KASKUS

(Share + Pic) Wayang Pandawa

Selamat malam, agan-agan kaskus yang baik hati.

Dengan segala hormat untuk para sepuh di forum, nubie di sini ingin berbagi pengetahuan nubie yang masih cetek dan terbatas. Maafkan bila ada kesalahan dan mohon petunjuk dari para sepuh sekalian.

Di dinding ruang keluarga rumah nubie ada terpajang gambar wayang dari keluarga Pandawa. Gambar ini disimpan dalam pigura dan sudah berada di dinding itu sejak nubie kecil. Berarti mungkin ada sekitar 30 tahunan gambar itu menghiasi ruang keluarga.

Selama ini gambar-gambar tersebut tidak mendapat perhatian khusus dari nubie, hanya saja ada yang menarik perhatian nubie ketika sedang beres-beres rumah tadi siang. Nubie perhatikan pada gambar-gambar itu sudah mulai rusak. Ada bolong-bolong kecil di beberapa bagian gambarnya. Nubie pikir sayang sekali kalau sampai rusak, maka dari itu nubie turunkan dan keluarkan satu persatu dari dalam pigura untuk dirawat.

Nubie berniat untuk memindai gambar-gambar tersebut untuk dokumentasi pribadi. Sebab setelah nubie perhatikan benar, gambarnya sangat bagus dan detail. Setahu nubie, gambar-gambar ini diperoleh ayah nubie ketika masih kecil, dari sebuah buku tentang wayang berbahasa Belanda milik kakeknya ayah nubie. Memang benar terlihat gambar ini berasal dari sebuah buku, karena ada tulisan angka penanda halaman di sudut kiri atas gambar. Sekedar catatan, ayah nubie kelahiran tahun 1946. Berarti buku itu dicetak mungkin sekitar tahun 1930-1940an. Hanya sayang saja buku itu sudah tidak ada lagi, hilang entah ke mana.

Nubie sekalian minta ijin pada para sepuh, dengan pengetahuan nubie yang seadanya, untuk berbagi juga sedikit tentang karakter masing-masing tokoh Pandawa di forum ini. Karena di SF Budaya ini sudah ada para sepuh yang mengulas tentang tokoh-tokoh perwayangan dengan detil, seperti Thread-nya Agan prabuanom: (discuss)Tokoh Wayang, Siapakah Mereka dan Thread-nya Agan izroilblackarmy: LAKON... (Kumpulan Cerita Wayang).

Semoga saja tulisan ini bisa ada gunanya, walau sekedar jadi bacaan untuk menghabiskan waktu senggang agan-agan kaskus sekalian.

Mohon petunjuk.

Keluarga Pandawa

Para Pandawa merupakan tokoh penting dalam wiracarita Mahabharata, yaitu pertempuran besar di daratan Kurukshetra antara para Pandawa dengan para Korawa serta sekutu-sekutu mereka. Kisah tersebut menjadi kisah penting dalam wiracarita Mahabharata.

Silsilah Keluarga Pandawa.



1. Yudistira

Spoiler for Joedistira:


Yudistira alias Dharmawangsa, adalah salah satu tokoh protagonis dalam wiracarita Mahabharata. Ia merupakan seorang raja yang memerintah kerajaan Kuru, dengan pusat pemerintahan di Hastinapura. Ia merupakan yang tertua di antara lima Pandawa, atau para putera Pandu.

Dalam tradisi pewayangan, Yudistira diberi gelar “Prabu” dan memiliki julukan Puntadewa, sedangkan kerajaannya disebut dengan nama Kerajaan Amarta.

a. Arti Nama
Nama Yudistira dalam bahasa Sanskerta bermakna “teguh atau kokoh dalam peperangan”. Ia juga dikenal dengan sebutan Dharmaraja, yang bermakna “raja Dharma”, karena ia selalu berusaha menegakkan dharma sepanjang hidupnya.

