KASKUS

Quote:Original Posted By udgile
agan agan dan master master spss.. saya mau bertanya donks.. saya ada penelitian dengan data 2 tahun. jadi harus di pooling.. nah uji pooling itu gemana sih??


Data panel atau yang agan bilang adalah Pooling, biasanya disebut data longitudinal atau data runtun waktu silang (gabungan antara cross-sectional dan time series), dimana banyak kasus (orang, perusahaan, Negara dan lain-lain) diamati pada dua periode waktu atau lebih yang diindikasikan dengan penggunaan data time series.

Data panel itu sendiri dapat menjelaskan dua macam informasi yaitu: informasi cross-section pada perbedaan antar subjek, dan informasi time series yang merefleksikan perubahan pada subjek waktu. Ketika kedua informasi tersebut tersedia, maka analisis data panel dapat digunakan.

Untuk Penggunaan Data Panel, ane rasa SPSS kurang mampu untuk mengaplikasikannya
ane rasa salah satu Software Yang paling tepat adalah eviews
atau coba ane share mengenai aplikasi Regresi Panel pada Eviews

Quote:
"Using EViews for Principles of Econometrics: With EViews Computing Handbook"
Quote:Original Posted By udgile
agan agan dan master master spss.. saya mau bertanya donks.. saya ada penelitian dengan data 2 tahun. jadi harus di pooling.. nah uji pooling itu gemana sih??


SPSS gak mumpuni coba Eviews atau STATA

Contoh dan Panduan

Code:
http://ifile.it/obvka6n/Panel101.pdf


Semoga sukses
permisi agan2 sekalian, saya mau tanya. Judul skripsi saya adalah :

PENGARUH SUKU BUNGA BI DAN KURS TERHADAP NAB REKSADANA. Periode 2008-2010

rumusnya adalah :

NAB : α + β1 SBI + β2 KURS + e

Mau Uji normalitas pake SPSS, kira2 yang di uji per variabel atau hasil dari rumus itu ya gan??

terima kasih banyak...
Quote:Original Posted By mousebuluk
permisi agan2 sekalian, saya mau tanya. Judul skripsi saya adalah :

PENGARUH SUKU BUNGA BI DAN KURS TERHADAP NAB REKSADANA. Periode 2008-2010

rumusnya adalah :

NAB : α + β1 SBI + β2 KURS + e

Mau Uji normalitas pake SPSS, kira2 yang di uji per variabel atau hasil dari rumus itu ya gan??

terima kasih banyak...


residunya aja di uji normalitas
Quote:Original Posted By Brainwalk
residunya aja di uji normalitas


SIP gan. terima kasih. sudah bisa.

oh ya, karena periode penelitian saya 3 tahun, maka data kurs ada 3 tahun juga.

Apakah data kurs tsb dijadikan satu pada saat input di spss (satu kolom) :

KURS......... SBI
6.500..........9%
7.000..........9%
7.500..........9%
8.000..........9%
8.500..........9%
9.000..........9%
9.500..........9%
10.000.........9%
10.500.........9%

, atau di pisah per tahun ya?

KURS_08.........KURS_09.........KURS_10.........SBI

6.500..............8.000..............9.500..............9%
7.000..............8.500..............10.000...........9%
7.500..............9.000..............10.500...........9%


Terima kasih atas jawabannya agan2 sekalian...
Quote:Original Posted By Brainwalk
coba lihat, apakah R square nya besar?
kalo besar, berarti coba cek Multikolineritas (VIF) dan Heteroskedastisitas (Uji Gelsjer)
insya allah ada yang terlanggar dari kedua tersebut


R Square bernilai 0.374. Nilai VIF berada di kisaran 1.4 dan Tolerance 0.6 - 0.9.
Gan bantuin ane gan ane disuruh dosen ambil data primer di forum online seperti kaskus salah satu treat tentang komputer apa aja, di ambil 3 bulan kebelakang,trus menggunakan spp dan statistika Deskriptif, ane bingung mulai dari mana ambil datanya, kasih contoh dong gan

Asumsi klasik

bro mw tanya ni,
ane lg skripsi:
1. 5 var indep, 1 var dep
2. sampel 118 perusahaan, 2 tahun (data panel, total n:236 tahun perush)
ane dah nyoba asumsi klasik,dan mau tanya2:
1.normalitas pkai KS, sig residual d atas 0,05 (lolos kan?)
2.multikol pakai VIF, VIF dan tolerance terpenuhi (lolos)
3.hetero pakai glejser, yang dibaca yg mana? t atau sig nya yg ABS?
4. autokolo --> nah ini bingung

Tambahan pertanyaan:
Data ane kan 236, kalau pakai durbin watson, tabelnya cm sampai 200.
Ane baca-baca katanya pakai lagrange multiplier atau run test. Nah ada yg tau g langkah2 lagrange multiplier atau run test di SPSS plus cara interpretasinya..
Thx bro
Quote:Original Posted By mousebuluk
SIP gan. terima kasih. sudah bisa.

oh ya, karena periode penelitian saya 3 tahun, maka data kurs ada 3 tahun juga.

