Quote:Original Posted By KorongNongkrong
gan di bandung tempat beli bibit dimana yah sama tempat jual ikan hasil panen ??? ada yg tau ?


di Bandung bukannya pusat lele ya gan, tapi kebanyakan yang jatuhin harga ... jadi harus cermat-cermat kalau mau budidaya lele gan..

di FB forum lele lebih aktif gan, coba aja tanya ke form-forum yang ada di FB
Quote:Original Posted By adikkurnia
Kebetulan tread ini baru mulai waktu ane ambil cuti, jadi ada waktu untuk sharing pengalaman yang ane punya.

Teknik budidaya ini ane rangkum secara singkat dari pelatihan budidaya lele sangkuriang di depok (kader dari Abah Nas) beberapa waktu yang lalu, menggunakan metode yang dilakukan oleh Abah Nasruddin. Dan ditambah pengalaman pribadi ane mengikuti pola tersebut.

Parameter dasar pembesaran ikan lele yang dipakai:
  • Kolam yang dipakai kolam tembok atau terpal dengan ukuran 10m2 atau contoh 2x5meter dengan tinggi sekitar 1 meter.
  • Bibit yang dipakai adalah ukuran 7/8
  • Padat tebar 100 ekor/m2 (untuk beginner) dan maksimal 150 ekor/m2 yang sudah profi
  • Tidak dilakukan pergantian air selama masa budidaya, kecuali karena penanggulangan penyakit
  • Lele panen pada ukuran 7-8ekor/kg


Persiapan air kolam:
  • Air bisa memakai air dari sumber manasaja, dengan syarat kadar besi rendah. Kalau air PAM wajib diendapkan dulu 1-3 hari, supaya koporit menguap.
  • Isi kolam hingga ketinggian 50cm
  • Beri pupuk kandang yang sudah diletakkan di dalam karung dan diikat serta digantungkan hingga setengah karung terendam dalam air. Jumlahnya adalan 1-1,5 kg/m2 atau untuk 10m2 berkisar 10-15 kg
  • Larutkan cairan herbal sebanyak 2 sendok makan dan dilarutkan dalam 2 liter air serta ditambahkan 4 sendok makan garam dapur kemudian ditebar rata. Larutan herbal hanya bisa didapatkan di Abah Nasruddin atau kadernya saja. (Ane tidak memakai pupuk kandang dan sebagai gantinya memakai pupuk organik cair supaya lebih simple)
  • Air akan berangsur-angsur menjadi hijau terang (pengalaman hari ke 4-5 akan kelihatan hijau), setelahnya akan semakin pekat.
  • Tunggu selama 8 hari dan kemudian angkat pupuk kandang dari kolam
  • Keesokan harinya benih siap ditebar (hari ke-9). Tebar pada pagi hari <11pagi atau sore >3sore. Ane pernah tebar jam 1 siang banyak yang sekitar patilnya jadi berwarna merah. Tebar secara perlahan dengan metode aklimatisasi selama 5-10menit dan usahakan lele keluar sendiri dari wadah.


Pemilihan benih
Benih bisa dari jenis apapun: sangkuriang, dumbo atuapun phyton, asalkan sehat dengan ciri-ciri sbb:
  • gerakan ikan aktif
  • Tidak terdapat luka
  • Kumit/sungut tidak patah
  • Sekitar patil tidak berwarna kemerahan
  • tidak ada white spot / bintik putih


Pemberian pakan:
  • Setelah ditebar, lele baru diberi makan setelah 12 jam kemudian, karena untuk adaptasi dan masih banyak makanan alami di kolam.
  • Tahap pertama menggunakan 781-1 atau setara sebanyak 3kg untuk 8-10 hari. Pelet diberikan 3x sehari.
  • Setelah pakan tersebut habis, tambahkan air kolam sebanyak 10cm
  • Tahap kedua menggunakan 781-2 atau setara sebanyak 5kg untuk 8-10 hari. Pemberian pelet dinaikkan menjadi 4x sehari.
  • Setelah habis, tambahkan air kolam sebanyak 10cm.
  • Tahap ketiga menggunakan 781 atau setara sebanyak 22kg untuk 8-10 hari dan pemberian pakan 5-6kali sehari,
  • Sama dengan sebelumnya, jika pakan sudah habis, maka air kolam ditambahkan ketinggiannya sebanyak 10cm.
  • Tahap keempat dilakukan pemberian pakan sebayak 70 kg hingga panen. Dapat dilanjutkan dengan memakai 781, akan tetapi untuk mengurangi biaya produksi dapat menggunakan pakan tenggelam seperti SNL/sinta ataupun menggunakan pakan alternatif seperti sosis bs, ayam tiren, ika runcah dsb.