Beberapa julukan lain yang dimiliki Yudhisthira adalah:
- Ajatasatru, “yang tidak memiliki musuh”.
- Bharata, “keturunan Maharaja Bharata”.
- Dharmawangsa atau Dharmaputra, “keturunan Dewa Dharma”.
- Kurumukhya, “pemuka bangsa Kuru”.
- Kurunandana, “kesayangan Dinasti Kuru”.
- Kurupati, “raja Dinasti Kuru”.
- Pandawa, “putera Pandu”.
- Partha, “putera Prita atau Kunti”.
- Puntadewa, “derajat keluhurannya setara para dewa”.
- Yudistira, “pandai memerangi nafsu pribadi”.
- Gunatalikrama, “pandai bertutur bahasa”.
- Samiaji, “menghormati orang lain bagai diri sendiri”.

b. Sifat dan kesaktian
Sifat-sifat Yudistira tercermin dalam nama-nama julukannya, sebagaimana telah disebutkan di atas. Sifatnya yang paling menonjol adalah adil, sabar, jujur, taat terhadap ajaran agama, penuh percaya diri, dan berani berspekulasi. Kesaktian Yudistira dalam Mahabharata terutama dalam hal memainkan senjata tombak. Sementara itu, versi pewayangan Jawa lebih menekankan pada kesaktian batin, misalnya ia pernah dikisahkan menjinakkan hewan-hewan buas di hutan Wanamarta dengan hanya meraba kepala mereka.

Yudistira dalam pewayangan beberapa pusaka, antara lain Jamus Kalimasada, Tunggulnaga, dan Robyong Mustikawarih. Kalimasada berupa kitab, sedangkan Tunggulnaga berupa payung. Keduanya menjadi pusaka utama kerajaan Amarta. Sementara itu, Robyong Mustikawarih berwujud kalung yang terdapat di dalam kulit Yudistira. Pusaka ini adalah pemberian Gandamana, yaitu patih kerajaan Hastina pada zaman pemerintahan Pandu. Apabila kesabaran Yudistira sampai pada batasnya, ia pun meraba kalung tersebut dan seketika itu pula ia pun berubah menjadi raksasa besar berkulit putih bersih.

2. Bima

Spoiler for Werkodara of Bima:


Bima (Sanskerta: Bhima) atau Bimasena (Sanskerta: Bhimaséna) adalah seorang tokoh protagonis dalam wiracarita Mahabharata. Ia dianggap sebagai seorang tokoh heroik. Ia adalah putra Dewi Kunti dan dikenal sebagai tokoh Pandawa yang kuat, bersifat selalu kasar dan menakutkan bagi musuh, walaupun sebenarnya hatinya lembut. Ia merupakan keluarga Pandawa di urutan yang kedua, dari lima bersaudara. Saudara se’ayah’-nya ialah wanara yang terkenal dalam epos Ramayana dan sering dipanggil dengan nama Hanoman. Akhir dari riwayat Bima diceritakan bahwa dia mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuddha. Cerita ini dikisahkan dalam episode atau lakon Prasthanikaparwa. Bima setia pada satu sikap, yaitu tidak suka berbasa basi dan tak pernah bersikap mendua serta tidak pernah menjilat ludahnya sendiri.

a. Arti nama
Kata bhima dalam bahasa Sanskerta artinya kurang lebih adalah “mengerikan”. Sedangkan nama lain Bima yaitu Wrekodara, dalam bahasa Sanskerta dieja v?(ri)kodara, artinya ialah “perut serigala”, dan merujuk ke kegemarannya makan. Nama julukan yang lain adalah Bhimasena yang berarti panglima perang.

Nama lain dari Bima adalah Bratasena, Balawa, Birawa, Dandungwacana, Nagata, Kusumayuda, Kowara, Kusumadilaga, Pandusiwi, Bayusuta, Sena, Wijasena, Jagal Abilowo.

b. Sifat dan kesaktian.
Bima memiliki sifat gagah berani, teguh, kuat, tabah, patuh dan jujur, serta menganggap semua orang sama derajatnya, sehingga dia digambarkan tidak pernah menggunakan bahasa halus (krama inggil) atau pun duduk di depan lawan bicaranya. Bima melakukan kedua hal ini (bicara dengan bahasa krama inggil dan duduk) hanya ketika menjadi seorang resi dalam lakon Bima Suci, dan ketika dia bertemu dengan Dewa Ruci. Ia memiliki keistimewaan dan ahli bermain gada, serta memiliki berbagai macam senjata, antara lain: Kuku Pancanaka, Gada Rujakpala, Alugara, Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. Sedangkan jenis ajian yang dimilikinya antara lain: Aji Bandungbandawasa, Aji Ketuklindu, Aji Bayubraja dan Aji Blabak Pangantol-antol.

Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu: Gelung Pudaksategal, Pupuk Jarot Asem, Sumping Surengpati, Kelatbahu Candrakirana, ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain: Kampuh atau Kain Poleng Bintuluaji, Gelang Candrakirana, Kalung Nagasasra, Sumping Surengpati dan Pupuk Pudak Jarot Asem.

sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Pandawa
http://tokohwayang.wordpress.com/
http://wayang.wordpress.com/
3. Arjuna

Spoiler for Ardjoena:


Raden Arjuna adalah putra ketiga dari pasangan Dewi Kunti dan Prabu Pandu atau sering disebut dengan ksatria Panengah Pandawa. Seperti yang lainnya, Arjuna pun sesungguhnya bukan putra Pandu, namun ia adalah putra dari Dewi Kunti dan Batara Indra. Dalam kehidupan orang jawa, Arjuna adalah perlambang manusia yang berilmu tingga namun ragu dalam bertindak. Hal ini nampak jelas sekali saat ia kehilangan semangat saat akan menghadapi saudara sepupu, dan guru-gurunya di medan Kurusetra. Keburukan dari Arjuna adalah sifat sombongnya. Karena merasa tangguh dan juga tampan, pada saat mudannya ia menjadi sedikit sombong.

a. Arti Nama.
Arjuna memiliki dasanama sebagai berikut : Herjuna, Jahnawi, Sang Jisnu, Permadi sebagai nama Arjuna saat muda, Pamade, Panduputra dan Pandusiwi karena merupakan putra dari Pandu, Kuntadi karena punya panah pusaka, Palguna karena pandai mengukur kekuatan lawan, Danajaya karena tidak mementingkan harta, Prabu Kariti saat bertahta menjadi raja di kayangan Tejamaya setelah berhasil membunuh Prabu Niwatakaca, Margana karena dapat terbang tanpa sayap, Parta yang berarti berbudi luhur dan sentosa, Parantapa karena tekun bertapa, Kuruprawira dan Kurusatama karena ia adalah pahlawan di dalam baratayuda, Mahabahu karena memiliki tubuh kecil tetapi kekuatannya besar, Danasmara karena tidak pernah menolak cinta manapun, Gudakesa, Kritin, Kaliti, Kumbawali, Kumbayali, Kumbang Ali-Ali, Kuntiputra, Kurusreta, Anaga, Barata, Baratasatama, Jlamprong yang berarti bulu merak adalah panggilan kesayangan Werkudara untuk Arjuna, Siwil karena berjari enam adalah panggilan dari Prabu Kresna, Suparta, Wibaksu, Tohjali, Pritasuta, Pritaputra, Indratanaya dan Indraputra karena merupakan putra dari Batara Indra, dan Ciptaning dan Mintaraga adalah nama yang digunakan saat saat bertapa di gunung Indrakila. Arjuna sendiri berarti putih atau bening.

b. Sifat dan Kesaktian
Sejak muda, Arjuna sudah gemar menuntut ilmu. Ia menuntut ilmu pada siapapun. Menurutnya lingkungan masyarakat adalah gudang dari ilmu. Guru-gurunya antara lain adalah Resi Drona, dari Resi Dona ia mendapat senjata ampuh yang bernama panah Cundamanik dan Arya Sengkali, yang kedua adalah Begawan Krepa, Begawan Kesawasidi, Resi Padmanaba, dan banyak pertapa sakti lainnya. Dalam kisah Mahabarata, Arjuna berguru pada Ramaparasu, namun dalam kisah pewayangan, hal tersebut hampit tidak pernah disinggung.

