gan, ane mau nanya, cara/resep bikin soto yg biasanya itu gimana ya gan?
penasaran banget sama makanan sialan ini (yang bikin gw makan bisa 4x sehari kalo ada soto) waahahahahhahaha

Terimakasih
pernah nyobain soto kuali di sebrang tamini square enak juga..
tapi masih buka ga ya..?
wah, soto itu emank g da bosen"nya....
sllu enak d mkn dmna ja n kpan ja gan...

soto sekengkel

akhirnya bisa icip2 juga kemarin pas ke jogja... sayang ga difoto
ini deh laporannya (bukan versi saya)
[quote]

Minggu ke-2 bulan Juni kemarin akhirnya saya bisa merasakan pertama kali Soto Sekengkel. Selama ini cuma lewat dan mendengar pembicaraan orang. Warung soto ini terletak di desa Karangrau Banyumas, kurang lebih 3 km dari Kresidenan/terminal Banyumas.



Letaknya di pinggir jalan besar yaitu jalur utama Purwokerto – Jogja, kalo dari Pantura pindah ke jalur selatan melewati Bumiayu-Purwokerto-Buntu pasti melewatinya. Sebenarnya mudah diketahui, namun karena kesederhanaanya yang belum kenal pasti kurang begitu tertarik untuk mampir.


Bangunan yang digunakan adalah rumah tinggal model 90-an. Tampilan depannya-pun masih tetap rumah khas tinggal, cuma ditambah spanduk dan papan nama di pinggir jalan. Ada ciri khas yaitu sepasang tokoh yang seperti wayang kulit, yang satu melambangkan pak Jon yang satu adalah wayang Limbuk.



Terasnya juga masih berupa plesteran. Sepertinya memang dipertahankan seperti itu


Papan nama ada dua, jadi dari arah Jogja maupun sebaliknya akan tetap telihat.

Saya baru tahu, Soto ini sudah ada sejak tahun 1980, 30 tahun ternyata. Namun seingat saya baru ngetrend sekitar 1997 an. Tahun 1992 ketika saya masih SMP ketika sedang berkunjung ke rumah teman, belum terlihat warung yang mencolok, karena rumah teman saya persis di depannya.

Pemilik warung Soto ini adalah Pak Jon, kependekan dari Tarjono. Setahu saya Pak Tarjono adalah dalang wayang kulit kondang di Banyumas. Saya beberapa kalo menonton pentasnya di tempat paman saya. Istrinya juga terkenal sebagai ahli rias pengantin. Ternyata dalang Tarjono ini memang terkenal di dunia pedalangan. Profilnya bisa dilihat di artikel Ki Tarjono Dalang Ruwat Banyumas.

Pak Jon dan Istri



Di teras depan warung ada hiasan berupa lukisan adegan Bratasena melawan Rukmuka dan Rukmakala yang merupakan bagian dari lakon Bima Suci.

Lukisan Depan Warung

Tampak dalam warung Soto ini sederhana. Properti yang digunakan diantaranya lincak, da juga meja kayu bulat seperti yang dulu banyak ditemui di desa-desa.


Tampak dalam warung

Dapurnya adalah yang tampak ada ukir-ukiran di atasnya. Juga ada hiasan kepala rusa dari kayu. Mengingatkan saya kepada rumah almarhum nenek saya dulu.


Dapur

Begitulah eksplorasi dari warung ini. Mari kita pesan sotonya. Eh menu yang disediakan di sini terpampang di tembok sebelah kiri/utara.


Menu

Menu utama adalah Soto Sekengkel. Sekengkel adalah kaki sapi, Granat adalah testis Sapi, Torpedo adalah penis Sapi. Soto Neko-neko adalah soto yang isinya campur antara Sekengkel dan daging.

Minuman ada dua macam yaitu Jerman alias Jeruk Manis serta Teman alias Teh Manis. Namun ada juga minuman botol seperti Teh Botol Sosro dan Coca Cola serta disediakan pula air putih di Gogok (Kendi)


Minuman

Saya pesan menu Soto Sekengkel standar saja. Ingin mencoba yang lain namun lain kali saja :mrgreen:

Soto standar Banyumasan disajikan dengan mangkuk besar, isi yang penuh, disajikan dengan ketupat serta tidak boleh dilewatkan (karena merupakan yang paling khas) adalah Sambal Kacang.


Soto Sekengkel

Yuk mari makan, jangan lupa masukkan sambal kacang ke dalam soto. Sambal kacang ini umumnya sudah manis, kalo kurang manis bisa ditambah kecap manis. Biasanya ketupat sudah dicampur langsung ke dalam campuran Soto, namun yang ini disajikan dengan wadah terpisah.


