KASKUS

Konsultasi BEBAS, WNI Yg ingin jadi POLISI (Secaba, Akpol, dll)



PERHATIAN !!! JANGAN PERCAYA PADA SIAPAPUN YANG MENAWARKAN KELULUSAN
DALAM SELEKSI MENJADI ANGGOTA POLRI DENGAN MEMINTA IMBALAN SEJUMLAH UANG!



SEKILAS PENERIMAAN POLRI


Quote:Komitmen Polri dalam mewujudkan rekruitmen dan seleksi anggota Polri melalui prinsip-prinsip: bersih, transparan, akuntabel dan humanis, dirintis sejak tahun 2007. Komitmen tersebut pada tahun 2007, mendapat penghargaan dari MURI melalui penganugrahan kepada Polri atas prestasi pemrakarsa penyelenggaraan seleksi personel Polri secara bersih, transparan, akuntabel dan humanis. Selanjutnya pada tahun 2008, komitmen tersebut dilanjutkan kembali melalui salah satu program unggulan Polri melalui Quick Wins transparansi rekrutmen personel Polri yang merupakan produk utama Polri yang mempunyai daya ungkit kuat (key leverage) dan manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat, dan dapat direalisasikan serta hasilnya bisa diukur..

Keberhasilan Polri dalam mewujudkan prinsip-prinsip tersebut, pada tahun 2008, diakui oleh Sucofindo International Certification Services melalui penghargaan ISO 9001:2000 dalam menerapkan sistem manajemen mutu pada proses penerimaan Taruna Akpol Tingkat Pusat. Selanjutnya pada tahun 2010, Polri berhasil meningkatkan prestasi tersebut, melalui perolehan ISO 9001:2008 pada proses penerimaan Perwira Polri Sumber Sarjana Tingkat Pusat dan keberhasilan dalam meningkatkan ISO 9001:2000 menjadi ISO 9001:2008 pada proses penerimaan Taruna Akpol Tingkat Pusat

Program unggulan Polri di bidang rekruitmen, merupakan salah satu bentuk implementasi Polri dalam menjalankan Reformasi Birokrasi Polri yang merupakan bagian dari Reformasi Birokrasi Pemerintah, yang diatur dalam Per-Men PAN No. 15 Tahun 2008 tentang pedoman umum pelaksanaan reformasi Birokrasi, dengan tujuan khusus menciptakan birokrasi yang bersih, efesien dan produktif, transparan, melayani dan birokrasi yang terdesentralisasi, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik



PERSYARATAN UMUM


Quote:Setiap calon anggota Polri harus memenuhi persyaratan umum :

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945
  4. Sehat jasmani dan rohani
  5. Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan
  6. Berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela
  7. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian



SPESIFIKASI PENDIDIKAN


Quote:Kepolisian Negara Republik Indonesia memberi kesempatan kepada Pemuda-Pemudi warga negara Republik Indonesia, untuk mengikuti pendidikan Brigadir Polisi, Tamtama Polisi, Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS), dan Akademi Kepolisian (Akpol).

Brigadir Polisi
  • Mengikuti pendidikan selama 7 (tujuh) bulan di masing-masing SPN Polda
  • Output pangkat Brigadir Dua Polisi

Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS)
  • Mengikuti pendidikan selama 6 (enam) bulan di Setukpa Lemdikpol Sukabumi
  • Output pangkat Inspektur Polisi Dua

Akademi Kepolisian (Akpol)
  • Mengikuti pendidikan selama 4 (empat) tahun di Akpol Semarang
  • Output pangkat Inspektur Polisi Dua
  • Setara strata S1 dengan gelar S.IK (Sarjana Ilmu Kepolisian)

Tamtama Polisi
  • Mengikuti pendidikan selama 6 (enam) bulan di masing-masing SPN Poldan
  • Output pangkat Bharada Polisi



Akademi Kepolisian TA 2004 (CLOSED)


Spoiler for AKPOL:


Spoiler for Agenda Akpol:



Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana TA 2004 (CLOSED)


Spoiler for SIPSS:


BRIGADIR POLRI TA 2004 (CLOSED)


Spoiler for Brigadir:



TAMTAMA BRIMOB TA. 2013 (CLOSED)


Spoiler for Tamtama:




Silahkan bagi para forpolers yang ingin ber tanya-tanya tentang syarat-syarat dan apa saja yang perlu disiapkan dalam menghadapi tes penerimaan anggota Polri. Feel Free To Ask