Arjuna memiliki banyak sekali senjata dan aji-aji.Senjata-senjata Arjuna antara lain adalah Panah Gendewa dari Batara Agni setelah ia membantu Batara Agni melawan Batar Indra dengan membakar Hutan Kandawa, Panah Pasopati dari Kirata, seorang pemburu jelmaan Batara Guru, sebelum Arjuna membunuh Niwatakaca, Mahkota Emas dan berlian dari Batara Indra, setelah ia mengalahkan Prabu Niwatakaca dan menjadi Raja para bidadari selama tujuh hari, keris Pulanggeni, keris Kalanadah yang berasal dari taring Batara Kala, Panah Sarotama, Panah Ardadali, Panah Cundamanik, Panah Brahmasirah, Panah Angenyastra, dan Arya Sengkali, keempatnya dari Resi Drona, Minyak Jayangketon dari Begawan Wilawuk, mertuanya, pusaka Mercujiwa, panah Brahmasirah, cambuk kyai Pamuk, panah Mergading dan banyak lagi. Selain itu aji-aji yang dimiliki Arjuna adalah sebagai berikut :

- Aji Panglimunan/Kemayan : dapat menghilang
- Aji Sepiangin : dapat berjalan tanpa jejak
- Aji Tunggengmaya : dapat mencipta sumber air
- Aji Mayabumi : dapat meperbesar wibawa dalam pertempuran
- Aji Mundri/Maundri/Pangatep-atep : dapat menambah berat tubuh
- Aji Pengasihan : menjadi dikasihi sesama
- Aji Asmaracipta : menambah kemampuan olah pikir
- Aji Asmaratantra : menambah kekuatan dalam perang
- Aji Asmarasedya : manambah keteguhan hati dalam perang
- Aji Asmaraturida : meanmbah kekuatan dalam olah rasa
- Aji Asmaragama : menambah kemampuan berolah asmara
- Aji Anima : dapat menjadi kecil hingga tak dapat dilihat
- Aji Lakuna : menjadi ringan dan dapat melayang
- Aji Prapki : sampai tujuan yang diinginkan dalam sekejap mata
- Aji Matima/Sempaliputri : dapat mengubah wujudnya.
- Aji Kamawersita : dapat perkasa dalam olah asmara

sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Pandawa
http://tokohwayang.wordpress.com/
http://wayang.wordpress.com/

[quote=]Arjuna mempunyai anak bernama Abimanyu, buah kerkimpoiannya dengan Subadra. Ditetapkan bahwa Abimanyu lah yang akan meneruskan tahta setelah Yudistira.

Dalam pewayangan, Abimanyu memiliki peran dan kedudukan yang istimewa karena ia merupakan satu-satunya tokoh yang sejak dalam kandungan telah mendapatkan wahyu karaton. Salah satu wahyu yang menitis ke dalam diri Abimanyu adalah Wahyu Cakraningrat yang disebutkan sebagai wahyu karaton.

Lakon ini menceritakan turunnya Wahyu Cakraningrat untuk menentukan wiji ratu dan sekaligus pancering ratu tanah Jawa. Siapa yang mendapatkannya, ia akan disahkan oleh rakyat untuk menduduki tahta kerajaan dan didudukkan sebagai pancering ratu tanah Jawa.

Tokoh-tokoh yang berusaha untuk mendapatkan wahyu adalah Raden Saroja Kusuma, Raden Samba, dan Raden Abimanyu dengan caranya masing-masing. Pada akhir kisah disebutkan bahwa yang berhak mendapatkan Wahyu Cakraningrat adalah Abimanyu karena ia telah ditakdirkan oleh Hyang Pada Wenang. Dengan demikian Abimanyu didudukkan sebagai pancering ratu tanah Jawa.

Dalam sebuah lakon wayang sunda diceritakan bahwa dalam perjalanan Abimanyu memperoleh Wahyu Cakraningrat, dia didampingi Semar sebagai pamomong. Ada postingan yang menarik dari percakapan Abimanyu dan Semar saat itu. Namun untuk pemahamannya, saya serahkan pada pribadi masing-masing.

http://old.kaskus.co.id/showpost.php...&postcount=827
http://old.kaskus.co.id/showpost.php...&postcount=833
http://old.kaskus.co.id/showpost.php...&postcount=840
http://old.kaskus.co.id/showpost.php...&postcount=849
http://old.kaskus.co.id/showpost.php...&postcount=851
http://old.kaskus.co.id/showpost.php...&postcount=883[/quote]
4. Nakula

Spoiler for Nakoela:


