisolok terletak di kabupaten Sukabumi, dengan jarak kira-kira 10km dari pelabuhan ratu ke arah barat. Saat awal menuju lokasi tersebut, sempat timbul keraguan akan perlu atau tidaknya penulis untuk mengunjunginya mengingat saat itu matahari sudah berada tepat di atas kepala dan pengalaman yang ada memberikan gambaran awal yang biasa-biasa saja akan objek wisata air panas.

Sesampainya dilokasi-pun penulis cenderung menunggu di mobil, menikmati AC sambil istirahat dan memberikan kesempatan pada istri untuk sekedar mengambil beberapa moment menggunakan kameranya. Namun setelah menunggu cukup lama dan yang ditunggu-tunggu belum menujukkan tanda-tanda akan segera kembali akhirnya timbul rasa penasaran dan memutuskan untuk coba melihat lokasi wisata tersebut.

Spoiler for cisolok:


Suatu hal yang mengejutkan dan diluar perkiraan terjadi ketika melihat dari mana keluarnya mata air panas cisolok ini. Air panas tersebut memancar keluar dengan tekanan yang cukup tinggi dari dalam tanah yang terletak ditengah-tengah sebuah sungai kecil. Nampak terdapat timbunan batu yang mengitari tiap semburan air panas ini, mungkin sengaja diletakkan sedemikian rupa agar air yang memancar keluar lebih terarah dan menghasilkan pancaran air yang lebih tinggi.

Jangan coba-coba menaruh tangan di atas semburan air tersebut selain tekanannya yang kuat, air yang memancar tersebut juga memiliki panas yang cukup tinggi. Bahkan tetesan air hasil semburan tersebut masih menyisakan kepedihan bila terkena kulit. Karena air yang panas inilah, tampaknya digunakan oleh beberapa pengunjung untuk membeli telur dari penjaja sekitar lokasi dan memasak telur tersebut dengan merendamnya secara langsung kedalam sungai yang dalam waktu relatif singkat siap disantap

Air belerang yang dihasilkan dari mata air panas ini dipercaya dapat menyembuhkan penyakit kulit semacam gatal-gatal dan eksim. Pengunjung diperbolehkan berendam secara gratis di sungai namum telah disediakan pula lokasi khusus untuk berenang berenang atau berendam dengan tarif 1000 rupiah untuk orang dewasa dan 500 rupiah utnuk anak-anak.

Spoiler for cisolok:


Bila malu berendam ditempat terbuka disediakan pula tempat tertutup sehingga lebih bersifat pribadi dengan tarif sewa 5000 rupiah/jam. Selain itu terdapat fasilitas kamar pijat tradisional bagi yang ingin dipijat terlebih dahulu sebelum berendam di kolam air panas. Kios makanan-minuman, cinderamata dan musholla juga tersedia untuk umum.

Sayang waktu kedatangan kami di siang hari yang terik, menghilangkan selera untuk mencoba berenang atau sekedar berendam sambil menikmati suasana. Mungkin dilain waktu tentunya akan menyempatkan diri untuk mencobanya.

Spoiler for cisolok:


Tubing + Wisata @ Situ Gunung, Sukabumi

Quote:Original Posted By seCTe86
Wisata Murah Meriah @ Sukabumi (Bahasa EpJeBe Bgd gw!! )

Tenang agan2 sekalian Penunggu Traveller,,ini bukan EpJeBe, ga percaya??? silhakan Baca Trit ini sampe abis...


Juli 2010

Pertanyaan yang sering muncul waktu saya katakan Tubing kepada teman-teman saya adalah :
Spoiler for "":


saya cuma bisa Jawab :
Spoiler for "":


Singkat saya jawab seperti itu, klo saya miripin ma Rafting kan beda banget tue..

