KASKUS

Spiritual Seekor Ikan



'Maaf kawan,' kata seekor ikan laut
kepada seekor temannya yang lain.
'Anda lebih tua dan lebih berpengalaman daripada saya.
Dimanakah saya dapat menemukan laut ?
Saya sudah mencarinya di mana-mana,
tetapi sia-sia saja !'

'Laut.' kata ikan yang lebih tua,
'Adalah tempat engkau berenang sekarang ini'.

'Ha ? ini hanya air saja !
Yang kucari adalah laut.' sangkal ikan yang muda.
Dengan perasaan sangat kecewa
ia pergi mencarinya di tempat lain.


●▬▬▬▬▬▬▬๑۩۞۩๑▬▬▬▬▬▬▬●
Ikan kecil, berhentilah mencari ! Tidak ada yang perlu dicari.
Heninglah sebentar, bukalah matamu dan lihatlah!
Engkau tidak mungkin lagi keliru.

●▬▬▬▬▬▬▬๑۩۞۩๑▬▬▬▬▬▬▬●

Spiritual Seorang Penari



Tuhan adalah Sang Penari dan ciptaan adalah tarianNya.
Suatu tarian berbeda dengan seorang penari,
tetapi tidak bisa ada jika yang menarikannya tidak ada.
Engkau tidak dapat membungkus tarian itu
dan membawanya pulang, jika engkau menyayanginya.
Begitu gerak penari terhenti, tariannya pun tidak ada lagi.

Dalam usahanya mencari Tuhan manusia
terlalu banyak berpikir, terlalu banyak merenung,
terlalu banyak berbicara.
Bahkan ketika memandang tarian yang kita sebut ciptaan,
ia terus menerus berpikir, berbicara dengan diri sendiri
dan dengan orang lain, merenung, menelaah dan berfilsafat.
Kata-kata, kata-kata, kata-kata belaka.
Suara-suara, suara-suara, suara-suara belaka.


●▬▬▬▬▬▬▬๑۩۞۩๑▬▬▬▬▬▬▬●

Diam dan lihatlah tarian itu. Hanya melihat saja:
sebuah binatang, sekuntum bunga, sehelai daun layu,
seekor burung, sebongkah batu...
Satu lambaian tarian saja sudah cukup.
Lihatlah. Dengarlah. Hiruplah. Sentuhlah, Nikmatilah.
Dan kiranya tak lama kemudian engkau akan menjumpaiNya.
Sang Penari sendiri.


●▬▬▬▬▬▬▬๑۩۞۩๑▬▬▬▬▬▬▬●

Spiritual Pemancing Ikan




Mencari Tuhan itu sama seperti memancing. Banyak orang memancing di
kolam kecil yang sama, berdesak-desakan dan berharap menemukan ikan
besar.

Memancing di kolam selalu nyaman. Tidak panas, lebih banyak teman,
petunjuk jenis ikannya jelas, dan ahli pancingnya pun jelas. Itulah sebabnya
banyak orang suka memancing di kolam. Sementara di Laut hanya mengandalkan insting dan feeling mengarungi naik turunnya gelombang laut sendirian. Terkadang teriknya matahari dan derasnya hujan menjadi teman memancing.


Beberapa yang lain memberanikan diri pergi ke laut dan memancing di sana.
Orang-orang yang memancing di kolam selalu menertawakan mereka yang
pergi ke laut, sebab mereka tidak pernah melihat laut dan tidak tahu apa
yang ada di dalamnya. Mereka yang memancing di kolam tidak pernah tahu
betapa banyak dan besar ikan yang ada di laut.

Ketika mereka yang memancing di laut kembali dan bercerita kepada mereka
yang memancing di kolam, yang mereka dapat selalu tertawaan. Sebab yang
memancing di kolam selalu lebih banyak dari yang memancing di laut, dan
mereka selalu puas hanya dengan ikan kecil. Banyak sekali orang yang
memancing di kolam. Tidak sedikit di antara mereka adalah para pemancing
ulung, sayangnya mereka tidak memiliki cukup keberanian untuk pergi ke laut
dan mencoba memancing di sana.
Quote:Original Posted By vasm



Mencari Tuhan itu sama seperti memancing. Banyak orang memancing di
kolam kecil yang sama, berdesak-desakan dan berharap menemukan ikan
besar.

Memancing di kolam selalu nyaman. Tidak panas, lebih banyak teman,
petunjuk jenis ikannya jelas, dan ahli pancingnya pun jelas. Itulah sebabnya
banyak orang suka memancing di kolam. Sementara di Laut hanya mengandalkan insting dan feeling mengarungi naik turunnya gelombang laut sendirian. Terkadang teriknya matahari dan derasnya hujan menjadi teman memancing.