Resminya, Nakula atau Pinten adalah putra dari Prabu Pandu dan Dewi Madrim. Namun karena Prabu Pandu tak dapat behubungan tubuh dengan istrinya, maka Dewi Madri yang telah diajari ilmu Adityaredhaya oleh Dewi Kunti memanggil dewa tabib kayangan yang juga dikenal sebagai dewa kembar. Batara Aswan-Aswin. Nakula adalah putra dar Batara Aswan sedang Sadewa adalah putra dari Batara Aswin.

a. Arti Nama.
Secara harfiah, kata nakula dalam bahasa Sansekerta merujuk kepada warna Ichneumon, sejenis tikus atau binatang pengerat dari Mesir. Nakula juga dapat berarti “cerpelai”, atau dapat juga berarti “tikus benggala”. Nakula juga merupakan nama lain dari Dewa Siwa.

b. Sifat dan Kesaktian.
Raden Nakula memiliki perwatakan jujur, setia, taat pada orang tua dan tahu membalas budi serta dapat menjaga rahasia. Menurut kitab Mahabharata, Nakula sangat tampan dan sangat elok parasnya. Menurut Dropadi, Nakula merupakan suami yang paling tampan di dunia. Namun, sifat buruk Nakula adalah membanggakan ketampanan yang dimilikinya. Hal itu diungkapkan oleh Yudistira dalam kitab Prasthanikaparwa.

Aji-aji yang dimiliki oleh Nakula adalah Aji Pranawajati yang berhasiat tak dapat lupa akan hal apapun. Aji ini ia dapat dari Ditya Sapujagad, seorang perwira Kerajaan Mertani di bawah kekuasaan Prabu Yudistira yang menyatu dalam tubuhnya. Nakula pun mendapat wilayah yang dulu diperintah oleh Sapujagad yaitu Sawojajar. Nakula juga memiliki cupu yang berisi Banyu Panguripan dari Batara Indra, cupu berisi Tirta Manik yang merupakan air kehidupan dari mertuannya Begawan Badawanganala.

Nakula adalah titisan Batara Aswin, Dewa tabib. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. Menurut Mahabharata, si kembar Nakula dan Sadewa memiliki kemampuan istimewa dalam merawat kuda dan sapi. Nakula digambarkan sebagai orang yang sangat menghibur hati. Ia juga teliti dalam menjalankan tugasnya dan selalu mengawasi kenakalan kakaknya, Bima, dan bahkan terhadap senda gurau yang terasa serius. Nakula juga memiliki kemahiran dalam memainkan senjata pedang.

5. Sadewa

Spoiler for Sahadewa:


Raden Sadewa atau Tangsen yang merupakan saudara kembar dari Raden Nakula adalah bungsu dari Pandawa. Ia adalah putra dari Dewi Madrim dan Batara Aswin, dewa kembar bersama Batara Aswan, ayah Nakula.

a. Arti Nama.
Nama-nama lain dari Sadewa adalah Sudamala dan Madraputra. Adapun arti dari nama ini nubie belum bisa menemukannya. Semoga ada sepuh yang bisa memberi pencerahan di sini.

b. Sifat dan Kesaktian.
Raden Sadewa memiliki perwatakan jujur, setia, taat pada orang tua dan tahu membalas budi serta dapat menjaga rahasia. Dalam hal olah senjata, sadewa ahli dalam penggunaan pedang.

Jika Nakula tak dapat lupa akan segala hal maka, Sadewa juga memiliki ingatan yang kuat serta ahli dalam hal menganalisis sesuatu. Sadewa juga ahli dalam hal Metafisika dan dapat tahu hal yang akan terjadi. Ini diperoleh dari Ditya Sapulebu yang dikalahkannya dan menyatu dalam tubuhnya saat Pandawa membuka hutan Mertani. Selain itu, Sadewa mendapatkan wilayah Bumiretawu atau juga disebut Bawertalun.

Ia menikah dengan Dewi Rasawulan, putri dari Prabu Rasadewa dari kerajaan Selamiral. Menurut kabar, yang sanggup memperistri Dewi Rasawulan akan unggul dalam Baratayuda Di saat yang sama Arjuna dan Dursasana juga datang melamar, namun yang memenakan sayembara pilih itu hanyalah Sadewa karena ia sanggup menjabarkan apa arti cinta sebenarnya.

sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Pandawa
http://tokohwayang.wordpress.com/
http://wayang.wordpress.com/
ane punya wayang ginian gan... bukan pandawa sih,tapi kata'y ini wayang drupadi.
ikut menyimak, gan
Quote:Original Posted By panatagama.co
ane punya wayang ginian gan... bukan pandawa sih,tapi kata'y ini wayang drupadi.


ini wayang bali bukan gan?
nambain dikit2 gan...mulai dari nama namanya..