Nah klo ada yang penasaran mau tahu Tubing kayak apa coba kita liat Pict-nya :

Spoiler for "Tubing":

Spoiler for "Tubing":

Spoiler for "Tubing":

Spoiler for "Tubing":



agak Extreme yah gambarnya.. tapi tenang aja agan2 sekalian, Save koq ss Karena sebelumnya kita di briefing dan memakai peralatan2 Standar keamanan :

Spoiler for "Before Tubing":

Spoiler for "Before Tubing":


Kurang Lebih Trek sungainya seperti ini :

Spoiler for "trek":


Setelah Kurang Lebih 45 Menit Tubing, kita akan di suguhkan Kopi/Teh panas beserta kue2 Ringan oleh Pihak penyelenggara Tubing di Titik Finish Tubing. (Ada Tungku buat menghangatkan Tubuh juga) :

Spoiler for "Lokasi istirahat":

Spoiler for "hangat":


Setelah Makan / minum trus udah hangat badan...kita diantar oleh pihak penyelenggara dengan angkot ke tempat Briefing awal tadi. Perjalanan bisa dilanjutkan ke Objek wisata lainnya seperti Curug Sawer atau ke Danau Situ Gunung. Saya mencoba ke Danau Situ Gunung terlebih dahulu.


Sekilas Info

Kembali lagi ke Situ Gunung. Langsung Liat Pictnya aja deh :

Spoiler for "Situ gunung":


numpang narsis dikit gan,,(dikit doank koq)

Spoiler for "Situ Gunung":


Sekilas Info
nah klo udah puas di Danau perjalanan bisa di lanjutkan ke Curug Sawer... Nah perjalanan ke curug sawer pake treking yang lumayan gan...nie sebagian pictnya.. Tapi ada juga koq jasa Ojeknya (ane sadar ada Ojek pas udah nyampe curugnya setelah kurang lebih setengah jam treking trus pas balik nanya ke tkg ojeknya berapa tarif buat balik harga awal dia bilang Rp.20rb ... Fiuuh, mending ane treking lagi dah )

Spoiler for "Treking":


Sampelah yang namanya curug Sawer :

Spoiler for "Curug Sawer":

Spoiler for "Curug Sawer":

Spoiler for "Curug Sawer":


Puas Bermain Air yang sangat dingin, saatnya untuk Pulang ( treking lagi setengah jam

Saya kesana 2 hari 1 malam dan Bermalam di sebuah Villa (lumayan Besar lah) 2 Tingkat ada 4 kamar, 3 kamar mandi + Hot water. ada halaman yang cukup luas di depan dan disamping vila, Pemandangannya ajiiib!!! Harga ??? Sangat Terjangkau Pastinya
Berikut Penampakannya (maap ada temen ane numpang exist ) :

Spoiler for "Vila":

sebagian Pemandangan dari Vilanya
Spoiler for "vila":

Santai dulu gan...
Spoiler for "santai":


Nah Bagaimana Transportasi buat kesini ???

saya berangkat dari jakarta Pukul 20.00 naik kereta dari stasiun cikini ke stasiun Bogor (ekonomi AC Rp.5.500) , sampe stasiun Bogor sekitar Pukul 21.30. karena udah malam maka saya dan rombongan (6 Orang) men-carter angkot dari stasiun bogor turun di Polsek Cisaat Sukabumi (perorang Rp.20.000), sampai sekitar pukul 00.00 Dari polsek ini sebenarnya masih jauh ke "dalamnya" lagi. tapi temen2 yang udah sampai duluan di villa kami minta untuk menjemput kami dengan mobil dan motor

Transport normalnya sie Gini :

* Dari Jakarta bisa naik Bis yang langsung Ke sukabumi (Biaya Rp. ???) trus turun di polsek Cisaat trus naik angkot merah masuk ke dalam menuju situ gunung (Biaya Rp.5.000). sampe deh..

* Dari Stasiun Bogor ke Terminal Baranangsiang (Rp.2.000) trus naik L300 Tujuan Sukabumi (Rp.15.000) Turun di Polsek Cisaat Lanjut naik Angkot Merah tujuan Situgunung (Rp.5.000) sampe deh...