Sambal Kacang


Kecap

Oh iya ada yang lupa, Soto Banyumasan biasanya juga isinya disertai dengan kerupuk yang di remed (diremas). Kalo yang ini kerupuknya disediakan tersendiri di dalam toples. Ada dua macam yang saya temui:

Soto di sekitar Kecamatan Banyumas dan sekitarnya menggunakan kerupuk merah, sedangkan kerupuk daerah Purwokerto menggunakan Mireng (kerupuk warna kuning seperti Mie yang digoreng)

Selain di tempat asalnya, teryata Soto Sekengkel ini juga membuka cabang di Jabodetabek. Pengelolanya kalo tidak salah adalah anaknya yang kembar, mereka kakak kelas saya sewaktu SMP. Di milis Banyumas beliau memperkenalkan diri sebagai Tsurchan:

Soto Sekengkel 2 Pak Jon’s
Depan Koja Trade Mall Tanjung Priuk - Jakarta

Soto Sekengkel 3 Pak Jon’s
Jl. Raya Setu – Cileungsi Desa Telajung, Setu Bekasi – Jawa Barat Depan Gedung Baru Pertanian Samping POM Bensin Lama Setu Pasar Baru – Rawa Banteng

malah ada situsnya juga : http://sotosekengkel.com/

Wah lumayan kenyang dan puasssss nih, rasanya mantaB! khas Banyumas yang mbleketaket. Kalo masih kurang kenyang minta tambah kupat lagi saja. Kalo tidak salah satu porsi Soto Sekengkel cuma Rp 8000 rupiah.


HABIS!!!!!!!


Oh iya, kalo anda datang ke sana dan di depan warung sudah dipasang papan hitam dari bertuliskan “LARISAN” berwarna putih. Berarti anda harus datang esok paginya untuk mencicipi Soto ini.

Saya ternyata kembali lagi ke sini 3 minggu kemudian ketika Kopdar Kecil di Kota Kecil, Chapter Banyumas

Penasaran????Silahkan mencoba
keren bos


gw jg penggemar soto semarang

terutama soto Mb.Lin
soto emang nggak ada matinya gan

di jogja kemanapun ketemu macam2 jenis soto...
mungkin soto padang yg rada susah nemunya
Quote:Original Posted By adit038
akhirnya bisa icip2 juga kemarin pas ke jogja... sayang ga difoto
ini deh laporannya (bukan versi saya)
Quote:

Minggu ke-2 bulan Juni kemarin akhirnya saya bisa merasakan pertama kali Soto Sekengkel. Selama ini cuma lewat dan mendengar pembicaraan orang. Warung soto ini terletak di desa Karangrau Banyumas, kurang lebih 3 km dari Kresidenan/terminal Banyumas.



Letaknya di pinggir jalan besar yaitu jalur utama Purwokerto – Jogja, kalo dari Pantura pindah ke jalur selatan melewati Bumiayu-Purwokerto-Buntu pasti melewatinya. Sebenarnya mudah diketahui, namun karena kesederhanaanya yang belum kenal pasti kurang begitu tertarik untuk mampir.


Bangunan yang digunakan adalah rumah tinggal model 90-an. Tampilan depannya-pun masih tetap rumah khas tinggal, cuma ditambah spanduk dan papan nama di pinggir jalan. Ada ciri khas yaitu sepasang tokoh yang seperti wayang kulit, yang satu melambangkan pak Jon yang satu adalah wayang Limbuk.



Terasnya juga masih berupa plesteran. Sepertinya memang dipertahankan seperti itu


Papan nama ada dua, jadi dari arah Jogja maupun sebaliknya akan tetap telihat.

Saya baru tahu, Soto ini sudah ada sejak tahun 1980, 30 tahun ternyata. Namun seingat saya baru ngetrend sekitar 1997 an. Tahun 1992 ketika saya masih SMP ketika sedang berkunjung ke rumah teman, belum terlihat warung yang mencolok, karena rumah teman saya persis di depannya.

Pemilik warung Soto ini adalah Pak Jon, kependekan dari Tarjono. Setahu saya Pak Tarjono adalah dalang wayang kulit kondang di Banyumas. Saya beberapa kalo menonton pentasnya di tempat paman saya. Istrinya juga terkenal sebagai ahli rias pengantin. Ternyata dalang Tarjono ini memang terkenal di dunia pedalangan. Profilnya bisa dilihat di artikel Ki Tarjono Dalang Ruwat Banyumas.

Pak Jon dan Istri



Di teras depan warung ada hiasan berupa lukisan adegan Bratasena melawan Rukmuka dan Rukmakala yang merupakan bagian dari lakon Bima Suci.

Lukisan Depan Warung

Tampak dalam warung Soto ini sederhana. Properti yang digunakan diantaranya lincak, da juga meja kayu bulat seperti yang dulu banyak ditemui di desa-desa.


Tampak dalam warung

Dapurnya adalah yang tampak ada ukir-ukiran di atasnya. Juga ada hiasan kepala rusa dari kayu. Mengingatkan saya kepada rumah almarhum nenek saya dulu.


Dapur

Begitulah eksplorasi dari warung ini. Mari kita pesan sotonya. Eh menu yang disediakan di sini terpampang di tembok sebelah kiri/utara.