Talking 

QUICK INDEX






TESTIMONIAL


Berikut ini adalah pengalaman kaskuser yang berhasil lulus menjadi anggota Polri berkat informasi dan diskusi dari thread ini. Alhamdulillah.. semoga semakin banyak masyarakat Indonesia khususnya kaskuser yang juga bisa lulus dan sukses menjadi anggota Polri



*klik gambar utk melihat ukuran full size

Latihan menghadapi Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ)

1. Latihan lari selama 12 menit

Latihan pertama yaitu lari selama 12 menit. Sebaiknya untuk mempermudah memperkirakan jarak dan waktu tempuh sebaiknya lakukan latihan ini dengan mengelilingi lapangan sepak bola yang berukuran standar 400 meter. Untuk calon peserta pria setidaknya dapat mencapai 6 kali (2400 meter) selama 12 menit tersebut. Untuk calon wanita setidaknya mencapai 5 kali (2000 meter). Lakukan latihan lari ini secara rutin agar kemampuan dapat meningkat dari waktu ke waktu.

2. Pull Up (pria) dan Chinning (wanita)

a. pull up (pria) adalah gerakan dengan cara seperti bergantung pada tiang horizontal seperti gambar kemudian menarik badan keatas sampai dagu melewati tiang itu dan kembali turun sampai tangan lurus. Setidaknya lakukan latihan ini sebanyak 10 kali, dengan gerakan yang sempurna. Lebih baik sedikit demi sedikit tetapi sempurna dari pada banyak tapi gerakannya tidak sempurna.

b. chinning (wanita) adalah gerakan dengan cara berdiri di depan tiang mendatar, dengan kaki tetap menginjak tanah, kemudian tarik badan ke depan dan kembali ke belakang, setidaknya lakukan sebanyak 40 kali dengan gerakan yang sempurna. Lebih baik sedikit demi sedikit tetapi sempurna dari pada banyak tapi gerakannya tidak sempurna.[/spoiler]

3. Sit Up

Sit Up adalah gerakan duduk-bangun. Lakukan latihan untuk memperkuat otot perut. Posisi tangan dianyam di belakang kepala. Ketika bangun upayakan sampai mencium lutut. Lakukan gerakan ini minimal 35 kali untuk pria dan 30 kali untuk wanita. Seluruh gerakan dilakukan tidak lebih dari 1 menit.

4. Push Up

Push Up adalah gerakan naik turun dengan bertumpu pada kedua tangan dan kaki. Untuk laki-laki bertumpu pada ujung kaki, dan wanita bertumpu pada lutut. Saat turun badan tidak menyentuh tanah, dan pada saat naik tangan kembali lurus. Lakukan gerakan secara sempurna untuk laki-laki setidaknya 35 kali dan 30 kali untuk wanita. Seluruh gerakan dilakukan tidak lebih dari 1 menit.

5. Shuttle Run

Shuttle run adalah lari membentuk angka 8 . Maksudnya adalah Anda lari dengan kecepatan penuh (sprint) melewati 2 patok besi yang berjarak kurang lebih 10 meter dengan titik awal sebelah kanan patok belakang. Setelah ada aba2 start/peluit, Anda lari dari titik awal itu menuju sebelah kiri patok depan kemudian memutari patok itu sampai agan berada di sebelah kanan patok depan, setelah itu agan lari kembali ke patok belakang sebelah kiri, memutari patok itu sampai agan berada di sebelah kanan patok belakang kembali. lari membentuk angka 8 itu dilakukan sebanyak 3 kali putaran dan dicatat waktu tercepatnya dan ingat, harus dilakukan dengan kecepatan penuh agar nilainya bagus.Tes ini untuk mengukur akselerasi dan kelincahan tiap peserta. Upayakan waktu yang diperlukan tidak lebih dari 20 detik.

6. Renang

Lakukan latihan renang dengan gaya bebas (gaya apa saja yang dikuasai). Berlatihlah berenang setidaknya mencapai jarak 25 meter.