Sekilas Info
Trus Berapa Biaya-Biaya (Tubing, Vila, Dll) ???


Buat yang mau lebih jelasnya lagi bisa hub. temen ane yang jadi Bendaharanya agan2 bisa Langsung PM-in ke ID ini aja kagomeekaouru

Mohon Maap kalo ada salah-salah kata

Special Thank's To
Kaskus Indonesian Traveller







thank's to : seCTe86
Wisata Kuliner Malam, Sukabumi

Sukabumi, kota nan sejuk di selatan Jawa Barat. Kesejukan identik dengan aneka makanan enak. Nah tak salah kiranya bila diasumsikan demikian. Sukabumi memang pada kenyataannya dipenuhi oleh aneka makanan lezat yang siap menggoyang lidah para pemburu kenikmatan perut. Cukup mudah dicapai dari ibukota, sekitar 4 jam perjalanan, Sukabumi menawarkan pesona kuliner yang unik. Seakan tidak pernah mati, di malam hari pun Sukabumi tetap dimeriahkan oleh aneka jajanan, mungkin udara yang sejuk ini jadi pemicunya.

Quote:

Tengok saja di belakang stasiun Sukabumi di daerah pecinan. Aneka jajanan malam berlomba menggelar pesonanya. Ada bakmi pengantin yang terkenal karena sering ada di setiap acara resepsi pengantin di Sukabumi.

Atau mungkin kedai bakmi goreng Oyen yang terletak tak jauh dari bakmi pengantin. Walaupun hanya sebuah kedai tenda berbatas dinding klentheng, tapi pengunjung kedai bakmi goreng ini tak putus-putus. Kokinya, seorang gadis imut dan cantik, tak pernah berhenti untuk memasak bakmi goreng yang namanya harum tersohor ke mana-mana.

Quote:
Spoiler for :




Lain lagi cerita di bilangan Odeon, tepatnya di Jl. Pejagalan. Ada rumah makan bubur ayam Odeon. Rumah makan yang menawarkan bubur ayam khas pecinan ini berkebalikan dengan lazimnya bubur ayam di Jakarta yang berjualan di pagi hari. Rumah makan yang dijalankan oleh seorang ncik yang ramah ini justru memulai aktifitasnya saat matahari mulai terbenam.
Quote:









Beranjak lebih ke tengah kota, pasti kita akan dikejutkan oleh kerumunan orang yang berkumpul di depan sebuah warung. Lautan manusia sedang merubung penjaja makanan khas Sukabumi, yaitu bandros. Kue pukis raksasa yang menjadi teman bandrek, kopi, atau sekedar minum teh. Pokoknya sangat cocok untuk menemani udara sejuk Sukabumi. Jangan ditanya saat malam minggu, kerumunan ini bisa meluber sampai ke tepi jalan.

Quote:




Kalau masih enggan beranjak pulang, bisa juga menikmati sekoteng Singapore tak jauh dari warung Bandros. Cukup berjalan kaki saja dan semangkok sekoteng hangat sudah bisa dinikmati. Memang nikmat sekali menjelajah Sukabumi di malam hari apalagi ditemani dengan aneka jajanan khas ini.
Quote:




thank's : Link
Desa Adat Ciptagelar Sukabumi

Dinas Kepariwisataan, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga (Disparbudpora) Kab. Sukabumi menetapkan Kampung Adat Ciptagelar di Ds. Sinaresmi, Kec. Cisolok, menjadi aset pariwisata Kab. Sukabumi. Warga kampung tersebut masih memegang teguh adat istiadat dan nilai-nilai kebudayaan Sunda, menjadi daya tarik tersendiri. Dari sisi kepariwisataan dan kebudayaannya, kampung adat ini dinilai layak mendapatkan hak ulayat (adat) dari pemerintah.

