KASKUS

[discuss]Penting nggak kita tahu sejarah MA yang kita pelajari

Teman2,
saya mau ajak diskusi santai nih, terlepas dari latar belakang beladirinya,orangnya,tujuannya, apakah penting bagi seseorang praktisi untuk mengetahui sejarah MA yang ditekuninya? atau semuanya terkait?
maksud saya, ini ada beberapa pertanyaan bagi masing2 praktisi beladiri,yang kira2 seperti ini:
1. apa sih arti kravmaga?
2. Siapa penemu Tae kwon do?
3. anggar itu aslinya dari italy atau spanyol ?
4. siapa yang bawa JiuJitsu ke Brazil?hingga jadi BJJ?
5. Guru besar kita yang sekarang adalah generasi ke berapa?
6. siapa sih izin guru kita ngajar?
7. apabenar sejarahnya Capoeira adalah beladiri para budak?
8. apabenar semua beladiri awalnya akar satu?dari cina?

itu beberapa contoh pertanyaan, yang kita bisa pikirkan dalam hati kalau kita praktisi MA tersebut atau guru MA tersebut., kira2 bisa jawab itu?atau kira2 murid2 kita bisa jawab itu?

kalau rekan2 merasa penting, baik rekan2 pelatih atau praktisi hrs bisa jawab dan hrs membuat muridnya bisa jawab

maksud saya, kita jangan bekoar penting sejarah MA yang kita pelajari kalau kita nggak tahu arti dari nama MA yang kita pelajari.

agar diskusi menarik,
saya adalah praktisi yang mengajarakan beladiri praktis BJJ tapi saya nggak tahu sejarahnya siapa yang bawa BJJ selain keluarga Gracie,itu juga saya tahunya dari UFC dan murid2 saya juga sepertinya nggak ada yang complain dan ingin tahu,...TAPI murid2 saya berprestasi.

atau saya praktisi arnis cacoy doce pares, saya nggak tahu kenappa ada banyak doce pares di pilipina, yang mana yg asli?duluan?yang pecah? cacoy canete generasi keberapa? tapi saya mantan Captain Team arnis Indonesia, Team saya juara umum dapat banyak medali, saya juga bertanding atas nama Indonesia bersama bro hart dan mas ajie ke NZ, saya dan ajie juga nggak tahu sejarah arnis, atau arti nama arnis kok bisa nyambung sama rotan?

bagaimana dengan rekan2?
ketika saya pertama kali belajar MA gaj pernah ada pertanyaan seperti itu muncul di kepala saya

yg penting saya bisa berlatih dan bermanfaat

kemudian saya nemu forum MA di kaskus dan muncullah pertanyaan2 seperti diatas

untungnya saya berlatih MA dulu baru masuk forum MA kaskus

klo gak saya gak akan pernah mulai berlatih, bertemu sensei yg hebat, bertemu teman yg banyak, merasakan jatuh cinta dan patah hati^^ dan berprestasi dan menjadi manusia yg lebih baik lagi karena kebanyakan mikirin pertanyaan diatas^^
bagaimana dengan tentara,Kopasus,densus,SWAT,dsb.
mereka adalah golongan orang2 yang notabene HARUS belajar beladiri, tapi saya yakin 99% kalau mereka nggak tahu sejarah MA yang dipelajarinya, apakah itu jadi parameter bahwa dia bukan praktisi MA yang baik?
Secara individual orang bermacam2, ga bisa di sama ratakan..
MA juga bagian dari ilmu pengetahuan, bagian dari kehidupan sosial, tanpa orang yang tau sejarah dll, ada bagian dari MA yang hilang...

Tidak penting bagi sekelompok orang belum tentu tidak penting bagi kelompok yang lainnya, justru orang2 yang ga mau tau ttg sejarah MA itu wajib berterima kasih kepada orang2 yang mau peduli pada sejarah MA yang ditekuni.

Praktisi MA sendiri terbagi2 menjadi beberapa kelompok
- Fighter
- Pelatih
- Guru
- dll

Sebagai pelatih atau guru tentunya harus tau konsep dan filosofi tentang MA yang bersangkutan, bagaimana itu bisa didapat, itu semua berkat orang2 yang mau mencatat dan peduli pada sejarah MA tersebut, tanpa keberadaan mereka MA yang anda tekuni ga bakal exist, anda ga bakal kenal...

kalau bilang beladiri ARMI, memang 90% (kalau boleh dibilang) mereka hanya tau praktek tanpa tau sejarah, tetapi toh masih bisa diketahui dan di runut sejarahnya, siapa yang bikin? ya orang yang mau peduli terhadap sejarah..