KESALAHAN DALAM TEST SELEKSI MASUK PENERIMAAN POLRI

Quote:Banyaknya peserta seleksi masuk menjadi anggota Polri yang tidak lulus / gagal disebabkan oleh berbagai faktor. Namun yang paling dominan adalah karena para peserta seleksi tidak mempunyai pengetahuan tentang jenis dan bentuk seleksi serta standarisasi penilaian. Sehingga dalam melaksanakan seleksi masuk menjadi calon anggota Polri, para peserta seleksi tidak mengerti apa yang harus dipersiapkan, apa yang harus dipelajari dan apa yang harus dilatih. Dengan berbekal pengetahuan yang sangat kurang tersebut, maka dalam melaksanakan seleksi masuk menjadi calon anggota Polri terjadi berbagai kesalahan yang seharusnya dapat dihindari atau diantisipasi.

Berikut ini adalah kesalahan para peserta seleksi dan bagaimana mendapatkan solusinya:

Quote:Tidak Memeriksakan Kesehatan Terlebih Dahulu.

Sudah menjadi fenomena umum bahwa kegagalan peserta seleksi masuk menjadi anggota Polri rata-rata adalah dikarenakan tidak lulus / gagal pada Test Kesehatan. Pada umumnya baik orang tua maupun peserta seleksi adalah tidak tahu atau tidak mengerti bentuk test kesehatan meliputi apa saja dan bagaimana standar kelulusan. Disamping itu, untuk mengetahui hal tersebut baik orang tua maupun peserta seleksi biasanya malu bertanya dan tidak tahu bertanya kepada siapa tentang Test Kesehatan. Dan apabila mendapat jawabanpun tidak akan tahu secara lengkap. Apabila para orang tua dan peserta seleksi mengerti tentang bagaimana bentuk seluruh test kesehatan dan standar penilaian, maka tidak menutup kemungkinan akan lebih banyak yang lulus dalam tahap seleksi kesehatan. Tanpa dibekali ilmu tentang kesehatan tersebut, biasanya peserta test hanya berspekulasi (untung-untungan / pasrah) langsung melaksanakan test kesehatan sesuai jadwal yang ditetapkan. Padalah yang namanya seleksi apapapun bentuknya harus mempunyai ilmu tentang hal tersebut dan diusahakan semaksimal mungkin untuk lulus. Agar pada test kesehatan lebih besar peluangnya untuk lulus, maka peserta seleksi harus melaksanakan test kesehatan pendahuluan dengan tujuan untuk mengetahui potensi diri di bidang kesehatan dan apabila ada kekurangan / penyakit bisa diobati terlebih dahulu. Namun para orang tua dan peserta seleksi juga harus tahu dimana melaksanakan test kesehatan pendahuluan sesuai standar, mengapa harus dilaksanakan test pendahuluan, apa saja yang harus diperiksa, kapan waktu yang tepat untuk melaksanakannya serta bagaimana standarnya.


Quote:Kurangnya Latihan Kesamaptaan Jasmani / Olah Raga.

Pada tahap seleksi kesamaptaan jasmani / Olah raga banyak peserta yang gagal / tidak lulus. Dalam hal ini ada beberapa kemungkinan yaitu apakah karena peserta seleksi tersebut tidak pernah latihan olah raga, karena mentalnya kurang kuat sehingga mudah menyerah atau tidak tahu materi yang diujikan sehingga latihan yang dilaksanakan tidak sesuai dengan yang diujikan. Dari peserta seleksi yang gagal / tidak lulus dalam tahap test kesamaptaan jasmani banyak yang menyatakan tidak pernah / kurang olah raga dan tidak mengetahui bentuk test serta standar penilaiannya. Sehingga sebelum melaksanakan test seleksi masuk menjadi anggota Polri, para peserta test harus melaksanakan latihan kesemaptaan jasmani secara rutin dan teratur. Namun yang lebih penting adalah para orang tua dan para peserta seleksi harus mengetahui kapan waktu yang tepat melaksanakan latihan, bagaimana bentuk serta standar kelulusan test kesamaptaan jasmani, apa saja bentuk test kesamaptaan jasmani.


Quote:Tidak Mengerti dan Tidak Mengenal Test Psikotest.

Tahap test Psikotest dalam seleksi menjadi anggota Polri pagi para peserta seleksi merupakan saat yang menegangkan dan banyak ditakuti. Beberapa kemungkinan yang menyebabkan peserta test seleksi banyak yang gagal / tidak lulus test psikotest adalah karena tidak pernah mengerti dan tidak pernah mengenal bentuk soal-soal psikotest, tidak siap mental dalam melaksanakan test psikotest, tidak tahu apa yang harus dipersiapkan dalam menghadapi test psikotest serta banyak melakukan kesalahan dalam melaksanakan test psikotest. Hal tersebut sebenarnya bisa diantisipasi dan dipelajari sebelum peserta seleksi melaksanakan test psikotest yang sesungguhnya agar kemungkinan lulus lebih besar. Sebelum melaksanakan test psikotest setiap peserta seleksi harus tahu secara jelas apa tujuan dilaksanakan test psikotest, dimana mendapatkan buku-buku psikotest, bagaimana bentuk soal psikotest, apa tips (apa yang harus dikerjakan dan apa yang tidak boleh dikerjakan) dalam test psikotest.