“Kita akui dari sisi kepariwisataan, Kampung Adat Ciptagelar ini menjadi subjek dan objek wisata yang menjadi aset pariwisata Kab. Sukabumi. Selain memiliki daya tarik wisata, warga adatnya pun menjadi komunitas pelestari kebudayaan. Kampung adat ini sebuah contoh kearifan lokal yang dimiliki Kab. Sukabumi,” tutur Sekretaris Disparbudpora Kab. Sukabumi, Tatang Agus Gunawan ketika ditemui di kantornya di Palabuhanratu, Jumat (13/2).

Menurut Tatang, wisata budaya yang ditonjolkan di Kampung Adat Ciptagelar ini memiliki daya tarik dan nilai jual tinggi bagi sektor kepariwisataan. Sebab wisata budaya yang muncul secara alami, kini banyak digandrungi wisatawan lokal maupun mancanegara. Ditambah lagi pemandangan pegunungan yang masih asri dan berwawasan lingkungan.

Ditanya tentang hak ulayat, Tatang mengaku belum mengetahui secara jelas proses pengajuannya, terutama mengenai lahan yang ditempatinya di kawasan hutan Taman Nasional Gunung Halimun-Salak (TNGHS). Begitu pula prosedur pengajuannya yang harus melewati pembuatan peraturan daerah (perda), berikut kegiatan penelitan dan pengajian para ahli.

Menurut Tatang, kendati kebudayaan dan adat istiadatnya dijaga kelestarian maupun keasliannya, namun bukan berarti daerahnya dibiarkan terisolir dan warga adatnya terpinggirkan. Pembangunan infrastruktur dan perekonomian masyarakatnya tetap perlu diperhatikan. Namun harus ada batasan-batasan supaya tidak mengganggu nilai-nilai budaya dan adat istiadatnya.
http://www.linetravelindo.co.id/paket-tour-murah/travel-promo-murah/83-info-wisata/348-desa-adat-cipta-gelar.html

Foto-Foto Lokasi oleh Dedi Suhendra (yxl)

Spoiler for :
Quote:
Quote:Cikananga Wildlife Center
Quote:
Quote:Sejak tahun 2001, sembilan Pusat Penyelamatan Satwa didirikan di Indonesia untuk mendorong dan membantu penegakan hukum terhadap perdagangan satwa dilindungi. Dan memfasilitasi penempatan satwa-satwa hasil sitaan, seperti yang telah diimplementasikan dalam Konvensi CITES, yang menyatakan bahwa setiap Negara yang menandatangani CITES berkomitmen untuk membangun pusat penyelamatan satwa (Resol. Conf. 9.10). Salah satu pusat tersebut yang terbesar adalah Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga (PPSC), yang berlokasi di daerah Sukabumi, Jawa Barat. Dan telah menjadi perintis program penyelamatan satwa liar Indonesia yang dilindungi. PPSC didirikan pada tanggal 27 Agustus 2001, dan telah menampung total satwa yang disita sejumlah 3.750 satwa sampai saat ini. PPSC merasa bangga karena saat ini telah menjadi sebuah pusat penyelamatan satwa liar terbesar di dunia.

Quote:Misi
PPS Cikananga sepenuhnya mendukung pemerintah Indonesia untuk menyelamatkan dan melestarikan satwa liar yang dilindungi secara profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat lokal. Kegiatan utama pusat PPS Cikananga adalah menyediakan fasilitas dan tenaga ahli untuk memfasilitasi binatang liar disita dan re-introduksi ke habitat mereka. Kegiatan lain diantarany : penyelamatan satwa liar, memelihara hewan liar yang merupakan bukti untuk tuntutan hukum, rehabilitasi satwa liar, kesadaran konservasi dan program pendidikan, pelatihan konservasi satwa liar, dan program pengetahuan & pendidikan. Cikananga menentang setiap kerjasama dengan lembaga yang memanfaatkan hewan.

Visi
PPS Cikananga bertujuan untuk menjadi pusat penyelamatan hewan liar yang terakreditasi internasional , mampu untuk memberikan perawatan dan rehabilitasi untuk menyelamatkan satwa liar Indonesia dan untuk memungkinkan pemulangan hewan Indonesia dari luar negeri.