Sejarah akan membawa kebanggaan secara institusi, dan menarik orang lain untuk ikut didalamnya dan menjadi inspirasi dan semangat buat generasi yang akan datang, sejarah akan menjadi bagian dari edukasi, panutan, pengalaman hidup dari orang lain bagi generasi yang akan datang, kalau jelek jangan ditiru, kalau baik dikembangkan...

So biarlah semua berjalan apa adanya, ibarat tubuh biarlah itu berjalan semua sesuai fungsinya, kalau salah satu dicopot, ya cacad...
Kita ini meneruskan warisan, kalau saat ini "diputus" ga ada yang mau tau dan catet ttg sejarah, keberadaan anda yang berprestasi saat ini ga bakal dikenang...

sesuai pertanyaan diatas penting ga tau sejarah? penting sih ga, tapi minimal secara garis besar harus tau, dan saya yakin dan percaya deh klo bro tenshin tau BJJ itu dari Brazil dan Eskrima dari Filipina...

Salam
klo ane sih cukup tau tiga generasi aja, maksudnya yg penting ane tau belajar ma sapa, ane tau pelatih/guru ane belajar dr sapa dan ane tau sapa kakek guru ane.....utk sejarah selanjutnya ane anggap bonus pengetahuan aja bagi ane.
Eksis d trit om momod ah.

Kalau kata saya, tergantung. Sejauh mana saya mau terlibat di MA yang saya tekuni. Kalau cuma ikut Ma tapi cuma utk skdar olahraga buang keringat (daripada pitness) sy rasa tidak terlalu penting. Tp karena beladiri bnyak yg bersifat sosial. Alias tidak berbayar. Maka regenerasi utk pelath menjadi sangat penting.

Pelatih yang masi diberi amanat perlu utk menurunkan silsilah sejarahnya. Misal Sampai gmana perkembangan perguruan di bogor, siapa pencetus, kapan beladiri ini masuk ke kampus, siapa pengurus awalnya. Dsb dsb. Dgn mengetahui sejarah. Jadi punya nilai plus. Dgn ikut Ma, bisa membentuk kpribadian. Kpribadian yg dapat kita contoh dari pendahulu2 kita.
Mencari sampai menemukan kebenaran dalam ketenangan

sebelum dibalik tanya ttg sejarah perguruan, ane baca2 dulu ...
Jawabannya : PENTING.
Quote:Original Posted By NinjaUsil
Jawabannya : PENTING.


masa cuma "plenting" gitu ajah kang? alasan bisa "plenting" itu bijimana gituloh?

:maho
klo menurut ane penting banget gan.... tambah wawasan tentang MA kita gan..
Sejarah itu fungsinya biar kita bisa menghargai leluhur atas ilmunya yg skrg kita pelajari...
Quote:Original Posted By HartCone


masa cuma "plenting" gitu ajah kang? alasan bisa "plenting" itu bijimana gituloh?

:maho
Lha kan nanyanya "Penting nggak kita tahu sejarah MA yang kita pelajari ?". Setelah melalui perenungan dan analisa yang mendalam, saya memutuskan untuk menjawab "Penting".
kalau dulu saya pas ada acara kyk orientasi murid baru, disuruh apalin tuh, bntar, apaan ya Sampeyan Dalem Inkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pangeran Prabu Amangkurat Ingkang Jumeneng Ing Kartosuro itu?? dah lupa saya

cari lg ah catatannya
Sangat penting, selain utk menghormati dan menghargai para leluhur juga supaya tidak gagap jika ada pertanyaan masalah kemiripan teknik misal nya saya dari itf sedang bermain tul tiba2 mas tenji nyeletuk "kok tul nua mirip kayua shotokan?" Dan hal tersdebut bisa saya jawab "iya karena memang Gen. Choi sebagai bapak Taekwon-Do pernah belajar dari Gichin Funkoshi (shotokan karate) " ini hanya sebgai contoh saja, dan ada contoh lain saya kebetulan baru belajar arnis dari pak Rey dan kebetulan secara tidak sengaja melihat salah satu master bermain toya dan bilang utk melatih basic nya seperti ini dan ternyata ada kemiripan , dari drill basic sampai teknik merebut senjata lawan ada kemiripan bingung kan kenapa bisa mnirip? Dan saat ini saya blm bisa menemukan jawaban nya kenapa mirip
Jasmerah, jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Tapi Pakde HC, kalo saya dikasih jashijau lebih bagus lagi kok, qeqeqeq ...