Quote:Persyaratan Administrasi kurang

Persyaratan administrasi yang dibutuhkan dalam seleksi masuk menjadi anggota Polri, sebenarnya telah diumumkan / disampaikan pada saat pengumuman pendaftaran. Namun karena kurangnya kepedulian dan ketelitian serta tidak tahunya jadwal secara keseluruhan setiap tahapan seleksi, maka dapat menyebabkan peserta seleksi tidak dapat memenuhi persyaratan administrasi dan dinyatakan gagal / tidak. Para peserta seleksi harus mengetahui, apa tujuan dilaksanakan test administrasi, berapa banyak kelengkapan test administrasi, kapan batas waktu yang ditetapkan panitia untuk menyerahkan persyaratan administrasi. Dengan mengetahui hal tersebut diharapkan, peserta seleksi akan lebih siap menghadapi test administrasi dan memperkecil kemungkinan kegagalan / tidak lulus dalam test administrasi tersebut.


Quote:Tidak Tahu tentang Bentuk Test Mental Idiologi.

Pada umumnya peserta seleksi tidak mengetahui tentang bentuk test mental idiologi dan hal inilah yang menyebabkan prosentase yang tidak lulus / gagal. Karena kurangnya pengetahuan tentang test mental idiologi, maka banyak peserta test yang tegang dan grogi dalam melaksanakan test sehingga hasilnya tidak optimal. Apabila peserta test mengetahui bentuk dari test mental idiologi, saya yakin dan percaya akan lebih besar kemungkinannya untuk lulus dalam tahap test ini. Para peserta seleksi harus mengetahui apa maksud dilaksanakannya test mental idiologi, bagaimana bentuk materi test, data apa yang perlu dipersiapkan untuk mendukung test, buku-buku apa yang harus dibaca, bagaimana cara menjawab setiap pertanyaan yang diajukan.


Quote:Tidak Tahu tentang Bentuk Test Pantukhirda dan Test Pantukhir Pusat

Sebagai bentuk Final Test (test akhir) dalam seleksi penerimaan anggota Polri di Daerah disebut Pantukhirda (Panitia Penentu Akhir Daerah) dan di Pusat disebut Pantukhirpus. Baik Pantuhkirda maupun Pantukhirpus merupakan bentuk Test Akhir di Daerah/Pusat yang sangat menentukan. Test Pantukhir merupakan bentuk Test yang mempertemukan seluruh Panitia Seleksi (administrasi, kesehatan, jasmani, mental idiologi) dengan Peserta Test untuk dilihat kesesuaian Penilaian/Hasil Test masing-masing bidang (data tertulis) dengan bentuk Fisik dari setiap Peserta Seleksi/Test. Oleh karena itu, setiap orang yang akan melaksanakan Seleksi Masuk Prajurit TNI/Polri harus mengetahui bagaimana bentuk dan apa yang perlu dipersiapkan dari Test Pantukhirda/Pantukhirpus agar kemungkinan untuk lulus dalam test tersebut lebih besar.

dari berbagai sumber

Tips Seleksi Administrasi

Quote:Disiplin Waktu.

Polri memiliki disiplin waktu yang baik, oleh karena itu walaupun status peserta test baru sebagai calon anggota Polri tetap harus menjaga disiplin waktu. Semua aturan yang berhubungan dengan waktu harus selalu ditepati, karena bila tidak ditepati maka akan memperoleh sanksi baik teguran maupun yang bersifat tindakan. Oleh karena itu, disarankan apapun peraturan yang diberikan oleh Panitia khususnya masalah waktu harus selalu ditepati apabila tidak ingin mendapatkan hukuman.


Quote:Tidak Menunda Pekerjaan/Tugas.