Tujuan

Bertujuan untuk membantu pemerintah dalam upaya menyelamatkan dan melestarikan satwa liar Indonesia dan habitatnya, dan juga untuk mendorong dan meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap penyelamatan hewan. Dalam kegiatan Animal Rescue Cikananga accommodates, melatih dan merawat binatang yang disita dari masyarakat dan kemudian dilepaskan ke alam liar.

Quote:
Quote:
mail :
info@cikanangawildlifecenter.org
Situs Web :
http://cikanangawildlifecenter.com
Kantor :
Cikananga
Lokasi :
Kampung Cikananga Rt 01 Rw 04, Desa Cisitu Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, West Java Indonesia, Sukabumi, Indonesia


Quote:
Quote:Animal in Cikananga Wildlife Center
Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:


Quote:Quote:Cikananga Volunteer Program
Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:

Spoiler for pic:


Quote:


Quote:
SUMBER
thanks to bro iing animalica



Spoiler for oot:
Quote:Kesenian Asli Sukabumi
Quote:
Quote:

Quote:
pertamaaaxxxx bangeeett
INFO tambahan menyusul heheheeh


SERENTAUN Kasepuhan Ciptagelar



http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=4894382
MERDEKA SKATEBOARD TEAM



Kota Sukabumi tidak hanya dikenal dengan moci (makanan) nya saja. Kota ini ternyata dikenal pula dengan berbagai kreatifitas dari para muda-mudinya. Salah satunya adalah Skateboard. Berangkat dari hobi, kini pegiat skateboard di Kota Sukabumi mulai tumbuh. Diantaranya dengan telah terbentuknya tim dengan nama Merdeka Skateboarding Team (MST) yang diketuai oleh Efriyandi (Gonyen,nama akrab).

Kini Merdeka Skateboarding Team memiliki 136 orang skateboarder. "Adapun yang rutin melakukan latihan rata-rata 15 orang, secara bergantian di Lapangan Merdeka Skate Park ini," tutur salah seorang skateboarder, Yogi Hadisaputra, kepada Radar Sukabumi.

Di Kota Sukabumi, skateboard bukan hanya sekedar hobi dan gaya hidup saja. Sekarang skateboard telah menjadi cabang olah raga dan masuk di jajaran Komite Olahraga Nasional indonesia (KONI) Daerah Kota Sukabumi.
Skateboarders pun tidak hanya didominasi oleh remaja saja, tetapi diikuti pula oleh orang tua dan anak-anak. Bahkan Merdeka Skateboarding Team Kota Sukabumi memiliki skateboarder cilik yang baru berusia sembilan tahun, bernama Mario. "Usianya baru sembilan tahun, namun mampu mengikuti setiap perlombaan yang diadakan," tutur Wanda. Para skateboarders biasanya berlatih pada sore hari, yaitu pukul 15.30 WIB hingga pukul 18.00 WIB di Lapangan Merdeka Skate Park Kota Sukabumi. "Mereka latihan bersama dari sore hari hingga menjelang malam," ujar senior skateboarder, Ewing.

Ewing yang merupakan pelopor dan juga pendiri MST, merasa bangga dengan perkembangan skateboard di Kota Sukabumi ini. "Ya, kalau pada tahun 1991 pehobi skateboard hanya lima orang. Begitu pun lapangannya sangat sederhana. Dengan adanya lapangan khusus untuk skateboarder ini, kami harap semua pihak dapat memliharanya. Anak generasi yang sekarang ini kan tinggal enaknya," tambahnya. Sebagaimana skateboarder lainnya, saat bertanding mereka pun tak pernah lupa mengenakan helm. Untuk harga papan skateboard, skateboarder biasa membelinya dengan harga Rp1,3 juta. "Mereka harus aman dalam ber-skateboard. Mengenakan helm dan papan yang berkualitas itu wajib," kata salah seorang pemerhati.

Spoiler for MST action:


×