1.Samiaji..waktu dapat Kerajaan Amarta dai Raja Jin Yudhistira dia pake nama Prabu Yudhistira..selanjutnya dikenal juga dengan Puntadewa.ada nama lagi waktu Puntadewa nyamar jadi sanyasin...tapi ane lupa.

2.Bratasena..Jagal Abirawa dipake waktu nyamar di pengasingan jadi tukang jagal hewan.Dadunwacana itu nama Jin yang menyatu di tubuhnya,Akhirnya.Bima juga pake nama itu..

3.Premadi..Arjuna termasuk wayang yang punya banyak nama.tapi nambain 1 gan...Brihatnala ato Wrehatnala.nama yang dipake waktu dia nyamar jadi Cewek/banci di pengasingan.

4.Pinten & Tangsen...ane lupa gan yang mana nama mudanya Nakula mana yang Sadewa...
lengkap bgt penjelasannya. Brarti lbh ganteng nakula drpd arjuna? Maap nih kalo nanyanya g pntng. Skedar pingn tau aja..
Quote:Original Posted By kucingilang
lengkap bgt penjelasannya. Brarti lbh ganteng nakula drpd arjuna? Maap nih kalo nanyanya g pntng. Skedar pingn tau aja..


disebutkan di atas hal itu menurut drupadi, gan. tapi kalau menurut pewayangan jawa arjuna/janaka adalah lelaki tertampan yg paling didambakan oleh seluruh wanita di dunia wayang. sesuai gelarnya yaitu lelananging jagad
Quote:Original Posted By antasena_kekota
disebutkan di atas hal itu menurut drupadi, gan. tapi kalau menurut pewayangan jawa arjuna/janaka adalah lelaki tertampan yg paling didambakan oleh seluruh wanita di dunia wayang. sesuai gelarnya yaitu lelananging jagad


ayo pakde...ditambain lagi infonya tentang Pandawa.kita discuss disini...

monggo disekecakaken...
Quote:Original Posted By Digdadinaya
ayo pakde...ditambain lagi infonya tentang Pandawa.kita discuss disini...

monggo disekecakaken...


lengkapnya baca aja di trit tokoh wayang, gan. saya masih remaja kok
Quote:Original Posted By panatagama.co
ane punya wayang ginian gan... bukan pandawa sih,tapi kata'y ini wayang drupadi.

Terima kasih sudah mampir, gan...

Quote:Original Posted By ingsunpiyambak
ini wayang bali bukan gan?

Keliatannya memang bukan wayang dari Jawa...
Quote:Original Posted By Digdadinaya
nambain dikit2 gan...mulai dari nama namanya..

1.Samiaji..waktu dapat Kerajaan Amarta dai Raja Jin Yudhistira dia pake nama Prabu Yudhistira..selanjutnya dikenal juga dengan Puntadewa.ada nama lagi waktu Puntadewa nyamar jadi sanyasin...tapi ane lupa.

2.Bratasena..Jagal Abirawa dipake waktu nyamar di pengasingan jadi tukang jagal hewan.Dadunwacana itu nama Jin yang menyatu di tubuhnya,Akhirnya.Bima juga pake nama itu..

3.Premadi..Arjuna termasuk wayang yang punya banyak nama.tapi nambain 1 gan...Brihatnala ato Wrehatnala.nama yang dipake waktu dia nyamar jadi Cewek/banci di pengasingan.

4.Pinten & Tangsen...ane lupa gan yang mana nama mudanya Nakula mana yang Sadewa...

terima kasih udah mampir dan nambahin, gan..

Quote:Original Posted By kucingilang
lengkap bgt penjelasannya. Brarti lbh ganteng nakula drpd arjuna? Maap nih kalo nanyanya g pntng. Skedar pingn tau aja..

bebas aja kok mau nanyain apa juga...