Beberapa yang lain memberanikan diri pergi ke laut dan memancing di sana.
Orang-orang yang memancing di kolam selalu menertawakan mereka yang
pergi ke laut, sebab mereka tidak pernah melihat laut dan tidak tahu apa
yang ada di dalamnya. Mereka yang memancing di kolam tidak pernah tahu
betapa banyak dan besar ikan yang ada di laut.

Ketika mereka yang memancing di laut kembali dan bercerita kepada mereka
yang memancing di kolam, yang mereka dapat selalu tertawaan. Sebab yang
memancing di kolam selalu lebih banyak dari yang memancing di laut, dan
mereka selalu puas hanya dengan ikan kecil. Banyak sekali orang yang
memancing di kolam. Tidak sedikit di antara mereka adalah para pemancing
ulung, sayangnya mereka tidak memiliki cukup keberanian untuk pergi ke laut
dan mencoba memancing di sana.



:

ai pernah berpikir tentang perumpamaan ini...ga sangka udah ada tulisannya.
Quote:Original Posted By silver.deep
:

ai pernah berpikir tentang perumpamaan ini...ga sangka udah ada tulisannya.


wah..pemancing di Laut rupanya. Selamat datang gan \t
bolak-balik forum spiritual, baca beberapa thread, ahh..senang sekali ada
beberapa teman yang wawasan spiritualnya sudah jauh.

Jumlah mereka bisa dihitung dengan jari. Yang benar2 memahami arti spiritual.
Walaupun masih menggunakan baju agama masing2, namun cahaya spiritual itu
sudah terpancar dari dalam hati mereka. Dan ada beberapa teman atheis dan
Agnostik yang justru terlihat lebih teduh dan sejuk dengan pengetahuan dan
wawasan yang dimiliki.

Tapi, lama-lama pusing juga membaca perdebatan antar agama di forum ini.
Ya,tidak apa-apalah. Semua sedang berada di jalannya masing2. Semua sedang
belajar mencari jati dirinya masing2. Termasuk saya.

Semoga memberi warna yang berbeda.
Quote:Original Posted By vasm

Tapi, lama-lama pusing juga membaca perdebatan antar agama di forum ini.
Ya,tidak apa-apalah. Semua sedang berada di jalannya masing2. Semua sedang
belajar mencari jati dirinya masing2. Termasuk saya.

Semoga memberi warna yang berbeda.

Ikutan menyimak di thread ini ya bro
Quote:Original Posted By vasm
bolak-balik forum spiritual, baca beberapa thread, ahh..senang sekali ada
beberapa teman yang wawasan spiritualnya sudah jauh.

Jumlah mereka bisa dihitung dengan jari. Yang benar2 memahami arti spiritual.
Walaupun masih menggunakan baju agama masing2, namun cahaya spiritual itu
sudah terpancar dari dalam hati mereka. Dan ada beberapa teman atheis dan
Agnostik yang justru terlihat lebih teduh dan sejuk dengan pengetahuan dan
wawasan yang dimiliki.

Tapi, lama-lama pusing juga membaca perdebatan antar agama di forum ini.
Ya,tidak apa-apalah. Semua sedang berada di jalannya masing2. Semua sedang
belajar mencari jati dirinya masing2. Termasuk saya.

Semoga memberi warna yang berbeda.


semua itu adl petunjukNya, Bacalah!, dengan Nama Allah yang Maha Pengasih & Penyayang....
.
.
.
.
.
.
.
@Agan TS
.
.
Nice trit.
.
.
ALLAH dan KESELAMATAN...selalu...bersama...pribadi Agan dan masing2 Keluarga Agan.
.
.
.
.
.
.
.
.
Semoga kedamaian spiritual senantiasa menyertai..
Quote:Original Posted By sariputra
Spiritual itu kopi paste
Spiritual itu debat adu teori
Spiritual itu ngasih istilah yg rumit buat pemirsa
(soalnya makin banyak yg gak tau istilah dipake, keliatan semakin pinter)
Spiritual itu simple dibikin ruwet
Spiritual itu mlintir bin ngeles dot kom
Spiritual itu pantang bilang "saya gak tau"

Pada akhirnya... Spiritual itu adalah
.... bagi cendolnya dong gan

Tapi itu spiritual diforum sebelah gan
Disini mah kagaaaaaaa




Mantap gan
Walaupun saya lebih sependapat dengan spiritual versi agan TS.
Lebih adem rasanya.

Ikut belajar ya TS

Mendekatkan diri




Tuhan sendiri menyatakan diriNya selalu berada pada posisi paling dekat
dengan manusia dan alam jagat raya. Namun, tidak mudah untuk mengenal
Tuhan dan memahami maksud ajaranNya kecuali yang benar2 dikehendakiNya.