Menu

Menu utama adalah Soto Sekengkel. Sekengkel adalah kaki sapi, Granat adalah testis Sapi, Torpedo adalah penis Sapi. Soto Neko-neko adalah soto yang isinya campur antara Sekengkel dan daging.

Minuman ada dua macam yaitu Jerman alias Jeruk Manis serta Teman alias Teh Manis. Namun ada juga minuman botol seperti Teh Botol Sosro dan Coca Cola serta disediakan pula air putih di Gogok (Kendi)


Minuman

Saya pesan menu Soto Sekengkel standar saja. Ingin mencoba yang lain namun lain kali saja :mrgreen:

Soto standar Banyumasan disajikan dengan mangkuk besar, isi yang penuh, disajikan dengan ketupat serta tidak boleh dilewatkan (karena merupakan yang paling khas) adalah Sambal Kacang.


Soto Sekengkel

Yuk mari makan, jangan lupa masukkan sambal kacang ke dalam soto. Sambal kacang ini umumnya sudah manis, kalo kurang manis bisa ditambah kecap manis. Biasanya ketupat sudah dicampur langsung ke dalam campuran Soto, namun yang ini disajikan dengan wadah terpisah.


Sambal Kacang


Kecap

Oh iya ada yang lupa, Soto Banyumasan biasanya juga isinya disertai dengan kerupuk yang di remed (diremas). Kalo yang ini kerupuknya disediakan tersendiri di dalam toples. Ada dua macam yang saya temui:

Soto di sekitar Kecamatan Banyumas dan sekitarnya menggunakan kerupuk merah, sedangkan kerupuk daerah Purwokerto menggunakan Mireng (kerupuk warna kuning seperti Mie yang digoreng)

Selain di tempat asalnya, teryata Soto Sekengkel ini juga membuka cabang di Jabodetabek. Pengelolanya kalo tidak salah adalah anaknya yang kembar, mereka kakak kelas saya sewaktu SMP. Di milis Banyumas beliau memperkenalkan diri sebagai Tsurchan:

Soto Sekengkel 2 Pak Jon’s
Depan Koja Trade Mall Tanjung Priuk - Jakarta

Soto Sekengkel 3 Pak Jon’s
Jl. Raya Setu – Cileungsi Desa Telajung, Setu Bekasi – Jawa Barat Depan Gedung Baru Pertanian Samping POM Bensin Lama Setu Pasar Baru – Rawa Banteng

malah ada situsnya juga : http://sotosekengkel.com/

Wah lumayan kenyang dan puasssss nih, rasanya mantaB! khas Banyumas yang mbleketaket. Kalo masih kurang kenyang minta tambah kupat lagi saja. Kalo tidak salah satu porsi Soto Sekengkel cuma Rp 8000 rupiah.


HABIS!!!!!!!


Oh iya, kalo anda datang ke sana dan di depan warung sudah dipasang papan hitam dari bertuliskan “LARISAN” berwarna putih. Berarti anda harus datang esok paginya untuk mencicipi Soto ini.

Saya ternyata kembali lagi ke sini 3 minggu kemudian ketika Kopdar Kecil di Kota Kecil, Chapter Banyumas

Penasaran????Silahkan mencoba





nice share gaannn
1.soto betawi H.Dawarsa di daerah roxi
2.soto madura d jalan biak (ngatidjo)
3.soto mi jalan E d pasar baru
3.soto kudus gereja ayam di boulevard kelapa gading

soto betawinya enak gan tampilan kayak gule ya?
ga ada yang suka soto tangkar yah?

soto lamongan gan yg paling mantep
- ada koya nya (serbuk gurih..yummy)
- ada telurnya
- kuahnya kental banget gan
- ada kacang gorenganya..renyah nyah nyah
Quote:Original Posted By tisam778
ga ada yang suka soto tangkar yah?


soto tangkar dari daerah mana ya gan?
Quote:Original Posted By Mahluk_Malam
soto tangkar dari daerah mana ya gan?


grogol gan jakbar
emang beragam banget ya, masakan indonesia..
soto aja banyak macemnya,
ada resep nusantara yang lainya gan, kalo pengen liat dimari
Kulinermedan.com
Soto Sokaraja gan
Spoiler for soto sokaraja:
di Surabaya yang mantep IMHO soto cak TO undaan, Soto cak Har (MERR), dan Soto pak jayus.
Quote:Original Posted By yami.izzy
Soto Sokaraja gan
Spoiler for soto sokaraja:


iya gan setuju.. soto jalan bank juga oke gan.. eh sroto dink
kalo ke Solo jangan lupa mampir gan
ke Soto Sumur, menu spesial nya Soto Buntut :
yang jualan kaskuser juga

warung Soto nya udah 4 generasi gan :

Rasane : : : : :
Spoiler for sotone:

Spoiler for sotone:
ane suka soto yang di yogya tuh, soto k*d*piro mantappp
ane pencinta soto banget nih, yg paling fav tuh soto daging, soto ayam, soto mie, soto betawi mantep banget santannya