Quote:Original Posted By antasena_kekota
disebutkan di atas hal itu menurut drupadi, gan. tapi kalau menurut pewayangan jawa arjuna/janaka adalah lelaki tertampan yg paling didambakan oleh seluruh wanita di dunia wayang. sesuai gelarnya yaitu lelananging jagad

trims, gan... utk infonya...
Sory all.. knapa mesti bkin thread br lg kalo mau diskusikan wayang, mendingn lanjut aja ke thread yg dah ada..
ke sini http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=1484156
dah banyak bgt pembhasannya.. malah brantakan diskusi wayang kalo tambh tread terus..
Quote:Original Posted By klenut
Terima kasih sudah mampir, gan...


Keliatannya memang bukan wayang dari Jawa...


itu kalo gak salah wayang dari kacirebonan deh gan....
Quote:Original Posted By izroilblackarmy
Sory all.. knapa mesti bkin thread br lg kalo mau diskusikan wayang, mendingn lanjut aja ke thread yg dah ada..
ke sini http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=1484156
dah banyak bgt pembhasannya.. malah brantakan diskusi wayang kalo tambh tread terus..


Ane minta maaf, gan....kalo kehadiran trit ini dinilai punya kecenderungan membuat diskusi yang sudah berjalan dengan baik selama ini bisa berantakan.

Adapun awalnya ane bikin trit ini hanya untuk membahas keluarga Pandawa saja.

Kalo memang bisa berakibat tidak baik, ane sarankan untuk agan-agan yang mampir kemudian untuk berdiskusi atau ngobrol-ngobrol soal wayang di trit yang sudah ada sebelumnya:
- Agan prabuanom: (discuss)Tokoh Wayang, Siapakah Mereka
- Agan izroilblackarmy: LAKON... (Kumpulan Cerita Wayang).

Quote:Original Posted By kucingilang
lengkap bgt penjelasannya. Brarti lbh ganteng nakula drpd arjuna? Maap nih kalo nanyanya g pntng. Skedar pingn tau aja..


mungkin kalo di india demikian adanya mbah, tp kalo dijawa seperti kata mbah antasena. yg terganteng ya arjuna
Quote:Original Posted By klenut
Ane minta maaf, gan....kalo kehadiran trit ini dinilai punya kecenderungan membuat diskusi yang sudah berjalan dengan baik selama ini bisa berantakan.

Adapun awalnya ane bikin trit ini hanya untuk membahas keluarga Pandawa saja.

Kalo memang bisa berakibat tidak baik, ane sarankan untuk agan-agan yang mampir kemudian untuk berdiskusi atau ngobrol-ngobrol soal wayang di trit yang sudah ada sebelumnya:
- Agan prabuanom: (discuss)Tokoh Wayang, Siapakah Mereka
- Agan izroilblackarmy: LAKON... (Kumpulan Cerita Wayang).



udah lanjut aja juga gpp gan
huehehehe
Quote:Original Posted By Digdadinaya
nambain dikit2 gan...mulai dari nama namanya..

3.Premadi..Arjuna termasuk wayang yang punya banyak nama.tapi nambain 1 gan...Brihatnala ato Wrehatnala.nama yang dipake waktu dia nyamar jadi Cewek/banci di pengasingan.


Ini tuh ketika di pengasingan setelah Yudistira kalah main dadu? Lagi lakon apa ya tepatnya?

Quote:Original Posted By antasena_kekota
lengkapnya baca aja di trit tokoh wayang, gan. saya masih remaja kok


kenapa kalo yang bahas wayang jadi menimbulkan kesan tua ya?
ane juga masih remaja

Quote:Original Posted By prabuanom
udah lanjut aja juga gpp gan
huehehehe


Terima kasih, gan...
sudah singgah di trit yang sederhana ini.
Quote:Original Posted By klenut
Ini tuh ketika di pengasingan setelah Yudistira kalah main dadu? Lagi lakon apa ya tepatnya?



kenapa kalo yang bahas wayang jadi menimbulkan kesan tua ya?
ane juga masih remaja



Terima kasih, gan...
sudah singgah di trit yang sederhana ini.


lakon pandawa dadu bukan yak???

terkesan tua soalnya di mata masyarakat awam kebanyakan, pertunjukan wayang penontonnya lebih didominasi oleh orang-orang seumuran orang tua & kakek nenek kita.
×