Tips dalam pemberian pakan
  • Pakan dicampur terlebih dahulu dengan air matang secukupnya hingga lembab, supaya tidak melukai organ pencernaan lele dan menghindari pelet mengembang di perut yang mengakibatkan kembung. Ane campur dengan sedikit probiotik, supaya bisa lebih maksimal tercerna dan sedikit terbuang menjadi feses.
  • Usahakan pemberian pakan diatas jam 9 pagi dan dibawah jam 12 malam. Dan tunggu 1 jam untuk pemberian pakan setelah turun hujan. Dan jika terlihat akan turun hujan lebat, usahakan tidak memberi makan terlebih dahulu.
  • Usahakan jangan sampai ada pelet yang tersisa di dalam kolam, karena akan memperburuk kondisi air.


Panen
Pengalaman dari pemberi training mengatakan bahwa dari metode diatas akan diperoleh panen antara 130-140kg pada sekitar 50-60 hari setelah tebar bibit. Dengan kematian dibawah 5%.
Ane belum pengalaman sampai panen, baru 3 minggu tebar bibit.


Penyakit dan penganggulangan

Borok (luka di ekor, punggung...)
Penanggulangan:
Kuras air dasar sebanyak 1/4 bagian dan ditambahkan air baru.
Herbal 2 SDM per 1000 ekor ikan dilarutkan dengan air secukupnya dan dicampur ke pakan.(sekali saja)
Atau dengan kimia yaitu 4 kapsul Super tetra (bisa dibeli di apotek) dan ditebarkan ke kolam.(sekali saja)
Biasanya sembuh dalam 3-7 hari.


White spot (bintik putih)
Penanggulangan:
Kuras air 1/2 bagian dan isi air baru serta tambahkan herbal 1sdm dicampur dengan 2 sdm garam dan air
Atau dengan kimia yaitu 2 kapsul supertetra ditambah 1/4 sdt PK, dilarutkan ke air dan ditebar merata


Sirip merah (biasanya karena kepanasan saat memasukkan benih ke kolam)
Penanggulangan:
Sama seperti borok, tapi dosisnya hanya separoh.


Kembung
1. Karena asam lambung
Penganggulangan:
2 plastik arang dari kayu (jangan batok kelapa) dicampur herbal 2sdm dan garam 4 sdm dilarutkan dan direbus mendidih dengan air 1 liter. Masukkan hasil rebusan setelah hangat ke dalam kolam

2. Karena bakteri (kembung disekitar patil)
Penagnggulangan:
Ambil 2 ikat daun kemangi, blender larutkan ke air kemudian saring. Siramkan merata airnya ke kolam
Secara kimia memakai 1/2 sdt ENDRO


Sekian gan sharing dari ane. semoga bisa bermanfaat bagi semua.


mantab info nya
Quote:Original Posted By SEST
PENGOMPOSAN KOLAM

\tFungsi pengomposan kolam dilakukan agar kondisi air didalam kolam stabil untuk ditebar benih, pengomposan dilakukan sebelum kolam ditebar benih dan dilakukan 3-12 hari sebelum ditebar benih.
\tAir yang baru belum bisa ditebar benih dikarenakan sumber pakan, jumlah bakteri gram positif jumlah alga air, dan kandungan oksigen didalam air, masih belum stabil, maka air yang baru tesebut harus dilakukan pengomposan.