Mengingat waktu pendaftaran dan seleksi calon panggota Polri adalah sangat terbatas, maka setiap bentuk tugas yang berhubungan dengan masalah administrasi tidak boleh ditunda penyelesaiannya. Hal ini dikarenakan jangan sampai ada penyesalan di belakang hari, karena masalah keterlambatan urusan administrasi maka pengorbanan waktu dan tenaga yang telah dikeluarkan menjadi sia-sia karena gagal seleksi menjadi prajurit TNI/Polri yang dikarenakan selalu menunda penyelesaian pekerjaan. Sehingga, saran saya apapun tugas yang diberikan kepada peserta test yang berkaitan dengan penyelesaian administrasi harus segera diselesaikan dan apabila keberatan segera bertanya atau melaporkan kepada pihak Panitia tentang permasalahan yang dihadapi dan jangan hanya diam/tidak perduli nanti anda sendiri yang menderita kerugian.


Quote:Tidak Malu Bertanya

Pelaksanaan test seleksi calon anggota Polri merupakan suatu rangkaian kegiatan yang banyak dan berurutan serta tempatnya terpisah antara kegiatan yang satu dengan kegiatan yang lain. Oleh karena itu memerlukan konsentrasi dalam mendengarkan setiap pengumuman yang diberikan oleh Panitia Pelaksana tentang kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari ini, besok dan selanjutnya. Hal terpenting yang perlu diingat, adalah agar setiap peserta test tidak malu bertanya kepada Panitia Pelaksana maupun kepada siapapun yang ditemui di tempat test. Karena hal ini sangat penting, sebab setiap kegiatan sudah ditentukan waktunya dan apabila terlambat datang di tempat test akan dianggap mengundurkan diri.


Quote:Mengikuti Aturan

Disetiap tempat pasti ada aturan yang harus ditaati termasuk di tempat pelaksanaan seleksi calon anggota Polri. Ditiap tahap seleksi, biasanya Panitia Seleksi akan menyampaikan berbagai aturan yang boleh dan tidak boleh dilaksanakan. Oleh sebab itu, disarankan agar peserta test tidak mendapat teguran atau tindakan yang tidak perlu maka diusahakan semaksimal mungkin untuk mengikuti aturan yang telah ditetapkan Panitia Seleksi dan tidak melanggarnya.


Quote:Bersikap Sopan

Peserta seleksi calon anggota Polri merupakan tamu di tempat pelaksanaan seleksi. Sebagai seorang tamu, maka harus menghargai yang mempunyai rumah atau tuan rumah. Oleh karena itu pada waktu mengikuti seleksi, dimanapun bertemu dengan anggota Polri maupun PNS Polri harus bersikap sopan dengan menegurnya atau ucapan selamat pagi/siang/sore degan tujuan agar tidak mendapat teguran atau tindakan.

Tips Latihan untuk Pull-Up

Quote:Original Posted By kus.andriadi
bisa aja, kan yang penting otot bisep, trisep, forearms nya kuat...temen gw bisa kelebihan 10KG(TB 180CM BB 90anKG) tapi pull up dapet 3 kali...

tp ya lebih baik seimbangin dulu....kalo berat badan mau ideal itu mau gak mau, harus banyakin cardio, diet dan angkat beban...yang termasuk cardio itu bisa renang, sepedahan, jogging, dll...
biasanya sih yang banyak dilakuin orang2 jogging juga cukup...sekitar 45 menit nonstop yah, kenapa 45 menit?
karena kalo cardio dibawah 30 menit itu yang dibakar masih gula darah/glikogen sebagai energi, kalo udah diatas 30 menit...itu biasanya Max Heart Rate udah 60%-70% dan tubuh udah menggunakan lemak sebagai energi

45 menit itu sekitar 5-6KM(santai aja)..lakuin 1 kali dalam 2 hari selama 3 bulan mas, gw dulu lakuin kaya gini, 2 bulan turun 8KG, jangan liat kanan kiri yang sebulan bisa turun 8-9KG, itu gak sehat, nanti kurus nya malah pada gombyor dan kendor, itu susah lagi ngencenginnya......

jangan lupa dibarengin latian pull up diatas, sekali tepuk, 2 sampai 3 pulau terlampaui...gw yakin deh kalo dijalanin 3-5 bulan secara disiplin, insya allah push up dapet 40x, sit up 40x, pull up 6x, dan lari 2400-2600 M dalam 12 menit

sorry ya, gw bukan polisi....tapi boleh kan gw ngasih saran disini...