Kalo pengurus, pelatih, kader, dsb, wajib hukumnya untuk punya wawasan keorganisasian, termasuk sejarah. Kalau hanya jadi atlet atau fighter yang tingkatannya di perguruan belum terlalu tinggi, biasanya males nambah wawasan itu.
Quote:Original Posted By ajipmk
kalau dulu saya pas ada acara kyk orientasi murid baru, disuruh apalin tuh, bntar, apaan ya Sampeyan Dalem Inkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pangeran Prabu Amangkurat Ingkang Jumeneng Ing Kartosuro itu?? dah lupa saya

cari lg ah catatannya


MP ya ?
sepertinya sangat penting untuk kita mengetahui sejarah dari bela diri yang kita pelajari, sebab jika tidak mungkin kita tidak bisa menyelami filosofi dasar dari bela diri yang kita pelajari tersebut

contoh kasus: si R*dw*n di forum H2H
sepertinya penting gan, buat yang serius gan. Seperti murid2 senior, guru, pelatih, master2, dll.

kalo buat newbie macam ane, belajar juga cuman sebentar, kagak sampe setengah taun, cuman ngerti dikit banget, itu juga jaman dulu banget waktu sma. Btw, ane delapan mata angin gan (bukan yang komik, ane juga bingung namanya sama , tapi beda sama sekali). Ya udah ane baca komik kenji, ane cuman inget hentakan kakinya doang (gerakannya ribet gan, puyeng ane), ane ikutin dah

jadi kalo keq newbie macam ane sih belom kali yah, sekarang paling gerak2 badan doang biar sehat.

Talking Dua sisi ilmu MA

Ini dari orang yang pernah fanatik mau ambil jurusan sejarah, dan sampe sekarang lebih doyan baca buku sejarah ketimbang bukunya Rhenald Kasali atau Mario Teguh yang katanya lebih 'praktis' dan 'berguna'

Dari awal yang namanya MA itu nggak penting, karena itu belajar sejarahnya lebih nggak penting lagi....

... belajar sejarah itu 'kan gunanya sekedar untuk memahami dan menghayati kesalahan dan kebenaran yang pernah dilakukan manusia jaman dulu. Misalnya, kenapa Indonesia yang segini gede bisa sampe dijajah sama Belanda yang cuma secuil di Eropa sana, kenapa Israel ama Arab itu musuhan, kenapa Martin Luther mendirikan Protestan, kenapa kita sampe sekarang gak juga maju, dan banyak kenapa-kenapa yang lain.

Jika lima ratus tahun lagi kita menghatur sembah pada Sultan Malaysia sebagai raja diraja yang menguasai seluruh kepulauan Nusantara, anak cucu kita tahu kesalahan apa yang dibuat oleh nenek moyangnya

Ilmu cuma ilmu. Gak penting. Orang yang mempelajarinyalah yang membuat ilmu itu berguna atau tidak berguna dalam kehidupannya.

***

Jadi kesimpulannya, MA terbagi jadi dua sisi keilmuan. Sisi praktis yang berisi cara mukuli orang sampe bengep, dan sisi romantis, yang isinya pendidikan ilmu bersikap, termasuk didalamnya sejarah.

Sejarah MA sama gak pentingnya dengan MA itu sendiri...
Kalo aku lebih mementingkan sejarah tokoh MA-nya..
pas awal blajar TKD ga pengen tau sejarahnya yg penting latian

cmn pas udah makin gede , makin melek internet makin pengen tau sejarah...
filosofi ada di janji TKD... cmn itu aja soal filosofi
soal "pure" TKD dsbnya mah ga interest gw..
menurut gw itu soal politik(itupun tau setelah melek inet en baca2)..
kita praktisi "jatuh cinta/kecemplung" kmana dulu pas awal2 latian..
masa sebelom latian cr2 dulu yg mana pure dan sejarahnya ..
apalagi taun awal2 gw tkd dibawah 2000 yg ga ada uncle gugle/ buta internet.. nyari dimana sejarah2

skrg blajar aikidopun awal2 ga pernah tau sejarahnya en tau setelah baca2 di internet
di dojo aja mau tanya2sejarah dijawab cr aja di internet


cmn komen nubie
in my humble alaska opinion
×