\t1. Cara pengomosan kolam dengan proses alami
1.isi air kolam 20-30 cm
2.berikan pupuk kandang yang telah dimasukan kedalam karung kemudian gantungkan diatas kolam (posisi karung terendam ½ diatas permukaan air)
3.berikan urea dan garam ikan.
4.Biarkan selama 1 minggu hingga plankton dalam air tumbuh dan berkembang biak
5.Kemudian tambahkan air hingga mencapai ukuran 60-70 cm
6.Biarkan air kolam selama 4-6 hari
7.Bila air sudah berwarna hijau tua dan air tidak berbau, berati kolam sudah siap digunakan

\t2. Cara pengomosan kolam dengan proses kimiawi
1.Isi air kolam 20-30 cm
2.Berikan SPF (super plankton fertizer) atau produk-produk probiotik lain yang banyak dipasaran,
3.Berikan antibiotik ikan kedalam kolam
4.Berikan sebanyak 1-2 tutup botol dan dicampurkan kedalam kolam
5.tunggu hingga 3-5 hari
6.Isi volume air hingga 60-70 cm
7.biarkan air kolam selama 2-3 hari
8.Bila air sudah berwarna hijau tua dan air tidak berbau, berarti kolam sudah siap digunakan
\t
\t3. Cara pengomposan kolam dengan proses silang kolam
1.Isi air kolam 20-30 cm
2.Berikan ½ air yang telah dikompos atau dalam pengertian pindahkan air kolam yang telah dikomposkan sebelumnya dan campurkan ½ dari volume air kedalam kolam air yang belum dilakukan pengomposan
3.Berikan antibiotik dan probiotik kedalam kolam
4.Biarkan air selama 3-5 hari
5.Bila air sudah berwarna hijau cerah dan air tidak berbau, berarti kolam sudah siap digunakan.

PENEBARAN BIBIT
1. masukan sedikit air kolam pada tempat bibit sebelum ditebarkan kedalam kolam
2. biarkan beberapa saat selama 10-15 menit
3. masukan tempat bibit djerigen kedalam kolam, dan biarkan bibit tersebut keluar dengan sendirinya

PEMBERIAN PAKAN


1. Jadwal Pemberian Pakan
Pemberian pakan diberikan 3 x dalam 1 hari

1.Pagi hari yaitu pada pukul 05:00-09:00
2.Sore hari pada pukul 03:00-06:00
3.Malam hari pada pukul 09:00-12:00


2. Berat Pakan yang akan diberikan
FCR (Food Converstion Rate) diberikan 1 : 1 yaitu diberikan dengan rumus

1.\t3-5 %/100 X berat ikan = (H1)
\t

2.\tH (Hasil) X P (Jumlah Populasi Ikan) = (H2)

3. \t(H2)/3 = (H3)

Keterangan :

1.H1 = Jumlah pakan yang diberikan dalam 1 hari pada 1 ekor ikan
2.H 2= Jumlah pakan yang diberikan pada 1 kolam dalam 1 hari
3.H 3= Jumlah pakan yang diberikan dalam 1 x pakan


3. Campuran dalam pakan

1.Pemberian pakan harus selalu dicampur dengan konsentrat
2.Pemberian pakan harus selalu dicampur dengan probiotk

Keterangan :
1.Tambahkan air kedalam campuran pakan kemudian aduk hingga rata, dan diamkan selama sekitar 15-20 menit agar pakan menjadi lunak (untuk ukuran sangkal 15-20 cm sudah tidak diberikan air)
2.Berikan konsentrat dan prebiotik 1 tutup botol dicampurkan kedalam pakan aduk hingga rata





4. Teknik Pemberian Pakan

Teknik pemberian pakan dilakukan agar pertumbuhan ikan lebih cepat, fungsi teknik pemberian pakan ini dilakukan agar fungsi anaerobik ikan dapat bertambah sehingga ikan dilatih bergerak dan berebut pakan didalam air




\t\t\t\tGambar 1.1 Pemberian pakan ke arah kanan





\t\t\t\tGambar 1.2 Pemberian pakan ke arah kiri


\ttebar pakan dengan cara ini dilakukan dalam setiap pemberian pakan, prosesnya dilakukan 3 x melempar pakan ke kanan, biarkan selama 15 detik, kemudian lemparkan pakan kearah kiri biarkan selama 15 detik dan lanjutkan proses tersebut hingga pakan habis.