Jalan untuk dekat dengan Tuhan terbentang luas dengan beragam bentuk
dan jumlahnya bisa seluas isi bumi dan sebanyak manusia itu sendiri.

Kemahagaiban Tuhan sekaligus kemahakuasaan dan kemahatahuanNya
memberi peluang amat luas bagi setiap orang di zaman berbeda untuk
memahami sesuai pengalaman hidup masing2. Mereka yg kaya atau miskin,
tinggal di kota atau desa, berpendidikan tinggi atau tidak pernah sekolah,
mempunyai peluang yang sama untuk menemukan dan memahami kebenaran
ajaran Tuhan sebagaimana apa yang diwahyukanNya sekaligus mendekati diri
Tuhan itu dengan cara berbeda.

Perbedaan cara mendekati Tuhan dan perbedaan pemahaman terhadap
ajaranNya serta praktik ajaran itu dalam hidup keseharian, sama sekali tidak
berarti dihadapan Tuhan Yang Maha Tahu.

Manusia spiritual




Hidup atau mati, surga atau neraka, dosa atau pahala, hanyalah batas2 yang tak berfungsi dan tak berarti bagi mereka yang tulus mengabdi kepada Yang Maha Memiliki dan Yang Maha Menguasai segala hal.

Bagi mereka, tujuan ibadah bukan sekedar mencari dan menumpuk sejumlah pahala untuk dibawa mati, melainkan sebuah kepasrahan total hanya kepada Tuhan Yang Maha Indah dan Maha mencintai. Itulah kesejatian hidup dan kesejatian kematian, serta kesejatian ibadah dan kesejatian kebebasan.

Seorang manusia spiritual ialah mereka yang mampu berbuat kebaikan kepada semua orang di luar batas2 keagamaan, kelas, dan ketaatan ritual, tak peduli apakah kebaikannya itu akan berbalas kebaikan dari Tuhan atau pun dari sesama.

~sufi
ane setubuh dengan agan
numpang belajar sama TS

kata orang agama dan spritual seperti pisang
agama merupakan kulitnya
kalo dikupas ya isinya spritual

mohon dikoreksi

Quote:Original Posted By zathoici
numpang belajar sama TS

kata orang agama dan spritual seperti pisang
agama merupakan kulitnya
kalo dikupas ya isinya spritual

mohon dikoreksi



Benar..Mengenai agama, maaf kalau seandainya berbeda.

Agama hanyalah alat, kendaraan, pegangan. Ibaratnya seorang pengembara
ingin menyeberang ke suatu pulau melewati lautan, agama adalah perahu
yang menghantarkannya melewati pasang surutnya gelombang. Ketika sampai
di pulau tujuan, tentu saja perahu itu ditinggalkan di tepi pantai dan
pengembara itu tidak semestinya menggendong perahu kemana-mana lagi
karena hanya akan menjadi beban perjalanan selanjutnya.

Spiritual itu seperti manusia yang sudah tidak membawa perahunya
kemana-mana, ia sudah melanjutkan perjalanannya di pulau selanjutnya,
perjalanan ke dalam dirinya sendiri.

mohon ditambahkan bila ada yang salah, ini hanyalah pengertian sederhananya saja...
Quote:Original Posted By ccck
Ikutan menyimak di thread ini ya bro


sama-sama belajar bro..\t


Quote:Original Posted By Prince0fKaskus
ane setubuh dengan agan


\t terima kasih gan


Quote:Original Posted By Hawkman
Mantap gan
Walaupun saya lebih sependapat dengan spiritual versi agan TS.
Lebih adem rasanya.

Ikut belajar ya TS


sama-sama belajar gan..



Serupa dgn samudera, begitulah pengetahuan semesta dalam diri setiap guru kehidupan. Meski di permukaan seringkali yg muncul hanya beberapa pengetahuan, namun sungguhlah di dalamnya tersimpan banyak rahasia. Hanya para murid kehidupan yng cerdas memancing dengan umpan yg tepat ke dalam samudera itu, ia akan mendapatkan berkah rahasia yg mereka butuhkan demi kehidupannya.

Spiritual Hati




Dalam tubuh manusia itu telah Aku sediakan sebuah ruang suci bernama hati,
yg kau kenal sebagai batin, utk berhubungan dgnKU saat kau memerlukanKU.
RuanganKU itu dapat kau buka dengan kombinasi dua kunci. Kunci pertama
bernama keyakinan, kunci kedua bernama keikhlasan. Silangkan kedua kunci itu
hingga membentuk tanda +.

Maka dgn kunci sikap positif itu kau akan mudah
menemuiKU."
Quote:Original Posted By Humbalang
amiin.....semoga selamat sampai tujuan.......


mo nanya nih? emangnya amiin berlaku juga disono ya bli? no offense, just ask