CMIIW

Heart SOAL PSIKOTES

Spoiler for 1. Tes Logika Aritmatika. :


Spoiler for 2. Tes Logika Penalaran. :


Spoiler for 3. Analog Verbal Test. :


Spoiler for 4. Kraeplien/Pauli. :


Spoiler for 5. Wartegg Test:


Spoiler for 6. Draw A Man Test (DAM):



Spoiler for 7. Army Alpha Intelegence Test. :

Spoiler for 8. Menggambar Pohon.:


Spoiler for 9. Edwards Personal Preference Schedule (EPPS).:



Spoiler for 10. Learning By Doing.:


Spoiler for 11. HOKI.:

Psikotes

reserved
yah ane udah tua gan.. pgn nya sih ikut. tp mo gimana.. bisa ga di tolerir umur 28?
gan mata ane minus 1.5..

masih bisa lolos masuk akpol ato bintara gk yah??
Quote:Original Posted By Snake.Ninja
wahhh gan,ane duda tp umur ane masih 21 tahun,
kira2 masih bisa ga gan????
pengen sii jadi polisi..
palagi akpol..
: matabelo



ebuseettt umur 21 udah duda

wah ga bisa gan,,,
soalnya pernah menikah,,
KTP ente status nya kimpoi apa BELUM kimpoi gan??
Quote:Original Posted By jablayders
yah ane udah tua gan.. pgn nya sih ikut. tp mo gimana.. bisa ga di tolerir umur 28?





ga usah aja deh gan






Quote:Original Posted By Adiknya.Momod
ente juga kaga bisa keterima di polri gan
masa polisi kaga bisa baca kayak ente??
dah sono ambil cuti 3 hari

pasang tameng, pasang badan biar pun posisi sedang lagi salah, yoi sob keep it up, suck you f**k brain wash.. pola fikir yg tak objektif yg tidak objektif
Quote:Original Posted By freedomAP8



ga usah aja deh gan










ngapah emg gan?!
ketawa aje..
Quote:Original Posted By jablayders
yah ane udah tua gan.. pgn nya sih ikut. tp mo gimana.. bisa ga di tolerir umur 28?


wah ketuaan gan

Quote:Original Posted By thepearlblack
gan mata ane minus 1.5..

masih bisa lolos masuk akpol ato bintara gk yah??


ga bisa gan,,
maksimal mata ente -1 gan

Astaghfirullah

polisi dan atau tentara yang tidak berhukum pada hukum Allah = anshorut toghut

jadi marilah kita bertobat dengan tobat yang sebenar-benarnya..

Allahu Akbar!!
Quote:Original Posted By freedomAP8



ga usah aja deh gan








Quote:Original Posted By dnnw8bijiz
pasang tameng, pasang badan biar pun posisi sedang lagi salah, yoi sob keep it up, suck you f**k brain wash.. pola fikir yg tak objektif yg tidak objektif


yah ampun...
udah tau posisi lagi salah malah gatau malu,,,,
macam nurdin halid aja


Quote:Original Posted By freedomAP8
polisi dan atau tentara yang tidak berhukum pada hukum Allah = anshorut toghut

jadi marilah kita bertobat dengan tobat yang sebenar-benarnya..

Allahu Akbar!!


yayaya,,,
at least jauh lebih terkutuk orang tolol yg bunuh diri saat orang2 hendak ingin ibadah shalat
Quote:Original Posted By dnnw8bijiz
bahhhh gak ada niat sama sekali ane jadi plokis, ini pilihan profesi terakhir ane klo di dunia ini udah gak ada kerjaan laen lagi, mending jadi perompak dah, ketauan namanya promak, baru tadi ane dipalak plokis di pelabuahan martapura, doi pungli barang2 ane yg lagi turun dari kapal, dasar preman berseragam!!!
-bomat klo OOT-


Lah,emgx ente knp gan mpe dipungli.tentux da alasanx kn....gk mnkn klo ente gk salah trs dimintain duit ente lsg ngasih gitu aja.
Klo ngrasa gk da salah,knp hrs ngasih gan?
Ato jgn2 srt2 ane gk lnkap ato salah ya?
Quote:Original Posted By Adiknya.Momod
yah ampun...
udah tau posisi lagi salah malah gatau malu,,,,
macam nurdin halid aja


bahhh ane tau ane salah udah jelas2 ane tulis "bomat OOT", yang penting ane serigala berbulu serigala bukan serigala berbulu domba, bah
gan, kalo lulusan SMK jurusan teknik komputer jaringan, bisa ga daftar buat polwan ?