PENGONTROLAN KOLAM

1. Cek Rutin

1.Sifon agar kotoran yang menumpuk didasar kolam terbuang dilakukan pada setiap pagi hari dengan membuka dop saluran pembuangan dilakukan selama 15-20 detik kemudian dop ditutup kembali
2.Lihat dan perhatikan kondisi ikan dengan cara apakah ikan tersebut naik ke permukaan dan mengambang ke atas permukaan air dan ikan itu statis dalam pergerakan (posisi kepala diatas permukaan air)
Langkah penanggulangan :
1. Buang volume air ½ atau ¼ dari volume air, kemudian isi air kembali sesuai dengan volume air sebelumnya
2. Laporkan terhadap pengelola
3. Cek didasar kolam selama 1 minggu semenjak tebar benih dan 3 hari setelah dilakukan sortir, \tbila menemukan ikan mati didasar kolam, buang ikan tersebut, dan apabila menemukan jumlah \tikan yang mati dalam jumlah banyak didasar kolam segera laporkan kepada pengelola.

4. Cek Permukaan kolam apabila menemukan ikan yang mati, segera angkat dan buang

2. Cek Terjadwal

1.Cek PH air dengan PH tester
2.Cek kadar amoniak air dengan Amoniak tester
3.Cek suhu air dengan temperatur
4.Cek seiichi air dengan seicchi testet


SORTIR

\tSortir dilakukan agar perbedaan ukuran disamakan, sehingga proses kanibalisasi tidak terlalu besar dan agar ikan tidak terjadi persaingan dalam perebutan makanan sehingga terhindar dari pertumbuhan ikan yang tidak sempurna
\tWaktu sortir dilakukan setiap 2 minggu sekali atau bila perbedaan ukuran ikan terlihat secara signigfikan.

Proses Sortir

1.Siapkan bak sortir dengan 3 ukuran
2.Siapkan 2 – 3 kolam Kosong yang telah terisi air
3.Kosongkan atau kurangi air kolam yang akan dilakukan sortir
4.Serok ikan dan masukan kedalam bak sortir
5.biarkan ikan yang ukuran kecil terjatuh kembali kedalam kolam dan ikan yang besar tetap berada di bak sortir kemudian pindahkan ke kolam yang baru
6.lakukan seterusnya hingga ikan besar habis berada dikolam yang lama


maaf kalo kurang lengkap karena SOP tidak ane tampilkan semua dan agak berbeda dengan yang ada pada umumnya sumber ane ambil dari SOP farm ane, semoga membantu, mohon dikoreksi bila ada kesalahan
tebar benih


agan bisa menggunkan padat tebar 100ekor/m2 jadi 2 x 2 = 4 m2
4m2 x 100 ekor = 400 ekor


Quote:Original Posted By SEST


wah klo di itung beli pakannya ngecer ya pasti rugi sebenarnya bibit 5-6 cm itu cukup dikasih 781-2 saja ya klo mau lebih hemat lagi 781 polos, jadi itunggannya untuk lele 1000 ekor kebutuhan pelet
misal 781-2 kebutuhan 2 karung (60 kg)
dan 781 polos 1 karung (30 kg)

(781 - 2) 2 x 220000 = 440000
(781) 1 x 210000 = 210000
bibit (1000) x 150 = 150000
OBAT = 100000
Listrik = 100000
TOTAL = 1000000

MORTALITAS 100 % = 1 kg isi 8 ekor
PANEN 125 kg
Harga jual 11500 = 125 kg x 11500 = 1437500

1437500- 1000000 = 437500

dipotong 37500 untuk infaq = jadi pendapatan bersih 400000/1000 ekor

ini contoh hitungan kasar, dalam prakteknya bisa rugi dan bisa untung tergantung dari mortalitas dan harga jual
maaf lagi jarang2 online lagi kurang fit


nice tutor juga nih gan...
up up up

diterima harga konsumsi di bandung

Gan ada yang tau diterima harga konsumsi di bandung, kalau ada no kontaknya?? Nuhun
Quote:Original Posted By n2446bg




nice tutor juga nih gan...