Apakah data kurs tsb dijadikan satu pada saat input di spss (satu kolom) :

KURS......... SBI
6.500..........9%
7.000..........9%
7.500..........9%
8.000..........9%
8.500..........9%
9.000..........9%
9.500..........9%
10.000.........9%
10.500.........9%

, atau di pisah per tahun ya?

KURS_08.........KURS_09.........KURS_10.........SBI

6.500..............8.000..............9.500..............9%
7.000..............8.500..............10.000...........9%
7.500..............9.000..............10.500...........9%


Terima kasih atas jawabannya agan2 sekalian...

betul 1 kolom
tapi secara kasat mata keknya ga berpengaruh deh gan itu variabel independen nya
cz kok variabel dependennya constant di 9%?
Quote:Original Posted By ArxAlain
bro mw tanya ni,
ane lg skripsi:
1. 5 var indep, 1 var dep
2. sampel 118 perusahaan, 2 tahun (data panel, total n:236 tahun perush)
ane dah nyoba asumsi klasik,dan mau tanya2:
1.normalitas pkai KS, sig residual d atas 0,05 (lolos kan?)
2.multikol pakai VIF, VIF dan tolerance terpenuhi (lolos)
3.hetero pakai glejser, yang dibaca yg mana? t atau sig nya yg ABS?
4. autokolo --> nah ini bingung

Tambahan pertanyaan:
Data ane kan 236, kalau pakai durbin watson, tabelnya cm sampai 200.
Ane baca-baca katanya pakai lagrange multiplier atau run test. Nah ada yg tau g langkah2 lagrange multiplier atau run test di SPSS plus cara interpretasinya..
Thx bro


gan, ane bingung,
agan kan data panel, bukan regresi linier
kok diuji autokorelasi nya ama heterosnya gitu??

FYI
Regresi dengan data panel memiliki dua dimensi, yaitu dimensi time series dan dimensi cross-section. Dengan kata lain, regresi data panel merupakan regresi gabungan jangka pendek dan jangka panjang.

perlu diketahui bahwa pada panel ada dua autokorelasi di dalam regresi data panel:yaitu autokorelasi residual time series, dan korelasi antar residual. Begitu pun juga dengan heteroskedastisitas: yaitu heteroskedastisitas residual cross-section, heteroskedastisitas antar residual.

kita ketahui bahwa Analisis data panel merupakan pengembangan dari analisis regresi. Terdapat tiga metode regresi dasar yang ada, yaitu Common Pooled Least Square, Fixed Effect Regression, dan Random Effect.

pertanyaanya Metode mana yang paling sesuai ? Untuk mengetahui jawabannya, harus dilakukan 2 buah Uji, yaitu Uji Hausmann dan Uji Chow.
Quote:Original Posted By obet021
Gan bantuin ane gan ane disuruh dosen ambil data primer di forum online seperti kaskus salah satu treat tentang komputer apa aja, di ambil 3 bulan kebelakang,trus menggunakan spp dan statistika Deskriptif, ane bingung mulai dari mana ambil datanya, kasih contoh dong gan


gan ane juga
tujuan penelitian agan apa ya?
coba ke
http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=6658618
barangkali ada yang pernah lakuin
Quote:Original Posted By geranduong
R Square bernilai 0.374. Nilai VIF berada di kisaran 1.4 dan Tolerance 0.6 - 0.9.


heteroskedastisitasnya??