sepertinya untuk perhitungan laba bersih itu udah ngga update gan

Quote:Original Posted By SEST


sepertinya untuk perhitungan laba bersih itu udah ngga update gan



bro sest bisa bantu projeksi bisnis ini kalo buat saat ini?
soalnya saya punya lahan kosong tak terpakai sapa tahu bisa digunakan untuk budidaya lele ini... thx
Quote:Original Posted By n2446bg


bro sest bisa bantu projeksi bisnis ini kalo buat saat ini?
soalnya saya punya lahan kosong tak terpakai sapa tahu bisa digunakan untuk budidaya lele ini... thx


bisa aja bah saya bantu untuk itung2annya
Quote:Original Posted By SEST


bisa aja bah saya bantu untuk itung2annya


ada pin bb ga gan? buat tanya2
Apa ada yg pny referensi utk sistem filtresi yg baik ? apa cukup pake bioball aja ? ane rada bingung. Kmrn kolam ane udah dikasi pupuk cair n dibiarin 10 hari sampe air berubah hijau tp setelah ane kasi filter kok malah jd bening. Jgn2 planktonny ikut kesaring kali ya... rasa2ny kok malah jd mubazir...

Sistem filter yg ane pake 3 ember yg disusun spt anak tangga. Ember pertama paling tinggi, menurun ke ember kedua dst. Media yg dipake batu kerikil n bioball.
Mau tak tambahin busa malah jd ragu. Jgn2 n'tar malah kesaring semua ijo2ny..

hati-hati untuk pembenih baru

Dear All agan-agan yang mau usaha pembenihan,

hati-hati yaa, kadang ada pendeder atau tengkulak benih yang berusaha menghancurkan harga benih,
jadi dia menciptakan opini publik kalau harga benih sekian,
padahal kita tahu harga pokok produksinya nggak masuk,
jadi, jangan mau kalau benih agan-agan dijual murah bisa gulung terpal loh,
kalau mau, cari informasi sebnyak-banyaknya jangan sampe ketipu..

cuma peringatan aja sih,

just share
Quote:Original Posted By tristan99
Apa ada yg pny referensi utk sistem filtresi yg baik ? apa cukup pake bioball aja ? ane rada bingung. Kmrn kolam ane udah dikasi pupuk cair n dibiarin 10 hari sampe air berubah hijau tp setelah ane kasi filter kok malah jd bening. Jgn2 planktonny ikut kesaring kali ya... rasa2ny kok malah jd mubazir...

Sistem filter yg ane pake 3 ember yg disusun spt anak tangga. Ember pertama paling tinggi, menurun ke ember kedua dst. Media yg dipake batu kerikil n bioball.
Mau tak tambahin busa malah jd ragu. Jgn2 n'tar malah kesaring semua ijo2ny..




Arang adalah media utk menyerap unsur2 kimia dan warna di air anda spt warna kuning di air akan di serap dan akua akan menjadi jernih kembali.

Zeolite kegunaannya utk menyerap nitrate dan phospate.

Utk susunan yg ideal adalah kapas, bioball/bioring (cukup pilih salah satu saja), arang dan terakhir zeolite. Tapi arang dan zeolite harus diganti secara berkala, krn efektivitasnya cepat menurun sejalan dgn waktu dan pada akhirnya akan melepaskan kembali unsur2 kimia yg bisa merugikan air agan

Quote:Original Posted By n2446bg


ada pin bb ga gan? buat tanya2



2979036A
Quote:Original Posted By tristan99
Apa ada yg pny referensi utk sistem filtresi yg baik ? apa cukup pake bioball aja ? ane rada bingung. Kmrn kolam ane udah dikasi pupuk cair n dibiarin 10 hari sampe air berubah hijau tp setelah ane kasi filter kok malah jd bening. Jgn2 planktonny ikut kesaring kali ya... rasa2ny kok malah jd mubazir...

Sistem filter yg ane pake 3 ember yg disusun spt anak tangga. Ember pertama paling tinggi, menurun ke ember kedua dst. Media yg dipake batu kerikil n bioball.
Mau tak tambahin busa malah jd ragu. Jgn2 n'tar malah kesaring semua ijo2ny..


supaya airnya tidak hijau usahakan ada arus gan dan bila tidak dibuat sistem indoor,

Quote:Original Posted By lelemasamo




Arang adalah media utk menyerap unsur2 kimia dan warna di air anda spt warna kuning di air akan di serap dan akua akan menjadi jernih kembali.

Zeolite kegunaannya utk menyerap nitrate dan phospate.

Utk susunan yg ideal adalah kapas, bioball/bioring (cukup pilih salah satu saja), arang dan terakhir zeolite. Tapi arang dan zeolite harus diganti secara berkala, krn efektivitasnya cepat menurun sejalan dgn waktu dan pada akhirnya akan melepaskan kembali unsur2 kimia yg bisa merugikan air agan


Quote:Original Posted By SEST


supaya airnya tidak hijau usahakan ada arus gan dan bila tidak dibuat sistem indoor,



Ane msh bingung. Utk kondisi air lebih bagus yg berwarna hijau atau bening ? tujuan pemupukan itu kan biar airny berubah jd hijau kan ? tp kalo dikasi filter hasilny malah bening terus... apa ngga masalah tuh ?

Ane jg msh agak bingung soal definisi air yg cocok utk bibit lele. Soalny pas ane beli bibit biasany cuman dimasukin plastik / box terus diisi air kran dari sumur n dikasi oksigen. Tp utk kolam kenapa harus menggunakan air yg dikompos terlebih dahulu ? semisal pake air jernih yg diberi aerasi harusny sama aja kan ?
Quote:Original Posted By tristan99




Ane msh bingung. Utk kondisi air lebih bagus yg berwarna hijau atau bening ? tujuan pemupukan itu kan biar airny berubah jd hijau kan ? tp kalo dikasi filter hasilny malah bening terus... apa ngga masalah tuh ?

Ane jg msh agak bingung soal definisi air yg cocok utk bibit lele. Soalny pas ane beli bibit biasany cuman dimasukin plastik / box terus diisi air kran dari sumur n dikasi oksigen. Tp utk kolam kenapa harus menggunakan air yg dikompos terlebih dahulu ? semisal pake air jernih yg diberi aerasi harusny sama aja kan ?


bantu jawab ya gan,
kalau untuk pembenihan sebaiknya bening lebih bagus, karena kita bisa lihat secara langsung pertumbuhan benih,
dan kalau ada yang terkena penyakit kita juga bisa segera tahu, apalagi kalau ada kematian massal, kalau airnya warnanya hijau pekat yang tewas di dasar kolam nggak bakalan keliatan, tau" pas di kuras baknya pada ngelepar di dasar. jadi kalau ane sih lebih suka yang bening buat pembenihan.

kalau untuk pembesaran malah warna merah yang bagus gan, coba deh cari referensi tentang bioflock,

intinya sih warna air tidak terlalu berpengaruh selama si lele itu sehat.

eniwei agan ini fokus di pembenihan atau pembesaran sih?

jangan" agan cuma beretorika ajaa nh?




Quote:Original Posted By SEST




2979036A


kaka akohh nggak punya bb, share nya di sini aja dunkk, biar sama-sama keabgian ilmunya
Quote:Original Posted By tristan99




Ane msh bingung. Utk kondisi air lebih bagus yg berwarna hijau atau bening ? tujuan pemupukan itu kan biar airny berubah jd hijau kan ? tp kalo dikasi filter hasilny malah bening terus... apa ngga masalah tuh ?