FYI cek heteroskedastisitias menggunakan Uji Glesjer

1.Regression -> Linier
(masukan nilai dependen ke kolom dependen, dan independen ke kolom independen),

2.lalu klik tab Save

3. klik Unstandardized pada Residual, continue, OK

4. lalu raw data pada SPSS bertambah 1 kolom yakni data Residual, lalu kita Positifkan dahulu variabel tersebut, bisa menggunakan excel, yaitu fungsi =ABS

atau SPSS dengan cara
1. Transform -> Compute
Masukan Target Variabel nya (Namain aja ABSui)
2. Numeric Expresion ketik Abs(Label data unstandardized residual atau move in si variabel ke numeric expression)

misal jadi Abs(RES_1)
klik Ok

lalu udah deh
bikin regresi kembali, tapi variabel depedennya si ABSui, dgn variabel independen yang tetap

hasil yang menunjukan tidak signifikan, menyimpulkan bahwa variabel tersebut bebas dari heteroskedastisitas
Quote:Original Posted By Brainwalk
betul 1 kolom
tapi secara kasat mata keknya ga berpengaruh deh gan itu variabel independen nya
cz kok variabel dependennya constant di 9%?


Terimkasih gan, sudah terselesaikan..

Oh ya gan, saya mau tanya lagi...

Data saya kan time series dengan 2 variabel independen (KURS dan BI rate), dalam uji asumsi klasik tidak lolos masalah auto korelasi.

Bagaimana cara mengatasi masalah auto korelasi di SPSS?

tanya2 teman ada yang menyarankan pakai transformasi atau 1st difference.
tapi saya browsing2 belum nemu cara / step2nya dengan spss.

Mohon dibantu untuk menyelesaikan masalah auto korelasi ini di SPSS...

terimakasih agan2 sekalian....
Quote:Original Posted By mousebuluk
Terimkasih gan, sudah terselesaikan..

Oh ya gan, saya mau tanya lagi...

Data saya kan time series dengan 2 variabel independen (KURS dan BI rate), dalam uji asumsi klasik tidak lolos masalah auto korelasi.

Bagaimana cara mengatasi masalah auto korelasi di SPSS?

tanya2 teman ada yang menyarankan pakai transformasi atau 1st difference.
tapi saya browsing2 belum nemu cara / step2nya dengan spss.

Mohon dibantu untuk menyelesaikan masalah auto korelasi ini di SPSS...

terimakasih agan2 sekalian....



Lho data agan kan emk time series,,,
pasti terjadi autokorelasi,
maka tidak cocok menggunakan regresi linier berganda seperti demikian

maka guna mencari pengaruh, tetapi dengan menggunakan time series
maka metode yang tepat adalah metode fungsi transfer
Quote:Original Posted By Brainwalk
Lho data agan kan emk time series,,,
pasti terjadi autokorelasi,
maka tidak cocok menggunakan regresi linier berganda seperti demikian

maka guna mencari pengaruh, tetapi dengan menggunakan time series
maka metode yang tepat adalah metode fungsi transfer


Maaf gan saya salah, maksudnya bukan auto korelasi.

tapi masalah heteroskedastisitas

maksudnya, bagaimana cara mengatasi masalah heteroskedastisitas pada SPSS?

Katanya pakai transformasi sih, tapi saya ga tau caranya.. makasih gan..
gan, mau tanya..

kalo di data viewnya itu ada baris yang kosong, itu bisa di olah gak datanya?
maaf master2 statistik mau tanya klo misal kita populasi seluruh bank syariah indonesia terus sample nya seluruh bank syariah indonesia periode januari 2008 s/d maret 2011 bisa ga seperti itu?
misiiii gan, help meeee

ane mandeg di bab4 skripsinya nih....

penelitian ane:

x1=struktur aktiva
x2= profitabilitas (ROA)
y= struktur modal (DER)

periode 5 thn pd perusahaan real estate and property (n=100)

tpnya pas uji asumsi klasik, tdk terjadi normalitas dan malaaah terjadi autokorelasi pdhl outlier-nya udah diilangin...ittu kenapa yaaa gans????

helllp helllp
permisi... saya mau tanya tentang autokol

nilai DW dari perhitungan SPSS menunjukkan keadaan adanya autokolerasi

gmn yah cari ngatasinnya,

terima kasih sebelumnya
Quote:Original Posted By zes
gan, mau tanya..

kalo di data viewnya itu ada baris yang kosong, itu bisa di olah gak datanya?

sepertinya sih tidak bisa gan
setau ane tidak boleh ada baris yang kosong di data view

Quote:Original Posted By darmawan182
maaf master2 statistik mau tanya klo misal kita populasi seluruh bank syariah indonesia terus sample nya seluruh bank syariah indonesia periode januari 2008 s/d maret 2011 bisa ga seperti itu?

bukankah penentuan jumlah sampel sudah ada ketentuan nya gan?
seinget ane sih :
populasi 0 - 100 = sampel 30
populasi 101 - 1500 = sampel 175

CMIIW
×