Ane jg msh agak bingung soal definisi air yg cocok utk bibit lele. Soalny pas ane beli bibit biasany cuman dimasukin plastik / box terus diisi air kran dari sumur n dikasi oksigen. Tp utk kolam kenapa harus menggunakan air yg dikompos terlebih dahulu ? semisal pake air jernih yg diberi aerasi harusny sama aja kan ?


sebenernya begini bah perlunya air di kompos karena agar lele bisa adaptasi dengan kondisi ekosistem kolamnya phnya dibuat normal, do nya dibuat baik, jadi saat lele datang masuk kekolam kita dia tidak gagal adaptasi.

kemudian untuk air hijau atau green water system itu memang kondisi air hijau, ditimbulkan oleh alga air yang berfotosintesis

ada juga yang airnya bening atau water crsytall biasanya dipakai pada sistem RAS airnya ditreatment kembali yang tadinya minim oksigen dan tinggi amoniak, dibuat kembali bagus

ada juga yang pakai sistem floc air berwarna merah dan cokelat


jadi setiap system ada kekurangan dan kerugiannya

klo agan mau pakai sistem filter dengan air bersih bagus juga, takaran air yang bagus itu bukan cuma dilihat dari warna tapi unsur kandungannya harus baik, seperti mineral, oksigen dan ph

Quote:Original Posted By lelemasamo


bantu jawab ya gan,
kalau untuk pembenihan sebaiknya bening lebih bagus, karena kita bisa lihat secara langsung pertumbuhan benih,
dan kalau ada yang terkena penyakit kita juga bisa segera tahu, apalagi kalau ada kematian massal, kalau airnya warnanya hijau pekat yang tewas di dasar kolam nggak bakalan keliatan, tau" pas di kuras baknya pada ngelepar di dasar. jadi kalau ane sih lebih suka yang bening buat pembenihan.

kalau untuk pembesaran malah warna merah yang bagus gan, coba deh cari referensi tentang bioflock,

intinya sih warna air tidak terlalu berpengaruh selama si lele itu sehat.

eniwei agan ini fokus di pembenihan atau pembesaran sih?

jangan" agan cuma beretorika ajaa nh?






Pembesaran kan awalny dari benih jg.... makany ane tanya soal kondisi air yg sehat buat benih... soalny ane msh bingung... kmrn ane tebar benih 500 ukuran 5-7 cm di 2 kolam bis beton ukuran 80 cm... yg satu ane kasi pompa air 25 watt, yg satuny ndak dikasi apa2... yg aneh setelah 1 hari di kolam yg ada pompa airny kok malah bnyk yg mati... ini yg bikin pertanyaan.... pdhl itu kolam ngisiny bareng2 n ane biarin selama 2 minggu...

Quote:Original Posted By SEST


sebenernya begini bah perlunya air di kompos karena agar lele bisa adaptasi dengan kondisi ekosistem kolamnya phnya dibuat normal, do nya dibuat baik, jadi saat lele datang masuk kekolam kita dia tidak gagal adaptasi.

kemudian untuk air hijau atau green water system itu memang kondisi air hijau, ditimbulkan oleh alga air yang berfotosintesis

ada juga yang airnya bening atau water crsytall biasanya dipakai pada sistem RAS airnya ditreatment kembali yang tadinya minim oksigen dan tinggi amoniak, dibuat kembali bagus

ada juga yang pakai sistem floc air berwarna merah dan cokelat


jadi setiap system ada kekurangan dan kerugiannya

klo agan mau pakai sistem filter dengan air bersih bagus juga, takaran air yang bagus itu bukan cuma dilihat dari warna tapi unsur kandungannya harus baik, seperti mineral, oksigen dan ph



Sistem ras itu metode-ny spt apa ya ? ane liat di youtube.. di malaysia ternak lele pake kolam fiber bulat diameter 4 m - diisi sampe 10 rb ekor... padat tebarny tinggi sekali... dan sepertiny pake sistem indoor coz ane liat ada tiang2ny n ada atapny.. tp sinar matahari msh bisa masuk.... mungkin atapny pake kaca kali ya...

Btw terima kasih bnyk buat info-nya...
permisi, bole numpang buang stres sekalian nanya gk ya

bener sakit kapal gue ngurus bibit/daging...

di sekitar kolam gue banyak kangkung,pepaya,ubi...gue peras daun teruz air nya gue campur ke pakan,bener gk cara gue ???

apa bener kunyit dan bawang putih sakti gitu ???

minta review obat2 merek boster donk, soal nya gue lagi make tapi gk tau bagus apa enggak....newbie banget gue

THX dolo